Articles
78 Documents
Kepemimpinan Kyai Dalam Pengembangan Pendidikan Formal Di Pondok Pesantren OKU Timur
Moh. Adzkiyaunuha
Idaarotul Ulum Vol 2 No 2 Desember (2020): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v2i2 Desember.129
Fokus utama dalam pembahasannya membongkar konsepsi kepemimpinan kiai dalam pengembangan penddikan formal di pesantren. Fokus dalam penilitian ini yaitu bagaimana perilaku kiai mengenal situasi sivitas pesantren, perilaku kiai memberikan pengarahan dan bimbingan kepada sivitas pesantren dan perilaku kiai memberikan pelimpahan wewenang kepada civitas pesantren dalam pengembangan pendidikan formal. Penelitian ini dilaksanakan di pesantren Darul Huda dan Nurul Huda OKU Timur Sumatera Selatan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan perilaku kepemimpinan kiai yang memiliki kecenderungan berubah-ubah. Konklusi dari temuan yang dasarkan pada hasil wawancara mendalam, dokumentasi serta observasi terdapat tiga hal penting. Pertama, proses diagonasa Kiai yang dilakukan pada lingkungan internal maupun external pesantren menyoal peyesuaian tiga komponen penting pada kebutuhan kerja pengembangan pendidikan formal pesantren. Ketiganya adalah kompatibilitas agama, komitmen dan kompetensi. Kedua, arahan dan bimbingan kiai dilakukan berdasarkan kematangan civitasnya yang digambarkan secara rasional melalui Kiai’s scatted concept of maturity rate. Pada konsep tersebut secara logis menjelaskna bahwa arahan nampak berskala tinggi pada civitas dengan kompetensi rendah dan komitmen tinggi. Sedangkan bimbingan berskala tinggi dilakukan pada civitas dengan kompetensi tinggi dan komitmen rendah. Ketiga, pendelagasian wewenang berubah-ubah berdasarkan skala kematangan dan perkembagan hirarki struktur. Kosedarasi berkembang sesuai dengan skala komptensi. Sedangkan inisiasi searah dengan perkembangan komitmen. Adapun hubungan tetap tinggi sebagai pemberian dukungan pada peningkatan komitmen dan kompetensi. Adapun Pemberian kerja model efektif kepemimpin kiai disebut sebagai model kosedaratif delagitif yang didukung degan formal, informal dan fungsional otoritas kiai.
Dampak Coronavirus Disease 2019 Terhadap Pembelajaran Bagi Pendidik Dan Peserta Didik
Eka Novia Anggraini
Idaarotul Ulum Vol 2 No 2 Desember (2020): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v2i2 Desember.130
Karya tulis ilmiah ini berjudul “Dampak coronavirus disease 2019 terhadap pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik”. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan mendeskripsikan coronavirus disease 2019, dampak coronavirus disease 2019 terhadap pendidik, dampak coronavirus disease 2019 terhadap peserta didik, dampak coronavirus disease 2019 terhadap orang tua dan kendala guru dalam proses pembelajaran diera pandemi coronavirus disease 2019. Metode yang digunakan dalam menyusun karya ilmiah ini adalah metode studi kepustakaan. Data yang didapat dalam bentuk tulisan, sehingga penulis harus membaca terlebih dahulu dari beberapa buku dan artikel yang sesuai dengan konsep. Penulis berpendapat bahwa dampak coronavirus disease 2019 sangat berpengaruh pada pendidik, peserta didik, dan orangtua serta proses pembelajaran. Untuk itu, penyajian materi dampak coronavirus disease 2019 terhadap pembelajaran bagi pendidik dan peserta didik sangat penting untuk dideskripsikan.
Manajemen Kepemimpinan Di SMA Bina Kasih Provinsi Jambi
Edi Susanto
Idaarotul Ulum Vol 2 No 2 Desember (2020): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v2i2 Desember.131
Kepemimpinan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam manajemen berbasis sekolah. Dalam pembahasan ini penulis melakukan penelitian kecil (Mini Research) tentang manajemen kepemimpinan pada sekolah di SMA Bina Kasih Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil mini research pembahasan mengenai deskripsi manajemen kepemimpinan kepala sekolah di SMA Bina Kasih dan Tipe kepemimpimpinan, maka dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah SMA Bina Kasih dalam menjalankan fungsi manajemen sudah baik. Misalnya Pelaksanaan perencanaan (planning) diawali dengan penyelenggaraan rapat evaluasi bersama kepala sekolah dan tim penyusun untuk menyusun program kerja sekolah dalam satu tahun ajaran. Proses penyusunan program kerja SMA Bina Kasih kemudian dilanjutkan dengan pengajuan program-program oleh Wakil kepala sekolah. Dimana dalam perencanan tersebut kepala sekolah melibatkan wakil kepala sekolah, guru, dan pegawai. Fungsi kepala sekolah dalam pengorganisasian (organizing) ini kepala sekolah, guru, dan pegawai dalam pembagian tugas, tanggungjawab, dan wewenang. Fungsi kepala sekolah dalam penggerakan (actuating), dalam fungsi ini kepala sekolah proses penggerakkan atau pelaksanaan guru dan pegawai yang dilakukan oleh Kepala sekolah SMA Bina Kasih meliputi: pemberian pengarahan, pemberian motivasi, dan pembinaan. Fungsi koordinasi (coordinating), Fungsi kepala sekoah dalam pengawasan (controlingi), Proses pelaksanaan pengawasan terhadap guru dan pegawai yang dilakukan kepala sekolah SMA Bina Kasih dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung. Selanjutnya tipe kepemimpinan kepala sekolah SMA Bina Kasih yaitu tipe demokratis. Dimana kepala sekolah Bina Kasih selalu melibatkan wakil kepala sekolah, guru, dan pegawai dalam setiapfungsi-fungsinya dalam manajemen.
Manajemen Strategi Kemajuan Pendidikan Di Pondok Pesantren Modern Nurussalam
Nur Hidayah
Idaarotul Ulum Vol 2 No 2 Desember (2020): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v2i2 Desember.132
Manajemen strategis adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dan pengevaluasian keputusan - keputusan, manajemen strategis berfokus pada proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran, serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan. Sistem efektif dan efisien yang terbangun dalam perusahaan sangat bermanfaat dan menguntungkan bisnis Anda. Namun, semua itu tidak mencukupi untuk memenangi persaingan yang makin ketat. Menurut para ahli, seorang pebisnis mesti menguasai dan menyiapkan manajemen strategis, dengan begitu kekuatan bisnis Anda bisa meningkat dan keuntungan pun berlipat.
Strategi Pengembangan Wirausaha Dalam Mewujudkan Wirausahawan Mandiri
Muhadi
Idaarotul Ulum Vol 3 No 1 Juni (2021): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i1 Juni.134
Wirausaha merupakan sarana untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran. Sebagian besar kegiatan wirausaha juga sangat membantu usaha-usaha dalam memenuhi kebutuhan masyarakat banyak. Dengan menumbuhkan wirausaha muda dapat menjadi salah satu cara untuk membantu ekonomi keluarga dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan sebagai jalan keluar untuk mengurangi tingkat pengangguran karena para pemuda di harapkan dapat menjadi wirausaha pemuda terdidik yang mampu merintis usahanya sendiri. Untuk mengembangkan suatu usaha, para wirausaha harus menjalankan strategi secara penuh seperti menjalankan strategi pemasaran dan manajemen yang tepat sasaran. Strategi merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan perusahaan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan. Dengan demikian strategi merupakan proses penyusunan rencana kerja, belum sampai pada tindakan. Strategi dicapai untuk mencapai tujuan tertentu, artinya arah dari semua keputusan strategi adalah pencapaian tujuan. Oleh sebab itu sebelum menentukan strategi,perlu dirumuskan tujuan yang jelas serta dapat diukur keberhasilanya. Wirausahawan didefenisikan sebagai seseorang yang dengan gigih berusaha untuk menjalankan sesuatu kegiatan bisnis dengan tujuan untuk mencapai hasil yang dapat dibanggakan. Mandiri adalah sikap untuk tidak menggantungkan keputusan kepada orang lain. Jadi wirausahawan mandiri adalah seorang yang menjalankan wirausaha harus mampu hidup mandiri tidak bergantung dengan orang lain, mampu memberikan keputusan terhadap suatu masalah dalam usahanya.
Manajemen Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi
Irwan Suryadi
Idaarotul Ulum Vol 3 No 1 Juni (2021): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i1 Juni.135
Aspek pembiayaan pendidikan di perguruan tinggi merupakan komponen utama guna terlakananya pendidikan sesuai yang diamanatkan dalam UU Sisdiknas tahun 2003. Untuk itu diperlukan pengelolaan yang secara signifikan mencakup secara keseluruhan dari seluruh komponen biaya. Aspek pembiayaan dalam dunia pendidikan difahami sebagai human inverstment atau investasi bagi manusia untuk mendapatkan kemampuan dan keterampilan baru gunan mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Manajemen Siswa Pondok Pesantren Modern Nurussalam
Anang Silahuddin
Idaarotul Ulum Vol 3 No 1 Juni (2021): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i1 Juni.136
Penelitian ini dilatar belakangi dari pentingnya manajemen siswa di pondok pesantren. Kehidupan pesantren sangat ditentukan oleh faktor manajerial dengan manajemen yang bagus Pesantren dapat berkembang secara signifikan. Sebaliknya, pesantren yang telah maju akan mengalami kemunduran manakala manajemennya tidak dikelola dengan baik. Pondok Modern Nurussalam Sidogede merupakan salah satu pondok pesantren modern yang menerapkan manajemen sumber daya siswa hingga mampu menjadikan Pondok Modern Nurussalam Sidogede sebagai pondok pesantren teladan di Kabupaten OKU Timur. Oleh karena itu penelitian ini penulis lakukan untuk mengetahui dan menjawab “bagaimana manajemen siswa di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede Belitang OKU Timur Tahun Ajaran 2019/2020”. Jenis yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dan bersifat studi lapangan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi sebagai metode utama dengan dilengkapi metode interview dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data penulis menggunakan triangulasi teknik. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sumber daya siswa di Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede Belitang OKU Timur Tahun Ajaran 2019/2020.Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian pada perencanaan kesantrian, penerimaan santri baru, orientasi santri, pengelompokan santri, pembinaan disiplin santri, pencatatan santri, evaluasi hasil belajar santri, kelulusan dan alumni. Kesimpulan penelitian yang penulis dapatkan adalah Pondok Pesantren Nurussalam Sidogede telah menerapkan manajemen kesantrian dalam pengelolaan Pondok Pesantren.
Kebijakan Pendidikan Agama Islam Pada Era Demokrasi Liberal Dan Demokrasi Terpimpin
Akhsanul Huda
Idaarotul Ulum Vol 3 No 1 Juni (2021): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i1 Juni.137
Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia tidak dapat lepas dari perkembangan sejarah bangsa Indonesia dari masa penjajahan hingga masa sekarang (reformasi). Lembaga-lembaga pendidikan Islam seperti pesantren, Madrasah, Surau, dan semacamnya mempunyai andil besar terhadap proses pemerdekaan bangsa dari belenggu penjajah. Lembaga-lembaga tersebut menjadi tempat dan simbol perlawanan terhadap penjajah. Kenyataannya bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam, sejarah pendidikan islam di Indonesia mencakup fakta atau kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan pendidikan islam di Indonesia, baik formal maupun non formal. Pada masa demokrasi liberal terjadi perdebatan ideologi maka dalam usaha untuk menyelesaikan masalah perdebatan ideologi diambilah beberapa keputusan salah satunya adalah dengan mendirikan Kementerian Agama. Kemudian pada masa demokrasi terpimpin ditandai dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden Pada 1959 maka berakhirlah masa Demokrasi liberal, berubah menjadi Demokrasi terpimpin Soekarno. Di masa Demokrasi terpimpin ini, Soekarno kembali menyuarakan ide lamanya NASAKOM (Nasionalis, Agamis,dan Komunis), suatu pemikiran yang ingin menyatukan Nasionalis “sekular”, Islam dan Komunis. Gagasan ini adalah upaya untuk meredam gejolak politik antara kelompok-kelompok tersebut. Dengan menampung ketiganya dalam satu payung, Soekarno mencoba mengendalikan tiga unsur politik ini. Maka dari itu, kebijakan yang terjadi pada masa demokrasi liberal maupun demokrasi terpimpin dijabarkan dalam artikel ini.
Peran Pondok Pesantren Dalam Pembinaan Akhlak Remaja
Syafrizal Fuady
Idaarotul Ulum Vol 3 No 1 Juni (2021): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i1 Juni.138
Pendidikan agama pada masa remaja diyakini sebagai suatu yang sangat penting. Pendidikan termasuk pendidikan agama baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat harus selalu diupayakan agar nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan (nilai ilahi dan nilai insani) tertanam pada semua tingkat umur manusia. Pada penelitian ini mengkaji peran lingkungan pendidikan dalam hal ini pondok pesantren terhadap pembinaan akhlak remaja di Desa Srimulyo Kecamatan Madang Suku II Kabupaten Oku Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, fenomenologis dan berbentuk deskriptif. Adapun yang menjadi informan sebagai sumber data dari penelitian ini adalah Kepala Desa Srimulyo, Kepala dan Pengurus Pondok Pesantren Fatkhul Ulum, Santri dan Remaja desa Srimulyo sementara untuk data tertulis yaitu bersumber dari arsip, dokumen pribadi dan dokumen resmi yang diperoleh dari pihak Pondok Pesantren yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada empat peran ponpes Fathul Ulum yaitu : 1) sebagai fasilitator, 2) Sebagai mobilisator, 3) Sebagai pengembangan sumberdaya manusia, dan 4) sebagai kontrol dalam pergaulan remaja. Metodepembinaan akhlak mencakup metode pembiasaan, metode uswah, danmetode nasehat. Faktor pendukungyaitu adanya sarana dan prasarana yang memadai, para ustadz berkompeten, pengurus ponpes yang membantu dalam setiap kegiatang.Sementara faktor penghambat adalah penyalahgunaan media teknologi informasi oleh para remajasertaminimnya dana yang digunakan dalam setiap kegiatan keagamaaan. Pesantren dalam perannya di tengah-tengah masyarakat telah mampu melahirkan daya guna bagi masyarakat. Sejarah panjang pesantren sebagai lembaga indigenous budaya Indonesia dan sekaligus sebagai subkultur budaya masyarakat Indonesia yang sampai saat ini memiliki peran penting dalam khazanah perkembangan pendidikan khususnya pendidikan Islam di Indonesia
Pengaruh Covid-19 Terhadap Perilaku Produsen Bisnis Rumahan (Homemade) Di Karang Binangun Ii Belitang Madang Raya OKU Timur Sumsel
Ayu Lestari
Idaarotul Ulum Vol 3 No 1 Juni (2021): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i1 Juni.139
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung antara COVID-19 dengan Perilaku Produsen Homemade. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan korelasional. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai sampel sebanyak 30 orang produsen yang dipilih berdasarkan teknik acak sederhana (simple random sampling). Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan koesioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Karang Binangun II Kecamatan Belitang Madang Raya Kota Palembang Sum-Sel. Berdasarkan pada uji hipotesis yang telah dilakukan, maka dapat diuraikan temuan penelitian sebagai berikut: (1) Covid 19 berpengaruh terhadap perubahan perilaku produsen bisnis homemade, (2) Perilaku produsen Bisnis homemade tidak terpengaruh akibat pandemi Covid-19, (3) Metode produsen bisnis rumahan cenderung berubah akibat pandemi Covid-19, (4) Tidak ada perubahan yang signifikan pada metode produsen bisnis rumahan sebelum dan di masa pandemi Covid-19 saat ini. Implikasi dari penelitan ini adalah upaya dalam menstabilkan produtivitas produsen homemade di masa pandemi Covid-19.