Variable Research Journal
This journal is dedicated to exploring and disseminating the results of various creative and innovative thoughts based on scientific research and thought processes. This journal focuses on: Humanities: Arts, History, Languages, Literature, Music, Philosophy, Religion, Theatre, etc. Social Sciences: Geography, Sociology, Education, Political Science, Law, Policy, Social Studies, Arts, History, Philosophy, Anthropology Management: Trade, Economics, Finance, Accounting, Corporate Governance, Human Resource Management, Marketing Management, Quality Management Training and Development Engineering: Information Technology, Computer Applications, Civil Engineering, Mechanical Engineering, Chemical Engineering, Electrical Engineering, Physics Medical Sciences: Medicine, Health, Nursing, Clinical Research, Pharmacy, Pharmacy, Pharmacognosy, Pharmacology, Phytochemistry Biology: Botany, Bioscience, Microbiology, Biotechnology, Clinical Biology, Molecular Biology, Biochemistry, Agriculture, Chemistry, Environment and Ecology, Food Science, Nutrition, Plant Science, Entomology, Zoology, Fisheries Physical Education: Sports, Yoga, Physiotherapy, Physiology, Exercise, Health
Articles
257 Documents
LEXICAL SEMANTIC ANALYSIS ON THE LYRICS OF NIKI’S SONG “OCEANS AND ENGINES”
Syah Putra, Aidil;
Qodriyati, Nurul Lailatul;
Maharani, Ika Shakila
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The lyrics to NIKI's song "Oceans and Engines" are examined lexically and semantically in this study. Finding the lexical and semantic meanings in the song lyrics is the goal of this analysis. The lexical and semantic analysis method applied to the lyrics of the song "Oceans and Engines" is used in this study. The terms in the song lyrics are located, and their lexical and semantic meanings are interpreted, to complete this analysis. The terms in the song lyrics are located, and their lexical and semantic meanings are interpreted, to complete this analysis. The examination's findings demonstrate that the lyrics to the song "Oceans and Engines" include a variety of lexical and semantic interpretations that are connected to the themes of loneliness, sadness, and the difficulties of saying goodbye to loved ones. Lexical meanings of words like "ocean", "engines", "sunset", "tears", "fears", and "ghost" are connected to these themes. The song "Oceans and Engines" has complex lyrics that can be read in a variety of ways, as demonstrated by semantic analysis. Semantic connotations of phrases like "I'll always love you" and "I'm letting go" are connected to the idea of love and separation.
KANDUNGAN NILAI ETIKA DALAM SYAIR LAGU ROHANI PADA PEMBELAJARAN AGAMA DI SEKOLAH MINGGU GEREJA TORAJA JEMAAT PALAWA
Luse Rumpang Pariama;
Nurlina Syahrir
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sekolah Minggu Gereja Toraja sebagai salah satu wadah pembinaan pada anak mempunyai peran yang penting dalam pembinaan dan pendidikan karakter anak- anak Kristen.Salah satunya dengan pembelajaran etika. Pembelajaran tidak hanya dalam bentuk ceramah, tetapi juga dengan cara lain, seperti melalui lagu-lagu yang digunakan dalam kegiatan ibadah. Ada beberapa lagu yang digunakan dalam kegiatan ibadah yang mengandung nilai etika.Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang (1) Bagaimana kandungan etika individual dalam syair lagu rohani di Sekolah Minggu Gereja Toraja Jemaat Palawa. (2) Bagaimana kandungan etika sosial dalam syair lagu rohani di Sekolah Minggu Gereja Toraja Jemaat Palawa. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode deskripfit kualitatif, lebih tepatnya yaitu analisis terhadap lagu-lagu yang digunakan dalam kegiatan Ibadah Sekolah Minggu. Berdasarkan metode penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa ada beberapa lagu yang mengandung nilai etika yang terbagi menjadi dua. Pertama, syair lagu yang mengandung etika individual yang menyangkut tentang kewajiban dan sikap terhadap diri sendiri, dan lagu yang dimaksud adalah lagu “Anak S’kolah Minggu” dan “Rukun Kasih”, dimana lagu tersebut mengajarkan seorang anak untuk selalu patuh dan taat pada orangtua serta selalu bersikap rendah hati. Kedua, syair lagu yang mengandung nilai etika sosial, yaitu etika yang menyangkut baik buruknya perbuatan seseorang dengan sesama, dan lagu yang dimaksud adalah lagu “Aku senang jadi anak Tuhan” dan lagu “Hati-hati gunakan tanganmu”, dimana lagu-lagu tersebut mengajarkan seorang anak untuk selalu berkata jujur, tidak mencuri dan tidak melakukan kekerasan. Gereja memiliki kesempatan yang baik untuk mengajarkan etika kepada seorang anak, meskipun secara tidak langsung, dengan menggunakan lagu. Karena pada dasarnya seorang anak lebih suka bergerak dan betindak, dibandingkan hanya sekedar duduk dan diam. Dengan adanya lagu tersebut, anak-anak diharapkan memahami serta menjadikan bekal dalam kehidupan sehari-hari untuk kehidupan yang lebih baik.
ANALISIS NASKAH DRAMA “PADA SUATU HARI” KARYA ARIFIN C. NOER MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA
Talitha Dwi Aulia Rahmi;
Shafira Zalwa Febilaily Putri Yusuf;
Zalwa Lutfiyanti Iskandar;
Ayu Azmi Noer Puaddah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis naskah drama “Pada Suatu Hari” karya Arifin C. Noer menggunakan pendekatan Psikologi Sastra. Penelitian Data dikumpulkan melalui observasi, pengumpulan data melalui studi pustaka, dan analisis pada naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para tokoh yang terdapat dalam naskah memiliki watak-wataknya tersendiri. Dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa psikologi-psikologi para watak tokoh itu ada dan terlihat. Para kepribadian tokoh utama dalam naskah dijelaskan secara rinci dan jelas.
PROSES KREATIVITAS RIDWAN SAU DALAM MENCIPTAKAN LAGU POP MAKASSAR
Nurul Ainun Juniar Syam;
Nurlina Syahrir
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengangkat fakta, keadaan, dan fenomena-fenomena yang dialami oleh Ridwan Sau dalam proses kreativitasnya dalam menciptakan lagu pop Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara bebas dan terbuka. Penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang selaku narasumber serta perilaku yang diamati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk proses kreativitas Ridwan Sau dalam menciptakan lagu pop Makassar dan bagaimana proses pendokumentasian karyanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses kreativitas Ridwan Sau terbagi atas 4 tahap yaitu, yang pertama tahap person (pribadi) dalam tahap ini menjelaskan tentang proses pengumpulan ide dalam menciptakan sebuah lagu. Kedua tahap process (proses) pada tahap ini Ridwan Sau memulai dengan persiapan, inkubasi, pencerahan, dan verifikasi, proses tersebut sesuai dengan konsep teori Wallas tentang proses kreativitas individu. Ketiga tahap press (dorongan) pada tahap ini Ridwan Sau dalam menciptakan sebuah lagu mendapatkan dorongan dari dua aspek yaitu pribadi dan lingkungan keluarga. Keempat product (produk) pada tahap ini Ridwan Sau telah melahirkan karya sebanyak 5 album yang didalamnya terdiri dari 30 lagu dan 2 album kompilasi. Selanjutnya adalah pendokumentasian karya Ridwan Sau dalam menciptakan lagu pop Makassar terdiri dari dua bentuk yaitu hardcopy (salinan dokumen dalam bentuk cetak) dan softcopy (salinan dokumen dalam bentuk file/elektronik).
THE LANGUAGE ACQUISITION IN BILINGUAL CHILDREN: A STUDY OF A 3-YEAR-OLD
Al Anwar, Sylvia Febbryani;
Istama, Nanda Rizka;
Fauzi, Unzila Alzura;
Nargis
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study examines language acquisition in early childhood, with a focus on Bebi, a 3-year-old bilingual child. The aim of this research is to understand the language acquisition process of Bebi, who is a bilingual child, and how he combines vocabulary from two different languages in everyday communication. The research method used is descriptive qualitative, with data collection through observation of daily interactions between children and their environment. The research results show that Bebi tends to simplify words that are difficult to pronounce and uses pronunciation patterns that are already familiar to her. Children also demonstrate a basic understanding of everyday concepts and objects. These findings suggest that bilingual environments can influence children's language development in unique ways, and that bilingual children can master both languages well if they get enough exposure.
PREFIX /um-/ DALAM BAHASA MANDAILING
Azhary Tambusai;
Khairina Nasution;
Khairawati
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam Bahasa Mandailing ditemukan dua bentuk linguistik /um-/ dan /-um-/ yang memiliki bentuk dan makna yang sama. Masalah yang mungkin timbul adalah apakah kedua bentuk linguistik tersebut merupakan alomorf dari morfem yang sama atau morfem yang berdiri sendiri. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakanlah teori yang menekankan pada pentingnya bentuk dan makna untuk mengidentifikasi sebuah morfem. Dengan menggunakan teori ini, dapat dinyatakan bahwa bentuk /um-/ dan /-um-/ merupakan alomorf dari morfem yang sama, yaitu /um-/. Proses morfofonemik dalam pembentukan prefiks /um-/ dan /-um-/ disebabkan oleh kendala fonologis. Maka morfem /um-/ dapat diindentifikasikan sebagai prefiks yang dapat berdiri sendiri. Prefiks /um-/ memiliki distribusi yang sejajar dengan sufiks /-ani/. Kedua imbuhan tersebut dapat digabungkan dengan kata dasar yang sama dan menghasilkan makna yang sama.
METODE OUTDOOR LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPAS MATERI KEGIATAN EKONOMI DI SEKOLAH DASAR
Anggita Dewi Ilma Wulansari;
Rosmiati
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS materi kegiatan ekonomi masih tergolong rendah karena siswa memiliki keterbatasan saat belajar di dalam kelas. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, salah satunya adalah metode outdoor learning. Tujuan penelitian ini, (1) Mengetahui pengaruh outdoor learning terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPAS materi kegiatan ekonomi, (2) Mendeskripsikan keterlaksanaan modul ajar, (3) Mendeskripsikan respon siswa dalam pembelajaran outdoor learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experiment menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah kelas V C sebanyak 29 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan angket. Hasil penelitian, (1) Terdapat pengaruh outdoor learning terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPAS materi kegiatan ekonomi, (2) Modul ajar sudah terlaksana sangat baik dengan persentase 93%, (3) Respon siswa terhadap pembelajaran outdoor learning adalah senang, tertarik, dan mendukung dengan persentase 80%.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MELAKSANAKAN TUGAS PEMBELAJARAN PADA SISWA DI SMAN 1 LINGGO SARI BAGANTI
Mohamad Tabri;
Ahmad Sabri;
Sasmi Nelwati
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya temuan penulis ialah melaksanakan tugas dalam mengembangkan kepribadian, guru tidak sepenuhnya melaksanakan tugasnya seperti ada juga dari guru yang lalai atau tidak melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan RPP atau silabus dan pada saat mengulang materi pembelajaran yang lalu guru jarang memastikan siswa sudah paham atau belum. Upaya guru pendidikan agama Islam melaksanakan tugas untuk mengembangkan kepribadian dalam mengamalkan ajaran Islam seperti tidak aktif dalam kegiatan keagamaan. Kemudian tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan upaya guru pendidikan agama Islam melaksanakan tugas dalam pembelajaran disekolah SMA Negeri 1 Linggo Sari Baganti. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri 2 data yaitu data primer dan data skunder. Data primer yaitu guru PAI dan data skunder yaitu kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, Teknik pengumpul data yang peneliti gunakan adalah observasi. Hasil penelitian ini: pertama Upaya Guru Pendidikan Agama Islam melaksanakan tugas dalam mengembangkan kepribadian di kelas XI SMAN 1 Linggo Sari Baganti tidak sepenuhnya melaksanakan tugasnya disekolah seperti ada juga yang lalai atau tidak melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan alokasi waktu di sekolah SMA Negeri 1 Linggo sari Baganti
THE EFFECTIVENESS OF THE SEMANTIC APPROACH IN IMPROVING ENGLISH READING COMPREHENSION SKILLS IN STUDENTS OF THE UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH TANGERANG
Aidil Syah Putra;
Cintana Marito Pasaribu;
Haliza Tri Yudhawati
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pendekatan semantik dalam meningkatkan pemahaman membaca bahasa Inggris di antara mahasiswa semester 6 program Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Menggunakan metode eksperimental dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest, 30 mahasiswa dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=15) dan kontrol (n=15). Kelompok eksperimen menerima instruksi menggunakan pendekatan semantik, sementara kelompok kontrol menggunakan metode konvensional selama 4 minggu. Data dikumpulkan melalui penilaian pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen, dengan skor rata-rata meningkat dari 58,13 menjadi 78,93 (peningkatan 35,78%), dibandingkan peningkatan kelompok kontrol dari 61,47 menjadi 72,80 (18,43%). Analisis statistik menggunakan uji-t independen menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok (t(28) = 4,327, p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan semantik lebih efektif daripada metode konvensional dalam meningkatkan keterampilan pemahaman membaca bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian ini menyarankan pengintegrasian pendekatan semantik ke dalam kurikulum pengajaran membaca tingkat universitas untuk meningkatkan kemampuan pemahaman membaca mahasiswa.
ANALISIS PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SMAN 1 KABANDUNGAN
Salsabila Defika;
Kun Nurachadijat;
Saila Paroh;
Nanda Alya Agustina
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas analisis pengembangan pendidikan era revolusi industri 4.0 di SMAN 1 Kabandungan, Sukabumi. Penelitian ini bertujuan dapat mencakup pemahaman lebih dalam terkait efektivitas metode pengajaran, penerapan teknologi dalam pembelajaran, adaptasi kurikulum untuk memenuhi kebutuhan industri, serta identifikasi hambatan dan peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan tuntutan era revolusi industri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melibatkan guru sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak revolusi industri, terutama dalam hal kemajuan teknologi, memberikan tantangan besar bagi guru untuk beradaptasi. Inovasi, seperti integrasi materi ke dalam media sosial dan pemanfaatan teknologi, diperlukan untuk mempertahankan minat dan keterlibatan siswa. Namun, ada kekhawatiran terkait kurangnya minat baca, konsentrasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis, yang dapat diatasi dengan tugas yang sesuai dengan minat siswa. Di perkampungan, terdapat kesenjangan dalam pemahaman teknologi, analisis data, dan pemrograman, disertai dengan kendala infrastruktur dan kesadaran yang kurang dari orang tua.