cover
Contact Name
Sastrawan
Contact Email
lppm.uniqhba@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.uniqhba@gmail.com
Editorial Address
Jln. H. Badaruddin – Bagu, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia 83562
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda
ISSN : 23549777     EISSN : 26148420     DOI : https://doi.org/10.37824/jkqh
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health, including health administration, public health, nursing, obstetrics, pharmacy, medicine, and other related field. This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024" : 15 Documents clear
Faktor Penyebab Ketidakakuratan Kode Diagnosis Penyakit Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit X SURYANDARI, ENDANG SRI DEWI HASTUTI; Setyawati, Fitri Eka; Gunawan; Sangkot, Hartaty Sarma; Wijaya, Avid
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.645

Abstract

The activity of coding disease diagnosis was an important activity for preparing internal and external hospital reports, planning and managing hospitals and determining hospital service rates. Based on observations of 10 files samples from inpatients at Hospital X, 2 files were found with inaccurate disease codes (20%). The aim of the research was to identify factors that cause inaccurate disease codes for patients treated at RS X. The research method used a mixed method with retrospective approach by combined quantitative and qualitative research. The sample analyzed were 100 files inpatients for the period December 2022 using a simple random sampling by lottery and 2 coders as respondents. The results showed that 82% of the diagnosis codes were accurate and 18% of the diagnosis codes were inaccurate. The factors causing inaccurate diagnosis codes at Hospital X were lack of knowledge in coding and 1 officer had never attended coding training (man factor); lack of socialization of coding SOPs which contain explanations of the use of ICD 10 as a reference in codification (method factor); there was no ICD 10 Volume 2 version for 2010 (material factor); and lack of financial support for coding training activities for officers and procurement of ICD 10 volume 2 version for 2010 (money factor). There was a need to increase knowledge and skills in codification through coding training activities for officers, carrying out revisions and socialization regarding coding SOPs and procurement of ICD 10 volume 2 to increase the accuracy of diagnosis codes.
Kegagalan Pemberian Air Susu Ibu Secara Eksklusif Dan Riwayat Bayi Berat Badan Lahir Rendah Menyebabkan Stunting Pada Balita Usia 6-24 Bulan Saimi, Saimi; Fauzi, Muhamad Rizal
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.655

Abstract

Pendahuluan: Kegagalan menyusui dini pada bayi baru lahir usia 0-6 bulan, dan riwayat bayi berat badan lahir rendah dapat menyebabkan stunting. Kondisi ini diperlukan kajian problem solve yang tepat untuk mencegah kejadian stunting. Tujuan: Menganalisis hubungan kegagalan pemberian ASI secara eksklusif dan riwayat anak lahir dengan berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan survei cross-sectional study. Populasi yaitu balita usia 6-24 bulan. Sampel sebanyak 841 anak, sampel sebanyak 231 anak yang ditentukan secara simple random sampling. Tujuan: mengkaji hubungan antara pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif dan Riwayat bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan kejadian stunting. Hasil: Uji Chi-square pada data balita yang tidak mendapat ASI secara ekslusif dengan nilai p-value sig. 0,002 < dari nilai alpha=0,05. Odd Ratio (OR)= 0,30. Artinya terdapat hubungan signifikan dan berkorelasi positif, bahwa anak yang tidak mendapat ASI eksklusif berisiko terjadi stunting. Anak riwayat berat badan lahir rendah(BBLR) diperoleh nilai p-value sig. 0,001 < dari nilai alpha=0,05. Odd Ratio (OR)= 0,25. Artinya terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi positif, pada anak dengan riwayat berat badan lahir rendah berisiko stunting. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi positif, pada anak yang tidak mendapatkan air susu ibu (ASI) secara eksklusif dan anak dengan riwayat kelahiran berat badan lahir rendah (BBLR), dapat menyebabkan stunting. Rekomendasi: Kepada petugas kesehatan untuk melakukan komunikasi informasi dan edukasi yang baik kepada ibu hamil agar lebih aktif melakukan antenatal care, bersalin difasyankes dan melakukan inisiasi menyusui dini.
Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I Mastuty, Amalia; erwin Wiksuarini; Muhamad Amrullah; Maulin Halimatunnisa; Vera Yulandasari
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.659

Abstract

Mual dan muntah ketika hamil adalah salah satu gejala yang sering dikeluhkan pada masa awal kehamilan dan mengganggu ibu hamil. Pada ibu hamil banyak yang memilih menggunakan obat herbal dibandingkan dengan obat bahan kimia, karena mengingat potensi efek samping bahan kimia yang dapat membahayakan kondisi janin. Jahe sebagai salah satu obat herbal yang dipakai untuk menangani gejala mual muntah pada kehamilan.  Mengetahui efektifitas dari rebusan jahe untuk pengobatan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Design Penelitian yang dipakai yaitu quasy eksperimen dengan pre and post test with control group design dengan jumlah sampel 30 ibu hamil di desa Kopang Wilayah Kerja Puskesmas Kopang Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data mual muntah diukur menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE). Sedangkan analisis yang digunakan menggunakan uji Man Whitney. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terjadinya penurunan gejala mual muntah pada ibu hamil sesudah diberikan rebusan jahe dengan nilai p-value = 0,041 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan gejala mual muntah pada ibu hamil yang diberikan rebusan jahe. Jahe secara signifikan dapat meredakan gejala umum mual muntah dari gejala ringan sampai sedang.
Aktivitas Imunodulator Fraksi Etil Asetat Daun Jamblang (Syzgium cumini L) Pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L) Yang Telah Diinfeksi Staphylococcus aureus Muhammad Asri SR; Rudia Tamaria; Suryanita
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.672

Abstract

The immune system functions to protect the body from foreign substances such as microorganisms, bacteria, viruses and parasites. The immune system can be enhanced by administering immunomodulators. This study aims to determine the immunomodulatory activity of the jamblang leaf fraction (Syzgium cumini L) in male white rats (Rattus norvegicus L) that have been infected with Staphylococcus aureus. The extract was prepared by fractionation using ethyl acetate, ethanol, and n-hexane as solvents. Testing of immunomodulatory activity was carried out by calculating the phagocytic activity value of peritoneal macrophage cells using the Giemsa staining method with 100X magnification on a microscope. Fifteen rats tested were divided into five treatment groups, namely negative control (Na-CMC), positive control (Stimuno® 50 mg), and the extract dose group of 140 mg/kg BW, 210 mg/kg BW, 280 mg/kg BW. The treatment was given orally for 7 consecutive days and intraperitoneal injection of Staphylococcus aureus bacteria was given on day 8 for each group. The results of peritoneal fluid smear studies are used to determine the activity of macrophage cells. Data were analyzed by one way ANOVA test and followed by the HSD post hoc test. Immunomodulatory activity test showed that doses of 140 mg/kg BW, 210 mg/kg BW and 280 mg/kg BW had immunomodulatory activity by showing significant differences with the negative control and positive control groups (p<0.05). Based on the results of the study, it was shown that the immunomodulatory activity test at a dose of 280 mg/kg BW had greater immunomodulatory activity due to the greater number of activated macrophage cells.
Pengaruh Abdominal Stretching Terhadap Tingkat Dismenorea Pada Remaja Putri Kelas Xi Di SMAN 1 Suela r. supini; Sajalia, Husniyati; Nandang DD Khairari; Hanrika Febri Redova
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.674

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri haid yang jika tidak ditangani dapat berdampak pada gangguan aktivitas sehari-hari, retrogret, kemandulan, kehamilan ektopik, kista pecah, infeksi bahkan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Dismenorea dapat ditangani secara non-farmakologi, salah satunya dengan abdominal stretching. Untuk mengetahui pengaruh abdominal stretching terhadap tingkat dismenorea pada remaja putri kelas XI di SMAN 1 Suela. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental, dengan desain non equivalent pretest and posttest. st control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 remaja putri kelas XI di SMAN 1 Suela yang terbagi dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan independent sampel t-test. Pada kelompok intervensi, tingkat dismenorea pada pretest paling tinggi berada pada skala nyeri 7 dan paling rendah 1. Pada posttest skala nyeri paling tinggi berada pada skala nyeri 5 dan paling rendah 0. Sedangkan kelompok pada kontrol, tingkat dismenorea pada pretest paling tinggi berada pada skala nyeri 8 dan paling rendah 1, begitupun pada skala nyeri posttest-nya. Uji statistik diperoleh hasil p-value 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Ada pengaruh abdominal stretching terhadap tingkat dismenorea pada remaja putri kelas XI di SMAN 1 Suela.
Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Krim Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Menggunakan Metode Spektrofotometri Sirajul Firdaus; Andi Ulfiana Utari; Dwi Yulianti Alifah; Wahyuddin Jumardin
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.675

Abstract

Dalam aktivitas sehari-hari banyak kegiatan yang dilakukan diluar ruangan yang cenderung sering terkena paparan sinar matahari. Kulit yang sering terkena paparan sinar matahari dalam waktu yang lama, dapat memberikan dampak buruk. Penggunaan tabir surya dapat mencegah pengaruh buruk sinar matahari. Efektivitas sediaan tabir surya ditunjukkan dengan nilai Sun Protection Factor (SPF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dapat diformulasikan sebagai sediaan krim yang stabil secara fisika dan kimia serta untuk mengetahui nilai SPF sediaan krim ekstrak etanol daun Belimbing Wuluh menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental, dengan rancangan formula krim tiga konsentrasi, Formula I dengan konsentrasi 1%, Formula II konsentrasi 3% dan Formula III konsentrasi 5% ekstrak etanol daun Belimbing Wuluh. Pengujian stabilitas sediaan krim secara fisika dan kimia meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya sebar, uji viskositas, uji pH dan Uji tipe krim. Pengujian Sun Protection Factor (SPF) dengan konsentrasi 600 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dapat dibuat dalam sediaan krim yang stabil secara fisika dan kimia. Nilai SPF dari krim ekstrak etanol daun Belimbing Wuluh yaitu FI 8,3 (Proteksi Maksimal), FII 9,5 (Proteksi Maksimal) dan FIII 12,6 (Proteksi Maksimal).
Hubungan Antara Frekuensi Makan, Kebiasaan Sarapan Dan Anemia Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis Pada Remaja Putri Istiharini, Baiq; Sulaiman, Lalu; Sismulyanto
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.688

Abstract

Efektivitas Teknologi Tepat Guna Larvitrap Sebagai Alternatif Pengendalian Aedes Aegypti Di Kelurahan Lewirato, Kota Bima Rubianti, Irma; Wiraningtyas, Agrippina; Abbassyakhrin
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.697

Abstract

Kelurahan lewirato merupakan salah satu Kelurahan di Kota Bima yang hampir setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).  Pemasangan larvitrap di lingkungan sekitar rumah penduduk daerah-daerah endemis DBD dapat mengurangi laju pertumbuhan populasi nyamuk, sehingga diharapkan dapat menurunkan kejadian DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larvitrap dari bahan paralon PVC dan bambu terhadap jumlah larva Aedes sp. yang terperangkap Penelitian ini bersifat eksplanatori dan dirancang sebagai quasi-eksperimen (eksperimen semu). Metode pengambilan sampelnya adalah proporsional. Sebanyak lima puluh rumah (50) dipasang dengan dua bahan larvitrap per rumah. Tempat penelitian di Kelurahan Lewirato, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Hasil uji kruskall-wallis menunjukan bahwa p value = 0,01 < 0,05 hal ini menunjukkan ada perbedaan jumlah larva yang terperangkap pada bahan larvitrap. Larvitrap paralon PVC lebih efektif dibandingkan dengan larvitrap bamboo, hal ini dapat dilihat dari nilai larvitrap indeks dengan nilai bahan paralon PVC sebesar 66% dan larvitrap bambu sebesar 26%. Kesimpulan dari penelitian bahwa ada perbedaan jumlah larva yang terperangkap pada bahan larvitrap (p value=0,01) sehingga larvitrap dengan bahan paralon PVC lebih efektif dibandingkan dengan larvitrap dengan bahan bambu. Larvitrap paralon PVC lebih efektif   menarik nyamuk Aedes sp. untuk bertelur dibandingkan dengan larvitrap dengan bahan bambu. Pemasangan larvitrap secara rutin, maka jumlah vektor penyebab DBD berkurang, sehingga berpengaruh terhadap menurunnya kasus DBD.
Karakterisasi Nilai Nutrisi Tulang Ayam Ras Broiler Melalui Analisis Proksimat Kristantri, Rika Sebtiana; Tris Harni Pebriani; Wulan Kartika Sari
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.702

Abstract

Chicken is a source of animal protein that is widely consumed by people because of its diverse nutritional content. Protein plays an important role as a source of macronutrients in the formation of biomolecules that make up more than part of cells, namely as the main component of enzymes as biocatalysts in various metabolic processes in the body. The increasing consumption of chicken is also accompanied by chicken bone waste, which has not been widely used. The bone contains 60% inorganic components, 30% organic components, and 10% air. The aim of this research is to identify the chemical properties of bones through several stages of testing that will be carried out. The testing stage, namely chicken bone preparation, is carried out by cleaning the chicken bone samples from dirt and meat remains that are still attached to the bones, then washing using running water until clean. The chicken bones were then dried in an oven at 70°C for ± 2 days, then ground using a grinder until smooth and sifted using a 60/100 mesh sieve. Sifting aims to uniformize the size of the dried chicken bone powder and make the next process easier. Dried chicken bone powder was tested for content in the form of determining water, ash, crude protein, crude fat, and crude fiber content. The results of the proximate value test were that dry chicken bones contained 9.10% water, 29.11% ash, 46.81% crude protein, 11.14% crude fat, and 0.88% crude fiber.
Hubungan Stress Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Lansia di Sekarbela Mataram Harlina; Rias Pratiwi Safitri; Baiq Nurul Hidayati; Fitri Romadonika; Ida Aspiatun
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.705

Abstract

Kualitas hidup lansia banyak dipengaruhi oleh harapan, tujuan, standar personal yang menyebabkan stress (perasaan tertekan). Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kualitas hidup lansia menurun. Terutama sumber stress yang berasal dari keluarga. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres keluarga dengan kualitas hidup lansia. Desain penelitian ini adalah kualitatif korelasi.  Dengan jumlah Sampel sebanyak 90 lansia dalam 90 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang dilakukan di kelurahan karang pule wilayah kerja puskesmas karang pule kecamatan sekarbela. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah kusioner. Analisis dengan menggunakan korelasi sperman rank. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai sing (2-tailed) 0.792 < 0,05. Dapat disimpulkan Ho tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres keluarga dengan kualitas hidup lansia di Kecamatan Sekarbela Mataram. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah keluarga lansia lebih memberikan perawatan dan kasih sayang serta rasa peduli kepada lansia agar kualitas hidup lansia terpenuhi. Selain itu perlu dukungan lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia, senam dan pengajian untuk mengurangi gangguan psikologis kesehatan fisik sosial serta perlu lebih diteliti apa saja penyebab tingkat stres pada lansia.

Page 1 of 2 | Total Record : 15