cover
Contact Name
Winci Firdaus
Contact Email
jurnalsawerigadingkonfirmasi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsawerigadingkonfirmasi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.7, Gn. Sari, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90221
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sawerigading
ISSN : 08544220     EISSN : 25278762     DOI : 10.26499/sawer
SAWERIGADING is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in SAWERIGADING have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SAWERIGADING is published by Balai Bahasa Sulawesi Selatan twice times a year, in June and December. SAWERIGADING focuses on publishing research articles and current issues related to language, literature, and the instructor. The main objective of SAWERIGADING is to provide a platform for scholars, academics, lecturers, and researchers to share contemporary thoughts in their fields. The editor has reviewed all published articles. SAWERIGADING accepts submissions of original articles that have not been published elsewhere nor being considered or processed for publication anywhere, and demonstrate no plagiarism whatsoever. The prerequisites, standards, and format of the manuscript are listed in the author guidelines and templates. Any accepted manuscript will be reviewed by at least two referees. Authors are free of charge throughout the whole process, including article submission, review and editing process, and publication.
Articles 348 Documents
KOHERENSI DALAM WACANA CAKCUK Foriyani - Subiyatningsih
SAWERIGADING Vol 24, No 1 (2018): Sawerigading, Edisi Juni 2018
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v24i1.473

Abstract

Kajian mengenai Koherensi dalam Wacana CakCuk ini bertujuan mendeskripsikan bagaimanakah hubungan makna atau koherensi pada wacana CakCuk? Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa data lingual dalam bentuk wacana tekstual yang diidentifikasi sebagai plesetan wacana CakCuk. Sumber data ini adalah counter yang khusus menjual  aneka suvenir  CakCuk di Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dan metode cakap. Analisis data menggunakan metode agih, metode komparatif, dan metode padan kontekstual. Hasil analisis hubungan makna antarelemen atau koherensi dalam wacana CakCuk diperoleh simpulan sebagai berikut. Pertama, dari aspek semantik, proposisi-proposisi diurutkan dengan berbagai hubungan, yaitu hubungan kausalitas, hubungan amplifikatif, hubungan parafrastis, identifikasi, perbandingan, dan hubungan latar-kesimpulan. Kedua, berdasarkan kesatuan latar belakang semantis berupa inferensi dan referensi, entailment, praanggapan (presupposition), dan implikatur percakapan (conversational implicature)          
NUMERALIA BAHASA DAYAK MAANYAN (ANALISIS KONTRASTIF NUMERALIA BAHASA DAYAK MAANYAN DAN JAWA) (Numeral In Dayak Maanyan Language (A Contrastif Analysis On Numerals In Dayak Maanyan And Javanese Language)) Dwiani Septiana
SAWERIGADING Vol 23, No 1 (2017): Sawerigading, Edisi Juni 2017
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v23i1.192

Abstract

This study aims to describe the numeral grouping, words formation rules and word order in syntactic construction of Maanyan language and also describe the similarity and differences between Maanyan and Javanese language. This study conducted by using contrastive analysis theory and structural theory. This study is a library research. Data obtained by collecting the use of numeral in Maanyan language phrases and sentences. Data related with the structure of numeral in Javanese Language is taken from Tata Bahasa Jawa Mutakhir book. Research findings show that Numerals in Maanyan language are divided into two main groups according to their shape and various subgroups. The words formation was resulted from affixation, reduplication, and compounding. The numeral order in Maanyan language syntactic construction can be prenominal, post adverb or stand alone. There are three numerals that have the same form and meaning. The similar shape of numeral in both language are affix ka- to express the level in numeral, partial reduplication to express collective numeral and the addition of nasal sound in compound numeral.
FIKSIONALITAS SASTRA BUGIS KLASIK I LA GALIGO Besse Darmawati
SAWERIGADING Vol 19, No 2 (2013): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2013
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v19i2.427

Abstract

This research aims to describe the fictionalities of classical Buginese literature, under the tittle of I La Galigo. Regarding the objective, the writer applies qualitative descriptive method through archetypal approach. Moreover, the techniques of this research are reading-listening and content analysis. The data of this research is the story of I La Galigo 1 of NBG188 version compiled by Arung Pancana Toa, a famous classical Buginese literature of its fiction from its age until today. The story has been chronicled and published by Djambatan in 1995. Based on the result of the analysis, it is found that the fictionalitises implied in I La Galigo are fictional events, such as: (1) fictionality of miracle experienced by Batara Guru down to the earth, (2) fictionality of day and night change in a short time, (4) fictionality of We Nyiliq Timoq incarnation above the water, (5) fictionality of miracle of We Nyiliq Timoq's heading to the land, and (6) fictionality of Batara Lattuq's birth. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai fiksionalitas yang terkandung dalam sastra Bugis klasik yang berjudul I La Galigo. Berkenaan dengan tujuan tersebut, penulis menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan arketipal. Adapun teknik penelitian yang ditempuh berupa: baca-simak dan analisis konten. Data dalam penelitian ini adalah kisah I La Galigo jilid 1 menurut naskah NBG 188 yang disusun oleh Arung Pancana Toa, salah satu bentuk sastra Bugis klasik yang sangat terkenal dengan fiksinya sejak zamannya hingga kini. Kisah tersebut telah dibukukan dan diterbitkan oleh Djambatan, tahun 1995. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa fiksionalitas yang terkandung dalam kisah I La Galigo berupa peristiwa-peristiwa fiksi, antara lain: (1) fiksionalitas keajaiban yang dialami oleh Batara Guru turun ke bumi, (2) fiksionalitas pergantian siang dan malam dalam waktu singkat, (4) fiksionalitasp enjelmaan We Nyiliq Timoq di atas permukaan air, (5) fiksionalitas keajaiban penjemputanWeNyiliqTimoq menujudaratan, dan (6)fiksionalitaskelahiran Batara Lattuq.
KESALAHAN AFIKSASI DALAM KARANGAN NARASI MAHASISWA THAILAND (Affixation Error in Narrative Essays Written by Thai Students) Syamsul Ghufron; Yasmee Sohkuning; Markub Markub
SAWERIGADING Vol 27, No 1 (2021): SAWERIGADING, EDISI JUNI 2021
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v27i1.902

Abstract

AbstractThis study aims to identify affixation errors in Thai students’ narrative essays. The study is a qualitative descriptive study, with the data source being narrative essays written by Thai students. The participants in this study were 22 Thai students from Unisda Lamongan. Data were collected and analyzed for four months, May to July of 2018. Data were collected using documentation, listening, and note-taking techniques with the data corpus sheet instrument. Data were analyzed using Ellis and Sridhar’s language error analysis steps, which included (1) collecting error samples, (2) identifying errors, (3) explaining errors, (4) classifying errors, (5) evaluating errors, and (6) concluding the error analysis results. The source triangulation technique had used to determine the data’s validity by comparing and re-examining the degree of confidence of the data. The results showed 109 affixation errors with 2% errors in determining the original form, 27% errors in assimilating and preserving phonemes, 68% errors in removing affixes, 3% errors in choosing morphs, and 1% errors in selecting affixes. According to the findings of this study, each language has unique characteristics that set it apart from others. These differences frequently result in language learning difficulties and language errors. AbstrakTujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan afiksasi dalam karangan narasi mahasiswa Thailand. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa karangan narasi mahasiswa Thailand. Subjek penelitian ini adalah 22 mahasiswa Thailand di Unisda Lamongan. Data dikumpulkan dan dianalisis selama empat bulan: April—Juli 2018. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat dengan instrumen lembar korpus data. Data dianalisis dengan langkah-langkah kerja analisis kesalahan berbahasa Ellis dan Sridhar yang meliputi (1) mengumpulkan sampel kesalahan, (2) mengidentifikasi kesalahan, (3) menjelaskan kesalahan, (4) mengklasifikasi kesalahan, (5) mengevaluasi kesalahan dan (6) menyimpulkan hasil analisis kesalahan. Dalam menentukan keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber dengan cara membanding-bandingkan dan memeriksa kembali derajat kepercayaan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 109 kesalahan afiksasi dengan perincian sebagai berikut: 2% kesalahan penentuan bentuk asal, 27% kesalahan peluluhan dan pengekalan fonem, 68% kesalahan pelesapan afiks, 3% kesalahan pemilihan morf, dan 1% kesalahan pemilihan afiks. Implikasi penelitian ini adalah setiap bahasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahasa lain.Perbedaan ini sering menimbulkan kesulitan belajar bahasa dan kesalahan bahasa.
REPETISI DALAM PUISI "BULAN LUKA PARAH" KARYA HUSNI DJAMALUDDIN NFN Syamsurijal
SAWERIGADING Vol 17, No 2 (2011): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2011
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v17i2.316

Abstract

Stylistic is used by the author to beautify his works in order to make the reader could feel message and imagination conveyed by him. Method used is descriptive qualitative by applying collecting data, reading-observing technique, and noting technique. This writing shows that the use of repetition in poetry 'Bulan Luka Parah" by Husni Djamaluddin. Repetition used in Husni Djamaluddin's poetry is: (1) anaphor repetition, (2) tautotes repetition, (3) anadiplosis repetition, (4) epistrophe repetition, (5) simploce repetition. Abstrak Gaya bahasa digunakan seorang penyair untuk memperindah hasil karyanya agar pembaca atau penikmatnya dapat merasakan pesan dan imajinasi yang diinginkan penyair tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data, baca simak, dan pencatatan. Tulisan ini menunjukkan bahwa terdapat penggunaan gaya bahasa repetisi dalam puisi "Bulan Luka Parah" Karya Husni Djamaluddin. Gaya bahasa repetisi yang digunakan dalam puisi Husni Djamluddin, yaitu: (1) repetisi anavora, (2) repetisi tautotes, (3) repetisi anadiplosis, (4) repetisi epistrofa, (5) repetisi simploke.
ABSTRACT admin admin
SAWERIGADING Vol 25, No 2 (2019): Sawerigading, Edisi Desember 2019
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENULISAN KALIMAT PEMELAJAR BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING: SUATU KAJIAN ANALISIS KESALAHAN DAN MANFAATNYA DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR NFN Ratnawati
SAWERIGADING Vol 19, No 3 (2013): SAWERIGADING, Edisi Desember 2013
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v19i3.450

Abstract

The article aims at describing error analysis on writing sentence by learners of bahasa Indonesia for foreignspeakers (BIPA). Learners who studyforeign language including learners of BIPA are inseparable from a varietyof errors. In this study, the researcher is interested to examine more specific the issues in Indonesian languageerrors related to writing sentences. By using error analysis, some errors are found on writing sentences, namely(1) error of structure, (2) error of diction, (3) error of orthography. The error analysis can be useful for materialsdevelopment of BIPA particularly in selecting and sequencing instructional materials AbstrakTulisan ini bertujuan menggambarkan analisis kesalahan penulisan kalimat yang dilakukan oleh pemelajar BahasaIndonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Pemelajar bahasa asing termasuk pemelajar BIPA tidak terlepas dari berbagaikesalahan. Pada penelitian ini, penulis tertarik untuk mengkaji lebih khusus permasalahan kesalahan-kesalahanberbahasa Indonesia yang berkaitan dengan penulisan kalimat. Melalui penggunaan metode error analysisditemukan sejumlah kesalahan berupa (1) kesalahan struktur, (2) kesalahan diksi, dan (3) kesalahan ejaan. Analisiskesalahan dapat bermanfaat dalam pengembangan bahan ajar BIPA terutama dalam pemilihan dan pengurutanbahan ajar.
PERSOALAN SOSIAL BUDAYA BALI DALAM KUMPULAN CERPEN MANDI API KARYA GDE ARYANTHA SOETHAMA: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA NFN Djamari
SAWERIGADING Vol 19, No 1 (2013): SAWERIGADING, Edisi April 2013
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v19i1.414

Abstract

This research discuses the social issues in the short story collection of Balinese culture titled Mandi Api bySoethama Aryantha Gde using sociological approach. The purpose is to review the problems of the Balinese socialculture, namely the problems of tourism, culture, and caste found in the novel. The method applied in this study isdescriptive method. The results of the analysis showed that in the short story Mandi Api by Soethama Aryantha Gdeabout the problem of caste, tourism, and culture. These are the reaction of the author about the environment andlife. The author as a native is familiar with the socio-cultural situation of his home. Bali is beautiful, but it has a lotof social problems social and conflicts. There are an exciting conflict between the culture rule, should be adheredto, as there is no way out of the best of it. The Culture appears to have fixed price should be borne by society, whilethe authors recognize that in the eyes of the world that Bali is a beautiful area. Bali is a charming tourist place witha friendly community and a peaceful life, but behind it, Bali experiencely change and there are many questionsrelating to the social and cultures. AbstrakPenelitian ini membahas persoalan sosial budaya Bali dalam kumpulan cerpen Mandi Api karya Gde AryanthaSoethama dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji persoalansosial budaya Bali, yaitu permasalahan pariwisata, adat, dan kasta yang terdapat dalam novel tersebut. Metodeyang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Hasil analisis menunjukan bahwa dalam kumpulancerpen Mandi Api karya Gde Aryantha Soethama banyak ditemui setidak-tidaknya masalah kasta, pariwisata, danbudaya. Masalah-masalah tersebut merupakan reaksi pengarang terhadap lingkungan dan kehidupan. Pengarangsebagai warga Bali mengerti benar akan situasi sosio-kultur tempat tinggalnya. Bali yang indah, namun mempunyaibanyak masalah sosial kemasyarakatan yang sarat dengan konflik. Di sana ada peigulatan yang seru antara aturanadat yang mengikat, harus ditaati, seolah tidak ada jalan keluar yang terbaik dari hal itu. Adat seakan menjadi hargamati yang harus dipikul oleh masyarakat, sedangkan pengarang sadar bahwa di mata dunia Bali adalah daerah yangindah. Bali adalah tempat pariwisata yang memesona dengan masyarakatnya yang ramah dan hidup damai, namundi balik itu semua Bali mengalami perubahan dan terdapat banyak persoalan yang berhubungan dengan sosial danbudaya.
GONGGANG RI SADOQKOQ: MORFOLOGI CERITA RAKYAT VLADIMIR PROPP (Gonggang ri Sadoqkoq: Morphology of Folklore by Vladimir Propp) Hasina Fajrin R.
SAWERIGADING Vol 20, No 2 (2014): Sawerigading
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v20i2.22

Abstract

Gonggang ri Sadoqkoq is one of Torajanese oral tradition that is important to preserve. Applying descriptive method using Vladimir Propp theory that analyzes character function, scheme and pattern of the story, and the way the characters are introcuded uncover the uniqueness and the exclusivity owned by the oral tradition mentioned. Character functions found in Gonggang ri Sadoqkoq are nine functions and three spheres of action. The nine functions involve two willingness pattern, namely having wife that could accompany Gonggang and having descendant in order to make the overwhelming wealth owned by him could be bequathed. Apparently, there is deux ex machine character then have much influence the function in structure. The function is not mentioned in thirty one functions mentioned by Vladimir Propp.
Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Batu Bara Mardinal Tarigan; Parulian Sibuea; Siti Mauliddina; Nurul Ilmi
SAWERIGADING Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i1.1414

Abstract

This community service initiative is the result of a study conducted to enhance the competencies of Indonesian language teachers in Batubara Regency through training in the development of teaching media based on artificial intelligence (AI). The training employed a Participatory Action Research (PAR) approach, which emphasizes community empowerment. The implementation stages consisted of: (1) planning, (2) implementation, and (3) evaluation. The collection of primary data and information was carried out by the baseline survey method and Indonesian teachers in Batu Bara in participatory media production (PAR). The foundational survey was carried out through interviews with Indonesian language teachers and direct field observations. Meanwhile, the implementation of PAR is taken in accordance with the specifications of the rules and principles, which involve the aspiration of participation (participation) of Indonesian teachers. The training was carried out for 3 days with training on Artificial Intelligence (AI) tools, namely POP AI, Magicshool, Educaplai AI, Prezzi AI, Perplexity, Quillbot, and Open Knowledge Maps. The results of the implementation show that there is an increase in teachers' competence to understand, use, and integrate AI tools in learning. The obstacles to the implementation of AI are internet connection facilities and paid premium tools accounts.  AbstrakPengabdian ini merupakan hasil kajian yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Batubara melalui pelatihan pembuatan media ajar berbasis artificial intelligence (AI). Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Tahapan pelaksanaan terdiri atas (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi. Pengumpulan data dan informasi primer dilakukan dengan metode survei pendasaran (baseline survey) dan guru Bahasa Indonesia di Batubara dalam pembuatan media secara partisipatif (participatory action research/PAR). Survei pendasaran dilaksanakan melalui wawancara terhadap guru Bahasa Indonesia serta pengamatan lapangan langsung (direct observation). Sementara itu pelaksanaan PAR ditempuh sesuai dengan spesifikasi kaidah dan prinsipnya, yakni melibatkan aspirasi peran serta (partisipasi) guru Bahasa Indonesia. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari dengan pelatihan tools Artificial Intelligence (AI) yakni POP AI, Magicshool, Educaplai AI, Prezzi AI, Perplexity, Quillbot dan Open Knowledge Maps. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa adanya peningkatan kompetensi guru memahami, menggunakan dan mengintegrasikan tool AI dalam pembelajaran. Adapun kendala pada implementasi penerapan AI ialah fasilitas koneksi internet dan akun premium tools yang berbayar.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025 Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025 Vol 30, No 2 (2024): Sawerigading, Edisi Desember 2024 Vol 30, No 1 (2024): Sawerigading, Edisi Juni 2024 Vol 29, No 2 (2023): Sawerigading, Edisi Desember 2023 Vol 29, No 1 (2023): Sawerigading, Edisi Juni 2023 Vol 28, No 2 (2022): SAWERIGADING, EDISI DESEMBER 2022 Vol 28, No 1 (2022): SAWERIGADING, EDISI JUNI 2022 Vol 27, No 2 (2021): SAWERIGADING, EDISI DESEMBER 2021 Vol 27, No 1 (2021): SAWERIGADING, EDISI JUNI 2021 Vol 26, No 2 (2020): SAWERIGADING, EDISI DESEMBER 2020 Vol 26, No 1 (2020): Sawerigading, Edisi Juni 2020 Vol 25, No 2 (2019): Sawerigading, Edisi Desember 2019 Vol 25, No 1 (2019): Sawerigading, Edisi Juni 2019 Vol 24, No 2 (2018): Sawerigading, Edisi Desember 2018 Vol 24, No 1 (2018): Sawerigading, Edisi Juni 2018 Vol 23, No 2 (2017): Sawerigading, Edisi Desember 2017 Vol 23, No 1 (2017): Sawerigading, Edisi Juni 2017 Vol 21, No 3 (2015): Sawerigading Vol 20, No 3 (2014): Sawerigading Vol 20, No 2 (2014): Sawerigading Vol 20, No 1 (2014): Sawerigading Vol 19, No 3 (2013): SAWERIGADING, Edisi Desember 2013 Vol 19, No 2 (2013): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2013 Vol 19, No 1 (2013): SAWERIGADING, Edisi April 2013 Vol 18, No 3 (2012): SAWERIGADING, Edisi Desember 2012 Vol 18, No 2 (2012): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2012 Vol 18, No 1 (2012): Sawerigading, Edisi April 2012 Vol 17, No 3 (2011): Sawerigading, Edisi Desember 2011 Vol 17, No 2 (2011): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2011 Vol 17, No 1 (2011): Sawerigading, Edisi April 2011 Vol 16, No 3 (2010): Sawerigading, Edisi Desember 2010 Vol 16, No 2 (2010): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2010 Vol 16, No 1 (2010): Sawerigading, Edisi April 2010 Vol 15, No 3 (2009): Sawerigading Vol 15, No 2 (2009): Sawerigading More Issue