cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI UNTUK SISWA SMKFARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati; Rulia Meilina; Silmi Kaffah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan formulasi sediaan kosmetik sederhana merupakan kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi sebagai bekal kesiapan kerja dan kewirausahaan. Namun, sebagian siswa masih memiliki keterbatasan dalam praktik langsung pembuatan produk kosmetik berbasis bahan alam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh melalui pelatihan pembuatan scrub kopi sebagai produk perawatan kulit berbahan alami. Metode kegiatan meliputi penyuluhan materi tentang manfaat kopi sebagai eksfoliator alami, demonstrasi pembuatan scrub, praktik langsung oleh peserta, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep formulasi scrub serta peningkatan keterampilan praktis dalam proses penimbangan, pencampuran, dan pengemasan produk. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama sesi praktik. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi vokasional siswa serta membuka peluang pengembangan produk kosmetik sederhana berbasis bahan alam secara mandiri.
CEGAH STUNTING DENGAN MENGOPTIMALKAN PENGASUHAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) Sahbainur Rezeki; Siti Prawita Hasibuan; Meutia Paradhiba; Lian Varis Riandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama masalah pendek (stunting) dan kurus (wasting) pada balita serta masalah anemia dan kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Masalah kekurangan gizi pada ibu hamil ini dapat menyebabkan berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan kekurangan gizi pada balita, termasuk stunting. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 HPK. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa. Akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki. Penanggulangan Stunting menjadi tanggung jawab kita Bersama, tidak hanya Pemerintah tetapi juga setiap keluarga Indonesia. Karena stunting dalam jangka panjang berdampak buruk tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak tetapi juga terhadap perkembangan emosi yang berakibat pada kerugian ekonomi. Mulai dari pemenuhan gizi yang baik selama 1000 hari pertama kehidupan anak hingga menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
MEMBANGUN KESADARAN PENTINGNYA KESEHATAN DAN GIZI DALAM UPAYA MENGATASI STUNTING SERTA MENINGKATKAN KESEHATAN DI GAMPONG IE MASEN ULEE KARENG Asmaul Husna; Nuzulul Rahmi; Ulfa Husna Dhirah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya menghadapi permasalahan ini dengan pendekatan holistik tidak bisa diabaikan. Dibutuhkan upaya kolaboratif antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan komunitas lokal, untuk mengatasi tantangan ini secara efektif. Perlu dibentuk program-program yang menggabungkan aspek pendidikan, perawatan kesehatan, dan dukungan sosial untuk mendorong perubahan pola pikir dan perilaku yang positif di tengah masyarakat. Dalam rangka merespons situasi ini, langkah awal penting adalah meningkatkan tingkat kesadaran tentang stunting melalui kampanye penyuluhan dan edukasi yang intensif. Selain itu, pelatihan untuk tenaga medis dan relawan kesehatan di desa ini juga perlu ditingkatkan, agar mereka dapat memberikan informasi yang tapat serta bermanfaat untuk masyarakat. Penyuluhan dilakukan dengan topik “Membangun Kesadaran Pentingnya Kesehatan Dan Gizi Dalam Upaya Mengatasi Stunting Serta Meningkatkan Kesehatan Di Gampong Ie Masen Ulee Kareng”.Pengabdian kepada masyarakat ini mengambil lokasi Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng. Dengan 30 orang masyarakat.Kata kunci : Mengatasi stunting serta meningkatkan kesehatanThe importance of addressing these issues with a holistic approach cannot be understated. It requires collaborative efforts between various parties, including local governments, health institutions, and local communities, to address these challenges effectively. Programs need to be created that combine aspects of education, health care and social support to encourage positive changes in thought patterns and behavior in society. In order to respond to this situation, an important first step is to increase the level of awareness about stunting through intensive outreach and education campaigns. Apart from that, training for medical personnel and health volunteers in this village also needs to be improved, so that they can provide accurate and useful information to the community. The counseling was carried out with the topic "Building Awareness of the Importance of Health and Nutrition in Efforts to Overcome Stunting and Improve Health in Gampong Ie Masen Ulee Kareng". This community service took place at the Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng. With 30 people in the community. Keywords: Overcoming stunting and improving health
PENYULUHAN DAN PELATIHAN SIKAT GIGI YANG BENAR BAGI SISWA SDN 12 KECAMATAN BAITURRAHMAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KARIES Henny Febriani; Wirza Wirza; Reca Reca; Cut Aja Nuraskin; Eka Sri Rahayu; Teuku Salfiyadi; Ainun Mardiah; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum dijumpai pada anak-anak usia sekolah, terutama akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan gigi serta kurangnya pengetahuan mengenai teknik menyikat gigi yang benar. Berdasarkan observasi awal di SDN 12 Kecamatan Baiturrahman, ditemukan bahwa lebih dari 60% siswa belum memahami cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta belum mengetahui waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya karies gigi sejak dini, yang apabila tidak ditangani dapat berdampak pada kesehatan umum dan prestasi belajar anak.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dalam menjaga kebersihan gigi melalui penyuluhan dan pelatihan menyikat gigi yang benar. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) penyuluhan interaktif yang mengedukasi siswa tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta dampak karies, menggunakan media audiovisual yang menarik; (2) pelatihan praktik menyikat gigi secara langsung menggunakan model gigi dan sikat gigi dengan teknik Fones yang telah disesuaikan untuk anak usia sekolah dasar; dan (3) evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan, serta observasi keterampilan menyikat gigi.Kegiatan ini melibatkan 80 siswa kelas I hingga III dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan rata-rata sebesar 35% setelah penyuluhan, serta 90% siswa mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif berbasis praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kebiasaan sehat sejak dini. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan serupa di sekolah dasar lainnya dalam rangka pencegahan karies secara berkelanjutan.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GIZI TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI PAUD HARSYA CERIA JEULINGKE BANDA ACEH Chairanisa Anwar; Eva Rosdiana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan gizi merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam membantu proses pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Pemenuhan gizi yang sesuai dengan kebutuhan akan mendorong pertumbuhan yang baik dan sesuai dengan tahap perkembangannya sehingga dapat membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Sebaliknya, jika kebutuhan gizi dalam tubuh tidak tercukupi maka akan mengakibatkan berbagai masalah gizi seperti gizi kurang, gizi lebih, defisiensi zat besi, dan zink. Balita merupakan aset suatu bangsa karena mereka pioneer untuk kemajuan pembangunan. Praktik pemberian makanan yang baik dan tepat sangat penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan gizi balita. Pemberian makanan haruslah tepat yaitu kualitas dan kuantitas sesuai dengan umur anak. Permasalahan yang terjadi karena ketidaktahuan orang tua sehingga asupan anak tidak seimbang antara karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Orang tua cenderung memberikan makanan yang tidak bervariasi, bersifat monoton dan kurang inovatif dan kreatif sehingga anak-anak cenderung bosan dan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak karena kurang nafsu makan sehingga asupan tidak seimbang dengan kebutuhan anak.Kata Kunci: Gizi tumbuh kembang, balita, penyuluhanNutritional needs are very important needs in helping the process of growth and development in children. Fulfillment of nutrition according to needs will encourage good growth and in accordance with the stage of development so that it can form a healthy, intelligent and productive generation. Conversely, if the nutritional needs of the body are not fulfilled, it will result in various nutritional problems such as undernutrition, excess nutrition, iron deficiency, and zinc. Toddlers are an asset of a nation because they are pioneers for development progress. Good and proper feeding practices are very important for the survival, growth, development, health and nutrition of toddlers. Feeding must be appropriate, namely the quality and quantity according to the age of the child. Problems that occur due to parental ignorance so that children's intake is not balanced between carbohydrates, protein, vitamins and minerals. Parents tend to provide food that does not vary, is monotonous and less innovative and creative so that children tend to get bored and have an impact on children's growth and development due to lack of appetite so that intake is not balanced with children's needs.Keywords: Nutrition growth and development, toddlers, counseling 
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN KONSUMSI TABLET FE UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA Alfitri Wahyuni; Ulfa Husna Dhirah; Sahbainur Rezeki; Raudhatun Nuzul ZA; Naura Azkia; Riska Amalia Putri; Noerma Ismayukha; Nurna Fauziah; Siti Afsah; Syarifah Naja; Alya Ramadhani; Anis Hikma Mulia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAnemia merupakan salah satu masalah gizi utama yang banyak dialami oleh remaja putri di Indonesia. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan zat besi, yang diperburuk oleh kebutuhan gizi tinggi selama masa pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Dampak anemia tidak hanya menurunkan daya tahan tubuh, tetapi juga memengaruhi konsentrasi belajar, prestasi akademik, serta kualitas hidup remaja. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah pemberian suplementasi zat besi (tablet Fe) secara rutin, disertai dengan edukasi gizi dan pendampingan agar kepatuhan konsumsi dapat terjaga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan pentingnya konsumsi tablet Fe, sekaligus melakukan pendampingan agar siswa lebih disiplin dalam mengonsumsi tablet Fe secara teratur. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, edukasi, pendampingan konsumsi tablet Fe, serta evaluasi. Peserta kegiatan adalah 60 orang siswi SMAN 1 Krueng Barona Jaya yang dipilih secara purposive. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab, disertai pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan. Pendampingan dilakukan selama empat minggu, di mana siswi mendapatkan tablet Fe yang dikonsumsi secara teratur dengan pengawasan guru dan tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 55% setelah edukasi, serta tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe mencapai 85%. Faktor pendukung kegiatan meliputi antusiasme siswa dan dukungan pihak sekolah, sementara hambatan yang muncul adalah keluhan efek samping ringan dan kurangnya keterlibatan sebagian orang tua. Kesimpulannya, edukasi dan pendampingan konsumsi tablet Fe terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus perilaku pencegahan anemia pada remaja putri. Program ini dapat dijadikan model implementasi pencegahan anemia berbasis sekolah yang berkelanjutan dengan melibatkan guru UKS, puskesmas, serta keluarga siswa. 
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 KUTA BARO ACEH BESAR Chairanisa Anwar; Noni Ariska Muhanda; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, mental, dan aktivitas sehingga, kebutuhan makanan yang mengandung zat-zat gizi menjadi cukup besar. Peningkatan kebutuhan zat gizi pada masa remaja berkaitan dengan percepatan pertumbuhan, dimana zat gizi yang masuk ke dalam tubuh digunakan untuk peningkatan berat badan dan tinggi badan yang disertai dengan meningkatnya jumlah dan ukuran jaringan sel tubuh.. Remaja merupakan salah satu komponen terbesar di Indonesia. Oleh karena itu remaja harus mampu mencetak prestasi disegala bidang sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang  berkualitas. Gejala dari anemia adalah cepat lelah, pusing kepala, letih, lemas, sesak napas, mudah kesemutan, dan merasa mual. Berkurangnya jumlah hemoglobin dalam darah pada remaja dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja ataupun menurunkan kemampuan untuk berkonsentrasi dengan baik sehingga akan menurunkan prestasi belajar. Salah satu penyebab kegagalan studi di sekolah adalah anemia. Keadaan tersebut timbul karena remaja umumnya kurang memperhatikan mutu makanan. Kebanyakan remaja memilih makanan atas dasar pertimbangan selera, bukan atas dasar pertimbangan gizi. Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada 20 orang siswi yang berada di SMA Negeri 1 Kuta Baro Aceh Besar pada hari Selasa tanggal 14 Januari 2020, di ruang laboratorium pada pukul 10.00 Wib. Media yang digunakan berupa brosur, laptop, dan proyektor. Hasil yang diperoleh adalah para siswi dapat menyerap dengan baik informasi yang disampaikan dan sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan ini. Kata Kunci : Anemia, remaja
PROMOSI KESEHATAN TENTANG KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP INTESITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA PRODI S-1 FARMASI UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA Andi Syahputra; Said Rizki Mulya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri terhadap intensitas penggunaan media sosial. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi S-1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia berjumlah 173 yang berusia 12-15 tahun dan memiliki akun media sosial. Peneliti berhipotesis bahwa kepercayaan diri berpengaruh terhadap intensitas penggunaan media sosial pada mahasiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala kepercayaan diri dengan skala intensitas penggunaan media sosial yang disusun dengan teknik Likert. Skala kepercayaan diri memiliki koefisien reliabilitas Alpha Cronbach (a) sebesar 0,879 dan skala intensitas penggunaan media sosial memiliki koefisien reliabilitas Alpha Cronbach (a) sebesar 0,837. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana karena hanya menguji satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R square = 0,003 (F=0,434 dan t = 0,659) dengan nilai signifikansi sebesar 0,511. Hal tersebut membuktikan bahwakepercayaan diri tidak berpengaruh terhadap intensitas penggunaan media sosial.Kata Kunci    : Kepercayaan diri, intensitas penggunaan media sosial
PENGARUH POLA MAKAN SEIMBANG TERHADAP KESEHATAN TULANG PADA REMAJA DI DESA TIBANG KOTA BANDA ACEH Kesumawati Kesumawati; Syarifah Asyura; Eva Susanna; Fitriliana Fitriliana; Murnia Suri; Ismiati Ismiati; Rouzatun Nisa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesehatan tulang pada masa remaja merupakan faktor penting dalam mencegah osteoporosis dan gangguan muskuloskeletal di usia dewasa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penerapan pola makan seimbang yang mencukupi kebutuhan zat gizi, khususnya kalsium, fosfor, vitamin D, dan protein. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pengaruh pola makan seimbang terhadap kesehatan tulang di Desa Tibang, Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan melalui kuesioner. Sasaran kegiatan adalah remaja usia 12–18 tahun yang berdomisili di Desa Tibang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dan hubungannya dengan kesehatan tulang. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap penerapan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan perilaku hidup sehat pada remaja guna mendukung pertumbuhan dan kesehatan tulang yang optimal. Kata kunci: pola makan seimbang, kesehatan tulang, remaja, pengabdian masyarakat ________________________________________ Abstract Bone health during adolescence plays a crucial role in preventing osteoporosis and musculoskeletal disorders in adulthood. One effective effort to maintain bone health is the implementation of a balanced diet that meets nutritional requirements, particularly calcium, phosphorus, vitamin D, and protein. This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge and awareness regarding the effect of a balanced diet on bone health in Tibang Village, Banda Aceh. The methods included health education sessions, interactive discussions, and evaluation of participants’ knowledge before and after the activity using questionnaires. The target group consisted of adolescents aged 12–18 years living in Tibang Village. The results showed an improvement in adolescents’ understanding of the importance of balanced nutrition and its relationship with bone health. Participants also demonstrated a more positive attitude toward adopting healthy eating habits in their daily lives. This activity is expected to serve as an initial step in promoting healthy lifestyle behaviors among adolescents to support optimal growth and bone health. Keywords: balanced diet, bone health, adolescents, community service
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS ULIM KABUPATEN PIDIE JAYA Fauziah Andika; Nuzulul Rahmi; Chairanisa Anwar; Aris Maulana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare pada balita yang lambat ditangani dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti gangguan elektrolit pada tubuh, dehidrasi bahkan sampai kematian. Pencegahan terhadap kejadian diare perlu disesuaikan dengan dan faktor risiko penularannya. Agen penyebab diare dapat berpa zat yang bersifat toksis, zat yang bersifat alergen, maupun infeksi dari mikroba seperti vvirus, bakteri dan parasit (Fitzwater, et al., 2011). WHO memperkirakan bahwa penyebab utama kejadian diare di negara-negara berkembang adalah Rotavirus dan bakteri Escherichia coli. Kedua agen penyakit tersebut sangat erat hubungannya dengan faktor lingkungan seperti hygiene sanitasi, kecukupan sarana air bersih dan air minum, serta kebersihan dan keamanan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2021 di Puskesmas Ulim Tahun 2021. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang diare pada anak danpentingnya menjada kesehatan anak. Kata Kunci: kejadian diare