cover
Contact Name
Zumhur Alamin
Contact Email
jurnalpemas@gmail.com
Phone
+62895351974655
Journal Mail Official
jurnalpemas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno Hatta no. 129 Rt. 06 Rw. 03 Rabangodu Utara Raba Kota Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS)
Published by Yayasan Ran Edu Center
ISSN : 30903394     EISSN : 30901901     DOI : https://doi.org/10.63866/pemas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup berbagai disiplin ilmu yang relevan. Ruang lingkup dan fokus Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) meliputi: pemberdayaan masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian. Metode yang digunakan sebaiknya menggunakan landasan teori yang kuat sehingga dapat dipertanggungjawabkan aspek keilmiahannya. Metode yang digunakan dalam manuskrip atau naskah artikel misalnya: PAR (Participatory Action Research); ABCD (Asset Based Community Development); CBR (Community-Based Research); Service learning; Community development, atau metode/pendekatan yang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Pelatihan Literasi Keuangan Syariah bagi Masyarakat Desa untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Rosa Ersianti; Ahmad Layana; Budi Setiadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i1.54

Abstract

Rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat desa menjadi salah satu faktor penghambat dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi. Minimnya pemahaman tentang prinsip keuangan syariah menyebabkan masyarakat kurang memanfaatkan layanan keuangan berbasis syariah secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah melalui pelatihan berbasis komunitas, sehingga masyarakat dapat mengelola keuangan secara lebih baik sesuai dengan prinsip syariah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Community-Based Research (CBR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode ini memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap pengalaman serta perubahan pemahaman dan perilaku masyarakat setelah mendapatkan pelatihan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi perkembangan pemahaman dan penerapan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan syariah, termasuk perencanaan keuangan, tabungan syariah, serta pemanfaatan zakat dan wakaf produktif. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam pola pikir dan perilaku keuangan masyarakat, yang tercermin dari meningkatnya penggunaan layanan keuangan syariah. Kesimpulannya, pendekatan Community-Based Research terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keuangan syariah dan berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Diperlukan pendampingan lanjutan dan kerja sama dengan lembaga keuangan syariah untuk memastikan keberlanjutan manfaat yang diperoleh.
Pemberdayaan Peternak Lele melalui Teknologi Akuaponik untuk Meningkatkan Produktivitas di Desa Cilangkap Putri Inayah; Dian Werdani; Maya Sofianti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i1.55

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu sektor perikanan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan peternak di pedesaan. Namun, rendahnya efisiensi pakan dan kualitas air sering menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas. Sistem akuaponik diperkenalkan sebagai solusi inovatif yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan peternak lele di Desa Cilangkap melalui penerapan teknologi akuaponik guna meningkatkan efisiensi pakan dan produktivitas budidaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peternak secara aktif dalam proses implementasi dan evaluasi sistem akuaponik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis efisiensi pakan menggunakan Feed Conversion Ratio (FCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuaponik mampu menurunkan FCR dari 1,8 menjadi 1,3, yang berarti ikan dapat tumbuh lebih optimal dengan jumlah pakan yang lebih sedikit. Selain itu, kualitas air juga mengalami peningkatan, yang berdampak pada kesehatan ikan dan pertumbuhan tanaman yang lebih baik. Kesimpulannya, sistem akuaponik terbukti sebagai solusi berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas peternakan lele di desa Cilangkap, sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Diharapkan teknologi ini dapat diadopsi secara lebih luas untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak ikan di Indonesia.
Strategi Peningkatan Kesejahteraan Nelayan melalui Diversifikasi Usaha Berbasis Ekowisata Meliyati; Ruri Ramayati; Ainun Safira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i1.56

Abstract

Kesejahteraan nelayan di Indonesia masih menghadapi tantangan besar akibat ketergantungan pada hasil tangkapan ikan yang fluktuatif. Diversifikasi usaha berbasis ekowisata menjadi salah satu strategi alternatif yang dapat meningkatkan pendapatan nelayan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak diversifikasi usaha ekowisata terhadap kesejahteraan nelayan di daerah pesisir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 50 rumah tangga nelayan dalam program pengembangan ekowisata selama enam bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan survei, kemudian dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah implementasi program, sebanyak 68% nelayan mengalami peningkatan pendapatan dengan rata-rata kenaikan sebesar 40%. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan dalam pengelolaan usaha wisata dan kesadaran terhadap konservasi lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa diversifikasi usaha berbasis ekowisata dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mengurangi ketergantungan pada sektor perikanan. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat lokal, sangat diperlukan untuk keberlanjutan program ini.
Revitalisasi Budaya Membaca di Kalangan Remaja melalui Program Perpustakaan Digital Berbasis Komunitas Novi Wulandari; Rianti Rahma; Asmah Wuliah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i1.57

Abstract

Budaya membaca di kalangan remaja mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya penggunaan media digital yang lebih bersifat hiburan. Minimnya akses terhadap bahan bacaan yang menarik dan keterbatasan sarana perpustakaan konvensional menjadi tantangan dalam meningkatkan minat baca. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi budaya membaca remaja melalui implementasi perpustakaan digital berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan remaja, pendidik, serta komunitas literasi dalam pengembangan dan optimalisasi perpustakaan digital. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam frekuensi membaca, dari rata-rata 1,2 kali per minggu menjadi 4,5 kali per minggu, serta peningkatan durasi membaca dari 15 menit menjadi 45 menit per sesi. Selain itu, partisipasi aktif dalam komunitas literasi juga meningkat, menunjukkan efektivitas program ini dalam membangun lingkungan belajar yang lebih inklusif dan menarik bagi remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perpustakaan digital berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan minat baca remaja. Implikasi dari temuan ini memberikan wawasan bagi pengembangan model literasi digital yang lebih luas dan dapat diadaptasi di berbagai komunitas lain.
Penguatan Literasi Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga melalui Program Edukasi Digital Irna Eliyana; Muhammad Lukman; Pipit Aprianti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i1.58

Abstract

Literasi keuangan merupakan keterampilan penting bagi ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga secara efektif. Namun, rendahnya akses terhadap edukasi keuangan menyebabkan banyak ibu rumah tangga mengalami kesulitan dalam perencanaan anggaran, pengelolaan utang, dan pemahaman produk keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan ibu rumah tangga melalui program edukasi digital berbasis ceramah dan pendampingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Program ini diikuti oleh 30 ibu rumah tangga di Desa Bulujaran Lor, yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat literasi keuangan peserta, dengan peningkatan rata-rata skor post-test sebesar 25% dibandingkan pre-test. Analisis wawancara juga mengungkapkan bahwa peserta lebih sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan dan mulai menerapkan strategi perencanaan anggaran serta pengendalian pengeluaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model edukasi keuangan berbasis digital yang dapat diterapkan pada kelompok masyarakat dengan akses terbatas terhadap pelatihan keuangan formal. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis digital dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan literasi keuangan ibu rumah tangga. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas program dengan cakupan peserta yang lebih luas dan evaluasi dampak jangka panjangnya terhadap perilaku keuangan keluarga.
Pelatihan Literasi Digital dan Pengelolaan Data Pribadi untuk Remaja di Era Big Data Siti Mutmainah; Teguh Ansor Lorosae; Alamin, Zumhur; Sutriawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i2.74

Abstract

Era big data telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara remaja berinteraksi dan mengelola informasi. Meskipun demikian, aktivitas digital yang tinggi juga disertai dengan risiko terkait privasi dan keamanan data pribadi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan data pribadi di kalangan remaja di Kota Bima. Metode kegiatan yang digunakan antara lain penyuluhan interaktif, studi kasus insiden kebocoran data, dan simulasi pengaturan privasi di platform media sosial. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang bertujuan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman remaja mengenai konsep big data, jejak digital, potensi risiko siber (seperti phishing dan malware), serta tindakan praktis untuk melindungi data pribadinya. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Pelatihan yang diselenggarakan efektif membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menavigasi dunia digital dengan lebih aman dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga privasi data di tengah masifnya arus informasi.
Pemberdayaan Perajin Tenun Oi Fo'o Kota Bima Melalui Edukasi Digital dan Konten TikTok Missouri, Randitha; Jamilah, Sri; Puspitasari, Ratih; Annisa, Siti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i2.81

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan para perajin tenun tradisional di Kelurahan Oi Fo’o, Kota Bima, melalui edukasi digital dan pemanfaatan platform media sosial TikTok, sebagai sarana promosi produk. Perajin tenun di wilayah ini memiliki potensi budaya dan ekonomi yang tinggi, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya pengetahuan pemasaran digital, keterbatasan akses terhadap teknologi informasi, dan kemampuan membuat konten kreatif yang masih rendah. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, dan praktik langsung pembuatan konten TikTok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan perajin dalam menggunakan media sosial untuk promosi produk, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya inovasi pemasaran, serta mulai terbukanya akses pasar baru secara daring. Dengan pendekatan ini, diharapkan produk tenun Oi Fo’o dapat semakin dikenal luas, meningkatkan daya saing, sekaligus memperkuat ekonomi lokal dan melestarikan warisan budaya daerah.
Penguatan Kapasitas Komunitas Melalui Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM di Desa Sukamaju Putri, Husnul; Nurkasmir, Siti; Nurjanah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i2.84

Abstract

UMKM di Desa Sukamaju, Kabupaten Bandung, masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk. Kurangnya literasi digital dan keterampilan teknis menjadi hambatan utama dalam meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing berbasis praktik langsung. Metode kegiatan meliputi observasi awal, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan pre-test dan post-test, serta evaluasi efektivitas pelatihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan (dari 59,2 menjadi 86,7) dan keterampilan digital (dari 55,4 menjadi 82,5), dengan rata-rata peningkatan sebesar 27,3 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang interaktif dan kontekstual mampu meningkatkan kompetensi peserta secara menyeluruh. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing yang dirancang sesuai kebutuhan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Program ini juga membuka peluang pengembangan berkelanjutan melalui pendampingan dan pembentukan komunitas digital UMKM.
Implementasi Metode Service Learning dalam Pelatihan Aplikasi Spreadsheet untuk Optimalisasi Keuangan UMKM di Desa Kedungrejo Khaeruddin; Mohammad Nur Cholis; Francisco Marceliano Putra Hidayanta; Dwi Sagitta Tjipta
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i2.86

Abstract

Digitalisasi dalam pengelolaan keuangan menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di wilayah pedesaan yang masih memiliki keterbatasan literasi teknologi. UMKM di Desa Kedungrejo, Kabupaten Malang, menghadapi tantangan dalam mencatat, menganalisis, dan melaporkan transaksi keuangan secara sistematis, yang berdampak pada efisiensi dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam penggunaan aplikasi spreadsheet sebagai alat bantu pengelolaan keuangan, melalui penerapan metode service learning. Metode yang digunakan bersifat deskriptif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 25 pelaku UMKM sebagai peserta pelatihan. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta kuesioner persepsi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam mencatat transaksi, memahami arus kas, dan menyusun laporan keuangan sederhana. Skor rata-rata pre-test sebesar 46,8% meningkat menjadi 83,6% pada post-test. Selain itu, sebanyak 60% peserta menilai pelatihan sangat bermanfaat. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis service learning efektif dalam meningkatkan literasi keuangan digital UMKM dan dapat direplikasi untuk pemberdayaan masyarakat serupa di daerah lain. Kontribusi kegiatan ini terletak pada penguatan kapasitas digital UMKM dan mendorong integrasi teknologi sederhana dalam pengelolaan usaha skala mikro.
Integrasi Teknologi Pembelajaran Berbasis AI untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Alamin, Zumhur; Ihwan; Fathir; Dahlan; Musmuliadin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 2 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v2i2.87

Abstract

Penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran menghadirkan peluang baru untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa dan efektivitas pengajaran guru, khususnya di lingkungan Madrasah Aliyah yang tengah beradaptasi dengan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaktivitas pembelajaran dan keterlibatan siswa melalui integrasi aplikasi pembelajaran berbasis AI. Kegiatan dilaksanakan di salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Kota Bima dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan desain Community-Based Research (CBR), melibatkan 8 guru dan 40 siswa kelas XI IPA dan IPS. Data dikumpulkan melalui kuesioner keterlibatan belajar, wawancara semi-terstruktur, dan observasi kelas. Instrumen divalidasi oleh pakar dan diuji reliabilitasnya (α = 0,84). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan belajar siswa pada aspek afektif (+38,7%), kognitif (+36,7%), dan perilaku (+37,5%) setelah implementasi aplikasi AI seperti Socratic dan Quillionz selama empat minggu. Guru juga menunjukkan peningkatan kesiapan dan antusiasme dalam menerapkan teknologi tersebut, dengan skor rata-rata evaluasi pelatihan mencapai 4,4 dari skala 5. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi AI berkontribusi positif dalam memperkuat proses pembelajaran berbasis digital di madrasah, memperluas pemahaman siswa, serta meningkatkan responsivitas guru terhadap kebutuhan peserta didik. Kesimpulannya, kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam membangun kapasitas digital pendidik serta kontribusi ilmiah dalam pemetaan efektivitas pembelajaran berbasis AI dalam konteks pendidikan Islam.

Page 2 of 3 | Total Record : 23