cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by Indo Publishing
ISSN : 30901367     EISSN : 3090174X     DOI : https://doi.org/10.1063822/jisoh
Merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang diterbitkan oleh Indo Publishing menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah dari Dosen, Peneliti, Praktisi dan Mahasiswa dengan fokus dan ruang lingkup terdiri dari; ILMU SOSIAL (Sosiologi, Antropologi, Ilmu ekonomi, Sejarah, Ilmu politik, Ilmu komunikasi, Psikologi sosial) dan HUMANIORA (Filsafat, Sejarah, Bahasa, Sastra, Seni, Agama, Sosiologi, Antropologi Studi media)
Articles 526 Documents
Pemaknaan Hidup Calon Konselor yang Terlibat dalam Praktik Judi Bola Online (Parlay) (Studi Fenomenologi) Paulinus Dominggus Paji; Robertus Budi Sarwono
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/56k36f36

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena judi bola online (parlay) pada mahasiswa calon konselor, sebuah kondisi yang menghadirkan kontradiksi peran bagi praktisi kesehatan mental masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami latar belakang keterlibatan subjek, menganalisis dampak terhadap pandangan diri dan tujuan hidup, serta mengungkap proses rekonstruksi makna hidup pasca-keterlibatan dalam perjudian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi guna mengungkap esensi pengalaman subjektif partisipan. Partisipan terdiri dari tiga mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam sebanyak tiga sesi untuk setiap subjek, didukung dengan observasi non-partisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlibatan subjek berakar pada kondisi Vakum Eksistensial dan dorongan Sensation Seeking untuk mengisi kekosongan batin; (2) praktik judi memicu Disonansi Kognitif akibat benturan antara perilaku menyimpang dengan identitas profesional sebagai calon konselor, serta memicu krisis finansial ekstrem; (3) proses rekonstruksi makna hidup dicapai melalui penggunaan Kebebasan Berkehendak untuk mengambil Nilai Bersikap melalui kejujuran radikal serta penemuan Nilai Kreatif dengan menjadikan pendidikan sebagai "jangkar" masa depan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penderitaan akibat adiksi judi bagi calon konselor menjadi sarana pendewasaan eksistensial yang menuntun mereka kembali pada tanggung jawab moral profesional.
Kepemimpinan Perempuan dalam Perspektif Governance dan Inovasi Publik: Analisis Multidimensi pada Kepemimpinan Tri Rismaharini di kota Surabaya Faqih Savero; Muhammad Farrel Mahadika; Wijdan Akmal Sumargi; Aniqotul Ummah; Chomariyana Kartika Hesti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qgg22587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan perempuan melalui integrasi perspektif governance dan inovasi publik, dengan fokus pada masa jabatan Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya (2010–2020). Menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Tri Rismaharini berhasil menyelaraskan prinsip-prinsip good governance—seperti partisipasi, akuntabilitas, dan responsivitas—dengan inovasi publik yang berkelanjutan (seperti e-government dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat). Dari perspektif gender, pendekatan komunikasinya yang empatik namun tegas mampu meruntuhkan hambatan struktural dalam birokrasi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pemerintahan daerah bertumpu pada sinergi multidimensi di mana karakteristik kepemimpinan perempuan yang adatit bertindak sebagai katalis kolaborasi institusional dan inovasi publik yang berkelanjutan.
Pemasaran Politik Tokoh Menuju Pemilu 2029: Studi Aktivitas Anies Baswedan Maula Hanifa; Hafiza Zulfa; Arini Aisyah Putri Bambang; Panji Dwi Prasetyo; Andra Radithya; Naufal Ridha Mua’afa
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qtr6px27

Abstract

Pemasaran politik menjadi strategi penting dalam membangun citra, memperluas dukungan, dan mempertahankan relevansi tokoh politik di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran politik Anies Baswedan menuju Pemilu 2029, khususnya dalam aspek personal branding, segmentasi audiens, pemanfaatan media, gerakan sosial, dan positioning politik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan Juru Bicara Muda Anies-Muhaimin 2024 dan dosen Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta, serta analisis data sekunder berupa konten media sosial, pemberitaan, dan survei elektabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anies Baswedan berhasil membangun personal branding sebagai figur intelektual, rasional, empatik, dan komunikatif melalui kombinasi strategi push marketing, pass marketing, dan pull marketing. Pemanfaatan media digital, terutama TikTok dan Instagram, memperkuat kedekatan dengan publik dan memperluas jangkauan komunikasi politik. Namun demikian, strategi tersebut masih menghadapi kelemahan dalam segmentasi audiens karena pesan yang cenderung konseptual lebih mudah diterima oleh kelompok terdidik dibanding masyarakat non-urban dan pemilih dengan orientasi emosional. Selain itu, pembentukan gerakan sosial dan posisi sebagai figur oposisi moderat turut menjadi bagian dari upaya mempertahankan relevansi politik pasca Pilpres 2024. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran politik Anies Baswedan menuju Pemilu 2029 menunjukkan kekuatan pada aspek branding dan komunikasi digital, tetapi masih memerlukan perluasan segmentasi agar mampu menjangkau basis pemilih yang lebih luas.
Perilaku Adiktif Terhadap Kopi:  Studi Kualitatif Zabrina Zabrina; Roza Eva Susanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/n914ra44

Abstract

Coffee consumption has become an integral part of students' lifestyles and is commonly used to improve concentration and academic productivity. However, excessive coffee intake may lead to addictive behavior that negatively affects physical, psychological, and social well-being. This study aims to describe coffee addictive behavior among university students and to develop an intervention plan to reduce caffeine dependence. The study employed a qualitative approach using an intrinsic case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving a 23-year-old participant who routinely consumed more than three cups of coffee per day. Data were analyzed using thematic analysis through data reduction, data presentation, conclusion drawing, and triangulation. The findings revealed several indicators of caffeine addiction, including increased tolerance, withdrawal symptoms, loss of control over consumption, craving, continued coffee consumption despite negative consequences, and impaired social functioning and sleep quality. Academic stress, work demands, and coffee-drinking culture were identified as the primary factors contributing to addictive behavior. As a practical intervention, this study proposes a six-week tapering strategy involving gradual reduction of coffee consumption to minimize withdrawal symptoms and facilitate recovery from caffeine dependence
Systematic Literature Review: Efektivitas Komunikasi Organisasi Internal Terhadap Kinerja Karyawan Dea Wisnu Ramdani; Indy Fauziah Hanifa; Lailafitri Pratiwi Kadmadi; Aisyah Humayyrah; Sofa Perihah Nurasiah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d0myd580

Abstract

Internal organizational communication is a crucial factor in improving employee performance through information delivery, work coordination, and the establishment of effective relationships within the organization. However, previous research findings regarding the influence of internal communication on employee performance differ, necessitating a more comprehensive study. This study aims to analyze the effectiveness of internal organizational communication on employee performance through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study was conducted by identifying, selecting, evaluating, and synthesizing scientific articles published between 2020 and 2026. The literature search was conducted using Google Scholar through the Publish or Perish application, using the keywords organizational internal communication, employee performance, organizational communication effectiveness, and internal communication. The results indicate that most studies conclude that internal organizational communication has a positive and significant effect on employee performance. Communication effectiveness is influenced by factors such as teamwork, work motivation, work discipline, work environment, job descriptions, employee empowerment, rewards and punishments, and the use of digital communication media. Conversely, ineffective communication can lead to miscommunication, poor coordination, and decreased productivity. Therefore, organizations need to build open, transparent internal communication supported by digital technology to improve communication effectiveness and optimize employee performance.
Persepsi dan Sikap Mahasiswa Terhadap Nilai-Nilai Pancasila di Era Post-Truth: Studi Kualitatif pada Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indrawati Syamsuddin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/gz8zq598

Abstract

This study aims to analyze the perceptions and attitudes of Pancasila and Civic Education (PPKn) students at Universitas Halu Oleo toward the values of Pancasila amid the post-truth phenomenon, and to describe how they respond to digital information that contradicts those values. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through in-depth interviews with eight active PPKn students and analyzed thematically. The findings show that students possess a conceptually mature perception of Pancasila values and a solid understanding of post-truth characteristics, largely shaped by their coursework. Indonesian Unity and Just and Civilized Humanity were perceived as the values most frequently challenged in digital spaces. In terms of attitude, students demonstrated a skeptical-reflective response pattern, applied layered verification strategies, and acted as informal digital-literacy educators for their peers and families. However, a "silent bystander" phenomenon was also identified among fellow students, indicating a gap between cognitive awareness and the courage to act. These findings suggest that strengthening conceptual understanding through Pancasila and Civic Education should be balanced with strengthening students' self-efficacy and constructive critical attitudes to face disinformation more effectively
Pengaruh Intensitas Penggunaan Gadget terhadap Kesehatan Mental pada Siswa SMK Pratama Widya Mandala Tahun Ajaran 2026 I Gede Wirasaputra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qt72gh78

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada era modern menyebabkan penggunaan gadget semakin meningkat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Gadget memberikan berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi, berkomunikasi, serta mendukung kegiatan pembelajaran. Namun, penggunaan gadget dengan intensitas yang tinggi juga dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental siswa, seperti stres, kecemasan, gangguan tidur, penurunan konsentrasi belajar, serta menurunnya interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap kesehatan mental pada siswa SMK Pratama Widya Mandala Tahun Ajaran 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan gadget, sedangkan variabel terikat adalah kesehatan mental siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melihat hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan kondisi kesehatan mental siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget dengan intensitas tinggi memberikan pengaruh terhadap kesehatan mental siswa. Dampak yang muncul meliputi menurunnya konsentrasi belajar, gangguan pola tidur, perubahan suasana hati, kecemasan, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Namun demikian, penggunaan gadget juga memberikan dampak positif apabila digunakan secara tepat dan terarah, seperti membantu proses pembelajaran dan memperluas wawasan siswa. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan gadget secara bijak dan pengawasan dari pihak sekolah maupun orang tua agar dampak negatif penggunaan gadget dapat diminimalkan.
Kewenangan Kelembagaan dalam Pencegahan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Non-Pertanian Mardiana Mardiana
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9ecc7m06

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian ke non-pertanian menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di Indonesia. Meskipun telah terdapat berbagai instrumen hukum, seperti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan kebijakan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), implementasinya masih menghadapi berbagai kendala kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan kewenangan kelembagaan dalam pencegahan alih fungsi lahan pertanian, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya efektivitas kewenangan tersebut, serta merumuskan upaya penguatan kelembagaan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan kewenangan kelembagaan dalam perlindungan lahan pertanian telah memiliki dasar hukum yang relatif komprehensif, namun implementasinya masih terkendala oleh tumpang tindih kewenangan antarinstansi, lemahnya koordinasi lintas sektor, belum terintegrasinya data spasial, keterbatasan kapasitas pengawasan daerah, serta dampak deregulasi perizinan pasca-Undang-Undang Cipta Kerja. Penguatan kewenangan kelembagaan perlu dilakukan melalui peningkatan kewenangan Tim Terpadu Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, integrasi data LP2B dan LSD ke dalam sistem KKPR, penguatan kapasitas fiskal dan kelembagaan pemerintah daerah, konsistensi penegakan hukum, serta peningkatan partisipasi masyarakat dan pemanfaatan teknologi geospasial guna mewujudkan perlindungan lahan pertanian yang berkelanjutan.
Analisis Rasio Keuangan Daerah dalam Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam Tahun 2023–2024 Elvina Indriati; Winda Yanti; Nurlisafani Nurlisafani; Etsa Fahimah; Siska Yulia Defitri; Rita Dwi Putri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m2bkb522

Abstract

This study aims to analyze and compare the financial performance of the South Solok Regency, Tanah Datar Regency, and Agam Regency for the 2023–2024 fiscal year using local government financial ratio analysis. This study employs a descriptive quantitative method, utilizing secondary data in the form of Budget Implementation Reports (LRA) obtained through documentation from the official websites of each local government. The analysis was conducted using autonomy ratios, effectiveness ratios, efficiency ratios, and balance ratios—which include operating expenditure ratios and capital expenditure ratios—revenue growth ratios, and fiscal decentralization ratios. The results indicate that all three regencies still exhibit low levels of financial autonomy and fiscal decentralization, leaving them dependent on central government transfer funds. Tanah Datar Regency has the highest level of local revenue (PAD) effectiveness, while South Solok Regency and Agam Regency demonstrate better efficiency in financial management. Furthermore, the proportion of operating expenditures remains higher than that of capital expenditures, even though all regencies showed positive revenue growth in 2024. Thus, local governments need to optimize local revenue, improve budget management efficiency, and balance expenditure allocations to achieve sustainable fiscal autonomy.
Pengaruh Literasi AI terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Metakognitif pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 36 Jakarta Andini Tiara Putri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7dsghp70

Abstract

This study aims to analyze the effect of AI literacy on students' critical thinking skills through metacognition in Economics subjects at SMA Negeri 36 Jakarta. The study employed a quantitative approach with a survey method involving 108 students selected using purposive sampling and saturated sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Square (PLS) approach through SmartPLS 4. The results indicate that AI literacy has a positive and significant effect on critical thinking skills. AI literacy also has a positive and significant effect on metacognition, and metacognition has a positive and significant effect on critical thinking skills. Furthermore, metacognition significantly mediates the effect of AI literacy on critical thinking skills. The model explains 66.8% of the variance in critical thinking skills and 68.5% of the variance in metacognition. These findings confirm that AI literacy, both directly and indirectly through metacognition, contributes to the development of students' critical thinking skills. This study contributes to the understanding of the role of AI literacy and metacognition in enhancing critical thinking skills in the context of economics education, and provides practical implications for teachers and schools in designing learning strategies that integrate AI literacy and metacognitive development.