cover
Contact Name
Nurrul Helen
Contact Email
nurrul@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281276754141
Journal Mail Official
jalur@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Riau Gedung C Lt. 2, Jl. HR. Soebrantas KM 14.5, Pekanbaru, Riau, 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Architecture, Landscape & Urban Design
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : 30253837     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design adalah jurnal yang dapat diakses secara terbuka, dan jurnal peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarkan artikel terkini dan asli dari akademisi, peneliti dan praktisi dibidang: 1) Arsitektur; 2) Arsitektur Lanskap; 3) Rancang Kota
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Maret" : 7 Documents clear
Evaluasi Penerapan Prinsip Arsitektur Tropis pada Rancangan Kantor di Ibu Kota Nusantara dan Kota Maros Prakoso, Dito Dwi Nasar; Rahadian, Erwin Yuniar
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyumbang terbesar pemanasan global disebabkan oleh konsumsi energi pada bangunan, khususnya untuk pencahayaan, pemanasan, dan pendinginan. Arsitektur tropis yang dirancang untuk beradaptasi dengan iklim tropis, menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan energi berlebih dan dampak lingkungan dari bangunan. Saat ini  banyak dijumpai desain bangunan modern, yang sering menggunakan material dan teknologi asing sehingga tidak sesuai dengan iklim tropis. Penelitian ini mengevaluasi dua desain bangunan kantor di ibukota Nusantara dan Maros yang dirancang dengan pendekatan arsitektur tropis. Analisis dilakukan dengan menggunakan Metode kualitatif yang digunakan untuk mengevaluasi hasil rancangan terhadap kriteria bangunan tropis yang bersumber dari buku dan jurnal. Pada penelitian ini juga  dilakukan simulasi dengan software lightstanza dan climate consultant pada setiap desain bangunan. Setelah itu setiap desain dievaluasi berdasarkan kriteria bangunan tropis. Dari evaluasi tersebut diperoleh hasil bahwa desain kantor di Maros dinilai lebih memenuhi kriteria sebagai bangunan tropis dibandingkan dengan desain kantor di Ibu Kota Nusantara
Perpaduan Nilai Budaya dan Unsur Modern dalam Penataan Pasar Tradisional Sadana, Agus S; Putri, Citra Amanda; Haqi, Rananda Kholis Nur
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perpaduan nilai budaya lokal dan unsur modern dalam penataan pasar tradisional. Sebagai pusat ekonomi yang penting, penataan pasar sering berada pada kondisi kurang optimal, yang menyebabkan pergeseran aktivitas ke area luar pasar, serta hilangnya ciri budaya setempat sebagai identitasnya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dan penelitian desain konstruktif pada dua desain pasar di Jakarta dan Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan unsur budaya lokal, seperti bentuk atap, ornamen khas, dan pemilihan material di dalam desain masih tertutup oleh dominasi elemen modern. Kurangnya penggunaan material lokal mengakibatkan identitas budaya kurang tercermin dalam desain. Selain itu, tata ruang dan fasilitas yang tersedia masih kurang mendukung interaksi sosial dan kenyamanan bagi pengunjung. Penelitian ini merekomendasikan untuk lebih mengoptilamkan penggunaan material lokal dengan penekanan pada ornamen budaya untuk mempertegas identitas budaya dalam upaya modernisasi. Diharapkan pasar tradisional dapat tetap berperan sebagai pusat ekonomi dan simbol budaya yang berkelanjutan.
Integrasi Sustainable Living dalam Perancangan Hunian Vertikal Maqfira, Anggun Citra; Zahrah, Aghnia; Rachmadani, Nisa Putri; Arafat, Pratitou
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan populasi di Kota Banda Aceh mengakibatkan peningkatan kebutuhan akan perumahan dan permukiman. Salah satu solusi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan lahan, tingginya harga tanah, dan kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah pembangunan hunian vertikal dalam bentuk rumah susun. Hunian vertikal dinilai sebagai alternatif yang efektif bagi MBR yang belum mampu memiliki rumah layak secara mandiri. Hasil penelitian merupakan konsep rancang hunian vertikal yang menggunakan pendekatan rasional. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan solusi desain secara sistematis dan terstruktur. Integrasi prinsip Sustainable Living dalam desain bertujuan menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, harmonis, dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung pembangunan ekonomi, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan.
Perancangan Museum Maritim Kepulauan Riau di Pulau Bintan dengan Pendekatan Arsitektur Tepian Air Andita Nurul Kurniawati Putri; Rijal, Muhammad; Al Husaini, Muhammad Arief
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia diakui sebagai negara maritim oleh UNCLOS sejak 1982, menegaskan mengenai kekuatan dan potensi kemaritiman Indonesia. Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Pulau Bintan, memiliki peran penting karena letaknya yang strategis berbatasan dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Pulau Bintan memiliki sejarah maritim yang kaya dan menghubungkan erat masyarakat dengan laut sebagai sumber penghidupan dan identitas budaya. Untuk melestarikan warisan tersebut, diperlukan wadah edukasi, pelestarian, dan rekreasi yang belum tersedia dengan baik dan memadai. Museum Maritim hadir sebagai tanggapan potensi Pulau Bintan sebagai daerah pesisir/maritim. Perancangan Museum Maritim bertujuan untuk beberapa hal, 1)mengidentifikasi fasilitas penting, 2)menerapkan prinsip-prinsip arsitektur tepian air, serta 3)merumuskan konsep desain yang koheren dan selaras. Menggunakan metode historical study (studi sejarah) dengan aspek utama yaitu see, learn, dan preserve (melihat, mempelajari, dan melestarikan). Museum Maritim tidak hanya menjadi tempat penyimpanan artefak, tetapi juga sebagai ruang publik interaktif yang menumbuhkan apresiasi budaya maritim lokal serta meningkatkan daya tarik wisata Pulau Bintan.
Penerapan Pencahayaan Alami pada Sentra Kerajinan Tenun Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar Zuhra, Siti; Aldy, Pedia; hidayat, wahyu; Susilawaty, Mira Dharma
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman warisan budaya menjadi ciri khas masing-masing daerah yang ada di Indonesia. Karya tenun Pandai Sikek ini tergolong autentik sehingga beresiko tergerus seiring perkembangan waktu dikarenakan konsumsinya terbatas pada acara adat dan acara formal di Sumatera Barat. Saat ini belum tersedianya suatu sentra yang memfasilitasi interaksi langsung antar peminat, pengrajin, dan pengusaha kerajinan tenun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pencahayaan alami  pada sentra kerajinan tenun pandai sikek Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dalam perancangan ini, akan diterapkan sistem pencahayaan alami sidelighting dan toplighting. Hasil penelitian ini adalah perlu adanya analisis terhadap pergerakan matahari tahunan pada massa bangunan dan lokasi site. Teknik penetrasi pencahayaan alami ke interior bangunan agar cahaya dapat didistribusikan secara merata dan dengan efek silau ke dalam bangunan. Kesimpulan penelitian ini adalah  penerapan konsep dengan bentuk dasar gulungan “Benang Merah” dengan penentuan material terhadap fungsi-fungsi ruang tertentu yang memerlukan pencahayaan lebih dan dalam lingkup kenyamanan visual pengguna bangunan.
Evaluasi Penerapan Konsep Arsitektur Hemat Energi pada Gedung C Fakultas Teknik Universitas Riau Titania, Claudia Aurel; Handri, Hannisa; Pratiwi, Intan Agustina; Nurfadillah, Achnia Tiffany; Harimardika, Musyaffa Rifqi; Ilmi, Muhammad Rasyidul
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi terus meningkat di berbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah kebutuhan energi pada bangunan. Jika bangunan dirancang dengan tidak mempertimbangkan aspek efisiensi energi dan kondisi lingkungan sekitar, maka akan berpotensi menghasilkan bangunan dengan konsumsi energi yang tinggi sehingga berdampak negatif terhadap kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan penerapan prinsip arsitektur hemat energi pada setiap bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan konsep efisiensi energi pada Gedung C Fakultas Teknik Universitas Riau melalui metode deskriptif kualitatif. Evaluasi dilakukan berdasarkan lima prinsip utama, yaitu orientasi terhadap matahari, efisiensi energi, ventilasi alami, penggunaan material berkelanjutan, dan desain lanskap. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut belum optimal, terutama pada aspek efisiensi energi dan lanskap. Penelitian ini merekomendasikan sejumlah strategi perbaikan, seperti penggunaan teknologi hemat energi, peningkatan ventilasi silang, penggantian material, dan penataan lanskap yang mendukung kenyamanan termal. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi dan mendukung keberlanjutan lingkungan kampus.
Studi Komparasi Penerapan Elemen Arsitektur Melayu pada Rumah Lontiok Melayu Di Kampar Rahmadhani, Gita; Arfiana, Luthfika; Dewi, Oriana Paramita; Helen, Nurrul; Dwi Annisa, Laili; Kuswoyo, Indra; Saspriatnadi, Morian; Nugraha, Nurzahwa Dwita; Isnaini
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional Melayu diwujudkan dalam berbagai tipologi yang bervariasi antar wilayah. Rumah sebagai produk arsitektur memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, sehingga tipologi arsitektur rumah secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola perilaku pemiliknya. Rumah Lontiok merupakan salah satu bentuk arsitektur tradisional Melayu yang masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, yang dikenal kuat dengan budaya Melayunya. Di wilayah ini, masih terdapat masyarakat yang tinggal di rumah tradisional Lontiok. Namun, dinamika perilaku masyarakat modern turut memengaruhi perkembangan sosial dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Kampar. Penelitian ini merupakan studi komparatif dua rumah Lontiok yang terletak di dua desa berbeda di Kabupaten Kampar, masing-masing dengan kondisi sosial dan lingkungan yang berbeda. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penerapan arsitektur Melayu pada kedua rumah tersebut berdasarkan karakteristik tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelestarian nilai-nilai arsitektur tradisional dalam konteks kehidupan masyarakat masa kini.

Page 1 of 1 | Total Record : 7