cover
Contact Name
Novi Paramitasari MS
Contact Email
apmabhm@gmail.com
Phone
+6285732799688
Journal Mail Official
apmabhm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Taman Praja No.25, Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Jawa Timur 63139
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28077083     DOI : https://doi.org/10.47575/apma
APMa Journal Pengabdian Masyarakat publishes articles on: Community Development Community Based on Research Community Service Learning
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 83 Documents
Dapur Sehat ke Pasar Mandiri: Pemberdayaan Ibu Balita Pra-Stunting dengan Flossroll Lele dan Minuman Telang Yati Isnaini Safitri; Esty Puji Rahayu; Rachma Rizqina Mardhotillah; Elvinda Aulia Putri Ma'ruf; Intan Azkiya'ul Qolbiyah
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i1.846

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu balita pra-stunting melalui dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu edukasi kesehatan reproduksi yang berhubungan dengan stunting dan pelatihan peningkatan ekonomi melalui pelatihan pembuatan flossroll lele yang tinggi protein sehingga bisa menekan angka stunting. Selain itu, minuman telang yang tinggi antioksidan diberikan sebagai upaya meningkatkan day atahan tubuh balita terhadap paparan penyakit. Metode kegiatan meliputi sosialisasi dan pelatihan kepada 20 ibu balita pra-stunting pada bulan Oktober 2025, yang dilanjutkan dengan pendampingan dan evaluasi sampai bulan Desember 2025. Indikator keberhasilan dalam kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan terjualnya flossroll lele dan minuman telang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang berpengaruh ke stunting dari 25% ke 90%. Sedangkan pada edukasi manajemen pemasaran terdapat peningkatan pengetahuan  dari 15% ke 90%. Selain edukasi, peserta juga dilatih untuk membuat floshroll dan abon lele serta memasarkan produk secara online. Hasil penjualan flossroll dapat menjadi modal untuk produksi selanjutnya sehingga bisa meningkatkan ekonomi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, stunting dan peningkatan keterampilan dalam membuat flossroll dan minuman telang. Keberlanjutan program dengan memantau proses pemasaran dan penjualan flossroll dan minuman telang.
Edukasi Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kelurahan Kayuloko, Wilayah Kerja Puskesmas Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri Wahyu Anjas Sari; Fresthy Astrika Yunita; Nuha Amer Abdulwahab Al-aghbari; Eti Poncorini Pamungkasari; Sri Mulyani; Sumardiyono; Ratih Puspita Febrinasari
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i1.851

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam penurunan AKI pada ibu hamil. Metode kegiatan yang dilakukan yaitupenyuluhan dengan bantuan media leaflet dan powerpoint tentang penurunan AKI dengan sasaran kegiatan ibu hamil dengan indikatorkeberhasilan pengetahuan ibu hamil meningkat, instrumenyang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu hamil menggunakan kuesioner. Sebelum intervensi, ibu mengisi kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal, kemudian mengikuti sesi kelas edukasi setelah itu dilakukan post-test sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi 10,14. Disarankan edukasi penurunan AKI tetap dilanjutkan dengan pemantauan oleh Puskesmas dan kader agar ibu hamil mampu mengenali tanda bahaya secara dini dan keterlibatan dukungan dari keluarga.
Edukasi Gizi Berbasis Protein Hewani melalui Pemanfaatan Telur sebagai Upaya Pencegahan Stunting Bayu Purnama Atmaja; Mega Arianti Putri; Yudha Fika Diliyana
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i1.853

Abstract

Tujuan Pengabdian Masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Stunting dengan pemberian edukasi gizi berbasis protein hewani. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus di Desa Taji, magetan. Sasaran kegiatan melibatkan sekitar 35 kader PKK dan Posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan dan diskusi interaktif. Metode evaluasi menggunakan desain pre-test dan pos-ttest dengan instrumen berupa kuesioner pengetahuan. Edukasi gizi berbasis pangan lokal seperti telur dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam pencegahan Stunting di tingkat komunitas. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi gizi tentang telur efektif dalam meningkatkan pengetahuan anggota PKK dan dapat mendukung upaya pencegahan Stunting secara berkelanjutan di Desa Taji Kabupaten Magetan.
Asuhan Komplementer Komprehensif dalam Mengatasi Dysmenorrhea Remaja di Maahad Darul Falah, Selangor, Malaysia Esty Puji Rahayu; Lalilatul Khusnul Rizki; Yati Isnaini Safitri; Siska Nurul Abidah; Tiyas Saputri
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.779

Abstract

Prevalensi dysmenorrhea di Asia adalah 74,5%, sedangkan di Malaysia mencapai 69,4% dan Thailand 84,2%. Salah satu pesantren di Malaysia adalah Maahad Darul Falah dengan 56 siswa Perempuan yang terletak di dekat pantai, tepatnya di Sungai Besar, Selangor, Malaysia dengan masalah kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksi remaja, dysmenorrhea dan cara mengelolanya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dan asuhan komplementer secara komprehensif dalam mengatasi dysmenorrhea. Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat dengan evaluasi pre-post dan ukuran sampel eksplisit 56 santriwati dan 15 santriwati mendapat terapi TENS. Alat ukur nyeri menggunakan NRS yang merupakan instrumen terstandar, lokasi kegiatan di Maahad Darul Falah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat terdiri dari pendidikan kesehatan reproduksi, mengelola dysmenorrhea dengan teknik akupresur dan penggunaan TENS serta memberikan terapi komplementer yang komprehensif bagi remaja yang mengalami dysmenorrhea. Hasil penelitian menyatakan terdapat peningkatan pengetahuan tentang fisiologi menstruasi dan permasalahannya dari 17,86% ke 87,5%. Ada juga peningkatan pengetahuan tentang cara mengelola nyeri haid dengan terapi komplementer yaitu akupresur dan TENS dari 44,64% menjadi 89,29%. Sebanyak 15 siswa telah datang ke Posko dan mendapatkan terapi TENS, akupresure dan musik. Kesimpulannya, pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan akupresur; kombinasi terapi komplementer berpotensi menurunkan nyeri, namun diperlukan data kuantitatif dan studi dengan kontrol untuk memastikan efektivitas.
Edukasi Pemanfaatan Limbah Anorganik (Sampah Botol Plastik) menjadi Sofa BOTIK sebagai upaya Pengolahan Sampah Berkelanjutan Frida Hendrarinata; Hery Koesmantoro
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.782

Abstract

Pengelolaan permasalahan sampah anorganik, terutama botol plastik, masih menjadi tantangan di masyarakat Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Kondisi ini disebabkan oleh tingginya jumlah limbah plastik yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber daya yang bernilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan limbah botol plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, yaitu sofa berbahan botol plastik (BOTIK). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, ceramah, pendampingan teknis, pretest dan post-test, serta praktik langsung pembuatan sofa BOTIK bersama mitra Bank Sampah Rejo Makmur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 55,3 meningkat menjadi 79,4 pada post-test. Selain itu, pelatihan menghasilkan satu set sofa BOTIK yang layak pakai dan bernilai ekonomi.
Edukasi Pola Hidup Sehat untuk Pencegahan Penyakit Ginjal di Masjid K.H. Sudja' Sleman Arini Salsabila; Akrom
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.844

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya. Di sekitar wilayah Kabupaten Sleman, khususnya di kalangan masyarakat dewasa, pengetahuan mengenai fungsi ginjal, tanda-tanda awal gangguan ginjal, serta upaya pencegahannya masih tergolong terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “8 Tanda Awal Gangguan Ginjal” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dewasa mengenai edukasi pola hidup sehat dan pencegahan penyakit ginjal. Metode pelaksanaan menggunakan rancangan one-group pretest-posttest kepada 20 orang peserta dewasa di Masjid K.H. Sudja', Kabupaten Sleman, melalui media presentasi dan leaflet, diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta secara signifikan, dari yang semula 72% menjadi 93% pada posttest. Hal ini menandakan bahwa edukasi kesehatan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal. Sebagai upaya keberlanjutan, kegiatan ini diharapkan dapat diintegrasikan dengan program posbindu (pos pembinaan terpadu) atau kader kesehatan masjid setempat guna menekan risiko serta prevalensi penyakit ginjal kronik di Indonesia.
Transformasi Kapasitas Kader: Pendampingan Berbasis Komunitas untuk Deteksi Penyakit Tidak Menular Suryaningsih; Rodiyatun
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.852

Abstract

Pelayanan kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Masalah PTM seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas semakin meningkat, sehingga mengancam kesehatan penduduk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan deteksi dini PTM melalui pelatihan dan pendampingan kader dalam melakukan deteksi dan edukasi PTM. Metode kegiatan berupa pelatihan deteksi dan edukasi pencegahan PTM, serta pendampingan saat kader kesehatan melakukan kegiatan tersebut. Kegiatan pelatihan kader dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2025 diikuti oleh 15 orang kader di Desa Sembilangan Bangkalan. Kegiatan kedua adalah pendampingan oleh tim pengabdi pada saat kader melakukan deteksi dan edukasi pencegahan PTM, yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2025, dan dihadiri oleh sekitar 100 orang masyarakat berisiko PTM. Hasil kegiatan pelatihan kader menunjukkan adanya peningkatan proporsi pengetahuan dan kemampuan kader dari 47% menjadi 80%. Sedangkan hasil kegiatan pendampingan deteksi dan edukasi PTM menunjukkan antusiasme kehadiran masyarakat sangat tinggi, hasil deteksi PTM menunjukkan sebagian besar masyarakat memiliki kadar kolesterol dalam darah yang diatas normal (88%). Seluruh sasaran telah dilakukan edukasi upaya pencegahan PTM melalui CERDIK. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan kader merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kapasitas deteksi dini PTM sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan masyarakat.
GEMA SABAR (Gerakan Masyarakat Sadar Batuk Teratur): Edukasi Komprehensif Pencegahan dan Tata Laksana TBC Yeni Utami; Fani Mardina Cahyani; Karina Nur Ramadhanintyas; Cintika Yorinda Sebtalesy; Heni Eka Puji Lestari; Lucia Ani Kristanti
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.914

Abstract

Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Kabupaten Magetan, terutama di wilayah kerja Puskesmas Panekan. Kendala utama penanggulangan penyakit ini di tingkat pedesaan adalah rendahnya literasi mengenai etika respirasi serta kuatnya stigma negatif terhadap penggunaan masker, yang sering dianggap sebagai penanda penyakit menular berbahaya. Kondisi tersebut menghambat upaya pemutusan rantai penularan di lingkungan padat penduduk. Program "GEMA SABAR" (Gerakan Masyarakat Sadar Batuk Teratur) diinisiasi oleh Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun sebagai solusi edukatif komprehensif bagi warga Desa Wates dengan sasaran 60 orang. Metode pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyuluhan interaktif mengenai patofisiologi TBC, demonstrasi praktis etika batuk menggunakan lengan dalam atau tisu, serta sosialisasi alur tata laksana pengobatan yang benar sesuai standar medis. Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan yang signifikan dengan adanya peningkatan skor pengetahuan warga sebesar 45% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain peningkatan kognitif, kegiatan ini berhasil membangun kesadaran kolektif warga untuk menormalisasi penggunaan masker di area publik sebagai tindakan preventif umum. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa secara mandiri untuk menurunkan risiko insidensi TBC melalui perubahan perilaku hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan di Desa Wates.
Membangun Keluarga Sehat melalui Edukasi Pedoman Gizi Seimbang di PAUD Terpadu Allifa Merita Eka Rahmuniyati; Yelli Yani Rusyani; Siti Wahyuningsih; Novi Indrayani; Nasya Aulina
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.926

Abstract

Gizi seimbang merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Kurangnya pemahaman orang tua mengenai pola hidup sehat yang sesuai dengan prinsip pesan gizi seimbang dapat berdampak pada kesehatan anak. Edukasi mengenai pesan gizi seimbang perlu diberikan sejak dini, terutama kepada orang tua dan pendidik di lingkungan PAUD. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam menerapkan pedoman gizi seimbang bagi keluarga. Metode yang digunakan ini meliputi sosialisasi penerapan pesan gizi seimbang yang melibatkan orang tua dan tenaga pendidik di PAUD Terpadu Allifa. Kegiatan dilaksanakan Desember 2025 diikuti dilakukan 22 peserta di PAUD Terpadu Allifa. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sangat antusias, sesi diskusi interaktif juga berlangsung meriah diikuti oleh peserta. Sebanyak 12 peserta (54,5%) mengalami peningkatan nilai post-test dibandingkan pretest, 3 peserta (13,6%) mengalami penurunan, dan 7 peserta (31,9%) tidak mengalami perubahan nilai. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara nilai pretest dan post-test. Intervensi yang diberikan terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil pada peserta (p= 0,034). Kesimpulan edukasi pengenalan pedoman gizi seimbang efektif meningkatkan pengetahuan dalam menerapkan pedoman gizi seimbang dalam keluarga.
GEPABES (Gerakan Paham Zat Besi): Edukasi dan Suplementasi Pencegahan Anemia Ibu Hamil di Desa Panekan, Magetan Rina Nurmaulawati; Asasih Villasari; Trisiyana Sholika Sari; Yanuar As’hari Cahyaningrum; Anita Dewi Anggraini; Silvia Puspita; Fani Mardiana; Neyla Nourfuadah
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2: Juli 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i2.942

Abstract

Survei di Kabupaten Magetan tahun 2024 menunjukkan angka kematian ibu sebesar 114,34 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi sebesar 64 per 1.000 kelahiran hidup. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah rendahnya kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya asupan zat besi bagi kesehatan ibu dan bayi. Kegiatan GEPABES ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan masyarakat mengenai manfaat serta kepatuhan konsumsi zat besi selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Panekan melalui metode penyuluhan, distribusi brosur, diskusi, pengisian kuesioner kesehatan balita, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan edukasi diikuti oleh 90 ibu hamil atau ibu yang memiliki balita sebagai peserta evaluasi, dengan dukungan 22 kader kesehatan sebagai pendamping kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai manfaat zat besi bagi ibu hamil sebesar 37,8% yaitu dari 30% pada pretest menjadi 72,2% pada post-test. Penilaian dilakukan berdasarkan pertanyaan terkait pemahaman manfaat dan kepatuhan konsumsi zat besi. Diharapkan kegiatan GEPABES dapat mendukung upaya penurunan angka kematian ibu, kematian bayi, dan stunting di Kecamatan Panekan.