cover
Contact Name
Anom Dwi Prakoso
Contact Email
anomdwiprakoso26@gmail.com
Phone
+6285157515166
Journal Mail Official
anom@ymci.my.id
Editorial Address
Jl. Rahtawu Raya, Desa Menawan RT 02/ 03, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Research Innovation
ISSN : 30466652     EISSN : 30324688     DOI : https://doi.org/10.64094/kzesc155
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Research Innovation - (IJHRI) merupakan jurnal ilmiah berkala yang dikelola dan diterbitkan oleh Yayasan Menawan Cerdas Indonesia. Jurnal ini memiliki fokus dan ruang lingkup ilmu kesehatan umum yang berkaitan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat setingggi-tingginya melalui pendekatan ilmiah melalui berbagai macam pendekatan, metode dan teknik. Fokus jurnal yaitu pada masalah kesehatan secara umum dan pengembangan ilmu bidang Kesehatan meliputi Kedokteran, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan masyarakat, Farmasi, Gizi, Fisioterapi, Manajemen Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, Rekam Medis, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan kesehatan lainnya. Jurnal ini terbit empat kali dalam satu tahun pada bulan February, Mei, Agustus, dan November tiap tahunnya.
Articles 89 Documents
ANALISIS TINGKAT KEPARAHAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA (CAP) DI RSUD PROVINSI NTB Sekar Ningrat, Lalu Nune; Fitri Apriliany; Nurul Indriani
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/q3vjv691

Abstract

Community Acquired Pneumonia (CAP) adalah suatu infeksi peradangan paru-paru yang menyebabkan adanya gangguan fungsi paru. Pasien CAP umumnya diberikan terapi antibiotik dan non-antibiotik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat keparahan interaksi obat dengan lama rawat inap pasien Community Acuired Pneumonia (CAP). Penelitian dilakukan secara deskriptif analitik dengan pengamatan dilakukan secara retrospektif dengan pendekatan studi potong lintang (cross sectional). Pengambilan data ini dilakukan dengan mengumpulkan rekam medis pasien CAP di Instalasi Rawat Inap RSUD Provinsi NTB periode januari-november 2023. Hasil yang didapatkan 94 kejadian (13,8 %) dengan tingkat keparahan major, 485 kejadian (71,4 %) dengan tingkat keparahan moderate dan 101 kejadian (14,8 %) dengan tingkat keparahan minor lalu dilakukan uji hipotesis menggunakan uji kolmogorov smirnov didapati hasil p < 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat keparahan interaksi obat dan lama rawat inap pasien ditunjukan dengan nilai (p = 0,000)
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN OBAT MENGGUNAKAN METODE HOT FIT DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Eleonora Maryeta Toyo; Azzahra Nazasyayidina; Ferika Indrasari; Heri Rustaman; Anggoro Wicaksono; Nurul Huda
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/ac3w1225

Abstract

Sistem informasi rumah sakit memproses dan mengintegrasikan seluruh alur manajemen layanan kesehatan melalui jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi, yang memungkinkan pengumpulan data secara cepat, tepat, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode HOT FIT dalam sistem informasi manajemen obat di Rumah Sakit Jiwa Daerah X Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional deskriptif kuantitatif. Data dianalisis dengan perangkat lunak Smart PLS 3.0, yang mencakup evaluasi inner model, outer model, dan pengujian hipotesis. Teknik sampling jenuh digunakan dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna berpengaruh signifikan terhadap manfaat sistem (t-statistic 1,969), dukungan organisasi penting untuk memaksimalkan manfaat (t-statistic 2,684), kualitas sistem meningkatkan penggunaan (t-statistic 2,468), kualitas layanan meningkatkan kepuasan pengguna (t-statistic 4,131), dan kualitas informasi juga penting untuk kepuasan pengguna (t-statistic 2,367). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan pengguna, dukungan organisasi, kualitas sistem, layanan, dan informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap manfaat dan kepuasan pengguna sistem informasi
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN OBAT DENGAN METODE HOT-FIT DI APOTEK K24 KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Shafira Septiana Haryanti; Ferika Indrasari; Sri Suwarni; Ivan Junius Mesak; Yunita Diyah Safitri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/p75az822

Abstract

Semakin berkembangnya zaman, membuat apotek membutuhkan suatu teknologi informasi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memproses dari data dan menghasilkan informasi yang membantu apotek tersebut melakukan pelayanan kefarmasian. Semakin baik sistem informasi manajemen pengelolaan persediaan obat pada suatu apotek, maka semakin baik dan efektif pula pelayanan di apotek tersebut. Efektivitas merupakan cara bagaimana suatu perusahaan dapat memperkecil penggunaan harta atau persediaan perusahaan dengan tepat dan benar tanpa terganggunya tujuan utama. Metode yang digunakan adalah HOT-Fit yang memiliki empat aspek penting yakni manusia, organisasi, teknologi serta keseimbangan hubungan tiap aspeknya. Metode HOT FIT memiliki komponen yang tidak hanya berfokus pada sistem tetapi berfokus juga pada lingkungan pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis efektivitas sistem informasi pengelolaan persediaan obat dengan metode HOT-Fit di Apotek K24 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan alat ukur kuisioner yang dikembangkan dari metode HOT-Fit. Sampel pada penelitian ini adalah Tenaga Kefarmasian Apotek K24 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang yang dapat menggunakan sistem informasi di Apotek. Berdasarkan hasil data penelitian yang diperoleh dari Apotek K24 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pengelolaan obat sudah efektif dan sesuai dengan komponen-komponen Hot-Fit. Untuk komponen Human memiliki persentase 80%, komponen Organization 90%, komponen Technology 90% dan komponen Net-Benefit dengan persentase 90%.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI PVA DAN HPMC Wahyu Setiyaningsih; Ajeng Andalia Santoso; Agustina Putri P.S.; Ellyvina Setya Dhini; Mayang Aditya Ayuning Siwi
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/f4yzf609

Abstract

Tanaman bunga telang (Clitoria ternatea L.) khususnya pada bunga nya mengandung antioksidan tinggi. Aktivitas antioksidan ini dapat menghambat radikal bebas dan dapat berfungsi sebagai anti aging. Antioksidan salah satu komponen dalam kosmetika yang dibutuhkan untuk antiradikal. karena itu peneliti ingin mengetahui formulasi yang tepat untuk ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai antioksidan dalam sediaan masker gel peel-off dengan variasi konsentrasi Polyvinyl Alcohol (PVA) dan Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Penelitian ini meliputi ekstraksi bunga telang dengan metode maserasi dengan etanol 70%. Cara pembuatan nya mengembangkan dengan aqua panas PVA dan HPMC yang diformulasikan menjadi masker gel peel-Off. Sediaan masker gel peel-off yang telah dibuat diuji kontrol kualitas yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji waktu kering, dan uji kesukaan. Masker gel peel-off dengan variasi basis PVA dan HPMC berpengaruh terhadap viskositas, daya sebar , daya lekat dan uji waktu kering sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol bunga telang. Hasil evaluasi fisik masker gel peel-off bunga telang (Clitoria ternatea L.) dari ketiga formula didapatkan gel peel-off yang homogen, warna ungu ke abu an, aroma khas , dan bentuk sediaan kental. Pada pengujian pH di dapatkan rata-rata pada formula I pH 5,30, formula II didapatkan pH 5,20 dan formula III didapatkan pH 5,07. Pada uji daya sebar pada beban 150 gram formula I memiliki rata-rata luas area 6,9 cm, formula II 7,7 cm dan pada formula III didapatkan 8,5 cm. Hasil uji statistik untuk uji pH, viskositas, daya sebar, dan uji waktu mengering didapatkan nilai sig < 0,05 maka dapat diartikan bahwa pada ketiga formula terhadap uji tersebut memiliki perbedaan yang bermakna.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG Musirotul Alfiah; Ferika Indrasari; Muhammad Ikhsan; Yunita Diyah Safitri; Sri Suwarni
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/ssk2bd84

Abstract

Pengetahuan pasien mengenai penyakit Diabetes Melitus dapat membantu pasien menjalankan terapi. Kepatuhan merupakan suatu perilaku pasien dalam menjalani pengobatan, mengikuti diet, atau mengikuti perubahan gaya hidup lainnya sesuai dengan anjuran medis dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU PKU Muhammadiyah Gubug. Jenis penelitian ini non eksperimental yang bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Analisis yang diperoleh adalahh analisis univariat, dan analisis bivariat kemudian, diuji menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov Test, dan diuji korelasi Rank Spearman untuk memperkuat lagi di uji dengan uji Chi-Square untuk mengetahui perbedaan lebih dari 2 proporsi data kategorik. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang memiliki total pada pengetahuan yang dikategorikan baik dengan persentase 54% dan pada kepatuhan minum obat paling tinggi dengan persentase 45%. Hal ini dapat diukur dengan uji korelasi Rank Spearman dengan nilai Sig. 2-tailed) sebesar 0,000<0,05 artinya ada hubungan dengan koefisien korelasi sebesar 0,549 tingkat hubungannya sedang. Kemudian uji chi-square dengan nilai p value 0,000<0,05 artinya ada keterkaitan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU PKU Muhammadiyah Gubug.
PENGARUH TERAPI AKUPUNKTUR LOKAL DAN AKUPUNKTUR TELINGA TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI DAN RENTANG GERAK SENDI LUTUT PADA PENDERITA NYERI LUTUT DI DESA JATIKUWUNG, GONDANGREJO, KARANGANYAR Salsabila Nur Fitriah; Imrok Atus Sholihah; Suwaji Handaru Wardoyo
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/w9ga1028

Abstract

Nyeri lutut merupakan gangguan sistem muskuloskeletal pada persendian lutut yang mengakibatkan nyeri dan keterbatasan gerak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur lokal dan akupunktur telinga terhadap perubahan skala nyeri dan rentang gerak sendi lutut pada penderita nyeri lutut di Desa Jatikuwung Gondangrejo, KaranganyarPenelitian ini dilaksanakan mulai Februari-Maret bertempat di Desa Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 32 subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Experiment dengan rancangan two groups pretest-posttest design. Subjek penelitian terbagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen (terapi akupunktur lokal dan akupunktur telinga) dan kelompok kontrol (akupunktur telinga). Hasil uji Mann-Whitney masing-masing kelompok ρ<0,05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Terapi akupunktur lokal dan akupunktur telinga berpengaruh terhadap perubahan skala nyeri dan rentang gerak sendi lutut pada penderita nyeri lutut.
STUDI KASUS: PROGRAM FISIOTERAPI PADA KONDISI SPONDYLOLISTHESIS Nur Safitri Hazanah; Safun Rahmanto; Aprilia Nur Fitrianti
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/4gbprp23

Abstract

Spondylolisthesis didefinisikan sebagai translasi anterior satu segmen vertebra daripada vertebra lainnya. Dalam keadaan fisiologis normal, facet joint, diskus intervertebralis, struktur ligament anterior dan posterior, serta otot pembungkus mempertahankan kesejajaran vertebra. Pada pasien dengan spondylolisthesis bisa disertai ataupun tidak disertai spondilosis yang dapat mengakibatkan defisit neurologis progresif dan radikulopati yang tinggi akibat kompresi akar saraf. Pada regio lumbal, gangguan nyeri mengakibatkan kekakuan terhadap otot paravertebra lumbal maka dari itu akan muncul ketidakseimbangan diantara otot paravertebra dan core muscle dalam menjaga tulang belakang mengakibatkan terganggunya aktivitas fungsional dan penurunan mobilitas lumbal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian lumbar   stabilization   exercise   dan   william   flexion exercise terhadap intensitas nyeri, kekuatan otot dan kemampuan   fungsional   pada   pasien   dengan   kasus Spondylolisthesis Posterior Verterbra Lumbal 5 Grade I. Intervensi   diberikan   selama   6 kali   pertemuan   berupa latihan supine twisted stretch, pigeon supine stretch, single and double knee to chest serta bridging.  Pasien yaitu Ny. R usia 42 tahun di RS Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Mei tahun 2024. Hasil dari   intervensi   yang   diberikan   terjadi   penurunan tingkat  intensitas  nyeri,  peningkatan  kekuatan  otot extremitas  bawah,  serta  penurunan  tingkat  disabilitas aktivitas   fungsional   yang   diukur   dengan   kuisioner Oswestry Disability Index (ODI). 
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PENANGANAN ASI SERET MENGGUNAKAN OBAT TANAMAN KELUARGA PADA IBU MENYUSUI DI DESA MESANGGOK KECAMATAN GERUNG Muhammad Khairul Anam; Nurul Indriani; I Nyoman Bagus Aji Kresnapati
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/50904812

Abstract

Penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai solusi alami untuk masalah laktasi semakin diperhatikan, terutama di daerah pedesaan. Pengetahuan ibu menyusui mengenai ASI eksklusif dan pemanfaatan TOGA untuk mengatasi ASI seret sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik demografis dan tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang ASI eksklusif serta penanganan ASI seret menggunakan TOGA di Desa Mesanggok. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 52 responden. Validitas data diuji menggunakan perangkat SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20-30 tahun (63,46%), diikuti oleh kelompok usia 31-40 tahun (32,70%), dan usia 41-47 tahun (3,84%). Dari segi pendidikan, 9,6% responden memiliki tingkat pendidikan SD, 21,2% SMP, 51,9% SMA, dan 17,3% perguruan tinggi. Tingkat pengetahuan responden tentang ASI eksklusif dan penggunaan TOGA untuk mengatasi ASI seret tergolong baik, dengan 61,54% responden memiliki pengetahuan tinggi, 21,15% sedang, dan 17,31% rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menyusui memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya ASI eksklusif dan manfaat TOGA dalam penanganan ASI seret. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang praktik kesehatan alami yang aman dan efektif.
STUDI KASUS: PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA POST OP REKONSTRUKSI ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT KNEE SINISTRA DENGAN CRYOTHERAPY DAN TERAPI LATIHAN Kharisma Maharani; Zainal Abidin
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/yhpsz342

Abstract

Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah prosedur operasi yang menggantikan ligament ACL yang mengalami rupture menggunakan jaringan tendon (graft). ACL rupture umumnya disebabkan oleh gerakan berlebihan pada lutut, yang mengakibatkan kontraksi tinggi pada otot quadriceps dan hiperekstensi lutut. Pasien post-operasi ACL sering mengalami masalah seperti nyeri, edema, penurunan lingkup gerak sendi, penurunan kekuatan otot, serta gangguan aktivitas fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penatalaksanaan fisioterapi dengan cryotherapy dan terapi latihan pada pasien laki-laki berusia 17 tahun pasca rekonstruksi ACL lutut kiri. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk studi kasus dengan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) fisioterapi. Pasien menjalani 5 sesi terapi dalam kurun waktu 1 minggu, 2 kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada nyeri diam, nyeri tekan, nyeri gerak, serta penurunan edema dan spasme otot. Selain itu, terjadi peningkatan kekuatan otot, lingkup gerak sendi (LGS), dan kemampuan fungsional pasien yang diukur dengan Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS). Berdasarkan hasil ini, cryotherapy dan terapi latihan terbukti efektif dalam meningkatkan pemulihan pasien pasca rekonstruksi ACL.
REVIEW ARTIKEL: STUDI LITERATUR TANAMAN LIAR DENGAN AKTIVITAS HIPNOTIK SEDATIF Raden Ajeng Nursamtari
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/2x1m9h46

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang memengaruhi kualitas dan kuantitas tidur, sering ditandai dengan kesulitan untuk memulai tidur, gangguan tidur malam, serta rasa kantuk dan kelelahan berlebihan di siang hari. Obat dari golongan sedatif-hipnotik umum digunakan untuk mengatasi insomnia, namun penggunaan jangka panjang yang tidak rasional dapat menyebabkan ketergantungan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman liar yang memiliki aktivitas sedatif-hipnotik berdasarkan kajian literatur ilmiah. Penelusuran literatur dilakukan menggunakan sumber dari basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect untuk mengumpulkan informasi mengenai tanaman liar dengan potensi aktivitas sedatif-hipnotik. Lima tanaman liar yang diidentifikasi memiliki aktivitas sedatif-hipnotik adalah Mimosa pudica L. (Putri Malu), Terminalia catappa L. (Daun Ketapang), Centella asiatica (Pegagan), Muraya paniculata L. (Kemuning), dan Cyperus rotundus L. (Rumput Teki). Berdasarkan bukti uji klinis yang diulas, lima tanaman liar Indonesia tersebut menunjukkan potensi sebagai agen sedatif-hipnotik, dengan kandungan alkaloid yang diduga berperan dalam aktivitas ini.