cover
Contact Name
Dewi Wachyuni
Contact Email
jurnalkemenhub@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkemenhub@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan Merdeka Tim. No.5 2, RT.2/RW.1
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : https://doi.org/10.25104/warlit.v35i2
Core Subject : Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi Kontributor Warta Penelitian Perhubungan berasal dari kalangan Peneliti dan Akademisi di bidang transportasi. Warta Penelitian Perhubungan memuat hasil penelitian, ide, dan gagasan dengan cakupan nasional dan global dengan lingkup: Transportasi Antarmoda, Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Transportasi Udara yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 517 Documents
Proyeksi Lalu Lintas Bandar Udara Frans Seda Maumere Tembu Muda, Yosef Norbertus
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v33i1.1691

Abstract

AbstrakBandar Udara Frans Seda Maumere adalah bandar udara yang terdapat di Kabupaten Sikka, Maumere, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bandar Udara Frans Seda Maumere mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang arus lalu lintas udara di wilayah Indonesia bagian timur dan merupakan alternatif utama untuk Bandar Udara El Tari Kupang. Peningkatan ekonomi, aktivitas, dan guna lahan telah membuat peningkatan mobilitas masyarakat Maumere dari satu wilayah ke wilayah lain, termasuk melalui udara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran lalu lintas Bandar Udara Frans Seda di tahun 2029 yang penting untuk pengembangan fasilitas teknik, terutama di sisi darat. Metode yang digunakan adalah analisis deret waktu dengan menggunakan data primer. Hasil analisis menunjukkan proyeksi lalu lintas Bandar Udara Frans Seda Maumere pada tahun 2029 memiliki jumlah penumpang datang sebanyak 167.983 orang, jumlah penumpang berangkat sebanyak 163.534 orang, jumlah pesawat datang dan berangkat sebanyak 2.742 pesawat, jumlah bagasi bongkar sebesar 1.105.382 kg, jumlah bagasi muat sebesar 926.123 kg, jumlah kargo bongkar sebesar 215.491 kg, dan jumlah kargo muat sebesar 83.884 kg. Sementara itu, fasilitas teknik sisi darat Bandar Udara Frans Seda Maumere perlu dikembangkan dari luasan aktual hall keberangkatan saat ini sebesar 352 m² menjadi 791 m² di tahun 2029, luasan aktual ruang tunggu keberangkatan dari saat ini 208 m² menjadi 335 m², jumlah tempat duduk ruang tunggu keberangkatan masih tetap 180 buah karena masih memenuhi sampai dengan tahun 2029, jumlah tempat duduk ruang kedatangan aktual dari saat ini 40 buah menjadi 112 buah, luasan aktual tempat mengambil bagasi dari saat ini 168 m² menjadi 303 m², dan luasan hall kedatangan aktual dari saat ini 152 m² menjadi 647 m² di tahun 2029. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan untuk rencana Pengembangan Bandar Udara Frans Seda Maumere.Kata kunci: Bandar Udara, Proyeksi, Standar Teknik.AbstractTraffic Projection of Frans Seda Maumere Airport: Frans Seda Maumere Airport is an airport located in Sikka Regency, Maumere, East Nusa Tenggara Province. This airport has a significant role in supporting the air traffic in the eastern part of Indonesia and is the main alternative for El Tari Kupang Airport. Increased economy, activity, and land use have increased the Maumere community’s mobility from one region to another, including by air. This research aimed at getting a picture of the traffic at Frans Seda Airport in 2029 which is important for the development of technical facilities, especially on the land side. The method used in this study was time series analysis using primary data. The results of the analysis show that the traffic projection of Frans Seda Maumere Airport in 2029 has a total of 167,983 arriving passengers, 163,534 departing passengers, 2,742 arriving and departing airplanes, 1,105,382 kg unloading baggage, 926,123 kg loading baggage, 215,491 kg unloading cargo, and 83,884 kg loading cargo. Meanwhile, the land-side technical facilities of Frans Seda Maumere Airport need to be developed from the actual area of the current departure hall of 352 m² to 791 m² in 2029, the actual area of the current departure waiting room of 208 m² to 335 m², the number of seats in the departure waiting rooms is still 180 as it is adequate until 2029, the actual number of the current arrival hall seats from 40 to 112, the actual area of the current baggage claim from 168 m² to 303 m², and the actual area of the current arrival hall from 152 m² to 647 m² in 2029. The results of this study can be used as recommendations for the development plan of Frans Seda Maumere Airport.Keywords: Airport, Projection, Technical Standards.
Peran Sumber Daya Manusia Transportasi Penyeberangan dalam Meningkatkan Pelayanan Pariwisata di Danau Toba Pardosi, Jhonson; Sibarani, Robert; Bangun, Nur Cahaya; Putra, Ilham Mirzaya
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v33i2.1738

Abstract

Sejak tahun 1955 tercatat telah terjadi 7 kali kecelakaan transportasi penyeberangan di Danau Toba yang disebabkan tabrakan hingga kelebihan muatan kapal. Human error dan Miss Management disinyalir menjadi satu diantara penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Kecelakaan-kecelakaan tersebut menjadi citra buruk destinasi wisata Danau Toba. Kecelakaan tersebut mengirimkan pesan kepada wisatawan tentang ketidakamanan dan kekhawatiran yang patut diwaspadaiPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui peran Sumber Daya Manusia dalam mendukung Standar Pelayanan Trasportasi Pariwisata di Kabupaten Samosir. Jenis penelitian berdasarkan jenis data dan analisis adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia transportasi; regulator, penyedia jasa penyeberangan, dan tenaga kerja transportasi danau di Kabupaten Samosir. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ada 3 cara, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Peran regulator sebagai pembuat kebijakan, stimulator, dan fasilitator. Peran Penyedia Jasa Penyeberangan sebagai pelaksana kebijakan, organisator, dan operator. Peran Awak kapal sebagai pelaksana kebijakan, dan eksekutor, dan 2) Keamanan dan keselamatan transportasi penyeberangan di Danau Toba harus ditingkatkan dengan melibatkan sumber daya manusia transportasi dalam mendukung pelayanan pariwisata
Antisipasi Kekhawatiran Penumpang Terhadap Proses Layanan Bandar Udara di Yogyakarta di Masa Pandemi COVID-19 Putri, Nuansa Aita; Romadlon, Fauzan
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v34i1.1748

Abstract

Peningkatan kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia khususnya di Yogyakarta menjadikan adanya penurunan jumlah pengguna jasa bandara khususnya penumpang. Hal ini karena adanya pemberhentian sementara transportasi umum dan adanya kekhawatiran masyarakat tertular COVID-19. Pada situasi new reality, transportasi bandara sudah mulai kembali beroperasi seperti operasional Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG). Akan tetapi, pengguna jasa bandara masih merasa khawatir untuk bepergian, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana respon tingkat kekhawatiran pengguna jasa khususnya penumpang Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG) di masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah survei dan observasi langsung ke penumpang atau pengguna jasa layanan bandara di yogyakarta. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penumpang memiliki kekhawatiran yang tinggi terhadap proses layanan di bandara saat menyentuh tray ketika pemeriksaan, penggunaan toilet bandara, mengambil atau menyentuh bagasi, dan mengantri saat check in atau ketika boarding. Berdasarkan jenis kelamin, penumpang wanita memiliki kekhawatiran yang lebih tinggi terhadap beberapa aktivitas layanan tersebut. Beberapa tawaran yang diajukan oleh penumpang untuk atau penjaminan keamanannya adalah screening COVID-19 untuk semua penumpang saat keberangkatan, pemakaian masker di bandara, tersedia teknologi touchless di bandara, dan surat bebas COVID-19 bagi setiap penumpang. Harapannya dengan peningkatan proses pelayanan bandara, maka kekhawatiran penumpang untuk menggunakan transportasi udara dapat berkurang dan keamanan tetap terjamin.
Tipologi Potensi Transit-Oriented Development (TOD) di Sekitar Stasiun Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan Fatimah, Siti
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v33i1.1778

Abstract

AbstrakLight Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan dengan 13 stasiun pemberhentian menyediakan alternatif moda transportasi umum massal di Kota Palembang. Jalur LRT sepanjang sekitar 23 kilometer membentang dari utara ke selatan yang merupakan koridor utama Kota Palembang. Stasiun sebagai titik transit perpindahan dari moda transportasi LRT ke angkutan umum lainnya dan sebaliknya, berpotensi untuk menjadi bagian dari pengembangan Transit-Oriented Development (TOD). Masing-masing stasiun memiliki karakteristik tertentu sesuai kondisi lingkungan terbangun di sekitarnya. Pengelompokan stasiun sebagai area yang potensial untuk pengembangan TOD menyederhanakan perencanaan dan perancangannya. Dengan menggunakan data berbasis spasial, yaitu kepadatan penduduk, persentase kawasan perkantoran, persentase kawasan komersial, rata-rata jarak berjalan kaki, dan kepadatan persimpangan, dilakukan analisis cluster. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 3 cluster potensi TOD pada jalur LRT yaitu cluster dengan jarak berjalan jauh, cluster kawasan komersial dan/atau perkantoran, dan cluster area padat penduduk dan/atau persimpangan.Kata kunci: Light Rail Transit (LRT), Transit-Oriented Development (TOD), Analisis Cluster, Data Berbasis Spasial.AbstractThe Typology of the Transit-Oriented Development (TOD) Potential around the South Sumatera Light Rail Transit (LRT): The South Sumatera Light Rail Transit (LRT) that has 13 stops provides an alternative mass public transport mode in Palembang City. The LRT track is around 23 kilometers, run from north to south of Palembang City which is the main corridor. As a transit point from the LRT to other public transport and vice versa, stations potentially be a part of the TOD development area. Each station has certain characteristics according to the built environment around it. Grouping stations as potential areas for TOD development simplifies planning and design. Using spatial base data including population density, percentage of office area, percentage of the commercial area, average walking distance, and intersection density as variables, cluster analysis was conducted. The results of the analysis showed that there were 3 TOD clusters in the LRT pathway including the cluster with long walking distance, cluster in the commercial and/or office area, and cluster in the dense population and/or intersections.Keywords:  Light Rail Transit (LRT), Transit-Oriented Development (TOD), Cluster Analysis, Spatial Base Data.
Optimisasi Kinerja Area Traffic Control System (ATCS) di Simpang Dome Kota Balikpapan Maulidya, Ichda
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v34i2.1804

Abstract

Pertumbuhan pengguna kendaraan bermotor dinilai tidak sebanding dengan penyediaan infrastruktur jalan di Kota Balikpapan. Untuk mengontrol kelancaran lalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan menerapkan Automatic Traffic Control System (ATCS) di sejumlah ruas jalan dan persimpangan yang memiliki kepadatan arus lalu lintas tinggi, salah satunya di Simpang Dome. Namun, keberadaan ATCS tersebut pun belum seluruhnya mampu meminimalisasi kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini menganalisis strategi optimisasi kinerja ATCS di Simpang Dome Kota Balikpapan dengan menggunakan analisis Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) dan simulasi skenario kinerja lalu lintas menggunakan software Vissim. Dari hasil analisis dan simulasi diketahui bahwa antrean kendaraan maksimum di Simpang Dome pada jam puncak mencapai 62,06 meter dan tundaan rata-ratanya berkisar selama 33,51 detik/smp dengan tingkat pelayanan D. Oleh karena itu, strategi yang dilakukan untuk mengoptimisasi kinerja ATCS di Simpang Dome antara lain pengaturan cycle time (fase hijau) arah selatan, timur, dan barat dari 15, 30, dan 35 detik menjadi 20, 25, dan 20 detik serta diperlukan penerapan yellow box junction (YBJ) untuk mencegah penumpukan kendaraan di persimpangan. Di samping itu, perbaikan alinyemen vertikal, khususnya untuk Jalan Syarifuddin Yoes, juga perlu dilakukan agar seluruh volume kendaraan yang melewati jalan tersebut dapat tertampung serta dapat memenuhi tingkat pelayanan minimum B, di jalan arteri primer dengan persyaratan tundaan berkisar lebih dari 5-15 detik per kendaraan.
Kajian Jaringan Bisnis dan Penilaian Konektivitas Lokasi Pasar Induk di Kabupaten Bandung Pribadi, Ocky Soelistyo; Hastarini, Tesa
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v34i1.1815

Abstract

Pasar Induk di Kabupaten Bandung memiliki pemasok bermacam komoditi barang yang berasal dari berbagai lokasi di dalam wilayah kabupaten maupun dari luar wilayah. Pasar Induk kemudian menyalurkannya ke Pasar Pengecer dan dapat pula memasok komoditi barang tertentu ke Pasar Induk lainnya, sehingga tercipta sebuah ikatan kerja antar lokasi terkait, yang dalam penelitian ini disebut dengan istilah “Jaringan Bisnis Pasar Induk”. Dalam jaringan tersebut, transportasi komoditi barang antar lokasi dilakukan dengan kendaraan barang menggunakan jaringan jalan yang ada, dimana kemudian akan timbul berbagai variabel operasional, yang dalam penelitian ini dititik beratkan pada variabel jarak, waktu tempuh dan kecepatan rata-rata perjalanan antar lokasi. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti dan menjadi tujuan pertama dari penelitian, sehingga keseluruhan jaringan bisnis akan diketahui kinerjanya berdasarkan analisis variabel operasionalisasi transportasi, yang dapat saling dibandingkan dan dibuat pemeringkatan. Setelah diketahui karakteristik jaringan bisnis dan dibuat pemeringkatan, selanjutnya dilakukan analisis konektivitas terhadap node lokasi Pasar Induk di dalam jaringan bisnis masing-masing, sehingga dapat dilakukan penilaian serta perbandingan bila ditemukan ada node yang tingkat konektivitasnya lebih baik. Ini menjadi tujuan ke dua dari penelitian. Hasil analisis adalah, berdasarkan kinerja parameter waktu tempuh, jarak perjalanan dan kecepatan rata-rata kendaraan bermotor pada jaringan bisnis, maka tertinggi nilainya adalah Jaringan Bisnis Pasar Margahayu, dan terendah adalah Jaringan Bisnis Pasar Majalaya, lalu Memperhatikan analisis konektivitas, maka pada intinya lokasi Pasar Induk di Kabupaten Bandung konektivitasnya baik dibanding lokasi lain di dalam jaringan bisnisnya.
Analisis Bibliometrik Transit-Oriented Development Sarjana, Sri
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v34i2.1816

Abstract

Transit-Oriented Development (TOD) adalah penataan dan pengembangan kawasan perkotaan yang mengintegrasikan sistem transportasi ramah lingkungan yang seimbang dengan kehidupan ekonomi dan sosial untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis artikel jurnal yang menggunakan tema TOD dan mendeskripsikan berbagai topik yang relevan dan memiliki kebaruan untuk dikembangkan pada penelitian yang akan datang. Analisis bibliometrik yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan literatur ilmiah dengan tema TOD yang diterbitkan mulai tahun 1977 hingga 2021. Metode kualitatif dikembangkan untuk menganalisis jurnal ilmiah dengan menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema TOD yang diimplementasikan dalam jurnal ilmiah menjadi perhatian serius dan memiliki nilai minat yang tinggi bagi para peneliti selama sepuluh tahun terakhir. Penelitian ini memanfaatkan 999 jurnal ilmiah yang didapatkan dari hasil penelusuran database  Google Scholar dan telah disesuaikan dengan tahapan kajian literatur yang mengacu pada preferred reporting items for systematics reviews and meta-analysis. Selain itu, penelitian ini menyatakan bahwa berbagai topik yang baru perlu dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung terciptanya kawasan perkotaan yang berkelanjutan meliputi perkotaan baru, desain perkotaan, walkability, bus rapid transit, dan light rail transit. Elsevier menjadi penerbit yang menempati peringkat utama yang menghasilkan berbagai jurnal ilmiah berkualitas tinggi sehingga banyak dikutip oleh berbagai komunitas ilmiah. Penentuan kata kunci dengan topik yang berbeda diperlukan dalam menganalisis jurnal ilmiah untuk mendapatkan ide dan inovasi baru untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi yang mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.
Persepsi Penumpang Angkutan Udara di Bandar Udara Soekarno Hatta pada Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 Pandemi Covid-19 Yarlina, Lita; Triastuti, Umiyatun Hayati; Lindasari, Evy; Yuliana, Dina; Nugroho, Dio Agro; Sitompul, Muhammad Rafiqi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v33i2.1821

Abstract

Pandemi COVID-19 secara langsung telah mempengaruhi perilaku pergerakan masyarakat, khususnya di bidang angkutan udara dan adanya kebijakan pemerintah tentang pembatasan dan protokol perjalanan dalam menggunakan moda angkutan udara. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penumpang angkutan udara terhadap protokol kesehatan dan syarat perjalanan yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta terhadap risiko penularan COVID-19 pada moda angkutan udara pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemantauan dan evaluasi kegiatan libur Nataru telah dilaksanakan untuk mengetahui persepsi penumpang di Bandar Udara Soekarno-Hatta pada Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kajian ini dilaksanakan melalui observasi secara langsung terhadap penumpang yang berada di bandar udara. Hasil kajian menunjukkan bahwa masih banyak penumpang yang melakukan perjalanan dengan alasan mudik atau keperluan keluarga. Tingkat kepatuhan penumpang terhadap protokol kesehatan sebesar 66% penumpang dan 60% percaya bahwa melakukan perjalanan dengan pesawat udara aman dari paparan virus COVID-19.Kata kunci: COVID-19, lalu lintas penumpang, profil responden.
Analisis Kinerja dan Utilitas Fasilitas Bongkar Muat Kapal Peti Kemas di Terminal Petikemas Surabaya Pelabuhan Tanjung Perak Manik, Parlindungan; Wiranda, Ariiq Daffa; Mulyatno, Imam Pujo; Santosa, Ari Wibawa Budi; Hadi, Eko Sasmito; Mursid, Ocid
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.1879

Abstract

Dwelling time atau dikenal dengan waktu tunggu bongkar muat masih menjadi persoalan bagi beberapa pelabuhan di Indonesia. Dwelling time dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya occupancy ratio dermaga dan utilitas fasilitas pelabuhan yang tinggi. Kelebihan kinerja pada alat yang ditunjukkan dengan tingginya nilai utilitas pada peralatan bongkar muat dapat menyebabkan kerusakan yang lebih dini pada peralatan dan meningkatnya dwelling time. Pada penelitian ini akan dilakukan kajian utilitas peralatan terminal Petikemas Surabaya dan pengaruhnya terhadap dwelling time dengan proyeksi pertumbuhan arus peti kemas 5 tahun mendatang. Prediksi arus peti kemas 5 tahun mendatang akan berada di atas 1,6 juta TEUs. Rata-rata waktu pelayanan oleh Container Crane adalah 2,64 menit dengan membongkar 23 box/jam, Rubber Tyred Gantry Crane 4,00 menit dengan membongkar 15 box/jam, Head Truck 16,68 menit dengan mengirim 4 box/jam, dan 58,85 jam untuk sebuah peti kemas mendiami lapangan penumpukan. Berdasarkan perdiksi arus peti kemas 5 tahun ke depan didapatkan juga bahwa akan terjadi over load penanganan peti kemas. Oleh sebab itu, diperlukan adanya penambahan fasilitas bongkar muat, yaitu 2 Container Crane dan 15 Head Truck. Berth Occupancy Ratio memiliki nilai 37,85% untuk dermaga internasional dan 45,44% untuk dermaga domestik. Didapatkan bahwa Box Ship per Hour adalah sebanyak 16 box/jam dan Box Crane per Hour adalah sebanyak 26 box/jam. Berth Throughput di Terminal Petikemas memiliki nilai 2 box/m untuk dermaga domestik dan internasional. Container Yard Occupancy Ratio ekspor berada di angka 23,91%, sementara Container Yard Occupancy Ratio impor berada di angka 55,12%. Dwelling Time untuk tahun 2015 – 2020 berada pada rata-rata 3.63 hari dengan Dwelling Time minimum 2.87 hari dan Dwelling Time maksimum 4.28 hari. Nilai dwelling time di Terminal Petikemas Surabaya masih memenuhi waktu kriteria. 
Model Pemilihan Moda Angkutan Feri Reguler dan Feri Cepat Rute Kupang–Sabu dan Sabu–Kupang Kumalawati, Andi; Mema, Klotilda G; Ramang, Ruslan; Puriningsih, Feronika S
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.1907

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan, di mana angkutan penyeberangan feri menjadi salah satu transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat karena biayanya yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Kota Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua secara geografis dipisahkan oleh laut sehingga menimbulkan lalu lintas pergerakan barang dan jasa. Untuk memenuhi kebutuhan lalu lintas pergerakan antarpulau ini disediakan angkutan penyeberangan feri reguler ASDP dan feri cepat swasta. Keduanya memiliki frekuensi pelayaran yang sama, namun waktu tempuh, biaya, dan kapasitas kapal yang berbeda sehingga menimbulkan pertimbangan pemilihan moda angkutan yang akan digunakan oleh penumpang. Penelitian ini menganalisis model pemilihan moda angkutan dengan metode stated preference dan model logit biner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penumpang lebih memilih feri cepat sebagai moda angkutan dengan probabilitas 66%, sementara feri reguler 34%. Sama halnya dengan penumpang Sabu yang memilih menggunakan feri cepat dengan probabilitas 86%, sementara feri reguler 14%.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue