cover
Contact Name
Reza Luqman Hakim
Contact Email
rlhakim@stiapancamargapalu.ac.id
Phone
+62895422502690
Journal Mail Official
santina@journal.stiapancamargapalu.ac.id
Editorial Address
JL. Dayodara, Talise, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 30908868     DOI : N/A
Core Subject : Social,
SANTINA berfokus pada kajian yang mendalam mengenai manajemen, kebijakan publik, dan tata kelola administrasi dengan penekanan khusus pada nilai-nilai kolaborasi, jejaring sosial, dan partisipasi kolektif dalam proses pengambilan keputusan. Fokus utama dari jurnal ini adalah pada upaya membangun dan memperkuat kapasitas lembaga serta menciptakan solusi dalam konteks penyelesaian sengketa, perumusan kebijakan, dan pengelolaan administrasi yang efisien dan efektif. Jurnal ini juga mendorong perkembangan paradigma baru dalam hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menjalankan tata kelola publik. Jurnal Santina mencakup, tetapi tidak terbatas pada, area-area berikut: 1. Manajemen Publik dan Administrasi: - Model-model manajemen publik berbasis kolaborasi dan jejaring sosial. - Pengelolaan administrasi publik dalam konteks yang semakin kompleks dan terhubung secara global. - Evaluasi dan pengembangan kebijakan administrasi publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 2. Kebijakan Publik: - Pengembangan dan perumusan kebijakan publik yang berbasis pada partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. - Studi kasus kebijakan publik yang sukses dan tantangan dalam implementasinya. - Evaluasi dampak kebijakan publik terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi. 3. Tata Kelola dan Kelembagaan: - Penelitian tentang tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. - Penguatan kapasitas kelembagaan dalam mendukung keberlanjutan pembangunan. - Analisis kebijakan yang mendorong efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya publik. 4. Partisipasi dan Keterlibatan Publik: - Model-model partisipasi publik dalam pengambilan keputusan dan evaluasi kebijakan. - Inovasi dalam membangun jejaring sosial yang mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti. - Peran masyarakat dalam tata kelola pemerintahan yang inklusif dan demokratis. 5. Penyelesaian Sengketa dan Konflik Sosial: - Pendekatan kolaboratif dalam penyelesaian sengketa dalam konteks kebijakan publik dan administrasi. - Peran mediasi, negosiasi, dan dialog sosial dalam meredakan ketegangan sosial. - Studi dan analisis tentang dampak penyelesaian sengketa terhadap penguatan kebijakan publik. 6. Inovasi dalam Manajemen dan Administrasi Publik: - Penelitian mengenai inovasi dalam sistem dan prosedur administrasi publik. - Teknologi dan digitalisasi dalam manajemen publik dan pengambilan keputusan. - Studi tentang transformasi digital dalam pemerintahan dan tata kelola publik.
Articles 53 Documents
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA: STUDI LITERATUR Rizal Abdul Mutaqin; Bunga Farhana; Muhamad Fardhan; Siti Sarah
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja organisasi. Dalam konteks ini, keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan kepuasan kerja merupakan faktor penting yang diduga memengaruhi semangat kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kepuasan kerja terhadap semangat kerja melalui pendekatan studi literatur terhadap penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah yang relevan melalui basis data seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan SINTA, yang kemudian diseleksi berdasarkan kesesuaian variabel dan tahun publikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian mengindikasikan work-life balance berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. Namun demikian, beberapa studi menunjukkan bahwa work-life balance tidak selalu berpengaruh secara langsung terhadap semangat kerja, melainkan melalui peran mediasi kepuasan kerja. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja merupakan variabel kunci yang menjembatani hubungan antara work-life balance dan semangat kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya serta memberikan implikasi praktis bagi organisasi dalam upaya meningkatkan semangat kerja karyawan.
ANALISIS MANAJEMEN PROGRAM BEASISWA PEMUDA TANGGUH DI KOTA SURABAYA BERDASARKAN PERSPEKTIF POAC Aghnia Rohmatul Aulia; Afni Aminatul Zahroh; Farah Amalia Pradina; Najwa Bilqis Maulidia; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Program Beasiswa Pemuda Tangguh di Kota Surabaya sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah ketidaktepatan sasaran penerima beasiswa yang menunjukkan adanya kelemahan dalam pengelolaan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui analisis berbagai sumber sekunder yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teori manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) untuk menilai efektivitas pengelolaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum program telah dirancang dengan baik dan didukung oleh regulasi yang jelas, namun masih terdapat kelemahan pada aspek perencanaan dan pengawasan, khususnya dalam proses verifikasi data penerima. Hal ini berdampak pada ketidaktepatan sasaran program. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem verifikasi dan pengawasan agar program dapat berjalan secara lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN DINAS LINGKUNGAN HIDUP JAKARTA DALAM MENGATASI TANTANGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI TPST BANTARGEBANG Annisa Rahma Ariyani; Vike Agestian Frastami; Kirani Felita June; Cahya Kayla Az Zahra Hartono; Meirinawati Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen organisasi berdasarkan pendekatan George R. Terry (POAC) serta mengevaluasi kapasitas manajemen Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di DKI Jakarta berdampak pada meningkatnya volume sampah yang menekan kapasitas pengelolaan dan memicu kondisi overcapacity di TPST Bantargebang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konseptual fungsi manajemen telah diterapkan, namun implementasinya belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, dominasi metode open dumping, serta keterbatasan sistem pengawasan berbasis risiko. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan yang berkontribusi terhadap meningkatnya potensi risiko kegagalan struktur timbunan sampah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi fungsi manajemen, penerapan teknologi pengelolaan yang sesuai standar, serta pengembangan sistem pengawasan berbasis data guna mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS WIYUNG Chelsea Denisa; Shahirah Nurza Illani; Eka Nur Anggraini; Rikha Janatul Ma'wa; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati Meirinawati
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Wiyung berdasarkan persepsi masyarakat yang disampaikan melalui ulasan pada platform Google Maps. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap 68 ulasan pengguna dalam rentang waktu 2023–2026. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, pengkodean, klasifikasi berdasarkan lima dimensi SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy), serta interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas pelayanan berada dalam kategori cukup baik, yang ditunjukkan oleh dominasi ulasan positif, terutama pada dimensi tangibles dan assurance. Namun demikian, masih terdapat permasalahan pada dimensi responsiveness dan reliability yang belum konsisten, khususnya terkait waktu tunggu dan sistem antrean. Selain itu, dimensi empathy menjadi aspek yang paling banyak mendapatkan keluhan, terutama terkait sikap petugas yang kurang ramah dan kurang responsif terhadap kebutuhan pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan perlu difokuskan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada kualitas interaksi antara petugas dan pasien. Penelitian ini juga menegaskan bahwa ulasan digital dapat menjadi sumber data alternatif dalam mengevaluasi kualitas pelayanan publik.
IMPLEMENTASI PROGRAM HIDROPONIK 1000 LUBANG TANAM PADA KECAMATAN KARAWACI KOTA TANGERANG Dila Marisa Faujiah; Ayuning Budiati
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi Program Hidroponik 1000 Lubang Tanam di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti menurunnya partisipasi anggota aktif Kelompok Wanita Tani (KWT), keterbatasan pendamping program, ketidaklengkapan sarana hidroponik, serta rendahnya kepatuhan dan responsivitas KWT dalam pencatatan dan pelaporan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Hidroponik 1000 Lubang Tanam dengan menggunakan teori Marilee S. Grindle melalui metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Hidroponik 1000 Lubang Tanam di Kecamatan Karawaci belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pendampingan, peningkatan pemasaran hasil, peningkatan partisipasi anggota KWT, serta dukungan kebijakan daerah yang lebih spesifik agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DISIPLIN ANGGOTA KEPOLISIAN DALAM PERSPEKTIF MODEL EDWARD III: STUDI PADA UNIT PROVOS SIPROPAM POLRES MOROWALI Offan Valentino Torokano; Mahfuzat Lamakampali; Muhammad Husain Borahima
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di Unit Provos Sipropam Polres Morowali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive, yaitu personel yang terlibat langsung dalam penegakan disiplin. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan disiplin belum berjalan optimal. Pada aspek komunikasi, penyampaian informasi telah dilakukan secara rutin, namun masih bersifat satu arah dan belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh anggota. Pada aspek sumber daya, terdapat keterbatasan jumlah personel dan fasilitas pendukung yang menghambat efektivitas pengawasan. Pada aspek disposisi, ditemukan adanya inkonsistensi dalam penegakan disiplin yang dipengaruhi oleh faktor kedekatan dan solidaritas antaranggota. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi, meskipun mekanisme telah tersedia, masih terdapat kendala dalam koordinasi dan proses administrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan disiplin tidak hanya ditentukan oleh keberadaan regulasi, tetapi juga oleh kualitas komunikasi, kecukupan sumber daya, integritas pelaksana, serta efektivitas struktur birokrasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan yang bersifat sistemik, terutama dalam penguatan budaya organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya, serta modernisasi sistem administrasi berbasis teknologi.
KINERJA PAMOBVIT POLDA SULAWESI TENGAH DALAM PENGAMANAN OBJEK VITAL PERBANKAN Rohki Fransiscus Purba; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparat kepolisian dalam pelayanan jasa pengamanan objek vital perbankan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Pengamanan sektor perbankan merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi, mengingat lembaga perbankan termasuk dalam kategori objek vital yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yang terdiri dari aparat Pamobvit dan pihak perbankan sebagai pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparat kepolisian pada aspek produktivitas, kualitas layanan, dan responsivitas berada pada kategori baik, yang ditandai dengan kesiapsiagaan aparat, upaya pemberian pelayanan terbaik, serta kemampuan merespons kebutuhan pengamanan secara cepat. Namun demikian, pada aspek responsibilitas masih ditemukan kelemahan berupa ketidaksesuaian pelaksanaan tugas di lapangan, sedangkan aspek akuntabilitas belum optimal yang ditunjukkan oleh belum meratanya kerja sama pengamanan antara kepolisian dan pihak perbankan. Secara keseluruhan, kinerja Pamobvit Polda Sulawesi Tengah tergolong cukup baik secara operasional, namun masih memerlukan penguatan pada aspek kepatuhan prosedural dan akuntabilitas agar pelayanan pengamanan objek vital perbankan dapat berjalan lebih efektif dan terstandarisasi.
IMPLEMENTASI PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RTLH) DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN GRESIK Felinta Qori’atus Syifa; Nayla Maharoh Saniyyah; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Gresik dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi pemerintah daerah, pelaksana program, dan penerima manfaat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif serta evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program RTLH berkontribusi terhadap perbaikan kondisi fisik hunian dan peningkatan kualitas tempat tinggal dengan tingkat realisasi sebesar 86,2%. Namun demikian, dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan, khususnya pada aspek ekonomi, masih terbatas dan belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Kendala utama dalam implementasi program meliputi keterbatasan sumber daya, belum optimalnya koordinasi antar lembaga, serta ketidaktepatan sasaran penerima manfaat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa program RTLH belum optimal dalam menurunkan tingkat kemiskinan karena masih berfokus pada output fisik. Oleh karena itu, diperlukan integrasi kebijakan lintas sektor serta perbaikan sistem implementasi agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM INDONESIA PINTAR DALAM MENDUKUNG KESETARAAN AKSES PENDIDIKAN DASAR MENUJU SDGS 4 Nadeak Nadeak; Mila Rahmawati; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dasar serta kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis data sekunder, khususnya data angka anak tidak sekolah berdasarkan kuintil pengeluaran tahun 2022–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Indonesia Pintar berkontribusi dalam menurunkan angka anak tidak sekolah, terutama pada kelompok ekonomi terbawah. Namun demikian, penurunan tersebut belum sepenuhnya mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan antar kelompok pengeluaran. Hal ini mengindikasikan bahwa efektivitas program masih bersifat parsial dan belum optimal dalam menjangkau kelompok paling rentan. Kendala implementasi yang ditemukan meliputi ketidaktepatan sasaran penerima, keterlambatan penyaluran bantuan, serta keterbatasan akses di wilayah tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada aspek pendataan, validasi penerima, serta koordinasi antar lembaga guna meningkatkan efektivitas program dalam mendukung pemerataan pendidikan dan pencapaian SDGs 4.
ANALISIS STRUKTUR KETENAGAKERJAAN DAN KETIMPANGAN GENDER DI KOTA SURABAYA TAHUN 2024 Zaskia Bilqis; Wia Cynara S. Putri Sampoerna; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ketenagakerjaan serta ketimpangan gender dalam distribusi tenaga kerja di Kota Surabaya tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, berdasarkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya. Analisis dilakukan terhadap penduduk usia 15 tahun ke atas berdasarkan status pekerjaan dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur ketenagakerjaan didominasi oleh kategori buruh/karyawan/pegawai sebesar 56,5%, yang merepresentasikan sektor formal. Namun, sektor informal masih menyerap sekitar 43,5% tenaga kerja, yang menunjukkan adanya dualisme pasar kerja. Dari sisi gender, tenaga kerja laki-laki mendominasi dengan proporsi 57,0%, sedangkan perempuan sebesar 43,0%. Perempuan cenderung terkonsentrasi pada pekerjaan informal dan tidak dibayar, sementara laki-laki lebih dominan pada sektor formal. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur ketenagakerjaan di Kota Surabaya belum sepenuhnya inklusif dan masih dipengaruhi oleh ketimpangan gender. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan ketenagakerjaan yang tidak hanya berfokus pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada peningkatan kualitas pekerjaan dan pemerataan akses kerja bagi perempuan.