cover
Contact Name
I Kadek Merta Wijaya
Contact Email
amritavijaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalundagi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 23380454     EISSN : 25812211     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Undagi: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa. Undagi: Jurnal Ilmiah Arsitektur Universitas Warmadewa, received the manuscript with a focus on research results and literature reviews in the field of architecture with the scope of the study, namely: (1) Architectural Conservation: building conservation and cultural landscape; (2) Anthropology Architecture: vernacular architecture, dwelling architecture, traditional architecture; (3) Building Science: tectonic in traditional architecture and the system of a building; (4) Urban Planning: space and place in architecture.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
PENERAPAN ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA PERENCANAAN DAN PERANCANGAN INTERACTIVE LANGUAGE CENTER BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA DENPASAR: Bahasa Indonesia Anak Agung Ngurah Parama Raspaki; I Gede Surya Darmawan; Putu Gede Wahyu Satya Nugraha; Agus Kurniawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12271.172-182

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi dari Perencanaan dan Perancangan Interactive Language Center berbasis Komunitas di Denpasar, yang merupakan wilayah sentral dan signifikan terhadap perkembangan berbagai sektor kegiatan. Namun disisi yang sama terdapat masalah dalam konsentrasi kecakapan berbahasa yang merupakan modal penting dalam berkomunikasi ditengah perkembangan zaman dan masyarakat yang multikultural di Denpasar. Selain itu inklusifitas berbahasa dan berkomunikasi juga menjadi hal yang fundamental yang wajib diatasi untuk menjaga integrasi sosial di berbagai kalangan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang ruang edukasi pengembangan pengetahuan kebahasaan dengan memanfaatkan pendekatan interaktif dalam pengoprasiannya sebagai sarana publik yang terbuka untuk umum dan dapat merangkul berbagai kalangan / lapisan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Language center dirancang dengan interactive dengan tema Kontemporer untuk menciptakan interaksi aktif civitas dalam belajar Bahasa. Language center juga berbasis komunitas agar dapat diperuntukkan public.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KONSERVASI DAN PRESERVASI MANUSKRIP DI DESA KESIMAN KERTALANGU, DENPASAR: Bahasa Indonesia Kadek Agus Surya Pradipha; I Nyoman Nuri Arthana; Made Anggita Wahyudi Linggasani; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12288.97-112

Abstract

Pelabuhan Perikanan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan sistem bisnis perikanan yang digunakan sebagai tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh, dan bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kab. Jembrana memiliki peranan strategis dalam sektor perikanan dan kelautan, yaitu sebagai pusat atau sentral kegiatan perikanan laut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan redesain terhadap Pelabuhan Pengambengan dengan melihat permasalahan dari fasilitas yang saat ini banyak terdapat kerusakan dan masalah baik dari infrastrktur, lingkungan hingga masalah sosial, agar mampu menciptakan suatu Pelabuhan yang sesuai dengan regulasi dan peraturan, dengan desain yang ramah lingkungan serta dapat menjadi pusat kegiatan perikanan terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berupa observasi, wawancara serta melalui studi literatur. Redesain Pelabuhan Perikanan pengambengan diharap mampu menjadikan solusi dari permasalahan yang dihadapi agar menjadi pusat kegiatan perikanan dengan fasilitas yang baik dan oprasional yang optimal, serta dapat menjadi objek wisata bahari di Kabupaten Jembrana. Redesain Pelabuhan ini mengusung konsep Sustainabel dengan pendekatan Tema Ekologi Arsitektur. Hasil dari perencanaan Redesain Pelabuhan ini yaitu sebuah Rancangan desain yang ramah lingkungan dan memenuhi standar Pelabuhan Perikanan.
Perencanaan dan Perancangan Pengembangan Pelabuhan Laut Melalui Extending Tradition di Toya Pakeh, Nusa Penida: Bahasa Indonesia Ni Putu Mei Lestari; Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri; I Wayan Widanan; I Wayan Parwata
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12292.43-52

Abstract

Banjar Nyuh, Desa Ped yang menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Pelabuhan laut Toya Pakeh, Nusa Penida yang terletak di Banjar Nyuh menjadi salah satu titik penting bagi konektivitas antara Pulau Nusa Penida dan wilayah sekitarnya, termasuk Bali. Dengan peningkatan jumlah penumpang pelabuhan menimbulkan kebutuhan akan infrastruktur transportasi yang memadai, terutama pelabuhan laut yang mampu mengakomodasi arus perjalanan dengan baik. Berbeda halnya dengan kondisi eksisting memprihatinkan yang dimiliki Pelabuhan Toya Pakeh ini menimbulkan berbagai hambatan operasional pelabuhan. Selain itu, Nusa Penida memiliki warisan tradisi budaya lokal yang saat ini mulai ditinggalkan karena ketiadaan wadah khusus dalam mempromosikan warisan budaya lokal ini. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk merencanakan dan merancang pengembangan Pelabuhan Laut Toya Pakeh di Banjar Nyuh yang mampu menjadi sarana transportasi yang nyaman dan layak bagi para pengguna dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna pelabuhan melalui penyediaan fasilitas – fasilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan menemukan solusi permasalahan melalui pengumpulan, penyajian dan analisis data. Hasil penelitian dimaksudkan untuk memperoleh spesifikasi arsitektural dan gagasan / ide arsitektural dari Pengembangan Pelabuhan Toya Pakeh ini yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi yang nyaman, layak dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna tetapi juga sebagai representasi dan perpanjangan dari warisan budaya lokal melalui extending tradition promosi kain khas yang merupakan kreatifitas masyarakat lokal di Nusa Penida yang dituangkan dalam suatu desain.
Analisis Pemilihan Tapak Terminal Tipe A di Kabupaten Sragen Dwi Bagus Prihatmoko; Darmansjah Tjahja Prakasa; Benny Bintarjo Dwinugroho Hersanyo Darmansjah
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12293.34-42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi tapak terbaik untuk pembangunan terminal tipe A di Kabupaten Sragen menggunakan metode analisis multi-kriteria. Tiga alternatif lokasi dilakukan analisa berdasarkan kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah, daya dukung lahan, dampak lalu lintas, perekonomian, aksesibilitas, serta faktor lingkungan lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah skoring dan matriks kinerja digunakan untuk mengevaluasi setiap alternatif secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi Alternatif Tapak III yang terletak di Jalan Raya Ngawi-Solo menunjukkan skor tertinggi sebesar 95,4 dibandingkan dengan alternatif lainnya, yaitu 82,4 dan 88,3. Lokasi ini unggul dalam hal aksesibilitas yang optimal, stabilitas tanah yang tinggi, serta sesuai dengan tata guna lahan untuk pengembangan fasilitas transportasi sesuai standar nasional. Penelitian ini memberikan keterbaruan melalui penerapan pendekatan integratif dalam mengevaluasi berbagai kriteria mencakup aspek teknis, lingkungan, sosial-ekonomi sehingga menghasilkan metode evaluasi yang objektif dan terukur. Temuan ini menunjukkan pentingnya perencanaan lokasi lahan yang strategis dalam mendukung efisiensi jaringan transportasi regional dan nasional. Terminal Tipe A yang direncanakan dilokasi tapak ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kemacetan serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sragen dan sekitarnya. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut pada aspek integrasi terminal dengan sistem transportasi regional, serta analisis dampak sosial-ekonomi jangka panjang yang dapat memaksimalkan potensi kawasan sekitar sebagai pusat logistik dan distribusi
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KREATIVITAS PENULIS DAN PEMBACA DI KOTA DENPASAR: Bahasa Indonesia Kadek Lina Andayani; I Nyoman Nuri Arthana; Made Anggita Wahyuni Linggasani; Made Suryanatha Prabawa
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi berkembang dengan cepat seiring dengan kemjuan zaman yang dapat dilihat dari bertambahnya berbagai cabang ilmu pengetahuan dan informasi. Tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah yaitu 0,01%. Penurunan jumlah pengunjung perpustakaan di kota Denpasar merupakan bukti bahwa minat membaca masyarakat masih kurang. Fasilitas dan sistem perpustakaan di kota Denpasar yang masih konvensional juga menjadi alasan mengapa masyarakat jarang menghabiskan waktunya di perpustakaan. Untuk meningkatkan minat literasi terutama dalam hal membaca dan menulis maka diusulkan Perencanaan dan Perancangan Pusat Kreativitas Penulis dan Pembaca di Kota Denpasar. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai wadah untuk kegiatan membaca dan menulis yang digolongkan menjadi fungsi edukasi, eksibisi, hiburan dan rekreasi serta komersial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur, observasi ke fungsi dengan kegiatan sejenis, dan wawancara dengan narasumber terkait. Perancangan mengusung konsep Rumah Literasi Masa Depan dengan pendekatan teknologi yang diwujudkan dengan tema arsitektur futuristik. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah rancangan pusat literasi sebagai fasilitas yang diharapkan bisa menjadi wadah untuk segala kegiatan literasi seperti membaca dan menulis yang diharapkan dapat meningkatkan minat membaca masyarakat.
Redesain Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan Kab. Jembrana: Bahasa Indonesia Mochamad Zamroni; I Kadek Merta Wijaya; Ni Wayan Nurwarsih; I Wayan Wirya Sastrawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.1.12327.113-121

Abstract

Pelabuhan Perikanan adalah tempat yang terdiri atas daratan dan perairan di sekitarnya dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan sistem bisnis perikanan yang digunakan sebagai tempat kapal perikanan bersandar, berlabuh, dan bongkar muat ikan yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang perikanan. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kab. Jembrana memiliki peranan strategis dalam sektor perikanan dan kelautan, yaitu sebagai pusat atau sentral kegiatan perikanan laut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan redesain terhadap Pelabuhan Pengambengan dengan melihat permasalahan dari fasilitas yang saat ini banyak terdapat kerusakan dan masalah baik dari infrastrktur, lingkungan hingga masalah sosial, agar mampu menciptakan suatu Pelabuhan yang sesuai dengan regulasi dan peraturan, dengan desain yang ramah lingkungan serta dapat menjadi pusat kegiatan perikanan terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berupa observasi, wawancara serta melalui studi literatur. Redesain Pelabuhan Perikanan pengambengan diharap mampu menjadikan solusi dari permasalahan yang dihadapi agar menjadi pusat kegiatan perikanan dengan fasilitas yang baik dan oprasional yang optimal, serta dapat menjadi objek wisata bahari di Kabupaten Jembrana. Redesain Pelabuhan ini mengusung konsep Sustainabel dengan pendekatan Tema Ekologi Arsitektur. Hasil dari perencanaan Redesain Pelabuhan ini yaitu sebuah Rancangan desain yang ramah lingkungan dan memenuhi standar Pelabuhan Perikanan
PENERAPAN ECO-ARCHITECTURE PADA SURFING CLUB CENTER DI PANTAI SESEH: Indonesia Putu Gede Raditya Juniarta; Ni Wayan Nurwarsih; I Kadek Merta Wijaya; I Wayan Wirya Sastrawan
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 2 (2025): SettingsVol. 13 No. 2 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Univer
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.2.12332.27-36

Abstract

This research aims to design a Surfing Club Center that is integrated with the Eco-Architecture approach in Seseh Beach, Cemagi, Badung Regency. The background of this research is the high potential of Seseh Beach as a surfing tourism destination that has not been supported by integrated facilities, prevention of beach accidents, and means of developing tourist villages in Cemagi. The research method involves secondary data analysis and field observation to understand the needs of tourists and the characteristics of the location. This design emphasizes the application of environmentally friendly design, such as the use of local materials, energy-efficient building systems, and adaptation to coastal environmental conditions and local architecture. The design results include surf training facilities in the form of theory and training areas with flowriders, surfing community gathering areas, lodging, and tourist support facilities. The implementation of the Eco-Architecture approach aims to create facilities that support environmental sustainability while increasing tourist attractions. This study contributes to the sustainable development of beach tourism in bali.
Penerapan Konsep Dasar Community Centered Sustainability Pada Pindang Center di Sudimara, Tabanan: Bahasa Indonesia Selva Paryata I Wayan; Putu Gede Wahyu Satya Nugraha; Agus Kurniawan; Gde Bagus Andhika Wicaksana; Putri Ayu Devy Permata Sari
Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 2 (2025): SettingsVol. 13 No. 2 (2025): UNDAGI : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Univer
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/undagi.13.2.12335.01-13

Abstract

Pindang, as one of Bali’s strategic fishery commodities, has yet to be supported by proper architectural facilities. Current production areas are often located within residential neighborhoods, leading to pollution and limited accessibility. The existing buildings are generally simple, unsanitary, and lack efficient spatial organization in accordance with hygienic workflow standards.Therefore, the establishment of the Pindang Center in Sudimara Village, Tabanan, with a community-centered sustainability concept, aims to address these issues and support the development and continuity of the pindang industry, which represents a traditional fish preservation technique. The integration of this center with educational tourism serves to introduce traditional fish preservation methods and promote the benefits of fish consumption to the public—an effort to help address low fish consumption rates in the community.The research methodology includes data collection methods (literature review, field observation, interviews, and precedent studies), data presentation methods (descriptive narratives, tables, and visual documentation), and analytical methods (comparative analysis, general analysis, and synthesis). The research results in a design concept encompassing outdoor spatial planning, pindang processing facilities, and supporting utilities, placing pindang production activities at the core of architectural considerations in line with the fundamental concept of community-centered sustainability.