cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 499 Documents
Penyesuaian Belajar Mahasiswa Berlatar Belakang PEndidikan Agama pada Program Studi Ilmu Umum di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Mujiansyah Mujiansyah
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 1, No 1 (1998)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v1i1.2109

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami dan menganalisis gejala-gejala penyesuaian belajar antara mahasiswa berlatar belakang pendidikan agama dan ilmu uraum serta orientasi hidup mereka terhadap ilmu tersebut. Berdasarkan pada data empirik, penelitian ini diharapkan bermanfaat secara teoritis sebagai suatu kajian dalam lingkup sosiologi, psikologi, dan metodologi belajar. Secara praktis, diharapkan bermanfaat sebagai suatu evaluasi terhadap kebijakan penerimaan mahasiswa beriatar belakang pendidikan agama untuk mempelajari ilmu umum dan pengembangan program serta pola-pola penyesuaian belajar yang baik untuk masa yang akan datang. Metode kualitatif digunakan sebagai pendekatan penelitian, dengan menggambarkan latar kasus penyesuaian belajar pada program studi ilmu umum di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Observasi partisipan, wawancara, rekaman visual, dan studi dokumentasi dipakai dalam pengumpulan data di lapangan. Responden dan informan adalah mahasiswa UAD yang dipilih secara purposif. Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, dan Dosen UAD bertindak sebagai informan. Analisis domain, taksonomik, komponensial, dan tema diguna­kan dalam usaha mereduksi, mengklasifikasikan, mengorganisasikan. dan menginterpretasikan data yang diperoleh guna mendiskripsikan kenyataan empirik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa selalu banyak paradoks dan ketidakseimbangan pengembangan aktivitas belajar dalam penye­suaian antara mahasiswa beriatar belakang pendidikan agama dan program studi ilmu umum. Fakta empirik menunjukkan bahwa secara fisik-psikologis mahasiswa beriatar belakang pendidikan agama memiliki daya tahan dan kemampuan untuk melakukan penyesuaian belajar terhadap program studi ilmu umum. Namun demikian, mahasiswa juga memiliki keterbatasan sendiri, sehingga penyesuaian belajar perlu dirancang secara konseptual-operasional, yang semaksimal mungkin membantu mahasiswa beriatar belakang pendidikan agama. Mahasiswa beriatar belakang pendidikan agama memandang penguasaan ilmu umum sebagai investasi masa depan dan secara sosial mereka memiliki modal untuk menempatkan diri dalam kualitas yang berharga.
Evaluasi PElaksanaan Pendidikan Sekolah Menengah Umum (SMU) Unggul di SMU Negeri 1 Yogyakarta Djihad Hisyam; Suyata Suyata
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 2, No 3 (2000)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v2i3.2086

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Sekolah Menengah Umum (SMU) unggul, terutama mengenai: (1) kondisi lingkungan sekolah baik fisik, sosial maupun budaya, (2) cara seleksi atau penyaringan peserta didik untuk sekolah unggul, (3) kualifikasi dan cara rekrutmen tenaga kependidikan, (4) pemahaman dan penerapan kurikulum, (5) pengadaan dan pemanfaatan sarana serta prasarana, (6) pelaksanaan proses belajar mengajar, (7) manajemen sekolah, dan (8) usaha pencarian dana dan pemanfaatannya. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang bersifat kualitanf. Pendekatan evaluasi yang digunakan untuk mengembangkan kriteria adalah gabungan antara pendekatan proses dengan fidelity, sedang metode yang digunakan adalah metode etnografi. Penelitian ini dilaksanakan di SMU I Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis domain, taksonomi, komponensial dan tema. Pemeriksaan keabsahan data penelitian dilakukan dengan mengadakan triangulasi sumber data dan metode. Penelitian ini menghasilkan: (1) lingkungan fisik sekolah belum sepenuhnya kondusif dalam mendukung proses belajar mengajar. Sebaliknya hubungan sosial dan lingkungan budaya sekolah sudah cukup baik dan harmonis. (2) Cara seleksi belum sepenuhnya menggunakan pedoman yang digariskan oleh Depdikbud. (3) Cara rekrutmen dan penetapan kualifikasi guru cukup selektif, akan tetapi dalam pelaksanaannya masih banyak mengalami hambatan. (4) Pengembangan kurikulum dipahami dan dilaksanakan dengan cara menambah jam pelajaran pada pelajaran-pelajaran yang diujikan dalam EBTANAS. (S) Pengadaan sarana dan prasarana cukup terbatas, walaupun demikian pemanfaatannya sebagian besar sudah cukup optimal. (6) Proses belajar mengajar sudah berjalan baik dan berkualitas karena guru menguasai mated, menggunakan berbagai metode dan penuh kedisiplinan. Untuk kelas tiga diadakan Pengembangan Materi Ketrampilan Teknis (PMKT) dan try-out untuk persiapan UMPTN. (7) Manajemen sekolah cukup baik, bijaksana, komunikatif dan bersikap terbuka. (8) Pendanaan sekolah didukung dari iuran rutin, dan sumbangan sukarela dari kelas I, II dan III lewat BP3, serta Kanwil Depdikbud. Berdasar temuan ini, penibahan nama dari sekolah unggul menjadi sekolah berwawasan unggul untuk SMU I Yogyakarta tidak berpengaruh terhadap kebijakan sekolah.
Komparasi Ketepatan Estimasi Koefisien Reliabilitas Teori Skor Murni Klasik wahyu Widhiarso; Djemari Mardapi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v14i1.1973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketepatan estimasi koefisien reliabilitas pada teori skor murni klasik. Peneliti membandingkan ketepatan estimasi koefisien-koefisien reliabilitas melalui data simulasi. Data simulasi dibangkitkan secara acak berdasarkan besarnya nilai reliabilitas murni, model pengukuran, ukuran sampel dan distribusi normal. Ukuran sampel yang dipakai terdapat empat jenis yaitu sebesar 50, 250, 1000 dan 5000. Reliabilitas murni yang dipakai terdiri dari lima kondisi yaitu 0,5; 0,6; 0,7; 0,8 dan 0,9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) koefisien reliabilitas dalam teori skor murni klasik yang dikembangkan oleh para ahli pengukuran memiliki ketepatan estimasi yang bervariasi. (b) Rata-rata koefisien reliabilitas memiliki ketepatan estimasi yang cukup tinggi yang dibuktikan dengan kecilnya rerata bias estimasi. (c) Koefisien reliabilitas komposit memiliki ketepatan yang tinggi pada model paralel dan kesetaraan tau, Koefisien Feldt pada model konjenerik, Koefisien Wang pada model korelasi antarsesatan dan Koefisien alpha berstrata pada model multidimensi.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK Suranto, Suranto; Muhyadi, Muhyadi; Mardapi, Djemari
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v18i1.2127

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen yang cocok untuk melakukan evaluasi penyelenggaraan kegiatan UKK administrasi perkantoran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian pengembangan ini mencakup empat tahapan utama, yaitu tahap pendahuluan, tahap perencanaan dan pengembangan, tahap uji coba evaluasi dan revisi, serta tahap implementasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik focus group discussion, angket/kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dengan responden siswa menggunakan program Lisrel 8.51 dan data dengan responden guru dianalisis menggunakan SPSS 17.00 for Windows. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) komponen penyelenggaraan UKK mencakup: (a) kolaborasi sekolah dengan asosiasi profesi dan DU/DI; (b) kinerja asesor; (c) sarana prasarana penunjang UKK; (d) sikap siswa terhadap UKK; (e) informasi capaian kompetensi siswa; dan (f) pengakuan legal asosiasi profesi dan DU/DI. (2) hasil pengujian menunjukkan: (a) instrumen dengan responden siswa berdasarkan data uji coba pada tahap implementasi, seluruh instrumen valid, reliabel, dan memenuhi syarat sebagai model yang fit; (b) instrumen dengan responden guru pada tahap implementasi menunjukkan seluruh butir instrumen memiliki nilai validitas > 0,30 dan memenuhi kriteria KMO > 0,50 serta koefisien reliabilitas α > 0,70. Kata kunci: pengembangan, instrumen evaluasi, uji kompetensi keahlian ______________________________________________________________DEVELOPING AN EVALUATION INSTRUMENTS OF THE OFFICE ADMINISTRATION EXPERTISE COMPETENCY TEST IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLSAbstract This study aims to develop an evaluation instruments which is appropriate to evaluate the implementation of the Expertise Competency Test (ECT) for the Office Administration Expertise in vocational high schools (VHSs). This developmental research includes four major stages, namely the preliminary stage, the planning and development stage, the trial stage for evaluation and revision, as well as the implementation stage. For the data collection techniques, this study used focus group discussion, questionnaire, interview, observation, and document study. The data analysis for the students' responds was carried out using Lisrel Program version 8.51., while that for the teachers' responds was carried out using SPSS version 17.00 for Windows. The results of the study are as follows. 1) the components of the ECT activities include: (a) the collaboration of the schools and professional associations and the Business Sector/Industrial Sector (BS/IS); (b) the  assessors' performances; (c) infrastructure facilities supporting the ECT; (d) students' attitudes towards the ECT; (e) the information about the students' attainments, and (f) the legal recognition from professional associations and the Business Sector/Industrial Sector or the BS/IS. 2) The study showed that: (a) based on the tryout data in the implementation stage, all items in the instrument with student respondents were valid, reliable, and qualified as a fit model; (b) on the implementation stage, all items in the instrument with teacher respondents had the validity value > 0.3 and, therefore, met the criteria of KMO >0.5 and the coefficient of reliability α > 0.70.Keywords: development,  evaluation instrument, expertise competency test
Evaluating the implementation of authentic assessments in junior high school English lesson Retno Sulistio Ningsih; Nur Wahyumiani
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 24, No 1 (2020)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v24i1.28037

Abstract

This study aims to describe the quality and implementation of authentic assessment planning of English subject at junior high schools in Yogyakarta. This evaluation research used a discrepancy evaluation model. It was conducted at three state junior high schools (Sekolah Menengah Pertama or SMP negeri) in Yogyakarta, which were pilot projects of Curriculum 2013, namely SMP Negeri 5, SMP Negeri 8, and SMP Negeri 15. The data in this study were obtained through documentation, interviews, and questionnaires. The sample was six English teachers of grade VIII and 549 grade VIII students who were taught by the teachers. The data analysis involved descriptive quantitative and qualitative analyses. The results of the study are as follows. First, 50% of the lesson plans made by teachers are in a good category. All (100%) of the lesson plans assess attitude, knowledge, and skill. Some of the lesson plans (33%) include assessment techniques that are in accordance with the competencies assessed, 50% of the lesson plans use high order thinking skill (HOTS) questions, while the other 50% use realistic questions. Second, 51% of the teachers conducted authentic assessments, which are in a good category. Most (77%) of the teachers assessed attitude, knowledge, and skill, 57% of them gave HOTS questions, most (87%) of them gave realistic questions, and most (63%) of them assessed attitude, knowledge, and skill during the learning process.
Meningkatan Keterampilan Menulis dalam Bahasa Inggris untuk Siswa SMP dengan Memberdayakan Objek Nyata yang Berada dalam Kehidupan Siswa Sehari-Hari Ani Pujiastuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1989

Abstract

Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dalam bahasa Inggris dengan memberdayakan objek yang sering dijumpai dan dilabikan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian tindakan kelas ini mempergunakan model Kemmis McTaggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahap mehputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan adalah nilai kemampuan menulis yang didapatkan melalui observasi kelas, catatan lapangan, wawancara, petekaman, dan studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan (1) siswa menjadi lebih aktif dalam mengekspresikan ide dan gagasan, baik secara lisan maupun tertulis, (2) motivasi dan gairah siswa dalam belajar bahasa Inggris meningkat, dan (3) keterampilan siswa dalam menciptakan teks berbahasa Inggris meningkat. Dengan demikian, melalui pengembangan keterampilan menulis dengan memberdayakan objek yang sering dijumpai siswa dalam kehidupan siswa sehari-hari, keterampilan menulis siswa dalam bahasa Inggris menjadi lebih baik.Kata kunci: keterampilan menulis, objek nyata.
Pembentukan Karakter dan Pengembangan Kompetensi Siswa Pendidikan Teknik di SMK Katolik Santo Mikael Surakarta melalui Penerapan Total Quality Management FX. Supriyono Raharjo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembentukan karakter, pengembangan kompetensi siswa, budaya kerja, dan TotalQuaBty Management (TQM) di SMK Katolik Santo Mikael (SMK Mikad) Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan sumber informasi para pengelola, pelaksana, dan pelanggan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen yang relevan. Hasil analisis data menunjukkan pembentukan karakter dan pengembangan kompetensi di SMK Mikael dilakukan melalui empat hal. Pertamat pelaksanaan proses pendidikan dan pelatihan berbasis produksi atau Production Based Training (PBT) dan penerapan manajemen mutu ISO 9001:2000. Kedua, pelaksanaan kegiatan intrakurikuler (teori dan praktik) dan kegiatan ekstrakurikuler mencakup rekoleksi, retret rohani, oleh raga, musik, pecinta alam, dan bela diri. Ketiga, penerapan Kurikulum SMK 2004 diorientasikan kepada kebutuhan dunia usaha dan industri. Keempat, penerapan indikator mutu berbasis pada kepuasan pelanggan dan standar mutu dan persentase serapan dan evaluasi tiap tahun. Kata kunci: pembangunan karakter, pengembangan kompetensi, TQM
MODEL EVALUASI INTERNAL KOMPETENSI GURU BAHASA INGGRIS (MODEL_EIKGBI) SMA Sahraini, Sahraini; Madya, Suwarsih
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2015)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v19i2.5576

Abstract

Studi ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model evaluasi kompetensi guru bahasa Inggris SMA yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan guru dalam proses pemelajaran dan (2) mengetahui efektivitas implementasi evaluasi internal kompetensi guru bahasa Inggris SMA. Studi ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall (1983, p.775). Subjek penelitian berjumlah 17 guru yang berasal dari 7 SMA di Sulawesi Selatan. Konstruk instrumen terdiri atas instrumen untuk mengevaluasi kompetensi guru bahasa Inggris dalam merencanakan pemelajaran, instrumen untuk mengevaluasi kompetensi guru dalam melaksanaan proses pemelajaran, dan instrumen untuk mengevaluai kompetensi guru dalam mengevaluasi hasil proses pemelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengevaluasi kompetensi guru bahasa Inggris. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat efektivitas Model Evaluasi Internal Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMA, model ini kemudian dievaluasi oleh teman sejawat guru bahasa Inggris dan guru bahasa Inggris itu sendiri. Mereka menyimpulkan bahwa komponen dari model tersebut adalah komprehensip, praktis, ekonomis, dan telah didukung oleh instrumen yang valid dan reliabel.Kata kunci: evaluasi internal, model evaluasi, kompetensi guru INTERNAL EVALUATION MODEL OF ENGLISH TEACHERS' COMPETENCY (IEMET) FOR SENIOR HIGH SCHOOLAbstractHigh School that can be used to identify the teacher's strengths and weaknesses in learning and teaching processes and (2) find out the implementation effectiveness of the Internal Evaluation Model of English Teachers' Competency for Senior High School. This study used research & development methods by following the pattern of phases developed by Borg & Gall (1983, p.775).  The subjects of this study were seventeen English teachers from seven Senior High Schools in South Sulawesi. The constructs of instruments consist of the instrument to evaluate English teachers' competency in planning the materials, teachers' competency in teaching and learning processes, and teachers' competency in evaluating the result of teaching and learning processes. An Exploratory Factor Analysis (EFA)was used to analyze he instrument. The result showed the score of  KMO- MSA (Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy) > 0.5,  Bartlett's Test of  Sphericity ≤ 0.05, and the score of items total correlation rit<0.3. Meanwhile, the analysis of rater agreement used was Generalizability  of Variants (GENOVA). The interrater correlation showed that the score of G study was > 0.70. This result shows the instruments have fulfilled the requirement to evaluate the English teacher's competency. In order to know to what extent the effectiveness of the Internal Evaluation Model of English teachers' competency for Senior High School, the model was then evaluated by peer and the English teacher itself. They concluded that the components of the model were comprehensive, practical, economical, and were supported by instruments that valid and reliable.Keywords: internal evaluation, evaluation model, teachers' competency
EVALUASI KEPEMIMPINAN BUDAYA JAWA DALAM PANDANGAN DAN PERILAKU KEPALA SEKOLAH DASAR Supeni, Siti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 16 (2012): Edisi Dies Natalis ke-48 UNY
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v16i0.1105

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pandangan kepala sekolah dasar (SD) terhadap nilai-nilai kepemimpinan budaya Jawa, (2) nilai-nilai kepemimpinan  budaya Jawa dalam perilaku  oleh kepala SD, (3) implikasi kebijakan kepala sekolah dasar terhadap nilai-nilai kepemimpinan  budaya Jawa, (4) implikasi teoritis nilai-nilai kepemimpinan budaya Jawa oleh kepala SD, (5) implikasi praktis nilai-nilai kepemimpinan  budaya Jawa oleh kepala sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis, antropologis, dan hermeneutik. Hasil menunjukkan bahwa (1) ada persamaan dan perbedaan pandangan oleh empat kepala sekolah terhadap nilai-nilai kepemimpinan budaya Jawa. (2) terdapat persamaan dan perbedaan perilaku  kepala sekolah dalam mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan budaya Jawa.Kata kunci: nilai-nilai kepemimpinan, budaya Jawa, sekolah dasar______________________________________________________________AN EVALUATION OF JAVANESE CULTURAL LEADERSHIP VALUES IN THE PERSEPECTIVES AND BEHAVIORS OF ELEMENTARY SCHOOL PRINCIPALS  AbstractThe objectives of this research are to reveal (1) elementary school principals' perspectives of Javanese cultural leadership values, (2) Javanese cultural leadership values in their behaviors, (3) the implication of their policy on the Javanese leadership values, (4) the theoretical implication of Javanese leadership values by principals, and (5) the practical implication of Javanese leadership values by principals. This study applied the historical, anthropological, and hermeneutic approaches. The conclusions of the study are as follows. (1) There are similarities  and differences in perspectives of Javanese cultural leadership values among the four principals. (2) There are similarities  and differences among principals' behaviors in the application of Javanese cultural leadership values.Keywords: leadership values, javanese culture, elementary school
PEMETAAN MUTU PAUD FULLDAY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DAN KELEMBAGAAN PROGRAM PAUD Puji Yanti Fauziah; Sugito Sugito
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v20i1.6952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memetakan Program PAUD fullday; (2) menghasilkan rekomendasi penyelenggaraan PAUD fullday. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Penentuan lembaga yang dijadikan sampel dilakukan secara acak sejumlah 23 lembaga se-DIY. Adapun hasil penelitiannya: 1) Standar pencapaian perkembangan anak sudah baik tetapi hasil capaian perkembangan baru hasil observasi dan penilaian kegiatan pagi sampai siang dan belum dilakukan terintegrasi dan holistik sepanjang hari; (2) rekomendasi dalam penyelenggaraan Program PAUD fullday adalah: (a) diperlukan kurikulum model pembelajaran yang holistik dalam arti menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak dari pagi sampai sore; (b) diperlukan model penilaian yang integratif dari pagi sampai sore dari keseluruhan aktivitas anak, dan (c) pentingnya pemberdayaan orang tua dalam pembelajaran fullday dan lembaga telah melakukan pemberdayaan dengan baik.Kata kunci: PAUD fullday, kualitas layanan dan kelembagaan THE QUALITY MAPPING OF FULL DAY ECD FOR IMPROVING THE QUALITY OF SERVICE AND INSTITUTIONAL PROGRAMS ECDAbstractThis research aims to: (1) mapping the full day early childhood program; (2) Recommendation implementation of full day early childhood education. The method used in this research is the survey. Determination institution randomized sample number 23 taken from the early childhood institutions throughout the District. The description of the implementation of full day early childhood are: 1 Achievement standard child development has been good but the results of the achievements of the new developments on the observation and assessment of activities in the morning until noon, has not carried out an integrated and holistic throughout the day. recommendations for the implementation of full day early childhood program; (a) required a holistic learning model in the sense of stimulating all aspects of child development from morning till evening; (b) assessment of the achievement of the child’s development has not been documented in a neat necessitating a thorough assessment model of the overall activity of the child; (c) the importance of empowering parents in a full day of learning , and institutions have to empower parents with the goodKeywords: full day early childhood , quality of service and institutional