cover
Contact Name
Imam Rohani
Contact Email
jurnal.jutsi@unsulbar.ac.id
Phone
+6282333343903
Journal Mail Official
jurnal.jutsi@unsulbar.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Baharuddin Lopa, SH, Talumung, Majene, Sulawesi Barat, Indonesia
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
ISSN : -     EISSN : 31097146     DOI : https://doi.org/10.31605/jutsi
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Barat. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi bagi hasil penelitian dan pengembangan di bidang teknik sipil yang mencakup berbagai topik, seperti perencanaan, desain, konstruksi, pemeliharaan, dan manajemen infrastruktur serta pembangunan berkelanjutan. Artikel yang dipublikasikan dapat mencakup berbagai sub-bidang teknik sipil seperti : geoteknik, struktur, transportasi, keairan, manajemen konstruksi dan sub-bidang terkait lainnya. Jurnal ini diterbitkan dalam format akses terbuka, memberikan kesempatan bagi pembaca untuk mengakses dan mendalami perkembangan terbaru dalam bidang teknik sipil.
Articles 21 Documents
Karakterisitik Marshall Campuran Aspal AC-WC Dengan Bahan Tambah Graphene Yang Dipapar Pada Ambient temperature Pulungan, Wahyu; Akbar, Said Jalalul; Maizuar
Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i2.5576

Abstract

Peningkatan suhu permukaan bumi dan kondisi iklim tropis yang fluktuatif dapat mempercepat penuaan aspal dan menurunkan performa perkerasan jalan, khususnya pada lapisan Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC). Salah satu pendekatan untuk mengurangi dampak ini adalah penambahan graphene , nanomaterial yang mampu meningkatkan ikatan antara aspal dan agregat. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh graphene sebesar 0,04% terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC yang dipaparkan pada ambient temperature dengan suhu rata-rata harian 27°C (23,9–31,8°C) dan kelembapan rata-rata 87,93%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran dengan graphene mempertahankan stabilitas lebih lama dibanding campuran normal, dengan peningkatan awal hingga 12,87%, sedangkan flow meningkat 15,68% secara bertahap dengan laju lebih rendah, dan Marshall quotient lebih tinggi pada awal hingga pertengahan pemaparan. Penambahan graphene secara keseluruhan memperlambat degradasi campuran AC-WC akibat fluktuasi suhu dan kelembapan tinggi, sehingga meningkatkan ketahanan dan ketegaran struktural campuran pada kondisi tropis.
Analisis efektivitas simpang tak bersinyal pada persimpangan jalan Martadinata - jalan Mustafa daeng sirua kota mamuju Masnugi Nugi
Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i2.5770

Abstract

Persimpangan menjadi elemen krusial dalam sistem jalan perkotaan, karena faktor-faktor seperti efisiensi,keamanan, kecepatan, dan Tingkat kepadatan jalan sangat dipengeruhi oleh desain dari persimpangan tersebut.Jalan Martadinata–Jalan Mustafa Daeng Sirua termasuk dalam ruas rute utama yang mengaitkan pusat kota melaluiberbagai daerah penyangga di sekitarnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa padat aruskendaraan,solusi alternatif, termasuk arus lalu lintas, kepadatan kendaraan, dan keselamatan pengguna jalan.Metode penelitian ini adalah survei lapangan yaitu dilakukan dengan meneliti secara langsung dilapangan untukmendapatkan data-data yang dibutuhkan. perhitungan data kinerja simpang tak bersinyal menggunakan metodePedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Hasil analisa yang diperoleh nilai kapasitas (C) 2599 smp/jam, derajatkejenuhan (DJ) 0,52, dan nilai tundaan (T) sebesar 10,56 det/smp. Maka diperoleh tingkat pelayanan padapersimpangan Jl. Martadinata – Jl Muatafa Daeng Sirua masih mampu menampung volume lalu lintas, karenaderajat kejenuhan (DJ) masih kecil dan tingkat penilaian tundaan masih dalam kriteria baik, jadi tidak perlumelakukan perhitungan ulang pada persimpanagan tidak bersinyal Jl. Martadinata – Jl. Mustafa Daeng SiruaKata kunci: Simpang, Derajat kejenuhan , kapasitas
Karakteristik Marshall Penambahan Lateks dan Filler Abu Daun Bambu Pada Aspal AC – WC anggreana, vella; Aziz, Abdul
Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i2.5894

Abstract

Filler merupakan bahan pengisi rongga yang lolos ayakan no.200, dimana bahan alternatif yang bisa digunakan adalah memanfaatkan limbah yang terbuang. Salah satu penggunaan limbah terbuang yaitu daun bambu yang merupakan limbah organik dan limbah yang memiliki kandungan silika dan zat kimia kedua setelah abu sekam padi. Lateks merupakan getah cair pohon Hevea Brasiliensis yang berwarna putih seperti susu, dan memiliki sifat koloid, Fasa terurai pada Lateks berupa molekul hidrokarbon. Penelitian ini melibatkan campuran filler abu daun bambu dengan variasi (0%, 50%, dan 100%), dan campuran aspal cair AC – WC dengan variasi Lateks (0%, 1%, 3%, 5% dan 7%) dilakukan dengan metode Marshall Test. Hasil penelitian ini memperoleh nilai kadar aspal optimum sebesar 5,4% dan filler abu daun bambu sebesar 100%. Dalam penelitian ini semakin besar penambahan persentase dari lateks, maka nilai VMA dan VIM mengalami kenaikan dan penurunan, penurunan terjadi pada persentase 5% dan 7%. Pada nilai Stabilitas dan MQ mengalamai penurunan dan kenaikan, kenaikan terjadi pada persentase 5% dan 7%. Pada nilai VFA mengalami penurunan pada persentase 1% dan mengalami kenaikan pada persentase 3%,5%, dan 7%. Pada nilai Flow mengalami kenaikan. Variasi Lateks 0%,1%,3%,5%, dan 7% dengan Filler abu daun bambu variasi 100% memenuhi spesifikasi bina marga 2025.
Analisis kesadahan dan TDS Air Tanah Dangkal daerah pangale dan tande Kota Majene Yusman
Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i2.6085

Abstract

kualitas air yang baik sering kali sulit didapatkan terutama di daerah yang memiliki kandungan kapur tinggi dalam air tanah. Air yang mengandung kapur, atau dikenal sebagai air keras, dapat berdampak negatif pada kesehatan, seperti menyebabkan gangguan pencernaan dan iritasi kulit. Selain itu, air kapur juga dapat merusak peralatan rumah tangga dan infrastruktur air karena terbentuknya kerak kapur. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesadahan dan Total Dissolved Solid (TDS) pada air tanah dangkal. Metode yang digunakan adalah metode eksprimental dengan mengukur langsung kualitas air di lapangan. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kesadahan untuk daerah pangale pada titik 1 adalah 519.55 mg/L, titik 2 adalah 517.53 mg/L, titik 3 adalah 727.15 mg/L. Untuk TDS dilokasi pangale diperoleh titik 1 adalah 993 ppm, titik 2 adalah 955 ppm, titik 3 adalah 773 ppm. Sedangkan untuk daerah tande diperoleh kesadahan di titik 1 sebesar 352.25 mg/L, titik 2 sebesar 322.19mg/L, titik 3 sebesar 427.84mg/L dan TDS diperoleh titik 1 adalah 684 ppm, titik 2 adalah 913 ppm, titik 3 adalah 1018 ppm.
Efektifitas Filtran pada Peningkatan Kualitas Air Air Tanah Dangkal Daerah Pangale dan Tande Kota Majene Yusman
Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i2.6087

Abstract

Kualitas aitr tanah dangkal kota majene tidak memenuhi standar kesehatan dari parameter kesadahan dan total dissolved solid (TDS) sehingga diperlukan pengolahan. penelitian bertujuan mengetahui efektiifitas variasi ketebalan media penyaring terhadap penurunan kesadahan dan TDS. Penelitian dilakukan di dua lokasi, yaitu daerah pesisir yang bernama Pangale dan daerah pegunungan yang disebut Tande. Sumber air yang dianalisis berasal dari sumur bor dan sumur resapan. Media penyaring yang digunakan terdiri dari kombinasi ijuk, kerikil, arang aktif, dan biji kelor dengan ketebalan 9 cm, 11 cm, dan 13 cm. Pengujian dilakukan secara langsung di lapangan menggunakan alat pengukur kualitas air, dan di laboratorium berdasarkan standar SNI serta Permenkes No. 32 Tahun 2017. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa semakin tebal media penyaring, semakin efektif penurunannya terhadap TDS dan kesadahan. Untuk parameter kesadahan, penurunan terbesar terjadi pada ketebalan 13 cm pada sumur resapan Pangale yang mengalami penurunan dari 727,15 mg/L menjadi 517,55 mg/L, dan di sumur bor Tande dari 352,25 mg/L menjadi 333,25 mg/L. Pada parameter TDS, penurunan paling besar juga tercatat pada ketebalan 13 cm, sumur bor Pangale yang turun dari 955 ppm menjadi 540 ppm dan pada sumur resapan Tande dari 1018 ppm menjadi 722 ppm.
Analisis Kepadatan Tanah Menggunakan Metode Pengujian Sand Cone Pada Timbunan Maindam Bendungan Cirujey Pirmansyah; Sukadi; Parmono
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i1.6154

Abstract

Bendungan Cijurey merupakan bendungan urugan tanah yang berfungsi untuk pengendalian banjir, irigasi, dan penyediaan air baku, sehingga mutu dan kepadatan timbunan maindam menjadi faktor penting untuk mencegah kegagalan akibat penurunan berlebih, rembesan, maupun eksentrisitas beban pada tubuh bendungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepadatan tanah timbunan maindam Bendungan Cijurey Paket 1 menggunakan metode uji sand cone sebagai bagian dari pengendalian mutu lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kuantitatif dengan membandingkan kepadatan kering hasil uji sand cone di berbagai titik dan elevasi timbunan terhadap kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum hasil uji Proctor di laboratorium. Data lapangan dikumpulkan melalui serangkaian pengujian sand cone pada setiap lapisan timbunan, kemudian dihitung derajat kepadatan dan dievaluasi terhadap spesifikasi teknis yang umumnya mensyaratkan minimal 95% kepadatan Proctor. Hasil menunjukkan bahwa derajat kepadatan pada lintasan uji berada di atas batas minimum yang ditetapkan, sehingga risiko penurunan diferensial, peningkatan rembesan, dan ketidakstabilan akibat eksentrisitas dapat ditekan dalam batas yang dapat diterima. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan uji sand cone secara konsisten sebagai alat verifikasi mutu pemadatan untuk menjamin kinerja dan keamanan jangka panjang bendungan urugan tanah.
Analisis Biaya Dan Waktu Pembangunan Dinding Penahan Tanah Pada Proyek Pembangunan Drainase Utama Dan Revitalisasi Drainase Utama Kota Jambi Resa Utami; Harmes; Putri Nurul Kusuma Whardani
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Asam merupakan sungai kecil di Kota Jambi yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi sehingga meningkatkan risiko banjir, khususnya pada segmen SA223 s/d SA229. Pada desain awal, konstruksi saluran direncanakan menggunakan revertment, namun berdasarkan Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, tanah eksisting di sisi kiri dan kanan saluran kurang stabil dan terdapat perbedaan elevasi yang signifikan sehingga meningkatkan tekanan tanah aktif melebihi desain awal, oleh karena itu desain diubah menjadi Dinding Penahan Tanah (DPT). Perubahan desain tersebut berpengaruh terhadap biaya dan waktu pelaksanaan proyek. Penelitian bertujuan untuk menganalisis besaran biaya dan durasi pekerjaan pembangunan DPT pada Proyek Pembangunan Drainase Utama dan Revitalisasi Drainase Utama Kota Jambi (LOAN JICA) segmen SA223 s/d SA229. Analisis dilakukan melalui RAB berdasarkan gambar kerja, AHSP 2025, dan SSH Provinsi Jambi 2025, serta metode CPM untuk menentukan biaya dan durasi pekerjaan DPT sebagai dasar pengendalian proyek. Hasil penelitian memberikan gambaran mengenai total kebutuhan biaya sebesar Rp.7.566.786.124,31 serta estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan DPT yaitu selama 81 hari kerja dengan 24 item pekerjaan termasuk jalur kritis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan biaya dan item pekerjaan kritis guna mencegah keterlambatan proyek.
Analisis Identifikasi Keruskan dan Kerugian Akibat Banjir -Desa Tanjung Bunga dan Tanjung Karang Kecamatan Tanah Kampung Azizul Azizul; Harmes; Putri Nurul Kusuma Whardani
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i1.6356

Abstract

Banjir termasuk salah satu jenis bencana hidrometeorologi yang tidak hanya menyebabkan genangan air, tetapi juga menimbulkan kerusakan pada bangunan tempat tinggal masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerusakan bangunan rumah serta mengestimasi nilai kerugian fisik yang ditimbulkan oleh banjir pada periode 2023–2024 di Desa Tanjung Karang dan Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Kajian ini menitikberatkan pada proses identifikasi kerusakan bangunan melalui observasi langsung terhadap berbagai komponen rumah yang terdampak, seperti pondasi, kolom, balok, dinding, lantai, atap, plafon, pintu, jendela, hingga bagian finishing bangunan.Penilaian kerusakan dilakukan pada 50 unit rumah dengan menggunakan metode pembobotan pada setiap komponen bangunan, baik struktur maupun non-struktur, dengan rentang nilai antara 0,00 hingga 1,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian genangan air mencapai sekitar ±3,96 meter. Kerusakan yang ditemukan sebagian besar terjadi pada elemen non-struktural, seperti lantai, dinding, pintu, dan jendela, sedangkan komponen struktur utama bangunan pada umumnya masih berada dalam kondisi relatif baik. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai kerugian terbesar tercatat di Desa Tanjung Karang sebesar Rp390.529.020, sementara di Desa Tanjung Bunga sebesar Rp227.510.980, sehingga total kerugian yang diakibatkan oleh banjir mencapai Rp618.040.000.
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase di Jalan Bhayangkara - Jalan Bilal Kecamatan Medan Timur kristina simanullang; Faqih Musyaffa; Rizky Simanjuntak
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase merupakan sistem saluran yang berfungsi untuk mengalirkan atau membuang kelebihan air dari suatu wilayah agar tidak terjadi genangan maupun banjir. Permasalahan drainase sering terjadi akibat kapasitas saluran yang tidak memadai, adanya sedimen, serta penumpukan sampah pada saluran. Selain itu, pertumbuhan jumlah penduduk juga menyebabkan peningkatan debit limpasan air hujan dan limbah cair domestik yang dialirkan ke saluran drainase. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya genangan serta mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting di ruas Jalan Bhayangkara – Jalan Bilal, Kota Medan, dalam menampung debit limpasan dan debit air buangan untuk periode perencanaan 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun mendatang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan survei ke lapangan serta analisis data hidrologi dan kondisi saluran eksisting. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas saluran drainase yang ada tidak seragam dan sebagian saluran tidak mampu menampung debit aliran air, sehingga menyebabkan genangan pada beberapa titik. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi serta peningkatan kapasitas saluran drainase agar sistem drainase dapat berfungsi secara optimal.  
Analisa Keamanan Dan Kenyamanan Bagunan Pabrik Menggunakan Struktur Baja Terhadap Getaran Mesin (Studi Kasus: Gedung Pabrik Tisu, Palembang) Ade Firmansyah; Ignatius Sudarsono
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis keamanan dan kenyamanan bangunan pabrik berstruktur baja terhadap getaran mesin produksi tisu pada Gedung Pabrik Tisu di Sungai Batang, Air Sugihan, OKI–Palembang. Pemodelan struktur dilakukan dengan ETABS menggunakan metode LRFD mengacu pada SNI 1729:2020 dan pembebanan SNI 1727:2020. Beban dinamis mesin dimodelkan sebagai beban harmonik sinusoidal pada analisis time history. Evaluasi kinerja meliputi verifikasi kekuatan elemen (lentur, geser, tekan/tarik), gaya geser dasar, simpangan antar lantai (batas 0,015 hsx), serta kenyamanan/risiko kerusakan melalui parameter Peak Particle Velocity (PPV) yang dibandingkan dengan Kepmen LH No. 49/1996 dan DIN 4150-3. Hasil menunjukkan seluruh elemen utama memenuhi persyaratan kekuatan dan kekakuan; simpangan tiap lantai berada di bawah batas izin. Nilai PPV representatif: Lantai 2 = 5,998 mm/s, Lantai 2 mezzanine = 0,828 mm/s, Lantai 3 mezzanine = 10,599 mm/s; dikategorikan A–B menurut Kepmen LH (tidak menimbulkan kerusakan struktural, peluang retak plester minor) dan sesuai batas fungsi bangunan menurut DIN 4150-3. Dari sisi kenyamanan, respons getaran berada pada rentang “slightly” hingga “strongly perceptible” namun tidak mengganggu operasional. Disimpulkan bahwa rancangan struktur aman dan layak terhadap pengaruh getaran mesin; disarankan studi lanjutan terkait interaksi tanah–struktur, kelelahan (fatigue), dan optimasi penampang

Page 2 of 3 | Total Record : 21