cover
Contact Name
Ahmad Walid
Contact Email
ahmadwalid@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpt@gmail.com
Editorial Address
JL.Jaya Wujaya Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik
ISSN : -     EISSN : 27455645     DOI : https://doi.org/10.62159/jpt
Focus and Scope JPT primary focus is on current themes within the scope of elementary education. The scope of the manuscripts includes research results, reflections, and critical reviews on: Education policies and regulation Curriculum Learning innovations, including: Study of teaching materials Learning approaches Learning models Learning methods Learning media Learning evaluation
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 247 Documents
Efektivitas Layanan Informasi Sex Education Menggunakan Media Video Untuk Mencegah Tindakan Pelecehan Seksual Pada Siswa Indriasih, Ayu; Mudjiran, Mudjiran
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v1i2.587

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan pemahaman sex education untuk mencegah pelecehan seksual pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah mengikuti layanan informasi menggunakan media video, menganalisis perbedaan pemahaman sex education untuk mencegah pelecehan seksual kelompok kontrol sebelum dan sesudah mengikuti layanan informasi tanpa perlakuan khusus, dan menganalisis perbedaan pemahaman sex education siswa sesudah mengikuti layanan informasi menggunakan media video dibandingkan layanan informasi tanpa perlakukan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah Quasi experiment Design dengan rancangan pretest posttest group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 284 siswa. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa untuk kelompok eksperimen dan 30 siswa untuk kelompok kontrol. Pengambilan sampel yang digunakan Cluster Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan model Skala Likert, data dianalisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dan Kolmogorov-smirnov dengan bantuan SPSS versi 24.00. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman sex education siswa untuk mencegah pelecehan seksual kelompok eksperimen sebelum dan sesudah mengikuti layanan informasi dengan menggunakan media video diperoleh angka probabilitas di bawah alpha 0,05 (0,003<0,05), (2) terdapat perbedaan pemahaman sex education siswa untuk mencegah pelecehan seksual kelompok kontrol sebelum dan sesudah mengikuti layanan informasi tanpa perlakuan khusus diperoleh angka probabilitas dibawah alpha 0,05 (0,003<0,05), dan (3) terdapat perbedaan pemahaman sex education siswa untuk mencegah pelecehan seksual kelompok eksperimen yang diberikan layanan informasi sex education menggunakan media video dengan kelompok kontrol yang hanya diberikan tanpa perlakuan khusus kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebesar 0,002, atau probabilitas di bawah 0,05 (0,002 < 0,05).
INVESTIGATING THE SPEECH FUNCTION OF NOVICE VERSUS EXPERIENCED TEACHERS’ TALKS IN EFL CLASSROOM AT SMA PANCASILA BENGKULU Akbarjono, Ali; Martina, Feny; Kurniati, Anggun
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v1i2.588

Abstract

This study deals with the teachers’ talk of the EFL classroom of SMA Pancasila Bengkulu. It aims to describe the types of speech functions used by English teachers in the EFL classroom of SMA Pancasila Bengkulu, to find out the most dominant type used by English teachers in EFL classes at SMA Pancasila Bengkulu, and to describe the reasons why English teachers use speech function differently in EFL classroom. This thesis research was conducted using a descriptive qualitative. Researchers used triangulation data collection techniques, namely observation, audiovisual material, and interviews. Data transcription is classified into six basic types of speech function. There are expressive, directive, referential, metalinguistic, poetic, and phatic. The researcher observed two English teachers at SMA Pancasila Bengkulu. From the two teachers observed, the researcher found different total utterances and percentages. The total utterances of the two teachers were 80 utterances classified into six types of speech functions. The most dominant type used by all teachers is the referential function. There are 28 utterances out of 80 utterances (35%) which are classified as referential functions. Why they use the speech function differently is because each type of speech function has a different function that must be adapted to different conditions and situations in the classroom.
STRATEGI ORANG TUA DALAM MEMBINA PERILAKU ISLAMI REMAJA DI DESA AIR KEMUNING KEC. SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Yuliani, Herti; Zulkarnain; Nasution, Adam
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v1i2.590

Abstract

This research is motivated by seeing that adolescence is still very fast causing various negative things such as this condition, if it is not immediately addressed it can continue into adulthood and can develop in a more negative direction, therefore the role of parents in fostering adolescent Islamic behavior is very necessary. . This type of research is descriptive qualitative research. By considering the setting in Air Kemuning Village, Sukaraja District, Seluma Regency. Subjects and informants in this study amounted to 30 consisting of 15 parents and 15 adolescents. In this research data collection technique using observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that the strategies for fostering Islamic behavior are understanding, practice, habituation, rational, and emotional. 1) Understanding, given so that teenagers understand the existence of God as the source of life. Parents try from an early age to provide understanding and knowledge about Islamic behavior. 2) Practice, is done by giving examples to teenagers. That way teenagers will judge and follow. Practice is done and starts from simple things. 3) Habituation, carried out in everyday life by providing opportunities for children/students to behave well in accordance with Islamic teachings. 4) Rational, Parents teach about good behavior and bad behavior in life. Teach about good things and bad things, and tell the impact of every action. 5) Emotional, feelings or emotions of adolescents in carrying out behavior in accordance with religious teachings. Telling life experiences to children and providing useful advice
Persiapan Guru Dalam Melaksanakan Sistem Pembelajaran Merdeka Belajar Di SDN 140 Seluma Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Ansumanti, Ansumanti
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.595

Abstract

Penelitian ini dilaksanakaan dengan tujuan untuk mengetahui Persiapan Guru Dalam Melaksanakan Sistem Pembelajaran Merdeka Belajar Di SD NEGERI 140 Seluma . Sistem pembelajaran “Merdeka Belajar” adalah sebuah kebijakan baru yang tentu saja pasti memiliki hambatan dan kendala untuk menerapkannya. Terutama bagi guru yang sebagai bagian integral dalam Pendidikan dan komponen penting dalam pembelajaran pasti memiliki sederet permasalahan yang sepatutnya harus dituntaskan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah Guru SDN 140 Seluma Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma . Penelitian ini menggunakan analisa data deskriptif kualitatif model interaktif Milles dan Michael Huberman. Di SDN 140 Seluma Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma kesiapan sistem pembelajara merdeka belajar dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, SDN 140 Seluma Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma telah mengadakan pelatihan untuk para guru untuk membahas mengenai merdeka belajar ini. Faktor yang menjadi pengahambat bagi guru dalam melaksanakan sistem pembelajaran merdeka belajar sebagai berikut Mutu sumber daya manusia gurunya yang belum memadai, Fasilitas dan sumber belajar yang minim atau sarana prasarana yang belum memadai serta guru yang masih gagap dalam teknologi, Sudah nyaman dengan pakem lama dan belum ada pengalaman dalam pembelajaran merdeka belajar
Persepsi Guru Tentang Konsep Merdeka Belajar Mendik-bud Nadiem Makarim Dalam Pembelajaran Tematik Di SD Negeri 140 Seluma Indrawarmi, Indrawarmi
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.598

Abstract

Kebijakan baru yang dicetuskan Mendikbud Nadiem Makarim ketika masa awal jabatannya menimbulkan persepsi di semua kalangan masyarakat terkhusus bidang pendidikan, oleh karena itu peneliti ingin mengangkat dan mencari tahu persoalan tersebut di salah satu lembaga pendidikan yang berlokasi di SD N 140 Seluma untuk mengetahui pandangan guru kelas di SDN 140 Seluma tentang konsep Merdeka Belajar Mendikbud tersebut. Merdeka Belajar adalah kemerdekaan berpikir, yang berawal dan berakhir dari guru, beliau mengajak elemen pendidikan untuk berperan serta memajukan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan pelaksanaan guru tentang konsep Merdeka Belajar Mendikbud Nadiem Makarim dalam pembelajaran tematik di SD N 140 Seluma . Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskriptifkan fenomena suatu kondisi dilapangan, Informal penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling, dan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan datanya menggunakan teknik analisis yaitu Reduction, display, dan Verification.Hasil penelitian ini adalah : 1) para gurukelas di SD N 140 Seluma , memiliki persepsi positif tentang konsep Merdeka Belajar Mendikbud Nadiem Makarim yang tercermin pada kesediaan mengikuti kebijakan yang ada, 2) Pembuatan Rencana Pelaksanan Pembelajarn (RPP) dengan konsep Merdeka Belajar Mendikbud Nadiem Makarim dilakukan dengan langkah-langkah seperti mengadakan Workshop, peningkatan kompetensi, dan mutu guru, misalnya pembinaan dari pengawas, Kasidik, dan MGMP
Persiapan Pendidik Non Sekolah Penggerak Dalam Menghadapi Era Merdeka Belajar (Studi Kasus Di SD N 140 Seluma) Marlena, Marlena
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.599

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk menghadapi pendidikan melalui sekolah harus memberikan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, tes formatif, guru sebagai mentor, siswa dipandang tidak sama dan menjadi tidak sama sesuai potensi atau talenta masing-masing.2) Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 3) menerapkan program pendidikan “Merdeka belajar” yang dijadikan arah pembelajaran ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif dengan mengumpulkan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menyatakan “Merdeka Belajar” terdiri dari empat program pokok meliputi Penilaian USBN Komprehensif, UN diganti dengan assessment penilaian, RPP dipersingkat dan zonasi PPDB lebih fleksibel. Dalam mempersiapkan Pendidikan di era merdeka belajar Guru menjadi dinamisator atau penggerak sebagai ujung tombak demi perubahan dan kemajuan merdeka mengajar dan belajar di era industei 4.0 di mana teknologi dan informasi berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, guru tidak boleh menjadi 'kuno' di abad yang modern ini.
Persepsi Guru Kelas Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar Di SDN 140 Seluma Pada Materi Ma-tematika Fatmiyati, Nina
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.600

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan seseorang dalam meningkatkan kualitas hidup dan taraf hidup masyarakat, meningkatkan kesadaran berpikir praktis dan kritis dalam memecahkan masalah. Untuk menciptakan kondisi ini, matematika, salah satu dari banyak ilmu dasar yang kita pelajari dari sekolah dasar hingga universitas, berperan di sini sebagai promotor pemikiran praktis, pemecahan masalah kritis dan pemahaman studi lain. Meskipun berbagai revolusi pendidikan, matematika masih merupakan mata pelajaran yang ditakuti siswa dan sering dianggap sulit. Tujuan dari karya ini adalah untuk memberikan analisis dan informasi tentang permasalahan penerapan pembelajaran mandiri dalam pendidikan matematika. Metode tinjauan pustaka yang digunakan dalam karya ini didasarkan pada metode pengumpulan data dari beberapa sumber yang berbeda, seperti majalah, buku, artikel ilmiah, dll, yang menginformasikan atau menggambarkan peristiwa atau peristiwa. Berdasarkan berbagai informasi dan data yang diperoleh peneliti selama penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika memerlukan kreativitas dari pihak guru dan penggunaan teknik dan metode yang tepat, dimana lahirnya program pembelajaran Merdeka dapat terwujud. mungkin. dalam hal itu. untuk membantu menciptakan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika yang efektif.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di SD Negeri 109 Bengkulu Selatan Putri Bima, Syavera; Khermarinah; Eka Citra, Desy
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.628

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) strategi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SD Negeri 109 Bengkulu Selatan, 2) faktor pendukung dan penghambat strategi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SD Negeri 109 Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. informan pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan guru SD Negeri 109 Kabupaten Bengkulu Selatan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan konsep Miles dan Huberman, proses analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus sampai tuntas sehingga datanya sudah jenuh. Hasil penelitian menunjukkan 1)Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SD Negeri 109 Bengkulu Selatan adalah melakukan pembinaan guru terkait meningkatkan kualitas diri, melakukan pengarahan dengan mengirimkan link seminar, woekshop, pelatihan, diklat dan lain-lain agar diikuti oleh para guru serta memberikan pendidikan dan pelatihan dengan tujuan agar guru dapat meningkatkan kompetensi, profesional serta kualitas guru. 2) Faktor pendukung strategi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SD Negeri 1 Bengkulu Selatan adalah sikap disiplin guru dan adanya pemberian mottivasi dengan dengan memberikan wejangan ketika melakukan rapat atau di luar rapat untuk menarik semangat guru serta adanya pemberian penghargaan berupa kesempatan mengikuti pelatihan pelatihan peningkatan kompetensi guru dan memberikan sertifikat atas penghargaan yang diraih. Adapun faktor penghambatnya adalah ketidak pedulian guru terhadap kinerjanya (acuh tak acuh) sehingga perkembangan kompetensi guru terhambat karena enggan untuk mengembangkan potensinya . Kurangnya guru menguasai Ilmu Teknologi (IT), sehingga masih ada beberapa guru yang kesulitan dalam mengoperasikan media teknologi dalam meningkatkan mutu kualitas bahan ajar.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN INTELEKTUAL SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS IV SDN 48 BENGKULU SELATAN Juniarti, Sugi; Khermarinah; Eka Citra, Desy
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran PKN dikelas IV SDN 48 Padang Lebar Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen bentuk Pretest Posttest Design yaitu sebuah eksperimen yang dalam pelaksanaannya hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas pembanding (kelas kontrol). Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah murid kelas IV sebanyak 15 orang yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.Keberhasilan proses pembelajaran ini ditinjau dari aspek,yaitu: ketercapaian ketuntasan keterampilan intelektual siswa secara klasikal dan aktivitas murid dalam pembelajaran PKn. Pembelajaran dikatakan berhasil jika aspek di atas terpenuhi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data hasil kemampuan membaca permulaan murid yang dikumpulkan dengan menggunakan tes keteramplan intelektual siswa. Hasil analisis statistik deskriptif terhadap hasil belajar murid terhadap metode tutor sebaya positif, pemahaman materi dan konsep dari PKn dengan model problem based learning ini menunjukkkan skill kemampuan siswa yang lebih baik dari pada sebelum menggunakan model problem based learning. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji-t, diketahui bahwa nilai t Hitung yang diperoleh adalah 8,38 dengan frekuensi dk = 15 –1 = 14, pada taraf signifikansi 5% diperoleh t Tabel = 2,145. Jadi, t Hitung >t tabel atau hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan model problem based learning dalam pembelajaran PKn mempunyai pengaruh dari pada sebelum menggunakan metode problem based learning.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dan Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada mata Pelajaran IPS di SMPN 18 Bengkulu Selatan. Agustin, Ririn; sukarno; Eka Citra, Desy
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i3.631

Abstract

This research is motivated by factors that influence the development of student achievement including parenting and student learning styles. The purpose of this study was: to examine whether or not there is an effect of parenting styles and student learning styles on student achievement in social studies subjects at SMPN 18 Bengkulu Selatan. This research uses quantitative research with an associative approach. The population in this study consisted of all students of SMPN 18 Bengkulu Selatan, namely from grades, VII, VIII and IX at SMPN 18 Bengkulu Selatan as many as 169 students. The number of samples was 42 students and the sampling technique used stratified random sampling. Data collection techniques using observation, questionnaires and documentation. The results showed that the effect of parenting on students' learning achievement in social studies subjects at SMPN 18 Bengkulu Selatan was 0,207 <2,021, meaning that there was an influence, but not significant, the influence of learning styles on student achievement in social studies subjects at SMPN 18 Bengkulu Selatan. 2.068 > 2.021 means that there is a significant effect, and the results of the simultaneous test (F) that Fcount > Ftable is 14.93 > 3.24. Then H0 is rejected and Ha is accepted. So that there is a significant influence between parenting and learning styles simultaneously on student achievement.