cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 384 Documents
Analisa Pengaruh Kualitas Moulding Pada Pengecoran Logam Dengan Metode Sand Casting Muhamad Al Talarik Gemilang
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the primary cause of shrinkage defects in Gate Valve Body 3. These defects result in the product failing to meet quality standards and increasing production costs due to rework. Research methods include direct observation on the production floor, material composition testing using a spectrometer, micrographic analysis to identify porosity, and evaluation of casting process parameters such as pouring temperature and feeding system design. The results indicate that shrinkage defects are caused by uneven cooling due to suboptimal heat distribution within the mold, as well as inappropriate metal composition. The recommended solution is to modify the riser design to improve feeding and adjust the pouring temperature. Implementing these recommendations is expected to reduce defects by 30–40%, increase production efficiency, and reduce scrap costs. This research provides a practical contribution to improving casting processes in the valve industry. Keywords: QC Method, Metal Casting, Parameters, Shrinkage, Sand Casting   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas moulding pada proses pengecoran logam menggunakan metode sand casting. Proses sand casting merupakan salah satu metode pengecoran yang umum digunakan dalam industri manufaktur, di mana kualitas moulding memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hasil coran. Dalam penelitian ini, dilakukan eksperimen dengan variasi jenis pasir, kelembaban pasir, dan teknik pemadatan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap tingkat kecacatan pada hasil coran, seperti porositas, retakan, dan ketidakrataan permukaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan pengukuran dimensi, uji kekerasan, dan pengamatan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas moulding yang baik, dengan pemilihan pasir yang tepat dan teknik pemadatan yang optimal, dapat mengurangi kecacatan pada hasil coran, sehingga meningkatkan kekuatan dan ketahanan produk akhir. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi industri pengecoran logam dalam mengoptimalkan proses sand casting untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih tinggi dan lebih konsisten. Kata Kunci: Kualitas moulding, Pengecoran logam, Porositas, Retakan, Sand casting.
Distribusi Pasokan Bahan Pangan Pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Daerah Sarijadi Mirrah Rahma Kaylla; Hanifia Syaki Aulis; Zalwa Zahra Salsabila; Iqbal Asyrofir Rohimi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (Program Makan Bergizi Gratis/MBG) is a national priority program aimed at improving students’ nutritional status through the provision of nutritious meals. The success of this program is determined not only by menu quality but also by the effectiveness of the food supply distribution system. This study aims to analyze the system and flow of food supply distribution, identify logistical constraints, and evaluate the effectiveness and efficiency of food distribution in the MBG Program in the Sarijadi area. This research employed a descriptive qualitative approach using a case study method. Data was collected through semi-structured in-depth interviews with the Distribution Leader of the Sarijadi MBG Kitchen and analysis of relevant operational documents. The results indicate that the MBG distribution system in the Sarijadi area has been implemented effectively and efficiently, supported by a structured distribution flow, relatively short delivery distances, and quality control involving nutritionists as well as hygiene and sanitation standards. However, several constraints remain, particularly delays during the portioning stage due to raw material readiness and limitations of transportation facilities that lack adequate ventilation systems. Overall, the MBG distribution system in the Sarijadi area meets the principles of timeliness, quality, and food safety, yet improvements in internal coordination and transportation facilities are still required to ensure optimal and sustainable program implementation. Key Word: Free Nutritious Meal Program, food distribution, logistics management, food safety, distribution effectiveness   Abstrak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi secara rutin. Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas menu, tetapi juga oleh efektivitas sistem distribusi pasokan bahan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem dan alur distribusi pasokan bahan pangan, mengidentifikasi kendala logistik, serta mengevaluasi efektivitas dan efisiensi distribusi makanan pada Program MBG di wilayah Sarijadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan Leader Distribusi Dapur MBG Sarijadi dan analisis dokumen operasional terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem distribusi MBG di wilayah Sarijadi telah berjalan cukup efektif dan efisien, didukung oleh alur distribusi yang terstruktur, jarak pengiriman yang relatif dekat, serta penerapan pengendalian mutu yang melibatkan ahli gizi dan standar hygiene serta sanitasi. Namun demikian, masih terdapat kendala, terutama keterlambatan pada tahap pemorsian akibat kesiapan bahan baku serta keterbatasan sarana transportasi yang belum dilengkapi dengan sistem ventilasi yang memadai. Secara keseluruhan, sistem distribusi MBG di wilayah Sarijadi telah memenuhi prinsip ketepatan waktu, kualitas, dan keamanan pangan, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek koordinasi internal dan sarana transportasi agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Kata Kunci: Program Makan Bergizi Gratis, distribusi pangan, manajemen logistik, keamanan pangan, efektivitas distribusi.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga Dan Lokasi Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Pt Gramedia Asri Media Cabang Pondok Indah Mall Jakarta Selatan Reksa Alvia Adzani; Ade Rachmawan
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of Service Quality, Price, and Location, both partially and simultaneously, on Customer Satisfaction at PT Gramedia Asri Media, Pondok Indah Mall Branch, South Jakarta. The research method used is a quantitative associative method. The population in this study consists of all customers of PT Gramedia Asri Media, Pondok Indah Mall Branch, South Jakarta, who made book purchase transactions during 2024, totaling 92,457 customers. The sampling technique used was the Slovin formula, resulting in 100 respondents as the research sample, selected using random sampling techniques. The results of the study indicate that Service Quality has a positive and significant partial effect, as evidenced by the t-count value being greater than the t-table value (5.962 > 1.984). This is further supported by a p-value < 0.05 (0.000 < 0.05). The correlation value is 0.516, indicating a moderate level of relationship between the two variables, with a coefficient of determination of 26.6%. Price also has a positive and significant partial effect, as shown by the t- count value being greater than the t-table value (2.792 > 1.984). This finding is reinforced by a p-value < 0.05 (0.000 < 0.05). The correlation value is 0.271, indicating a weak level of relationship, with a coefficient of determination of 7.4%. Location also has a positive and significant partial effect, as indicated by the t-count value being greater than the t-table value (3.968 > 1.984). This result is supported by a p-value < 0.05 (0.000 < 0.05). The correlation value is 0.372, indicating a weak level of relationship, with a coefficient of determination of 13.8%. Simultaneously, Service Quality, Price, and Location have a significant effect on Customer Satisfaction, as evidenced by the F-count value being greater than the F-table value (30.170 > 2.699). This finding is also supported by a p- value < 0.05 (0.000 < 0.05). The correlation value is 0.697, indicating a strong relationship between the independent variables and the dependent variable. The coefficient of determination shows that the simultaneous contribution of the independent variables is 48.5%, while the remaining 51.5% is influenced by other factors.   Keywords: Service Quality, Price, Location, Customer Satisfaction   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga, dan Lokasi, baik secara parsial maupun simultan, terhadap Kepuasan Konsumen pada PT Gramedia Asri Media Cabang Pondok Indah Mall Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen PT Gramedia Asri Media Cabang Pondok Indah Mall Jakarta Selatan yang melakukan transaksi pembelian buku selama tahun 2024, yaitu sebanyak 92.457 konsumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 100 responden sebagai sampel penelitian yang dipilih dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung > t tabel (5.962 > 1,984) Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai p value < Sig.0,05 atau (0,000 < 0,05), nilai korelasi sebesar 0.516 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sedang. Nilai koefisien determinasi sebesar 26.6%. Harga juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dibuktikan dengan nilai t hitung > t tabel atau (2.792 > 1,984). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai p value < Sig 0,05 atau (0,000 < 0,05), nilai korelasi sebesar 0.271 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang lemah. Nilai koefisien determinasi sebesar 7.4%. Lokasi juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dibuktikan dengan nilai t hitung > t tabel atau (3.968 > 1,984). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai p value < Sig 0,05 atau (0,000 < 0,05), nilai korelasi sebesar 0.372 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang lemah. Nilai koefisien determinasi sebesar 13.8%. Kualitas Pelayanan, Harga dan Lokasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel atau (30.170 > 2,699), hal ini juga diperkuat dengan p value < Sig 0,05 atau (0,000 < 0,05). Nilai korelasi sebesar 0.697 artinya variabel bebas dengan variable terikat memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruh secara simultan sebesar 48.5%, sedangkan sisanya sebesar 51.5% dipengaruhi faktor lain.   Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Harga, Lokasi, Kepuasan Konsumen
Studi Kepustakaan Kualitatif Mengenai Peran Lingkungan Sosial, Budaya, Dan Ekonomi Dalam Mempengaruhi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Masyarakat Indonesia Rizcita Prilia Melvani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clean and healthy living behavior is a major determinant of public health status influenced by social, cultural, and economic factors in complex and multidimensional manner. This research aims to analyze the role of social environment, culture, and economy in influencing clean and healthy living behavior of Indonesian society through comprehensive qualitative literature study. Research method uses library research approach with thematic content analysis technique of secondary literature from 2021-2025 period published in reputable journals. Research findings indicate social environment plays fundamental role in health knowledge transmission through educational institutions and communities with understanding improvement up to 40% and behavior change between 27-45% across various indicators. Cultural factors influence adoption patterns and practice persistence varying across regions reflecting Indonesian sociocultural heterogeneity. Economic conditions determine access to sanitation facilities and food security mediating relationship between dietary patterns and stunting incidence in toddlers. Conclusion shows complex interaction of these three dimensions requires integrative approach in designing effective, contextual, and sustainable public health interventions to improve Indonesian society health status holistically. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Social Cultural Economic Determinants, Indonesian Public Health Abstrak Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan determinan utama derajat kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan ekonomi secara kompleks dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran lingkungan sosial, budaya, dan ekonomi dalam mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat Indonesia melalui studi kepustakaan kualitatif yang komprehensif. Metode penelitian menggunakan pendekatan library research dengan teknik analisis konten tematik terhadap literatur sekunder periode 2021-2025 yang dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan sosial berperan fundamental dalam transmisi pengetahuan kesehatan melalui institusi pendidikan dan komunitas dengan peningkatan pemahaman hingga 40% serta perubahan perilaku antara 27-45% pada berbagai indikator. Faktor budaya mempengaruhi pola adopsi dan persistensi praktik yang bervariasi antar wilayah mencerminkan heterogenitas sosiobudaya masyarakat Indonesia. Kondisi ekonomi menentukan akses terhadap fasilitas sanitasi dan ketahanan pangan yang memediasi hubungan pola makan dengan kejadian stunting pada balita. Kesimpulan menunjukkan interaksi kompleks ketiga dimensi tersebut memerlukan pendekatan integratif dalam merancang intervensi kesehatan masyarakat yang efektif, kontekstual, dan berkelanjutan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara holistik. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Determinan Sosial Budaya Ekonomi, Kesehatan Masyarakat Indonesia
Digital Surveillance and the Erosion of Communication Privacy : A Literature Review Ilham Gemiharto; Samson CMS
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid proliferation of digital surveillance technologies has significantly transformed communication privacy in Southeast Asia, generating conflicts among state security priorities, corporate data practices, and civil liberties. This literature review integrates theoretical perspectives from Surveillance Studies (including surveillance capitalism and panopticism), Communication Privacy Management Theory, and Contextual Integrity, complemented by regional policy examinations and qualitative data from interviews with activists, journalists, and students in Indonesia, Singapore, and Malaysia. Emerging hybrid surveillance systems, encompassing social media monitoring, facial recognition, and spyware, are advanced by state entities and platforms such as Meta, Google, and ByteDance. Legislative frameworks, including Indonesia's UU ITE and PDP Law, Singapore's POFMA alongside cybersecurity measures, and Malaysia's CMA revisions, rationalize expansive monitoring for security and misinformation mitigation, though they permit mission creep with inadequate protections.​ These dynamics produce chilling effects, manifesting as self-censorship on social platforms, modified offline engagements, platform skepticism, and spiral-of-silence phenomena fueled by perceived oversight and fear-driven conformity. The central tension endures: surveillance ostensibly enhances safety and order but diminishes communicative independence, interpersonal trust, and democratic discourse in hybrid regimes. Preserving privacy necessitates robust GDPR-equivalent regulations, accountable oversight, and grassroots digital literacy initiatives. Keywords: digital surveillance, communication privacy, chilling effect, self-censorship, Southeast Asia.
Simulasi Sistem Logistik Kebencanaan Untuk Pendistribusian Bantuan Gempa Cianjur 2022 Muhammad Malik Zulfa; Jilla Khoerul Fajar; ⁠Athallah Naufal Ikram; Nurrokhman; Muhammad Nazriel Andreana
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A 5.6 magnitude earthquake that struck Cianjur Regency on 21 November 2022 caused massive damage across 16 affected areas, resulting in thousands of casualties and severe infrastructure destruction that disrupted logistics access. A major post disaster issue was the accumulation of aid supplies at the West Java BPBD warehouse due to poor coordination, unstructured delivery schedules, and damaged road conditions. This study aims to simulate the distribution of logistics aid to 16 affected sub districts, including Cugenang, Pacet, and Warungkondang, in order to optimize distribution flow and minimize delays. The research applies a dynamic simulation modeling approach using AnyLogic software to visualize various delivery scenarios. Five different scenarios were tested by varying the number of vehicles, specifically trucks, and supporting distribution equipment, such as handcarts, while considering road conditions. The simulation results indicate that the first four scenarios failed to meet daily shelter demand effectively due to limited capacity and infrastructure constraints. The fifth scenario, which combines the use of four West Java BPBD trucks with a capacity of 80 tons and seven handcarts with a capacity of 10 tons, proved to be the most effective solution. This scenario achieved a total aid distribution of 83,994 tons and significantly reduced bottlenecks at the central warehouse. The study concludes that proper fleet allocation and adaptive distribution tools are critical to ensure timely and demand based aid delivery, thereby improving the efficiency of disaster logistics management in future emergency responses. Keywords: Simulation, Disaster Logistics, Cianjur Earthquake, AnyLogic, Aid Distribution. Abstrak Gempa bumi berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada 21 November 2022 mengakibatkan kerusakan masif di 16 wilayah terdampak, termasuk ribuan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang menghambat akses logistik. Kendala utama yang muncul pasca-bencana adalah terjadinya penumpukan bantuan di gudang BPBD Jawa Barat (bottleneck) akibat kurangnya koordinasi, jadwal pengiriman yang tidak terorganisir, serta tantangan geografis berupa jalan rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menyimulasikan distribusi bantuan logistik di 16 kecamatan terdampak, seperti Cugenang, Pacet, dan Warungkondang, guna mengoptimalkan alur distribusi dan meminimalisir keterlambatan. Metodologi yang digunakan adalah pemodelan simulasi dinamis dengan bantuan perangkat lunak AnyLogic untuk memvisualisasikan berbagai skenario pengiriman. Penelitian ini menguji lima skenario berbeda dengan memvariasikan jumlah armada (truk) dan alat bantu distribusi (kereta dorong) serta mempertimbangkan kondisi jalan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario pertama hingga keempat belum mampu memenuhi kebutuhan harian posko secara optimal karena keterbatasan kapasitas dan kendala infrastruktur. Skenario kelima, yang mengombinasikan penggunaan 4 truk BPBD Jabar berkapasitas 80 ton dengan 7 kereta dorong berkapasitas 10 ton, terbukti menjadi solusi terbaik. Skenario ini menghasilkan total distribusi bantuan sebesar 83.994 ton dan efektif mengurangi penumpukan barang di gudang pusat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan armada yang tepat dan penggunaan alat bantu distribusi yang adaptif terhadap kondisi lapangan sangat krusial untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu dan sesuai kebutuhan pengungsi, sehingga meningkatkan efisiensi manajemen logistik kebencanaan di masa depan. Kata Kunci: Simulasi, Logistik Kebencanaan, Gempa Cianjur, AnyLogic, Distribusi Bantuan.
Kerja Sama Sister Province Pemerintah Jawa Barat Dan Prefektur Shizuoka Dalam Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi Rahayuni Imelda; Sintia Catur Sutantri
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is geographically located in the Ring of Fire, which has the potential to cause major earthquakes and tsunamis. One of the areas that is prone to earthquakes is West Java Province, which is known to have quite a number of volcanoes and active faults such as the Lembang fault and the Cimandiri-Baribis fault. The condition of buildings that were damaged or collapsed due to earthquakes was caused by a lack of knowledge regarding building infrastructure that did not comply with Indonesian National Standards and the selection of inappropriate land locations. The lack of education, the absence of earthquake simulation training, and an inadequate early warning system were weaknesses of the government in handling earthquake disasters. To overcome this, the West Java government has established a sister province partnership with the Shizuoka Prefecture government in Japan, which has policies that are said to be successful in reducing earthquake risk. The partnership began in 2017 in the economic sector and human resource capacity building, and was renewed in 2022 with the addition of the disaster management sector. In conducting this qualitative research, interviews were conducted with sources from the West Java Provincial Government and Regional Autonomy Bureau. From the information obtained, the program that was developed was a training or online training course conducted by the Shizuoka Earthquake Prevention Center for the West Java Provincial Disaster Management Agency. This training covered material related to information on past earthquakes and tsunamis, earthquake disaster mitigation, including earthquake simulations conducted on Shizuoka residents. According to the informant, the results of this collaboration will continue to be evaluated for future work programs.   Keywords: Earthquake; sister province cooperation; paradiplomacy   Abstrak Indonesia secara geografis berada di kawasan Ring of Fire yang berpotensi menjadi ancaman terjadinya gempa dan tsunami besar. Salah satu wilayah yang sering terjadi gempa adalah Provinsi Jawa Barat, yang diketahui memiliki cukup banyak gunung api dan juga sesar-sesar yang masih aktif seperti sesar Lembang dan sesar Cimandiri-Baribis. Kondisi bangunan yang rusak hingga mengalami keruntuhan akibat gempa disebabkan karena minimnya pengetahuan terkait infrastruktur bangunan yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia dan pemilihan lokasi tanah yang kurang tepat. Kurangnya penyuluhan, pelatihan simulasi gempa yang belum ada, hingga sistem peringatan dini yang kurang memadai menjadi kelemahan pemerintah dalam penanganan bencana gempa. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Jawa Barat melakukan kerja sama sister province dengan pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang yang memiliki kebijakan yang dikatakan berhasil dalam pengurangan risiko gempa bumi. Kerja sama dilakukan sejak tahun 2017 pada sektor ekonomi dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia, kemudian diperbarui pada tahun 2022 dengan penambahan bidang kebencanaan. Dalam menyusun penelitian dengan metode kualitatif ini, dilakukan wawancara dengan narasumber dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat. Dari informasi yang didapatkan, program yang dihasilkan adalah adanya pelatihan atau online training course yang dilakukan oleh Pusat Pencegahan Gempa Shizuoka kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat. Pelatihan yang diterima ini berisi penyampaian materi terkait informasi gempa dan tsunami yang pernah terjadi, mitigasi bencana gempa, termasuk simulasi gempa yang dilakukan kepada warga Shizuoka. Menurut narasumber, hasil dari kerja sama ini akan terus dievaluasi untuk jadi program kerja ke depannya.   Kata Kunci: Gempa; kerja sama sister province; paradiplomasi
Transformasi Digital Dalam Birokrasi: Analisis Implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Berdasarkan Prinsip Tata Kelola Yang Baik (Good Governance) Di Kelurahan Airlangga, Kota Surabaya Belinda Muflihaniardi; Anggi Okta Arisma; Femine Anggun S.F; Deby Amalia; Faiqotul Khusna
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the acceleration of digital transformation in Indonesian bureaucracy through the Digital Population Identity (IKD) program, aimed at improving efficiency, transparency, and public service quality. The implementation of IKD at the village level is crucial to examine because it directly reflects community readiness and local governance capacity. This research aims to analyze the implementation process of IKD in Airlangga Village based on good governance principles, identify existing challenges, and evaluate its impact on public service performance. The study adopts a qualitative approach using in-depth interviews, documentation, and literature review as data sources. Data were analyzed through interactive stages of reduction, display, and conclusion drawing. The findings indicate that IKD implementation has enhanced administrative efficiency and service transparency, yet obstacles remain in digital literacy gaps, unequal technological access, and community resistance to change. Accountability, transparency, and public participation emerge as key determinants of successful implementation. The study highlights the necessity of adaptive and inclusive governance strategies to ensure that digital public services are accessible, effective, and sustainable. Keywords: Digital Transformation, IKD, Good governance, Public Service, Digital Bureaucracy, Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh percepatan transformasi digital birokrasi di Indonesia melalui program Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai upaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik. Implementasi IKD di tingkat kelurahan menjadi penting untuk dikaji karena berhubungan langsung dengan kesiapan masyarakat dan tata kelola lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses implementasi IKD di Kelurahan Airlangga berdasarkan prinsip good governance, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta menilai dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IKD telah meningkatkan efisiensi administrasi dan transparansi layanan, namun masih menghadapi kendala literasi digital, kesenjangan akses teknologi, serta resistensi masyarakat. Prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan program. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi tata kelola yang adaptif dan inklusif untuk memastikan digitalisasi pelayanan publik berjalan optimal dan merata. Kata kunci: Transformasi Digital, IKD, Good governance, Pelayanan Publik, Birokrasi Digital.
Analisis Mutu Organoleptik Kecap Ikan Hasil Fermentasi dengan Penambahan Kulit Nanas Rohimah Siregar; Reny Yuliana Siahaan; Nichagusmipa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of pineapple peel addition on the organoleptic quality characteristics of trash fish sauce. The research was conducted using an experimental design with different concentrations of pineapple peel, namely 0% (A0), 20% (A1), 40% (A2), and 60% (A3). The observed parameters included color, taste, and aroma, evaluated through a hedonic test involving 20 semi-trained panelists using a numerical scoring scale of 0–100. The data were analyzed descriptively based on the average preference scores of the panelists. The results showed that the addition of pineapple peel affected the panelists’ level of preference for all tested parameters. The best treatment was obtained at 60% pineapple peel concentration (A3), with scores of 86 for color, 79 for taste, and 83 for aroma. Meanwhile, the control treatment without pineapple peel addition (A0) received the lowest scores for all parameters. Increasing the concentration of pineapple peel tended to improve the overall acceptability of trash fish sauce. In conclusion, pineapple peel has potential as a natural additive to enhance the organoleptic quality of fish sauce. Keywords: trash fish sauce, pineapple peel, organoleptic quality, hedonic test, product quality Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kulit nanas terhadap karakteristik mutu organoleptik kecap ikan rucah. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan eksperimen dengan variasi konsentrasi kulit nanas yaitu 0% (A0), 20% (A1), 40% (A2), dan 60% (A3). Parameter yang diamati meliputi warna, rasa, dan aroma melalui uji hedonik dengan melibatkan 20 panelis semi-terlatih menggunakan skala penilaian numerik 0–100. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata kesukaan panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kulit nanas berpengaruh terhadap tingkat kesukaan panelis pada seluruh parameter yang diuji. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi 60% (A3) dengan nilai warna 86, rasa 79, dan aroma 83. Sementara itu, perlakuan tanpa penambahan kulit nanas (A0) memperoleh nilai terendah pada semua parameter. Peningkatan konsentrasi kulit nanas cenderung meningkatkan penerimaan panelis terhadap kecap ikan rucah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kulit nanas berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan alami untuk meningkatkan mutu organoleptik kecap ikan. Kata kunci: kecap ikan rucah, kulit nanas, organoleptik, uji hedonik, mutu produk
Prinsip Larangan Dalam Perbankan Syariah Sebagai Instrumen Penjaga Kepatuhan Syariah Satrya Ramadhan Anggara; Robitoh Rizqiana Dinova; Ananda Viola Maharani; Nasywa Anindita Alvania Putri Irawan; Baidhowi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the prohibition principle in Islamic banking as an instrument for maintaining Sharia compliance, as well as to identify Sharia compliance challenges and formulate preventive measures to uphold the prohibition principle in Islamic banking.  This study uses a literature review method by examining scientific journals, laws and regulations in the field of Islamic banking, and fatwas issued by the Indonesian Ulema Council's National Sharia Board. The data obtained is analyzed qualitatively to understand the application of the prohibition principle as an instrument for maintaining sharia compliance in Islamic banking. The discussion shows that the prohibition principle in Islamic banking functions as the main instrument in maintaining sharia compliance and preserving substantive differentiation from conventional banking. This principle is not only normative but also operational because it has direct implications for the design of contracts, governance, and risk management in Islamic banking. Sharia compliance is proven to be highly determined by the effectiveness of the Sharia Supervisory Board in overseeing the conformity of bank products and activities with the fatwa of the Indonesian Ulema Council's National Sharia Board. However, in practice, there are still challenges in the form of substantive contract deviations, limited supervisory capacity, the impact of digitalization, and low public literacy, which have the potential to cause sharia non-compliance risks. Therefore, strengthening sharia governance, standardizing contracts, improving the competence of the DPS, and integrating technology that supports supervision are important steps to maintain the sustainability of Islamic banking within the framework of supervision by the Financial Services Authority.