cover
Contact Name
Wheny Utariningsih
Contact Email
lembagarisetm@gmail.com
Phone
+6282213200972
Journal Mail Official
lembagarisetm@gmail.com
Editorial Address
Komplek Firya Mansion, Jl Paya Billi - Panggoi, Dusun A Bahagia, Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara
ISSN : -     EISSN : 31108377     DOI : -
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin published by Lembaga Riset Mandiri Nusantara that published in multidisciplinary fields, covering the fields of Education, Psychology, Law, Economics, Religions, Education, Health, Engineering, Public Policy, Tourism, Social and Politics, Culture and Arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 110 Documents
Pengaruh Inovasi Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Anggota Pada Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa Cabang Cisoka Kabupaten Tangerang Rian Saputra; Ade Ridwan
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22159284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi produk dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas anggota pada Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa Cabang Cisoka Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 133 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota dengan nilai t hitung -1,034 dan signifikansi 0,304. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas anggota dengan nilai t hitung 5,662 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, inovasi produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota dengan nilai F hitung 16,353 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,288 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan loyalitas anggota sebesar 28,8%.
Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru SMK PGRI 3 Kota Serang Fadilah; Bambang Permadi
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22179025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di SMK PGRI 3 Kota Serang, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya indikasi keterbatasan sistem kompensasi guru serta fasilitas penunjang lingkungan kerja yang belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK PGRI 3 Kota Serang yang berjumlah 58 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan diolah menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja guru (t-hitung = 4,013; sig. = 0,000). Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja guru (t-hitung = 8,163; sig. = 0,000) dan terbukti sebagai variabel yang memberikan kontribusi paling dominan (Beta = 0,651) dibandingkan motivasi kerja (Beta = 0,320). Secara simultan, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai F-hitung sebesar 105,322 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,793 menunjukkan bahwa 79,3% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh motivasi kerja dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya 20,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pihak sekolah terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja fisik maupun non fisik serta mengevaluasi sistem kompensasi guru guna mendukung peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan.
Pengaruh Motivasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru di SMAN 4 Pandeglang Sinta; Anip Solihin
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22207943

Abstract

Kinerja guru merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan dan mutu pendidikan di sekolah. Kinerja guru dalam melaksanakan tugas profesional dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun lingkungan organisasi, di antaranya motivasi dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja guru, pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru, serta pengaruh motivasi dan budaya organisasi secara simultan terhadap kinerja guru di SMAN 4 Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2025 dengan populasi seluruh guru SMAN 4 Pandeglang sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai t-hitung sebesar 3,332 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai t-hitung sebesar 2,195 dan signifikansi 0,033 < 0,05. Secara simultan, motivasi dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai F-hitung sebesar 14,923 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,388 menunjukkan bahwa motivasi dan budaya organisasi mampu menjelaskan variasi kinerja guru sebesar 38,8%, sedangkan 61,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja dan penguatan budaya organisasi menjadi aspek penting dalam mendukung peningkatan kinerja guru di SMAN 4 Pandeglang.
Pengaruh Liabilitas dan Ekuitas Terhadap Laba Bersih Pada PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. Periode Tahun 2015-2024 Bilqis Fitri Ababil; Suryono
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 9 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - September 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22235776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Liabilitas dan Ekuitas terhadap Laba Bersih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial dan uji F untuk mengetahui pengaruh variabel Liabilitas dan Ekuitas secara simultan terhadap Laba Bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liabilitas memiliki koefisien regresi sebesar -5,403 dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Liabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Laba Bersih. Sementara itu, Ekuitas memiliki koefisien regresi sebesar 7,013 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05, sehingga Ekuitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laba Bersih. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 5,645 dengan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05. Dengan demikian, Liabilitas dan Ekuitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan struktur pendanaan perusahaan, baik yang berasal dari Liabilitas maupun Ekuitas, memiliki peranan penting dalam menentukan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan Laba Bersih.
Pengaruh Kompensasi dan Komunikasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Garda Utama Serang-Banten Ahmad Ferdiyansah; Harry Triana
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 9 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - September 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22259053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan komunikasi terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Garda Utama Serang-Banten, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 60 karyawan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji t, dan uji F dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 5,026 > t tabel 2,002 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Komunikasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 3,721 > t tabel 2,002 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kompensasi dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 42,622 > F tabel 3,16 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,599 menunjukkan bahwa kompensasi dan komunikasi mampu menjelaskan produktivitas kerja karyawan sebesar 59,9%, sedangkan sisanya sebesar 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Kedudukan Hukum Adat di Tengah Dominasi Hukum Nasional Dalam Perspektif Pluralisme Hukum di Indonesia Khoirunnisa Putri Diksy; Rasheesa Ryash Raynee
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 9 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - September 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kedudukan hukum adat di tengah dominasi hukum nasional dalam perspektif pluralisme hukum di Indonesia. Hukum adat merupakan sistem hukum yang hidup dan berkembang dalam masyarakat serta berperan penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai, identitas, serta kebutuhan masyarakat adat. Meskipun telah mendapatkan pengakuan konstitusional melalui Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan telah diterapkan dalam berbagai kerangka hukum namun secara praktik hukum adat masih dibatasi oleh ketentuan yang ditetapkan oleh hukum nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer yaitu Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan peraturan perundang-undangan yang relevan, selain itu juga mencakup bahan hukum sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan pendapat ahli. Pengumpulan bahan hukum tersebut dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan analisis penelitian ini menggunakan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara hukum adat dan hukum nasional merupakan contoh dari suatu bentuk pluralisme hukum yang mengarah pada weak legal pluralism, mengingat hukum nasional merupakan sistem hukum utama. Namun demikian, sistem hukum nasional yang dominan ini tidak menghilangkan keberadaan hukum adat. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mencapai keseimbangan antara hukum nasional dan hukum adat guna memberikan kepastian hukum sekaligus menghormati prinsip-prinsip, identitas, dan hak-hak masyarakat adat.
Analisis Dampak Bantuan Combine Harvester Terhadap Kinerja Usaha Tani Padi di Desa Sebakung Jaya Pujiono; Saiful Anwar
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 9 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - September 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23003984

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak bantuan combine harvester terhadap kinerja usaha tani padi di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petani pengguna, kelompok tani, serta pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan combine harvester memberikan dampak terhadap kinerja usaha tani, terutama pada efisiensi waktu panen, penggunaan tenaga kerja, biaya usaha tani, kehilangan hasil, dan kualitas gabah. Penggunaan mesin mampu mempercepat proses panen, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, menekan biaya panen, serta mengurangi gabah yang tercecer. Combine harvester tidak secara langsung meningkatkan produksi padi, tetapi membantu mengoptimalkan hasil panen yang telah diperoleh melalui pengurangan kehilangan hasil. Pemanfaatannya juga mendukung pengaturan waktu tanam dan meningkatkan efisiensi usaha tani. Namun, penggunaan alat masih menghadapi kendala berupa kondisi lahan yang basah atau berlumpur, kebutuhan perawatan, keterampilan operator, dan pengaturan jadwal penggunaan. Secara umum, bantuan combine harvester memberikan dampak terhadap peningkatan efisiensi dan kinerja usaha tani padi di Desa Sebakung Jaya.
Hukum Sebagai Instrumen Pembangunan dalam Mewujudkan Keadilan Sosial: Perspektif Teori Hukum Pembangunan dan Studi Kasus Reforma Agraria di Indonesia Tri Putri Sari; Suwarsit
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 9 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - September 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23034485

Abstract

Hukum memiliki kedudukan strategis dalam proses pembangunan karena tidak hanya berfungsi sebagai instrumen untuk menciptakan ketertiban, tetapi juga sebagai sarana untuk mengarahkan perubahan sosial menuju kehidupan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera. Pemikiran tersebut sejalan dengan Teori Hukum Pembangunan yang dikembangkan oleh Mochtar Kusumaatmadja, yang menempatkan hukum sebagai sarana pembaruan masyarakat (law as a tool of social engineering). Dalam konteks Indonesia, fungsi hukum sebagai instrumen pembangunan dapat dilihat dalam kebijakan reforma agraria yang bertujuan menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah untuk mewujudkan keadilan sosial. Artikel ini bertujuan menganalisis kedudukan hukum sebagai instrumen pembangunan dalam mewujudkan keadilan sosial dengan menggunakan perspektif Teori Hukum Pembangunan serta mengkaji implementasinya melalui studi kasus reforma agraria di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pembangunan yang mampu mengurangi ketimpangan sosial melalui redistribusi tanah, pemberian kepastian hukum, dan peningkatan akses masyarakat terhadap sumber daya. Namun, implementasi reforma agraria masih menghadapi berbagai persoalan, seperti ketimpangan penguasaan tanah, konflik agraria, tumpang tindih regulasi, serta lemahnya perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak. Oleh karena itu, penerapan Teori Hukum Pembangunan harus ditempatkan dalam kerangka keadilan sosial, partisipasi masyarakat, perlindungan hak, dan kesejahteraan bersama agar hukum tidak berubah menjadi instrumen legitimasi kepentingan ekonomi atau kekuasaan semata.
Anchoring Norms in a Civil Law System: Sebuah Uji Kasus atas Kerangka Epstein–Chilovi Faiz Aryaputra Widiarsono; Suwarsit
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 9 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - September 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23056955

Abstract

Mahkamah Konstitusi menerima undang-undang tentang pembentukan peraturan perundang-undangan sebagai batu uji dalam pengujian formil, padahal undang-undang tersebut sederajat dengan undang-undang yang diujinya. Penelitian ini bertujuan menjelaskan kejanggalan itu dengan memanfaatkan pembedaan antara grounding dan anchoring yang dikembangkan Brian Epstein dan diterjemahkan ke dalam filsafat hukum oleh Samuele Chilovi dan George Pavlakos, sekaligus menguji daya jelaskan kerangka tersebut pada sistem hukum yang mempositifkan prinsip kerangkanya sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa undang-undang pembentukan tidak mendasari keabsahan undang-undang lain, melainkan menambatkan prinsip kerangka yang menentukan fakta sosial mana yang berperan sebagai pendasar. Rekonstruksi ini menerangkan tiga hal yang sukar diterangkan doktrin hierarki: amar inkonstitusional bersyarat, ketiadaan sanksi kebatalan atas asas pembentukan, dan keabsahan perubahan undang-undang pembentukan oleh dirinya sendiri.
Analisis Asas Lex Iniusta Non Est Lex Terhadap Living Law Melalui Teori Hukum Alam: Studi Kasus Pengarakan Pencuri Sepeda Listrik di Gili Trawangan Azka Tatsbita Hamzah; Suwarsit
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 10 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Oktober 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.23244531

Abstract

Praktik sanksi adat berupa pengarakan pelaku pencurian di Gili Trawangan memperlihatkan ketegangan antara keberlakuan sosiologis living law dan perlindungan hak asasi manusia. Ditinjau dari doktrin lex iniusta non est lex dalam teori hukum alam, sanksi berbasis public shaming tersebut kehilangan daya ikat moralnya karena bertentangan dengan Pasal 28G UUD 1945 serta merendahkan martabat kemanusiaan. Dari perspektif sistem hukum pidana nasional berdasarkan KUHP Nasional (UU No. 1/2023) dan PP No. 55/2025, pencurian telah dikodifikasi secara tegas dalam Pasal 476 KUHP, sehingga sanksi adat tidak dapat berdiri sendiri menggantikan proses pidana negara. Meskipun demikian, nilai-nilai adat tetap dapat diintegrasikan sebagai pidana tambahan berupa pemenuhan kewajiban adat yang terukur, konstitusional, dan menjamin penghormatan terhadap martabat manusia.

Page 11 of 11 | Total Record : 110