cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 157 Documents
Ship Robot Penyiraman Tanaman Bawang Merah Syahdan Amry Almadani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The watering process is carried out every day in the morning and evening for forty days to stabilize soil pH and eliminate pests attached to the leaves or stems of shallot plants. However, performing this task regularly can be exhausting for farmers and requires significant labor, making it necessary to develop a robot to assist in watering the shallot plants. Therefore, a ship robot was created to remotely control an automatic plant watering system. Since Android smartphones have the capability to build large and complex applications and programmers can take advantage of various available features, the Android smartphone is used as the robot's brain. A remote control system is essential to connect the robot to the Android smartphone. Thus, Bluetooth is considered the most suitable method for establishing this connection. Bluetooth devices can be used to link the ESP32 microcontroller control center to the smartphone. The purpose of this study is to develop a shallot plant-watering robot to help accelerate the watering process for farmers. This research uses the Waterfall methodology, consisting of the following stages: Planning, Analysis, Design, and Implementation. The testing of the shallot-watering ship robot system was conducted using the Black Box method. This method tests only the system's features without inspecting the internal program code. The results of this testing ensure that, based on the previously analyzed software specifications and requirements, all system components—including the relay module, NodeMCU ESP32, water pump, DC motor, and the MIT App Inventor application—operate as expected. Keywords: Ship Robot, Shallots, NodeMCU ESP32, Relay. Abstrak Proses Penyiraman dilakukan setiap hari pagi dan sore selama empat puluh hari untuk menyetabilkan PH tanah dan menghilangkan hama yang menempel di daun atau tangkai bawang. Namun, melakukannya secara teratur dapat membuat petani lelah dan membutuhkan banyak tenaga untuk menyelesaikannya, sehingga diperlukan robot untuk membantu penyiraman bawang dan tangkai bawang. Dengan cara ini, dibuatlah sebuah ship robot untuk mengontrol penyiram tanaman otomatis dari jarak jauh. Karena smartphone Android memiliki kemampuan untuk membuat aplikasi yang besar dan kompleks dan programmer dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, smartphone Android digunakan sebagai otak robot. Sangat penting untuk memiliki sistem kendali jarak jauh untuk menghubungkan robot ke smartphone Android. Dengan demikian, Bluetooth akan menjadi cara yang lebih baik untuk menghubungkan robot dengan smartphone Android. Perangkat bluetooth dapat digunakan untuk menghubungkan pusat kontrol mikrokontroler ESP 32 ke smartphone. Tujuan dari penilitian ini adalah menghasilkan robot penyiraman tanaman bawang merah untuk membantu mempercepat proses penyiraman bawang merah pada petani. Penelitian ini menggunakan metodologi Waterfall, dengan tahapan penelitian diantaranya Rencana (Planning), Analisis (Analysis), Rancangan (Design), dan Implementasi. Hasil dari pengujian Sistem ship robot Penyiraman Bawang Merah adalah Metode Box Hitam. Metode ini hanya menguji fitur sistem tanpa melihat fungsi dalam kode program. Hasil pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa, berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan perangkat lunak yang telah dianalisis sebelumnya, semua komponen sistem, termasuk modul relay, NodeMCU ESP32, pompa air, motor DC, dan aplikasi MIT App Inventor, berjalan sesuai dengan yang diharapkan.   Kata Kunci : Ship Robot, Bawang Merah, NodeMCU ESP 32, dan relay.
Efektivitas Strategi Ekspositori Dibandingkan Inkuiri Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Dan Pemahaman Konsep: Sebuah Systematic Literature Review Siti Fatimah; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The debate on the effectiveness of teacher-centered strategies, such as expository teaching, versus student-centered strategies, such as inquiry-based learning, continues to evolve. Choosing the right strategy is crucial for achieving optimal learning outcomes. This study aims to analyze and compare the effectiveness of expository and inquiry-based strategies, as well as identify the factors influencing the success of both strategies through a Systematic Literature Review (SLR) method. The review covers 12 selected journal articles (2010-2025), including experimental studies and literature reviews. Data were extracted and analyzed for strengths and weaknesses. In general, inquiry-based strategies are superior in enhancing higher-order cognitive learning outcomes, critical thinking, and long-term memory retention. However, expository strategies proved to be more effective and efficient for procedural and normative content (such as Islamic Religious Education) and for students in primary education (lower grades) or those with convergent thinking styles. No single strategy is superior; its effectiveness depends on the characteristics of the content, the students' age, and thinking styles. Keywords: Inquiry Strategy, Expository Strategy, Learning Outcomes, Systematic Literature Review.   Abstrak Perdebatan mengenai efektivitas strategi pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-centered) seperti ekspositori dan yang berpusat pada siswa (student-centered) seperti inkuiri terus berkembang. Pemilihan strategi yang tepat sangat krusial untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas strategi ekspositori dan inkuiri, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kedua strategi tersebut melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Tinjauan dilakukan terhadap 12 artikel jurnal terpilih (2010-2025) yang mencakup studi eksperimen dan kajian pustaka. Data diekstraksi dan dianalisis kekuatan serta kelemahannya. Secara umum, strategi inkuiri lebih unggul dalam meningkatkan hasil belajar kognitif tingkat tinggi, berpikir kritis, dan retensi memori jangka panjang. Namun, strategi ekspositori terbukti lebih efektif dan efisien untuk materi yang bersifat prosedural, normatif (seperti PAI), dan untuk peserta didik di jenjang pendidikan dasar (kelas rendah) atau yang memiliki gaya berpikir konvergen. Tidak ada strategi tunggal yang superior; efektivitas bergantung pada karakteristik materi, usia siswa, dan gaya berpikir.   Kata Kunci: Strategi Inkuiri, Strategi Ekspositori, Hasil Belajar, Systematic Literature Review.
Analisis Kinerja Jaringan Internet Dalam Mendukung Pelayanan Di Dinas Sosial Kabupaten Brebes Nafi’z Al Ai’shyah Tazak’ka; Ali Sofyan
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) plays an important role in supporting the effectiveness and efficiency of work, particularly in public services within the government sector. One of the key technologies supporting these activities is the internet network. This study aims to analyze the performance of the internet network at the Social Services Office of Brebes Regency, which is used in various activities such as poverty data collection, submission and disbursement of social assistance (bansos), and other administrative services. Based on observations and tests, it was found that the existing internet network has not been able to optimally meet operational needs. Slow access speeds, unstable connections, and outdated network devices are the main factors hindering service delivery. This condition causes delays in data entry, communication disruptions between agencies, and a decline in public satisfaction with the services provided. The study also identifies the lack of bandwidth management and insufficient device maintenance as additional causes. To address these issues, improvements in bandwidth capacity, replacement of network devices, implementation of a monitoring system, and IT staff training are necessary. Through these measures, it is expected that the Social Services Office can improve the quality of public services to be faster, more efficient, and accountable. This study contributes in the form of technical recommendations to support the optimal implementation of e-Government at the regional level. Keywords: Internet Network, Cisco, Bandwidth, and Information Technology.   Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi kerja, terutama dalam pelayanan publik di sektor pemerintahan. Salah satu teknologi utama yang menunjang kegiatan tersebut adalah jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan internet di Dinas Sosial Kabupaten Brebes, yang digunakan dalam berbagai aktivitas seperti pendataan warga miskin, pengajuan dan pencairan bantuan sosial (bansos), serta layanan administrasi lainnya. Berdasarkan hasil observasi dan pengujian, ditemukan bahwa jaringan internet yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan operasional secara optimal. Kecepatan akses yang lambat, koneksi yang tidak stabil, serta perangkat jaringan yang sudah usang menjadi faktor utama yang menghambat pelayanan. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan dalam penginputan data, gangguan komunikasi antarinstansi, dan menurunnya kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Penelitian ini juga mengidentifikasi minimnya manajemen bandwidth dan kurangnya pemeliharaan perangkat sebagai penyebab tambahan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan peningkatan kapasitas bandwidth, penggantian perangkat jaringan, implementasi sistem monitoring, serta pelatihan staf IT. Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan Dinas Sosial dapat meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih cepat, efisien, dan akuntabel. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk rekomendasi teknis untuk mendukung penerapan e-Government secara optimal di tingkat daerah. Kata Kunci : Jaringan Internet, Cisco, Bandawitch, dan Teknologi Informasi.
Implementasi Kebijakan Responsif Gender Dalam Mendukung Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Di PT Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara Tamara Sisilia; Yuliana Kansrini; Puji Wahyu Mulyani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of gender-responsive policies plays a crucial role in supporting fair and sustainable work systems within the oil palm plantation sector. In practice, companies often face challenges in balancing productivity goals with efforts to protect and empower female workers. This study explores how gender-responsive policies are implemented in the plantation work environment and to what extent they are integrated into institutional systems. The research was conducted at PT Umada Kebun Pernantian using a qualitative approach. Findings reveal that although some practical needs of female workers have received attention, existing policies are not yet formalized, and institutional support remains limited. Female workers still face constraints in accessing training, occupying strategic roles, and securing job continuity after childbirth. These conditions indicate that the implementation of gender-responsive policy remains partial and requires structural reinforcement to align with sustainability principles. Transitioning toward more inclusive governance demands a strong commitment from the company to establish formal, gender-sensitive frameworks and a work environment that genuinely supports equitable participation. Keywords: gender equality, female workers, sustainability, oil palm plantation     Abstrak Penerapan kebijakan yang mempertimbangkan kesetaraan gender menjadi bagian penting dalam mendukung sistem kerja yang adil dan berkelanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit. Dalam praktiknya, perusahaan sering kali menghadapi tantangan dalam memastikan perlindungan dan pemberdayaan tenaga kerja perempuan berjalan seimbang dengan tujuan produksi. Studi ini dilakukan untuk memahami bagaimana kebijakan responsif gender dijalankan di lingkungan kerja perkebunan dan sejauh mana kebijakan tersebut terintegrasi dalam sistem kelembagaan. Penelitian ini dilakukan di PT Umada Kebun Pernantian dengan pendekatan kualitatif. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun telah terdapat beberapa bentuk perhatian terhadap kebutuhan praktis pekerja perempuan, kebijakan yang diterapkan belum tertuang dalam dokumen formal, serta belum disertai dukungan kelembagaan yang kuat. Akses perempuan terhadap pelatihan, posisi strategis, serta jaminan kerja pasca melahirkan juga masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan kebijakan masih bersifat parsial dan perlu diperkuat agar selaras dengan prinsip keberlanjutan. Perubahan menuju tata kelola yang lebih inklusif memerlukan komitmen perusahaan dalam membangun struktur kebijakan yang berpihak serta lingkungan kerja yang mendukung partisipasi perempuan secara adil. Kata kunci: kesetaraan gender, pekerja perempuan, keberlanjutan, perkebunan kelapa sawit
Analisis Kualitas Video Pembelajaran Berdasarkan Teori Multimedia Mayer Atya Anindita Lukman Putri; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has encouraged the use of multimedia as an effective learning strategy. However, the effectiveness of multimedia is greatly influenced by its suitability to the cognitive principles described in Mayer's Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML). This study aims to analyze how Mayer's multimedia principles are applied in an educational video titled "Indonesian Expository Text Grade 10 | Structure & Language" from YouTube. The research method used is descriptive qualitative with content analysis techniques, where the video is observed and compared with Mayer's 12 multimedia design principles. The results show that several principles, such as personalization, voice, multimedia, and cues, are applied quite well in the video. However, several other principles, such as segmentation, coherence, and redundancy, are not yet fully optimal due to the large amount of text displayed and the lack of grouping of information into smaller segments. These findings confirm that although the video has fulfilled some multimedia principles, improvements are needed so that information can be processed more effectively by students. This study has implications for teachers and media creators to pay more attention to multimedia theory in designing digital learning content. Keywords: Mayer Multimedia; Instructional Video; Descriptive Analysis; Mayer; Media Quality Abstrak Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan multimedia sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif. Namun, efektivitas multimedia sangat dipengaruhi oleh kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip kognitif yang dijelaskan dalam Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML) oleh Mayer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip-prinsip multimedia Mayer diterapkan dalam sebuah video pembelajaran berjudul “Teks Eksposisi Bahasa Indonesia Kelas 10 | Struktur & Kebahasaan” dari YouTube. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi, di mana video diobservasi dan dibandingkan dengan 12 prinsip desain multimedia Mayer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa prinsip seperti personalisasi, voice, multimedia, dan signaling diterapkan dengan cukup baik pada video. Namun, beberapa prinsip lain seperti segmentasi, koherensi, dan redundansi belum sepenuhnya optimal karena adanya tampilan teks yang cukup banyak dan kurangnya pengelompokan informasi dalam segmen yang lebih kecil. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun video telah memenuhi sebagian prinsip multimedia, diperlukan penyempurnaan agar informasi dapat diproses lebih efektif oleh peserta didik. Penelitian ini memberikan implikasi bagi guru dan pembuat media agar lebih memperhatikan teori multimedia dalam merancang konten pembelajaran digital. Kata kunci : Multimedia Mayer; Video Pembelajaran; Analisis Deskriptif; Mayer; Kualitas Media
Pengaruh Penguatan (Reinforcement) Terhadap Partisipasi Belajar Mahasiswa Devita Deltiara; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of reinforcement on student learning participation. This research is conducted through a literature review and empirical studies, which are analyzed thematically. The results indicate that reinforcement, whether in the form of praise, rewards, or simple incentives, contributes to increased motivation, behavioral engagement, discipline, and creativity among students. Motivation emerges as a mediating factor that strengthens the relationship between reinforcement and learning participation. Overall, these findings emphasize that reinforcement strategies, when provided consistently and relevantly, are effective in encouraging student participation across various learning contexts.KEYWORDS: Reinforcement, Learning Participation, Students Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan reinforcement terhadap partisipasi belajar mahasiswa. Penelitian ini melalui kajian literatur dan penelitian empiris terdahulu yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reinforcement, baik berupa pujian, peghargaan, maupun insentif sederhana, berkontribusi pada peningkatan motivasi, keterlibatan perilaku, kedisiplinan, serta kretivitas mahasiswa. Motivasi muncul sebagai factor mediasi yang memperkuat hbuungan antara reinforcement dan partisipasi belajar. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa strategi reinforcement yang diberikan secara konsisten dan relevan efektif untuk mendorong partisipasi mahasiswa dalam berbagai konteks pembelajaran. KATA KUNCI: Reinforcement, Partisipasi Belajar, Mahasiswa
Implementasi Nilai Filsafat Pendidikan Masyarakat Paket B Dan C Di PKBM Amanah Labora Sianturi; Minna Bella; Rhasya Adhira Putri Hasbianda; Chintia Mentari; Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of community philosophy values ​​in the learning process in the Equivalency Program at PKBM Amanah, particularly in shaping students' social attitudes. The focus of the study includes the application of the values ​​of mutual cooperation, empathy, dialogue, cooperation, responsibility, and changes in students' social attitudes during non-formal learning. The study used a qualitative approach through learning observations, interviews with tutors, and reflections on the students' experiences. The results showed that students demonstrated positive social development, such as increased ability to work in groups, appreciation of age differences, and respect for tutors and fellow students. Differences in social attitudes were also influenced by age background, previous educational experience, employment, and family circumstances. The students' social environment, including social patterns and household dynamics, played a major role in shaping their initial character before entering PKBM. PKBM Amanah strives to instill community philosophy values ​​through tutors' role models, group work habits, social activities, reflective discussions, and the application of experiential learning. The main challenges are the diversity of students' characters, limited face-to-face time, and differences in learning motivation. This research confirms that non-formal education has a transformative role in developing the social attitudes of learners through the application of the philosophical values ​​of society. Keywords: Non-formal education, Community Learning Activity Center (PKBM), social philosophy, social attitudes, educational values.   Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai filsafat pendidikan masyarakat dalam proses pembelajaran pada Program Kesetaraan di PKBM Amanah, khususnya dalam membentuk sikap sosial peserta didik. Fokus kajian meliputi penerapan nilai gotong royong, empati, dialog, kerja sama, tanggung jawab, serta perubahan sikap sosial peserta didik selama mengikuti pembelajaran nonformal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan tutor, serta refleksi pengalaman warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik menunjukkan perkembangan sosial yang positif, seperti meningkatnya kemampuan bekerja dalam kelompok, penghargaan terhadap perbedaan usia, serta sikap hormat terhadap tutor dan sesama warga belajar. Perbedaan sikap sosial juga dipengaruhi oleh latar belakang usia, pengalaman pendidikan sebelumnya, pekerjaan, serta kondisi keluarga. Lingkungan sosial warga belajar, termasuk pola pergaulan dan dinamika rumah tangga, berperan besar dalam membentuk karakter awal mereka sebelum masuk PKBM. PKBM Amanah berupaya menanamkan nilai-nilai filsafat masyarakat melalui keteladanan tutor, pembiasaan kerja kelompok, kegiatan sosial, diskusi reflektif, serta penerapan pembelajaran berbasis pengalaman. Tantangan utama adalah keberagaman karakter warga belajar, keterbatasan waktu tatap muka, dan perbedaan motivasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran transformatif dalam mengembangkan sikap sosial warga belajar melalui penerapan nilai-nilai filsafat masyarakat.   Kata kunci: Pendidikan nonformal, PKBM, filsafat masyarakat, sikap sosial, nilai Pendidikan
Analisis Sistematis Literatur Pengaruh Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Keterampilan Abad Ke-21 Mahasiswa Di Indonesia Dian Ayu Cahyaningrum; Agus Lestari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The demands for global competencies in the 21st century require a transformation in pedagogy in higher education, making the development of creativity, critical thinking, and collaboration skills a top priority. The Project-Based Learning (PjBL) model has emerged as an effective framework to achieve these goals, thus necessitating a systematic synthesis of empirical evidence. This Systematic Literature Review (SLR) aims to analyze the effectiveness of PjBL in improving student learning outcomes and 21st-century skills, as well as identifying patterns of strengths and challenges in its implementation within Indonesian higher education institutions. This SLR synthesizes 15 relevant articles published between 2016 and 2025. The analysis process includes structured data extraction and narrative synthesis to categorize key findings and consistent challenges. Consistently, PjBL has proven to be highly effective in developing students' creativity and collaboration skills, supported by significant improvements in motivation and academic abilities, such as writing scientific articles. This model successfully creates a constructive and student-centered learning environment. However, the findings also identify key challenges related to time management and friction in team dynamics, showing that PjBL’s effectiveness is not uniform across all variables, such as in the case of scientific attitudes. PjBL is highly recommended for widespread implementation in the Merdeka Campus curriculum. Future research should focus on developing structured scaffolding models to mitigate managerial and group risks in project implementation. Keywords: Project-Based Learning (PjBL), Creativity, Collaboration, 21st Century Skills, Systematic Literature Review.   Abstrak : Tuntutan kompetensi global abad ke-21 menuntut transformasi pedagogi di pendidikan tinggi, menjadikan pengembangan keterampilan kreativitas, berpikir kritis, dan kolaborasi sebagai prioritas utama. Model Project-Based Learning (PjBL) muncul sebagai kerangka yang efektif untuk mencapai tujuan ini, sehingga diperlukan sintesis sistematis terhadap bukti-bukti empirisnya. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) ini bertujuan menganalisis efektivitas PjBL dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan abad ke-21 mahasiswa, serta mengidentifikasi pola kelebihan dan tantangan implementasinya dalam konteks perguruan tinggi di Indonesia. SLR ini mensintesis 15 artikel relevan yang dipublikasikan antara tahun 2016 hingga 2025. Proses analisis meliputi ekstraksi data terstruktur dan sintesis naratif untuk mengkategorikan temuan kunci dan tantangan yang konsisten. Secara konsisten, PjBL terbukti sangat efektif dalam mengembangkan kreativitas mahasiswa dan keterampilan kolaborasi, yang didukung oleh peningkatan signifikan pada motivasi serta kemampuan akademik seperti menulis artikel ilmiah. Model ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang konstruktif dan berpusat pada mahasiswa. Namun, temuan ini juga mengidentifikasi tantangan utama yang terkait dengan manajemen waktu dan friksi dalam dinamika kerja tim, serta menunjukkan bahwa efektivitas PjBL tidak merata untuk semua variabel, seperti pada kasus sikap ilmiah. PjBL sangat direkomendasikan untuk diimplementasikan secara luas dalam kurikulum Kampus Merdeka. Penelitian selanjutnya perlu diarahkan pada pengembangan model scaffolding terstruktur untuk mitigasi risiko manajerial dan kelompok dalam pelaksanaan proyek.   Kata kunci : Project-Based Learning (PjBL), Kreativitas, Kolaborasi, Keterampilan Abad ke-21, Tinjauan Literatur Sistematis.
Analisis Kesenjangan Akses Teknologi Dan Dampaknya Terhadap Pembelajaran Hybrid/Blended Pada Peserta Paket A Di PKBM Laskar Pelangi Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama; Claudya Morawina Sihombing; Icha Angel Purba; Lidya Maulidzha; Maysa Putri Utami; Natalia Dela Br Simamora
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan belajar Paket A di PKBM Laskar Pelangi, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi oleh tutor dalam proses pembelajaran. Penelitian dilakukan melalui wawancara dengan Ibu L, selaku tutor Paket A. Hasil wawancara menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional, seperti menulis dan latihan soal, serta belum sepenuhnya interaktif. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan latar belakang warga belajar, baik dari segi pengalaman pendidikan maupun kemampuan dasar. Hal ini memengaruhi cara warga belajar menerima dan merespons materi yang disampaikan. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti mengusulkan pengembangan metode pembelajaran kreatif berbasis permainan edukatif, diskusi, dan pendekatan kinestetik sebagai solusi untuk meningkatkan partisipasi aktif dan motivasi belajar warga belajar. Penelitian ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam merancang model pembelajaran alternatif yang lebih relevan dan adaptif di lingkungan pendidikan nonformal. Kata kunci: Pembelajaran kreatif, Paket A, PKBM, metode belajar, pendidikan nonformal   Abstract This study aims to analyze the learning methods applied in the Paket A education program at PKBM Laskar Pelangi and to identify the challenges faced by tutors during the learning process. The data was collected through an interview with Mrs. L., the tutor for Paket A. The results show that the learning methods used are still conventional, such as writing and basic exercises, and have not been fully interactive. The main challenge lies in the diverse backgrounds of the learners, particularly in terms of prior educational experience and basic academic skills. These differences affect how learners receive and respond to the material presented. Based on these findings, the researchers proposed the development of creative learning methods involving educational games, discussions, and kinesthetic approaches to enhance learners' engagement and motivation. This study is expected to serve as a preliminary foundation for designing alternative learning models that are more relevant and adaptive to non-formal education settings. Keywords: Creative learning, Paket A, PKBM, learning methods, non-formal education  
Perencanaan Strategis Sarana dan Prasarana Pendidikan untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan di Sekolah Dasar Islam: Sebuah Studi Kualitatif di Madrasah Ibtidaiyah MATLAUL ATFAL Shinta Meirnawati Pratiwi Putri; Mulyawan Safwandy Nugraha
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of educational facilities and infrastructure planning to enhance service effectiveness at MI Matlaul Atfal. The research was driven by a gap between the ideal concept of needs-based facility planning and field practices that remain largely administrative. Using a descriptive qualitative approach, the study involved 6 participants, observations of 23 facility units, and an analysis of 12 documents related to procurement and inventory management. Data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing, supported by source triangulation. The findings indicate that structured planning, teacher involvement, and support from the school committee positively contribute to the availability of learning media, classroom comfort, and the smooth delivery of educational services. However, limited budgets, insufficient routine maintenance, and unequal distribution of facilities across classes remain major challenges. Theoretically, this study reinforces the significance of facilities planning in Islamic educational management, while practically it offers recommendations for optimizing procurement, maintenance, and continuous monitoring based on prioritized needs. Keywords: Educational Facilities Planning; Islamic Education Management; School Facilities Management; Service Effectiveness Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi manajemen perencanaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan efektivitas layanan pendidikan di MI Matlaul Atfal. Studi ini berangkat dari adanya kesenjangan antara konsep ideal perencanaan sarpras berbasis kebutuhan dan praktik lapangan yang masih bersifat administratif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan 6 partisipan, observasi terhadap 23 unit sarpras, serta analisis 12 dokumen terkait pengadaan dan inventarisasi. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sarpras yang terstruktur, pelibatan guru, dan dukungan komite sekolah berkontribusi positif terhadap ketersediaan media pembelajaran, kenyamanan ruang kelas, dan kelancaran layanan pendidikan. Namun, keterbatasan anggaran, kurangnya perawatan berkala, dan ketimpangan distribusi sarpras masih menjadi hambatan utama. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat pentingnya perencanaan sarpras dalam manajemen pendidikan Islam, sementara secara praktis memberikan rekomendasi untuk optimalisasi pengadaan, perawatan, dan monitoring berbasis prioritas. KATA KUNCI: Efektivitas layanan; Manajemen pendidikan Islam; Pengelolaan fasilitas sekolah; Perencanaan sarana prasarana.