cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 397 Documents
Peningkatan Kompetensi Guru-Guru Sdn Pakis V Surabaya Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi  Digital Imaging Dwi Harjanti , Fransisca; Harjanti Dwi , Fransisca; Yuanta, Friendha; Marmi, Marmi; Rafi, Maulana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fx43kf49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Pakis V Surabaya dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi digital imaging. Latar belakang kegiatan ini adalah tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan, workshop, dan pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap, meliputi pengenalan digital imaging, pembuatan media pembelajaran, pendampingan proyek, serta pendokumentasian hasil karya dalam bentuk flipbook digital. Subjek kegiatan adalah guru SDN Pakis V Surabaya. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai rata-rata guru dari 65,7 pada pretest menjadi 85,1 pada posttest. Selain peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis, guru juga memperoleh pengalaman dalam mendokumentasikan media pembelajaran secara digital. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta mendukung pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Improving the Competence of Teachers at Pakis V Public Elementary School in Surabaya in Creating Digital Imaging Technology-Based Learning Media This community service program aimed to improve the competence of teachers at Pakis V Public Elementary School, Surabaya, in developing learning media based on digital imaging technology. The program was motivated by the demands of 21st-century learning, which emphasize the integration of digital technology to create interactive and meaningful learning experiences. The implementation employed training, workshops, and mentoring conducted in several stages, including the introduction to digital imaging, development of learning media, project-based assistance, and documentation of products in the form of digital flipbooks. The participants were teachers of SDN Pakis V Surabaya. Program effectiveness was evaluated using pretest and posttest assessments. The results showed a significant improvement in teachers’ competencies, with the average score increasing from 65.7 to 85.1. In addition to enhancing technical skills, teachers gained experience in digitally documenting learning media. This program positively impacted instructional quality and contributed to the achievement of Sustainable Development Goal 4 on quality education.
PKM Diversifikasi Pengolahan Buah Durian Pasca Panen berkonsep Zero Waste dan Branding Potensi Agropolitan Kelompok Tani "Lestari" Desa Suluk Madiun Juniarti, Rosa Safitri; Lebdoyono, Rendra; Arrizq, Ahmad Fatih; Abdillah, Moh Bima Fahrosyid Rizki; Sari, Fitrotin Ni'ma Intan; Azizah, Wafiq; Fatoni, Fandi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dqc3nc06

Abstract

Kelompok Tani “Lestari” di Desa Suluk merupakan wadah komunikasi petani yang fokus pada budidaya rambutan, alpukat, dan durian. Meskipun menghasilkan banyak durian setiap tahun, pada 2024 kelompok ini mengalami gagal panen karena rasa buah hambar meskipun sudah matang. Upaya pemupukan belum mampu memperbaiki kualitas rasa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan strategi diversifikasi produk berkonsep zero waste menjadi solusi. Diversifikasi tersebut berupa Daging durian dapat dijadikan dodol atau dijual ke PT. Ice Cream Campina sebagai bahan es krim atau diolah menjadi dodol, sementara bijinya dapat dijadikan keripik. Untuk mengatasi hal tersebut tim PKM melakukan diskusi setelah dilakukan observasi dan menghasilkan bahwa kelompok tani “Lestari” membutuhkan Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Ekstraktor Durian (pemisah daging dan biji) serta mesin perajang biji durian model horizontal. Dengan dukungan ini, hasil panen dapat dimanfaatkan optimal. Selain itu, kelompok tani “Lestari” memerlukan pendampingan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar, melengkapi manajemen yang selama ini sudah berjalan baik melalui pertemuan rutin bulanan. PKM on Post-Harvest Durian Fruit Processing Diversification with a Zero-Waste Concept and Branding of Agropolitan Potential of the “Lestari” Farmer Group Suluk Village Madiun The “Lestari” farmer group in Suluk Village serves as a communication forum for farmers focusing on the cultivation of rambutan, avocado, and durian. Although they produce a significant amount of durian each year, in 2024 the group experienced crop failure as the fruits tasted bland despite being ripe. Fertilization efforts had not been able to improve the fruit quality. To address this issue, a product diversification strategy with a zero-waste concept was introduced as a solution. The diversification includes pulp can be made into dodol or selling durian pulp to PT Ice Cream Campina as an ingredient for ice cream or processing it into dodol, while the seeds can be processed into chips. To overcome these challenges, the PKM team conducted discussions after carrying out observations and concluded that the “Lestari” farmer group requires appropriate technology in the form of a Durian Extractor Machine (to separate pulp and seeds) as well as a horizontal model seed slicer. With this support, harvest yields can be utilized optimally. In addition, the “Lestari” farmer group requires assistance in digital marketing to expand market reach, complementing the management practices that have already been running well through regular monthly meetings.
Edukasi Pembuatan Spesimen Tumbuhan dan Hewan sebagai Sumber Belajar Keanekaragaman Hayati Di Sanggar Bimbingan Wira Damai, Batu Caves, Selangor, Malaysia Isrianto, Pramita Laksitarahmi; Marmi, Marmi; Sunaryo, Sunaryo; Chamidah, Dina; Haryanta, Dwi; Rohma, Siti Ainuna; Marmi; Sunaryo; Siti Ainuna Rohma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/92q5p279

Abstract

Keanekaragaman hayati merupakan konsep fundamental dalam pembelajaran biologi, namun pada praktiknya masih sering disampaikan secara teoritis, khususnya di lingkungan pendidikan nonformal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa terhadap keanekaragaman hayati melalui edukasi pembuatan awetan spesimen tumbuhan dan hewan sebagai media pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan pada 21 November 2025 di Sanggar Bimbingan Wira Damai, Batu Caves, Selangor, Malaysia, dengan melibatkan 20 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan berupa sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan spesimen, serta tahap evaluasi. Teknik pengawetan yang digunakan memanfaatkan bioplastik sebagai bahan ramah lingkungan. Evaluasi dilakukan melalui angket dan observasi untuk mengukur antusiasme, kepuasan, dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 90%, peningkatan pemahaman keanekaragaman hayati sebesar 88%, serta ketertarikan tinggi terhadap penggunaan spesimen awetan sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan praktis, kesadaran lingkungan, dan pembelajaran biologi yang kontekstual. Education on Preserved Specimen Preparation as a Biodiversity Learning Medium at Wira Damai Learning Center, Malaysi Biodiversity is a fundamental concept in biology education; however, in non-formal educational settings it is often delivered in a predominantly theoretical manner. This community service program aimed to enhance students’ understanding and practical skills related to biodiversity through hands-on activities involving the preparation of preserved plant and animal specimens as learning media. The activity was conducted on November 21, 2025, at Wira Damai Learning Center, Batu Caves, Selangor, Malaysia, and involved 20 student participants. A participatory–educational approach was employed, consisting of planning, implementation through socialization, instruction, training, and specimen-making demonstrations, followed by an evaluation stage. Environmentally friendly bioplastic materials were introduced as an alternative preservation technique. Program evaluation was carried out using questionnaires and observations to assess participants’ satisfaction, enthusiasm, and conceptual understanding. The results indicated a high level of participant satisfaction (90%), an increase in biodiversity understanding (88%), and strong interest in the use of preserved specimens as instructional media. Overall, the program effectively improved students’ practical skills, environmental awareness, and contextual learning experiences in biology within a non-formal education setting.
Pemberdayaan MGMP Biologi SMA Kabupaten Sidoarjo dalam Mengefektifkan PR Siswa Melalui Penerapan Flipped Classroom Wikanta, Wiwi; Listiana, Lina; Primadani, Eka Wahyu; Maswan, Randa Difla Pradana; Batjo, Ahlulfatrah Abdurrahman; Maula, Izzul; Asy’ari, Asy’ari; asy'ari, Asy'ari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/yb9svr60

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul Pemberdayaan MGMP Biologi SMA dalam Mengefektifkan PR Siswa Melalui Penerapan Flipped Classroom Berbasis IT di Sidoarjo bertujuan; (1)   untuk memberikan kemampuan manajemen persiapan pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan (2) untuk melatih keterampilan pemanfaatan IT dalam menyiapkan sumber dan media pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom. Mitra pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode workshop dan pelatihan yang meliputi workshop penyusunan perangkat pembelajaran biologi dengan pendekatan flipped classroom, pelatihan pembuatan video bahan ajar berbasis Bandicam, pelatihan penggunaan LMS berbasis Moodle, dan pelatihan  pemanfaatan VR. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu  sebanyak 90% peserta MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo mampu mengadminstrasikan persiapan pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom pada platform LMS berbasis Moodle, sebanyak 85% peserta MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo mampu membuat video bahan ajar berbasis Bandicam, 95% peserta MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo mampu menggunakan VR. Adanya pengabdian kepada masyarakat ini sangat membantu guru MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kompetensi manajemen mengimplementasikan pendekatan Flipped Classroom dan keterampilan memanfaatkan IT pada pembelajaran biologi.  Pengabdian kepada masyarakat serupa atau bentuk lain perlu terus dilakukan kepada guru dalam menunjang tercapainya pendidikan yang lebih berkualitas dan Indonesia Emas 2045.   Empowering High School Biology MGMPs to Make Student Homework Effective Through the Implementation of IT-Based Flipped Classrooms in Sidoarjo  Community Service entitled Empowerment of MGMP Biology SMA in Making Student Homework Effective Through the Implementation of IT-Based Flipped Classroom in Sidoarjo aims to provide learning preparation management capabilities with a flipped classroom approach in improving the quality of education and to train IT utilization skills in preparing learning resources and media with a flipped classroom approach. The partner in this community service is MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency. The implementation of the service uses workshop and training methods which include workshops on preparing biology learning tools with a flipped classroom approach, training on making Bandicam-based teaching material videos, training on using Moodle-based LMS, and training on using VR. The results of this community service, namely as many as 90% of MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency participants were able to administer learning preparation with a flipped classroom approach on a Moodle-based LMS platform, as many as 85% of MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency participants were able to make Bandicam-based teaching material videos, 95% of MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency participants were able to use VR. This community service program significantly assisted high school/Islamic high school biology teachers in Sidoarjo Regency in improving their management competency in implementing the Flipped Classroom approach and their skills in utilizing IT in biology learning. Similar or other forms of community service need to be continuously carried out by teachers to support the achievement of higher quality education and Golden Indonesia 2045.
Sexsual Awareness for Education Melalui Media Puzzle Sebagai Upaya Pencegahan Seks Bebas Di SMK Yadika 2 Cijagra Paseh Winengsih, Ecih; Kurniawati, Ratna Dian; Noprianty, Richa; Munawaroh, Madinatul; Sutriyawan, Agung; Marton, Rizma Raisa; Rahmah, Nazwa Nisrina; Charlina, Yolla; Susanti, Susi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ggexwg18

Abstract

Permasalahan rendahnya pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi dan risiko seks bebas masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bandung. Data BPS 2024 menunjukkan 5,78% perempuan usia 20–24 tahun di Jawa Barat menikah atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun, dengan peningkatan kasus signifikan di wilayah Kabupaten Bandung. Laporan DP2KBP3A juga mencatat kenaikan kasus pernikahan dini dari 1.962 kasus (2021) menjadi 1.998 kasus (2023). Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai bahaya seks bebas melalui program Sexual Awareness for Education berbasis media puzzle edukatif sebagai metode belajar interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Media puzzle dikembangkan untuk menjelaskan konsep seks bebas, risiko kesehatan, dampak sosial, serta strategi pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi kelompok, pemaparan materi, simulasi permainan puzzle, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terkait risiko seks bebas serta meningkatnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi langkah pencegahan perilaku seksual berisiko. Selain itu, media puzzle terbukti menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Program ini memberikan model edukasi kreatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah sebagai upaya pencegahan permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Sexual Awareness for Education Through Puzzle Media as an Effort to Prevent Free Sex at SMK Yadika 2 Cijagra Paseh The issue of low adolescent knowledge regarding reproductive health and the risks of free sex remains a serious challenge in Bandung Regency. Data from BPS 2024 indicate that 5.78% of women aged 20–24 in West Java were married or cohabiting before the age of 18, with a significant increase recorded in Bandung Regency. Reports from DP2KBP3A also show a rise in early marriage cases from 1,962 cases in 2021 to 1,998 cases in 2023. This community service study aims to improve adolescents’ awareness of the dangers of free sex through the “Sexual Awareness for Education” program utilizing educational puzzle media as an interactive learning method. The method applied was a participatory educational approach consisting of preparation, implementation, evaluation, and follow-up stages. The puzzle media was developed to explain the concept of free sex, health risks, social impacts, and preventive strategies. Activities included group discussions, material presentations, puzzle simulations, and evaluation using pre- and post-tests. The results showed an increase in students’ understanding of the risks associated with free sex and an improvement in their ability to identify preventive measures against risky sexual behavior. Moreover, the puzzle media succeeded in creating a more active and engaging learning atmosphere. This program offers a creative educational model that can be implemented sustainably by schools as an effort to prevent adolescent reproductive health problems
Peran Mahasiswa KKN dalam Mengedukasi Pencegahan Bullying di SMPN 2 Cisoka Desa Caringin Adiyan, Fidiatul; Intan, Citra; Nadpadap, Harry Septoni Armando; Fahmi, Muhammad Rizal; Ismail, Ismail; Leobety, Taroci Anna Erlis; Ria, Ria
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mrx38p32

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan fenomena sosial yang mengancam perkembangan psikologis dan akademik siswa di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa KKN sebagai agen perubahan dalam mengedukasi pencegahan perundungan di SMPN 2 Cisoka, Desa Caringin Tangerang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya normalisasi terhadap kekerasan verbal di lingkungan sekolah pedesaan. Metode yang digunakan adalah Peer Education yang melibatkan 55 perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX (2 orang per kelas) sebagai sasaran antara. Mahasiswa berperan sebagai edukator, fasilitator, dan motivator melalui workshop interaktif, media audio-visual, dan simulasi peran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, di mana pengetahuan kategori "Baik" melonjak dari 21,1% menjadi 89,5% pasca-intervensi. Kontribusi mahasiswa sebagai agen perubahan terbukti efektif dalam mentransformasi persepsi siswa mengenai perundungan dan membangun keberanian moral untuk melaporkan kekerasan. Disimpulkan bahwa kehadiran mahasiswa mampu menjembatani hambatan komunikasi di sekolah dan menginisiasi budaya sekolah yang lebih inklusif dan aman.
Pengejawantahan Daur Ulang Limbah Jelantah: Lokakarya Berbasis Model ADDIE Melalui Reka Cipta Lilin Aqualume Sebagai Upaya Pemberdayaan Kelompok PKK di Desa Sriwulan, Kabupaten Kendal Charalli, Setyawati; Nasikha, Aulia; Wibowo, Mochammad Eric Suryakencana; Oktavia, Vicky; Cahya, Handy Nur
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rvwwvz61

Abstract

form of used cooking oil that threatens the village's tourism image. Although the PKK Group handles used cooking oil waste at the household level daily, as frontline actors they lack the skills to transform it into valuable products. This activity aims to empower the PKK Group through increased knowledge about the impacts of used cooking oil, circular economy, and appropriate technology; enhance the technical skills of all participants (13 people) in producing Aqualume candles through hands-on practical learning; process 350ml of used cooking oil waste into 7 units of aesthetically quality eco-friendly souvenir products as creative enterprises supporting the tourism village; and implement the ADDIE model to ensure program effectiveness and sustainability. The implementation method uses ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), which includes needs mapping, appropriate technology design, and practical workshops. Evaluation was conducted using pre-test and post-test to measure cognitive understanding and observation of product outcomes. The activity results showed a significant increase in participants' average scores from 40.00 to 100.00 with an N-Gain of 1.00 (high category). All 13 participants mastered the techniques of used cooking oil purification and aesthetic Aqualume candle formulation. This activity demonstrates that the ADDIE model effectively transfers appropriate technology, enhances community learning agility in adopting circular economy innovations, and produces distinctive eco-friendly souveniraq for the tourism village.