cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
jprokep@centamaku.ac.id
Phone
+6285727119988
Journal Mail Official
jprokep@centamaku.ac.id
Editorial Address
Jalan Lingkar Kudus-Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27760065     DOI : https://doi.org/10.31596/jprokep
Core Subject : Health,
Nursing: including Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing
Articles 177 Documents
PENERAPAN HYPNOBREASTFEEDING TERHADAP KECEMASAN PADA IBU POSTPARTUM BLUES Fitriana, Vera; Meilina, Dita Susan
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i1.174

Abstract

ABSTRAK          Kejadian postpartum blues terus meningkat setiap tahunnya, Hal ini disebabkan karena hormonal yang drastis pasca melahirkan, mempengaruhi zat-zat kimia di otak yang mengatur mood, sehingga perasaan ibu menjadi terganggu sehingga bisa menyebabkan kecemasan. Kecemasan  apabila tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan berbagai masalah serius, antara lain yaitu ASInya tidak bisa keluar lancar, merasa gelisah.  Penatalaksanaan yang dilakukan untuk mengurangi dampak dari kecemasan maka perlu dilakukan tindakan hypnobreastfeeding yang baik. Dimana tindakan ini cukup efektif untuk menurunkan kecemasan pada pasien postpartum blues. Tujuan studi kasus ini yaitu untuk menggambarkan penerapan teknik relaksasi hypnobreastfeeding terhadap postpartum blues. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode deskriptif dengan evaluasi tindakan hypnobreastfeeding. Hasil setelah dilakukan terapi hypnobreastfeeding  dengan frekuensi 3x dalam sehari dengan durasi 10 – 30 menit  selama 3 hari didapatkan penurunan kecemasan  pada ke dua responden yaitu masing-masing 6. Kesimpulannya hypnobreastfeeding efektif dalam membantu menurunkan Kecemasan ibu postpartum blues.Kata kunci: Postpartum Blues, Kecemasan, Hypnobresfeeding
FAMILY CAREGIVER OF PALLIATIVE CARE PATIENT: LITERATURE REVIEW Listyarini, Anita Dyah; Nawanda, Amelia Nita; Musthofiah, Aviv Musthofiah
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v11i2.211

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Perawatan paliatif merupakan bentuk pelayanan yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Family Caregiver memiliki peran penting dalam memanajemen pasien dengan penyakit paliatif untuk mencapai kesembuhan. Jenis-jenis penyakit yang termasuk ke dalam golongan terminal antara lain kanker, penyakit degeneratif, paru obstruktif kronis, cystic fibrosis, stroke, parkinson, gagal jantung, penyakit genetika, serta penyakit infeksi seperti HIV/AIDS. Tujuan : Mengetahui aspek keperawatan paliatif komunitas yang berhubungan dengan pemberian Caregiver pada pasien dengan perawatan paliatif. Metode: Menganalisis artikel dan dilakukan penelusuran melalui google scholar, ResearchGate, PubMed dengan menggunakan kata kunci "Caregiver of paliative care patient", "Paliative care", "Caregiver", "Family Caregiver". Hasil: Pada penelitian ke 20 artikel, 10 artikel nasional dan 10 artikel internasional di atas menunjukkan beberapa aspek yang berhubungan dengan Caregiver pada pasien paliative care. Kesimpulan: Terbukti bahwa sebagian besar penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi wawancara, dengan responden diberikan lembar kuesioner.  Kata Kunci: Care Giver, Palliative Care, Pasien 
PENGARUH STRENGTHENING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI LUTUT PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS icca narayani Pramudaningsih; wahyu sarayosa rahmawati devi
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v4i2.50

Abstract

Abstract Knee osteoarthritis (OA) is a chronic knee joint disorder with knee joint damage, in the form of disintegration and bony edge growth (osteophytes) that cause pain in the knee. One of the non-pharmacological therapy that can reduce the intensity of pain is to do Strengthening Exercise The purpose of this study was to determine the effect of Strengthening Exercise in decreased knee pain intensity in Osteoarthritis patients This case study design is Quesy experiment using a control group design pre-post-test with a total sample of 46 people using total sampling technique, 23 intervention samples and 23 control samples. The results of this study were knee pain in the control group before and after without strengthening exercise average respondents experienced moderate knee pain as much as 17 people (73.9%) and Pain knee respondents in the intervention group before doing Strengthening Exercise average respondents had knee pain while as many as 17 people (73.9%) and after strengthening exercise the average respondents experienced mild joint pain as much as 16 people (69.6%). Based on the research, it can be concluded that there is a difference of knee pain in the intervention group with p value of 0.000 and the difference of knee pain in the control group with p value of 0.011 Keywords: Knee osteoarthritis, knee pain, strengthening exercise.  Intisari             Osteoarthritis (OA) lutut adalah gangguan sendi lutut yang bersifat kronis disertai kerusakan tulang sendi lutut, berupa disintegrasi dan pertumbuhan tepi tulang (osteofit) yang menyebabkan nyeri pada lutut. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat menurunkan intensitas nyeri adalah dengan melakukan Strengthening Exercise Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Strengthening Exercise dalam penurunan intensitas nyeri lutut pada penderita Osteoarthritis Rancangan studi kasus ini adalah Quesy eksperimen dengan menggunakan bentuk rancangan control group pre test-post test dengan jumlah sampel sebanyak 46 orang dengan menggunakan teknik total sampling, 23 sampel intervensi dan 23 sampel kontrol. Hasil dari penelitian ini adalah Nyeri lutut pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah tanpa melakukan strengthening exercise rata-rata responden mengalami nyeri lutut sedang sebanyak 17 orang (73.9%) dan Nyeri lutut responden pada kelompok intervensi sebelum melakukan Strengthening Exercise rata-rata responden mengalami nyeri lutut sedang sebanyak 17 orang (73.9%) dan sesudah melakukan strengthening exercise rata-rata responden mengalami nyeri sendi ringan sebanyak 16 orang (69.6%). Berdasarkan penelitian tersebut maka diperoleh kesimpulan bahwa Adanya perbedaan nyeri lutut pada kelompok intervensi dengan nilai p value sebesar 0.000 dan adanya perbedaan nyeri lutut pada kelompok kontrol dengan p value sebesar 0.011 Kata kunci : Osteoarthritis lutut, Nyeri lutut, strengthening exercise. 
Gambaran Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Dengan Nyeri Persalinan Kala I hirza ainin nur; Ika Salis Putri
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v6i1.64

Abstract

ABSTRAK Nyeri persalinan merupakan rasa sakit saat persalinan yang dimulai dari kala I persalinan. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan yaitu dengan teknik relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien dengan nyeri persalinan kala I. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif analitik. Populasi yang digunakan yaitu semua pasien inpartu kala I di ruang bersalin. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 6 informan. Pengambilan data dilakukan secara indept interview. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu uji kredibilitas, transferbilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Pengolahan data dengan mentranskripsikan seluruh data secara utuh berdasarkan topik dan direduksi dalam rangkuman. Hasil penelitian menyatakan bahwa gambaran pengetahuan pasien tentang penerapan teknik relaksasi nafas dalam dengan nyeri persalinan kala I masih sangat kurang., gambaran sikap pasien tentang penerapan teknik relaksasi nafas dalam dengan nyeri persalinan kala I mempunyai sikap yang mendukung dan mau menerapkan teknik relaksasi nafas dalam, gambaran pasien dalam praktik penerapan teknik relaksasi nafas dalam dengan nyeri persalinan kala I sudah diterapkan walaupun dalam penerapannya masih belum sesuai dengan SOP rumah sakit dan teori yang ada. Semua informan mengatakan penerapan teknik relaksasi nafas dalam berhasil untuk mengurangi nyeri persalinan kala I. Kata Kunci: Nyeri persalinan, Persalinan, Teknik Relaksasi Nafas Dalam ABSTRACT Labor pain is pain during labor that starts from the first stage of labor. One non-pharmacological management to reduce labor pain is deep breathing relaxation techniques. This study aims to describe the application of deep breathing relaxation techniques in patients with stage I labor pain. This study used a qualitative research with a descriptive analytic design. The population used was all inpartu patients in the delivery room. Sampling uses purposive sampling technique as many as 6 informants. Data collection is done by indept interview. The validity test of the data used were credibility, transferbility, dependability, and confirmability. Processing data by transcribing all data intact based on the topic and reduced in summary. The results of the study stated that the description of the patient's knowledge about the application of deep breathing relaxation techniques with first-time labor pain was still lacking, description of the patient's attitude about the application of deep breathing relaxation techniques with labor pain when they have an attitude that supports and wants to apply deep breathing relaxation techniques, description of patients in the practice of applying deep breath relaxation techniques to labor pain at the first stage has been applied even though the application is still not in accordance with the hospital SOP and the existing theory. All informants said the application of breath relaxation techniques was successful in reducing labor pain in the first stage.Keywords : Deep Breathing Relaxation Techniques,  Labor pain, Labor.
Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Dengan Campuran Garam Dan Serai Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Ismatul Uliya; Ambarwati Ambarwati
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v7i2.80

Abstract

ABSTRAK Kejadian hipertensi di wilayah kudus pada tahun 2013 sebesar 25,8% dan pada tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 34,1%, yang berarti dalam kurun waktu 5 tahun mengalami kenaikan sebesar 8,3%. Penatalaksanaan penderita hipertensi yaitu farmakologis dan non farmakologis, untuk mengurangi efek samping dari penggunaan bahan kimia berkepanjangan lebih  baik  menggunakan cara  non  farmakologis dengan  melakukan terapi  rendam  kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam dan serai, sehingga penulis tertarik untuk melakukan terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam dan serai untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan dari sudi kasus ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam dan serai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Kabupaten Kudus. Metode studi kasus ini adalah evaluasi tindakan rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam dan serai pada Ny. K dan Ny. R, data ini diperoleh dengan cara yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari studi kasus ini pada Ny. K sebelum dilakukan terapi tekanan darahnya 155/100 mmHg setelah dilakukan terapi menjadi 140/80 mmHg dan Ny. R sebelum dilakukan terapi tekanan darahnya 160/100 mmHg sesudah dilakukan terapi menjadi 135/90 mmHg. Ada pengaruh terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam dan serai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci: Garam dan Serai, Hipertensi, Terapi Rendam Kaki
HUBUNGAN PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP KH. ABDURRAHMAN WAHID RSI NU DEMAK Ana Fadilah; Dwi Laksono Yudho Priyanto
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v8i1.96

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan suatu kehandalan, respek dan tanggap akan kebutuhannya, pelayanan harus sesuai dengan kebutuhan mereka, diberikan dengan cara yang ramah pada waktu mereka berkunjung. Mutu pelayanan kesehatan adalah penampilan yang pantas dan sesuai standart suatu intervensi yang diketahui aman. Jenis penelitian ini yaitu korelasional analitik (eksplanatory reseach). Teknik sampling menggunakan teknik Probability sampling dengan metode Simple random sampling (sampel random sederhana). Populasi dalam penelitian ini adalah 59 pasien. Analisa kualitan pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien nilai p 0,000. Ada hubungan anta kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap KH. Abdurrahman Wahid RSI NU Demak.
Pemberian Massage Effleurage Menggunakan Minyak Aromaterapi Mawar terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri Vera Fitriana; Nanda Diah Sholekhat Wibowo
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v9i1.113

Abstract

Siklus menstruasi seperti dismenore primer merupakan gangguan ginekologi yang sering terjadi pada remaja perempuan. Dismenore primer adalah ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah yang menimbulkan nyeri akibat kram perut bagian bawah yang disebabkan kontraksi otot perut secara terus menerus. Angka kejadian dismenore primer di dunia dan di Indonesia cukup tinggi, menurut WHO dalam penelitian Sulistyorini rata-rata 16,8-81%, sedangkan di Indonesia sekitar 55% remaja yang mengalami dismenore primer. Dismenore harus segera ditangani agar tidak menjadi lebih buruk bagi remaja putri dan menimbulkan sulit berkonsentrasi karena ketidaknyamanan saat nyeri haid. Salah satu pengobatan non farmakologis adalah pemberian massage effleurage menggunakan minyak aromaterapi mawar. Tujuan untuk menggambarkan pemberian massage effleurage menggunakan minyak aromaterapi mawar terhadap penurunan skala nyeri dismenore primer pada remaja putri. Metode studi kasus yang digunakan adalah metode deskriptif adalah menggambarkan suatu hasil penelitian dalam kehidupan masyarakat secara spesifik. Subyek pada studi kasus adalah 2 remaja putri yang menderita dismenore primer. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terdapat pengaruh massage effleurage menggunakan minyak aromterapi mawar terhadap penurunan skala nyeri dismenore primer, skala nyeri pada responden 1 yaitu skala 6 menjadi skala 2, sedangkan nyeri responden 2 yaitu skala 6 menjadi skala 2. Kesimpulan pemberian massage effleurage menggunakan minyak aromaterapi mawar efektif dalam membantu menurunkan intensitas skala nyeri, hal ini ditandai dengan adanya penurunan skala nyeri dismenore primer pada kedua responden.
TERAPI RELAKSASI OTOT PROGESIF TERHADAP STRES PSIKOSOSIAL KELUARGA PASIEN COVID-19 Luluk Cahyanti; Vera Fitriana; Devi Setya Putri; Siska Putri Lusianti
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i1.139

Abstract

ABSTRAKCorona virus-19 (COVID-19) yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh corona virus baru yang dialami oleh individu yang terinfeksi virus COVID-19. Penyakit yang disebabkan virus corona atau dikenal COVID-19 adalah suatu jenis yang baru dan ditemukan diakhir tahun 2019 dan sebelum tidak pernah teridentifikasi menyerang manusia merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernafasan akut. Covid-19 mengakibatkan munculnya permasalahan secara fisik maupun psikologis, dampak secara psikologis salah satunya yang muncul adalah stress psikososial. stres psikososial dapat menimbulkan banyak keluhan, dalam keadaan akut dapat berupa bentuk kegelisahan, dalam bentuk kronis dapat berupa gangguan fisik maupun mental seperti depresi, kebosanan, kelelahan dan dapat menimbulkan kematian. Dalam menangani stress psikososial diperlukan terapi secara farmakologis dan non farmakologis.Terapi farmakologis yang diberikan berupa obat anti cemas axiolytic golongan benzodiazepine seperti diazepam, lorezepam, alprazolam dan anti depresi seperti fluoxetine, sertraline (Zoloft). Terapi non farmakologis yang dapat digunakan dalam menurunkan kecemasan adalah relaksasi nafas dalam, hipnosis lima jari dan relaksasi otot progresif. Salah satu terapi non farmakologis yang digunakan dalam menurunkan stress psikososial keluarga pasien covid-19 adalah terapi relaksasi otot progesif. Relaksasi otot progresif  adalah suatu keterampilan yang dapat dipelajari dan digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan ketegangan dan mengalami rasa nyaman tanpa tergantung pada hal/subjek diluar dirinya. Relaksasi otot progresif ini digunakan untuk melawan rasa cemas, stres, atau tegang. Tujuan pokok teknik relaksasi adalah untuk menahan terbentuknya respon stress psikososial terutama dalam sistem saraf dan hormon. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode deskriptif. Pada akhirnya teknik relaksasi dapat membantu  mencegah atau  meringankan gejala fisik akibat stres ketika tubuh bekerja berlebihan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.Kata kunci: Covid-19, Stres Psikososial, Relaksasi Otot Progesif
PEMBERIAN STRATEGI PELAKSANAAN PADA KLIEN GANGGUAN JIWA DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI RUANG CITRO ANGGODO RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG C. R Dewi Soekarno; I N Pramudaningsih
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v2i1.7

Abstract

Perilaku kekerasan merupakan suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik baik terhadap diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Hal ini terjadi karena klien tidak mampu mengungkapkan perasaan kesal atau marah yang konstruktif. Untuk mengurangi resiko masalah yang terjadi pada kasus perilaku kekerasan dapat dilakukan tindakan keperawatan dengan Strategi Pelaksanaan 1(SP1P) yaitu bina hubungan saling percaya dengan klien, setelah itu melatih cara untuk mencegah perilaku kekerasan dengan cara fisik I ’’tarik nafas dalam’’ karena dengan melakukan tarik nafas dalam merupakan latihan relaksasi progresif meliputi kombinasi latihan pernafasan yang terkontrol dan rangkaian kontraksi dan relaksasi kelompok otot, efek relaksasi antara lain terjadinya ketegangan ekspresi, hal inilah yang dapat menurunkan amarahnya. Setelah itu cara mengotrol marah dengan cara yang kedua yaitu melatih pasien ‘’pukul bantal’’ bertujuan untuk meluapkan perasaan marahnya dengan mengalihkan objek pada sebuah benda atau dalam hal ini bantal, pukul bantal bertujuan mengalihkan apa yang klien rasakan dengan perumpamaan, hal ini supaya tidak terjadi adanya resiko mencederai pada diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK DALAM PENURUNAN TINGKAT STRES PADA SISWA: STUDI LITERATUR Alvi Ratna Yuliana; Luluk Cahyanti; Vera Fitriana; Anggara Febrimilajianti
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Profesi Keperawatan (JPK)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v10i2.169

Abstract

ABSTRAKRemaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa yang meliputi perubahan biologis, psikologis dan sosial. Perubahan tersebut menjadi penyebab remaja mengalami stres, terutama pada remaja yang sedang dalam tahap belajar dan menghadapi ujian biasanya remaja akan mengalami stres yang tinggi. Tekanan yang di hadapi remaja saat menghadapi ujian biasa di sebut stres   akademik.   Stres   akademik   diidentifikasikan   dengan   banyak   tugas, kompetisi antar siswa, serta kegagalan menghadapi ujian. Dalam menurunkan tingkat stres akademik terdapat berbagai metode yang digunakan , salah satunya adalah terapi musik klasik. Musik klasik adalah musik yang komposisinya lahir dari budaya Eropa dan digolongkan melalui periodisasi tertentu. Terapi musik klasik mempunyai fungsi menenangkan pikiran dan sebagai pengontrol emosi, hal ini di karenakan musik klasik menghasilkan gelombang alfa serta gelombang beta dalam gendang telinga yang memberikan ketenangan, efek rileks, dan membuat otak menerima masukan baru. Terapi musik klasik juga berfungsi mengatur hormon-hormon yang berhubungan dengan stres. Tujuan penelitian ini sebagai gambaran studi literatur pengaruh terapi musik klasik dalam menurunkan tingkat stres pada siswa. Metode penelitian yang digunakan menggunakan studi literatur, yaitu metode pengummpulan data  yang di  ambil  dari  studi pustaka dengan  mencari  dan  mengumpulkan  data  sekunder  berdasarkan  beberapa artikel jurnal, buku, serta karya tulis ilmiah yang di publikasikan. Hasil yang di dapatkan dalam berbagai jurnal yang telah di analisa, di dapatkan bahwa terapi musik klasik dapat menurunkan tingkat stres pada siswa. Pemberian terapi musik klasik dengann durasi waktu 20 menit dalam jangka waktu 2 bulan menunjukan hasil yang signifikan menurunkan stres.Kata kunci: terapi music klasik, tingkat stres, remaja