cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 276 Documents
Development of appropriate technology for converting cassava peel biomass with sugar cane peel into bioethanol Irawan, Ibnu; Widiaswanti, Ernaning; Pranjoto, Hartono; Choir, Qalibun Ghalidh
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.6118

Abstract

Alternative fuels are waste-derived materials that can be converted into substitutes for petroleum-based fuels. Alternative fuels can be derived from agricultural waste, which is often underutilized and no longer viable for direct use. Among various types, cassava peels and sugarcane peels are promising feedstocks for bioethanol production due to their high carbohydrate and glucose content. Cassava and pineapple peels are rich in fermentable sugars, making them suitable for producing liquid fuels such as bioethanol with concentrations exceeding 80%. The fermentation results of these materials were followed by distillation at 80°C to obtain initial stage of bioethanol. The highest water content of 76% was recorded at a fermentation time of 9, while the maximum bioethanol yield reached 35.2%, with a corresponding calorific value of 1490.46 kcal/kg. At the same fermentation duration, the lowest flash point was observed at 20°C. This low flash point indicates that the resulting bioethanol evaporates easily at lower temperatures, a behavior influenced by the fuel's density and water content. Furthermore, significant interactions were observed between the raw material composition, the addition of EM4 bioactivator, and yeast during fermentation. These factors collectively influenced the methane (CH4) content generated, highlighting their role in optimizing the fermentation process.
Materials and technologies for green concrete in sustainable smart construction Hasanta, Rahmat Navis; Joewono, Andrew; Hartanti, Lusia Permata Sari; Fardilah, Vivi A.
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.6134

Abstract

The field of sustainable construction has been looking for innovative solutions regarding the latest trends and developments for modern sustainable concrete, green construction and energy efficiency as solutions to resolve environmental issues. These developments adopt eco-friendly materials with the latest technology to minimizing environmental and industrial impacts. Conventional concrete faces several problems, such as environmental impact, cost overruns, and durability issues. To address these challenges, green concrete has been developed through various innovative compositions and formulations. As a solution, green concrete is developed with various compositions, such as the use of cement additives composition, permeable concrete, and low-temperature concrete, which utilize raw materials from the nearby environment as sustainable material and technology. The implementation of green concrete still meets several obstacles including enhanced production expenses, restricted material accessibility, and technical application and accessibility obstructions. This review paper will explain the specific characteristics of green concrete during in state of fresh, under setting conditions, and during resilience settings, as well as the present knowledge gap about green concrete. Further research is required to precisely evaluate the long-term characteristics, particularly the structure and shrinkage behavior of structural or reinforcement materials used in green concrete. In conclusion, green concrete demonstrates remarkable potential and substantial opportunities within the modern construction. This innovative material represents a paradigm shift in construction practices through its multifaceted benefits, the incorporation of environmentally conscious materials such as recycled aggregates, the optimization of resource utilization through precise mix designs and advanced manufacturing processes minimizes raw material consumption while increasing performance efficiency, and the resulting construction has strong mechanical properties, increased longevity, and improved resistance to environmental degradation.
Upaya Penyediaan Air Baku Melalui Peningkatan Infrastruktur Sumber Daya Air di Wilayah Sungai (WS) Jratunseluna Berdasarkan Sustainable Development Goals (SDG’s) Afifah, Risdiana Cholifatul; Ikhwanudin, Ikhwanudin Ikhwanudin; Anggorowati, Adriana Anteng; Husodo, Ibnu Toto; Nindita, Velma
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.6146

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah lanjutan dari Program Millenium Development Goals (MDGs). MDGs) adalah upaya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat termiskin di dunia melalui 8 tujuan pembangunan, sedangkan SDGs memiliki 17 tujuan pembangunan berkelanjutan dengan 169 target, cakupannya lebih luas dari MDGs. Meskipun SDGs memiliki 17 tujuan utama, fokus pada artikel ini adalah air bersih dan sanitasi layak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi neraca air baku di WS Jratunseluna dan upaya-upaya meningkatkan kualitas air baku guna menunjang ketercapaian Target SDG's Tahun 2030. Metode yang dipilih adalah kualitatif, dengan data utama dikumpulkan melalui survei literatur dari berbagai sumber, termasuk buku, jurnal ilmiah, artikel, dan internet. Untuk melakukan review, peneliti akan menyelidiki jurnal-jurnal tertentu secara menyeluruh dan metodis menggunakan protokol yang telah ditetapkan. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa dengan kebutuhan total air baku di WS Jratunseluna pada awal tahun simulasi (2023) sebesar 50,57 m3/dt ternyata masih defisit dengan suplai yang dapat dilakukan hanya sebesar 48,77 m3/dt. Setelah dilakukan upaya penambahan dan optimalisasi infrastruktur air baku, dapat diprediksikan meningkatkan suplai hingga 62,79 m3/dt pada Tahun 2033 dengan berbagai kegiatan yang dilakukan. Sehingga diklaim dapat menutup defisit air yang terjadi pada awal tahun simulasi.
Optimasi Desain Bracket Servo pada Robot Penanganan Benda Berbahaya dengan Pendekatan Manufaktur Berkelanjutan Berbasis Metode Optimasi Topologi Annanto, Gilar Pandu; Sitepu, Rasional; Putri, Farika Tono; Prasetyo, Sandif; Firmansyah, Erik; Nugroho, Irvandianto
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.6153

Abstract

Penelitian ini mengembangkan desain bracket servo untuk manipulator robot penanganan objek berbahaya yang dikembangkan oleh Universitas Wahid Hasyim. Melalui optimasi topologi, volume dan massa komponen yang dirancang dapat berkurang hingga 59,47%, dengan nilai safety factor tetap terjaga pada angka 14,77. Simulasi manufaktur menunjukkan pengurangan penggunaan material sebesar 42% dan waktu pencetakan yang lebih singkat, yaitu 14,7% lebih cepat dibandingkan dengan desain awal, sehingga berkontribusi terhadap reduksi biaya produksi akibat efisiensi material dan proses pencetakan. Selain manfaat ekonomi, hasil optimasi topologi juga berkontribusi pada potensi peningkatan payload, karena penurunan massa memungkinkan berkurangnya torsi yang diperlukan untuk menggerakkan lengan robot, yang berdampak pada peningkatan efisiensi operasional dan kinerja robot dalam aplikasi penanganan objek berbahaya. Desain hasil optimasi ini juga menunjukkan keselarasan dengan prinsip manufaktur berkelanjutan, yang mengutamakan efisiensi sumber daya dan pengurangan limbah produksi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan optimasi topologi tidak hanya meningkatkan efisiensi manufaktur dan mengurangi biaya produksi, tetapi juga memperkuat kapabilitas fungsional robot penanganan objek berbahaya yang dikembangkan oleh Universitas Wahid Hasyim, sehingga dapat menjadi landasan bagi pengembangan teknologi robotika yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa mendatang.
Penentuan Rute Terpendek untuk Multi Depot Vehicle Routing Problem Menggunakan Algoritma Ant Colony sianto, martinus edy; Dian Retno Sari Dewi; Dian Trihastuti
Widya Teknik Vol. 24 No. 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multi Depot Vehicle Routing Problems (MDVRP) merupakan masalah optimasi dalam bidang logistik dan transportasi yang melibatkan beberapa depot (gudang atau lokasi pengiriman) yang melayani sejumlah pelanggan dengan tujuan untuk meminimalkan total jarak yang ditempuh. Penyelesaian masalah MDVRP seringkali membutuhkan perhitungan yang lama dan kemungkinan terdapat lebih dari satu solusi sehuingga solusi menjadi tidak relevan. Oleh karena itu, diperlukan algoritma untuk dapat memecahkan permasalahan rute kendaraan ini. Algoritma Ant Colony didasarkan pada tingkah laku alami semut saat berjalan mencari jalan terpendek dari sarang menuju sumber makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute terpendek atau meminimalisasi jarak dengan menggunakan Algoritma Ant Colony. Algoritma Ant Colony diterapkan dalam kasus di PT. X dan menghasilkan jarak dengan selisih 2.05% lebih panjang daripada jarak optimum menggunakan Full Enumeration Method.
Prediksi dan Optimasi Kekasaran Permukaan pada Proses Pemesinan Menggunakan Support Vector Regression Rohman, Muhamad Nur; Hartanti, Lusia Permata Sari; Trihardani, Luki
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.7373

Abstract

Abstract: Tuntutan terhadap efisiensi energi dan pengurangan dampak negatif lingkungan dalam proses manufaktur mendorong perlunya pendekatan yang lebih cerdas dan berkelanjutan dalam pengendalian kualitas. Studi ini bertujuan untuk membangun model prediktif berbasis Support Vector Regression (SVR) dan mengintegrasikannya dengan algoritma optimasi Equilibrium Optimizer (EO) guna memprediksi dan mengoptimalkan parameter pemesinan pada proses bubut baja AISI 1045. Pemodelan dengan SVR berbasis data eksperimen dengan tiga parameter input yaitu kecepatan potong (v), laju pemakanan (f), dan kedalaman potong (d), dan kekasaran permukaan (Ra) sebagai output. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa laju pemakanan dan kecepatan potong merupakan parameter signifikan yang mempengaruhi nilai kekasaran permukaan, sedangkan kedalaman potong tidak berpengaruh signifikan. Model SVR yang dikembangkan menunjukkan performa prediksi yang sangat baik dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang rendah dan koefisien determinasi (R²) yang tinggi, baik pada data pelatihan maupun pengujian. Validasi visual melalui scatter plot juga menunjukkan kecocokan yang sangat baik antara data prediksi dan data eksperimen. Simulasi berbasis model SVR, yang divisualisasikan melalui surface plot, tidak hanya mengonfirmasi temuan dari ANOVA tetapi juga mampu mengungkapkan interaksi tersembunyi antar parameter, seperti pengaruh simultan antara kecepatan potong dan kedalaman potong terhadap kekasaran permukaan. Optimasi lebih lanjut menggunakan kombinasi SVR-EO berhasil menemukan parameter pemesinan optimal, yakni v = 143.92 m/menit, f = 0.12 mm/rev., dan d = 0,7 mm, yang menghasilkan nilai Ra = 1,244 µm—lebih rendah dari nilai terbaik eksperimen. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan SVR-EO efektif untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan dalam proses pemesinan, serta mencerminkan nilai profesionalisme dalam penerapan teknologi cerdas untuk mendukung praktik manufaktur berkelanjutan.
Analisis dan Usulan Peningkatan Efektivitas Mesin Centrifugal dengan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, dan Total Productive Maintenance (TPM) Ramitsa, Yoseph Alfaretsco; Indrawati, Chatarina Dian
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.7406

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis dan saran menggunakan teknik Overall Equipment effectiveness (OEE), Six Big Losses, dan Total Productive Maintenance (TPM) untuk meningkatkan kinerja mesin centrifugal di PT XYZ. Berdasarkan data operasional mesin periode September 2024, ditemukan bahwa nilai rata-rata OEE hanya menyentuh angka 66% yang berarti tingkat efektivitas mesin centrifugal saat ini masih jauh di bawah standar kelas dunia (85%). Untuk menentukan penyebab utama kerugian ini, analisis tentang Six Big Losses dilakukan. Temuan menunjukkan bahwa kategori penyebab utama ialah Equipment Failures (29,8%), Idling and Minor Stoppages (27%), dan Reduced Speed Losses (21,5%). Ketiga kategori ini diidententifikasi kembali menggunakan Fishbone Diagram dan Root Cause Analysis untuk menemukan akar penyebab dari kerugian. Hasil identifikasi ditemukan akar dari masalah ini antara lain disebabkan oleh gangguan elektromotor, van belt yang sering kendor bahkan putus, penyumbatan valve, dan penyebab kecil lainnya. Agar efektivitas mesin dapat ditingkatkan, maka direkomendasikan beberapa tindakan berdasarkan implementasi TPM. Tindakan yang direkomendasikan antara lain penyusunan jadwal untuk preventif maintenance, pelatihan operator dalam deteksi dini kerusakan, memasang sistem alarm, penerapan checklist inpeksi harian. Dengan adanya tindakan-tindakan ini diharapkan tingkat efektivitas mesin dapat meningkat hingga mencapai standar kelas dunia.
Analysis of Flour Inventory Control Strategy as Raw Material for Shrimp Crackers Using Markov Chain Sukmono, Tedjo; Hartanti, Lusia Permata Sari; Murnawan, Hery; Jamaluddin, Jamaluddin
Widya Teknik Vol. 24 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i2.6132

Abstract

Abstract: One of the important challenges the industry faces is the problem of raw material inventory, so good inventory management is essential. This management results in the emergence of inventory costs comparable to the company's operational costs. Inventory deviations in an industry can be in the form of less or more inventory caused by inaccurate inventory calculations, such as those experienced by PT SLU. The condition of PT SLU shows that the products produced have decreased while raw materials have an excess inventory of more than 15,000 kg. This study aims to determine the quantity of flour raw materials to achieve optimal inventory costs at PT SLU. The method used is the Markov chain and enumeration method to determine the optimal amount of raw materials to reduce costs. The research findings indicate that policy 58 yields the lowest expected cost of Rp. 32,463,360 compared to other policies. Therefore, it is suggested that improvements be implemented, such as if the system is in states 3, 4, 5, or 6, for long-term policy. This condition can help companies create strategies to reduce overstock, particularly of raw flour materials.
Synthetic Earthquake Accelerogram of Kupang City Based on SNI 8899:2020 Niakku Imanuel Maggang
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to make it a sustainable and safe city as a settlement, Kupang City requires the availability of earthquake-resistant buildings because its location on Timor Island is in an earthquake-prone area. In designing earthquake-resistant buildings, there is a method, namely the time history analysis method, which better shows the actual conditions at the time of the earthquake because it includes earthquake load parameters in the time function (dynamic load). This method requires an earthquake accelerogram as an earthquake load in the analysis process. Not all areas have earthquake accelerogram recordings, so it is necessary to create a synthetic earthquake accelerogram as a substitute for the earthquake accelerogram at the location where a building will be planned. In this paper, eleven pairs of synthetic accelerograms were created for the Kupang City location for the medium soil site class (SD) by referring to SNI 8899:2020 and the Indonesian Earthquake Hazard Deaggregation Map for Earthquake Resistant Infrastructure Planning and Evaluation which is a derivative of SNI 1726:2019. The creation of synthetic earthquake accelerograms in this paper uses the Amplitude Scaling Method using a period range of 0.2 seconds - 2 seconds for three earthquake source mechanisms, namely the Benioff earthquake source, the Shallow Fault earthquake source, and the Megathrust earthquake source. From each earthquake source, eleven pairs of horizontal earthquake accelerograms were taken that met the location criteria and then selected based on the significant duration of each pair of accelerograms. The results of the study are eleven pairs of synthetic earthquake accelerograms for the Kupang City location which can be used as dynamic earthquake loads in time history analysis. The eleven synthetic accelerograms are modifications of the original earthquake accelerograms on the earthquake accelerogram database website with the following Regional Seismic Network (RSN) numbers: RSN 9, RSN 36, RSN 51, RSN 4007390, RSN 4017018, RSN 4017032, RSN 4017055, RSN 4032461, RSN 4028440, RSN 4028606, and RSN 4032589.
Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Mesin Press Tri Ngudi Wiyatno; Adriana Anteng Anggorowati; Suratno Lourentius; Dwi Indra Prasetya
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan masalah tentang bagaimanakah penerapan Total Productive Maintenance (TPM) pada mesin Press. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan TPM pada mesin Press, menganalisa faktor yang mempengaruhinya dan memberikan rekomendasi tindakan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi mesin. Pengukuran kinerja mesin Press ini  dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE adalah salah satu aplikasi progam TPM dan merupakan suatu metode perhitungan nilai efisiensi kinerja suatu proses/peralatan. Dari hasil perhitungan nilai OEE, diperoleh rata-rata OEE dari bulan Juli 2024 sampai September 2024 sebesar 83,12%. dengan nilai terendah pada Performance Rate yaitu sebesar 86,83%, Selanjutnya mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan Performance rate rendah dengan menggunakan diagram Fishbone. Setelah diketahui akar permasalahannya, langkah selanjutnya menentukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi mesin Press tersebut.