cover
Contact Name
Diandra
Contact Email
athapublishingglobalindo@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljimi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Alamanda Estate Jl. Cluster Jasmine No.215, Kembangan, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
ISSN : -     EISSN : 31107095     DOI : 10.64845/jimi.v1i1
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIMI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh PT Atha Publishing Globalindo sebagai wadah publikasi karya ilmiah multidisiplin bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa. Jurnal ini memfasilitasi penyebaran hasil penelitian, kajian konseptual, dan pemikiran kritis yang mencakup berbagai bidang ilmu pengetahuan, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun bidang multidisiplin lainnya.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 49 Documents
Analisis Strategi Manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Dampaknya terhadap Efektivitas Layanan Publik Ridwan Kurniawan; Fachruddin Abdillah Alfath
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan dampaknya terhadap efektivitas layanan publik. PTSP sebagai inovasi dalam penyelenggaraan layanan publik bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas. Implementasi PTSP menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang kompeten, prosedur layanan yang terstandardisasi, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses administrasi yang efektif. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat pengelola PTSP, observasi langsung di lokasi pelayanan, serta studi dokumentasi terkait kebijakan dan prosedur PTSP. Analisis data dilakukan secara interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai strategi manajemen PTSP dan implikasinya terhadap kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen PTSP yang baik mencakup perencanaan layanan yang terintegrasi, pengelolaan SDM yang profesional, penggunaan teknologi informasi, serta sistem evaluasi dan monitoring yang transparan. Implementasi strategi tersebut berkontribusi pada peningkatan efektivitas layanan publik, terlihat dari percepatan proses layanan, pengurangan keluhan masyarakat, serta peningkatan kepuasan pengguna layanan. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya koordinasi antarunit masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan PTSP secara optimal.
Dari Efisiensi Menuju Resiliensi: Transformasi Strategi Perusahaan Multinasional dalam Menghadapi Fragmentasi Geopolitik dan Dekopling Ekonomi Timothy Josia Pratama Padang; Muhammad Dzaki Hamim; Yenni Devika Silalahi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perusahaan multinasional (MNC) mengubah strategi bisnisnya dari orientasi pada efisiensi menuju resiliensi dalam menghadapi tantangan fragmentasi geopolitik dan dekopling ekonomi global. Kondisi geopolitik yang semakin kompleks, disertai dengan meningkatnya proteksionisme dan fragmentasi rantai pasok internasional, mendorong MNC untuk menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif, fleksibel, dan tangguh terhadap risiko eksternal. Transformasi strategi ini melibatkan diversifikasi pasar, restrukturisasi rantai pasok, penguatan kapabilitas digital, dan adaptasi model bisnis yang lebih responsif terhadap perubahan global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada beberapa perusahaan multinasional yang beroperasi di sektor manufaktur dan teknologi tinggi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen senior, analisis dokumen perusahaan, serta laporan industri dan publikasi terkait. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap daya tahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi strategi dari efisiensi menuju resiliensi memungkinkan perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada satu pasar atau rantai pasok, memperkuat kemampuan adaptasi terhadap gangguan eksternal, dan meningkatkan kemampuan inovasi. MNC yang berhasil mengimplementasikan strategi resiliensi cenderung lebih tangguh dalam menghadapi volatilitas geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global, sekaligus mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Namun, transformasi ini membutuhkan investasi signifikan dalam teknologi, pengembangan kapabilitas internal, dan perubahan budaya organisasi.
Optimalisasi Produktivitas Karyawan melalui Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dan Kualitas Pelayanan Ahmad Ulil Albab; Ahmad Azhari Sitorus
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.258

Abstract

Optimalisasi produktivitas karyawan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing organisasi di tengah dinamika perubahan lingkungan kerja yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan manajemen sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah praktik pelatihan SDM, pengembangan kompetensi, serta implementasi standar kualitas pelayanan dalam organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan manajemen SDM yang terstruktur mampu meningkatkan kompetensi teknis, keterampilan interpersonal, serta motivasi kerja karyawan. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan berdampak positif terhadap kepuasan pelanggan, loyalitas, dan efisiensi kinerja karyawan. Sinergi antara pelatihan SDM dan kualitas pelayanan dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Oleh karena itu, organisasi perlu merancang program pelatihan berkelanjutan serta strategi peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung produktivitas karyawan dan keberlanjutan kinerja organisasi.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Budaya Organisasi sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Karyawan Fatur Rahman Sukri; Oryzasetiva Widyowati; Muhammad Ilyas
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya organisasi sebagai upaya meningkatkan kinerja karyawan dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan adaptif. Sumber daya manusia merupakan aset strategis organisasi yang menentukan keberhasilan implementasi visi, misi, dan tujuan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang sistematis melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kompetensi, manajemen talenta, serta sistem evaluasi kinerja yang terintegrasi. Di sisi lain, budaya organisasi berperan sebagai fondasi nilai, norma, dan perilaku kerja yang membentuk komitmen, loyalitas, serta produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola hubungan antara pengembangan sumber daya manusia, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif harus selaras dengan nilai-nilai budaya organisasi agar tercipta sinergi antara kompetensi individu dan tujuan organisasi. Budaya organisasi yang kuat dan adaptif terbukti mampu meningkatkan motivasi kerja, keterlibatan karyawan (employee engagement), serta kualitas kinerja secara berkelanjutan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara strategi pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya organisasi merupakan pendekatan yang komprehensif dalam meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi yang mampu membangun budaya pembelajaran (learning organization) serta sistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan akan memiliki daya saing yang lebih tinggi dan mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis.
Model Integratif Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi, dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja dan Implikasinya pada Kinerja Karyawan Fahmi Reza Rosyadi; Yolanda Sri Rahay; Tamara Damanik
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model integratif budaya organisasi, komitmen organisasi, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja serta implikasinya pada kinerja karyawan. Dalam dinamika persaingan bisnis yang semakin kompetitif, organisasi dituntut untuk tidak hanya mengoptimalkan aspek struktural dan teknologi, tetapi juga memperkuat faktor perilaku dan psikologis karyawan sebagai penentu keberhasilan organisasi. Budaya organisasi yang kuat, komitmen organisasi yang tinggi, serta motivasi kerja yang berkelanjutan diyakini mampu menciptakan kepuasan kerja yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dan dianalisis menggunakan metode analisis jalur (path analysis) atau Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Model penelitian menempatkan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi yang menghubungkan budaya organisasi, komitmen organisasi, dan motivasi kerja dengan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, komitmen organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Secara tidak langsung, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja melalui mediasi kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa model integratif yang menggabungkan faktor budaya, komitmen, dan motivasi merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Strategi Penyuluhan Penguatan Manajemen SDM dan Kualitas Pelayanan sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Karyawan Muhammad Aulya
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.264

Abstract

Penguatan manajemen sumber daya manusia (SDM) dan kualitas pelayanan merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan, khususnya dalam menghadapi dinamika persaingan organisasi yang semakin kompleks. Kegiatan penyuluhan menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pengelolaan SDM yang profesional serta pelayanan yang berkualitas. Penelitian/kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyuluhan dalam penguatan manajemen SDM dan kualitas pelayanan sebagai upaya meningkatkan produktivitas karyawan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui kegiatan penyuluhan, observasi, serta evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Materi penyuluhan mencakup pengembangan kompetensi SDM, peningkatan motivasi kerja, komunikasi efektif, serta standar pelayanan prima. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan mampu meningkatkan pemahaman karyawan terkait manajemen SDM dan kualitas pelayanan, yang berdampak pada peningkatan disiplin kerja, efektivitas pelayanan, serta produktivitas karyawan secara keseluruhan. Dengan demikian, strategi penyuluhan yang terencana dan berkelanjutan dapat menjadi alternatif solusi dalam memperkuat kapasitas SDM serta meningkatkan kualitas pelayanan organisasi. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi program penyuluhan dalam pengembangan SDM guna mendukung produktivitas dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Analisis Strategis Manajemen Strategik Dalam Mengatasi Tantangan Tranformasi Digital Pada UMKM Daerah 3T di Indonesia Aditya Prihatnasari; Novela Lusiana Manik; Selvia Pratiwi Situmorang
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.266

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan krusial bagi UMKM di Indonesia sebagai tulang punggung ekonomi yang menyumbang lebih dari 60 persen PDB dan 97 persen tenaga kerja, namun UMKM di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) seperti Puncak Jaya Papua, Kepulauan Aru Maluku, dan Sumba Timur NTT menghadapi tantangan berlapis berupa infrastruktur internet terbatas 35-50 persen, literasi digital rendah, serta logistik ekstrem yang menyebabkan hanya 15 persen digitalisasi optimal dan stagnasi ekonomi daerah 5-7 persen per tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen strategik untuk mengatasi hambatan tersebut, merumuskan model adaptif, serta menyusun rekomendasi kebijakan guna meningkatkan daya saing UMKM 3T. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di tiga lokasi selama seminggu (20-26 Desember 2025), data dikumpul dari wawancara 15 informan UMKM, observasi lapangan, dan dokumen, dianalisis tematik via NVivo berdasarkan kerangka Wheelen dan Hunger terintegrasi RBV serta Diffusion of Innovation. Temuan mengungkap karakteristik UMKM agribisnis dan kerajinan dengan digitalisasi 15-25 persen, dominasi tantangan infrastruktur (35 persen kasus), serta keberhasilan strategi hybrid seperti WhatsApp offline, radio komunitas, dan kolaborasi lokal yang meningkatkan pendapatan 25 persen, transaksi online 40 persen, serta kurangi hambatan 40 persen via evaluasi KPI sederhana. Implikasi teoritis memperkaya manajemen strategik dengan dimensi 3T dan matriks adaptasi, sementara praktis merekomendasikan inkubator mobile, subsidi kuota, dan aplikasi offline nasional untuk 10 ribu UMKM, mendukung target 30 juta UMKM digital 2026 serta pemerataan menuju Indonesia Emas 2045.
Peran Sistem Manajemen Kinerja dalam Mendorong Optimalisasi Kinerja Karyawan di Era Transformasi Organisasi Sultan Wahyu; Sebastian Franciscus Samosir
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem manajemen kinerja dalam mendorong optimalisasi kinerja karyawan di era transformasi organisasi. Perubahan lingkungan bisnis yang ditandai oleh digitalisasi, disrupsi teknologi, dan dinamika persaingan global menuntut organisasi untuk memiliki sistem manajemen kinerja yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis pada pencapaian strategis. Sistem manajemen kinerja tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam menyelaraskan tujuan individu dengan visi dan misi organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis deskriptif terhadap berbagai literatur terkini periode 2020–2025. Data dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk mengidentifikasi hubungan antara sistem manajemen kinerja dan optimalisasi kinerja karyawan. Fokus kajian mencakup aspek perencanaan kinerja, pengukuran kinerja berbasis indikator kunci (Key Performance Indicators), pemberian umpan balik berkelanjutan, serta pengembangan kompetensi karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen kinerja yang dirancang secara komprehensif dan berbasis teknologi digital mampu meningkatkan motivasi, komitmen, serta akuntabilitas karyawan. Integrasi antara penilaian kinerja dan pengembangan karier terbukti berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas kerja. Selain itu, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi yang adaptif menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan implementasi sistem manajemen kinerja.
Peran Manajemen Strategik Dalam Meningkatkan Kinerja Inovasi Organisasi Acep Setiawan; Agus Lomri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jimi.v2i2.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen strategik dalam meningkatkan kinerja inovasi organisasi di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan disruptif. Manajemen strategik dipahami sebagai proses perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi yang terintegrasi guna mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Dalam konteks inovasi, manajemen strategik berfungsi sebagai kerangka kerja yang mengarahkan organisasi dalam mengidentifikasi peluang, mengelola sumber daya, membangun budaya inovatif, serta merespons perubahan eksternal secara adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai penelitian terkini mengenai strategi dan inovasi organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa organisasi yang menerapkan manajemen strategik secara sistematis cenderung memiliki visi inovasi yang jelas, struktur organisasi yang fleksibel, kepemimpinan transformasional, serta sistem pengendalian kinerja yang mendukung kreativitas dan pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, integrasi antara perencanaan strategis dan pengelolaan sumber daya manusia terbukti memperkuat kapasitas inovasi dan meningkatkan daya saing organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen strategik tidak hanya berperan sebagai alat perencanaan jangka panjang, tetapi juga sebagai katalisator dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, organisasi perlu menginternalisasikan orientasi strategis yang adaptif dan kolaboratif guna mendorong kinerja inovasi yang optimal.