cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Pelatihan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Susianti, Susianti; Kurniawan, Betta; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Hanriko, Rizki
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2947

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemoragic Fever (DHF) sampai saat ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat jumlah pasien serta semakin luas penyebarannya. Penyakit DBD ini ditemukan hampir di seluruh belahan dunia terutama di negara–negara tropik dan subtropik, baik sebagai penyakit endemik maupun epidemik. Prevalensi DBD dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor perilaku dan partisipasi masyarakat yang masih kurang dalam kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta faktor pertambahan jumlah penduduk dan faktorpeningkatan mobilitas penduduk yang sejalan dengan semakin membaiknya sarana transportasi menyebabkan penyebaran virus DBD semakin mudah dan semakin luas. Dengan demikian, upaya program pengendalian DBD perlu lebih mendapat perhatian terutama pada tingkat kabupaten/kota dan Puskesmas. Dalam rangka membantu capaian target angka bebas jentik di Wilayah Natar Kabupaten Lampung Selatan perlu rasanya Universitas Lampung yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Lampung Selatan khususnya daerah Natar untuk membantu pemerintah mencapai target tersebut. Bahkan akan lebih baik jika kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat. Target luaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan meningkatnya jumlah ibu-ibu yang sudah terlatih sebagai Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di rumah masing-masing khususnya, dan di wilayah Desa Kalisari Kecamatan Natar umumnya. Dengan dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan bagiibu-ibu peserta penyuluhan tentang DBD, juru pemantau jentik dan cara mencuci tangan di desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.  Kata kunci: juru pemantau jentik (jumantik), Demam Berdarah Dengue (DBD), Kalisari, Natar
Edukasi Higien Sanitasi bagi Penjamah Makanan di Kantin Sekolah SDN 5 Sumur, Lampung Selatan Wijaya, Sofyan Musyabiq; Muhartono, Muhartono; Nasution, Syahrul Hamidi; Yonata, Ade
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2948

Abstract

Sekolah Dasar Negeri 5 Sumur merupakan satu-satunya sekolah yang berada di pulau Rimau Lampung Selatan. Lokasi dari sekolah ini berada dekat dengan dermaga di Pulau Rimau. Murid yang bersekolah di SD ini semuanya adalah penduduk lokal. Kondisi lingkungan yang kurang sehat serta kesediaan air bersih merupakan masalah dalam pengelolaan kantin di sekolah tersebut. Selani itu perlunya edukasi bagaimana dalam melakukan pengelolaan kantin yang baik untuk tercapainya kantin sehatbagi murid SD N 5 Sumur Lampung Selatan. Diketahui terdapat  peningkatan wawasan mengenai higien dan sanitasi. Hal ini menunjukan peningkatan pengetahuan higien sanitasi yang dapat menjadi bekal dalam tata kelola kantin sekolah. Perlu adanya edukasi lebih lanjut seperti menempelkan informasi mengenai kantin sehat dan peran stakeholder dalam menciptakan kantin sehat.Kata Kunci : Edukasi, Higien Sanitasi, Kantin Sehat
Pemberdayaan Masyarakat dalam Edukasi Kanker Serviks di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Muhartono, Muhartono; Nasution, Syahrul Hamidi; Yonata, Ade
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2949

Abstract

Sebagian besar masyarakat desa Karang Anyar kesehariannya tidak jauh dari faktor resiko untuk terjadinya kanker. Misalkan pada petani yang berkontak dengan pestisida   sehingga dapat menjadi resiko terjadinya kanker, ataupun pada buruh bangunan yang tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) sehingga dapat terpapar dari asbes bangunan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pada kanker serviks di Desa Karang Anyar khususnya dalam upaya pencegahan kanker sertadeteksi dini dalam kanker (serviks). Kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi dalam pengawasan dan komunikasi terkait kasus baru kanker (khususnya kanker kanker serviks) melalui kader desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan  penyuluhan. Hasil pada kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan terkait knaker serviks.perlu ada edukasi kanker serviks pada kader atau ibu-ibu secara berkelanjutan oleh petugas kesehatan.Kata Kunci: Pengetahuan Kanker, Kanker Serviks, Kader
Penyuluhan Mengenai Indikasi dan Kotraindikasi Pemasangan Kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) Wanita Usia Subur Pada Program Mobil Layanan KB Kecamatan Panjang BKKBN Kota Bandar Lampung Rodiani, Rodiani; Imantika, Efriyan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2950

Abstract

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota di Indonesia yang mempunyai angka unmet need yang tinggi yakni mencapai 12,1%. Dari data BKKBN Kota Bandar Lampung juga didapatkan data akseptor baru pemakai kontrasepsi jangka panjang untuk IUD tahun 2018 relatif masih sedikit. Dikarenakan pengetahuan mengenai indikasi dan kontraindikasi pemasangan IUD masih awam di masyarakat kota Bandar Lampung. BKKBN Kota Bandar Lampung menggunakan Mobil Layanan KB untuk melaksanakan kegiatan KB tersebut.  Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan mengenai indikasi dan kontraindikasi pemasangan IUD pada program Mobil Layanan KB Kecamatan Panjang BKKBN Kota Bandar Lampung. Metode yang akan dilakukan adalah denganmemberikan penyuluhan mengenai indikasi dan kontraindikasi pemasangan IUD dan kemudian dilanjutkan tindakan pemasangan IUD pada akseptor yang berubah keputusan dimana IUD menjadi pilihan kontrasepsinya. Wanita usia subur yang merupakan akseptor KB dari Kecamatan Panjang yang mengikuti kegiatan program Mobil Layanan KB BKKBN Kota Bandar Lampung sebanyak 40 orang. Pada awal sebelum diadakan penyuluhan indikasi dan kontraindikasi pemasangan IUD,hanya sekitar 8 orang (20%) yang berniat untuk memasang IUD sebagai pilihan kontrasepsinya. Setelah penyuluhan, meningkat menjadi 28 orang (70%) akseptor karena beralih dari kontrasepsi non IUD menjadi kontrasepsi IUD sebagai pilihannya. Adanya peningkatan kesadaran akseptor untuk memilih kontrasepsi IUD sebagai pilihan kontrasepsi jangka panjang.Kata Kunci: IUD, kontrasepesi, wanita usia subur
Pemberdayaan Perempuan Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker ServiksMelalui Metode Reproductive Organ Self Examination (ROSE) di Desa Sidosari Kecamatan Natar Lampung Selatan Windarti, Indri; Rahmawati, Selvi; Jaya, Bayu Putra Danan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2951

Abstract

Kanker serviks adalah jenis kanker yang menyerang leher rahim dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi. Keterlambatan diagnosis menjadi salah satu penyebab mortalitas kanker serviks. Kurangnya pengetahuan akan kanker serviks mempengaruhi masyarakat untuk melakukan deteksi dini. Padahal deteksi dini dapat meningkatkan harapan hidup sebesar 85%-95%. Salah satu cara deteksi dini kanker serviks dilakukan dengan metode Reproductive Organ Self Examination (ROSE) yang dapat membantu mengetahui kondisi abnormal organ reproduksi sebagai gejala awal kanker serviks. Meskipun demikian, kebanyakan wanita usia subur belum mengetahui tata cara ROSE. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi mengenai kanker serviks dan meningkatkan keterampilan deteksi dini dengan metode ROSE pada wanita usia subur di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 20-30 orang wanita usia reproduktif di Desa Sidosari Kecamatan Natar Lampung Selatan. Metode yang diterapkan pada kegiatan penyuluhan ini mencakup: 1) pengukuran pengetahuan tentang kanker serviks dan cara deteksi dininya; 2) penyuluhan tentang kanker serviks dan cara deteksi dininya; 3) diskusi dan tanya jawab; 4) evaluasiakhir. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 1 September 2021. Penyuluhan tentang kanker serviks dan cara deteksi dininya perlu diadakan secara rutin, agar pengetahuan para wanita usia subur dapat terus meningkat dan dapat dipertahankan. Meningkatnya pengetahuan para wanita usia subur mengenai kanker serviks serta cara deteksi dinikanker serviks diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan kematian akibat kanker serviks. Kata kunci : deteksi dini, kanker serviks, ROSE
Penyuluhan Peran Jamu Dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Sebagai UpayaPencegahan Infeksi Covid-19 Di Desa Cipadang Gedong Tataan Pesawaran Triyandi, Ramadhan; Ramdini, Dwi Aulia; Sukohar, Asep; Iqbal, Muhammad; Wardhana S, Muhammad Fitra; Nurmasuri, Nurmasuri; Ariyati, Retno Desy
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2952

Abstract

Jamu menjadi warisan budaya Indonesia yang memberikan manfaat kesehatan secara turun temurun. Pandemi Covid-19  mendorong semua pihak untuk menemukan solusi penanganan dan pencegahan. Salah satu upayanya adalah pemanfaatan  jamu dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan peran jamu dalam meningkatkan daya tahan tubuh sebagai upaya pencegahan infeksi Covid-19 kepada masyarakat khususnya ibu-ibukader di Desa Cipadang Gedong Tataan Pesawaran. Peserta penyuluhan ini diberikan materi secara langsung dengan memberikan buku saku tentang peran Jamu dalam meningkatkan daya tahan tubuh yang disertai diskusi aktif. Skor rata-rata pre-test dan post-test peserta penyuluhan meningkat  sebesar 17%. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuanpeserta tentang  peran jamu dalam meningkatkan daya tahan tubuh sebagai upaya pencegahan infeksi Covid-19. Diharapkan kedepan dapat dilakukan pendampingan masyarakat dalam pembuatan jamu sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu dapat memberikan bekal pengetahuan dan skill kemandirian dalam upaya pencegahan penyakit khususnya di masyarakat Desa Cipadang Gedong Tataan Pesawaran, Lampung. Kata kunci : Peran Jamu, Daya Tahan Tubuh, Covid-19
Edukasi Pemberian Makanan Pendamping Asi (MPASI) Sehat Bergizi Berbahan Pangan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Kalisari Kecamatan Natar Lampung Selatan Rahmawati, Selvi; Wulan, Anggraeni Janar; Utami, Nurul
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2953

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi stunting di Indonesia adalah 30,8%. Angka tersebut masih cukup jauh dari target WHO yaitu sebesar 20%. Penyebab stunting diketahui adalah karena kurangnya asupan yang diserap oleh tubuh, baik asupan sejak dalam kandungan maupun setelah lahir, sehingga dapat menyebabkan gizi buruk. Faktor yang berpengaruh terhadap gizi buruk salah satunya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat akan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi optimal. Salah satu upaya pemenuhan gizi yang baik sejak dini adalah dengan pemberian MPASI di usia 6-24 bulan secara tepat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi wanita usia reproduktif dan ibu bayi mengenai pemberian MPASI yang tepat, murah, dan bergizi berbasis pangan lokal untukpencegahan stunting. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 45 orang ibu yang memiliki anak usia 6 bulan – 2 tahun atau wanita usia reproduktif di Desa Kalisari Kecamatan Natar Lampung Selatan. Metode yang diterapkan pada kegiatan penyuluhan ini mencakup: 1) pengukuran pengetahuan tentang MPASI dan cara pemberiannya; 2) penyuluhan tentang MPASI; 3) diskusi dan tanya jawab; 4) evaluasi akhir. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 8 September 2021. Penyuluhan tentang pemberian MPASI dan pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber MPASI yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting perlu diadakan secara rutin, agar pengetahuan para ibu tentang pemberian MPASI dan pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber MPASI yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting dapat terus meningkat dan dapatdipertahankan. Meningkatnya pengetahuan para ibu tentang MPASI dan cara pemberian yang tepat diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting. Kata kunci : bahan pangan lokal, MPASI, stunting
Optimalisasi Sumber Daya Keluarga Sebagai Upaya Pencegahan Stunting War, Muhammad Fitra; Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2954

Abstract

Badan kesehatan dunia (WHO) 2011 memperkirakan bahwa 54 % kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Berdasarkan hasil riskesdas tahun 2018, prevalensi balita kurang gizi (berat badan kurang) sebesar 18,0 % diantaranya 4,9 % dengan gizi buruk. Sedangkan prevalensi balita pendek (stunting) sebesar 35,6 %, dan prevalensi balita kurus (wasting) adalah 13,3 % dan sebanyak 40,6 % penduduk mengkonsumsi makanan di bawah 70% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)yang dianjurkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam pencegahan stunting di Desa Marga Agung Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan keluarga adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi, serta pembuatan kolam lele menggunakan ember. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 30 keluarga. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan initerdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Selain kegiatan penyuluhan, dilakukan juga pembuatan kolam lele sederhana. Hasil kegiatan mendapatkan adanya perbedaan nilai rata-rata pada pengetahuan dan keterampilan tentang pencegahan stunting. Penyuluhan dan demonstrasi terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pencegahan stunting. Kata kunci: optimalisasi, sumber daya keluarga, pencegahan stunting
Peningkatan Peran Ibu-Ibu PKK dan Kader Puskesmas Tanjung Sari Tentang ASI Eksklusif Sebagai Upaya Meningkatkan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif Zuraida, Reni; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Susianti, Susianti; Novianty, Detty
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2955

Abstract

World Health Organisation (WHO) merekomendasikan standar emas pemberian makanan pada bayi yaitu menyusui bayi secara eksklusif sejak lahir sampai dengan umur 6 bulan. Dengan menyusui, dapat mencegah 1/3 kejadian infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), kejadian diare dapat turun 50%, dan penyakit usus parah pada bayi prematur dapat berkurang kejadiannya sebanyak 58%. Pada ibu, risiko kanker payudara juga dapat menurun 6-10%. Kenyataan di Indonesia menurut data Riskesdas tahun 2018, didapatkan dari 33 Provinsi di Indonesia, rata-rata bayi yang mendapat ASI Eksklusif di Indonesia baru sebanyak 37,3%. Pencapaian program pemberian ASI Ekslusif di Provinsi Lampung sendiri masih dibawah rata-rata nasional, yaitu baru mencapai sekitar 28% bayi yang mendapat ASI ekslusif. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan peningkatan pengetahuan i bu-ibu dari  PKK dan kader Kesehatan tentang ASI Ekslusif. Kegiatan dilakukan di Pusksemas Tanjung Sari Natar. Kegiatan   pengabdian  mencakup   Focus   Group   Discussion   untuk mengetahui pengetahuan awal  ibu-ibu dari PKK dan kader kesehatan,penyusunan media informasi dan peningkatan pengetahuan ibu-ibu dari PKK dan kader kesehatan. Setelah mendapatkan penyuluhan materi tentang definisi, kelebihan dan manfaat ASI Ekslusif, kendala dan cara mengatasi masalah dalam proses pemberian ASI dan 10 langkah menuju keberhasilan ASI Ekslusif, rata-rata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 56, menjadi bertambah pada post-test menjadi 92. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan ibu-ibu dari PKK dan kader kesehatan mengenai ASI Eksklusif akan meningkatkan keterampilan ibu-ibu dari PKK dan kader kesehatan sebagai motivator ibu-ibu menyusui bayinya yang pada  akhirnya  akan meningkatkan perilaku pemberian ASI Eksklusif dari ibu ke bayi.Kata kunci : ASI eksklusif, ibu PKK, ibu kader, pengetahuan
Skrining Dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Sebagai Upaya Dalam Pencegahan Penyakit Katastropik Sukohar, Asep; Suharmanto, Suharmanto; Nafisah, Andi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2956

Abstract

Prevalensi penyakit katastropik masih tinggi di dunia. Penyakit ini merupakan golongan penyakit tidak menular. Penyakit ini memerlukan biaya yang tinggi dalam perawatan dan pengobatannya. Pengabdian kepada masyarakat desa binaan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Kunjir melalui skrining dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai upaya dalam pencegahan penyakit katastropik. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, sikap dan praktik pencegahan penyakit katastropik melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Melelui kegiatan skrining dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat(GERMAS) sebagai upaya dalam pencegahan penyakit katastropik ini dharapkan dapat menurunkan angka kesakitan penyakit katastropik khususnya hipertensi dan diabetes melitus dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi.Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 30 keluarga. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Pemberian materi yang dilanjutkan diskusi terbukti efektif meningkatkan pemahaman kader tentang pencegahan penyakit katastropik. Pembuatan taman TOGA dengan memanfaatkan lahan Posyandu I, diharapkan dapat menambah pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif untuk pengganti obat kimia. Kata kunci:  skrining, GERMAS, katastropik