cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
ijp@umkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
IJP (Indonesia Jurnal Perawat)
ISSN : 25407511     EISSN : 25407546     DOI : http://doi.org/10.26751/ijp
Core Subject : Health,
The focus of IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is to provide nursing and midwifery articles based on research. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) specializing in the study of Nursing and Midwifery Studies, and intended to communicate about original research and current issues on the subject. IJP (Indonesia Jurnal Perawat) is open to contributions of experts from related disciplines.
Articles 118 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG POSYANDU DAN MOTIVASI KADER DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI DESA WEDORO KECAMATAN PENAWANGAN Ika Widyawati; Rusnoto Rusnoto; Heny Siswanti; Desie Andriyani
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i2.951

Abstract

Latar Belakang: Terselenggaranya pelayanan posyandu melibatkan banyak pihak salah satunya yaitu kader posyandu yang merupakan anggota masyarakat yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu secara sukarela. Hal tersebut diperlukan pengetahuan dan motivasi tinggi untuk menjadi kader yang aktif. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan keaktifan kader posyandu di Desa Wedoro Kecamatan Penawangan. Metodologi Penelitian:Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, variabel yang diobservasi yaitu pengetahuan, motivasi dan keaktifan kader posyandu dengan populasi 35 kader dan sampel 32 kader diambil dengan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Kendall Tau.Hasil : menunjukkan pengetahuan responden tentang posyandu sebagian besar cukup 56,2%.Motivasi responden rendah dan tinggi masing-masing 50% dan keaktifan kader sebagian besar aktif 56,2%. Simpulan : Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan pengetahuan tentang posyandu dengan keaktifan kader posyandu (p=0,001) dan terdapat hubungan motivasi dengan keaktifan kader posyandu di Desa Wedoro Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan (p=0,021).Saran: Diharapkan dtapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi kader dan dapat meningkatkan kunjungan balita ke Posyandu serta berpean aktif dalam kegiatan posyandu.
PERBANDINGAN PENGARUH KOMBINASI SENAM DM DAN SLOW DEEP BREATHING (SDB) DENGAN KOMBINASI SENAMDM DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH (KGD) PADA KLIEN DM TYPE 2 DI PUSKESMAS WELAHAN I KABUPATEN JEPARA JAWA TENGAH, TAHUN 2016 heny siswanti; Tri Kurniati; Nana Supriyatna
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v2i1.266

Abstract

Slow Deep Breathing (SDB) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) adalah salah satu bentuk mind-body therapy dalam terapi komplementer dan alternatif (Complementary and Alternative Therapy (CAM) yang sudah diakui dan dapat dipakai sebagai pendamping terapi konvensional/medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  senam DM dan Slow Deep Breathing (SDB) dengan senam DM dan progressive muscle relaxation (PMR) terhadap  kadar glukosa darah (KGD) pada pasien DM tipe 2  di Puskesmas Welahan I Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pre and post with control group, masing-masing kelompok terdiri dari 11 orang responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh senam DM dan Slow Deep Breathing (SDB) dengan senam DM dan  PMR secara signifikan dalam menurunkan KGD pasien DM Tipe2 di Puskesmas Welahan I kabupaten Jepara. Sedangkan variabel umur, jenis kelamin, dan lama menderita DM Tipe2 tidak ber- pengaruh terhadap kadar glukosa darah setelah intervensi. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat untuk menjadikan SDB dan PMR sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri dan memasukkan dalam protap penatalaksanaan pasien DM Tipe2
MOTHER’S SUPPORT AND FEMALE ADOLESCENT’S READINESS FOR MENARCHE : A CORRELATIVE STUDY Evita Dian Lestari; Dewi Hartinah; Ashri Maulida Rahmawati; Edita Pusparatri; Zunia Khairunnisa
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2548

Abstract

                                                      AbstrakMenarche, permulaan menstruasi, menandai tonggak penting dalam kehidupan seorang anak perempuan, yang sering kali disertai dengan berbagai perubahan fisik dan psikologis. Dukungan ibu selama periode ini memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan pengalaman anak perempuan tentang menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi korelasi dan desain cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Hasil uji chi-square diperoleh nilai 0,044 (0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. AbstractMenarche, the onset of menstruation, marks a significant milestone in a girl's life, often accompanied by a range of physical and psychological change. Mother’s support during this period play a crucial role in shaping girls' perceptions and experiences of menarche. This study aimed to determine the correlation between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche. The research used a quantitative approach with a correlation study and cross-sectional design. Result show there is a correlation between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche. The chi-square test results obtained a value of 0.044(0,05). It can be concluded that there is a significant and positive relationship between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche.
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI MENOPOUSE PADA WANITA PREMENOPOUSE DIPOSBINDU DESA KAYEN WILAYAH PUSKESMAS KAYEN PATI Edita Pusparatri; Ali Solikin; Noor Hidayah; Muhammad Purnomo; Kaelah Kaelah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 1 (2020): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i1.941

Abstract

Latar Belakang :Premenopause terjadi pada usia dewasa madya, masa dewasa madya dalam terminologi kronologis yaitu tahun-tahun antar usia 45 dan 65 tahun. Pada masa dewasa madya ini seksualitas mengalami penurunan. Masa dewasa madya ditandai dengan adanya perubahan-perubahan jasmani dan mentalPerubahan kejiwaan yang dialami seorang wanita menjelang prmenopause meliputi merasa tua, tidak menarik lagi, tertekan karena takut menjadi tua, mudah tersinggung, mudah kaget sehingga jantung berdebar, takut tidak bisa memenuhi kebutuhan seksual suami, rasa takut bahwa suami akan menyeleweng, keinginan seksual menurun dan sulit mencapai kepuasaan (orgasme), merasa sudah tidak berguna dan tidak menghasilkan sesuatu, merasa memberatkan keluarga dan orang lain Tujuan : Mengetahui Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Menopouse Pada Wanita Premenopouse Di Posbindu Desa Kayen Wilayah Puskesmas Kayen Pati tahun 2019 Metode : Metode penelitian ini dilakukan dengan jenis korelasi dengan pendekatan Cross Sectional . Pengambilan sampel dalam penelitian ini seluruh pasien premenopause diposbindu desa kayen yang berusia 40-45 tahunsebanyak 40 orang sebanyak 36 orang Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil :Ada hubungan ada hubungan penerimaan diridengan kecemasan dalam menghadapi menopause pada wanita premenopausedi posbindu Desa Kayen wilayah Puskesmas Kayen Pati dengan ρ value adalah 0,001 0,05
HUBUNGAN PEKERJAAN DENGAN LILA IBU WANITA USIA SUBUR (WUS) DI PUSKESMAS PURWOSARI KABUPATEN KUDUS Lisa Nuraida Annas; Umi Faridah; Noor Hidayah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2496

Abstract

Latar Belakang: Pengukuran LILA pada kelompok wanita usia subur (WUS) baik ibu hamil merupakan salah satu cara deteksi dini yang mudah dan dapat dilaksanakan oleh masyarakat awam, untuk mengetahui kelompok beresiko KEK. Penyebab KEK dapat dibagi menjadi dua, yaitu penyebab langsung dan tidak langsung.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pekerjaan dengan LILA ibu wanita usia subur (WUS) yang merencanakan memiliki anak di Puskesmas Purwosari Kabupaten KudusMetode: Jenis korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan instrument yang digunakan adalah lembar ceklist dan lembar observasiHasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pekerjaan dengan LILA ibu wanita usia subur (WUS) merencanakan memiliki anak di Puskesmas Purwosari Kabupaten Kudus dengan P Value sebesar 0,007 ( 0,05), OR = 3,32.Kesimpulan: Ada hubungan pekerjaan dengan LILA ibu wanita usia subur (WUS) merencanakan memiliki anak di Puskesmas Purwosari Kabupaten Kudus.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI Yuni Astuti; Tuti Anggarawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i2.1351

Abstract

Personal hygiene saat menstruasi adalah tindakan  yang dilakukan seseorang untuk menjaga kebersihan saat menstruasi agar terhindar dari suatu penyakit. Untuk meningkatkan perilaku personal hygiene dapat dilakukan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan tindakan yang dapat menambah pengetahuan sehingga dapat meningkatkan perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMP. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 31 orang yang diambil dengan Teknik purposive sampling. Data dianalisa dengan menggunaka uji Wilcoxon. Hasilnya didapatkan p= 0,001; α 0,05 yang artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan, dan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMP.Kata Kunci: Menstruasi, pendidikan kesehatan, personal hygiene
KNOWLEDGE AND BEHAVIOR TO PREVENT PULMONARY TUBERCULOSIS TRANSMISSION Silvia Putri Arifah; Umi Faridah; Sukarmin Sukarmin
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2469

Abstract

Indonesia continues to face major challenges in controlling pulmonary tuberculosis (TB) transmission, with high rates of new cases often linked to inadequate prevention practices such as poor mask compliance, lack of cough etiquette, and insufficient household ventilation, which significantly increase transmission risk within families. This study aimed to analyze the relationship between knowledge and behavior in preventing pulmonary TB transmission at the Kaliwungu Community Health Center. A cross-sectional descriptive design was used with purposive sampling, involving 57 respondents who met the inclusion criteria: patients who tested positive for pulmonary TB, were registered at the Kaliwungu Community Health Center, resided in Kaliwungu District, were aged ≥18 years, and fully conscious during data collection. Exclusion criteria were patients who had recovered, those with TB-HIV or MDR-TB, and respondents who did not complete the questionnaire correctly. Data were collected using a structured questionnaire on TB knowledge and prevention behaviors, then analyzed using univariate analysis and chi-square tests for bivariate analysis. The results revealed a significant relationship between knowledge and prevention behavior (p=0.009; OR=6.000), indicating that respondents with higher knowledge were six times more likely to engage in preventive actions compared to those with lower knowledge. These findings emphasize the critical role of patient knowledge in shaping behavior, suggesting that improving health literacy about pulmonary TB can directly strengthen prevention practices. In conclusion, the study demonstrates a significant association between knowledge and prevention behaviors, highlighting the need for targeted educational interventions to reduce TB transmission at the community level..
TINGKAT STRES DAN KADAR GULA DARAH PADA DIEBETESI Rizka Himawan; Catur Ririn Indarsih; Sukesih Sukesih; Muhamad Jauhar; Fitriana Kartikasari; Edi Wibowo Suwandi
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2214

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat global. Angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit DM meningkat setiap tahun. Salah satu penyebabnya adalah stress. Hal ini terjadi karena adanya gangguan pengontrolan glukosa yang disebabkan oleh produksi kortisol berlebih sehingga menyebabkan glukosa sulit memasuki sel dan mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Penyakit DM jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi penyakit, disabilitas, bahkan kematian. Tujaun penelitian yaitu menganalisis hubungan tingkat stress dan kadar gula darah pada diabetesi. Desain penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent tingkat stress dan variabel dependen kadar gula darah. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pati I Kabupaten Pati pada tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 60 diabetesi. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria terdiagnosis DM oleh dokter atau tenaga kesehatan, tidak memiliki gangguan mental dan kepribadian, kooperatif, dan kesadaran penuh. Instrument penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan glucometer. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan tingkat stress dan kadar gula darah dengan nilai p=0,001 (p0,05) dan memiliki korelasi cukup kuat dengan nilai koefisioen korelasi sebesar 0,3. Hasil penelitian menjadi data dasar dalam mengembangkan intervensi keperawatan melalui manajemen stress dan kadar gula darah bagi diabetesi. Intervensi ini dapat diintegrasikan dalam program posbindu PTM atau posyandu lansia di masyarakat.  
STUDI LITERATUR : HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN MOTIVASI MAHASISWA DALAM MENYUSUN SKRIPSI Popi Eka Lestari; Ramaita Ramaita; Sri Ameliati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i1.869

Abstract

ABSTRAKStres merupakan tekanan, ketegangan atau gangguan yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang. Stres bisa dialami oleh siapa saja termasuk mahasiswa, tidak jarang mahasiswa mengalami stres dan yang paling banyak mahasiswa mengalami stres saat menyelesaikan tugas skripsi karena banyaknya tuntutan dalam menyelesaikannya, untuk itu motivasi sangat dibutuhkan mahasiswa dalam menangani stres, jika tingkat stres yang dialami mahasiswa tinggi biasanya mereka mempunyai motivasi yang rendah, sementara mereka yang merasa mampu dan yakin terhadap kesuksesan dalam mengatasi rintangan dan menganggapnya sebagai suatu tantangan yang tidak perlu dihindari lebih memiliki motivasi yang tinggi. Motivasi atau upaya untuk menghilangkan stres pada mahasiswa biasanya berasal dari dukungan keluarga, lingkungan, teman/sahabat dan sikap positif yang dimiliki mahasiswa. Literatur Review ini bertujuan untuk mengkaji hubungan tingkat stres terhadap motivasi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Studi ini diperoleh dari Google Scholar, dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Kata Kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini antara lain : relationship between stress level and student motivation in writing essay. dari 10  penelitian yang diperoleh, 9 penelitian di dapatkan responden mengalami stres dalam menyusun skripsi dan yang paling banyak berada pada tingkat stres sedang dengan motivasi yang tinggi. semakin tinggi tingkat stres mahasiswa maka semakin rendah motivasi mereka untuk mengerjakan skripsi begitupun sebaliknya semakin rendah tingkat stres mahasiswa maka semakin tinggi motivasi mereka dalam mengerjakan skripsi.
KORELASI UMUR DAN JENIS KELAMIN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI EMERGENCY CENTER UNIT RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG 2017 Aristoteles Hasan
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 1 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i1.576

Abstract

Abstrak Menurut World Health Organization (WHO) batas normal tekanan darah adalah  120 - 140 mmHg tekanan sistolik dan 80 - 90 mmHg tekanan diastolic. Didiagnosis hipertensi bila tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Secara umum, laki-laki memiliki prevalensi hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan wanita.Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara umur  dan jenis kelamin, dengan Penyakit Hipertensi di emergency center unit  Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2017.Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Dimana tehnik pengambilan sampel secara non probability sampling (purposive sampling), sampel dalam penelitian adalah pasien yang datang ke emergency center unit  Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang dengan usia dari 17 tahun  sampai  ≥ 60 tahun,dan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 30 responden.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017 - Januari 2018. Analisa data dilakukan  dengan analisa univariat dan bivariat untuk analisa bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan 95% dan dengan α (0,005).Berdasarkan analisis univariat  didapatkan sebanyak 17 responden (56,7%) dengan penyakit hipertensi, 18 responden  (60%) dengan  umur tua (30 tahun sampai ≥ 60 tahun), dan sebanyak 16 responden  (53,3%) dengan  jenis kelamin laki-laki. Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square didapatkan p value (0,001)  yang berarti ada hubungan umur dengan penyakit Hipertensi dan didapatkan p value (0,001) yang berarti ada hubungan jenis kelamin dengan penyakit Hipertensi di emergency center unit  Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang Tahun 2017.Diharapkan perawat pelaksana di emergency center unit  Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kegawat daruratan Kata Kunci                           : Umur, Jenis Kelamin dan Penyakit HipertensiDaftar Pustaka                    : 21 (2006-2017)

Page 10 of 12 | Total Record : 118