cover
Contact Name
Andi Muhammad Ruum Sya'baan
Contact Email
jesasi@uho.ac.id
Phone
+6285137390704
Journal Mail Official
jesasi@uho.ac.id
Editorial Address
Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JESASI
ISSN : -     EISSN : 30636353     DOI : -
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) bertujuan untuk menerbitkan/menyebarluaskan karya ilmiah dan inovasi dalam bentuk artikel ilmiah yang merupakan hasil pengabdian kepada masarakat. Tema artikel yang termasuk dalam ruang lingkup (cakupan) yang dapat diterima untuk diterbitkan di jurnal ini, namun tidak dibatasi adalah: 1) Akuntansi, 2) Ilmu Ekonomi, 3) Geografi, 4) Sejarah, 5) Kesehatan Masyarakat, 6) Pendidikan Olahraga, 7) Psikologi, 8) Biologi, 9) Fisika, 10) Kimia, 11) Keguruan & Pendidikan, 12) Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia, 13) Pendidikan Bahasa Inggris, 14) Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 15) Pendidikan Matematika, 16) Bimbingan dan Konseling, 17) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 18) Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
PENGUATAN LITERASI MEDIA DIGITAL BAGI MASYARAKAT DESA TOMBANG SEBAGAI UPAYA MENYARING INFORMASI DIGITAL: Strengthening Digital Media Literacy for the Community of Tombang Village as an Effort to Filter Digital Information Yulfa Nur Hidayah; Adrian Kede; Jesika Pase; Nurul Azizah; Nur Ijaja Laadjim; Adinda Fara Rizka
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.29

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah meningkatkan intensitas arus informasi digital di masyarakat, termasuk di Desa Tombang. Kondisi ini tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga menimbulkan tantangan berupa maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi media digital masyarakat Desa Tombang agar mampu menyaring dan memanfaatkan informasi secara bijak dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa, serta pelaksanaan sosialisasi dan edukasi literasi media digital kepada masyarakat sebagai sasaran utama. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2–13 Februari 2026 dengan pendekatan partisipatif dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran kritis masyarakat dalam mengidentifikasi informasi yang valid, melakukan verifikasi fakta, serta menghindari penyebaran informasi hoaks. Selain itu, masyarakat mulai menunjukkan sikap yang lebih selektif dalam menggunakan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Luaran utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas literasi media digital masyarakat serta terbentuknya dasar ketahanan informasi di tingkat desa. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi arus informasi digital.
EDUKASI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK KELAPA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS FISIK SISWA DI SMP NEGERI 3 PAGIMANA: Education on the Traditional Coconut Shell Stilt Game through Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Learning to Increase Students’ Physical Activity at SMP Negeri 3 Pagimana Rahmat La Pou; Muhammad Salahuddin; Abdul Rabbi Arrasul; Miranti; Siti Ilma S. Dulumina; Abd Sugipto
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.30

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan permainan tradisional semakin jarang dikenal oleh anak-anak, sehingga berdampak pada menurunnya aktivitas fisik serta berkurangnya pemahaman terhadap budaya lokal. Padahal, permainan tradisional memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan motorik, kognitif, dan karakter peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan tradisional egrang batok kelapa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 3 Pagimana sebagai upaya meningkatkan aktivitas fisik siswa sekaligus melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, serta pelaksanaan kegiatan melalui edukasi dan praktik langsung kepada siswa sebagai mitra sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan mengalami peningkatan kemampuan keseimbangan serta koordinasi gerak setelah mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan sikap kerja sama, disiplin, sportivitas, dan percaya diri siswa. Integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan. Dengan demikian, permainan egrang batok kelapa efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna, serta mendukung upaya pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah.
PENINGKATAN KESADARAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MELALUI EDUKASI DASAR K3 BAGI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 3 PAGIMANA: Improving Occupational Safety and Health Awareness through Basic OHS Education for Twelfth-Grade Students at SMA Negeri 3 Pagimana Rizal Huda; Maulana Wahyu Ayatullah; Ahmad Syaifullah; Wiliandi Dj Torapia; Ahmad Risaldi Sandre
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.31

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang semakin kompleks menuntut adanya pemahaman yang baik mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini, termasuk pada jenjang pendidikan menengah. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa pemahaman siswa kelas XII SMA Negeri 3 Pagimana terhadap konsep dasar K3 masih terbatas, terutama dalam mengenali potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri, serta penerapan prosedur kerja yang aman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa melalui edukasi dasar K3. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari hingga 5 Februari 2026 di SMA Negeri 3 Pagimana, dengan sasaran siswa kelas XII. Metode pelaksanaan meliputi observasi, koordinasi, persiapan materi, serta pelaksanaan edukasi melalui penyuluhan, presentasi, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya K3, yang ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi potensi bahaya serta memahami langkah-langkah pencegahan kecelakaan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sikap disiplin dan tanggung jawab dalam menerapkan prinsip keselamatan dalam aktivitas sehari-hari. Luaran kegiatan berupa meningkatnya literasi K3 di kalangan siswa serta tersusunnya materi edukasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berkelanjutan di lingkungan sekolah.
EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) BAGI MASYARAKAT DESA TOMBANG DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KERJA AMAN Moh. Rafli Panjili; Abdul Rabbi Arrasul; Nurdian Indah Pratiwi; Riski Molumu; Muhammad Rizky Yambon; Moh. Azis Aminullah
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.32

Abstract

Kegiatan edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku kerja aman, khususnya pada sektor pekerjaan berisiko di pedesaan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Tombang adalah rendahnya pemahaman mengenai penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) serta kurangnya penerapan prosedur kerja yang aman dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku kerja aman masyarakat melalui edukasi K3 berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi tahapan observasi awal, sosialisasi program, penyuluhan, diskusi interaktif, serta praktik langsung penggunaan APD dan simulasi identifikasi bahaya kerja. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Tombang, khususnya yang bekerja di sektor perkebunan dan pekerjaan lapangan dengan tingkat risiko tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya K3, yang ditunjukkan oleh kemampuan mayoritas peserta dalam mengenali potensi bahaya, memahami fungsi APD, serta menerapkan prosedur kerja yang lebih aman. Selain itu, terjadi perubahan sikap berupa meningkatnya kehati-hatian dalam bekerja dan kesadaran untuk melindungi diri dari risiko kecelakaan kerja. Luaran kegiatan ini berupa peningkatan kapasitas masyarakat dalam penerapan K3 serta terbentuknya perilaku kerja yang lebih aman sebagai langkah awal menuju budaya keselamatan kerja di lingkungan desa.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF BAGI SISWA SMP NEGERI 3 PAGIMANA : Training and Mentoring in Game-Based English Language Learning for Students at SMP Negeri 3 Pagimana Fadila Saluki; Yusniati N. Sabata; Nurintan Purnamasari H. Kadir; Ikhe Uswadi; Sofia Melita
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.33

Abstract

Pendidikan merupakan proses sadar yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui pewarisan nilai, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam konteks pendidikan formal, pembelajaran Bahasa Inggris memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi komunikasi siswa di era global. Namun, hasil observasi di SMP Negeri 3 Pagimana menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum memanfaatkan pendekatan berbasis permainan edukatif, sehingga keaktifan dan motivasi belajar siswa cenderung rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi guru dan siswa mengenai penerapan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis permainan edukatif sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi, koordinasi dengan pihak sekolah, serta implementasi pembelajaran interaktif pada siswa kelas VIII. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan permainan edukatif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, partisipatif, dan komunikatif. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris pada aspek listening, speaking, reading, dan writing. Dengan demikian, pembelajaran berbasis permainan edukatif dapat menjadi alternatif strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah.
PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM MEMBACA PETA DI SMA NEGERI 02 KENDARI: Training to Improve Students’ Basic Map Reading Skills at SMA Negeri 02 Kendari Ati, Amniar; Andrias, Andrias; Amaluddin, La Ode; Aldiansyah, Septianto; Saudi, Fitriyani; Nasanah, Nur; Akbar, Ismail
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.34

Abstract

Dalam memahami dan menginterpretasikan informasi geografis serta lingkungan sekitar, siswa perlu memiliki kemampuan dasar membaca peta. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar membaca peta siswa di SMA Negeri 02 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 35 siswa kelas X. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti pelatihan. Pada saat pre-test, sebagian besar siswa berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 15 siswa, serta kategori cukup sebanyak 8 siswa yang menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur-unsur peta sebelum pelatihan. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan, ditandai dengan tidak ditemukannya lagi siswa pada kategori kurang maupun cukup pada hasil post-test. Sebanyak 15 siswa berada pada kategori baik, sementara jumlah siswa pada kategori sangat baik meningkat dari 5 menjadi 10 siswa. Perubahan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa mengenai unsur-unsur peta. Hasil evaluasi juga menunjukkan respons positif, dengan skor tertinggi pada aspek kepuasan keseluruhan (94%), diikuti relevansi materi (92%) dan keterlibatan peserta (91%). Hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah sebagai sumber belajar serta dasar pengembangan program pembinaan lanjutan, dan kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS SEKOLAH BERBASIS INTERCULTURAL COMMUNICATION DI ANUBAN MUSLIM KRABI SCHOOL THAILAND: School Community Assistance Based on Intercultural Communication at Anuban Muslim Krabi School, Thailand Dg Pageso, Muhammad Mansyur; Sutrisno K. Djawa; Armin Haluti; Hardianti; Yusniati N. Sabata
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.35

Abstract

Artikel pengabdian ini menggambarkan praktik pendampingan komunitas sekolah dalam konteks lintas negara sebagai ruang pembelajaran bahasa sekaligus interaksi budaya, khususnya pada lingkungan sekolah dasar Muslim di Thailand yang memiliki latar bahasa dan kebiasaan sosial berbeda dengan mahasiswa Indonesia. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan Bahasa Indonesia kepada siswa sekolah dasar di Anuban Muslim Krabi School melalui pendekatan komunikasi antarbudaya (intercultural communication) dengan memanfaatkan media lagu anak-anak Indonesia. Pendekatan intercultural communication diterapkan sebagai strategi untuk menjembatani perbedaan bahasa, nilai, dan kebiasaan antara mahasiswa KKN dan siswa Thailand. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi awal, perkenalan berbasis komunikasi nonverbal dan adaptasi budaya, pembelajaran interaktif, serta kompetisi sederhana untuk meningkatkan partisipasi dan minat belajar siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa Anuban Muslim Krabi School menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran, mampu menirukan kosakata Bahasa Indonesia melalui lagu, serta memahami perintah sederhana yang diberikan. Dengan demikian, pendekatan pendampingan berbasis intercultural communication berpotensi diterapkan kembali sebagai kerangka operasional kegiatan pengabdian internasional pada pendidikan dasar, khususnya di sekolah multikultural, karena mampu mengintegrasikan tujuan pembelajaran bahasa, penguatan karakter toleransi, dan pengembangan kompetensi global peserta didik secara simultan.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN MULTIBAHASA BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM PADA SANTRI EAKKAPAPSASSANAWICH ISLAMIC SCHOOL, KRABI, THAILAND: Assistance in Multilingual Learning Based on Islamic Values for Students at Eakkapapsassanawich Islamic School, Thailand pranata, Egi; Sutrisno K. Djawa; Erniwati La Abute; Jumahir; Hasna Koba’a; Nimim Ali
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.36

Abstract

Kemampuan praktik berbahasa menjadi kebutuhan penting bagi santri yang menempuh pendidikan di lingkungan lintas negara. Namun, pembelajaran bahasa yang berlangsung di kelas sering kali masih berfokus pada teori sehingga santri belum terbiasa menggunakan bahasa dalam komunikasi nyata. Kegiatan pendampingan pembelajaran multibahasa ini dilaksanakan di Eakkapapsassanawich Islamic School, Krabi, Thailand, melalui program English Camp dan Indonesia Camp. Kegiatan bertujuan membantu meningkatkan kemampuan praktik Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia santri sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, praktik percakapan, role play, serta evaluasi melalui lomba dan tes tertulis. Materi Bahasa Inggris difokuskan pada percakapan jual beli makanan dengan menggunakan contoh makanan Indonesia sebagai bentuk pertukaran budaya, sedangkan Bahasa Indonesia difokuskan pada penguatan kosakata dasar dan penyusunan kalimat sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keberanian berbicara, penambahan kosakata, serta kemampuan komunikasi santri. Integrasi nilai Islam, seperti pembiasaan salam dan sopan santun, turut memperkuat karakter dalam praktik berbahasa.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA VISUAL DALAM PENGENALAN MATA UANG RUPIAH DI KB AMANAH BUNGA : Financial Literacy Education for Early Childhood through Visual Media in Introducing the Indonesian Rupiah at KB Amanah Bunga Satriani Haluti; Alfiyanti Adasa
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.37

Abstract

Literasi keuangan merupakan kemampuan dasar yang peting untuk ditanamkan sejak usia dini sebagai bekal dalam menghadapi kehidupa ekonomi di masa depan. Kurangnya pemahaman anak terhadap konsep uang masih menjadi permasalahan pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya dalam mengenali bentuk, nilai dan fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk memberikan edukasi literasi keuangan kepada anak usia dini melalui pemanfaatan media visual dalam pengenalan mata uang rupiah di KB Amanah Bunga. Metode yang digunakan adalan pendekatan edukatif-partisipatif dengan tahapan koordinasi, pelaknsanaan kegiatan pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas, serta evaluasi. Pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi menggunakan media visual berupa smartboard untuk mengenalkan bentuk dan jenis uang dan praktik langsung menggunkan uang mainan dengan aktivitas mencocokkan nominal uang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak dalam mengenali bentuk, jenis, dan nilai uang. Anak juga mampu mencocokkan nominal uang dengan lebih baik setelah dilakukan praktik langsung. Kombinasi penggunaan media visual dan media konkret terbukti efektif dalam meingkatkan literasi keuangan anak usia dini.

Page 3 of 3 | Total Record : 29