cover
Contact Name
Fitriani
Contact Email
fitriani@polipangkep.ac.id
Phone
085333777511
Journal Mail Official
jurnal.gallusgallus@polipangkep.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene KepulauanJalan Poros Makassar Parepare Km. 83, Mandalle, Kab.Pangkajene dan Kepulauan, Prop. Sulawesi Selatan, 90652
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Gallus Gallus
ISSN : -     EISSN : 2985640X     DOI : 10.51978
Core Subject : Health,
Gallus Gallus (Jurnal Peternakan) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan sejak November 2022. Terbit tiga kali setahun pada bulan Maret, Juli dan November, fokus pada hasil penelitian dan kajian bidang Peternakan. Objek penelitian yang meneliti hewan termasuk ternak sapi, kerbau, domba, babi, kuda, dan unggas serta tidak terbatas pada sistem produksi hewan, pemuliaan hewan dan genetika, fisiologis dan reproduksi hewan, teknologi nutrisi dan pakan ternak, teknologi produk hewan, bioteknologi hewan, perilaku dan kesejahteraan hewan, lingkungan hewan dan sosial ekonomi bidang peternakan.
Articles 87 Documents
Nillai pH dan Uji Organoleptik pada Daging Itik Mojosari yang diberikan Tepung Tanaman Ciplukan (Physalis angulata.L) Heriyanto, Heriyanto; Nurhapsa, Nurhapsa; Irmayani, Irmayani
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu alternatif dalam meningkatkankan produktifitas ternak yaitu dengan penambahan tepung tanaman ciplukan. Tepung tanaman ciplukan merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi tubuh ternak dan tanaman ini mudah diakses diberbagai wilayah pertanian terutama setelah pasca panen di sawah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengatahui pengaruh pemberian tepung tanaman ciplukan terhadap nilai pH dan uji organoleptik yaitu rasa, warna, tekstur dan aroma daging itik mojosari. Penilitian ini mengunakan Rancagan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan (P1, P2, P3) dan P0 sebagai kontrol. Setiap perlakuan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 12 unit kombinasi yang masing-masing unit terdiri dari 6 ekor itik, jadi total pengamatan 72 ekor itik mojosari. Penilitian dilaksanakan dengan mengunakan formula yang di aplikasikan pada itik mojosari, P0 : tanpa perlakuan / kontrol, P1 : penambahan tepung tanaman ciplukan 1%, P2 : penambahan tepung tanaman ciplukan 3% dan P3 : penambahan tepung tanaman ciplukan 5%. Berdasarkan hasil penilitian bahwa penambahan tepung tanaman ciplukan terhadap nilai pH dan Uji organoleptik menunjukan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tekstur dan aroma, tapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, rasa dan warna.
Nilai pH dan Kandungan Protein Telur Itik Asin yang ditambah Tepung Kulit Buah Kecapi (Sandoricum koetjape) Anugrah, Wahyu; Dwi Novieta, Intan; Irmayani, Irmayani; Rasbawati, Rasbawati; Fitriani, Fitriani
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepunng kulit buah kecapi (Sandoricum koetjape) pada level yang berbeda terhadap nilai pH dan kandungan protein telur itik asin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Adapun level pemberian yang diaplikasikan adalah K0 : Tanpa perlakuan / kontrol, K1 : tepung kulit buah kecapi 5 gram, K2 : tepung kulit buah kecapi 10 gram, dan K3 : tepung kulit buah kecapi 15 gram. Dari hasil penelitian menunjukkan perlakuan berpengaruh signifikan pada kandungan protein. Hasil terbaik pada perlakuan K2 dengan rata-rata 15,45.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA) DENGAN LEVEL YANG BERBEDA TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI PADA PAKAN PUYUH (COTURNIX-COTURNIX JAPONICA) Baharuddin, Rahmat; Amin, Nurul; Dwi Novieta, Intan
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to find out how the effect of adding cassava leaf flour (Manihot esculenta) to quail feed on consumption and conversion as an alternative feed using a completely randomized design (CRD) method with four treatments three replicates P0 : Without Control Treatment 0%, P1 : Cassava leaf powder (Manihot esculenta) 1% in feed, P2 : Cassava leaf powder (Manihot esculenta) 3% in feed, P3 : Cassava leaf powder (Manihot esculenta) 5% in feed. The results of this study indicated that the addition of cassava leaf flour (Manihot esculenta) had no significant effect (P>0.05) on quail feed consumption and conversion. The average feed consumption was P0 (343.89 gr/head), P1 (349.32 gr/head), P2 (356.44 gr/head) and P3 (347.18 gr/head) and the average feed conversion was P0 (2.094gr), P1 ( 2.114gr), P2 (1.995gr), and P3 (2.046gr). The treatment that can be used for quail livestock applications is treatment P1 with the addition of cassava leaf flour as much as 1% Keywords : Cassava leaf flour (Manihot esculenta), alternative feed, consumption and conversion.
Kandungan Lemak Dan Kadar Garam Pada Telur Itik Asin Dengan Penambahan Tepung Kulit Buah Kecapi (Sandoricum Koetjape) Rezal, Ahmad; Dwi Novieta, Intan; Fitriani, Fitriani; Munir, Munir; Kadir, Muhammad Jurhadi
Journal Gallus Gallus Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Gallus Gallus (2024)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/gallusgallus.v3i1.333

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui penambahan tepung kulit kecapi terhadap kandungan lemak dan kadar garam telur itik asin dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. K0: Tanpa perlakuan kontrol 0%. K1: Tepung kulit kecapi (Sandoricum koetjape) 5 gram. K2: Tepung kulit kecapi (Sandoricum koetjape) 10 gram. K3: Tepung kulit kecapi (Sandoricum koetjape) 15 gram. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung kulit kecapi pada level yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar garam sedangkan pada kadar lemak berpengaruh nyata (P<0,05). Rata-rata nilai kadar lemak K0 (1,63%), K1 (1,19%), K2 (0,98%), K3 (0,98%), dan nilai kadar lemak K0 (16,92%), K1 (17,02%) K2 (17,42%) dan K3 (18,93%). Adapun perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan K3 dengan penambahan tepung kulit kecapi sebanyak 15%
Pengaruh Pemberian Pupuk Poc Dengan Konsentrasi Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Dan Produksi Rumput Gajah Taiwan (Pennisetum purpureum) Rasyid, Abdul; Nurhaeda, Nurhaeda; Rasbawati, Rasbawati; Fitriani, Fitriani; Dwi Novieta, Intan
Journal Gallus Gallus Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Gallus Gallus (2024)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/gallusgallus.v2i2.334

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk POC dengan konsentrasi yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan produksi Rumput Gajah Taiwan pada umur satu bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Adapun konsentrasi dari POC yang diaplikasikan yaitu A0 kontrol, A1 POC 10 cc, A2 POC 15cc dan A3 POC 20cc. Dari hasil penelitian menunjukkan perlakuan berpengaruh signifikan pada laju pertumbuhan dan jumlah anakan. Hasil terbaik pada perlakuan A3 dengan rata-rata laju pertumbuhan 128,18 cm dan rata-rata jumlah anakan 5,60.
ANALISA SENSORI KERUPUK KULIT AYAM SEBAGAI PENGEMBANGAN PRODUK DARI LIMBAH PRODUKSI FROZEN FOOD; NUGGET AYAM Rahmaniar, Rahmaniar; Mariani, Mariani; Rusdin, Ilmiani
Journal Gallus Gallus Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nugget ayam merupakan salah satu produk frozen food. Nugget ayam merupakan inovasi pengolahan bahan pangan berbahan dasar daging unggas yang sangat populer di kalangan masyarakat. Produksi nugget ayam menghasilkan beberapa limbah seperti kulit ayam yang masih belum termanfaatkan secara optimal. Salah satu produk yang dapat diolah dari bahan baku kulit ayam adalah kerupuk kulit ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisa sensori terhadap beberapa fomulasi kerupuk kulit ayam sebagai pengembangan produk dari limbah frozen food nugget ayam. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan tepung terigu dan tepung maizena (P0: kontrol, P1:tepung terigu 100%, P2: tepung terigu 90%+ tepung maizena 10%, P3:tepung terigu 50%+ tepung maizena 50%). Pengujian sensori dilakukan dengan menggunakan metode hedonik dengan parameter rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi kerupuk kulit ayam dengan penambahan 50% tepung terigu dan 50% tepung maizena memperoleh nilai sensori tertinggi dengan rasa, aroma, warna dan tekstur sangat disukai oleh panelis.
ANALISIS DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN PETERNAKAN AYAM PETELUR DI DESA BATARA KECAMATAN LABAKKANG KABUPATEN PANGKEP Sari, Anita; Fitriani, Fitriani; Asikin, Nevyani; Mubarak Z, Sultan Mubarak
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/gallusgallus.v1i3.336

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana dampak sosial ekonomi keberadaan peternakan ayam petelur di Desa Batara Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang dikumpulkan berbentuk deskriptif berdasarkan hasil observasi dan wawancara diubah menjadi data kuantitatif menggunakan rumus skala likert. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bermukim di sekitar usaha peternakan ayam petelur Desa Batara Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep yang berjumlah 39 orang, dan dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2023. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan wawancara langsung dengan responden secara tatap muka. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak sosial keberadaan peternakan ayam petelur di Desa Batara Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, secara kognisi yaitu masuk dalam kategori sedang 87,16% dan secara afeksi masuk kategori sedang dengan angka 75,12% dengan indikator diantaranya mendapatkan bantuan sosial, adanya perubahan lingkungan, dan disintegrasi sosial. Untuk dampak ekonomi keberadaan peternakan ayam petelur secara kognisi ditemukan 84,41% masuk kategori sedang, dan secara afeksi 73,65% dengan indikator meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan lapangan pekerjaan, membangun keahlian yang terampil dan kemudahan memperoleh kebutuhan pangan. Kata kunci: Sosial, Ekonomi, Peternakan Ayam Ras Petelur. ABSTRACT This study aims to determine the extent of the socio-economic impact of the existence of laying hens in Batara Village, Labakkang District, Pangkep Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with a case study method. The data collected was in the form of descriptive based on the results of observations and interviews and was converted into quantitative data using the Likert scale formula. Respondents in this study were the people living around the laying hen farm in Batara Village, Labakkang District, Pangkep Regency, totaling 39 people, which was carried out from January to February 2023. The data collection technique used in this study was by direct interviews with respondents face to face. The results of this study indicate that the social impact of the existence of laying hens farms in Batara Village, Labakkang District, Pangkep Regency, cognitively, is included in the moderate category of 87.16% and affectively, it is in the moderate category with a figure of 75.12% with indicators including getting social assistance, environmental change, and social disintegration. For the economic impact of the existence of laying hen farms cognitively it was found that 84.41% were in the medium category, and affectively 73,65% with indicators of improving people's welfare by providing jobs, building skilled expertise and ease of obtaining food needs. Keywords: Social, Economic, Laying Hen Farming
PENGARUH JENIS PUPUK, KERAPATAN TANAMAN DAN GROWTH DEGREE UNIT TERHADAP PERTUMBUHAN SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) Wakano, Fahruddin; Nohong, Budiman; Nompo, Syamsuddin; Asikin, Nevyani; Fitriani, Fitriani
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/gallusgallus.v1i3.352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh dari pemberian jenis pupuk dan kerapatan tanaman yang berbeda terhadap partumbuhan tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. Moench). Penelitian ini disusun dalam rancangan acak lengkap pola faktorial. Faktor pertama adalah adalah jenis pupuk yang berbeda, yaitu; P1 = 40 ton bokashi ha-1 (200 g bokashi/polybag), P2 = 329 kg NPK ha-1 (4,58 g NPK/polybag) dan P3 = 20 ton bokashi + 164,5 kg NPK ha-1 (100 gr bokashi + 2,29 gr NPK/polybag). Sedangkan, faktor kedua kerapatan tanaman yang berbeda yaitu; K2 = 2 tanaman/polybag dan K3 = 3 tanaman/polybag. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga total unit percobaan sebanyak 18 unit. Parameter yang diukur yaitu tinggi tanaman, panjang dan lebar daun, panjang ruas, lingkar batang dan menggunakan metode growth degree unit untuk memprediksi tiap fase pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jenis pupuk dan kerapatan tanaman yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap tinggi tanaman, panjang ruas, panjang dan lebar daun. Namun, tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap lingkar batang. Tidak terdapat interaksi dari kedua faktor pada keseluruhan parameter pertumbuhan tanaman sorgum. dapat disimpulkan bahwa pemberian jenis pupuk dan kerapatan tanaman yang berbeda memberikan dampak terhadap pertumbuhan. Kata Kunci : Kerapatan Tanaman, Pemupukan, Pertumbuhan, Sorgum The purpose of this study was to identify the effect of different fertilizer types and plant densities on the growth of sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) plants. This study was arranged in a completely randomized design with a factorial pattern. The first factor is the different types of fertilizers, namely; P1 = 40 tons of bokashi ha-1 (200 g bokashi/polybag), P2 = 329 kg NPK ha-1 (4.58 g NPK/polybag) and P3 = 20 tons of bokashi + 164.5 kg NPK ha-1 (100 gr bokashi + 2.29 gr NPK/poly bag). Meanwhile, the second factor is the different plant density, namely; K2 = 2 plants/polybag and K3 = 3 plants/polybag. Each treatment was repeated 3 times so that a total of 18 experimental units. Parameters measured were plant height, leaf length and width, internode length, stem circumference and using the growth degree unit method to predict each phase of plant growth. The results showed that the application of different types of fertilizer and plant density had a significant (P<0.05) effect on plant height, internode length, leaf length and width. However, it did not have a significant effect (P>0.05) on stem circumference. There was no interaction of the two factors on the overall growth parameters of sorghum plants. it can be concluded that the application of different types of fertilizer and plant density has an impact on growth.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK SAPI BALI SEBAGAI HEWAN KURBAN DI DESA GALUNG, KABUPATEN BARRU, SULAWESI SELATAN Mubarak Z, Sultan; Akhsan, Fitriana
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/gallusgallus.v1i3.353

Abstract

This study aims to identify the vital statistics of Bali cattle as a requirement to become qurban livestock in Galung Village, Barru District, South Sulawesi. The location of the research was determined by purposive sampling with 12 Bali Bulls cattle. This study uses a quantitative descriptive analysis. The variables observed were the breed of cattle (color, dorsal line, horns) age, and vital statistics in the form of body weight, body length, chest girth, and gumba height. The results of this study are that Bali cattle at the research location in Galung Village have qualitative characteristics that are by Balinese cattle in general. The average body size value for Bali cattle for body weight is 258.5 kg; body length of 87.25 cm; chest girth of 144.08 cm; and gumba height of 109.95. All the Bali cattle in Galung Village are 2-3 years old and have no defects in the body so Bali cattle can meet the requirements as sacrificial (qurban) livestock. Keywords: Sacrifice, Bali Cattle, Body Size, Breed Cattle
BERAT DAN PERSENTASE KARKAS PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) YANG DIBERI TEPUNG DAUN SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA) DENGAN LEVEL YANG BERBEDA Ariani, Ariani; Dwi Novieta, Intan; Irmayani, Irmayani
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/gallusgallus.v1i3.354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Tepung Daun Singkong Dalam Ransum Terhadap Berat dan Persentase Karkas Puyuh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acal Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan serta ulangan 3 kali, antara lain dengan pemberian P0= (tampa perlakuan control) P1= penambahan tepung daun singkong 1%, P2= Penambahan tepung daun singkong 3%, P3= Penambahan tepung daun singkong 5%. Hasil penelitian danpembahasan tepung daun singkong dapat mempengaruhi berat karkas dan persentase karkas. Adapun perlakuan yang terbaik adalah P2 dengan penambahan (3%) pada berat karkas (124.53 gram) dan persentase karkas (69.71%).