cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 384 Documents
The Effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) Assisted by Canva Digital Media in Enhancing the Ability to Create Advertisements, Slogans, and Posters among Eighth-Grade Students Endah As'ari Ramlie; Donal Ratu; Fince Sambeka
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model assisted by Canva digital media in improving the ability of eighth-grade students to create advertisements, slogans, and posters. This research employed a true experimental design with a pretest-posttest control group design. The study was conducted at SMP Negeri 9 Kotamobagu, Indonesia. The population consisted of all eighth-grade students, from which a sample of 49 students was randomly assigneHere is a summary of the thesis written in the format of a scientific article for an international journal. Keywords: Project-Based Learning, Canva, Advertisements, Slogans, Posters, Digital Media, Experimental Research
Analisis Spasial Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Skoring Sederhana Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Banjarmasin Fadhilah, Muhammad; Kumalawati, Rosalina
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Banjarmasin menjadi salah satu kawasan perkotaan dengan tingkat kerentanan yang tinggi dalam menghadapi bencana banjir. Fokus penelitian ini adalah menganalisis kerentanan wilayah terhadap bencana banjir. Kota Banjarmasin melalui metode skoring sederhana berlandaskan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang dianalisis mencakup curah hujan, jarak dari sungai, jenis tanah, kemiringan lahan, ketinggian lahan, dan penggunaan lahan. Penelitian ini memanfaatkan data yang diperoleh dari sumber sekunder yang diolah secara spasial melalui tahapan klasifikasi, pemberian skor, dan proses overlay guna menghasilkan peta kerawanan banjir. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar wilayah Kota Banjarmasin termasuk dalam kategori rawan hingga sangat rawan banjir. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya curah hujan, topografi yang datar, ketinggian lahan yang rendah, dominasi tanah aluvial, serta penggunaan lahan yang didominasi oleh permukiman dan sawah. Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan rendahnya infiltrasi dan tingginya limpasan permukaan, sehingga meningkatkan potensi genangan dan banjir. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang terintegrasi melalui pengelolaan drainase, pengendalian penggunaan lahan, serta peningkatan kesadaran masyarakat guna mengurangi risiko banjir di Kota Banjarmasin.
Penguatan Karakter melalui Pendidikan Musik Berlandaskan Pancasila sebagai Dasar Negara Bernat Romulus Sihite; Lilis France Marbun; Berkat Nofanolo Zebua; Otniel Urat Situmorang; M. A. Jaya Damanik
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Music education plays a strategic role in shaping character and fostering national values in Indonesia. This article aims to explore how music education can serve as a medium to internalize the values of Pancasila as the state foundation while simultaneously strengthening students’ character. The research method employed is a literature review of recent books and academic journals related to music education, music psychology, ethnomusicology, and music technology, with a focus on integrating Pancasila values. The findings indicate that music functions not only as an aesthetic medium but also as an effective tool for cultivating ideological awareness, discipline, cooperation, and patriotism. Furthermore, the use of creative and technology-based learning methods enhances students’ engagement in understanding Pancasila values contextually. This study implies that music education integrated with Pancasila values can serve as an important instrument for nation-building and support a national curriculum oriented toward strengthening national values. Keywords: Music Education, Pancasila, Character, National Values, Creative Learning Abstrak Pendidikan musik memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan pengembangan nilai-nilai kebangsaan di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan musik dapat digunakan sebagai media untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, sekaligus memperkuat karakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) terhadap buku dan jurnal akademik terbaru terkait pendidikan musik, psikologi musik, etnomusikologi, serta teknologi musik, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai Pancasila. Hasil kajian menunjukkan bahwa musik tidak hanya berfungsi sebagai sarana estetika, tetapi juga efektif dalam membangun kesadaran ideologis, disiplin, kerja sama, dan cinta tanah air. Selain itu, penggunaan metode pembelajaran yang kreatif dan berbasis teknologi musik memperkuat keterlibatan peserta didik dalam memahami nilai-nilai Pancasila secara kontekstual. Artikel ini memberikan implikasi bahwa pendidikan musik yang terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi instrumen penting dalam pembentukan karakter bangsa, sekaligus mendukung kurikulum pendidikan nasional yang berorientasi pada penguatan nilai kebangsaan. Kata kunci: Pendidikan Musik, Pancasila, Karakter, Nilai Kebangsaan, Pembelajaran Kreatif
Analisis Sistem Persediaan Barang Pada Toko Singer Menggunakan Metode Fifo, Metode Lifo, Dan Metode Average Naila Khaerunnisa; Siswiyanti
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies need to pay attention to determining the appropriate method for valuing merchandise inventory, which is useful for ascertaining the inventory value in a certain period and for determining the cost of goods sold (COGS) that will ultimately impact the company’s profit acquisition. Inventory is a vital element in a store's operational activities. Proper inventory management will help the company maintain service continuity to customers, reduce the risk of stockouts, and optimize storage costs. Inventory is an important component in store operations that affects the smooth flow of service and financial recording. This study aims to analyze the ending inventory value, cost of goods sold (COGS), and gross profit at Toko Singer using three inventory valuation methods: FIFO (First-In, First-Out), LIFO (Last-In, First-Out), and Average (rata-rata). The data used is the sales and purchase data of cooking ingredients during February 2025. The analysis results indicate that the FIFO method yields the lowest ending inventory value at Rp7,000,000, the highest COGS at Rp41,500,000, and the lowest gross profit at Rp8,000,000. The LIFO method provides the highest ending inventory value at Rp8,000,000, the lowest COGS at Rp40,500,000, and the highest gross profit at Rp9,000,000. The Average method produces intermediate values between the two other methods, with an ending inventory of Rp7,461,400, COGS of Rp41,038,600, and a gross profit of Rp8,461,400. Based on the comparative results, the FIFO method is recommended as the best method to be implemented at Toko Singer because it better reflects the actual physical flow of goods, consistent with the practice of retail stores selling consumer goods. Despite resulting in a lower reported profit, this method is considered more accurate and aligns with applicable accounting standards. The selection of the appropriate method will affect the financial statements, especially in recording the cost of goods sold and the ending inventory value. It is essential for business actors, including small and medium-sized stores, to understand the impact of each method on their accounting information system and business financial performance.   Keywords : Average, FIFO, Cost of Goods Sold, Gross Profit, LIFO, Inventory.   Abstrak Perusahaan perlu memperhatikan dalam menentukan metode yang tepat untuk penilaian persediaan barang dagang yang berguna untuk mengetahui nilai persediaan barang dagang pada periode tertentu dan untuk menentukan harga pokok penjualan barang dagang yang nantinya akan berdampak pada perolehan laba perusahaan. Persediaan barang merupakan salah satu elemen penting dalam kegiatan operasional suatu toko. Pengelolaan persediaan yang tepat akan membantu perusahaan menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan, mengurangi risiko kehabisan stok, serta mengoptimalkan biaya penyimpanan. Persediaan barang merupakan komponen penting dalam operasional toko yang mempengaruhi kelancaran pelayanan dan pencatatan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai persediaan akhir, harga pokok penjualan (HPP), dan laba kotor pada Toko Singer dengan menggunakan tiga metode penilaian persediaan, yaitu FIFO (First In First Out), LIFO (Last In First Out), dan Average (rata-rata). Data yang digunakan adalah data penjualan dan pembelian bahan masakan selama bulan Februari 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode FIFO menghasilkan nilai persediaan akhir terendah sebesar Rp7.000.000, HPP tertinggi sebesar Rp41.500.000, dan laba kotor terendah sebesar Rp8.000.000. Metode LIFO memberikan nilai persediaan akhir tertinggi sebesar Rp8.000.000, HPP terendah sebesar Rp40.500.000, serta laba kotor tertinggi sebesar Rp9.000.000. Metode Average menghasilkan nilai tengah dari kedua metode lainnya, dengan persediaan akhir sebesar Rp7.461.400, HPP sebesar Rp41.038.600, dan laba kotor sebesar Rp8.461.400. Berdasarkan hasil perbandingan, metode FIFO direkomendasikan sebagai metode terbaik untuk diterapkan di Toko Singer karena lebih mencerminkan arus keluar-masuk barang secara nyata, sesuai dengan praktik toko ritel yang menjual barang konsumtif. Meskipun menghasilkan laba lebih rendah, metode ini dianggap lebih akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Pemilihan metode yang tepat akan mempengaruhi laporan keuangan, terutama dalam pencatatan harga pokok penjualan dan nilai akhir persediaan. Penting bagi pelaku usaha, termasuk toko-toko skala kecil dan menengah, untuk memahami dampak dari masing-masing metode terhadap sistem informasi akuntansi dan performa keuangan usaha mereka.   Kata Kunci: Average, FIFO, Harga Pokok Penjualan, Laba Kotor, LIFO, Persediaan.