cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
IDENTIFIKASI KELUHAN FISIK PADA KARYAWAN PENCETAKAN GULA MENGGUNAKAN NORDIC BODY MAP Desak Ketut Yuliana Kurnia Dewi; Prima Vitasari; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6095

Abstract

Industri kecil yang umumnya bersifat padat karya, dalam pelaksanaan proses produksi banyak menggunakan tenaga manusia. Seperti pada UMKM Oemah Semut merupakan usaha penghasil gula aren, yang menggunakan tenaga manusia dalam proses pencetakan gula merah. Hasil dari observasi awal, para pekerja mengalami Musculoskeletal Disordes (MSDs) yang mengganggu kegiatan karyawan pada saat bekerja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, fokus pada analisis berbasis ergonomi. Populasi yang akan digunakan sebagai penelitian adalah seluruh karyawan UMKM Oemah Semut sebanyak 24 orang. Sampel yang akan digunakan sebagai penelitian ini merupakan karyawan pada proses pencetakan gula aren sebanyak 15 orang. Pengumpulan data menggunakan instrument Nordic Body MAP. Hasil penelitian menunjukkan keluhan berdasarkan total skor individu pada ke 15 responden didapatkan hasil 9 responden yang memiliki tingkat skor resiko tinggi, dan 6 responden memiliki tingkat skor kategori. Dapat disimpulkan dari hasil kuesioner Nordic Body Map bahwa alat cetak yang digunakan untuk bekerja kurang ergonomis.
PENERAPAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA PERENCANAAN BAHAN BAKU PRODUK MESIN INDUSTRI: STUDI KASUS PT. INOVASI ANAK NEGERI Naomi Damayanti Manik; Nelly Budiharti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6096

Abstract

Perencanaan, pengadaan dan pengendalian bahan baku adalah hal yang mutlak dimiliki dalam sistem produksi perusahaan. Perhitungan manual berdasarkan pengalaman di masa lalu menjadi penyebab terjadinya kekurangan atau kelebihan bahan baku yang terjadi pada PT. Inovasi Anak Negeri. Penelitian ini dilakukan secara observasi langsung pada PT. Inovasi Anak Negeri, start-up yang bergerak dibidang riset dan produksi berbagai mesin manufaktur yang inovatif, modern, dan berteknologi tinggi. Proses perhitungan Material Requirement Planning menggunakan metode peramalan regresi linier (trend), moving average, dan double exponential smoothing, dan perhitungan jumlah dan waktu pemesanan bahan baku menggunakan Period Order Quantity (POQ), Lot For Lot, dan Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian mendapatkan bahwa peramalan dengan tingkat kesalahan terendah adalah peramalan dengan metode regresi linier dengan tingkat kesalahan 42,6361 dengan metode penjadwalan pemesanan bahan baku mesin retort pada PT. Inovasi Anak Negeri menggunakan metode lot for lot dengan penghematan biaya hingga Rp.90.000,00 (sebesar 59%).
PENGENDALIAN RISIKO BAHAYA KERJA MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRARC DAN JOB SAFETY PADA UD. ABADI RAKET Anisa Diah Permatasari; Salmia L.A; Soemanto Soemanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6125

Abstract

UD. Abadi Raket Malang merupakan perusahaan yang memproduksi alat olahraga raket yang mana proses produksi masih dilakukan secara manual. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini masih terjadinya kecelakaan kerja dari ringan, sedang dan berat dikarenakan kurangnya penerapan pekerja terhadap K3. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko bahaya kerja dan memberikan usulan pengendalian untuk meminimalkan kecelakaan kerja. Metode pengolahan data menggunakan HIRARC yaitu serangkaian proses identifikasi bahaya, penilaian risiko dan kemudian mengendalikan bahaya dilanjutkan dengan memberikan usulan pengendalian yang aman. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 28 potensi bahaya dari keseluruhan aktivitas pekerjaan. 10 potensi bahaya pada aktivitas pembuatan handle (gagang raket), 4 potensi bahaya pada aktivitas perakitan T, frame dan steel (badan raket), 3 potensi bahaya pada aktivitas pengeboran frame raket, 3 potensi bahaya pada aktivitas pengecatan raket, 4 potensi bahaya pada aktivitas pemasangan mata ayam dan senar, 3 potensi bahaya pada aktivitas finishing, 1 potensi bahaya pada aktivitas packaging, kemudian dilakukan pengendalian risiko dengan memilih nilai terbesar dari penilaian risiko. Usulan pengendalian kerja dengan menggunakan form job safety yaitu dengan memberikan pelatihan program K3, training pekerjaan, alat pelindung diri, memberikan rambu-rambu K3, dan membuat SOP pada pekerjaan level extreme dan high.
REKOMENDASI PERBAIKAN CACAT PRODUKSI DENGAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA HOME INDUSTRY MELATI JAYA Ramziyah Asri Amalina; Emmalia Adriantantri; Sumanto Sumanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6126

Abstract

Home Industry Melati Jaya adalah sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak dibidang pembuatan keripik tempe dengan proses pembuatannya dilakukan secara manual. Permasalahan di perusahaan ini adalah sering terjadi kecacatan pada keripik tempe melebihi dari standar ketetapan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecacatan dan memberikan rekomendasi perbaikan. Pengolahan data menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 3 jenis cacat pada keripik tempe berdasarkan kriteria pemilik, peneliti dan konsumen yaitu remuk, menempel, dan gosong. Adapun cacat tertinggi yaitu remuk yang disebabkan oleh faktor manusia, faktor bahan dan faktor alat. Rekomendasi perbaikan yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan karyawan, melakukan perawatan dan penyimpanan pisau sesuai SOP dan melakukan pengisian check sheet sebelum dan sesudah produksi, pemilihan supplier sesuai standar perusahaan, memberikan jam kerja yang tepat dan memperhatikan sistem istirahat yang tercukupi, dan memperhatikan SOP produksi.
PENGENDALIAN RISIKO KECELAKAAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN PENDEKATAN JOB SAFETY ANALYSIS PADA INDUSTRI TAHU RDS Wikan Prasetya; Ida Bagus Suardika; Emmalia Adriatantri
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6134

Abstract

Industri Tahu RDS merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri penyedia pangan berupa tahu. Permasalahan yang terjadi di Industri Tahu RDS adalah masih terjadinya kasus kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penyebab kecelakaan kerja dan memberikan rekomendasi pengendalian K3 untuk mengurangi kecelakaan kerja. Metode pengolahan data menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan sebanyak 18 potensi bahaya berupa tertimpa karung berisi kedelai, terpeleset, dan salah pegang pipa uap panas. Dari 18 potensi bahaya tersebut juga mempunyai risiko. Risiko tersebut dibagi menjadi 4 kategori yang terdiri dari Low berjumlah 7, Moderate berjumlah 6, dan High berjumlah 2, dan Extreme berjumlah 3. Rekomendasi pengendalian K3 berupa melapisi pipa uap menggunakan bahan yang tahan terhadap panas, penambahan rambu-rambu atau tanda bahaya panas dan lantai licin serta memberikan instruksi saat melakukan aktivitas pengangkutan karung kedelai dan penggunaan sepatu safety, safety gloves, kacamata safety dan masker double pada saat proses penyaringan.
INTEGRASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) UNTUK PEMILIHAN SUPPLIER PADA UMKM TIGA DIVA KOTA BATU Amalia Tri Wulandari; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6146

Abstract

UMKM Tiga Diva Kota Batu merupakan unit usaha mikro kecil menengah yang memproduksi kerupuk singkong dengan merek dagang kerupuk singkong Cap Tiga Diva. Dalam proses pengadaan bahan baku singkong, perusahaan bekerjasama dengan tiga supplier. Perusahaan mengalami kesulitan dalam memilih supplier yang efisien bagi perusahaan karena belum memiliki tahapan yang jelas dalam pemilihan supplier dan hanya berorientasi pada satu kriteria tanpa memperhatikan kriteria lainnya yang juga berpengaruh sehingga berdampak pada pasokan dan proses produksi. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi kriteria-kriteria penting untuk pemilihan supplier yang efisien pada UMKM Tiga Diva Kota Batu dan menentukan supplier yang efisien dalam memenuhi kebutuhan bahan baku sesuai dengan kriteria dan subkriteria yang digunakan. Pemilihan supplier yang efisien dilakukan melalui integrasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Data Envelopment Analysis (DEA). Metode AHP digunakan dalam pemecahan masalah yang kompleks dengan ketidakpastian data yang diperoleh dari hasil persepsi responden dan metode DEA digunakan untuk menilai efisiensi dari setiap supplier dengan input dan output yang ada. Hasil pembobotan AHP terpilih lima kriteria penting dalam pemilihan supplier yaitu harga, kualitas, pengiriman, pelayanan dan after sales (layanan purna jual). Kriteria kualitas menjadi kriteria dengan bobot terbesar yaitu 0,37 dan supplier Pak Adi Lumajang menjadi supplier dengan bobot terbesar yaitu 0,41. Seluruh supplier merupakan supplier yang efisien bagi perusahaan. Hasil perhitungan integrasi AHP-DEA menunjukkan supplier Pak Adi Lumajang lebih baik dari supplier Pak Wardi Dampit dan Pak Yuli Kota Batu sebagai supplier yang efisien bagi perusahaan.
PERBAIKAN POSISI KERJA DENGAN MERANCANG FASILITAS KERJA BERDASARKAN PENDEKATAN RAPID UPPER LIMB ASSESMENT DALAM PROSES PEMBUATAN KAIN BATIK: STUDI KASUS RUMAH BATIK SURABAYA Sisca Aldevia; Salmia LA; Renny Septiari
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6279

Abstract

Rumah Batik Surabaya adalah sebuah UMKM dibawah binaan Pemerintah Kota Surabaya, memproduksi kain batik tulis yang kemudian dipasarkan. Pada proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dan menggunakan alat bantu sederhana berupa canting dan meja yang masih belum memenuhi fasilitas kerja secara ergonomis. Akibatnya banyak para pekerja mengalami keluhan antara lain sakit punggung, nyeri pada sendi tangan dan kaki. Dari banyaknya keluhan kemudian dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan metode RULA dan juga Antropometri. Metode RULA digunakan untuk mengetahui tingkat resiko kenyamanan pada melakukan pekerjaan dengan melihat pada posisi kerja, sedangkan antropometri digunakan untuk merancang fasilitas kerja yang ergonomis. Setelah melakukan perhitungan RULA dan perancangan kursi dan meja, kemudian melihat hasil skor posisi kerja dengan bantuan aplikasi Catia V5.
PERBAIKAN POSISI KERJA YANG ERGONOMIS PADA PROSES PEMBUATAN RAKET UNTUK MEMINIMALKAN RISIKO DENGAN MENGGUNAKAN METODE REBA: STUDI KASUS UD. ABADI RAKET Diadjeng Maulidya Dzulhijjah; Iftitah Ruwana; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6379

Abstract

UD. Abadi Raket merupakan usaha kecil menengah yang bergerak dalam memproduksi raket badminton dan proses pembuatannya masih secara manual. Pemintaan produksi dengan produktivitas karyawan yang semakin meningkat merupakan awal dari permasalahan risiko ergonomi pada beban kerja. Keluhan yang ditimbulkan akibat beban kerja meliputi ketidaknyamanan, kelelahan yang berlebihan, dan cidera. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan posisi kerja yang tepat sehingga dapat meminimalkan risiko ergonomi. Pengolahan data menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map (NBM). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi risiko ergonomi yaitu usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, suhu tubuh, tekanan darah sistolik dan diastolik, detak jantung dan kesehatan.
PENERAPAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DALAM MENGUKUR EFEKTIVITAS MESIN CNC DMG MORI PADA PROSES MACHINING BOGIE DI PT. BARATA INDONESIA (PERSERO) Rizal Rahman; Ellysa Nursanti; Sumanto Sumanto
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6382

Abstract

PT. Barata Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa manufaktur, pengecoran baja, dan Engineering Procurement Construction (EPC). Dalam proses machining bogie pada mesin CNC DMG Mori, PT. Barata Indonesia (Persero) menetapkan target produksi sebesar 18 pcs per hari. Kendala pada mesin CNC DMG Mori disebabkan karena waktu downtime yang tinggi. Pada penelitian ini bertujuan mengukur nilai efektivitas mesin CNC DMG Mori dengan menggunakan metode overall equipment effectiveness dan menganalisa faktor six big losses. Perhitungan diawali dengan pengukuran nilai overall equipment effectiveness, dilanjutkan dengan perhitungan nilai dari masing-masing faktor six big losses, dan menganalisa setiap faktor penyebab dari nilai six big losses menggunakan metode fault tree analysis. Data yang digunakan merupakan data sekunder pengerjaan machining bogie pada bulan Mei 2022 yang didapat melalui kunjungan langsung ke perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan nilai overall equipment effectiveness mesin CNC DMG Mori PT. Barata Indonesia (Persero) sebesar 52,7%, dengan faktor six big losses tertinggi yaitu setup and adjustment losses dengan persentase 25,2%. Nilai overall equipment effectiveness masih di bawah nilai standar perusahaan dunia yakni sebesar 85%, kemudian dari analisa menggunakan fault tree analysis untuk mengetahui faktor penyebab kerugian pada setup and adjustment losses ditemukan beberapa penyebab yakni setting bolster yang lama dikarenakan loading crain, adanya pembersihan mesin, dan setting insert. Hal ini dapat menyebabkan kerugian waktu dan jumlah produksi yang dihasilkan, maka dari itu diberikan usulan perbaikan dengan menyediakan crain khusus, melakukan pembersihan area mesin yang memungkinkan terlebih dahulu, dan melakukan pengecekan terhadap stok insert yang tersedia di stasiun kerja secara berkala.
UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE JSA (JOB SAFETY ANALYSIS) PADA BAGIAN ADHESIVE DI PT. PAMOLITE ADHESIVE INDUSTRY PROBOLINGGO Lia Sovia; Nelly Budiharti; Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6388

Abstract

Berdasarkan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia, telah terjadi 129.305 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2020. Angka kecelakaan kerja yang ditampilkan sudah terbilang relatif tinggi penyebab kecelakaan kerja tidak lain dan tidak bukan dikarenakan perilaku ceroboh dan kondisi lingkungan yang kurang aman. PT. Pamolite Adhesive Industry merupakan manufaktur penghasil lem dan formalin dengan kapasitas 15 ton/hari, untuk kapasitas tersebut terbilang besar. Formalin dalam konsentrasi yang sangat kecil (<1%) dapat digunakan sebagai pengawet untuk berbagai bahan non pangan seperti pembersih rumah tangga, pelembut, lilin dan karpet. Kegunaan formalin lainnya adalah obat pembasmi hama untuk membunuh virus, bakteri, jamur, dan benalu yang efektif pada konsentrasi tinggi, bahan peledak dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan (Job Safety Analysis) JSA, pendekatan menggunakan analisa kualitatif deskriptif yaitu analisa mendalam terkait dengan fakta yang diteliti dan meluas. Job Safety Analysis (JSA) merupakan salah satu langkah utama dalam analisa bahaya dan kecelakaan dalam usaha menciptakan keselamatan kerja. Penilaian risiko yang diperoleh dari identifikasi bahaya adalah sebagai berikut: pada aktivitas produksi Urea Adhesive diperoleh 8 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kecelakaan kerja yang berada pada level low risk, 4 risiko kerja dengan level medium risk, dan 3 risiko kerja dengan level high risk. Pada aktivitas produksi Melamin Adhesive diperoleh 7 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kerja dengan level low risk, 4 risiko kerja dengan level medium risk, dan 2 risiko kerja dengan level high risk. Pada aktivitas produksi Phenol Adhesive ditemukan sebanyak 7 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kerja dengan level low risk risiko kecelakaan kerja 4 risiko kecelakaan kerja yang berada pada level medium risk dan 2 risiko kecelakaan kerja dengan level high risk.