cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN SISWA SMA NEGERI 16 KOTA BANDA ACEH TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN Kesumawati Kesumawati; Eva Susanna; Syarifah Yanti Astryna; Murnia Suri; Ismiati Ismiati; Melda Sofia; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk kebersihan lingkungan, makanan, dan gaya hidup, merupakan langkah krusial dalam menciptakan siswa yang lebih sehat. Kebersihan lingkungan yang baik dapat mencegah penyebaran penyakit, sedangkan pemilihan makanan yang sehat dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Gaya hidup sehat juga berperan penting dalam kesehatan individu. Peningkatan kesadaran siswa dapat dilakukan melalui edukasi, kampanye, peran model, akses yang mudah, pendidikan kesehatan, dan kolaborasi. Siswa perlu memahami manfaat dari kebersihan lingkungan, makanan sehat, dan gaya hidup yang benar. Dengan pemahaman ini, diharapkan siswa dapat mengadopsi kebiasaan yang lebih sehat dan menciptakan perubahan positif dalam kesehatan mereka.Kata Kunci : Kesadaran, Kesehatan, Lingkungan, Gaya hidupEfforts to increase students awareness of the importance of maintaining health, including environmental hygiene, food, and lifestyle, are crucial steps in creating a healthier students. Good environmental hygiene can prevent the spread of diseases, while the choice of healthy food can reduce the risk of chronic illnesses. A healthy lifestyle also plays a significant role in individual health. Increasing students awareness can be achieved through education, campaigns, role models, easy access, health education, and collaboration. Students need to understand the benefits of environmental cleanliness, healthy food, and proper lifestyle. With this understanding, it is hoped that students can adopt healthier habits and create positive changes in their health.Keywords : Awareness, Health,  Environment, Lifestyle
EDUKASI KESEHATAN TENTANG STATUS GIZI DALAM MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN STUNTING DI MAN 5 ACEH BESAR Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh menduduki peringkat tiga nasional untuk angka stunting balita, di bawah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Barat (sulbar). Saat ini, urainya, pemerintah gencar mengampanyekan gerakan pencegahan dan penanganan stunting. Sebab, prevalensi stunting bayi berusia di bawah lima tahun (balita) Indonesia pada 2018 sebesar 30,8%. Masalah kurang gizi dan stunting merupakan dua masalah yang saling berhubungan. Stunting pada anak merupakan dampak dari defisiensi nutrien selama seribu hari pertama kehidupan. Hal ini menimbulkan gangguan perkembangan fisik anak yang irreversible, sehingga menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik serta penurunan performa kerja. Anak stunting memiliki rerata skor Intelligence Quotient (IQ) sebelas poin lebih rendah dibandingkan rerata skor IQ pada anak normal. Gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi bila tidak mendapatkan intervensi sejak dini akan berlanjut hingga dewasa Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2022 dengan melakukan penyuluhan kesehatan di MAN 5 Aceh Besar dengan jumlah peserta 52 orang siswa MAN 5 Aceh Besar. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan wawasan tentang status gizi dalam menurunkan angka kejadian stunting. Kata Kunci : Stunting, Status GiziAceh is ranked third nationally for stunting rates for children under five, after East Nusa Tenggara (NTT) and West Sulawesi (sulbar). Currently, he explained, the government is aggressively campaigning for stunting prevention and handling. This is because the prevalence of stunting in infants under five years old (toddlers) in Indonesia in 2018 was 30.8%. Malnutrition and stunting are two interrelated problems. Stunting in children is the result of nutrient deficiency during the first thousand days of life. This causes irreversible physical development disorders of children, causing a decrease in cognitive and motor abilities as well as a decrease in work performance. Stunting children have an average Intelligence Quotient (IQ) score of eleven points lower than the average IQ score for normal children. Impaired growth and development in children due to malnutrition if they do not get intervention early on will continue into adulthood. This activity was carried out on August 15, 2022 by conducting health education at MAN 5 Aceh Besar with 52 participants from MAN 5 Aceh Besar students. The result of this activity is to increase knowledge and insight about nutritional status in reducing the incidence of stunting.Keywords: Stunting, Nutritional Status 
PENERAPAN BUDAYA K3 DI SMK 4 MEULABOH: UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH Yolanda Oktaria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan sekolah kejuruan memiliki peran penting dalam mencegah kecelakaan kerja, terutama dalam kegiatan praktik siswa. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan implementasi budaya K3 di SMK 4 Meulaboh sebagai langkah strategis dalam meminimalkan risiko kecelakaan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi praktik keselamatan, serta evaluasi efektivitas program melalui observasi dan kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap K3, penerapan prosedur keselamatan yang lebih baik, serta penurunan jumlah insiden kecelakaan ringan selama praktik kerja. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam ketersediaan fasilitas keselamatan yang memadai dan konsistensi penerapan budaya K3. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan budaya K3 di lingkungan SMK
SOSIALISASI TENTANG STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Asmaul Husna; Nuzulul Rahmi; Ulfa Husna Dhirah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia saat ini telah menjadi permasalahan gizi ganda yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Kelompok remaja merupakan salah satu kelompok yang rawan mengalami masalah gizi (gizi lebih atau gizi kurang). Masalah gizi dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara aktivitas fisik dan asupan gizi pada remaja. Remaja perempuan di Indonesia mayoritas memiliki aktivitas fisik yang kurang yaitu sebesar 85% , sedangkan laki-laki sebesar 78%. Kebiasaan makan yang buruk akan menjadi penyebab timbulnya masalah gizi (gizi lebih atau gizi kurang), seperti sering melewatkan sarapan pagi dan mengkonsumsi jajanan yang tinggi kalori menyebabkan sebagian remaja di Nigeria memiliki status gizi yang kurang. Remaja yang berusia 10-14 tahun memiliki prevalensi aktivitas fisik yang kurang yaitu sebesar 68,95% dan umur 15-19 tahun pada kategori aktivitas fisik yang kurang sebesar 54,36 Penyuluhan dilakukan dengan topik “Sosialisasi tentang status gizi pada remaja di SMA Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar”.Pengabdian kepada masyarakat ini mengambil lokasi di SMA Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Dengan 35 Siswi. Waktu peaksanaan 1 hari pada tanggal 9 Februari 2023 di SMA Negeri 1 Baitussalam Kabupaten Aceh Besar.Kata kunci : Sosialisasi pada remaja putri tentang status giziThe nutritional problems that occur in Indonesia today have become multiple nutritional problems, namely undernutrition and overnutrition. Adolescents are a group that is prone to nutritional problems (over nutrition or under nutrition). Nutritional problems are influenced by an imbalance between physical activity and nutritional intake in adolescents. The majority of teenage girls in Indonesia have less physical activity, namely 85%, while boys are 78%. Poor eating habits will be a cause of nutritional problems (over nutrition or under nutrition), such as often skipping breakfast and consuming snacks that are high in calories causing some adolescents in Nigeria to have poor nutritional status. Adolescents aged 10-14 years have a prevalence of less physical activity which is equal to 68.95% and aged 15-19 years in the category of less physical activity of 54.36 Counseling is carried out on the topic "Socialization of the nutritional status of adolescents in SMA Negeri 1 Baitussalam Aceh Besar District”. This community service took place at Baitussalam 1 Public High School, Aceh Besar District. With 35 Girls. The peak time is 1 day on February 9 2023 at Baitussalam 1 Public High School, Aceh Besar District.Keywords: Socialization to young women about nutritional status
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI PUSTU BRAWE WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Linda Rahmi; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 1, No 2 (2019): VOL, 1, NO. 2, OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi yang hanya diberi ASI selama 6 bulan tanpa tambahan makanan cairan lain kecuali vitamin, mineral, dan obat. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Peningkatan kualitas manusia harus dimulai sedini mungkin yaitu sejak dini yaitu sejak masih bayi, salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam peningkatan kualitas manusia adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI). Pemberian ASI semaksimal mungkin merupakan kegiatan penting dalam pemeliharaan anak dan persiapan generasi penerus dimasa depan. Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada 10 orang ibu-ibu yang berada di Pustu Beurawe Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam pada hai kamis tanggal 10 Januari 2019. Media yang digunakan berupa brosur. Hasil yang diperoleh adalah ibu-ibu dapat menyerap dengan baik informasi yang disampaikan dan sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan ini. Kata Kunci : ASI Esklusif
SOSIALISASI KEBERSIHAN DI SMA NEGERI DARUL IMARAH: MENUMBUHKAN KESADARAN TENTANG PENTINGNYA LINGKUNGAN YANG BERSIH Syarifah Yanti Astryna; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman. SMA Negeri Darul Imarah menyadari bahwa kesadaran kebersihan di kalangan siswa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi kebersihan dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kebersihan dan dampaknya terhadap kesehatan serta kenyamanan di sekolah. Sosialisasi ini mencakup penyuluhan tentang kebersihan pribadi dan lingkungan, diskusi interaktif, demonstrasi praktis, dan kegiatan gotong royong. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan, dengan adanya perubahan perilaku positif, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat fasilitas sekolah. Meskipun tantangan dalam mengubah kebiasaan lama masih ada, kegiatan ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mendukung suasana belajar yang lebih baik. Diharapkan sosialisasi kebersihan ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih.
KEGIATAN PREVENTIF MELALUI PEMERIKSAAN UMUM DAN EDUKASI KESEHATAN SECARA DINI PADA MASYARAKAT DI DESA BAK BULOH ACEH BESAR Nanda Desreza; Ade Israwadi; Tri Wahyuni; Nadya Hardiani; Rifal Hardian; Nofa Alesia; Mahyuni Mahyuni; Nyak Marwati; Susi Maulina; Miftahul Amalia; Dessy Zadriana; Rizki Phonna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa bak buloh yang termasuk dalam wilayah Kecamatan kuta baro. Masalah kesehatan pada lansia yang banyak dihadapi di desa bak buloh saat ini antara lain adalah Rheumatik, diabetes melitus dan Hipertensi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan umum dan edukasi Kesehatan secara dini untuk menjaga Kesehatan masyarakat. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Dusun Selat, Desa Bak Buloh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh besar. Luaran dari kegiatan ini adalah meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatannya. Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami batasi untuk 50 peserta yang didistribusikan secara merata di wilayah Dusun Lampoh cek dan Lampoh Paseh. Pada hasil pemeriksaan ditemukan 8 orang yang memiliki tekanan darah tinggi, 6 orang yang memiliki kadar gula darah yang tinggi dan 16 orang memiliki kadar asam urat melebihi batas normal. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan ini secara umum berjalan dengan lancar dengan permasalahan kesehatan pada lansia paling banyak adalah asam urat. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan pengabdian ini kesadaran masyarakat khususnya lansia dapat meningkatkan derajat kesehatan yang optimal.Kata kunci : Pemeriksaan kesehatan, Asam Urat, Diabetes Melitus,HipertensiBak Buloh village, which is included in the Kuta Baro sub-district The health problems faced by the elderly in Bak Buloh Village today include rheumatism, diabetes mellitus, and hypertension. The implementation of community service activities is carried out to provide general examination services and early health education to maintain public health. The target population in implementing this community service is the people of Selat Hamlet, Bak Buloh Village, Kuta Baro District, and Aceh Besar District. The output of this activity is to increase public awareness and knowledge in an effort to maintain their health. We limit the capacity of community service activities to 50 participants who are distributed evenly in the Lampoh Cek and Lampoh Paseh hamlets. The results of the examination found that eight people had high blood pressure, six had high blood sugar levels, and sixteen had uric acid levels that exceeded normal limits. The implementation of this activity in general led to the conclusion that health problems in the elderly were mostly caused by gout. Therefore, it is hoped that through this service activity, public awareness, especially among the elderly, can improve their optimal health status.Keywords: health check, gout,diabetes melitus, hipertensi
BAKTI SOSIAL LINGKUNGAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA REMAJA DI SEKOLAH SMAN 14 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2025 Rahmat Akbar; Ismail Ismail; Ratna Wilis; Finaul Asyura; Fauziah Andika; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bakti sosial lingkungan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SMAN 14 Kota Banda Aceh tahun 2025 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sekaligus membentuk pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, meliputi pembersihan area sekolah, pengelolaan sampah, penataan taman, serta edukasi PHBS melalui penyuluhan interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, di mana siswa, guru, dan pihak terkait bekerja sama secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan lingkungan sekolah, terbentuknya sikap peduli terhadap lingkungan, serta bertambahnya pengetahuan siswa terkait indikator PHBS, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri, dan mengonsumsi makanan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang mendukung terciptanya sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.