cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Literasi Kesehatan: Edukasi “Bijak dalam Konsumsi Obat dan Makanan pada Anak” di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung Nadia Ushfuri Amini; Herni Kusriani; Entris Sutrisno; Fitriani Mardiana; Siti Rokmah; Sephia Indah Lutpiah; Selvi Restiani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1804

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan ibu-ibu Tim PKK dan Posyandu di Kecamatan Panyileukan Kota Bandung, terutama dalam penggunaan obat dan pemilihan makanan yang bijak untuk anak-anak. Program ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan kader Posyandu. Metode yang digunakan adalah workshop edukasi "Bijak Konsumsi Obat dan Makanan pada Anak", yang dilaksanakan secara luring dengan menggunakan media audio visual dan metode ceramah. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang literasi kesehatan. Sebelum edukasi, rata-rata skor pengetahuan mereka adalah 7.467 dengan total skor 224 poin. Setelah edukasi, rata-rata skor meningkat menjadi 8.433 dengan total skor 253 poin. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang penggunaan obat yang aman dan pemilihan makanan bergizi bagi anak-anak. Rekomendasi dari program ini adalah untuk melanjutkan kolaborasi dengan Kelurahan Cipadung Kidul, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan Puskesmas setempat untuk memperluas cakupan edukasi literasi kesehatan ke seluruh kelurahan di Kota Bandung. Selain itu, diharapkan edukasi literasi kesehatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan peningkatan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Health Literacy: Education "Wisely Consuming Medicine and Food for Children" in Panyileukan District, Bandung City This Community Service Program aims to enhance the health literacy of PKK (Family Welfare Movement) and Posyandu (Integrated Health Service Post) mothers in Panyileukan District, Bandung City, particularly regarding the wise use of medicine and food selection for children. The program involved 30 participants, comprising PKK mothers and Posyandu cadres. The method used was a workshop titled "Wise Consumption of Medicine and Food for Children," conducted offline using audio-visual media and lecture methods. The program results showed an improvement in participants' knowledge of health literacy. Before the education, their average knowledge score was 7.467 with a total score of 224 points. After the education, the average score increased to 8.433 with a total score of 253 points. This increase indicates that the education provided was effective in enhancing the participants' understanding of safe medication use and selecting nutritious food for children. The recommendation from this program is to continue collaboration with Cipadung Kidul Village, the Bandung City Health Office, and local health centers to expand the scope of health literacy education to all villages in Bandung City. Additionally, it is hoped that this health literacy education can be conducted continuously to ensure sustainable improvement in community health.
Mentoring Program Kemitraan Masyarakat: Pengembangan Usaha Pemanfaatan Kulit Daging Buah Naga Sebagai Pewarna Alami Dalam Lip Scrub dan Lip Balm Ni Putu Erna Surim Virnayanthi; Eliska Juliangkary; P. Wayan Arta Suyasa; I Wayan Indra Praekanata; Erlin Erlin; I Made Sutajaya; I Gusti Putu Sudiarta
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1807

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menitikberatkan pada "Pendampingan Siswa dalam Pengembangan Usaha Pemanfaatan Kulit Buah Naga Sebagai Pewarna Alami dalam Lip Scrub dan Lip Balm" dengan tujuan mengintegrasikan pendekatan multidisiplin dalam pembuatan produk kosmetik yang berkelanjutan. Program ini melibatkan 62 siswa dari SMKN 1 Mas Ubud serta mitra bisnis dari sektor terkait, yang kemudian dievaluasi keberhasilannya melalui jumlah mitra yang terlibat. Metodologi pelaksanaan program ini meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dimulai dengan sosialisasi program, dilanjutkan dengan pelatihan praktis dan teoretis tentang ekstraksi pewarna alami dan formulasi produk, serta diakhiri dengan evaluasi untuk mengukur pencapaian tujuan program. Hasil dari kegiatan ini mencakup pengembangan produk lip scrub dan lip balm bernama "Leora", menggunakan agen pewarna alami seperti ekstrak buah naga. Program ini menekankan pentingnya komponen alami dan organik dalam produk kosmetik, serta strategi pemasarannya. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan pengembangan infrastruktur, penguatan kerjasama antarpemangku kepentingan, dan model bisnis yang berfokus pada keberlanjutan untuk meningkatkan kapabilitas usaha kecil dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kesuksesan siswa dalam meraih juara di tingkat kabupaten dan provinsi menjadi bukti efektivitas PKM dalam mendorong inovasi berkelanjutan. Community Partnership Program: Business Development for Using Dragon Fruit Skin as a Natural Colorant in Lip Scrub and Lip Balm This Community Service Program (PKM) focuses on "Student Assistance in Developing a Business for Using Dragon Fruit Peel as a Natural Colorant in Lip Scrub and Lip Balm" with the aim of integrating a multidisciplinary approach in making sustainable cosmetic products. This program involved 62 students from SMKN 1 Mas Ubud as well as business partners from related sectors, whose success was then evaluated based on the number of partners involved. The methodology for implementing this program includes preparation, implementation and evaluation stages. Starting with program outreach, continued with practical and theoretical training on natural dye extraction and product formulation, and ending with an evaluation to measure the achievement of program objectives. The results of this activity include the development of a lip scrub and lip balm product called "Leora", using natural coloring agents such as dragon fruit extract. This program emphasizes the importance of natural and organic components in cosmetic products, as well as marketing strategies. Based on these results, it is recommended to develop infrastructure, strengthen cooperation between stakeholders, and business models that focus on sustainability to increase the capabilities of small businesses and support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The success of students in winning at the district and provincial levels is proof of the effectiveness of PKM in encouraging sustainable innovation
Optimalisasi Penggunaan Video Layanan Masyarakat Sebagai Inisiasi Awal Pemilih Pemula Ni Putu Angie Wiyanti Putri Wiyanti; Gusi Putu Lestara Permana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.1816

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik pemilih pemula di Desa Sanur Kauh melalui optimalisasi video layanan masyarakat (PSA). Mitra kegiatan adalah komunitas lokal desa, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat. Pelaksanaan program melibatkan perencanaan strategis, produksi PSA, distribusi melalui media sosial dan komunitas lokal, serta sosialisasi langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang proses pemilu, hak suara, dan partisipasi aktif, terutama di kalangan pemilih pemula. Pendekatan berbasis video efektif menjawab tantangan akses informasi formal. Kesimpulan program mengindikasikan keberhasilan pendekatan media visual yang kontekstual dalam meningkatkan partisipasi politik. Rekomendasi mencakup pengembangan konten yang lebih interaktif, distribusi yang luas, dan adaptasi program di wilayah lain untuk memperkuat demokrasi lokal dan nasional. Optimization of Public Service Video Usage as Initial Initiation for Beginners Voters This program aims to enhance the political awareness and participation of first-time voters in Sanur Kauh Village by optimizing public service announcement (PSA) videos. The program's partners include the local community, village government, and community leaders. Implementation involved strategic planning, PSA production, distribution through social media and local communities, and direct outreach. Results showed significant improvement in the community's understanding of election processes, voting rights, and active participation, particularly among first-time voters. The video-based approach effectively addressed challenges in accessing formal political education. The program's conclusion highlights the success of contextual visual media in increasing political engagement. Recommendations include developing more interactive content, expanding distribution, and adapting the program to other regions to strengthen local and national democracy.
Praktek Manajemen Persediaan dan Laporan Keuangan Level 2 pada UKM Binaan Perum Peruri Rilla Gantino; Ritta Setiyati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1841

Abstract

Pelatihan manajemen persediaan dan laporan keuangan level 2 bertujuan agar pelaku usaha UKM mampu merencanakan pembelian bahan /pembelian persediaan barang/perlengkapan supaya efisien dan efektif serta menghasilkan laporan keuangan yang benar.  Persediaan perlu direncanakan dan dikendalikan karena persediaan yang terlalu banyak akan membutuhkan biaya simpan dan akan mempengaruhi besaran utang serta cashflow perusahaan. Selain pengelolaan persediaan, perusahaan juga memerlukan laporan keuangan.  Perum Peruri memberikan kesempatan kepada pelaku UKM melalui pelatihan dan praktek pelaporan keuangan. Pelaksanaan pelatihan pelaporan keuangan level 2 diperuntukkan untuk peserta yang sudah melaksanakan pelatihan pelaporan keuangan sebelumnya. Perum Peruri juga menambahkan materi manajemen persediaan pada kegiatan ini. Adapun jumlah peserta yang mengikuti pelatihan manajemen persediaan 20 peserta dan 15 peserta untuk  pelaporan keuangan.  Pelatihan ini  dikoordinir oleh PT. Sinergy Artha Pinasthika. Metode pelaksanaan kegiatan melalui  presentasi materi oleh fasilitator kemudian peserta wajib mengerjakan tugas berupa menghitung besaran pembelian yang ekonomis untuk setiap kali melakukan pembelian.   Melalui pelatihan manajemen persediaan, 15 pelaku UKM  berhasil menghitung EOQ untuk persediaan dari kegiatan usahanya sedangkan 5 lainnya masih perlu perbaikan. Selanjutnya 7 Peserta  pelatihan pelaporan keuangan telah berhasil membuat neraca dan laba rugi dari kegiatan usahanya, sisanya masih perlu dilakukan pembinaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil tersebut, perlu kiranya kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk pelaku UKM  binaan lainnya. Inventory Management Practices and Level 2 Financial Reports in UKM under the guidance of Perum Peruri Inventory management and financial reporting level 2 training aims to enable SME entrepreneurs to plan the purchase of materials/ goods so that they are efficient and effective and generate correct financial reports. Inventory planning will reduce storage costs and the amount of debt as well as the company's cash flow. Apart from inventory management, companies also need financial reports. Level 2 financial reporting training is intended for participants who have carried out previous financial reporting training. Perum Peruri provides training and financial reporting practices and  added inventory management material to this activity. The number of inventory management training participants was 20 participants and 15 participants for financial reporting. This training is coordinated by PT. Synergy Artha Pinasthika. The activity is carried out through a presentation of material by the facilitator, then participants are required to complete the task of calculating the economical purchase amount. Through inventory management training, 15 SMEs succeeded in calculating EOQ for inventory from their business activities, while 5 others still needed improvement. Furthermore, 7 financial reporting training participants have succeeded in making balance sheets and profit and loss from their business activities, the rest still need further training. Based on these results, it is necessary that activities like this continue to be carried out for other assisted UKM  
Pelatihan dan Strategi Penjualan Olahan Kelapa dalam Bentuk Keripik Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Di Desa Semparu Ridho Rafqi Ilhamalimy; Fermatika Oktavia Hanna; Afrida Nurchasanah; I Ketut Kusuma Wijaya; Sari Kartika Ningrum
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1845

Abstract

Pengabdian Masyarakat didesa Semaparu bertujuan untuk Masyarakat dapat memahami materi tentang pengelolahan buah kelapa dalam bentuk keripik dan Masyarakat dpat memahami tentang strategi pemasaran keripik kelapa. Kegiatan ini dihadiri oleh staf dan PKK desa Semaparu berjumlah 20 peserta. Metode pelaksaan dalam pengabdian Masyarakat ini adalah metode ceramah/tutorial dan praktik.  Hasil yang didapat dari pengadian Masyarakat di desa Semaparu yaitu strategi pemasaraan dapat membantu Masyarakat untuk memasarkan produknya dnegna benar dan mendapatkan keuntungan dari hasi produknya, dan Masyarakat mendapatkan peningkatkan keterampilan dari pelatiahan pengolahan olahan kelapa serta membantu perekonomian keluarga. Berdasarkan hasil pengadian diharapakan Masyarakat dapat tetap melanjutkan kegiatan-kegiatan dengan menggunakan inovasi baru dan dapat membangun brand image dari produk keripik kelapa.  Training and Sales Strategy for Processed Coconut in the Form of Chips in an Effort to Increase Family Income in Semparu Village  This Community Service in Semaparu village aims for the community to understand material about processing coconuts in the form of chips and the community to understand marketing strategies for coconut chips. This activity was attended by village staff and the Semaparu village PKK totaling 20 participants. The implementation method in community service is the lecture/tutorial and practical method. The results obtained from community service in Semaparu village are that marketing strategies can help the community to market their products correctly and gain profits from the results of their products, and the community can improve their skills from training in coconut processing and help the family economy. Based on the results of the trial, it is hoped that the community can continue activities using new innovations and can build a brand image of coconut chips products
Implementasi Program Pesantren Ramadhan dalam Mengembangkan Karakter Islami Siswa di Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia Muhammad Kurnia Rahman Abadi; Wahyu Septrianto; Muhammad WIsnu Bilqisth; Luay Najmal Falah; Ryan Ayasi; Muhammad Ali Akbar
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1850

Abstract

Pengabdian ini berfokus pada peranan penting dari kegiatan perantren Ramadhan dalam mengembangkan karakter Islami di kalangan peserta didik di sanggar bimbingan yang berlokasi di Kampung Baru, Kuala Lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kegiatan perantren Ramadhan dalam membina karakter Islami pada peserta didik di sanggar tersebut. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan peserta didik serta pengajar yang terlibat dalam perantren Ramadhan. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa kegiatan perantren Ramadhan memegang peranan vital dalam pembentukan karakter Islami peserta didik. Ini termasuk peningkatan pemahaman mengenai prinsip-prinsip Islam, pengembangan ketakwaan kepada Allah, dan penguatan nilai-nilai moral seperti kesabaran, keikhlasan, dan ukhuwah islamiyah. Implementation of the Ramadan Islamic Boarding School Program in Developing Students' Islamic Character at Kampung Baru Guidance Studio Malaysia This research focuses on the important role of perantren Ramadhan activities in developing Islamic character among learners in a guidance center located in Kampung Baru, Kuala Lumpur. This study aims to explore the effectiveness of perantren Ramadhan activities in fostering Islamic character in learners at the center. The methodology used is descriptive, with data collection through observation and interviews with learners and teachers involved in perantren Ramadhan. The findings of this study show that perantren Ramadhan activities play a vital role in the formation of learners' Islamic character. This includes increased understanding of Islamic principles, development of piety towards Allah, and strengthening moral values such as patience, sincerity, and collaboration.  
Pembentukan dan Pelatihan Kader Kesehatan Reproduksi Remaja di Kelurahan Serangan Ni Luh Putu Sri Erawati; Lely Cintari; Gusti Ayu Eka Utarini; Listina Ade Widya Ningtyas
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1852

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membentuk dan meningkatkan pengetahuan calon kader Posyandu Remaja di Kelurahan Serangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, demonstrasi, dan redemonstrasi. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah UPTD Puskesmas III Kecamatan Denpasar Selatan, Kelurahan Serangan, dan komunitas remaja setempat. Jumlah mitra yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 47 orang, terdiri dari 33 remaja dan 14 kader kesehatan Posyandu Balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan skor pretest rata-rata sebesar 52,76 dan posttest rata-rata sebesar 75,53. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan calon kader tentang Posyandu Remaja. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah memberikan pendampingan berkelanjutan oleh tenaga kesehatan dan dukungan dana dari pemerintah melalui APBD untuk memastikan keberlangsungan dan efektivitas kegiatan Posyandu Remaja. Formation and Training of Adolescent Reproductive Health Cadres in Serangan Subdistrict The objective of this community service activity is to establish and enhance the knowledge of prospective adolescent integrated health post (Posyandu Remaja) cadres in Serangan Subdistrict. The methods used in this activity include lectures, demonstrations, and re-demonstrations. The partners involved in this activity are UPTD Puskesmas III of South Denpasar District, Serangan Subdistrict, and the local youth community. A total of 47 participants took part in this activity, consisting of 33 adolescents and 14 child health post (Posyandu Balita) cadres. The results showed a significant increase in knowledge, with an average pre-test score of 52.76 and an average post-test score of 75.53. The conclusion from this activity is that the training successfully increased the knowledge of prospective cadres about Posyandu Remaja. Recommendations for future activities include ongoing support from healthcare workers and financial support from the government through the regional budget (APBD) to ensure the sustainability and effectiveness of Posyandu Remaja activities.
IPTEK Potensi Kewirausahaan Berbasis Inovasi pada Kelompok Ibu-ibu PKK Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa Merak Balaraja Tangerang Ari Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas; Eka Bertuah; Raden Ayu Nurlinda; Ummanah Ummanah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1856

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini diinisiasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Merak, Balaraja, Tangerang melalui pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi di kalangan Ibu-ibu PKK. Tujuan utama program ini adalah melatih mereka dalam pengelolaan keuangan sederhana, pemasaran digital, dan inovasi produk. Dengan menggunakan metode observasi partisipatif, para pengamat terlibat langsung dalam aktivitas kelompok PKK, memungkinkan penelitian yang lebih mendalam melalui interaksi dan wawancara langsung. Selain itu, analisis dokumentasi dilakukan untuk memperdalam pemahaman tentang potensi dan kondisi ekonomi kelompok.Program berlangsung dari Juli hingga Desember 2023, dengan harapan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang manajemen keuangan, strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar, serta pengembangan produk yang inovatif. Melalui diskusi dan pemaparan, partisipan diajarkan untuk mengimplementasikan pengetahuan ini dalam produk mereka, meningkatkan daya saing dan nilai tambah. Keikutsertaan dan penerapan ilmu yang diperoleh menunjukkan partisipasi aktif dan kemampuan adaptasi peserta. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan individu tetapi juga memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan ekonomi dan kemandirian masyarakat desa Merak, Balaraja. Ini menandai langkah penting dalam upaya menguatkan kemandirian dan kapasitas ekonomi lokal melalui pendekatan inovatif dan praktis. Science and Technology for Innovation-Based Entrepreneurship Potential in the PKK Women's Group as an Effort to Enhance the Economic Welfare of Merak Village, Balaraja, Tangerang This community service program was initiated to enhance the economy of Merak Village, Balaraja, Tangerang by developing innovation-based entrepreneurship among the women of the PKK group. The main objective of this program is to train them in simple financial management, digital marketing, and product innovation. Using participatory observation methods, observers are directly involved in the PKK group's activities, allowing for in-depth research through direct interactions and interviews. Additionally, documentary analysis is conducted to deepen understanding of the group's economic potential and conditions.The program runs from July to December 2023, with the hope of providing a better understanding of financial management, digital marketing strategies to expand market reach, and the development of innovative products. Through discussions and presentations, participants are taught to implement this knowledge in their products, enhancing competitiveness and added value. Participation and the application of acquired knowledge demonstrate active involvement and adaptability of the participants. It is hoped that this activity not only improves individual skills but also has a significant impact on the economic welfare and independence of the village community of Merak, Balaraja. This marks an important step in efforts to strengthen local economic independence and capacity through innovative and practical approaches.
Entrepreneurship Training for Housewives to Improve the Family Economy in Semparu Kopang Village, Central Lombok Supratman Supratman; Baiq Herdina Septika; Tama Krisnahadi; Sri Sukarni; Yayang Erry Wulandari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1857

Abstract

Entrepreneurship training in Semparu Village, Kopang, Central Lombok, aims to enhance family economies through the empowerment of housewives. This activity involves 20 housewives as direct partners. The implementation method includes preparation and execution phases, where materials are delivered through lectures and question-and-answer sessions to improve understanding of entrepreneurship. The training results show an increase in understanding of business management and practical skills, particularly in the production of papaya crisps, which demonstrate good market potential. Participants, who previously had little economic activity, now have the skills to start their own businesses, create job opportunities, and support community independence and empowerment. Recommendations for the future include ongoing monitoring and mentoring to ensure the application of the knowledge gained in facing business challenges. Additionally, it is recommended to expand similar training to other villages in Central Lombok to increase the broader economic impact. This activity not only facilitates short-term solutions through training but also lays the groundwork for sustainable development that supports economic independence and empowerment in Semparu Village.
Pelatihan Perencanaan Bisnis UMKM Di Gunungpring Yacobo P Sijabat; Heni Hirawati; Clarisa Alfa Lionora
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i1.1866

Abstract

Abstrak Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penyusunan rencana bisnis bagi pelaku UMKM di Desa Gunungpring. Dalam konteks ini, program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap tantangan bisnis yang dihadapi oleh UMKM Gunungpring, tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya merencanakan bisnis secara sistematis. Pemahaman yang komprehensif dan mudah dipahami akan menjadi landasan bagi pelaku bisnis untuk mempertahankan dan meningkatkan usaha mereka. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Desa Gunungpring, seperti penurunan omset dan kurangnya perencanaan yang terstruktur, menjadi motivasi utama di balik pelaksanaan program ini. Permasalahan tersebut sering kali dipicu oleh ketidakmampuan dalam menyusun rencana bisnis yang lengkap. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterampilan dalam menuangkan rencana usaha ke dalam bentuk tertulis, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang tersedia. Untuk mengatasi tantangan ini, Program Kemitraan Masyarakat mengusung pendekatan pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan keterampilan menyusun rencana bisnis yang sederhana namun efektif. Implementasi PKM akan dilakukan melalui serangkaian kegiatan, termasuk sosialisasi, edukasi, dan pelatihan. UMKM Business Planning Training in Gunungpring  The Community Partnership Program (PKM) aims to highlight the importance of preparing business plans for MSMEs in Gunungpring Village. In this context, this program not only provides solutions to the business challenges faced by Gunungpring MSMEs, but also provides an in-depth understanding of the importance of planning business systematically. A comprehensive and easy-to-understand understanding will be the basis for business people to maintain and improve their business. The main problems faced by MSMEs in Gunungpring Village, such as decreasing turnover and lack of structured planning, are the main motivation behind implementing this program. These problems are often triggered by the inability to prepare a complete business plan. This is caused by a lack of skills in putting business plans into written form, which in turn is influenced by the limited knowledge and skills of available human resources. To overcome this challenge, the Community Partnership Program carries out a training and mentoring approach which aims to equip MSMEs with the skills to prepare simple but effective business plans. PKM implementation will be carried out through a series of activities, including outreach, education and training.