BASASTRA
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is published twice a year in April and October (ISSN 2302-6405) contains scientific articles on language, literature, and its relation to teaching, about linguistics and applied linguistics studies, about the literary studies, and about the literary teaching and learning. The articles are written in both Indonesian and foreign languages. Articles that include the analysis, study, and application of theory, research results, and discussion of the literature.
Articles
155 Documents
ANALISIS WACANA KRITIS FILM LITTLE WOMEN KARYA GRETA GERWIG BERDASARKAN PERSPEKTIF MICHEL FOUCAULT
Rinda Asfarina Nafila
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.54570
Relasi kekuasaan dan pengetahuan telah tersebar luas di setiap bidang, baik pada bidang sosial, bidang ekonomi, bidang hukum, dan bidang-bidang lainnya. Artikel ini bertujuan untuk: (1) menjabarkan ciri episteme terhadap praktik relasi kekuasaan dan pengetahuan yang terdapat dalam film Little Women karya Greta Gerwig berdasarkan perspektif Michel Foucault; dan (2) menginterpretasikan bentuk-bentuk dan dampak-dampak dari relasi kekuasaan dan pengetahuan yang terdapat dalam film Little Women karya Greta Gerwig berdasarkan perspektif Michel Foucault. Penelitian ini membahas mengenai memandang tokoh dalam film Little Women karya Greta Gerwig dari sisi sosial pada beberapa tokoh, yang mana peneliti menggunakan perspektif Michel Foucault. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan metode penelitian deskriptif. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik tonton, teknik simak, dan teknik catat. Analisis data dengan model dari Miles dan Huberman dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini diuji keabsahannya dengan peningkatan ketekunan, triangulasi, dan diskusi. Adapun hasil penelitian ini adalah: (1) ciri episteme terhadap praktik relasi kekuasaan dan pengetahuan dengan ciri wanita yang kaya dengan berbagai cara; dan (2) bentuk relasi kekuasaan dan pengetahuan berupa: (a) pikiran dan perasaaan dengan tiga dampak pada tokoh; (b) perkataan dengan dua dampak pada tokoh; serta (c) perbuatan dengan tiga dampak pada tokoh. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat: (1) menambah wawasan mengenai teori atau perspektif Michel Foucault; (2) menciptakan semangat juang dalam bidang feminisme di Indonesia.
KUMPULAN PUISI PERJAMUAN KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA (KAJIAN STILISTIKA)
Septian Refvinda Argiandini;
Suyitno Suyitno;
Herman J. Waluyo
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.51702
Kompleksnya unsur kebahasaan teks puisi seperti penggunaan diksi, gaya bahasa, dan citraan membuat guru dan siswa kesulitan memahami puisi. Minimnya bahan ajar sastra juga membuat pembelajaran sastra di sekolah kurang bervariatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) diksi Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan, (2) gaya bahasa Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Gua, (3) citraan Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan (4) pemanfaatan diksi, gaya bahasa, citraan dalam pembelajaran bahasa Indonesia tingkat Sekolah Menengah Atas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan pendekatan stilistika sastra. Sumber data dalam penelitian adalah dokumen kumpulan puisi Perjamuan Khong Guan Karya Joko Pinurbo. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara analisis dokumen dan wawancara. Peneliti menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber data sebagai uji validitas data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik analisis isi. Hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa (1) diksi paling dominan dari kumpulan puisi Perjamuan Khong Guan Karya Joko Pinurbo adalah diksi konotatif. (2) Gaya bahasa yang paling dominan dari kumpulan puisi tersebut adalah gaya bahasa metafora. (3) Citraan yang paling dominan dari kumpulan puisi tersebut adalah citraan gerak. (4) Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran teks puisi kelas X Sekolah Menengah Atas.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa hasil analisis diksi, gaya bahasa dan citraan dalam penelitian juga dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk menulis puisi dengan nilai estetis yang tinggi.
NOVEL L’HOMME QUI VOULAIT ÊTRE HEUREUX KARYA LAURENT GOUNELLE DALAM PERSPEKTIF KAJIAN PARIWISATA SASTRA
Tania Intan
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.51802
Bali sering menjadi sumber inspirasi tulisan yang didominasi oleh tiga topik utama, yaitu masalah politik, budaya/adat, dan dampak pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana Bali ditampilkan sebagai latar tempat dan latar sosial dalam novel L’Homme qui voulait être heureux (2008) karya Laurent Gounelle, serta mengungkap signifikansi dari kajian pariwisata sastra terhadap novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif, dengan pendekatan pariwisata sastra dan kajian struktural terutama terhadap aspek latar. Data berupa kata, frasa, dan kalimat yang berkaitan dengan variabel-variabel yang dikaji dikumpulkan dengan teknik simak catat. Data kemudian diterjemahkan, diklasifikasi, diinterpretasi, dan dianalisis dengan teori-teori yang relevan. Landasan teoretis yang diaplikasikan dalam telaah ini adalah dari Putra, Sudjiman, dan Goldenstein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai latar tempat dan sosial, Bali secara dominan memengaruhi dan membentuk cara pandang baru narator-tokoh terhadap kehidupannya. Perjalanan yang digambarkan laki-laki Prancis yang tidak bahagia dengan hidupnya itu tidak bersifat fisik melainkan spiritual. Signifikansi dari kajian pariwisata sastra terhadap novel tersebut menunjukkan bahwa Bali yang ditemui narator-tokoh sesuai dengan stereotip pulau itu yang selalu dianggap sebagai surga, tempat ideal, tenang, dan eksotis dalam pandangan Barat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pariwisata dapat memberi inspirasi di dalam penciptaan karya sastra, dan sebaliknya, sastra memberikan kontribusi dalam mempromosikan pariwisata.
KRITIK SOSIAL PADA KUMPULAN CERPEN KARYA PESERTA LOMBA MENULIS CERITA ANAK
Rachmawati Saeful;
Seni Apriliya
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.51645
Sastra merupakan teks yang bisa terbentuk dari gambaran sosial masyarakat sebagai bahan refleksi dari kehidupan manusia. Penelitian ini mengungkap permasalahan mengenai unsur struktural dan kritik sosial yang terdapat pada kumpulan cerpen karya peserta LMCA tahun 2011. Problematika yang ada di masyarakat dituangkan oleh pengarang melalui karya sastra tersebut sebagai media kritik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) unsur struktural yang membangun naskah cerpen LMCA tahun 2011; dan (2) kritik sosial yang terdapat pada naskah cerita anak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural dan pendekatan sosiologi sastra. Strategi yang digunakan yaitu analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian yaitu Kumpulan Naskah Cerpen terbaik Lomba Menulis Cerita Anak (LMCA) tahun 2011. Dari 15 naskah LMCA tahun 2011, terdapat 7 naskah yang di dalamnya mengungkap kritik sosial. Teknik pengambilan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yaitu: (1) secara struktural, setiap naskah cerpen memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik yang berbeda-beda meliputi alur, tokoh, latar, tema, amanat, sudut pandang, gaya bahasa, latar belakang pengarang, kondisi sosial budaya, dan tempat cerpen dikarang; (2) secara sosiologi, ketujuh naskah cerpen mengungkap enam masalah sosial yang dikritik yaitu masalah lingkungan, gender, ekonomi, pendidikan, kebiasaan/kebudayaan masyarakat, dan sikap diskriminasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa hasil analisis kritik sosial terhadap kumpulan cerpen tersebut mengungkap tentang kritik pengarang terhadap sikap manusia yang menyimpang.
PEMANFAATAN TEKS DRAMA BUNGA RUMAH MAKAN KARYA UTUY TATANG SONTANI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN)
Asprilla Wisnu Amrizal; Andayani Andayani; Slamet Mulyono
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.47376
Salah satu pembelajaran sastra di SMA adalah pembelajaran naskah drama. Konflik batin merupakan permasalahan yang sering dikaji dalam naskah drama. Peneliti memilih mengkaji pembelajaran drama karena naskah drama mengandung nilai-nilai kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) unsur intrinsik naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani; (2) konflik batin yang dialami tokoh utama naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani; (3) nilai pendidikan dalam naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani; (4) relevansi hasil temuan naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode analisis isi dengan kajian psikologi sastra. Sumber penelitian ini berupa dokumen naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani, serta informan (guru Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas) dan penilaian kepibadian B3. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analisis dokumen, teknik pustaka dan teknik wawancara. Teknik yang digunakan untuk menguji validitas adalah teknik triangulasi sumber data dan triangulasi teori. Hasil penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama dalam unsur intrinsik yang terkandung dalam naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani terdapat tema, tokoh, latar, alur, dan amanat. Kedua, terdapat konflik batin yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan rasa cinta dan memiliki, kebutuhan harga diri, kebutuhan aktualisasi tokoh utama yang belum terpenuhi. Ketiga, terdapat nilai pendidikan yaitu nilai religius, pendidikan moral, pendidikan sosial. Keempat, hasil temuan dari naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani ini relevan untuk dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas khususnya kelas XI mengenai unsur naskah drama. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian struktur drama dan kutipan-kutipan yang terkandung dalam hasil penelitian naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA POSTINGAN AKUN INSTAGRAM NKCTHI
Ayu Fitria Nurjanah; Fadilatun Khasanah; Galuh Mustikasari; Haning Intan Prastiwi; Ita Cika Amalina; Tita Eka Rusiarti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.52061
Kegiatan bertindak tutur melibatkan interaksi antara penutur dan lawan tutur. Kajian ini membahas tentang tindak tutur ilokusi pada akun Instagram NKCTHI. Permasalahan yang dibahas meliputi bagaimana wujud tindak tutur ilokusi pada postingan akun Instagram NKCTHI. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam postingan di akun NKCTHI dan menjelaskan konteks pada postingan di akun tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berbentuk tuturan pada postingan akun instagram NKCTHI. Sumber data penelitian ini diambil dari akun Instagram NKCTHI. Data dianalisis dengan metode kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur yang terdapat dalam postingan akun Instagram NKCTHI meliputi (a) bentuk direktif dengan fungsi meminta dan fungsi bertanya; (b) bentuk asertif dengan fungsi menyatakan dan fungsi menyarankan; dan (c) bentuk ekspresif dengan fungsi meminta maaf dan fungsi berterima kasih. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa keberadaan tindak tutur dipengaruhi oleh adanya konteks atau maksud yang ingin disampaikan oleh penutur pada mitra tutur.
EUFEMISME DALAM PEMBERITAAN KRISIS KEMANUSIAAN WAMENA DI MEDIA DARING
Sabrina Fadilah Az-zahra;
Nadra Nadra;
Noviatri Noviatri
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.50242
Eufemisme sebagai bentuk penghalusan akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau pergerakan makna. Kajian mengenai eufemisme membantu menjelaskan makna dari berbagai penggunaan bahasa halus sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eufemisme beserta tataran lingualnya yang digunakan dalam pemberitaan krisis kemanusiaan Wamena di media daring, makna, dan referensi masing-masing eufemisme tersebut. Penyediaan data dilakukan dengan menggunakan metode simak. Data yang diambil ialah eufemisme yang digunakan dalam pemberitaan krisis kemanusiaan Wamena pada rubrik News, Nasional di media daring Kompas.com dan Detik.com. Data dianalisis dengan menggunakan dua metode yaitu metode padan dan metode agih. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan eufemisme yang berbentuk kata dan frasa. Eufemisme yang berupa tataran kata terdiri atas kata monomorfemis dan polimorfemis. Ada beberapa makna yang terkandung dalam eufemisme tersebut, yaitu makna leksikal, makna gramatikal, dan makna kontekstual. Berdasarkan referensi eufemisme, terdapat empat wujud referensi eufemisme yaitu 1) eufemisme yang berwujud benda dan binatang, 2) eufemisme yang berwujud aktivitas, 3) eufemisme yang berwujud peristiwa, dan 4) eufemisme yang berwujud keadaan. Dari sejumlah data yang tersedia disimpulkan bahwa referensi eufemisme yang paling banyak digunakan ialah berwujud aktivitas. Eufemisme berwujud aktivitas juga dapat menyembunyikan makna dari perilaku tercela, menjaga citra diri, dan mengaburkan kata-kata yang berkonotasi negatif.
ABSURDITAS DALAM PUISI DERAI-DERAI CEMARA KARYA CHAIRIL ANWAR
Muhammad Husni
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.54034
Absurditas merupakan hubungan antara alam batin manusia dan alam dunia nyata, baik yang bersifat harmonis maupun disharmorni, yang potensial menjadi sumber inspirasi penulisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui absurditas dalam puisi Derai-Derai Cemara karya Chairil Anwar. Artikel ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen secara kritis. Teori absurditas yang dimaksud dalam penelitian ini ialah absurdisme yang dipopulerkan oleh Albert Camus. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan puisi Derai-Derai Cemara karya Chairil Anwar mengandung nilai-nilai absurditas. Absurditas tersebut ialah pemaknaan hidup, keterasingan, harapan, dan pemberontakan. Dalam puisi Derai-Derai Cemara, Chairil Anwar memberikan pandangannya bahwa “hidup hanya menunda kekalahan.” Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa puisi ini menggambarkan usaha seorang manusia menjalani hidup yang absurd tanpa jalan yang pasti.
ETOS KERJA PADA NOVEL PERSEMBAHAN TERUNTUK BAPAK KARYA ADI ZAMZAM DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA
Cucu Fauziah;
Imam Muhtarom;
Sahlan Mujtaba
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.54621
Permasalahan yang timbul seperti kemiskinan, pengangguran, kesenjangan sosial dan lain-lain disebabkan oleh rendahnya etos kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dan etos kerja pada novel Persembahan Teruntuk Bapak karya Adi Zamzam dan manfaatnya sebagai bahan ajar di SMA. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan subjek karya sastra yaitu novel karya Adi Zamzam yang berjudul Persembahan Teruntuk Bapak. Fokus yang diangkat pada penelitian ini yaitu berupa permasalahan yang berkaitan dengan etos kerja. Teknik pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi data. Data pada penelitian ini berupa kalimat dan paragraf narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya etos kerja yang tinggi pada novel Persembahan Teruntuk Bapak yang tercermin melalui para tokoh di antaranya yaitu: pantang menyerah, sabar, tanggung jawab, kerja sama, kerja keras, terampil, jujur, disiplin dan bijaksana. Hasil penelitian ini memenuhi kriteria sebagai bahan ajar sastra kelas X di SMA, khususnya pada kompetensi dasar menulis teks novel melalui model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Kesimpulan penelitian ini sebagai berikut. Novel Persembahan Teruntuk Bapak menyajikan para tokoh utama yang memiliki etos kerja tinggi sehingga para guru dimungkinkan menggunakannya sebagai sumber pembelajaran sastra di SMA.
KETELADANAN SOSIAL DALAM FILM YO WIS BEN 1 KARYA BAYU SKAK, BAGUS BRAMANTI, DAN GEA REXY
Ratmiati Ratmiati;
Suci Larassaty; Khadijah Ramadhanti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/basastra.v9i2.51886
Krisis keteladanan sosial potensial menimbulkan berbagai konflik dalam kelompok masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk keteladanan nilai-nilai sosial dalam naskah skenario film Yo Wis Ben 1 karya Bayu Skak, Bagus Bramanti, dan Gea Rexy sebagai upaya pembentukan nilai karakter bagi siswa khususnya siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam mengkaji naskah skenario film Yo Wis Ben 1 karya Bayu Skak, Bagus Bramanti, dan Gea Rexy ini adalah metode kualitatif deskripstif. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai sosial dalam naskah skenario film Yo Wis Ben 1 karya Bayu Skak, Bagus Bramanti, dan Gea Rexy. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, simak, dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial yang terdapat dalam naskah skenario film Yo Wis Ben 1 karya Bayu Skak, Bagus Bramanti, dan Gea Rexy meliputi nilai hubungan sosial, tanggung jawab, kasih sayang, loyal, serta rela berkorban dan memberikan partisipasi dalam kehidupan sosial. Serta implikasi nilai-nilai sosial dalam naskah skenario film Yo Wis Ben 1 karya Bayu Skak, Bagus Bramanti, dan Gea Rexy sebagai pembentuk nilai karakter siswa SMA karena karya sastra ini menceritakan kehidupan yang sangat dekat dengan siswa SMA. Keteladanan yang tergambar melalui nilai-nilai sosial tersebut menjadi awal terbentuknya jiwa karakter siswa, memberikan partisipasi dalam kehidupan sosial dalam bermasyarakat.