cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 272 Documents
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Berbelanja di Minimarket A dan Minimarket B di Kota Surabaya Arswendi, Dwi; Mulyono, Julius; Sianto, Martinus Edy; Asrini, Luh Juni
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5779

Abstract

Studi ini mengkaji dinamika persaingan antara minimarket A dan B, yang merupakan bisnis ritel penting di dalam komunitas. Kedua minimarket tersebut menggunakan strategi yang serupa untuk menarik konsumen, dengan keputusan berbelanja yang dipengaruhi oleh kualitas layanan dan elemen-elemen bauran pemasaran: produk, harga, promosi, dan lokasi. Analisis faktor konfirmatori mengungkapkan bahwa faktor-faktor ini secara signifikan mempengaruhi pilihan konsumen, dengan layanan menjadi faktor paling penting bagi minimarket A dan harga bagi minimarket B. Analisis klaster mengkategorikan konsumen ke dalam tiga kelompok: karyawan berpenghasilan tinggi dengan pengeluaran tinggi, mahasiswa dengan pengeluaran sedang, dan pengusaha berpenghasilan tinggi dengan pengeluaran sedang. Alasan utama berbelanja di salah satu minimarket adalah kemudahan akses, sementara kelengkapan produk dan harga yang lebih rendah membedakan preferensi berbelanja antara minimarket A dan minimarket B.
Strategi Peningkatan Kepuasan Konsumen Pada UMKM Sambal Pecel Kota Madiun Tri Prasetyo, Vinsensius Widdy
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5780

Abstract

Kepuasan konsumen sangat penting bagi perusahaan untuk membangun bisnisnya. Kepuasan tergantung dari kualitas produk perusahaan. Semakin tinggi tingkat kualitas poduk maka semakin tinggi tingkat kepuasan konsumen. Kualitas merupakan bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat layanan yang diterima (perceived service) dengan tingkat pelayanan yang diharapkan (expected service). Untuk menjaga dan mempertahankan kepuasan konsumen pelaku usaha memerlukan strategi guna mempertahankan dan meningkatkan kualitas yang sesuai kepentingan dan harapan konsumen. Eksistensi dan keberlanjutan sambal pecel Kota Madiun merupakan hal yang diperjuangkan oleh UMKM sebagai pelaku usaha sambal pecel. Eksistensi UMKM sambal pecel dipengaruhi oleh penerimaan produk dan layanan sambal pecel oleh masyarakat sebagai pembeli. Penerimaan produk sambal pecel ditunjukkan dari tingkat kepuasan konsumen terhadap produk dan layanan UMKM sambal pecel. Oleh karena itu, UMKM sambal pecel Kota Madiun perlu mengetahui bagaimana tingkat kepuasan konsumennya serta bagaimana strategi dalam upaya untuk mempertahankan/memperbaiki serta meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggambarkan kepuasan konsumen dan menyusun strategi untuk upaya meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk sambal pecel Kota Madiun. Berdasarkan analisis didapatkan nilai CSI sambal pecel sebesar 0,768 dengan kategori puas. Pelaku usaha sambal pecel perlu meningkatkan indeks kepuasan konsumen dari base line indeks sebesar 76,78%. Beberapa variabel yang menjadi perhatikan pelaku usaha sambal pecel untuk lebih ditingkatkan lagi adalah kinerja usaha, keistimewaan produk, kehandalan produk dan pelayanan. Variabel yang perlu dipertahankan agar konsumen merasa puas yaitu kesesuaian produk dengan yang diharapkan, daya tahan produk, keestetikaan produk dan kualitas produk. Strategi peningkatan kepuasan konsumen sambal pecel berdasarkan analisis Satisfaction & Importance Matrix yang perlu dipertimbangkan oleh pelaku usaha sambal pecel adalah perlu meningkatkan kualitas layanan yang lebih memenuhi harapan konsumen, strategi mempertahankan kinerja, kesesuaian, daya tahan, estetika, dan kualitas produk, dan memperbaiki kinerja usahanya terkait dengan keistimewaan dan kehandalan
Green Supply Chain Management pada kinerja UKM Keripik Tempe Sanan Malang Ndari, Priska Wulan; Suyani, Sri; Saputra, Roni Hadi; Lourentius, Suratno
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i2.5790

Abstract

Penerapan Green Supply Chain Management di kalangan UKM Keripik Tempe Sanan Malang masih relatif rendah, Green Procurement dilakukan dengan mengolah kembali bahan tempe menjadi tahu dan susu kedelai, Green Manufacturing dengan mengolah dampak limbah dari pengolahan bahan pembuatan tempe yang rendah sebab skala usaha masih dalam kategori kecil (UMKM) serta Green Distribution UKM  menggunakan kemasan plastik sehingga perlunya dilakukan inovasi untuk mengganti bahan kemasan menjadi bahan yang mudah untuk terurai sehingga meminimalisir pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana Green Supply Chain Management dapat mempengaruhi kinerja UMKM. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pemilik dan pengelola UMKM keripik tempe di Sanan. Variabel yang diukur green purchasing, dan green manufaktur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan pada variable X1 (green Purchasing) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja UKM.
Sabuk Berkamera Sebagai Alat Bantu Mobilitas Tunanetra Leli, Oktavia I; Lestariningsih, Diana; Angka, Peter R; Sitepu, Rasional; Agustine, Lanny; Joewono, Andrew; Gunadhi, Albert
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5800

Abstract

Salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) tipe A untuk paratunanetra yaitu SMP-LB YPAB yang terletak di Gebang Putih 5 Surabaya mengajarkan siswanya untuk berjalan mandiri tanpa menggunakan bantuan tongkat tunanetra terutama dilingkungan sekolah, asrama dan rumah masing – masing siswa. Hal ini menjadi kesulitan tersendiri bagi parasiswa tunanetra khususnya untuk siswa baru yang belum mempunyai keberanian berjalan secara mandiri. Untuk memenuhi pembelajaran tersebut biasanya siswa menghitung langkah kaki yang mereka lakukan untuk menuju suatu tempat tertentu atau mereka berbaris saling memegang pundak salah satu siswa yang sudah mengenal area yang akan dituju. Untuk membantu mengatasi hal tersebut khususnya untuk parasiswa baru tunanetra di SLB tipe A tersebut dan untuk membantu semua paratunanetra pada umumnya maka dirancang sabuk berkamera dengan output suara yang dapat mengidentifikasi obyek manusia dan benda pada umumnya. Sistem sabuk berkamera terdiri dari kamera, rasberry pi dan earphone. Hasil pengambilan obyek dari kamera akan diproses dengan menggunakan model MobileNet-SSD 200. Identifikasi obyek akan diubah menjadi suara dengan bantuan Google text-to-Speech (gTTS). Hasil pengujian pada sistem adalah bahwa untuk mengidentifikasi seluruh obyek yang terekam, sistem membutuhkan waktu selama 1 menit 17 detik. Identifikasi obyek yang dilakukan, dihitung dalam bentuk prosentase. Hasil prosentase identifikasi keyakinan obyek manusia yang berada didalam ruangan sebesar 73%-83% dan yang berada diluar ruangan sebesar 62%-79% dengan jarak efektif obyek 1m – 5m. Untuk keberhasilan dalam mendeteksi benda di dalam ruangan sebesar 62%-80% dan di luar ruangan sebesar 65%-73% dengan jarak efektif obyek 1m – 5m. Tingkat akurasi keseluruhan obyek yang dapat diidentifikasi didalam ruangan 70,5% dan diluar ruangan 68,57%.
Penerapan Augmented Reality (AR) Dalam Desain Arsitektur Sebagai Upaya Keberlanjutan di Dunia Konstruksi Depari, Andi Sahputra; Sitepu, Rasional; Hijriah, Hijriah; Fadia, Andi Faza; Putri, Annajwa Aulia
Widya Teknik Vol. 23 No. 2 (2024): November-Profesi Insinyur
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i2.5955

Abstract

Dalam perancangan arsitektural, kertas masih menjadi media utama untuk visualisasi desain, terutama melalui gambar teknis dan presentasi proyek. Namun, penggunaan kertas secara berlebihan berdampak negatif pada lingkungan akibat penebangan hutan dan limbah kertas, yang bertentangan dengan upaya global menuju keberlanjutan di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Augmented Reality (AR) sebagai media visualisasi yang lebih ramah lingkungan. Metodologi penelitian yang di impelementasikan menggabungkan pendekatan kualitatif dan eksperimen, pengabungan dua pendekatan ini akan menghasilkan hasil yang lebih maksimal. Hasil analisis dan eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan AR tidak hanya efektif dalam mengurangi limbah kertas, tetapi juga meningkatkan efisiensi proses desain dan komunikasi. Teknologi AR memungkinkan pengguna menelusuri desain bangunan dengan lebih rinci, mengidentifikasi potensi masalah lebih awal, dan melakukan penyesuaian desain secara cepat. Di samping dampak positif terhadap lingkungan, penggunaan AR juga mempercepat proses pengambilan keputusan dan kolaborasi antar-stakeholder melalui pengalaman visual yang realistis dan interaktif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong penerapan teknologi yang mendukung keberlanjutan dalam industri konstruksi, serta pelaku industri untuk mengadopsi metode visualisasi modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Implementasi Aspal Emulsi Tipe CSS-1 Pada Tanah Lempung Merah Untuk Estimasi Daya Dukung Tanah Pondasi Dengan Metode Regresi Budirahardjo, Slamet; Hartanti, Lusia Permata Sari; Wibowo, Setyoningsih
Widya Teknik Vol. 23 No. 2 (2024): November-Profesi Insinyur
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i2.6070

Abstract

Daerah BSB (Bukit Semarang Baru) Kota Semarang merupakan bagian Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah, yang dalam pengembangan kedepannya akan dikembangkan sebagai kawasan industri, perumahan dan pusat perkantoran. Deskripsi daerah BSB merupakan daerah perbukitan, dimana tanahnya adalah tanah merah. Jalan Semarang – Boja merupakan salah satu jalan akses penghubung dari Kota Semarang, khususnya kawasan Semarang bawah menuju daerah BSB dan Mijen. Selain itu Jalan Semarang - Boja juga sebagai jalan alternatif bagi pengguna jalan yang akan menuju ke Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang. Di lokasi Jalan Semarang – Boja ini sering dijumpai permasalahan kerusakan jalan berupa penurunan, lobang jalan dan pergeseran (sliding).Tujuan dilakukan penulisan implementasi pencampuran aspal emulsi pada tanah dasar (subgrade) di daerah BSB untuk mengetahui sifat asli tanah dasar (subgrade) pada lokasi penelitian, mengetahui ada tidaknya pengaruh pencampuran bahan aspal emulsi pada tanah dasar (subgrade) terhadap sifat tanah dasar asli dan untuk mengetahui besarnya daya dukung tanah pondasi dangkal akibat implementasi pencampuran bahan aspal emulsi kadar 3% dan 6% terhadap berat kering tanah serta masa pemeraman campuran tanah aspal emulsi selama 1 hari dan 3 hari.Metode pengujian tanah yang penulis gunakan merupakan pengujian campuran tanah aspal emulsi di laboratorium yang proses pelaksanaannya mengacu pada peraturan-peraturan SNI tentang uji tanah di laboratorium dan metode regresi yang selanjutnya digunakan untuk estimasi nilai yang diinginkan berdasarkan data-data hasil uji sampel di laboratorium.Hasil uji indek plastisitas sampel tanah asli di daerah BSB Kota Semarang menunjukkan sifat tanah yang mempunyai plastisitas sedang. Terjadinya peningkatan nilai daya dukung tanah pondasi jenis pondasi dangkal rata-rata lebih dari 50% akibat implementasi campuran aspal emulsi CSS-1 pada tanah asli. Implementasi aspal emulsi CSS-1 pada tanah lempung merah daerah BSB Kota Semarang memberikan efek peningkatan nilai daya dukung tanah pondasi jenis pondasi dangkal berbentuk bujur sangkar yang sangat signifikan.
Desain Dinding Tangki Tahan Gempa: Evaluasi dan Perbandingan Pendekatan dengan dan tanpa Gaya Seismik Pratomo, Atteroni; Marchelina, Jesica Elizabeth; Pratomo, Alvaron; Hartanti, Lusia Permata Sari; Joewono, Andrew
Widya Teknik Vol. 23 No. 2 (2024): November-Profesi Insinyur
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i2.6075

Abstract

Struktur tangki adalah struktur yang berisikan cairan yang apabila mengalami kerusakan, dapat mencemari dan merusak lingkungan sekitar. Untuk menghasilkan struktur tangki yang berkelanjutan, struktur harus kuat menerima semua pembebanan yang ada, salah satunya gaya gempa. Namun, pertimbangan akan gaya gempa yang dihasilkan oleh cairan di dalam tangki, sebagaimana dijelaskan pada ACI 350.3-06, sering terabaikan. Tujuan penelitian ini adalah meneliti seberapa besar pengaruh gaya gempa pada desain struktur tangki. Gaya gempa akan diambil dari data historis di Taiwan dari tahun 2021 sampai dengan 2024. Metode pengelompokan cluster yang digunakan untuk mencari gaya gempa optimal antara lain adalah Elbow Method, Silhouette Score, Davies Bouldin Score (DBI). Gaya gempa optimal yang diperoleh akan digunakan untuk mendesain dinding tangki berdasarkan prosedur di dalam ACI 350.3-06 dan ACI 318-19. Ukuran tangki air yang digunakan untuk penelitian diambil dari proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Taiwan. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya gempa tersebut terhadap hasil desain, dilakukan komparasi hasil antara desain dengan dan tanpa mempertimbangkan gaya gempa. Penelitian menyimpulkan bahwa gaya gempa perlu dipertimbangkan dalam mendesain struktur tangki yang berkelanjutan pada saat struktur tangki berdimensi besar. Apabila struktur tangki berdimensi tidak terlalu besar, tulangan yang terpasang adalah tulangan minimum yang diperoleh berdasarkan ACI 318-19.
The Influence of Light on the Human Body: A Case Study of Fluorescent Lights with a Color Temperature of 8500 Kelvin Soenanta, Andy
Widya Teknik Vol. 24 No. 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i1.6078

Abstract

Artificial lighting plays a significant role in modern human life, especially in structuring work environments to enhance productivity and comfort. To date, research and development in artificial lighting have focused on increasing energy efficiency (lumen per watt) and light quality (better color rendering). Another essential aspect of lighting is color temperature, which is often claimed to have various effects on human energy and performance. A noteworthy example is the high color temperature fluorescent lamps (8500 Kelvin) marketed by Osram, which were believed to boost employee energy in office settings. This article discusses the role of high color temperature lighting in the context of employee productivity and health, and it compares scientific evidence with marketing claims.
Development of Rice Husk Ash as Sustainable Sand Dice Considering to Permeability Characteristic Yusron, Rifky Maulana; Hidayat, Khoirul; Rifai, Emon
Widya Teknik Vol. 24 No. 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i1.6082

Abstract

Through unwavering professionalism and adherence to ethical standards, our engineering team is at the forefront of sustainable development, utilizing advanced technology and innovative sand-casting techniques to create environmentally-friendly solution. Sand-casting offers material flexibility over large part capabilities on low volume production. This method also offers lower casting costs and generates less carbon print. Currently, sand casting use water, bentonite, and quartz sand as dice materials. Researchers are looking for to find quartz sand substitution materials because they are not sustainable and expensive. Rice-husk ass is a waste post-harvesting material, it had silica and magnesium oxide which has characteristics similar to quartz sand. The aim of this research is to observe permeability characteristic of sand dice with rice-husk ass and bentonite percentage additive mixture. This research using full factorial 32 as experimental design.  The independent variable on this research is composition of rice husk ass and bentonite.  The composition of rice husk ash has 3 levels of 6%, 8% and 10%. bentonite composition also has similar level but different levels of 8%, 9% and 10%. The lowest permeability is 320 ml/min, it achieved on 6% rice husk ash and 8% bentonite at second replication. Meanwhile, the highest value of permeability is 450ml/min, it achieved on 10% rice husk ash and 10% bentonite. The results of data processing using descriptive statistics reveal composition mixture of rice husk ass and bentonite is directly proportional. The higher composition of rice husk ash mixture increasing permeability on sand casting dice. General linear Model ANOVA analyse show that composition rice husk ass and bentonite have significant influence to permeability of sand-casting dice. Result of analyse show rice husk ass has dominant contribution on permeability on sand casting dice. Contribution of rice husk ass is 58,78%, bentonite 22,03% prior to permeability on sand casting dice.
Inovasi Pemanfaatan Limbah Arang Kulit Kayu Galam Sebagai Bahan Tambah Pada Campuran Beton Vebrian, Vebrian; Asnan, Muhammad Noor; Yatnikasari, Santi; Santoso, Hadi; Joewono, Andrew; Dumendehe, Tri Dianingsi
Widya Teknik Vol. 24 No. 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i1.6086

Abstract

Kayu galam merupakan tanaman yang tumbuh subur pada daerah rawa di Pulau Kaimantan. Kayu galam banyak dimanfaatkan di dunia konstruksi salah satunya sebagai perancah bangunan. Namun pemanfaatan tersebut terdapat limbah yang dihasilkan berupa kulit kayunya. Kulit kayu galam pada umumnya hanya digunakan sebagai bahan bakar atau dibuang begitu saja di tumpukan kayu dan di alam terbuka. Jika hal ini tidak segera diatasi, maka lingkungan akan dicemari oleh limbah kulit kayu galam yang semakin hari semakin melimpah. Untuk mengatasi pencemaran tersebut, penulis melakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah arang kulit kayu galam sebagai bahan tambah campuran beton. Limbah arang kayu galam diperoleh dari hasil bakaran yang terdapat pada salah satu lokasi penjuaan kayu galam di kota Samarinda. Sampel benda uji yang dibuat menggunakan silinder dengan dimensi 15 x 30 cm dan penambahan arang kulit kayu galam sebesar 2,5% dari berat semen. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berat beton rata-rata pada umur 3 hari sebesar 12,100 kg dan dan 7 hari sebesar 12,103 kg dengan kuat tekan rata-rata umur 3 hari sebesar 12,25 MPa dan umur 7 sebesar 13,80 MPa. Dari hasil penelitian ini bahwa penambahan limbah arang kulit kayu galam sebesar 2,5% sebagai bahan tambah dapat meningkatkan mutu beton dan dapat digunakan sebagai bahan tambah maupun bahan addictive alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.