cover
Contact Name
Misbahudin
Contact Email
jurnalwicara@unram.ac.id
Phone
082334867555
Journal Mail Official
jurnalwicara@unram.ac.id
Editorial Address
https://journal.unram.ac.id/index.php/wicara/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Wicara Desa
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29869110     EISSN : 29869110     DOI : https://doi.org/10.29303/wicara.v2i6
Jurnal wicara Desa adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil kegiatan pengembangan masyarakat desa yang berbasis potensi dan permasalahan yang ada di desa. Topik dan scopre jurnal wicara desa : General. Seluruh bidang ilmu yang digunakan untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat desa, dapat dipublikasikan melalui jurnal ilmiah ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 631 Documents
RANCANGAN MASTERPLAN DESA WISATA LINGSAR DENGAN PENDEKATAN PARIWISATA BERKELANJUTAN Rini S. Saptaningtyas; Hadiaturrahman, Irfan; Kamil, Muhammad Aulia Alamsyah; Bhujangga, I Gede Andika; Humaida, Maila; Al Amudi, Wafa W.; Finka, Tania; Azizzah, Fatimah Nurul; Marcthini, Mulia; Putra, Ahmad Zamroni
Jurnal Wicara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i2.6775

Abstract

Lingsar Tourism Village has significant potential as a cultural and nature-based tourism destination but still faces challenges in sustainable tourism management. This Community Service Program (KKN) aims to design a master plan for a tourism village to enhance its attractiveness and empower the local community. The methods used in this program include field surveys, SWOT analysis, Focus Group Discussions (FGD), site analysis, and tourism design planning. Surveys were conducted to identify the village's potential and issues, while SWOT analysis helped formulate appropriate development strategies. FGD sessions actively involved the community and stakeholders to ensure the plan met local needs. The designs of Alun-Alun, Pura Lingsar, Ricefield Cafe, and Sarasute Bathing Area are the main elements in the development of Lingsar Tourism Village. These designs were created with considerations of sustainability, cultural preservation, and the creative economy to enhance tourism appeal while empowering the local community. Additionally, residents received training in tourism management and MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) development to improve their economic well-being. In conclusion, this program successfully developed a sustainable tourism village master plan for Lingsar, optimizing its cultural and natural tourism potential. The recommendations provided serve as a guide for the local government and community in developing a competitive and sustainable tourism village.
Pelatihan ECOPRINTING pada Anak Sekolah Dasar Tomang Omang, Selong Belanak, Lombok Tengah Ika Supryadi, Didy; Kartika, Hirmaya; Inzagi, Fahri; Iswanti, Iswanti; Erkana R, Lalu; Ovan M, Muhamad; Ilham G, Muhamad; Siharani, Arfinal; Cahaya P, Karmila; Artila p, Imelda
Jurnal Wicara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i3.6776

Abstract

Ecoprint adalah teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lain untuk menciptakan motif yang unik dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang teknik ecoprint, mulai dari sejarah, prinsip dasar, jenis-jenis teknik, bahan dan alat yang dibutuhkan, proses pembuatan, keunggulan, hingga potensi ekonominya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang berkelanjutan dengan potensi ekonomi tinggi karena menghasilkan produk yang unik, bernilai seni, dan diminati oleh pasar yang semakin peduli terhadap isu lingkungan.
Pemerdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Kohe Ayam Sebagai Pupuk Alternatif Pertanian Maju Berkelanjutan Surya Buana, I Gede Eka; Nopia Ramdhani, Riyan; Fauzan, Muhammad; Firmansyah, Maman; Salsabila, Aulivia Nanda; Panesa Aulia, Linda; Alfi Sahrin, Laila; Masintan, Masintan; Laeli, Inayatul; Tira Aulana, Dina; Joniarta, I Wayan
Jurnal Wicara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i3.6778

Abstract

Darek, Farmers, POC, Socialization, Training. This study emphasizes the importance of community empowerment in the sustainable agriculture sector in Indonesia, particularly by promoting the use of chicken manure (kohe) as an alternative organic fertilizer. With the majority of its population engaged in agriculture, Indonesia faces challenges in food security, exacerbated by the dependence on chemical fertilizers that damage soil quality and environmental health. This study identifies the role of chicken manure in the production of organic fertilizers, specifically liquid organic fertilizer (POC), which contains essential nutrients that exceed those found in cow and goat manure. The aim is to educate local farmers in Darek village on the production and benefits of POC through workshops and training sessions. The project, conducted by students of the University of Mataram, aims to shift farmers’ dependence from chemical fertilizers to organic fertilizers, thereby encouraging sustainable agricultural practices. Initial assessments revealed a significant lack of awareness and interest among local farmers in organic alternatives due to ingrained habits that support chemical use. Following a structured approach that included surveys, expert-led training sessions, and hands-on POC production, the project reported positive responses from 32 participants, validating the need for continued education in sustainable agricultural techniques. The result is a high level of participant understanding of 62.5% and a skill level of 78.2%. The purpose of the activity is to increase farmer awareness of the use of organic fertilizers and promote environmental management in the farming community.
Socialization Of “My Trash Is My Responsibility” And The Practice Of Making Liquid Organic Fertilizer In Utilizing Household Waste Cahyowati, RR; Wasila Rahmi, Dhea; Kusuma Narda, Ika; Hiriani, Noviara; Safitri, Vidya; Setiawati, Suci; Komang Mahesa Sunny, Ni; Muslim, Galang; Dani, Kurniawan; Hendriawan, Hendriawan; Wanzu Putra, Imam
Jurnal Wicara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i2.6780

Abstract

Lingkungan merupakan faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, dan aktivitas masyarakat dapat menimbulkan sampah. Sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah akan tetapi juga dari seluruh masyarakat untuk mengolah sampah agar tidak berdampak negatif bagi lingkungan sekitar. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat di Desa Karang Sidemen untuk mengolah limbah sampah menjadi pupuk. Metode kegiatan dilakukan dengan metode partisipasi langsung proses pembuatan pupuk cair dan kompos. Simpulan, sebagian besar penduduk di Desa Karang Sidemen bekerja sebagai petani, pekebun, dan peternak, sehingga kegiatan ini bermanfaat kepada para petani dan masyarakat desa terkait pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk cair dan kompos yang bermanfaat membantu menjaga kesehatan lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.
MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT DESA GADUNG MAS MELALUI PENGEMBANGAN PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING Fadlah, Muhammad; Gusnaldi, Fauzi; Khalipatul Aulia, Baiq; Fauziah, Maelani; Nurus Sifak, Syarifa; Aminah, Sofiatul; Naufal Nurrafiq, Alif; Zahran Suyan Wimala, Zein; Lanang Pamungkas, M. Rafly; Pancawati Martiningsih, Sri
Jurnal Wicara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i3.6781

Abstract

Masalah stunting menjadi isu serius dalam kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Gadung Mas, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, yang memiliki tingkat prevalensi 25%. Faktor utama yang memicu kondisi ini antara lain rendahnya asupan nutrisi, keterbatasan ekonomi, serta minimnya pengetahuan mengenai gizi dan kesehatan. Oleh sebab itu, Program ini berfokus pada upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait stunting serta mengurangi angka kejadian melalui strategi pencegahan berbasis komunitas. Dalam rangka mengatasi permasalahan ini, mahasiswa KKN Universitas Mataram menginisiasi program pencegahan stunting yang mencakup sosialisasi pola asuh dan gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), serta pemantauan pertumbuhan di Posyandu. Sosialisasi dilakukan guna memperluas wawasan ibu hamil dan orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan dan masa tumbuh kembang anak. Program PMT memanfaatkan bahan pangan lokal seperti daun kelor untuk meningkatkan status gizi anak serta ibu hamil. Sementara itu, Posyandu berperan sebagai sarana pemantauan pertumbuhan balita serta memberikan edukasi gizi kepada orang tua. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang serta mendorong praktik pemberian makanan yang lebih bergizi. Respon positif dari masyarakat dan kader Posyandu mengindikasikan bahwa program ini berpotensi untuk terus dikembangkan dalam upaya menekan angka stunting. Dengan demikian, diharapkan pendekatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Desa Gadung Mas serta wilayah sekitarnya.
SOSIALISASI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH CAIR TAHU KKN PMD UNRAM DESA PUYUNG Maryam, Siti; Mazlina, Resta; Hadinata, Angga Pratama; Imanullah, Idwar; Putri, Indri Widia; Irham, Irham; Hilmiati, Hilmiati; Firas, Muhammad Aldi Julian; Febriani, Nilmala; Nirmayani, Sujarti
Jurnal Wicara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i3.6784

Abstract

Limbah tahu cair merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN PMD) Universitas Mataram Desa Puyung mengadakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah tahu cair sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengolahan sampah dan memberikan keterampilan dalam memanfaatkan limbah tahu menjadi produk yang memiliki utilitas bagi sektor pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Puyung sangat antusias mengikuti pelatihan dan memahami proses pembuatan pupuk organik cair. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mendukung konsep Zero Waste dalam pengelolaan limbah industri domestik dan kecil.
Potential of Coconut Shell Waste in South Korleko Village as Raw Material for Making Briquette Products Sutha Yadnya, Made; Ariana Wulandari, Haspita; Irawan Apriandi , M.; Vrndavanesvari Devi , Radhe; Maryani, Indah; Ariana Wulandari, , Haspita; Sopian Holis , M.; Supiana, Wina; Zulhidayati, Masni; Dimas Ananda, M.; Zulvia, Ridho; Ade Zaini Hasnan P, M; Rizki Amalia , Annisa
Jurnal Wicara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i2.6785

Abstract

Kelapa menjadi produk hasil perkebunan yang cukup melimpah di Indonesia. Korleko Selatan merupakan salah satu desa di Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Korleko Selatan menjadi salah satu desa dengan produksi kelapa yang cukup tinggi. Salah satu limbah yang dihasilkan dalam produksi olahan produk kelapa adalah tempurung kelapa. Briket dapat menjadi salah satu sumber energi alternatif hasil dari pemanfaatan lebih lanjut tempurung kelapa yang melalui proses pemadatan. Kelompok KKN PMD Universitas Mataram melalui kegiatan ini, melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket dengan memanfaatkan limbah tempurung kelapa. Masyarakat terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Adanya kegiatan ini dapat menjadi motivasi masyarakat untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai ekonomi dalam pemanfaatan secara maksimal produk-produk olahan berbahan dasar kelapa
Implementasi Konsep Ekonomi Biru Pada Masyarakat Pesisir di Dusun Pandanan, Desa Malaka, Lombok Utara Rosyada, Vivian; Fitriani, Rahmah; Kurniawan, Liyondi; Anggajaya, Leonnardo Suryasyaputra; Arifin, Elma Syaharani; Hikmah, Lailatul; Idris , Ismi Usman; Fitrahadin , Sabda; Waqi'ah , Galuh Raudhatul; Aini, Zafiirah Quratul; Mahendra , Made
Jurnal Wicara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i1.6787

Abstract

Blue economy is a development concept that utilizes marine resources in a sustainable manner to drive economic growth, create jobs, and maintain marine ecosystems. Pandanan Hamlet is one of the coastal areas located in Malaka Village, Pemenang District, North Lombok, which has great potential in the implementation of the blue economy. The implementation of the blue economy in Pandanan Hamlet can be one of the efforts to preserve the environment and the welfare of the local community. Therefore, this study aims to determine the potential of the marine sector and the form of application of the blue economy concept to community welfare in Pandanan Hamlet, Malacca Village, Pemeneng, North Lombok. This research was conducted using descriptive qualitative methods. The Pandanan Hamlet community has quite a lot to take advantage of the potential of the coast and sea by providing various water rides, snorkeling and diving facilities, to the processing of catches into grilled fish and shredded fish innovation. It can be concluded that the hamlet has applied the concept of blue economy to the activities of its coastal communities
EDUKASI PRA NIKAH DAN WORKSHOP PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK MEMPERSIAPKAN KELUARGA MUDA YANG BERENCANA UNTUK MENDUKUNG SDGs 03 (GOOD HEALTH AND WELL-BEING) Ashrisnaini, Yudhia; Utami, Wiwid; Tajul Ma’arif, Muh; Wijayanto, Heri; Garnika, Eneng; Rayani, Dewi; Khairani Ardi, Komala; Febriyansyah, Benny; Widyani, Aprillian; Reyhan Adiba, Rahmat; Nabilla Maharani, Sisilia; Rian Maulidani, Ahmad; Widia Lingga, Elza; Fadlurrahman, Firgi
Jurnal Wicara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i1.6788

Abstract

Marriage is one of the social institutions that plays an important role in the lives of individuals and society. However, the lack of pre-marriage education often triggers various problems of unfair treatment of women and children. In Sepakek Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, the high phenomenon of early marriage in this area is a major concern, because it can increase the risk of divorce, domestic violence, and other negative impacts on maternal and child health. The Community Service Student Work Lecture (KKN PMD) University Of Mataram in Sepakek Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, aims to enhance the understanding of the youth regarding pre-marital education and the protection of women and children. In the context of Sustainable Development Goals (SDGs) number 04, which emphasizes the importance of quality education, this activity includes socialization and workshops that provide knowledge about the prevention of early marriage and the rights of women and children. The results of this activity indicate an increase in youth participation, as well as a heightened awareness of the importance of pre-marital education and the protection of women and children. It is hoped that similar activities can be held regularly to address issues of early marriage and violence against women and children in the village.
SOSIALISASI PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DARI SEKAM PADI DAN POC (PUPUK ORGANIK CAIR) DARI AKAR BAMBU DI DESA SIKUR SELATAN, LOMBOK TIMUR fadilah, Nurulfadilah; fadilah, Nurul; Fitrianti, Linda; Handayani, Dei; Intan; Putri Meylita, Anggi; Dhaifullah, M. Naufal; Syanhabi, Aan; Dharmawan, Wawan; Alisukma, M. Taufan; Suryaningsih, Liana; Munir, Muhammad
Jurnal Wicara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i1.6789

Abstract

South Sikur Village is one of the villages in Sikur sub-district, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara. One of the potentials owned by Sikur Selatan Village is in the field of agriculture which is estimated to be more than 60% of the total village land area. The use of chemical fertilisers is the main method used by the village community. The application of organic farming such as using bokashi and POC fertilisers is a simple step and the materials needed are abundant in nature. In addition, the use of organic fertilisers can improve the physical, chemical, and biological properties of the soil so that it supports plant growth. The purpose of this service is to provide understanding and training for the Sikur Selatan Village community, the majority of whom are farmers, to utilise the village potential in the form of rice husks and bamboo roots into bokashi fertiliser and POC for sustainable agriculture. The method used is the socialisation of making bokashi fertiliser and POC. Farmers' understanding of the material provided can be seen from the enthusiasm of the community during the activity so that farmers gain new knowledge to be more skilled in utilising village potential.