cover
Contact Name
Indah Aprianti
Contact Email
indahaprianti@pharm.untan.ac.id
Phone
+6282250636452
Journal Mail Official
jpop@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal Pharmacy of Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : 30895723     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal Pharmacy of Tanjungpura (JPOP) merupakan media publikasi penelitian yang mencakup seluruh aspek ilmu farmasi yang orisinal, inovatif, dan berbasis ilmiah. JPOP menerima naskah dalam bahasa Indonesia dan Inggris (diutamakan) dalam beberapa jenis artikel, yaitu: Naskah penelitian original Tinjauan literatur Tinjauan sistematis Jurnal ini memberikan wadah bagi Peneliti, Apoteker, Akademisi, dan Praktisi yang ingin berkontribusi pada bidang Farmasi dan Ilmu Farmasi dengan menerima berbagai bidang multidisplin, seperti: Teknologi Farmasi dan Farmasetika Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal Farmakologi dan Toksikologi Biologi Farmasi Farmasi Klinis dan Komunitas
Articles 50 Documents
EVALUASI PENGGUNAAN DOSIS OBAT DIARE YANG TEPAT PADA BALITA DI PUSKESMAS DARA JUANTI SINTANG Richma Yanti, Meisya Juwita
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 1, No 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDiare merupakan salah satu penyakit infeksi pada balita yang lebih dominan menyerang balita karena daya tahan tubuh balita yang masih rentan dan lemah sehingga balita sangat mudah terkena diare. Diare masih menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pengobatan, serta mengevaluasi ketepatan dosis obat diare yang diberikan pada pasien balita di Puskesmas Dara Juanti Sintang. Metode penelitian ini menggunakan metode observasional dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional study) yang bersifat deskriptif yang dilaksanakan pada April-Mei 2023 dengan total 105 pasien balita. Teknik pengambilan data dilakukan secara retrospektif melalui pengumpulan data rekam medik pasien balita meliputi karakteristik pasien (Usia, jenis kelamin dan profil pengobatan). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik umur yang lebih banyak terkena diare yaitu umur 3-4 tahun sebesar 62% pasien dan balita berjenis kelamin laki-laki lebih banyak terkena diare yaitu sebanyak 55 pasien (52%), profil pengobatan pasien diare di Puskesmas Dara Juanti Sintang terdapat 12% terapi tunggal dan 88% terapi kombinasi yang diberikan. Golongan obat yang paling banyak digunakan yaitu cairan elektrolit dan antipiretik sebesar 100%. Evaluasi ketepatan dosis yang didapatkan di Puskesmas Dara Juanti Sintang yang memenuhi kriteria dosis standar sebesar 85%.Kata kunci: Diare, Dosis, Balita, Evalusi Terapi Pengobatan
KAJIAN PENGARUH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS LAM) TERHADAP TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) GALUR WISTAR Rupiani, Aprias; Rizkifani, Shoma; Wahdaningsih, Sri
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Barat mengalami kenaikan jumlah tanaman penghasil nangka (Artocarpus heterophyllus Lam) sehingga daunnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kandidat obat karena memiliki aktivitas farmakologi. Evaluasi keamanan suatu tanaman obat perlu dilakukan mengingat terdapat beragam senyawa metabolit yang terkandung didalam suatu tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak etanol daun nangka terhadap berat badan serta aktivitas dan perilaku motorik sebagai parameter penanda awal gejala toksik pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar setelah pemberian oral secara berulang selama 28 hari. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Hewan uji diklasifikasikan menjadi 6 kelompok berdasarkan jenis kelamin dengan 5 ekor tikus di setiap kelompok. Kelompok kontrol diberikan suspensi CMC-Na 0,5%, kelompok perlakuan diberikan ekstrak dengan dosis 100 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, 1000 mg/KgBB dan kelompok satelit kontrol diberikan suspensi CMC-Na 0,5% serta dosis 1000 mg/KgBB untuk kelompok satelit dosis atas. Seluruh kelompok tidak menyebabkan mortalitas dan perubahan baik dari perilaku serta aktivitas motorik, namun terjadi penurunan berat badan signifikan pada kelompok dosis 1000 mg/KgBB yang bersifat reversibel. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian ekstrak etanol daun nangka tidak mempengaruhi berat badan serta aktivitas dan perilaku motorik hewan uji
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR AIR (IMPATIENS BALSAMINA L.) TERHADAP GASTRITIS PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ETANOL 80% Tirta, Catur Rida; Kusharyanti, Indri; Najini, Robby
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis adalah gangguan saluran pencernaan yang terjadi karena adanya terbentuknya luka dan inflamasi pada mukosa lambung yang ditandai dengan rasa nyeri pada daerah epigastrium. Tanaman yang digunakan daam penelitian ini adalah daun dari tanaman pacar air (Impatiens balsamina L.). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak daun pacar air terhadap gastritis. Ekstraksi daun pacar air dilakukan dengan menggunakan metode maserasi. Hewan uji diinduksi menggunakan 80% untuk merusak mukosa lambung yang dapat membentuk gastritis pada hewan uji. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian control group post test only secara in vivo menggunakan tikus putih betina. Berdasarkan hasil pengamatan makroskopis dan mikroskopis, ekstrak daun pacar air pada K1 (dosis 1000 mg/kg BB) dinilai memiliki penyembuhan lebih baik dibandingkan dengan K2 (dosis 2000 mg/kg BB). Namun tidak lebih baik dibandingkan dengan kelompok K+ (omeprazole 0,36 mg/200gr BB). Analisis statistik data indeks tukak lambung dilakukan dengan uji One Way Anova yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun pacar air terhadap indeks tukak lambung yang signifikan (p
IDENTIFIKASI KANDUNGAN PENGAWET BUATAN DALAM PRODUK KERUPUK KULIT SAPI Nurlaili, Mustika; Febriani, Yuyun; Gemantari, Baiq Maylinda
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki regulasi terkait dengan penggunaan pengawet sebagai bahan tambahan pangan, terutama terkait jenis dan jumlah yang diperbolehkan. Penggunaan pengawet yang tidak memenuhi regulasi dan persyaratan dapat mengindikasikan dan meninmbulkan bahaya kesehatan bagi konsumen. Salah satu makanan yang diproduksi dengan menambahkan pengawet adalah kerupuk kulit sapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan pengawet dalam kerupuk kulit sapi yang diperoleh di Desa Peresak secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis dilakukan terhadap empat jenis pengawet yakni sodium tetraborat, formaldehid, sodium benzoat dan sodium nitrit. Analisis kualitatif dilakukan untuk mengetahui kandungan sodium tetraborat menggunakan uji kertas kurkumin, uji nyala api dan KLT; sedangkan formaldehid dianalisis menggunakan reagen Nash dan KLT. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap sodium benzoat dan sodium nitrit menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Diperoleh hasil bahwa seluruh sampel yang digunakan tidak mengandung sodium tetraborat dan formaldehid. Kandungan sodium benzoat dan natrium nitrit yang didapatkan masing-masing
UJI TOKSISITAS AKUT PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lam.) PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus L.) Ardini, Citra; Wahdaningsih, Sri; Rizkifani, Shoma
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren penggunaan obat herbal semakin meningkat, sehingga penting untuk disertai pemantauan terhadap potensi toksisitasnya. Tujuan dari studi ini adalah mengevaluasi toksisitas akut pemberian ekstrak etanol daun nangka (Artocarpus heterophyllus) dengan mengamati nilai LDâ‚…â‚€, perubahan berat organ, perilaku, aktivitas motorik, serta indeks organ pada tikus putih (Rattus norvegicus L.) galur Wistar. Penelitian ini menggunakan metode Up and Down Procedure, melibatkan kelompok kontrol serta dua kelompok perlakuan dengan dosis 2000 mg/kgBB dan 5000 mg/kgBB. Ekstrak diberikan secara oral dan diamati selama 14 hari. Evaluasi toksisitas akut dilakukan menggunakan perangkat lunak AOT425StatPgm, dan penilaian indeks organ berdasarkan sistem Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun nangka memiliki LDâ‚…â‚€ > 5000 mg/kgBB, yang menempatkannya dalam kategori tidak toksik secara praktis. Tidak ditemukan perbedaan signifikan (p>0,05) pada berat organ, perilaku, dan aktivitas motorik antar kelompok. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun nangka tidak menunjukkan efek toksik dalam pengujian toksisitas akut.
REVIEW: INOVASI TEKNOLOGI FARMASI DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN PEDIATRIK DAN GERIATRIK Deisberanda, Fortunata Saesarria; Rommy, Rommy
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article reviews innovations in pharmaceutical technologies aimed at improving medication adherence in pediatric and geriatric patients, with a focus on innovative formulations. The purpose of this review was to assess the effectiveness of novel formulations in enhancing therapeutic outcomes and patient adherence, as well as to identify challenges in their clinical implementation. The findings from various studies indicate that technologies such as 3D printing, orally disintegrating tablets (ODTs), and chewable tablets improve therapeutic results and patient compliance by offering flexibility in dose adjustments and drug delivery. Additionally, formulations tailored to patient preferences, such as gummies and orally disintegrating films, have proven effective in enhancing medication acceptance, especially in pediatric and geriatric populations. While these technologies show great potential, challenges related to regulation and manufacturing barriers, such as quality standardization and production scalability, remain major obstacles. Therefore, further and more comprehensive research is required to ensure the widespread implementation of these technologies in pediatric and geriatric patient care.
KAJIAN STANDARDISASI FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL 70% DAUN NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) UNTUK PENGEMBANGAN OBAT HERBAL TERSTANDAR Hanifah, Nurul; Wahdaningsih, Sri; Najini, Robby
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standardisasi ekstrak merupakan langkah krusial dalam pengembangan obat herbal terstandar untuk menjamin konsistensi, keamanan, dan efektivitas produk. Penelitian ini bertujuan melakukan kajian standardisasi fitokimia terhadap ekstrak etanol 70% daun nangka (Artocarpus heterophyllus), sebagai tahap awal pengembangan obat herbal terstandar. Proses standardisasi mencakup evaluasi parameter organoleptik, kadar sari larut air dan etanol, susut pengeringan, kadar air serta analisis kandungan senyawa aktif melalui uji fitokimia kualitatif dan profil KLT. Hasil penelitian didapat karakteristik fisik yang stabil dengan warna ekstrak hijau kecoklatan, berbentuk kental, berbau khas, susut pengeringan 0,14%, kadar air 3,1%, kadar sari larut air 87,07% dan kadar sari larut etanol 30,10% dalam batas sesuai ketentuan yang berlaku menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Analisis fitokimia mengidentifikasi keberadaan metabolit sekunder seperti saponin, flavonoid, terpenoid, alkaloid, dan tanin dan profil KLT menghasilkan pola bercak khas yang dapat digunakan sebagai fingerprint ekstrak. Kajian ini menegaskan pentingnya standardisasi sebagai fondasi ilmiah dalam menjamin mutu ekstrak nabati. Hasil penelitian ini memberikan dasar untuk tahapan pengujian lebih lanjut, termasuk validasi metode analisis kuantitatif dan evaluasi aktivitas farmakologis, dalam rangka mendukung pengembangan obat herbal berbasis daun nangka yang terstandar dan berkualitas.
INNOVATIVE DEVELOPMENTS IN AMLODIPINE DRUG DELIVERY SYSTEMS: A COMPREHENSIVE LITERATURE REVIEW Desnita, Rise
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amlodipine is a dihydropyridine calcium channel antagonist massively prescribed in the management of hypertension and angina with favorable pharmacokinetics characterized by a long elimination half-life. Challenges associated with conventional formulations include dose-dependent side effects, specific patient populations, and therapeutic potential that has not been harnessed. Recent studies have led to a paradigm shift from merely enhancing basic bioavailability to optimizing pharmacokinetics, reducing side effects, and enabling the direct delivery of treatment to where it is needed. Some attempts have been made to use orodispersible tablets (ODTs) for improved patient compliance, as well as inclusion complexes and solid dispersions, among others, in nanotechnology systems, including nanostructured lipid carriers (NLCs), nanoemulsions, and nanodiamonds. Nanoemulsions showed an increase in oral bioavailability (475%) with heart targeting, while nanodiamonds discovered a pathway to the brain delivery of amlodipine for neuroprotective applications. Floating microspheres prepared have proved controlled release over 20 hours. Conventional formulations are still very attractive; however, the new drug delivery systems can optimize therapy, improve comfort and compliance of patients, and enhance the clinical scope amidst vast potential. Such development of nanoemulsions for better bioavailability, besides further clinical validation regarding trials on humans about safety and efficacy, constitutes one of the main recommendations.
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN VITAMIN C SELAMA PANDEMI COVID-19 Fherendita, Fherendita; Purwanti, Nera Umilia; Susanti, Ressi
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin C merupakan salah satu suplemen yang banyak digunakan oleh masyarakat selama pandemi COVID-19 untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, tidak semua penggunaan vitamin C dilakukan secara tepat. Tingkat pengetahuan masyarakat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku penggunaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku penggunaan vitamin C selama pandemi COVID-19 melalui pendekatan tinjauan pustaka (literature review). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data sekunder dari jurnal-jurnal yang diterbitkan pada tahun 2020"“2023. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Diperoleh sebanyak tujuh artikel yang sebagian besar menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan vitamin C. Hasil review diperoleh pengetahuan yang tinggi berkorelasi dengan perilaku konsumsi yang lebih bijak dan rasional. Namun, terdapat satu studi yang tidak menemukan hubungan signifikan, yang mengindikasikan adanya faktor lain yang turut memengaruhi perilaku. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan vitamin C. Kata kunci : Vitamin C, COVID-19, Pengetahuan, Perilaku
NARRATIVE REVIEW : EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN Amelda, Olivia Monica
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 3, No 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem penyimpanan obat di gudang farmasi Dinas Kesehatan memiliki peran penting dalam menjamin mutu dan ketersediaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat di beberapa gudang farmasi di Indonesia serta menilai kesesuaiannya dengan standar nasional. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap enam artikel penelitian terkait yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan lima indikator utama: sarana penyimpanan, pengaturan ruang, penyusunan stok, pencatatan kartu stok, dan pengawasan mutu obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar gudang telah menerapkan prinsip FIFO dan FEFO serta mengikuti petunjuk teknis nasional. Namun, masih ditemukan berbagai permasalahan seperti infrastruktur yang kurang memadai, rotasi stok yang belum optimal, pemisahan obat rusak atau kedaluwarsa yang belum maksimal, serta keterbatasan sumber daya manusia. Dari enam artikel yang dikaji, Makassar menunjukkan sistem penyimpanan yang paling optimal, sedangkan Manado masih memiliki banyak kekurangan. Permasalahan yang paling umum ditemukan adalah kurangnya fasilitas penyimpanan yang sesuai, lemahnya pengawasan, dan pelaksanaan SOP yang belum konsisten. Kesimpulannya, sistem penyimpanan obat di gudang farmasi perlu ditingkatkan dalam aspek infrastruktur, kepatuhan SOP, dan pelatihan staf agar sesuai dengan standar nasional.