JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles
332 Documents
SEMINAR AWAM “MARI KITA CEGAH ANEMIA” BAGI MASYARAKAT DI TULANG BAWANG BARAT: SEMINAR AWAM “MARI KITA CEGAH ANEMIA” BAGI MASYARAKAT DI TULANG BAWANG BARAT
Nareswari, Shinta;
Arianti, Tanti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3366
Anemia merupakan salah satu dari tiga beban masalah gizi di Indonesia selain malnutrisi dan obesitas. Data Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018 melaporkan prevalensi anemia pada populasi Indonesia sebesar 23,7%, yang artinya hampir seperempat penduduk Indonesia menderita anemia. Anemia dapat terjadi pada semua kelompok umur, mulai dari balita, remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia. Penyebab anemia bervariasi, namun salah satu faktor utamanya adalah defisiensi zat besi yang disebabkan karena malanutrisi. Anemia pada kehamilan dapat berdampak serius bagi ibu dan bayi. Anemia pada anak dan remaja juga dapat menimbulkan berbagai masalah seperti terganggunya tumbuh kembang, menurunkan daya tahan tubuh, serta menurunkan kemampuan akademis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk seminar awam ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai anemia dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Materi yang disampaikan meliputi segala hal terkait anemia pada anak, remaja dan ibu hamil dengan menitikberatkan pada upaya pencegahan anemia pada kelompok umur tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi post test menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta seminar sebelum dan sesudah dilakukan edukasi yaitu menjadi 70,9%. Kegiatan seminar berjalan lancar dan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Tulang Bawang Barat dalam pencegahan anemia.
PROMOSI KESEHATAN TERKAIT BAHAYA POTENSIAL PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA POSISI ERGONOMIS KARYAWAN JAMUR TIRAM DI JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN
Pramesona, Bayu Anggileo;
Graharti, Risti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3368
Penyakit akibat kerja dapat ditimbulkan oleh hubungan kerja atau yang disebabkan oleh pekerjaan dan sikap kerja. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini penilaian ergonomis lebih memfokuskan pada sikap pekerja dan penyakit akibat kerja yang ditimbulkan, misalnya Low Back Pain. Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meminimalisir bahaya potensial kerja dan penyakit akibat kerja yang dapat terjadi melalui sosisalisi dan pelatihan. Kegiatan promosi kesehatan terkait bahaya potensial penyakit akibat kerja pada posisi ergonomis karyawan jamur tiram ini dilaksanakan pada 1 Juni 2024 di budidaya jamur tiram dan jamur janggel UD. Kharana Agro Mushroom II, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan dengan total peserta sebanyak enam orang. Penilaian objektif tingkat pengetahuan pekerja dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan masih minimnya pengetahuan pekerja tentang posisi ergonomis. Setelah dilakukan promosi kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan. Selama sesi penyampaian materi, pekerja sangat antusias. Promosi kesehatan dan pelatihan tentang posisi kerja ergonomis efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya dengan aman dan nyaman. Kegiatan serupa diharapkan dapat lebih sering dilaksanakan agar para pekerja ataupun pemilik perusahaan mendapatkan wawasan tambahan mengenai posisi dan pelaksanaan kerja yang baik dan aman.
SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PADA PEKERJA JAMUR TIRAM DI JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN
Pramesona, Bayu Anggileo;
Graharti, Risti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3370
Sosialisasi penggunaan alat pelindung diri (APD) penting untuk meningkatkan keselamatan dalam bekerja, terutama pada sektor pertanian. Selain itu, sosialisasi penggunaan APD juga belum pernah dilakukan pada pekerja jamur tiram di UD.Khairana Agro Mushroom II Lampung Selatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pekerja jamur tiram di UD. Khairana Agro Mushroom II dalam mengimplementasikan penggunaan APD. Kegiatan sosialisasi penggunaan APD dilakukan pada 1 Juni 2024 dengan melibatkan total 6 peserta terdiri dari pemilik usaha dan pekerja. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah dilakukan sosialisasi. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta sosialisasi meningkat sebesar 33,34% setelah diberikan sosialisasi. Para pekerja juga dapat mempraktikkan cara pemakaian APD dengan benar. Sosialisasi penggunaan APD terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pemilik usaha dan pekerja. Perlu dilakukan sosialisasi dan monitoring secara berkala dengan melibatkan seluruh elemen terkait guna meningkatkan keselamatan pekerja jamur tiram.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam Pencegahan Diare Pada Balita Di Posyandu Anugrah Desa Negara Ratu Lampung Selatan
Mayasari, Diana;
Isti Angraini, Dian;
Saftarina, fitria;
Carolia, Novita
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3371
Posyandu merupakan pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang berfokus pada peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kesehatan. Salah satu masalah utama di Desa Negara Ratu adalah tingginya angka kejadian diare pada balita. Diare dapat mengganggu pertumbuhan anak dan berkontribusi pada angka kesakitan dan stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu di Desa Negara Ratu mengenai pencegahan diare pada balita melalui penyuluhan kesehatan di Posyandu Anugrah. Materi penyuluhan berjudul "Atasi Diare Anak (ADA)", penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan bermain peran, yang diikuti oleh 30 ibu-ibu dengan balita. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 7,26 menjadi 8,3, menandakan peningkatan pengetahuan yang signifikan dan menandakan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan terhadap materi penyuluhan. Penyuluhan ini diharapkan dapat memperkuat peran Posyandu dalam mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat khususnya dalam mencegah kejadian diare pada bayi dan balita.
AKSI “BERGIZI” DI POSYANDU KENANGA, DESA NATAR, KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Eka Putri Rahmadhani;
Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3373
Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode emas dalam tumbuh kembang anak yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan gizi seimbang. Pemahaman ibu tentang gizi seimbang menjadi faktor utama dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak. Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “BERGIZI: Bersama Penuhi Gizi Seimbang” bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pentingnya gizi seimbang dengan metode penyuluhan, mini drama, diskusi, dan games Isi Piringku. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Kenanga, Desa Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari ibu hamil dan ibu balita. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta. Nilai rata-rata pre-test sebesar 65 meningkat menjadi 88 pada post-test, dengan analisis uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,00. Hal ini membuktikan efektivitas metode penyuluhan yang digunakan. Kegiatan ini juga sejalan dengan pengabdian lain yang menunjukkan keberhasilan penyuluhan gizi dalam meningkatkan pemahaman ibu untuk mendukung tumbuh kembang anak. Secara keseluruhan, kegiatan “BERGIZI” berhasil mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang sesuai pedoman Isi Piringku.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SOSIALISASI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ALAM LAMPUNG SEBAGAI UPAYA PENGENALAN DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR
Suwandi, Jhons Fatriyadi;
Fitria, Saftarina;
Zuraida, Reni;
Kurniawan, Betta;
Kartika, Juspeni
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3377
Penyakit tidak menular (PTM) ini saat ini menjadi bagian beban ganda epidemiologi di dunia dan khususnya di Indonesia. Angka morbiditas PTM dari tahun ke tahun cenderung meningkat baik pada tatanan global, manupun nasional dan Provinsi Lampung. Terdapat 4 faktor yang telah diidentifikasi menjadi faktor resiko bersama PTM sehingga dapat meningkatkan morbiditas PTM yaitu konsumsi tembakau (rokok), kurangnya aktivitas fisik, penyalahgunaan alkohol serta diet yang tidak sehat. Penanggulangan PTM melalui upaya kesehatan masyarakat terdiri dari upaya pencegahan melalui promosi kesehatan, deteksi dini factor risiko, dan perlindungan khusus yang menitikberatkan pada faktor risiko yang dapat diubah. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sekolah khususnya siswa Sekolah Menengah Alam Lampung tentang Implementasi upaya pencegahan (CERDIK) dan upaya pengendalian (PATUH) PTM. Metode yang digunakan untuk memenuhi tujuan pengabdian ini adalah penyuluhan dengan cara ceramah interaktif. Evaluasi kegiatan pengabdian ini mencakup evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Evaluasi awal dilakukan dengan pre-test. Evaluasi proses dengan melihat respson khalayak sasaran. Evaluasi akhir dilakukan dengan post-test. Adanya peningkatan nilai rerata saat post test dibandingkan dengan pretest dan nilai rerata post test lebih dari 70 poin maka penyuluhan dapat dikatakan memenuhi sasaran. Berdasarkan hasil pengabdian ini tampak adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman khalayak sasaran tentang PTM dan cara pencegahan serta upaya pengendaliannya dengan konsep CERDIK dan PATUH
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PADA PETANI DI DESA MARGA AGUNG LAMPUNG SELATAN
Suharmanto, Suharmanto;
Kurniawan, Betta;
Yonata, Ade;
Graharti, Risti;
Hadibrata, Exsa;
Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3381
Riskesdas tahun 2018 mendapatkan penyakit kronis seperti hipertensi sebesar sebesar 34,11%, diabetes melitus sebesar 8,5%, gout sebesar 1,45%, hiperkolesterolemia sebesar 8,6%. Hal ini dapat terjadi akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat yang mengakibatkan terganggunya aktivitas hidup sehari-hari dan menurunnya kualitas hidup. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat agrikultur mengenai pengelolaan penyakit kronis melalui edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan ini meliputi memberikan informasi melalui edukasi kesehatan tentang pengelolaan penyakit kronis pada masyarakat agrikultur. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui edukasi kesehatan tentang pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat petani sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang pengelolaan penyakit kronis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kualitas hidup. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang kualitas hidup. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang kualitas hidup. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang kualitas hidup serta upaya pencegahan penyakit.
PEMERIKSAAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN PADA LANSIA DI DESA KALISARI KECAMATAN NATAR LAMPUNG SELATAN
Suharmanto, Suharmanto;
Hdibrata, Exsa;
Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3382
Riskesdas tahun 2018 mendapatkan penyakit kronis seperti hipertensi sebesar sebesar 34,11%, diabetes melitus sebesar 8,5%, gout sebesar 1,45%, hiperkolesterolemia sebesar 8,6%. Hal ini dapat terjadi akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat yang mengakibatkan terganggunya aktivitas hidup sehari-hari dan menurunnya kualitas hidup. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan pada lansia. Kegiatan ini meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan dan pengukuran lingkar perut. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kalisari Kecamatan Natar Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah lansia sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan dan konseling mengenai penyakit kronis. Konseling diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan dan pengelolaan penyakit kronis. Materi konseling yang diberikan mencakup informasi tentang pencegahan dan pengelolaan penyakit kronis. Diskusi dilakukan pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan. Konseling terbukti efektif meningkatkan pemahaman lansia tentang pencegahan dan pengelolaan penyakit kronis.
PEMERIKSAAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT KRONIS PADA MASYARAKAT PETANI DI DESA UMBUL NITI KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN
Suharmanto, Suharmanto;
Hadibrata, Exsa;
Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3383
Pada tahun 2023, penyakit kronis di Indonesia semakin meningkat, termasuk hipertensi, diabetes melitus, kanker, dan penyakit jantung. Prevalensi kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%, prevalensi stroke meningkat dari 7% menjadi 10,9%, dan penyakit ginjal kronis bertambah dari 2% menjadi 3,8%. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini penyakit kronis pada masyarakat petani agar dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit kronis yang tepat. Solusi yang ditawarkan adalah pemeriksaan kesehatan dan penyampaian informasi melalui konseling mengenai penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Umbul Niti Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat petani sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah terdeteksinya hipertensi dan diabetes melalui pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan dan konseling serta diskusi. Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat menemukan hipertensi dan diabetes sehingga dapat dilakukan upaya penanggulangan yang baik. Konseling terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang penyakit hipertensi dan diabetes sebagai upaya pencegahan komplikasi dari penyakit kronis.
PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI IMUNISASI DASAR LENGKAP SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NATAR LAMPUNG SELATAN
Suharmanto, Suharmanto;
Wintoko, Risal;
Hadibrata, Exsa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3384
Cakupan imunisasi rutin lengkap di Indonesia mencapai 94,9% pada Mei 2023. Imunisasi dasar lengkap mencakup beberapa jenis imunisasi, seperti: DPT-HB-HiB 3, Polio 4, Campak/MR. peningkatan pemahaman mengenai imunisasi dasar lengkap apat menggunakan metode penyuluhan kesehatan.Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai imunisasi dasar lengkap melalui penyuluhan kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit menular pada balita. Kegiatan ini meliputi memberikan informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang imunisasi dasar lengkap pada ibu balita. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang imunisasi dasar lengkap. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Natar Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah ibu balita sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang imunisasi dasar lengkap. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang imunisasi dasar lengkap. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang imunisasi dasar lengkap. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang imunisasi dasar lengkap sebagai upaya pencegahan penyakit menular pada balit.