cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
MEMBANGUN JIWA MANDIRI DAN KREATIF DALAM KEWIRAUSAHAAN BAGI ANGGOTA KOPERASI BUMI MANDIRI SEJAHTERA DI KELURAHAN PASIR KALIKI KECAMATAN CIMAHI UTARA Adiputra, I Gede; Calvin; Budiman, Juan
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28320

Abstract

ABSTRACT The development of the creative economy cannot be separated from the young generation as a repository of creativity. Namely with creative ideas that can open up entrepreneurship and help the government in its efforts to reduce the unemployment rate in Indonesia. The more young people who want to enter the world of entrepreneurship, the more productivity will be generated which will have an impact on national economic development. Creative and innovative abilities are the basis for an entrepreneurial spirit to achieve success. An entrepreneurial spirit can encourage an independent, creative and innovative mentality, responsibility and not giving up easily when starting a business. The objectives of this PKM activity are as follows: a) As a form of counseling and motivating the community to be able to improve their abilities to support their abilities in the future, b) partner communities can train their mentality and creativity in entrepreneurship and entrepreneurship, c) Providing provisions for partners about the benefits of entrepreneurship. The problems faced are (1) entrepreneurial management has not been implemented optimally (2) good packaging has not been provided for the products being marketed and (3) labeling has not been provided to introduce the products. It can be concluded that: the implementation of service activities is in accordance with the plans that have been made and is running smoothly. Participants who take part in activities are more than the specified minimum number. This training provides participants with additional knowledge and understanding regarding creativity, innovation, independence, promotion and marketing as well as the importance of packaging and labeling. ABSTRAK Perkembangan ekonomi kreatif tidak lepas dari generasi muda sebagai gudang kreatifitas. Yaitu dengan ide kreatifnya yang dapat membuka wirausaha serta ikut membantu pemerintah dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Semakin banyak anak muda yang mau terjun ke dunia wirausaha, semakin banyak juga produktifitas yang dihasilkan yang akan berdampak pada perkembangan ekonomi nasional. Kemampuan yang kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar jiwa kewirausahaan untuk mencapai kesuksesan. Jiwa entrepreneur dapat mendorong mental yang mandiri, kreatif dan inovatif, bertanggung jawab serta tidak mudah menyerah ketika memulai usaha. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah sebagai berikut : a)Sebagai bentuk penyuluhan dan memotivasi masyarakat agar mampu meningkatkan kemampuan untuk menunjang kemampuannya di masa yang akan datang, b) masyarakat mitra dapat melatih mental dan kreatifitas dalam kewirausahaan dan entrepreneurship, c) Memberikan bekal bagi mitra tentang manfaat dari kewirausahaan. Permasalahan yang dihadapi adalah (1) belum maksimalnya manajemen wirausaha yang dilakukan (2) belum diberikan kemasan yang baik pada produk yang dipasarkan dan (3) belum diberikan labelling untuk mengenalkan produknya. Dapat disimpulkan bahwa:pelaksanaan kegiatan pengabdian sesuai dengan rencana yang telah dibuat dan berlangsung dengan lancar. Peserta yang mengikuti kegiatan lebih dari jumlah minimal yang ditetapkan. Pelatihan ini memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai Kreativitas, inovatif, kemandirian, promosi dan pemasaran serta pentingnya kemasan dan labeling.
PELATIHAN AKUNTANSI MENGENAI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA DENGAN METODE SPEENING WHEEL DI SMA SANTO KRISTOFORUS 1 Widjaja, Karen; Suhendah, Rousilita
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28322

Abstract

ABSTRACT This accounting training activity aims to provide knowledge regarding the preparation of financial reports for service companies to students at SMA Santo Kristoforus 1 on Jl. Rahayu, West Jakarta. This accounting training activity is carried out offline or face to face so that Tarumanagara University students teach directly at Santo Kristoforus 1 High School. This accounting training uses the Speening Wheel method which is carried out by Tarumanagara University students for Santo Kristoforus 1 High School students. Material provided to students is a theory of preparing financial reports for service companies that is accompanied by practice questions and games that have been designed by Tarumanagara University students to help students understand the material that has been presented. By holding this training, it can be seen that students at Santo Kristoforus 1 High School understand the material that has been presented, as can be seen from the enthusiasm of the students in answering the questions given related to the material that has been presented and are able to solve the games or games given related to the material provided. After this training, it is hoped that students will be able to understand more about the preparation of financial reports for service companies and that the material presented will be useful for them in continuing their education at university. ABSTRAK Kegiatan pelatihan akuntansi ini bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan mengenai penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa kepada peserta didik SMA Santo Kristoforus 1 di Jl. Rahayu, Jakarta Barat. Kegiatan pelatihan akuntansi ini dilaksanakan secara offline atau tatap muka sehingga mahasiswa Universitas Tarumanagara mengajar langsung di sekolah SMA Santo Kristoforus 1. Pelatihan akuntansi ini menggunakan metode Speening Wheel yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Tarumanagara kepada peserta didik SMA Santo Kristoforus 1. Materi yang diberikan kepada peserta didik adalah teori penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa yang disertakan dengan soal latihan dan permainan yang telah dirancang oleh mahasiswa Universitas Tarumanagara untuk membantu peserta didik dalam memahami materi yang telah disampaikan. Dengan diadakannya pelatihan ini dapat dilihat bahwa peserta didik SMA Santo Kristoforus 1 memahami materi yang telah disampaikan, terlihat dari antusiasme peserta didik dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan terkait dengan materi yang telah disampaikan dan mampu menyelesaikan soal games atau permainan yang diberikan terkait dengan materi yang telah disampaikan. Setelah pelatihan ini diharapkan peserta didik dapat lebih memahami mengenai penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa dan materi yang disampaikan dapat berguna untuk mereka dalam melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi.
PELATIHAN PEMAHAMAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) BAGI MAHASISWA SEKOLAH TINGGI TEOLOGI (STT) CIPANAS Tumanggor, Raja Oloan
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28323

Abstract

ABSTRACT Understanding of Human Rights (HAM) for students needs to be improved nowadays. Apart from the fact that students also have their own human rights, people around them also have the same human rights. This needs to be fought for everywhere, including in Indonesia. Human rights such as the right to live, express opinions, and also express one's faith are rights that need to be protected everywhere. Students of the Cipanas Theological College (STT), Cianjur Regency, West Java, who are future congregational leaders (shepherds) in society need to be equipped with a proper understanding of human rights. They are not only prepared to become strong congregational leaders who specifically pay attention to the spiritual life of the congregation, but they must also understand human rights. A proper understanding of human rights will really help them in their work in communities where their human rights are often marginalized or disturbed. The congregation leader is the spearhead in organizing and paying attention to the interests of the congregation under his care. With the presentation method, questions and answers and sharing experiences of PKM activities which were attended by 25 students, it is hoped that it will be able to increase students' understanding of human rights, which need to be upheld in society. ABSTRAK Pemahaman mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) bagi mahasiswa perlu ditingkatkan zaman sekarang ini. Selain karena para mahasiswa juga memiliki hak asasinya sendiri, tapi juga orang yang ada di sekitarnya juga memiliki hak asasi yang sama. Ini perlu diperjuangkan dimanapun juga termasuk di Indonesia. Hak Asasi Manusia seperti hak untuk hidup, mengungkapkan pendapat, dan juga mengekspresikan iman kepercayaannya merupakan hak yang perlu dilindungi dimanapun juga. Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang merupakan calon pemimpin jemaat (gembala) di tengah masyarakat di masa depan perlu dibekali dengan pemahaman yang mumpuni tentang hak asasi manusia. Mereka tidak hanya dipersiapkan menjadi pemimpin jemaat yang tangguh yang secara khusus memperhatikan kehidupan rohani umat, tapi juga harus paham soal hak asasi manusia. Pemahaman yang tepat tentang hak asasi manusia akan sangat menolong mereka dalam tugas di tengah masyarakat yang kerap termarginalkan atau terganggu hak-hak asasinya. Pemimpin jemaat menjadi ujung tombak dalam mengatur dan memperhatikan kepentingan jemaat yang diasuhnya. Dengan metode presentasi, tanya jawab dan sharing pengalaman kegiatan PKM yang diikuti oleh 25 orang mahasiswa ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para mahasiswa mengenai hak asasi manusia, yang perlu ditegakkan di tengah masyarakat.
PENDALAMAN MATERI AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA DI SMA TARSISIUS 1 Wirianata, Henny; Patricia, Ivonne; Jonathan, Michelle Leevia; Sylvia; T, Theodore Benedict Alvin
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28324

Abstract

ABSTRACT Understanding accounting is an important aspect in financial management and business decision-making. Tarsisius Catholic High School 1 Jakarta is one of the schools that provides accounting education to its students. However, the perception that accounting is a challenging subject often hinders students from acquiring a deep understanding of basic accounting principles. Therefore, Out team from Tarumanagara University sees the need to provide in-depth training in making General Ledgers and Trial Balance. This training is offered as a solution to help students grasp essential concepts in accounting. The training was conducted onsite by visiting Tarsisius 1 school on September 13, 2023, for a duration of 90 minutes from 2:30 PM to to 4:00 PM. Evaluation of the training was done through questionnaires and quizzes, and the implementation has gone well and successfully. The results show that accounting material was well comprehended by the students. The average questionnaire score before the training was 3.22 on a scale of 5, which increased to 4.27 after the training. This signifies a significant improvement in participants' understanding of creating General Ledgers and Balance Sheets in the Accounting Cycle. These results indicate that the implementation of this in-depth training has been beneficial and has enhanced students' knowledge of basic accounting principles, laying a strong foundation for their future endeavors in the world of business and finance. ABSTRAK Pemahaman akuntansi merupakan aspek penting dalam pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan bisnis. SMA Katolik Tarsisius 1 Jakarta merupakan salah satu sekolah yang menyediakan pendidikan akuntansi kepada siswanya. Namun, persepsi bahwa mata pelajaran akuntansi sulit dipelajari seringkali membuat siswa kurang mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai materi akuntansi dasar. Oleh karena itu, Tim PKM Universitas Tarumanagara memandang perlunya memberikan pendalaman materi dalam pembuatan Buku Besar dan Neraca Saldo. Pendalaman materi ini ditawarkan sebagai solusi untuk membantu siswa memahami konsep penting dalam akuntansi. Pelatihan dilakukan secara langsung (onsite) dengan mendatangi langsung ke sekolah Tarsisius 1 pada tanggal 13 September 2023 selama 90 menit dari pukul 14.30 hingga 16.00. Evaluasi pendalaman materi menggunakan kuesioner dan kuis menunjukkan bahwa pelaksanaannya telah berjalan dengan baik dan sukses. Hasilnya menunjukkan bahwa materi akuntansi dapat dipahami dengan baik oleh siswa/i. Rata-rata skor kuesioner sebelum pelaksanaan pendalaman materi adalah 3,22 dari skala 5, yang meningkat menjadi 4,27 setelah pendalaman materi diberikan. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam tingkat pemahaman peserta terkait pembuatan Buku Besar dan Neraca Saldo dalam Siklus Akuntansi. Hasil ini mengindikasikan bahwa pelaksanan pendalaman materi ini memberikan manfaat dan meningkatkan pengetahuan siswa dalam akuntansi dasar, yang akan menjadi dasar yang kuat dalam dunia bisnis dan keuangan di masa depan mereka.
PELATIHAN AKUNTANSI KEUANGAN DENGAN TOPIK PIUTANG USAHA PADA PERUSAHAAN DAGANG DI SMA RICCI I JAKARTA Chelsya; Imanuel, Steven; Kurniawan, Adeline Putri
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28325

Abstract

Understanding the topic of trade receivables is crucial, especially for economic actors and for high school students as those who will later become successors. Providing financial accounting educational training on the topic of trade receivables is PKM carried out by a team of FEB Tarumanagara lecturers and students to provide basic knowledge of trade receivables, accounting treatment of trade receivables and effective management of receivables from an early age for Ricci I High School students, West Jakarta. The partner problems that are the core problems in this PKM training are: 1) How to understand receivables and effective management of receivables?, 2) How is accounts receivable accounting treated in the company? Based on these problems, the PKM team tried to provide a solution by preparing teaching materials, teaching the material in class offline, discussing practice questions and giving tests in the form of pre-test quizzes and post-test quizzes. The success of this PKM is demonstrated by the results of the pre test quiz, post test quiz results, and questionnaire results to find out other financial accounting topics that are of interest to Ricci I High School students, West Jakarta. ABSTRAK Pemahaman akan topik piutang usaha merupakan hal yang krusial, terutama bagi pelaku ekonomi dan bagi pelajar SMA sebagai pihak yang nantinya akan menjadi penerus. Pengadaan pelatihan edukasi akuntansi keuangan dengan topik piutang usaha adalah PKM yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa FEB Tarumanagara untuk memberikan pengetahuan dasar piutang usaha, perlakuan akuntansi piutang usaha dan pengelolaan piutang yang efektif dan efisien sejak dini untuk siswa/i SMA Ricci I Jakarta Barat. Permasalahan mitra yang menjadi inti masalah dalam PKM pelatihan ini adalah: 1) Bagaimana memahami piutang dan pengelolaan piutang yang efektif?, 2) Bagaimana perlakuan akuntansi piutang usaha di perusahaan? Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PKM berusaha memberikan solusi dengan cara menyiapkan materi pengajaran, mengajarkan materi tersebut di kelas secara luring, membahas soal latihan dan memberikan test berupa pre test quiz dan post test quiz. Keberhasilan PKM ini ditunjukkan dari hasil pre test quiz, hasil post test quiz, dan hasil kuesioner untuk mengetahui topik akuntansi keuangan lainnya yang diminati oleh siswa/i SMA Ricci I Jakarta Barat.
EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) UNTUK KARANG TARUNA KELURAHAN DALUNG KOTA SERANG Limanan, David; Edbert, Bruce; Gaofman, Brian Albert; Maharani, Ismi Ikrima; Septiana, Devqa Nur
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28326

Abstract

First aid is a type of care that is given immediately to a person who is injured or suddenly becomes ill. The right first aid can make the difference between life and death, recovery time and disability. Accidents can happen anywhere and anytime, so everyone must be able to provide proper first aid according to the victim's condition, so everyone needs to be given training in first aid, especially for karang taruna. The purpose of this activity is to increase the knowledge of Dulang karang taruna about first aid and to be able to apply it in everyday life. The service activity begins with a coordination meeting with the community service implementation team, the results of the meeting determine that first aid education activities will be held on May 15, 2023, a pre-test and post-test were carried out with a questionnaire containing questions on the characteristics of the respondents and knowledge about first aid. The first aid educational outreach activities were attended by 39 youth cadres consisting of 3 men and 36 women, which took place according to plan and were well organized. The results of the pre-test average score were 63.59 and the post-test average score was 81.28, so there was an increase in the knowledge of participants who took part in educational activities by 21.77%. This activity can be carried out routinely so that participants are able to perform first aid and in the end the mortality and disability rates can be reduced. Pertolongan pertama adalah jenis perawatan yang diberikan secara segera pada orang yang mengalami cedera atau mendadak sakit. Pertolongan pertama yang diberikan secara tepat dapat memberikan perbedaan antara hidup dan mati, waktu pemulihan dan kecacatan. Kecelakaan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, sehingga setiap orang harus dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan sesuai dengan keadaan korban, sehingga semua orang perlu diberikan pelatihan dalam pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) terlebih pada kader karang taruna yang merupakan penggerak suatu desa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader karang taruna desa Dulang tentang pertolongan pertama pada kecelakaan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian dimulai dengan rapat koordinasi dengan tim pelaksana pengabdian, hasil rapat ditetapkan kegiatan edukasi P3K dilakukan pada tanggal 15 Mei 2023 serta sebelum dan sesudah edukasi dilakukan pretest dan post-test dengan kuesioner yang berisi pertanyaan karakteristik responden dan pengetahuan mengenai P3K. Kegiatan penyuluhan edukasi P3K diikuti oleh 39 kader karang taruna yang terdiri dari 3 laki-laki dan 36 perempuan dapat berlangsung sesuai rencana dan diselenggarakan dengan baik. Hasil nilai rata-rata prestest sebesar 63,59 dan nilai rata-rata posttest adalah 81,28, maka terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang mengikuti kegiatan edukasi sebesar 21,77%. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin agar peserta mampu melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dan pada akhirnya angka kematian dan kecacatan dapat ditekan.
PENDAMPINGAN UMKM LINA BATIK UNTUK PACKAGING, LOGO DAN LABEL Saktiana, Galuh Mira
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28327

Abstract

This community service activity will provide assistance and training on packaging, labeling and logos which is carried out as an effort to assist MSME actors in Jogja. This assistance will be provided to trading businesses engaged in the convection sector which are based on Batik cloth. The location is on Jalan Purbayan Gang Janoko, Kotagede, Yogyakarta city, which is known as a place for garment production in Jogja. This MSME operates in the convection sector and has been established since 1997 before the monetary crisis in Indonesia. The products they sell are garment products with batik motifs. The problem that often occurs is that there are many sellers operating in the same field, which creates very strong competition between sellers. The solution needed is how to keep consumers choosing products from Lina Batik. The solution is to conduct training on packaging and labeling as well as logos that are easy to remember and designs that are quite attractive but easy for consumers to remember. The training provided was a lecture on the importance of packaging and labeling. The lecture will start from the meaning of packaging, the function of packaging and labels, making attractive packaging and logos, and giving advice on how to make good packaging and labels. Then proceed with making a design to determine the right color, writing and size for the packaging, logo and label and add to it the creation of a neon box. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan pendampingan dan pelatihan packaging dan pelabelan serta logo yang dilakukan sebagai upaya untuk pendampingan pelaku UMKM yang ada di Jogja. Pendampingan ini akan dilakukan pada usaha dagang bergerak dalam bidang konveksi yang berbadan dasar kain Batik. Adapun lokasinya berada di jalan Purbayan Gang Janoko, Kotagede kota Yogyakarta yang dikenal sebagai tempat memproduksi garmen di Jogja. UMKM ini bergerak dalam bidang konveksi yang sudah berdiri sejak tahun 1997 sebelum krisis moneter di Indonesia. Adapun produk yang mereka jual adalah produk garmen yang bermotif batik. Masalah yang sering terjadi adalah banyaknya penjual yang bergerak dalam bidang yang sama sehingga membuat persaingan sangat kuat antar penjual. Solusi yang dibutuhkan adalah bagaimana agar konsumen tetap memilih produk dari Lina Batik. Adapun solusinya adalah dengan melakukan pelatihan mengenai packaging dan pelabelan serta logo yang mudah diingat dan desain yang cukup menarik tetapi mudah diingat oleh konsumen. Pelatihan yang diberikan adalah pemberian ceramah mengenai pentingnya packaging dan pelabelan. Ceramah itu akan dimulai dari arti dari packaging, fungsi dari packaging dan label, pembuatan packaging dan logo yang menarik, dan memberi saran bagaimana membuat packaging dan label yang baik. Kemudian dilanjutkan dengan membuat desain menentukan warna, tulisan dan ukuran yang tepat untuk packaging, logo dan label dan ditambah dengan pembuatan neon box.
PENGUATAN WAWASAN KEBANGSAAN DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 17 JAKARTA DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI DAN DIGITALISASI Sitabuana, Tundjung Herning; Sanjaya, Dixon; Amri, Ibra Fulenzi; Goldwen, Filshella
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28328

Abstract

The globalization and digitalization due to technological advances has led society to a chaotic situation. Distinction between truth and lies or honesty and dishonesty has become biased. This is era of false truth and post truth. This situation endangers the unity of Indonesian nation. This vulnerability has the potential to occur in younger generation who are largest in number but the intensity of interaction with local cultural values is minimal. The younger generation has experienced a shift in value and ethical behavior that has been degraded. This Community Service’s Team (PKM Team) intends to provide legal education to students regarding "Indonesian National Insight". PKM was carried out at SMA Negeri 17 Jakarta in form of socialization regarding importance of Pancasila to national problems. The aim of PKM is to provide understanding and guidance to the younger generation so that they aren’t deceived and are able to position themselves in global dynamics. Geopolitic of Indonesia has three basic capitals in geographical, demographic and historical aspects which are full of values to achieve national goals and face the challenges of times. However, technological advances have distorted people's mindset and behavior regarding national insight so the approach to strengthening national insight requires the involvement of all components and the approach taken is more relevant to the young generation. Through this PKM, students gain understanding and national values that need to be instilled to face globalization and digitalization. Strengthening national insight must be carried out continuously by combining socialization and education in community activities. Arus globalisasi dan proses digitalisasi karena kemajuan teknologi telah mengarahkan masyarakat pada situasi chaotic terlepas dari kemanfaatan dan keburukan yang ditimbulkan. Pembedaan antara kebenaran dan kebohongan, maupun kejujuran dan ketidakjujuran menjadi bias. Inilah yang disebut era false truth dan post truth. Pembiaran atas situasi demikian membahayakan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Kerentanan ini potensial terjadi pada generasi muda yang jumlahnya paling besar tetapi intensitas interaksi dengan nilai-nilai budaya lokal yang paling minim. Hal ini sebagai akibat globalisasi dan digitalisasi tersebut sehingga generasi muda telah mengalami pergeseran nilai, norma, dan etika perilaku yang terdegradasi. Atas dasar tersebut, Tim PKM bermaksud memberikan penyuluhan hukum kepada pelajar mengenai “Wawasan Kebangsaan Indonesia”. PKM dilaksanakan di SMA Negeri 17 Jakarta berupa sosialisasi dan edukasi mengenai arti penting Pancasila terhadap permasalahan bangsa. Tujuan PKM ini untuk memberikan pemahaman dan pedoman kepada generasi muda agar tidak terpedaya dan mampu menempatkan diri ditengah dinamika global yang penuh ketidakpastian dan kekacauan. Sebagai bangsa majemuk, Indonesia secara geopolitik memiliki tiga modal dasal dalam aspek geografis, demografis, dan historis sarat akan nilai dan makna untuk mencapai tujuan negara dan menghadapi tantangan zaman. Akan tetapi, kemajuan teknologi mendistorsi pola pikir dan perilaku masyarakat sehingga menanamkan wawasan kebangsaan memerlukan keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dengan pendekatan yang relevan dan kontekstual dengan karakter generasi muda Indonesia. Melalui PKM ini, pelajar memperoleh pemahaman, gambaran, dan nilai-nilai kebangsaan yang perlu ditanamkan untuk menghadapi globalisasi dan digitalisasi. Penguatan wawasan kebangsaan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memadupadankan pendekatan sosialisasi dan edukasi dengan aplikasi dalam aktivitas masyarakat.
PENGEMBANGAN MEDIA SOSIAL DALAM KEWIRAUSAHAAN Utama, Louis; Alecia, Brigitta; Delvina, Felita
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28329

Abstract

The role of social media in this era is not only intended as a communication tool to convey a message. In entrepreneurship, the role of social media is currently very important because it is a medium that can be used to introduce the goods or services offered, a means of education so that trust arises from consumers and potential consumers and finally as a means for carrying out transactions. Many young people do not understand the use of social media in creating content so that it can suit the needs of consumers and potential consumers. Community service program with training methods through seminars held with partners, Tarsisius I High School. This activity aims to help the young generation to be able to use the right strategy in using social media in order to increase the entrepreneurial spirit in creating start-up businesses in the future. Peran media sosial dalam era ini tidak hanya diperuntukan dalam alat komunikasi untuk menyampaikan sebuah pesan. Dalam kewirausahaan peran media sosial saat ini sangat penting dikarenakan merupakan media yang dapat digunakan untuk mengenalkan barang atau jasa yang ditawarkan, sarana edukasi agar munculnya kepercayaan dari konsumen dan calon konsumen serta yang terakhir adalah sebagai sarana untuk melakukan transaksi. Banyak generasi muda kurang memahami pemanfaatan penggunaan media sosial dalam membuat isi sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan dari konsumen dan calon konsumen .Program pengabdian kepada masyarakat dengan metode pelatihan melalui seminar yang diselenggarakan dengan mitra yaitu SMA Tarsisius I. Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk dapat membantu generasi muda untuk dapat menggunakan strategi yang tepat dalam menggunakan media sosial agar dapat meningkatkan semangat kewirausahaan dalam membuat usaha rintisan di masa mendatang
PELATIHAN SIKLUS AKUNTANSI UNTUK SISWA/I SMA KRISTOFORUS I JAKARTA Wijoyo, Amin; Sari, Vinnetta Ratna; Patricia, Virginia; Lie, Irene Kim; Widjaja, Karen
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28330

Abstract

This teaching assistance or training activity has a positive aim for Santo Kristoforus 1 High School students who have limitations in understanding accounting material. In this teaching assistance, the author provides and explains an understanding of the Ledger, Trial Balance and Working Papers to students at Santo Kristoforus 1 High School to deepen their insights towards the materials. This teaching assistance or accounting material training activity is held face to face or offline for students in grades 10, 11 and 12. The UNTAR PKM team carries out this teaching activity twice a week, namely on Wednesdays for students in grades 11 and 12, as well as on Fridays for grade 10. From the training that has been carried out, it can be concluded that the students of Santo Kristoforus 1 High School have understood the material presented by the UNTAR PKM Team, as seen from the students' activeness in completing the practice questions given and the game sessions that were held. Through this training, it is hoped that it will be useful for Santo Kristoforus 1 High School students who want to continue their studies at university. Kegiatan asistensi mengajar atau pelatihan ini memiliki tujuan yang positif bagi siswa/i SMA Santo Kristoforus 1 yang memiliki keterbatasan dalam pemahaman terhadap materi akuntansi. Dalam asistensi mengajar ini, penulis memberikan dan menjelaskan mengenai pemahaman mengenai Buku Besar, Neraca Saldo, dan Kertas Kerja kepada siswa/i SMA Santo Kristoforus 1 agar memiliki wawasan yang lebih mendalam mengenai materi tersebut. Kegiatan asistensi mengajar atau pelatihan materi akuntansi ini diselenggarakan secara tatap muka atau secara offline untuk siswa/i yang berada di kelas 10, 11, dan 12. Tim PKM UNTAR melakukan kegiatan mengajar ini sebanyak dua kali dalam satu minggu, yaitu di hari Rabu bagi siswa/i kelas 11 dan 12, serta di hari Jumat untuk kelas 10. Dari pelatihan yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkan siswa/i SMA Santo Kristoforus 1 telah memahami materi yang sudah dipaparkan oleh Tim PKM UNTAR, terlihat dari keaktifan siswa/i dalam menyelesaikan latihan soal yang diberikan dan permainan yang telah dirancang. Pelatihan ini diharapkan dapat berguna bagi siswa/i SMA Santo Kristoforus 1 yang ingin melanjutkan studi mereka di perguruan tinggi.