cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
MEMINIMASI WASTE MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS PADA LINI PRODUKSI USAHA SHUTTLECOCK PROSPEK Andi Ahmad Arya Petta Paki Wipajung; Salmia LA; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7372

Abstract

Usaha Shuttlecock Prospek adalah salah satu produsen yang memproduksi shuttlecock yang terletak di Kelurahan Lesanpuro, Kota Malang. Usaha ini dibangun pada tanggal 5 November 1990 oleh bapak Jumadin. Masalah yang terjadi pada lini produksi shuttlecock prospek yaitu adanya pemborosan yang terjadi yang diakibatkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping dan Failure Mode And Effect Analysis, yang melakukan pendekatan menggunakan analisa kuantitatif deskriptif yaitu analisa terkait dengan fakta yang telah ditemukan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa waste dominan yang terjadi pada lini produksi yaitu waste defect bahan baku patah, waste transportasi, waste waiting dan waste overprocessing. Berdasarkan analisis menggunakan Value Stream Mapping dan Failure Mode And Effect Analysis diberikan usulan pada masing-masing waste yang terjadi yaitu meningkatkan ketelitian pada proses penyortiran bahan baku bulu, mengurangi batch produksi, menambah tenaga kerja, meningkatkan ketelitian dan kedisplinan, memberikan pengetahuan dampak waste bagi perusahaan serta menyusun ulang layout produksi untuk mengefisiensikan material handling
ANALISIS DAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DI PERUM PERCETAKAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA (PERUM PNRI) Rizky Muttaqin; Nelly Budiharti; Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7399

Abstract

Penilaian Kinerja adalah sistem formal yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja karyawan selama periode waktu tertentu. Perum PNRI adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang percetakan, dalam meningkatkan mutu internal salah satu upaya adalah dengan melakukan penilaian kinerja karyawan yang dalam pengaplikasian kerjanya tidak sesuai dengan peraturan yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan software expert choice untuk menentukan bobot setiap kriteria dan sub kriteria kemudian melakukan evaluasi kinerja karyawan menggunakan metode rating scale. Terdapat 3 kriteria dan 14 sub kriteria diperoleh dari hasil diskusi dengan pihak-pihak yang memahami kriteria penilaian kinerja pegawai dan sub kriteria yang akan dijadikan indikator dalam penilaian kinerja karyawan. Berdasarkan kriteria dan subkriteria yang digunakan menunjukkan bahwa kriteria yang memiliki bobot terbesar adalah kriteria kemampuan pencapaian, untuk subkriteria kemampuan fokus tugas, kualitas, dan ketelitian kerja dengan bobot 0,140. Berdasarkan penilaian kinerja masih banyak sekali karyawan yang memiliki kinerja sesuai standar.
PENGGUNAAN METODE JSA UNTUK K3 DI PABRIK KERIPIK TEMPE SEBAGAI PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA: STUDI KASUS PADA INDUSTRI KERIPIK TEMPE ANDRA Arivido Rizki; Fourry Handoko; Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7405

Abstract

Industri Keripik Tempe Andra ialah sebuah perusahaan yang operasi dalam sektor produksi keripik tempe. Tantangan yang dihadapi oleh Industri Keripik Tempe Andra adalah masih adanya insiden kecelakaan kerja. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin menyebabkan kecelakaan di tempat kerja dan memberikan saran-saran untuk meningkatkan upaya pengendalian keselamatan dan kesehatan (K3) guna mengurangi kejadian kecelakaan kerja. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kuantitatif. Pengolahan data dilakukan melalui pendekatan Job Safety Analysis (JSA) untuk menetapkan langkah-langkah pekerjaan yang berpotensi mempengaruhi keselamatan serta kesehatan para pekerja di Industri Keripik Tempe Andra. Berdasarkan temuan dari penelitian ini, teridentifikasi 9 potensi risiko di Industri Keripik Tempe Andra, termasuk diantaranya nyeri pada tulang belakang, memar pada tangan dan kaki, cedera pada tulang ekor, cedera pada tangan dan kaki, luka sobek dan goresan pada tangan, luka bakar, serta memar pada tangan. Dari 9 potensi risiko tersebut, juga dikenali adanya tingkat risiko yang berbeda. Risiko ini dikelompokkan menjadi 4 kategori, yakni Risiko Low dengan jumlah 3, Risiko Moderate dengan jumlah 3, Risiko High dengan jumlah 1, dan Risiko Extreme dengan jumlah 2. Sebagai solusi pengendalian K3, direkomendasikan untuk menambahkan tanda peringatan terkait lantai yang licin, serta memberikan panduan saat melakukan kegiatan pengangkutan bak berisi kedelai dan mengamanatkan penggunaan sepatu keselamatan, sarung tangan pelindung, dan penutup tubuh saat melakukan proses penggorengan.
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGURANGI WASTE MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING PADA UMKM SAMBEL PECEL MBAK TI Rega Ferdiansyah; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7406

Abstract

Produk yang dihasilkan UMKM Sambel Pecel Mbak Ti ialah sambel dalam bentuk kemasan dengan merk Sambel Pecel Mbak Ti. Masalah yang terjadi pada UMKM Sambel Pecel Mbak Ti yaitu adanya pemborosan (waste) dalam proses produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu, mengidentifikasi aktivitas yang menyebabkan waste pada proses produksi, mengganti kegiatan pada proses produksi yang tergolong value added, necessary but non value added, dan non value added, memberikan usulan perbaikan pada proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM) untuk membantu menemukan waste yang ada pada proses produksi. Berdasarkan hasil dari analisis data dapat diketahui waste yang paling besar dari prosentase From Defect 23%, From Overproduction 17%, dan To Motion 15%. Berdasarkan hasil dari analisa VALSAT didapatkan usulan perbaikan untuk masing-masing waste yang terjadi pada proses produksi yaitu penambahan departemen Production, Planning and Inventory Control (PPIC). Usulan perbaikan waste berguna untuk melakukan perencanaan dalam proses produksi pada UMKM Sambel Pecel Mbak Ti
ANALISA BEBAN KERJA DENGAN PENDEKATAN WORKLOAD ANALYSIS (WLA) UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG OPTIMAL PADA INDUSTRI DUPA Yogi Fernanda; Julianus Hutabarat; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7407

Abstract

Perkembangan dunia industri saat ini memang sangat cepat, dan persaingan antara perusahaan semakin ketat, menuntut para pengusaha untuk memiliki kemampuan bersaing dengan perusahaan lain. Produktivitas tenaga kerja yang efisien diperlukan untuk menyelesaikan setiap tugas yang harus diselesaikan dalam suatu bisnis, tenaga kerja merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Beban berat yang harus ditanggung setiap pegawai menjadi salah satu tantangan yang menghambat kinerjanya. Sebuah usaha bernama UD MEKAR SARI yang bergerak dibidang industri dupa ini terletak di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Perusahaan mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan konsumen, permintaan ini tidak dapat dipenuhi karena lamanya proses penyortiran dan proses pengemasan sehingga menyebabkan adanya penumpukan pada salah satu stasiun kerja terutama pada stasiun pengemasan dan terjadi keterlambatan dalam proses pengiriman kepada konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan Workload Analysis. Dalam penelitian ini, waktu standar ditentukan melalui penggunaan stopwatch, performance rating, dan perhitungan allowance yang diberikan kepada setiap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada stasiun pengemasan yang awalnya dikelola oleh 4 orang pekerja, beban kerja karyawan saat itu mencapai 108%. Persentase beban kerja sebesar 108% ini mengindikasikan bahwa karyawan di stasiun pengemasan tersebut bekerja diatas kapasitasnya dan menghadapi beban kerja yang tinggi. Oleh karena itu, hasil penelitian merekomendasikan penambahan satu orang pekerja di stasiun pengemasan ini. Penambahan satu orang pekerja diharapkan dapat mengurangi beban kerja yang ditanggung oleh setiap karyawan di stasiun pengemasan. Dengan penurunan beban kerja, diharapkan produktivitas pekerja akan meningkat.
ANALISIS KOMPONEN KRITIS HOIST CRANE MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI PT INKA (PERSERO) Ryan Isroun Najah; Ellysa Nursanti; Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7425

Abstract

INKA (Persero) merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dibidang manufaktur yaitu memproduksi Kereta Api. Permasalahan perusahaan adalah sering terjadinya kerusakan komponen hoist crane. Perusahaan menggunakan sistem corrective maintenance. Berdasarkan permasalahan, perlu dilakukan pengembangan sistem perawatan Hoist Crane dengan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM). Tujuan penelitian ini yaitu menentukan komponen kritis penyebab kerusakan dan menentukan tindakan perawatan yang sesuai. Perhitungan diawali dengan mendapatkan komponen kritis menggunakan metode failure mode and effect analysis dilanjutkan dengan pemilihan tindakan perawatan menggunakan metode reliability centered maintenance. Hasil penelitian didapatkan komponen kritis yaitu Kampas Motor, Kabel Pendant, Wheel Trolley dan Sling Angkat dengan pemilihan tindakan Time Directed (TD).
PENINGKATAN EFEKTIVITAS MESIN BORDIR SKY BERBASIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN OVERALL RESOURCE EFFECTIVENESS (ORE) PADA GARMEN SUN EMBROIDERY Guna Saroyo; ST. Salmia L.A; Renny Septiari
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7430

Abstract

Garmen SUN Embroidery bergerak dibidang jasa bordir komputer. Produk dari usaha bordir komputer ini adalah kain kamen dan kebaya. Garmen SUN Embroidery ini memiliki tiga mesin komputer yaitu Golden, Dragon Tex, dan Sky. Produksi yang meningkat membuat kerusakan mesin bordir Sky yang menyebabkan downtime. Permasalahan tersebut mengakibatkan penurunan produktivitas karena mesin tidak beroperasi untuk menghasilkan produk kain secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas mesin bordir Sky menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Overall Resource Effectiveness (ORE). Tujuannya memberikan penilaian dan usulan kinerja mesin bordir Sky, mengetahui nilai pengukuran berdasarkan ketersediaan sumber daya manusia dan lingkungan, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerugian yang terjadi dalam proses produksi menggunakan perhitungan six big losses. Berdasarkan pengolahan data, hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata OEE 60,53% dan ORE 51,415% yang hasilnya masih dibawah standar global dunia. Rendahnya efektivitas mesin bordir Sky, dengan perhitungan six big losses disebabkan idle and minor stoppages losses dengan persentase 37% dan total losses 10656 menit, sedangkan yang kedua adalah reducing speed losses dengan persentase 25% dan total losses 7200 menit. Penyebab dari rendahnya efektivitas mesin bordir Sky dipengaruhi adanya faktor mesin, manusia, metode, material dan lingkungan
USULAN PERBAIKAN POSISI KERJA PADA KARYAWAN PRODUKSI DUPA UNTUK MENGATASI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS: STUDI KASUS : HOME INDUSTRI MAHA DEWA DUPA Raden Ajeng Fitriyah; ST Salmia L.A; Renny Septiari
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7556

Abstract

Home Industry Maha Dewa Dupa merupakan industri skala rumahan yang memproduksi dupa. Dupa merupakan suatu bahan yang mengeluarkan asap ketika dibakar dan menghasilkan aroma yang khas atau berbau harum. Dalam proses produksi dupa masih banyak menggunakan tenaga manusia dan menggunakan peralatan seadanya sehingga kesehatan dan keselamatan kerja tidak terjamin. Karyawan merasakan beberapa keluhan pada bagian tubuhnya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu RULA (Rappid Upper Limb Assesment) digunakan untuk menentukan skor dari postur tubuh karyawan, kuesioner Nordic Body Map digunakan untuk menganalisis keluhan yang dirasakan oleh karyawan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan sebelum dan sesudah adanya perbaikan posisi kerja karyawan. Skor RULA yang didapatkan sebelum perbaikan sebesar 7 yang artinya pada keadaan aktual operator berada pada level resiko tinggi terkena musculoskeletal disorders, sehingga perlu perbaikan segera. Setelah mendapat perbaikan posisi kerja dengan menambah fasilitas meja berupa meja dan kursi skor RULA yang didapat sebesar 4. Artinya pekerja berada pada level resiko kecil terkena gangguan musculoskeletal disorders dan gangguan otot
PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN PENDEKATAN JOB SAFETY ANALYSIS PADA PABRIK KAYU PALET DI KEBOTOHAN Muhammad Dzikrulloh; Prima Vitasari; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7568

Abstract

Pabrik Kayu Palet di Kebotohan adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri kayu yang menghasilkan sebuah produk berupa kayu palet. Pabrik Kayu Palet di Kebotohan bertempat di jalan Ponpes Terpadu Al Yasini, RT. 01 RW. 02, Contong, Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur 67151. Kayu Palet adalah kemasan kayu yang merupakan media yang biasa digunakan para eksportir, perusahaan transportasi, logistik dan berbagai industri lainnya sebagai media pembawa baik untuk keperluan ekspor, transit ataupun untuk pergudangan. Permasalahan yang terindentifikasi yaitu kecelakaan masih sering terjadi pada proses aktivitas produksi kayu palet yang dapat membahayakan pekerja dan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kecelakaan kerja dan pengendalian risiko kecelakaan kerja pada aktivitas proses kerja. Job Safety Analysis digunakan sebagai metode penyelesaian masalahnya. Tahap pengolahan data dimulai dari identifikasi bahaya untuk menentukan risikonya, AS/NZS 4360 Australian/New Zealand Standard Risk Management, Joint Technical Committee OB-007 Risk Management, 2004 sebagai acuan untuk melakukan penilaian risiko yang banyak diterima secara umum dan selanjutnya pengendalian risiko mengacu pada hirarki pengendalian untuk menentukan prioritas dalam pemilihan dan pelaksanaan pengendalian yang berhubungan dengan risiko bahaya. Hasil penelitian ini ditemukan 15 potensi bahaya yang mempunyai risiko yang dapat membahayakan pekerja yang dibagi menjadi 4 kategori yaitu low berjumlah 4, moderate berjumlah 3, high berjumlah 7, dan extreme berjumlah 1 dengan upaya pengendalian yang berpedoman kepada hirarki pengendalian seperti pengendalian eliminasi, rekayasa teknik, administrasi, penggunaan APD dan pembuatan form JSA sebagai pedoman saat bekerja.
ANALISIS STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) PADA PRODUKSI ROTI DI MAHKOTA BAKERY Khusnatul Asma; Fourry Handoko; Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i2.7593

Abstract

Penelitian ini memberikan langkah yang baik untuk mengidentifikasi jenis kerusakan dalam produksi roti gulung di Mahkota Bakery, menganalisis penerapan metode SQC, dan merekomendasikan tindakan perbaikan yang dapat dilakukan. Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat diambil dari hasil penelitian ini yaitu mengidentifikasi empat jenis kerusakan (cacat gosong, ukuran tidak standar, isi keluar, dan kulit terkelupas) adalah langkah awal yang penting untuk membantu fokus pada masalah-masalah kualitas utama. Menganalisis Sebab-Akibat dengan menggunakan diagram sebab-akibat untuk menentukan akar penyebab masalah, dalam hal ini faktor tenaga kerja, metode, dan mesin diidentifikasi sebagai faktor penyebab utama sehingga bisa menjadi panduan untuk melakukan perbaikan. Hasil analisis peta kendali menunjukkan bahwa produksi masih dalam batas kendali, yang berarti tidak ada penyimpangan yang signifikan dari standar kualitas, karena masih ada kerusakan produk yang signifikan. Oleh karena itu, tindakan perbaikan perlu diambil untuk mengurangi kerusakan lebih lanjut. Tindakan perbaikan yang direkomendasikan adalah modifikasi oven dengan pengaturan suhu dan waktu yang lebih baik dapat membantu mengurangi cacat gosong, penggunaan cetakan sesuai standar dapat membantu memastikan ukuran yang konsisten, melapisi loyang dengan mentega dapat mencegah kulit terkelupas, memperhatikan banyak bahan sebagai isian. Setelah melakukan perbaikan, penting untuk terus memantau kualitas roti dan melakukan evaluasi terhadap tindakan perbaikan yang telah diambil. Hal ini akan membantu memastikan bahwa perbaikan tersebut efektif. Sebagai faktor penyebab utama, penting untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kerja agar mereka dapat mengikuti metode produksi dengan benar. Pelatihan ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengendalian mutu. Selain itu, penting juga untuk menjalankan SQC secara terus-menerus sebagai bagian dari proses produksi. Ini akan membantu menjaga kualitas roti secara konsisten dan mengurangi tingkat kerusakan produk. SQC adalah alat yang kuat untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam produksi roti dan industri lainnya