cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Usaha Penurunan Angka Penderita Demam Berdarah melalui Peran Aktif Siswa SMPN 8 Kubu Raya Sukal Minsas; Syarif Irwan Nurdiansyah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1941

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, menjadi ancaman serius di banyak negara tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Edukasi pencegahan DBD pada anak sekolah di wilayah Kalimantan Barat menjadi krusial mengingat tingginya angka infeksi di kalangan anak-anak dan dampaknya terhadap kesehatan serta aktivitas belajar mereka. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik SMPN 8 Kubu Raya tentang penyakit DBD meliputi pola penyebaran, gejala dan pencegahan serta pengobatannya. Kegiatan diikuti oleh 20 orang siswa, dilaksanakan dengan metode ceramah edukatif dan pengenalan tanaman zodia, lavender dan sereh wangi yang dapat digunakan dalam pencegahan penyakit DBD. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada peserta kegiatan. Diharapkan program edukasi pada anak usia sekolahj dapat dilakukan secara periodik untuk meningkatkan kesadaran anak-anak, mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan di rumah dan lingkungan sekitar. Reducing the Number of Dengue Fever Sufferers through the Active Role of Students at SMPN 8 Kubu Raya Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito, is a serious threat in many tropical and subtropical countries, including Indonesia. Education on dengue prevention among school children in the West Kalimantan region is crucial considering the high number of infections among children and the impact on their health and learning activities. The aim of this Community Service (PKM) activity is to increase the knowledge of SMPN 8 Kubu Raya students about dengue fever including spread patterns, symptoms and prevention and treatment. The activity was attended by 20 students, carried out using an educational lecture method and an introduction to the zodiac plant, lavender and citronella which can be used to prevent dengue fever. The evaluation results showed an increase in knowledge among activity participants. It is hoped that educational programs for school-age children can be carried out periodically to increase children's awareness, encouraging them to become agents of change at home and in the surrounding environment.
Edukasi dan Giat Mengolah Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) di Desa Mekar Baru Asri Mulya Ashari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1945

Abstract

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan menyusui dalam menyiapkan MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) yang bergizi, aman, dan sesuai dengan kebutuhan gizi bayi. Mitra program ini adalah Posyandu Mekar Baru, yang terletak di Desa Mekar Baru. Jumlah peserta yang terlibat dalam program ini adalah 20 orang, terdiri dari 15 ibu menyusui dan 5 ibu hamil. Metode pelaksanaan program ini meliputi ceramah edukatif selama 45 menit, praktek mengolah MPASI selama 1 jam, dan sesi diskusi selama 15 menit. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya MPASI, cara memilih bahan makanan yang bergizi, serta teknik pengolahan MPASI yang aman dan sesuai dengan tahapan perkembangan bayi. Selain itu, peserta juga diajarkan cara mengolah MPASI menggunakan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan terjangkau. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai MPASI. Sebelum program, hanya 20% peserta yang memahami pentingnya membedakan MPASI berdasarkan usia bayi, namun setelah program, pemahaman ini meningkat menjadi 100%. Rekomendasi dari program ini adalah perlunya pelaksanaan program edukasi serupa secara berkelanjutan di Posyandu Mekar Baru dan desa lainnya untuk memastikan peningkatan status gizi dan kesehatan anak-anak secara menyeluruh. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama dalam hal mengakhiri kelaparan dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Education and Active Processing of Complementary Foods for Breast Milk (MPASI) in Mekar Baru Village The aim of this program is to increase the knowledge and skills of pregnant and breastfeeding mothers in preparing MPASI (complementary foods for breast milk) that are nutritious, safe and in accordance with the baby's nutritional needs. The partner of this program is Posyandu Mekar Baru, which is located in Mekar Baru Village. The number of participants involved in this program was 20 people, consisting of 15 breastfeeding mothers and 5 pregnant women. The method for implementing this program includes an educational lecture for 45 minutes, practice processing MPASI for 1 hour, and a discussion session for 15 minutes. The material presented includes the importance of MPASI, how to choose nutritious food ingredients, as well as techniques for processing MPASI that are safe and appropriate to the baby's development stages. Apart from that, participants are also taught how to process MPASI using local food ingredients that are easy to obtain and affordable. The results of this program show a significant increase in participants' knowledge and skills regarding MPASI. Before the program, only 20% of participants understood the importance of differentiating MPASI based on the baby's age, but after the program, this understanding increased to 100%. The recommendation from this program is the need to implement similar educational programs on an ongoing basis in Posyandu Mekar Baru and other villages to ensure that children's overall nutritional and health status improves. This program also supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), especially in terms of ending hunger and improving people's health and welfare.
Edukasi Kesadaran Hukum Masyarakat Desa Tebang Kacang dalam Pencegahan Kebakaran Lahan Muhammar Tahir; Rita Kurnia Apindiati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.1946

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Desa Tebang Kacang dalam pencegahan kebakaran lahan, dengan fokus pada pemahaman hukum terkait pembukaan lahan serta tanggung jawab kolektif dalam menjaga lingkungan. Mitra program adalah masyarakat setempat yang sebagian besar merupakan petani, dengan 20 peserta aktif yang dipilih untuk mewakili komunitas. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif, diskusi partisipatif, simulasi pencegahan kebakaran lahan, dan studi kasus berbasis kejadian lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum, dari rata-rata 38% sebelum kegiatan menjadi 96% setelahnya, dengan nilai N-Gain 0,94. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi hukum yang komprehensif dapat secara efektif meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Rekomendasi meliputi integrasi teknologi digital dalam edukasi dan pelibatan aktif masyarakat dalam pelaporan aktivitas ilegal untuk pencegahan kebakaran yang berkelanjutan.   Educate the Legal Awareness of the Tebang Kacang Village Community in Preventing Land Fires  This activity aimed to enhance the legal awareness of Tebang Kacang Village residents in preventing land fires, focusing on understanding laws related to land clearing and fostering collective responsibility for environmental preservation. The program partnered with local farmers, involving 20 active participants representing the community. The implementation methods included educational lectures, participatory discussions, fire prevention simulations, and case studies based on local incidents. Evaluation was conducted through pre-test and post-test assessments to measure participants' understanding before and after the activity. Results showed a significant improvement in legal awareness, with the average understanding rising from 38% pre-activity to 96% post-activity, achieving an N-Gain score of 0.94. The activity concluded that comprehensive legal education effectively increases community legal awareness. Recommendations include integrating digital technology into education efforts and actively involving the community in reporting illegal activities for sustainable fire prevention efforts.  
Edukasi Swamedikasi yang Rasional pada Masyarakat Wilayah Pesisir Kakap Kalimantan Barat Warsidah Warsidah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1947

Abstract

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pesisir Sungai Kakap tentang swamedikasi yang rasional guna mencapai efektivitas pengobatan yang aman dan tepat. Program ini melibatkan 15 mitra yang terdiri dari ibu muda dan remaja. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah dan pemutaran video edukatif yang dilakukan di rumah penduduk setempat. Evaluasi dilakukan melalui angket sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pentingnya membaca label obat, risiko penggunaan obat dalam jangka panjang, dan bahaya penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Sebelum edukasi, hanya 10% peserta yang memahami pentingnya membaca label obat, namun setelah edukasi, angka ini meningkat menjadi 80%. Pemahaman tentang risiko penggunaan obat dalam jangka panjang meningkat dari 40% menjadi 90%, dan pemahaman tentang bahaya penggunaan antibiotik tanpa resep dokter meningkat dari 30% menjadi 100%. Rekomendasi dari program ini adalah perlunya edukasi yang berkelanjutan dan komprehensif untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Pemerintah dan organisasi kesehatan perlu mendukung inisiatif ini dengan menyediakan sumber daya informasi yang mudah diakses dan dipahami. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan swamedikasi dengan lebih aman dan efektif, mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang kesehatan dan pendidikan. Rational Self-Medication Education in the Communities of the West Kalimantan Kakap  Coastal Area The objective of this program is to enhance the knowledge of the coastal community of Sungai Kakap on rational self-medication to achieve safe and effective treatment. The program involved 15 partners, comprising young mothers and teenagers. The implementation method included lectures and educational videos conducted at local residents' homes. Evaluation was carried out through questionnaires administered before and after the program to measure changes in participants' knowledge. The results showed a significant increase in participants' understanding of the importance of reading medication labels, the risks of long-term medication use, and the dangers of using antibiotics without a doctor's prescription. Before the education, only 10% of participants understood the importance of reading medication labels, but after the education, this figure rose to 80%. Understanding of the risks associated with long-term medication use increased from 40% to 90%, and understanding of the dangers of using antibiotics without a prescription increased from 30% to 100%. The program recommends ongoing and comprehensive education to improve health literacy in the community. Government and health organizations need to support this initiative by providing accessible and easily understood information resources. This will enable the community to practice safer and more effective self-medication, supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) in health and education.  
Pelatihan Pembelajaran Interaktif Berbasis Video (H5P) untuk Penguatan Pelajar Pancasila SMP An-Najiyah An Nuril Maulida Fauziah; Tutut Nurita; Muhammad Arif Mahdiannur; Dyah Astriani; Mochammad Zumar Firdaus Ermawan; Fatimatuz Zahro
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan guru SMP An-Najiyah dalam menggunakan teknologi video H5P untuk mendukung pembelajaran interaktif, khususnya dalam memperkuat profil pelajar Pancasila. Mitra dalam penelitian ini adalah guru SMP An-Najiyah dengan jumlah partisipan sekitar 20 orang. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan, serta evaluasi pasca pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait pemanfaatan teknologi H5P, dengan mayoritas peserta (90%) merasa materi sangat relevan dengan kebutuhan mereka. Berdasarkan hasil tersebut, kami merekomendasikan peningkatan frekuensi dan sumber daya pelatihan serupa untuk memperluas manfaatnya kepada lebih banyak guru, serta integrasi teknologi pembelajaran ini dalam kurikulum sekolah secara reguler untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Video-Based Interactive Learning Training (H5P) for Strengthening Pancasila Students of An-Najiyah Junior High School This study aimed to enhance the skills of teachers at SMP An-Najiyah in utilizing H5P video technology to support interactive learning, specifically to strengthen the Pancasila student profile. The partners in this research were teachers from SMP An-Najiyah with approximately 20 participants involved. The method used was Participatory Rural Appraisal (PRA), which included stages of preparation, training implementation and mentoring, and post-training evaluation. The results indicated a significant improvement in the teachers' understanding and skills regarding the use of H5P technology, with the majority of participants (90%) feeling that the material was highly relevant to their needs. Based on these findings, we recommend increasing the frequency and resources of similar training sessions to extend their benefits to more teachers, and integrating this learning technology into the school curriculum regularly to enhance educational quality.
Sosialisasi Proses Produk Halal dan Aspek Kemanan UMKM Ikan Bakar Baiq Mirawati; Nova Kurnia; Muhali Muhali; Taufik Samsuri; Muhamad Ikhsan; Aminullah Aminullah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1966

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengusaha UMKM dalam mengelola aspek halal dan keamanan pangan. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah UMKM Ikan Bakar di Rukun Tetangga 06, Perumahan Lingkar Permai, dengan jumlah mitra yang terlibat sebanyak 10 orang. Metode Pelaksanaan PKM ini adalah Participatory Rapid Appraisal (PRA) atau penilaian secara partisipatif dan Participatory Learning and Action (PLA) atau proses belajar/praktik secara partisipatif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasakan manfaat signifikan dari pelatihan yang diberikan. Sebanyak 95% responden sangat setuju bahwa materi pelatihan sangat bermanfaat dan relevan bagi usaha mereka, sementara 5% lainnya setuju. Selain itu, pelatihan ini membantu para peserta memahami proses produk halal secara mendalam dengan 90% responden sangat setuju dan 10% lainnya setuju. Setelah mengikuti pelatihan, 85% peserta merasa lebih siap untuk menerapkan aspek keamanan dalam pengolahan ikan bakar. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelatihan lanjutan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan pengusaha UMKM dalam aspek halal dan keamanan pangan. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal dan nasional serta membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Socialization of the Halal Product Process and Financial Aspects of Grilled Fish UMKM The objective of this Community Service Activity (PKM) was to enhance the knowledge and understanding of SMEs entrepreneurs in managing halal and food safety aspects. The partners involved in this activity were 10 SMEs specializing in grilled fish, located in Neighborhood Association 06, Lingkar Permai Housing. The PKM implementation method used Participatory Rapid Appraisal (PRA) and Participatory Learning and Action (PLA) approaches. The results indicated that the majority of participants experienced significant benefits from the training provided. Specifically, 95% of respondents strongly agreed that the training material was highly beneficial and relevant to their businesses, while the remaining 5% agreed. Moreover, the training helped participants gain an in-depth understanding of halal product processes, with 90% strongly agreeing and 10% agreeing. After the training, 85% of participants felt more prepared to implement safety aspects in their grilled fish processing. The recommendations from this activity include the necessity for further training to deepen the knowledge and skills of SMEs entrepreneurs in halal and food safety aspects. It is hoped that this program will enhance the competitiveness of SMEs in local and national markets and build consumer trust in the products produced
Pendampingan Penyusunan Instrumen Tes Numerasi Siswa Berbasis Gamifikasi Sebagai Strategi Penguatan Literasi Digital Guru Fitri April Yanti; Rendy Wikrama Wardana; Dina Apriyanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1977

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan keterampilan dasar yang dibutuhkan siswa. Kemampuan numerasi digunakan siswa dalam segala aspek kehidupan terutama. Numerasi dapat diajarkan  melalui pembelajaran IPA. Sehingga, guru IPA perlu menyusun dan membuat instrumen tes numerasi siswa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan penyusunan instrumen tes numerasi siswa berbasis gamifikasi sebagai strategi penguatan literasi digital bagi guru IPA MGMP Kabupaten Kaur, Bengkulu. Peserta kegiatan terdiri dari 25 guru MGMP IPA di Kabupaten Kaur, Bengkulu. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi. Interumen yang digunakan berupa lembar angket untuk mengukur kemampuan literasi digital guru. Target capaian kegiatan ini adalah 75% peserta menyatakan setuju terhadap kemampuan literasi digital guru setelah pelatihan. Hasilnya bahwa 85% guru setuju bahwa mereka telah mampu menggunakan teknologi seperti: menginstal, menyimpan file, mengunduh video, mencari referensi secara online, dan melakukan inovasi pengajaran dengan teknologi. Keberlanjutan kegiatan pengabdian ini sangat diharapkan, terutama pada pelatihan remidiasi dan pengayaan terhadap hasil pengerjaan tes numerasi tersebut. Assistance in Preparing Gamification-Based Student Numeracy Test Instruments as a Strategy to Strengthen Teachers' Digital Literacy  Numeracy ability is a basic skill that is needed and must be possessed in the 21st century in all aspects of life, especially in science learning. So, compiling and making numeracy instruments is something that science teachers need to do. The aim of this community service activity is to assist in the preparation of gamification-based student numeracy test instruments as a strategy to strengthen digital literacy for MGMP science teachers in Kaur Regency, Bengkulu. The activity participants consisted of 25 MGMP science teachers in Kaur Regency, Bengkulu. The methods used are lecture, discussion, question and answer, and demonstration methods. The intervention used was a questionnaire to measure teachers' digital literacy skills. The target achievement for this activity is that 75% of participants agree with the teacher's digital literacy skills after the training. The result was that 85% of teachers agreed that they had been able to use technology in ways such as installing, saving files, downloading videos, searching for references online, and carrying out teaching innovations with technology. The continuation of this service activity is highly hoped for, especially in remediation training and enrichment of the results of the numeracy test.
Peningkatan Keunggulan Kompetitif UMKM Toko AMMA Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Laporan Keuangan Suhita Whini Setyahuni; Linda Ayu Oktoriza; Nanda Adhi Purusa; Mahmud Mahmud
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1996

Abstract

Keunggulan kompetitif entitas bisnis dapat dicapai melalui tata kelola manajemen yang baik, penguatan nilai produk, dan strategi pemasaran yang tepat. Pelatihan penyusunan laporan keuangan dan digital marketing didesain untuk tujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam bidang akuntansi dan pemasaran. Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang peserta yang berasal dari UMKM Toko AMMA di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah focus group discussion (FGD) dan learning by practice. Bentuk pelatihan berupa papara materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim pengabdian FEB UDINUS. Kegiatan pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan mitra dalam penguasaan penyusunan laporan keuangan dan keterampilan strategi digital marketing yang diukur dari peningkatan skor pre test dari rata-rata skor 67,7 menjadi 92,6 pada nilai post-test. Penguasaan mitra di bidang marketing meliputi penguasaan teknik pengambilan foto dan video serta teknik live pada marketplace. Enhancing The MSME’s Competitive Advantage Through Digital Marketing and Financial Report Workshop Competitive advantage of business entities can be achieved through good management, strengthening product value, and efficient marketing strategy. Training on preparing financial reports and digital marketing is designed with the aim of improving partners' abilities in the fields of accounting and marketing. This training was attended by 10 participants from the MSME AMMA Store in Semarang City. This training is a form of community service, which conducted through learning by practice method. The training itself is provided in two ways, first is oral presentation by team and followed by direct practice on preparing financial report and digital marketing technique. This training activity enhanced the participants skills in preparing of financial reports and digital marketing strategy skills as measured by an increase in pre-test scores from an average score of 67.7 to 92.6 in post-test scores. Participants skills on photo and video taking techniques improved as well as live techniques on the marketplace.
Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Kusniyati Utami; Haryani Haryani; Melati Inayati Albayani; Agus Supinganto
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2003

Abstract

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia serta mengidentifikasi status gizi dan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD). Mitra program ini adalah Posyandu Bukit Tinggi di desa Bukit Tinggi, Lombok Barat, dengan partisipasi 46 remaja putri. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif selama 45 menit dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) selama 60 menit. Materi edukasi mencakup definisi anemia, penyebab, tanda dan gejala, serta pencegahan dan perawatan anemia. Pengukuran IMT dilakukan dengan menimbang berat badan dan tinggi badan, serta pemberian TTD sebanyak 4 butir yang diminum setiap minggu. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja putri dari kategori cukup (70%) menjadi kategori baik (82%) setelah edukasi. Selain itu, sebagian besar remaja putri memiliki status gizi kurus. Rekomendasi program ini adalah perlunya keberlanjutan program pencegahan anemia untuk memastikan tidak terjadinya peningkatan kejadian anemia pada remaja di Bukit Tinggi. Program ini mendukung upaya global mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mengakhiri kelaparan dan memastikan kehidupan yang sehat serta sejahtera. Prevention of Anemia in Adolescent Girls The aim of this program is to enhance young women's knowledge about anemia, identify their nutritional status, and provide Iron Supplement Tablets (TTD). The program's partner is Posyandu Bukit Tinggi in Bukit Tinggi village, West Lombok, with 46 young women participating. The implementation methods included a 45-minute educational lecture and a 60-minute Body Mass Index (BMI) measurement. The educational material covered the definition of anemia, its causes, symptoms, prevention, and care for those with anemia. BMI measurements were conducted by weighing and measuring the height of the participants, and four iron tablets were given to be taken weekly. The results showed an increase in the knowledge of young women from a sufficient category (70%) to a good category (82%) after the education. Additionally, most young women were found to be underweight. The program recommends the continuation of anemia prevention programs to ensure that anemia incidence does not increase among young women in Bukit Tinggi. This program aligns with global efforts to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in ending hunger and ensuring healthy lives and well-being.
Pengembangan Bisnis UMKM melalui Perolehan Nomor Induk Bisnis (NIB) dan Keikutsertaan dalam Pameran UMKM di Kecamatan Ciledug Etik Ipda Riyani; Sakina Nusarifa Tantri; Nadhira Hardiana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2011

Abstract

Pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) sudah tidak dapat terelakkan, oleh karena itu, UMKM perlu mendapat perlindungan secara legal. Agar UMKM mendapat perlindungan tersebut, diperlukan adanya kepastian dan keamanan dari segi hukum dalam menjalankan usahanya. Untuk mendukung upaya ini, pemerintah Republik Indonesia memberikan fasilitas yaitu menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat diajukan melalui suatu platform bernama Online Single Submission (OSS). Dalam proses pendaftaran NIB ini, banyak UMKM di Kecamatan Ciledug, Tangerang, Banten, mengalami kesulitan dalam penyiapan dan pengumpulan dokumen, serta proses pengunggahan dokumen melalui OSS tersebut. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat yang bermitra dengan koordinator UMKM menyelenggarakan kegiatan pendampingan dalam pendaftaran NIB melalui OSS. Adapun aktivitas pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dalam proses perolehan NIB UMKM. Pendampingan ini dilakukan dengan metode welfare approach, yang terdiri dari sosialisasi NIB, pengumpulan dokumen pendaftaran, pendampingan OSS, dan evaluasi. Acara ini dihadiri oleh 33 peserta yang merupakan pelaku UMKM di Ciledug. Hasil dari acara ini adalah diperolehnya NIB UMKM yang diterbitkan sesuai kegiatan usaha/bidang usaha dan tertera pada sistem OSS. Setelah memperoleh OSS, pendampingan dilanjutkan untuk mempersiapkan UMKM ikut serta dalam Gerai UMKM Kecamatan Ciledug. Manfaat dari aktivitas pendampingan ini adalah peningkatan jejaring pemasaran dan peluang pengembangan bisnis UMKM melalui keikutsertaan dalam acara pameran atau gerai UMKM yang diadakan oleh Dinas Koperasi setempat. Rekomendasi yang muncul untuk kegiatan selanjutnya setelah diterbitkannya NIB adalah optimalisasi pemasaran melalui jejaring pemasaran yang lebih luas menggunakan akses yang didapatkan dari proses perolehan legalitas.