cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter
ISSN : 25277014     EISSN : 20895003     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM TAYANGAN ”MARIO TEGUH GOLDEN WAYS” Suranto Aw
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 7, No. 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.915 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v6i2.12048

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) profil acara Mario Teguh Golden Ways; (2) sinopsis jalannya acara Mario Teguh Golden Ways; (3) cakupan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tayangan Mario Teguh Golden Ways; dan (4) pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan karakter melalui tayangan Mario Teguh Golden Ways. Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi (content analysis). Unit analisis pada penelitian ini adalah episode “Pancing Cinta” yang ditayangkan 13 September 2015. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Profil acara Mario Teguh Golden Ways yang ditayangkan oleh Metro TV menunjukkan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian media televisi melaksanakan fungsi edukasi dalam pembinaan karakter masyarakat. (2) Cinta itu harus diperjuangkan. Cinta itu harus dipancing. Kadang-kadang perlu pengorbanan. Memancing cinta identik dengan cara memancing ikan oleh pemancing hebat. Siapkan perangkatnya: lanjeran, senar, kail, dan umpan. (3) Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tayangan MTGW episode “Pancing Cinta” mencakup: (a) disiplin, menaati norma dan peraturan; (b) santun, hormat, baik dan rendah hati; (c) cinta Tuhan dan mensyukuri pemberian-Nya; (d) kemandirian, tanggap (peka), tatag (tahan uji), tanggon (dapat diandalkan), niat baik, dan tanggung jawab; (e) kejujuran; (f) dermawan, tolong menolong, kerjasama, mendatangkan kebahagiaan. (4) Pendekatan yang digunakan dalam proses pendidikan karakter melalui tayangan MTGW adalah pendekatan holistik (holistic approach). Kata Kunci: pendidikan karakter, mario teguh golden ways, pancing cinta THE CHARACTER EDUCATION VALUES CONTAINED IN THE PROGRAM MARIO TEGUH GOLDEN WAYS Abstract: The purpose of this study is to describe: (1) profile of the program Mario Teguh Golden Ways; (2) coverage of the character education values contained in the program Mario Teguh Golden Ways; and (4) the approach used in the learning process of character education through the program Mario Teguh Golden Ways. This study is a content analysis. The analysis unit in this study is the episode "Pancing Cinta" which aired 13 September 2015. The results of the study are as follows. (1) The profile of the program Mario Teguh Golden Ways broadcasted by Metro TV, showed that this program is one of the real form of television media's concern to carry out the education function in character building in society; (3) The character education values contained in the program MTGW episode "Pancing Cinta" includes: (a) Discipline, obey norms and regulations; (b) Polite, respectful, kind and humble; (c) Love God and grateful for His gifts; (d) Independence, responsive (sensitive), Tatag (resilient), tanggon (reliable), good intentions and responsibility; (e) Honesty; (f) Generous, mutual help, cooperation, bring happiness; (4) The approach used in the character education process through the program MTGW is a holistic approach. Keyword: Character Education, Mario Teguh Golden Ways, Pancing Cinta
MENINJAU KEMBALI HUBUNGAN ANTARA SASTRA DAN BUDI PEKERTI Budiman, Manneke
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 3, No. 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.874 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.1298

Abstract

Abstrak: Hubungan sastra dan budi pekerti telah lama ramai diperbincangkan orang. Ada tuntutan dalam masyarakat bahwa sastra haruslah dapat menjadi sarana pembelajaran moral dan pekerti untuk dapat dinilai sebagai karya sastra yang baik.Timbulnya banyak hujatan pada sejumlah karya sastra, baik di dalam negeri maupun dalam sejarah kesusastraan berbagai bangsa di dunia, mengukuhkan asumsi bahwa sastra yang baik adalah sastra yang diabdikan pada pendidikan moral.Tulisan ini menyoroti berbagai asumsi tersebut dengan memperlihatkan bahwa banyak karya besar dunia justru menggugat hubungan linear dan positif antara sastra dan pendidikan budi pekerti. Tulisan ini juga berargumen bahwa sastra terkadang justru berperan sebagai instrumen untuk menggugat superioritas nilai-nilai moral tertentu, serta menawarkan cara lain untuk memahami wujud hubungan antara sastra dan moralitas. Lewat sejumlah telaah atas karya-karya sastra Indonesia dan dunia, seperti sastra Jerman, dibahas kondisi hubugan antara sastra dan moralitas di Indonesia. Kesimpulan akhir yang diajukan adalah diperlukan perspektif alternatif untuk memahami kembali bentuk-bentuk relasi yang lebih setara antara sastra dan budi pekerti, sehingga sastra bisa ditempatkan secara proporsional dalam kapasitasnya sebagai agen sosialisasi moral ataupun agen perubahan moral. Kata Kunci: pembelajaran moral, sastra Indonesia, sastra dunia, sastra Jerman, hubungan sastra dan budi pekerti
PEMBELAJARAN NILAI-NILAI MORAL PADA ANAK AUTIS Mulyoto, Galih Puji; Feriandi, Yoga Ardian
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 8, No. 2 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.813 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v7i2.15511

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pembelajaran nilai-nilai moral pada anak autis di jurusan autis SLB Negeri 1 Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pen- dekatan kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan purposive, yaitu Ketua Jurusan SLBN 1 Bantul, guru di Jurusan Autis SLBN 1 Bantul, para orang tua siswa-siswi yang mengikuti pendidikan di Ju- rusan Autis SLBN 1 Bantul. Data dikumpulkan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Ha- sil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran nilai-nilai moral pada anak autis di SLBN 1 Bantul terintegrasi dalam program pembelajaran fungsional, pembelajaran tematik, pembelajaran be- nah diri. Strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan nilai-nilai moral pada anak autis yakni de- ngan melibatkan orang tua dalam pendidikan anak autis. Orang tua diikutsertakan pada setiap pem- belajaran yang berkaitan dalam membentuk perilaku dan sikap anak autis serta pembelajaran nilai- nilai moral, misalnya progam pembelajaran fungsional dan benah diri. Kata Kunci: pembelajaran, nilai moral, dan anak autis  LEARNING MORAL VALUES IN AUTIS CHILDREN Abstract: This study aims to describe the learning of moral values in autistic children in autism de- partment of SLB Negeri 1 Bantul This research type is descriptive research with qualitative approach. The subjects of the study were determined by purposive ie the head of department of SLBN 1 Bantul, the teacher in the autism department of SLBN 1 Bantul, the parents of the students who followed the education in the autism department of SLBN 1 Bantul. Data were collected by observation, documen- tation and interviews. The results showed that the process of learning moral values in children with autism in SLBN 1 Bantul integrated in the functional learning program, thematic learning, self-learn- ing learning. The strategy used by teachers in teaching moral values in children with autism is by involving parents in the education of children with autism. Parents participate in each related learning in shaping the behaviors and attitudes of children with autism and learning moral values, such as functional learning programs and self-improvement. Keywords: learning, moral values, and children with autism
THE EFFECT OF E-LEARNING ON CHARACTER BUILDING: PROPOSITION FOR ORGANIZATIONAL BEHAVIOR COURSE Setyabudi Indartono
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 1, No. 1 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4297.035 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v1i1.1317

Abstract

Abstract: Phenomenon of character as well as human behavior becomes more attractive through education prosess within E-learning. Scholars have attempted to investigate various attitudes and behaviors of the students during learning processes. However, few scholars explore the character building of students who are taking a course of organizational behaviors, whereas the course containing behaviors shapes students character. Hence this study proposes the integrated learning process of human behavior in order to shape the character of the student, including the effect of integrated and simultaneous processes of education on character, and support of E-Learning on the character education and through delivering course of organizational behavior. Limitation and future research direction are discussed. Keywords: E-Learning, character building, organizational behavior
Penanaman nilai-nilai karakter terhadap peserta didik Melalui permainan congkak sebagai media pembelajaran Afifah Zafirah; Fardatil Aini Agusti; Engkizar Engkizar; Fuady Anwar; A. Fajri Alvi; Ernawati Ernawati
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 9, No. 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.41 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v8i1.21678

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan terhadap peserta didik melalui permainan congkak jika digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode gabungan kualitatif dan kuantitatif atau Exploratory mixed methods designs. Data kualitatif tahap pertama diambil melalui wawancara mendalam (indepth interview) kepada 5 orang informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Seluruh data wawancara kemudian dianalisis secara tematik menggunakan alat analisis kualitatif Nvivo 10. Selanjutnya data tahap kedua diambil menggunakan angket kepada 46 orang peserta didik yang sedang belajar pada kelas V dan VI di sebuah Sekolah Dasar (SD). Seluruh data tahap kedua kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan alat analisis kuantitatif SPSS Windows 18.0. Secara keseluruhan hasil analisis kedua tahapan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sembilan nilai-nilai karakter yang terdapat di dalam permainan congkak jika digunakan sebagai media pembelajaran matematika, sembilan nilai karakter tersebut adalah nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, mandiri, komunikatif, tanggung jawab dan menghargai prestasi. Hasil penelitian juga telah membuktikan bahwa, penggunaan media pembelajaran seperti permainan tradisional congkak telah terbukti dapat dijadikan sebagai salah satu media yang dapat digunakan guru dalam pendidikan karakter. Kata kunci: Nilai-nilai karakter, permainan Congkak, media pembelajaran            Abstract: The objective of the study is to explore values of good moral characters that can be promoted through game of congkak when it is used as a media of learning. The study used both qualitative and quantitative research method (Exploratory mixed methods designs). The first qualitative data was collected through indepth interview with five informants selected through purposive sampling technique. The entire interview data was thematically analyzed by using Nvivo 10. The second data was collected through questionnaire distributed to 46 students of grade V and VI in an elementary school. The whole data in the second stage was analyzed through SPSS Windows 18.0. All data analysis reveals that there are nine moral characters can be promoted in congkak when it is used as media of learning in Math. Those characters are honesty, discipline, hard work, creativity, curiosity, independence, communicative, responsibility, and rewarding-respect. The study either reveals that the traditional game like congkak can be benefited as a learning media for character education. Keywords: good moral characters, Congkak, Learners, and Media of learning
KESANTUNAN BERBAHASA SEBAGAI PILAR PENDIDIKAN KARAKTER: PERSPEKTIF SOSIOPRAGMATIK Rohali .
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 1, No. 1 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6469.24 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v1i1.1444

Abstract

Abstrak: Bahasa merupakan salah satu pilar penting dalam pendidikan karakter selain pendidikan agama dan pendidikan budi pekerti. Bahasa menunjukkan bangsa. Dengan bahasa kita menghargai dan dihargai orang, dan dengan bahasa kita membenci dan dibenci orang. Bahasa dapat membawa bangsa kita ke kemuliaan. Bahasa dapat membawa bangsa ini menuju kehancuran. Mengetahui dan menerapkan prinsip-prinsip kesopanan dan strategi-strategi kesopanan berbahasa dalam tindak komunikasi sehari-hari dapat menciptakan kerukunan hidup bermasyarakat. Prinsip kesopanan dan strategi kesopanan berbahasa yang ditinjau dari sudut pandang sosiopragmatik dapat dipakai sebagai salah sarana untuk tujuan pendidikan karakter. Kata Kunci : maksim kesopanan, strategi kesopanan, sosiopragmatik LINGUISTIC POLITENESS AS A PILLAR OF CHARACTER BUILDING: A SOCIO-PRAGMATIC PERSPECTIF Abstract: Language is one of the important pillars of character building besides religious education and character education. A language shows the nation identity. Through language we respect and are respected by other people, and through language we hate and hated by other people. Language can bring our nation to the prosperity, and it can also bring this nation to destruction. Knowing and applying the principles and strategies of language politeness in daily communication acts can create a harmonious community life. The principles of politeness and linguistic politeness strategies seen from the point of view of sociopragmatic can be used as a means to achieve the goals of character education. Keywords: maxims of politeness, politeness principles, socio-pragmatic
THE TEACHINGS TO REACH LIFE SAFETY AND CHARACTER VALUES IN SERAT GEMBRING BARING Baktya Tri Setiono; Endang Nurhayati
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 10, No. 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.078 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i1.23952

Abstract

This research aims to (1) inventory and describe the manuscript of Serat Gembring Baring, (2) display and describe the teachings to reach life safety in the manuscript, (3) explain the character values in the manuscript.  The data are all text or lyrics song in the manuscript. The type of this research was descriptive research with a content analysis method. The process of collecting the data is done by reading technique, taking note and also selecting or reducing the data. The data were analysed descriptively. The validity of the data was gained through semantic validity. Intrarater and interrater reliabity was used to gain the reliability of the data. From the results of the analysis, there are 11 text of Serat Gembring Baring and the manuscript used in this research is still well. There were 6 things that must be done to achieve safety, 1) must have knowledge; 2) must learn about theology (Islam) and science of Java; 3) do the goodness; 4) stay away from the bad things; 5) always pray; and 6) have faith. There are 10 character values in Serat Gembring Baring still related to present life, including religiousity, honesty, discipline, preserance, democracy, curiousity, respect, friendliness, sociability, and responsibility.
MODEL PENILAIAN KINERJA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS TEKS NARASI BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKATER CINTA BUDAYA Tommi Yuniawan
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.689 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2177

Abstract

Abstrak: Sikap cinta budaya merupakan salah satu nilai karakter bangsa yang hendaknya dijunjung tinggi dalam kurikulum sekolah. Untuk menanamkan karakter cinta budaya kepada peserta didik, pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks membuat guru lebih leluasa. Untuk itu, guru dituntut untuk memunyai perencanaan metode mengajar, kemampuan mengembangkan bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran yang baik. Model penilaian adalah penilaian otentik yang berupa penilaian kinerja. Penilaian kinerja memerlukan pertimbangan khusus: (1) kinerja yang dilakukan siswa menun- jukkan kompetensi tertentu; (2) ketepatan dan kelengkapan aspek kinerja yang dinilai; (3) kemam- puan khusus yang diperlukan oleh siswa untuk menyelesaikan tugas pembelajaran; (4) indikator esensial yang akan diamati; dan (5) urutan keterampilan yang diamati. Model penilaian kinerja pem- belajaran membaca berbasis teks narasi bermuatan pendidikan karakter cinta budaya bagi siswa se- kolah menengah pertama dapat diterapkan melalui tiga tahapan utama, yakni tahap kegiatan pra- baca, tahap kegiatan membaca, dan tahap kegiatan pascabaca. Kata Kunci: karakater cinta budaya, penilaian kinerja, pembelajaran membaca, dan teks narasi
NILAI KARAKTER DALAM NOVEL BIOGRAFI HATTA: AKU DATANG KARENA SEJARAH KARYA SERGIUS SUTANTO Anwar Efendi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 11, No. 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.34 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v10i1.31269

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud dan pengekspresian nilai-nilai karakter dalam novel biografi Hatta Aku Datang Karena Sejarah Karya Sergius Sutanto. Pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumentasi atau kajian pustaka. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, membaca untuk menyeleksi dan menandainya kata, frasa, kalimat, paragraf, dan wacana yang mengandung informasi berkaitan dengan nilai-nilai karakter. Kedua, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan data berdasarkan butir-butir masalah yang telah dirumuskan, tidak melihat bagian per bagian. Ketiga, menafsirkan kembali secara semiotik seluruh data teridentifikasi dan terklasifikasi untuk menemukan kepaduan, kesatuan, dan hubungan antardata. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, nilai-nilai karakter utama, yakni (a) kemandirian, (b) semangat kebangsaan, (c) cinta tanah air, (d) cinta damai, (e) gemar membaca, dan (f) kejujuran. Kedua, pengekspresian nilai-nilai karakter disajikan dengan dua pola, yaitu (a) penyampaian langsung dengan cara pendeskripsian karakter, tindakan, dan perilaku tokoh oleh pengarang (pencerita); dan (b) penyampaian tidak langsung dengan cara paparan sikap dan tingkah laku tokoh menghadapi peristiwa dan konflik. Kata kunci: novel biografi, nilai karakter, pola perilaku, realitas kehidupan CHARACTER VALUES IN THE BIOGRAPHICAL NOVEL HATTA: AKU DATANG KARENA SEJARAH BY SERGIUS SUTANTOAbstract: This study aims to describe the form and expression of character values in Hatta: Aku Datang Karena Sejarah, a biograpical novel by Sergius Sutanto. The data collection technique was documentation study or literature review. The data analysis consisted of the following steps: first, reading to select and mark words, phrases, sentences, paragraphs, and discourses that contain information related to character values; second, identifying and classifying data based on the problem points formulated, not seeing part by part; third, semiotically reinterpreting all data identified and classified to find cohesion, unity, and relationships between data. The results of the study are as follows. First, the values of the main character include (a) independence, (b) national spirit, (c) patriotism, (d) love for peace, (e) a fondness for reading, and (f) honesty. Second, the expression of character values is presented in two patterns, namely (a) direct delivery by describing the character, actions, and behavior of the character by the author (narrator); and (b) indirect delivery by way of exposure to attitudes and behaviors of the character in facing events and conflicts. Keywords: biographical novel, character values, behavior patterns, reality of life
PENDIDIKAN KARAKTER HORMAT DALAM BUKU PELAJARAN BAHASA JAWA DI SEKOLAH Suwarna dan Suharti
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 5, No. 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.875 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v0i2.2789

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan, dan mengekplanasi karakter hormat yang terdapat dalam buku pelajaran bahasa Jawa yang digunakan sekolah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, khususnya tentang: (1) indikator karakter hormat; (2) proporsi indikator karakter hormat; dan (3) strategi penyajian karakter hormat yang terdapat dalam buku pelajaran bahasa Jawa di SD, SMP, dan SMA di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain penelitian konten (content analysis). Sumber datanya adalah buku pelajaran bahasa Jawa SD, SMP, dan SMA sebanyak 30 buku. Penyampelan dilakukan dengan teknik interval tiga, yakni setiap halaman kelipatan tiga dicermati menjadi sampel data. Keabsahan data menggunakan teknik kajian berulang, ketekunan/ ketelitian pengamatan, diskusi sejawat. Analisis data diawali dengan memasukkan data dalam carta data. Data deskriptif dan reflektif diinterpretasi, dieksplanasi, dan diinferensi. Hasil penelitian: (1) wujud pendidikan karakter hormat ditengarai oleh indikator (a) honorifik, (b) penghargaan, (c) penghormatan, (d) keramahan, (e) kerukunan, (f) kesopanan, (g) sikap/tata krama, dan (h) bahasa Jawa krama; (2) proporsi pendidikan karakter yang paling tinggi adalah indikator penghargan, diikuti sikap/tata krama, basa krama, penghormatan, kesopanan, keramahan, kerukunan, dan honorifik; dan (3) semakin tinggi sekolah, pendidikan karakter hormat disampaikan semakin abstrak, integratif, polistrategi, dan metaforis, dan semakin rendah sekolah, pendidikan karakter hormat disampaikan semakin konkret, langsung, monostrategis, dan lugas. Kata Kunci: karakter, hormat, Bahasa Jawa CHARACTER EDUCATION OF RESPECT IN THE SCHOOL TEXTBOOKS OF JAVANESE Abstract: This research aims at finding out, describing, and explaining the character of respect found in the school textbooks of Javanese used in Central Java and Yogyakarta, especially on: (1) indicator of character of respect; (2) proportion of the indicator of the character of respect; (3) strategies of presenting the character of respect found in the textbooks of Javanese used in the elementary schools, junior high schools, and senior high schools in Central Java and Yogyakarta. This research uses a content analysis design. The data resources are 30 textbooks of Javanese for the elementary, junior high, and senior high schools. The sampling used a 3-interval technique, i.e., every page of a multiple of 3 is discerned as a data sample. Validity was achieved through repeated reading, careful observation, and peer discussion. Analysis was started by entering the data into the data cards. Descriptive and reflective data were interpreted, explained and inferenced. The research results are: (1) the form of character of respect is indicated by (a) honorifics, (b) appreciation, (c) respect, (d) friendliness, (e) harmony, (f) politeness, (g) good attitude, and (h) use of Javanese of respect; (2) the highest proportion of character education is shown by the indicator of respect, followed by good attitude, language of honor, respect, politeness, friendliness, harmony, and honorifics; and (3) the higher the school level, the character education of respect is presented in a more abstract, integrative, polistrategic, and metaphoric way, and the lower the school level, the character education of respect is presented in a simpler, more concrete, direct, and monostrategic way. Keywords: character, respect, Javanese

Page 8 of 31 | Total Record : 310