cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PENDALAMAN MATERI AKUNTANSI DASAR BAGI SISWA/I SMA RICCI I Amin Wijoyo; Esperansya Desmonda Woen; Nathaniel Edbert Lioe
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26182

Abstract

Edukasi kepada siswa/i di SMA Ricci 1 merupakan bagian dari Pengabdian kepada masyarakat yang berupa partisipasi dari dosen dan mahasiswa Universitas Tarumanagara dengan tujuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan pendidikan di Indonesia. Program ini berkontribusi dalam hal memberikan pengetahuan tambahan mengenai pencatatan jurnal transaksi-transaksi pada suatu periode akuntansi. Penyampaian materi mengenai penjurnalan transaksi dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada tanggal xx dan diikuti oleh xx siswa/i SMA Ricci 1. Manfaat dari kegiatan ini bagi siswa/i yaitu mendapatkan pengetahuan mengenai bagaimana menjurnalkan suatu transaksi sekaligus menambah pengetahuan tentang akuntansi pada umumnya. Kegiatan berupa pembahasan teori mengenai mengenai pencatatan jurnal dan akun-akun yang terlibat serta soal-soal latihan untuk memudahkan siswa/i dalam memahami materi yang diajarkan. Pendalaman materi ini diharapkan dapat mempersiapkan siswa/siswi SMA Ricci 1 dalam menghadapi tuntutan pendidikan yang lebih tinggi di perguruan tinggi maupun dunia kerja nantinya.
PSIKOEDUKASI PENGENALAN DIRI DI SD NEGERI 03 SIJUK KABUPATEN BELITUNG Cut Salma Komala Thayeb; Riska Andini Hasnabila; Nur Laeli Fentilia; Reynaldi Salim; Michael Housen; Denrich Suryadi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26183

Abstract

Pendidikan seks masih menjadi hal yang tabu dalam masyarakat terlebih jika dibicarakan kepada anak usia dini, padahal pendidikan seks ini sangat penting mengingat anak akan memasuki usia remaja. Tingkat kekerasan seksual di Indonesia juga menjadi salah satu alasan mengapa pendidikan seks ini perlu diberikan kepada anak usia muda, karena tahun demi tahun kekerasan seksual ini mengalami peningkatan. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk membantu anak mengetahui topik biologis seperti pertumbuhan dan masa puber selain itu juga mencegah anak-anak dari tindak kekerasan dan mengurangi rasa malu ketika sedang mengalami masa pubertas. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 3 April 2023 bertempat di Sekolah Dasar Negeri 03 Sijuk, Kabupaten Belitung dan dihadiri oleh 46 siswa-siswi SD tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan mengenai pengenalan diri dan pendidikan seks pada siswa. Sesi penyuluhan dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama untuk penyampaian pendidikan seks kepada siswa laki-laki dan dilanjutkan dengan sesi 2 penyampaian pendidikan seks kepada siswa perempuan. Adapun materi yang disampaikan yaitu mengenai alasan individu harus mengenal diri, pengenalan anggota tubuh dan organ reproduktif, fase pubertas, perubahan psikis, gender role, dan masih banyak materi lain yang berhubungan dengan pendidikan seks secara umum. Kegiatan psikoedukasi ini membantu siswa-siswi untuk memiliki pengetahuan yang baik mengenai pendidikan seks dan belajar berani bertanya kepada orangtuanya saat membahas mengenai masalah seksualitas. Pihak sekolah juga sebaiknya melakukan kegiatan edukasi bagi para orangtua untuk mempersiapkan diri dengan ragam informasi mengenai seksualitas dan kesediaan untuk mendamping anak.
PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN MELALUI PELAPORAN SPT TAHUNAN PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR Andreas Bambang Daryatno; Said Ashadi Cahyadi; Anivia Claudia
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26184

Abstract

Sistem perpajakan yang berlaku di Indonesia yaitu self assessment system mengharuskan wajib pajak untuk melakukan perhitungan, penyetoran dan pelaporan sendiri. Pelaporan SPT Tahunan merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap wajib pajak. Jika kewajiban pelaporan SPT Tahunan tidak dijalankan maka wajib pajak akan kena sanksi administrasi dan tidak menutup kemungkinan sanksi pidana jika merugikan keuangan negara. Dalam pelaporan SPT Tahunan tidak cukup hanya mengisi formular 1771 atau 1770 saja, karena antara pajak satu dengan pajak lainnya saling berhubungan. Untuk itu, dalam penyusunan SPT Tahunan dibutuhkan pencocokan dan cross antar SPT yaitu SPT Masa dan SPT Tahunan. CV Tri Karya sebagai perusahaan kontraktor harus melakukan hal yang yaitu pencocokan dan cross antara total penghasilan dengan total pajak penghasilan (PPH) dan pajak pertambahan nilai (PPN). Saya selaku dosen di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara diminta oleh manajemen CV Tri Karya untuk memberikan penyuluhan dan mendampingi staff perusahaan dengan judul “Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Melalui Pelaporan Spt Tahunan Pada Perusahaan Kontraktor”
PENINGKATAN KINERJA UMKM DIVA KIDS MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN PERSEDIAAN Emillia Sastrasasmita; Catherine Liusca Winata; Virginia Aurelia Harjono
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26185

Abstract

Persediaan adalah salah satu kebutuhan penting yang wajib dimiliki perusahaan, karena ketiadaan persediaan akan menjadi kendala aktivitas jual beli. Apabila pengelolaan persediaan pada UMKM berjalan tidak baik maka beresiko pada kerugian yang mengakibatkan pada penurunan penerimaan pendapatan dan juga laba. Umumnya hambatan yang ditemui pada pelaku UMKM adalah belum mengadakan pengelolaan asset seperti pencatatan atas persediaan. Pihak mitra Diva Kids selama ini melakukan pencatatan persediaan terjual secara manual yaitu dengan mencatat di buku tulis secara harian. Hal ini menyebabkan mitra tidak mengetahui stok persediaan akhir yang dimiliki. Oleh karena itu pihak mitra membutuhkan pelatihan berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian persediaan barang dagang dengan tujuan pokok untuk mengendalikan biaya persediaan. Pelaksanaan pelatihan untuk pihak mitra UMKM Diva Kids dilakukan secara offline selama bulan April-Mei 2023 dan bertempat di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pelatihan dimulai dengan mengadakan pre-test, penyampaian materi tentang dasar-dasar akuntansi dan persediaan. Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan menerapkan pencatatan persediaan melalui kartu persediaan barang keluar yang terpisah untuk setiap varian produk yang dimiliki. Pelatihan diakhiri dengan tahap evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui efektivitas pelatihan yang telah disampaikan oleh tim PKM. Pihak mitra mengapresiasi pelatihan yang diadakan ini karena tanpa pemahaman tentang persediaan maka dapat menimbulkan kerugian bagi usahanya.
UPAYA PENGEMBANGAN PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SDN 1 SIJUK Audreya Christine; Tejaputra; Griselda; Steven Liauw; Riyadh Akbar; Fransisca Iriani R. Dewi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26186

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan perpustakaan pada SDN 1 Sijuk. Perpustakaan penting dimiliki setiap sekolah karena murid dapat mengumpulkan informasi dan ilmu dari berbagai buku yang ada.Kenyataan yang ditemukan tim, perpustakaan di SDN 1 Sijuk tidak berjalan sebagimana yang seharusnya. Kurangnya sumber daya manusia di SDN 1 Sijuk menjadi salah satu alasana kondisi perpustakaan kurang atau tidak terurus dengan baik. Kurangnya SDM atau tepatnya pegawai di SDN 1 Sijuk, dapat dicarkan solusi dengan memanfaatkan potensi SDM yang ada yaitu para murid. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 01 Sijuk ini adalah untuk membantu sekolah SDN 01 Sijuk membuka kembali perpustakaan yang sudah tidak beroperasi karena kurangnya sumber daya manusia sebagai petugas perpustakaan melalui program pengembangan pengelolaan perpustakaan. Adanya pembentukan petugas perpustakaan yang diberi nama Superlib yang beranggotakan siswa SDN 01 Sijuk dari kelas 4 dan kelas 5 yang dipilih secara langsung oleh guru. Sasaran dari kegiatan PKM adalah para siswa yang akan diajarkan menjadi seorang petugas perpustakaan. Metode pelaksanaan dengan pendampingan untuk membentuk tim petugas perpustakaan. Tiga ( 3) tahapan yang dilakukan yaitu: (1) persiapan dengan mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentas,(2) pelaksanaan dan evaluasi.Hasilnya pembentukan petugas perpustakaan dalam kelompok Superlib sebagai pelaksana petugas perpustakaan harian dapat berjalan dengan baik, melalui proses penyampaian materi oleh mahasiswa mengenai pengelola perpustakaan dan simulasi petugas perpustakaan. Hasil menunjukkan bahwa ada pengaruh terhadap layanan perpustakaan yang lebih efektif karena perpustakaan sekarang dapat berjalan kembali seperti semula dengan adanya sistem piket harian yang dilakukan oleh siswa SD.
PENGENALAN SISTEM PEMBAYARAN NON-TUNAI PADA SISWA SMA Imelda Martinelli; Samantha Elizabeth Fitzgerald; Chakradevi Prawira
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26187

Abstract

Perkembangan teknologi yang memudahkan dilakukannya transaksi antara para pihak tanpa keperluan untuk saling bertemu secara fisik. Hal ini didukung dengan perkembangan teknologi yang didampingi perlindungan yang diberikan oleh hukum yang mengatur mengenai transaksi. Secara konsep, transaksi jual-beli elektronik dan transaksi jual-beli konvensional memiliki persyaratan yang sama yaitu dilakukan antara paling sedikit terdapat dua pihak, seperti yang diamanatkan dalam Pasal 1313 KUH Perdata, Pasal 1320 KUH Perdata, dan Pasal 1473 KUH Perdata. Pada nyatanya banyak dikalangan siswa SMA yang melakukan transaksi dengan pembayaran menggunakan dompet digital dan membuat kesepakatan hukum ini diacuhkan demi terjualnya produk yang dijual. Para penyelenggara sistem elektronik (dompet digital atau platform pasar digital) tidak terlalu mempedulikan persyaratan hukum yang dimintakan atau diamanatkan oleh undang-undang.Permasalahan timbul pada saat transaksi jual-beli yang dilakukan secara elektronik terjadi, terutama transaksi yang dilakukan oleh para siswa SMP. Terdapatnya persyaratan yang tidak terpenuhi oleh para pembeli yang didasarkan persyaratan yang ditentukan oleh undang-undang mengenai kecakapan hukum. Menggunakan sistem pembayaran non-tunai, yaitu cicilan, paylater, atau kartu kredit menimbulkan suatu perikatan antara siswa dengan lembaga/pihak yang meminjamkan uang di mana remaja tersebut memiliki kewajiban untuk melunaskan seluruh uang yang jumlahnya setara dengan harga dari barang yang ia beli. Akan lebih merugikan lagi ketika ia telat bayar dan dikenakan denda atau beban biaya tambahan. Oleh karena itu, seorang siswa kurang mendapatkan pengedukasian terkait pemakaian alat-alat pembayaran tersebut maka dapat menimbulkan masalah dalam ranah hukum di kemudian hari.
LATAR BELAKANG DAN PERKEMBANGAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA (MAKNA DAN SEJARAH BERKEMBANGNYA KEJAHATAN KORUPSI DAN BERDIRINYA KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI) Ade Adhari; Sherryl Naomi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26188

Abstract

Korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya sejak era Orde Lama, Orde Baru hingga pada era Reformasi. Sudah dilakukannya berbagai upaya dalam memberantas korupsi, namun budaya ini tetap terjadi yang didorong oleh motif kekuasaan dan kekayaan. Pada era reformasi akhirnya lahirlah lembaga independen yaitu komisi pemberantasan korupsi (KPK) yang berfungsi dalam memberantas korupsi. Dalam Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh LPKAN Indonesia dan LKHAI, Pelaksana Pengabdian Kegiatan Masyarakat (PKM) berkesempatan untuk menjadi pembicara secara luring dalam diskusi terkait Analisis dan Evaluasi Pencegahan Kejahatan Korupsi di Indonesia. Fokus diskusi ini salah satunya membahas mengenai latar belakang, makna dan sejarah berkembangnya tindak pidana korupsi di Indonesia, lahirnya norma-norma terkait pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia dan bagaimana akhirnya komisi pemberantasan korupsi dapat hadir di era reformasi sebagai lembaga independen yang bebas dari pengaruh kekuasaan manapun untuk memberantas korupsi secara professional, intensif dan berkesinambungan secara efektif dan efisien. Hasil dari kegiatan ini hendak menunjukkan bagaimana korupsi telah mewabah di Indonesia dan sudah seharusnya untuk diberantas bersama.
PENYULUHAN ANTISIPASI KEBAKARAN PADA BANGUNAN BETON Daniel Christianto; Yenny Untari; Sunarjo Leman; Gratia Ferrara Vici; Vicky Eldora Wuisan; Nikita Audrian
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26189

Abstract

Bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari serta mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia. Bencana yang menjadi fokus dalam kegiatan PKM ini adalah bencana kebakaran. Kebakaran merupakan suatu peristiwa ketika sebuah bangunan dilanda api dari suatu sumber api tertentu dan dapat mengakibatkan kerugian berupa harta benda maupun korban jiwa serta terjadi dimana saja secara tiba-tiba. Pada saat terjadi kebakaran, api sangat cepat merambat jika area dimana sumber api berada terdapat banyak barang yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar seperti plastik dan kayu. Pada umumnya beton pada suatu bangunan biasa tidak dapat menahan panas diatas 250°C, jika beton mengalami perubahan suhu yang melebihi batas tersebut, beton akan mengalami perubahan fisik seperti warna dan munculnya keretakan akibat dari perubahan reaksi kimiawi pada komposisi campuran beton itu sendiri. Jika perubahan fisik dan kekuatan pada beton pasca kebakaran tidak disadari ataupun diantisipasi akan menimbulkan bahaya. Untuk mengurangi dampak akibat terjadinya kebakaran, diperlukan suatu penyuluhan mengenai bahaya yang dapat terjadi pasca terjadinya kebakaran serta simulasi sebagai upaya pencegahan dan persiapan bencana. Pada kegiatan PKM ini dilakukan penyuluhan dengan materi dasar pengetahuan tentang kebakaran dan aspek-aspek penting mengenai kebakaran serta simulasi pertolongan dan penyelamatan diri saat kebakaran terjadi pada bangunan. Dari kegiatan ini, peserta sudah paham mengenai dampak yang diakibatkan oleh pengaruh suhu tinggi pada bangunan beton dan apa yang sebaiknya dilakukan apabila terjadi kebakaran serta cara penanganan yang sesuai untuk kelas kebakaran yang terjadi.
PENGEMBANGAN UMKM WANITA DALAM USAHA BATIK DI TANJUNGPANDAN Mei Ie; Salsabilla Ayundha Martsha Buana
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26190

Abstract

Sudah menjadi rahasia umum bahwa batik merupakan produk yang memiliki nilai tradisonal dan kelokalan yang disukai banyak orang termasuk para turis. Namun, pada saat ini untuk nilai lebih dari produk Batik Kelekak masih termasuk kurang menarik. Karena hal tersebut, pihak mitra harus dapat mengenali dahulu bagaimana proses kewirausahaan berjalan. Dengan adanya proses pengenalan kewirausahaan yang diberikan oleh Tim PKM Universitas Tarumanagara dalam bentuk seminar dan pendampingan, diharapkan dapat membantu mitra untuk melakukan peningkatan dalam melakukan pemasaran terhadap produknya secara baik hingga dapat mencapai target konsumen. Selain itu, diharapkan juga mitra memperoleh keloyalitasan dari seorang konsumen yang kedepannya melakukan pembelian kembali pada produk yang mereka hasilkan. Target luaran yang akan dihasilkan oleh Tim PKM Universitas Tarumanagara adalah berupa pembagian ilmu pengetahuan berkaitan dengan ilmu wirausaha dan juga strategi atau kiat-kiat bagaimana cara melakukan pertumbuhan usaha, terutama mengenai strategi atau kiat-kiat dalam melakukan pemasaran hasil produk. Artikel publikasi dalam temu ilmiah merupakan target luaran wajib yang akan dihasilkan oleh Tim PKM Universitas Tarumanagara. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyakat kali ini terdiri dari beberapa kegiatan seperti melakukan interview dengan pihak mitra, studi literatur yang relevan, penyusunan rencana kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan PKM, evaluasi kegiatan, serta penyusunan dan penyerahan laporan kegiatan.
INKLUSI PAJAK USAHA KULINER UNTUK SISWA KRISTORFORUS 1 JAKARTA Hendro Lukman; Clarra Kezia; Kelly Rianto
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26191

Abstract

Pajak merupakan suatu yang pasti dalam kehidupan ini. Apapun pekerjaan dan usaha seseorang, selama telah memenuhi subyek dan obyek pajak menurut perundang-undangan. Namun, tidak semua belajar perpajakan yang memadai. Inklusi yang baik dilakukan ketika seseorang belum memenuhi sebagai wajib pajak. Waktu yang tepat untuk memberikan inklusi pajak adalah ketika seseorang pada usia remaja, dalam konteks ini adalah murid Sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini disebabkan, jika siswa melanjutkan studi lanjut, belum tentu akan belajar pajak dan akuntansi, maka kesepatan memahami perpajakan tidak akan pernah terjadi. Kondisi lain, saat ini mudahnya melakukan usaha banyak siswa yang telah melakukan usaha kecil-kecilan yang tergolong pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengisi waktu senggan mereka. Ditambah, materi pajak di SMA hanya diperoleh oleh siswa yang mengambil peminataan akuntansi dengan prosi yang dikit, yaitu menghitung pajak penghasilan perusahaan. Berdasarkan kondisi ini dilakukan inklusi pemahaman pajak bagi UMKM dengan usaha kulikuler. Kegiatan yang dilakukan secara tatap muka dengan subyek siswa kelas 10 yang sebagian besar belum menentukan bidang studi lanjut dan sebagian kecil sudah melakukan usaha. Dari inklusi, terlihat hasil inklusi ini belum optimal, karena masih banyak yang memahami pada tingkat cukup. Berdasarkan hasil ini, inklusin pajak harus tetap dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis.