cover
Contact Name
Muhammad Azhari
Contact Email
muhammadazhari@unimal.ac.id
Phone
+6282165709035
Journal Mail Official
jrst@unimal.ac.id
Editorial Address
Kampus UNIMAL Bukit Indah, Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 31240798     DOI : https://doi.org/10.29103/jrst.vxix.xxx
Core Subject :
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi (Journal of Civil Engineering and Technology) is open access and publishes articles that make a significant contribution to the body of knowledge and disseminates theoretical or current research findings in the fields of civil engineering and technology. It is open to all engineers, including but not limited to: 1.Building Materials and Structures; 2.Structural and Bridge Engineering; 3.Geotechnical Engineering; 4.Transportation & Road Engineering & Policy; 5.Construction Technology, Economy, and Management; 6.Labour Safety, Procurement, and Legal Aspects in Civil Construction; 7.Water Resources Engineering & Management; 8.Coastal and Port Engineering; 9.Information Technologies in Civil Engineering; 10.Environmental eco-engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Pemetaan Kerusakan Jalan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Pada Jaringan Jalan Kecamatan Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara Mira Fadilla; Mukhlis Mukhlis; Lis Ayu Widari; Fadhliani Fadhliani; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26365

Abstract

Untuk kelancaran masyarakat dan perekonomian, jalan merupakan infrastruktur transportasi darat yang sangat penting. Di sisi lain, Indonesia masih menghadapi masalah kerusakan jalan yang cukup besar. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk membuat peta spasial dan informatif tentang kondisi jalan, penelitian ini bertujuan untuk menilai jenis dan tingkat kerusakan perkerasan lentur di Jaringan Jalan Kabupaten Jambo Aye, Aceh Utara. Indeks Kerusakan Permukaan (SDI) adalah alat evaluasi visual yang mempertimbangkan distribusi, tingkat keparahan, dan jenis kerusakan untuk mengukur kondisi perkerasan. Dimensi kerusakan (retak, lubang, dan deformasi permukaan) diukur dan koordinat GPS dicatat sebagai bagian dari penilaian lapangan visual untuk pengumpulan data. Setelah itu, hasil survei diubah menjadi skor SDI, yang membagi kondisi jalan menjadi empat kelompok: Baik (<50), Sedang (50-100), Rusak Ringan (101-150), dan Rusak Parah (>150). Peta tematik kondisi jalan dibuat menggunakan temuan analisis akhir dan ArcGIS Pro, sebuah program sistem informasi geografis (SIG). Secara umum, kualitas perkerasan pada bagian-bagian jaringan jalan Distrik Jambo Aye yang diperiksa ditemukan dalam kategori Baik. Analisis SDI kuantitatif memverifikasi bahwa perkerasan tersebut berkinerja sangat baik di sebagian besar segmen jalan, meskipun terdapat identifikasi jenis kerusakan kecil seperti retakan memanjang, retakan melintang, retakan tepi, dan lubang. Penerapan SIG berhasil mentransformasikan data SDI menjadi peta yang secara visual menyoroti lokasi-lokasi spesifik atau "hotspots" yang memiliki tingkat kerusakan incipient tertinggi (walaupun masih tergolong Baik), yang penting untuk diprioritaskan dalam inspeksi dan pemeliharaan preventif. Kombinasi metode SDI dan SIG ini terbukti efektif dalam memberikan alat bantu pengambilan keputusan yang dinamis dan informatif untuk perencanaan pemeliharaan jalan yang tepat sasaran.
Analisis Potensi Likuifaksi Pada Ruas Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Dengan Data CPT dan N-SPT (Studi kasus : STA 8+750) Kahlil Gjibran; Abdul Jalil; Lis Ayu Widari; M. Fauzan; Emi Maulani
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26391

Abstract

Pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan tol Sigli – Banda Aceh yang melintasi zona seismik aktif lempeng Indo-Australia dan Eurasia memiliki tantangan geoteknik yang signifikan, salah satunya adalah risiko likuifaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi likuifaksi pada STA 8+750 dengan memanfaatkan data investigasi tanah lapangan berupa Cone Penetration Test (CPT) dan Standard Penetration Test (N-SPT). Metode analisis yang diterapkan mengacu pada prosedur empiris Idriss dan Boulanger (2008) untuk menentukan faktor keamanan (SF) berdasarkan rasio Cyclic Stress Ratio (CSR) dan Cyclic Resistance Ratio (CRR). Tingkat keparahan risiko lebih lanjut dikuantifikasi menggunakan Liquefaction Potential Index (LPI) dengan parameter percepatan tanah puncak (PGA) sebesar 0,35g sesuai SNI 1726:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan data CPT, potensi likuifaksi teridentifikasi pada lapisan permukaan hingga kedalaman 4,6 meter, sedangkan data N-SPT mendeteksi potensi likuifaksi pada lapisan yang lebih dalam yaitu antara 4 hingga 12 meter. Nilai LPI ditemukan pada STA 8+750 dengan nilai 142,8 (CPT) dan 14,25 (SPT) yang mengidinkasikan bahwa lokasi penelitian berada dalam kategori risiko likuifaksi “Sangat tinggi”(Very high). Temuan ini menegaskan perlunya mitigasi geoteknik khusus pada zona-zona yang rentan tersebut untuk menjamin stabilitas infrastruktur jalan tol.
Analisis Kapasitas Lahan Parkir Di Lingkungan Universitas Malikussaleh Abi Fahira; Burhanuddin Burhanuddin; Nura Usrina; Said Jalalul Akbar; Nanda Savira Ersa
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir, menghitung kebutuhan ruang parkir, serta menyusun rekomendasi desain parkir yang sesuai dengan kondisi eksisting kampus. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung di lapangan selama 14 hari efektif kegiatan belajar-mengajar, yaitu dari Senin hingga Kamis pada pukul 08.00–17.00, dengan pembagian pengamatan berdasarkan zona parkir. Data primer meliputi volume parkir, sedangkan data sekunder berupa layout kampus serta data jumlah civitas akademika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling dominan. Volume parkir tertinggi tercatat di Zona A sepeda motor sebesar 2.261 kendaraan, sedangkan mobil penumpang tertinggi sebanyak 132 kendaraan. Akumulasi parkir maksimum sepeda motor mencapai 889 kendaraan di Zona B, sementara mobil penumpang tertinggi tercatat 45 kendaraan di Zona A. Sebagian besar kendaraan termasuk kategori Parkir Waktu Sedang atau Middle Parkers dengan durasi satu hingga dua jam. Kebutuhan parkir mencapai 2.965 SRP untuk sepeda motor dan 140 SRP untuk mobil penumpang. Hasil ini menunjukkan bahwa kapasitas parkir sepeda motor belum mencukupi, sementara parkir mobil relatif mencukupi namun distribusinya belum merata, sehingga diperlukan penataan dan perluasan ruang parkir.
Studi Komparasi Daya Dukung dan Penurunan Pondasi Minipile dan Sumuran Pada Gedung Asrama Haji Banda Aceh Fathia Adila; Wesli Wesli; Sofyan Sofyan; David Sarana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26414

Abstract

Perencanaan pondasi merupakan aspek penting dalam menjamin kestabilan dan keamanan struktur bangunan, khususnya pada bangunan bertingkat yang berdiri di atas kondisi tanah lunak. Pemilihan jenis pondasi yang tidak tepat dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara kapasitas daya dukung dan penurunan yang terjadi. Penelitian ini membahas perbandingan kinerja pondasi minipile dan pondasi sumuran pada Gedung Asrama Haji Banda Aceh dengan meninjau beban aksial struktur atas, kapasitas daya dukung, serta perilaku penurunan pondasi berdasarkan pendekatan perhitungan empiris dan pemodelan numerik. Perhitungan kapasitas daya dukung dilakukan menggunakan pendekatan Meyerhoff serta Reese & Wright, sedangkan penurunan dianalisis melalui metode Vesic dan pemodelan elemen hingga menggunakan Plaxis 3D. Hasil analisis menunjukkan bahwa pondasi minipile memiliki kapasitas daya dukung izin yang lebih besar dibandingkan pondasi sumuran pada seluruh tipe pondasi yang ditinjau, namun menghasilkan penurunan yang lebih besar. Perbedaan perilaku tersebut dipengaruhi oleh mekanisme interaksi tanah–pondasi dan sistem penyaluran beban pada masing-masing jenis pondasi. Hal ini menunjuukan bahwa pondasi minipile lebih efektif dalam menahan beban struktur, sedangkan pondasi sumuran lebih unggul dalam mengendalikan penurunan, sehingga pemilihan jenis pondasi perlu mempertimbangkan keseimbangan antara kapasitas daya dukung dan batas penurunan yang diizinkan sesuai dengan kondisi tanah dan karakteristik bangunan yang direncanakan.
Studi Pemetaan Spasial Kerentanan Likuifaksi Menggunakan Liquefaction Potential Index (LPI) Berbasis Data CPT di Kota Lhokseumawe Hijjaz Rahman; Abdul Jalil; Nanda Savira Ersa; Fadhliani Fadhliani; Lis Ayu Widari
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26429

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kegempaan yang tinggi sehingga rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada wilayah dengan tanah jenuh air. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi di Kota Lhokseumawe berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Robertson & Wride (1998) serta menyusun peta zona potensi likuifaksi berdasarkan nilai Liquefaction Potential Index (LPI) dengan metode Iwasaki dkk. (1982). Analisis dilakukan pada 18 titik CPT melalui perhitungan Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), dan Faktor Keamanan (FS), kemudian dipetakan secara spasial menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada ArcMap 10.8. Hasil penelitian menunjukkan 14 titik CPT memiliki nilai FS < 1 yang mengindikasikan potensi likuifaksi, sedangkan 4 titik lainnya berada pada kondisi aman. Pemetaan IDW berbasis nilai LPI menunjukkan dominasi zona potensi likuifaksi tinggi hingga sangat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Studi Potensi Likuifaksi Berbasis Kecepatan Gelombang Geser (Vs) Di Kota Lhokseumawe Ferdy Rahmanda; Abdul Jalil; Nanda Savira Ersa; Yulius Rief Alkhaly; Yovi Chandra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26430

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kegempaan tinggi yang rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada tanah jenuh air. Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan geser tanah akibat peningkatan tekanan air pori selama guncangan gempa. Kota Lhokseumawe termasuk wilayah dengan aktivitas seismik signifikan sehingga diperlukan analisis potensi likuifaksi untuk mendukung mitigasi bencana dan perencanaan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi berbasis kecepatan gelombang geser (Vs) yang diperoleh dari data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Kayen dkk. (2013), serta menentukan tingkat kerentanan tanah melalui Liquefaction Potential Index (LPI) berdasarkan metode Iwasaki dkk. (1981). Analisis meliputi perhitungan CSR, CRR, FSliq, LPI, dan pemetaan zonasi menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW). Hasil menunjukkan 13 titik berpotensi sangat tinggi, 7 titik potensi sedang hingga tinggi, 2 titik potensi sedang, dan 4 titik tidak berpotensi likuifaksi. Peta zonasi yang dihasilkan dapat menjadi acuan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Analisis Kebutuhan Park and Ride Sebagai Fasilitas Prasarana Transportasi Pada Bus Trans Koetaradja diKota Banda Aceh (Koridor 1 Pusat Kota-Darussalam) M. Nauval; Burhanuddin Burhanuddin; Nura Usrina; T.M. Ridwan; Fadhliani Fadhliani
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26432

Abstract

Meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi di kota Banda Aceh, khususnya pada koridor 1 Bus Trans Koetaradja Pusat Kota–Darussalam, menyebabkan kepadatan lalu lintas kondisi tersebut menunjukkan perlunya fasilitas pendukung yang mampu mengintegrasikan kendaraan pribadi dengan angkutan umum, salah satunya melalui penyediaan fasilitas park and ride. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan minat masyarakat terhadap fasilitas park and ride pada layanan Bus Trans Koetaradja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, observasi lapangan, dan wawancara. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert  untuk mengukur persepsi responden. Dan dilengkapi dengan uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan software SPSS. Hasil analisis dari 15 item  pernyataan yang diajukan oleh peneliti , skor total jawaban responden berada pada range 81%, Yang mengartikan bahwa responden sangat membutuhkan fasilitas  Park and Ride ini. Hasil uji validitas dari semua item rhitung >rtabel (0,197) dapat dinyatakan valid, dan uji hasil Cronbach’s Alpha dari masing-masing variabel adalah > 0,60 maka semua variabel bisa dinyatakan reliabel.
Analisis Stabilitas Lereng Jalan Tol Ruas Sigli - Banda Aceh Muhammad Iqbal Alfathan; Fasdarsyah Fasdarsyah; Lis Ayu Widari; Said Jalalul Akbar; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26465

Abstract

Pembangunan jalan tol sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional memerlukan perencanaan geoteknik yang cermat, khususnya pada pekerjaan timbunan di daerah dengan topografi tidak seragam. Salah satu permasalahan utama yang sering dihadapi adalah ketidakstabilan lereng timbunan akibat variasi sudut kemiringan dan penambahan beban konstruksi, yang berpotensi menimbulkan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai faktor keamanan (safety factor) lereng timbunan pada proyek Jalan Tol Ruas Sigli–Banda Aceh STA 8+650 serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut kemiringan lereng terhadap stabilitas timbunan sebelum dan sesudah pembebanan. Metode yang digunakan meliputi perhitungan manual dengan metode Bishop yang disederhanakan dan pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak GeoStudio (Slope/W). Data penelitian berupa parameter tanah, geometri lereng, serta beban perkerasan dan lalu lintas diperoleh dari laporan geoteknik proyek. Hasil analisis lereng asli dengan sudut kemiringan 30° bahwa sebelum pembebanan nilai safety factor sebesar 2,32 untuk geostudio dan 2,30 untuk metode bishop, setelah ditambahkan pembebanan nilai faktor keamanan menurun menjadi 1,69 dan 1,67. Pada sudut kemiringan bervariasi menunjukkan kemiringan 25° nilai safety factor sebesar 2,66 dan terus menurun hingga 1,36 pada kemiringan 60° sebelum pembebanan, pola yang sama juga terjadi pada kondisi sesudah pembebanan, dimana nilai safety factor turun dari 1,93 pada kemiringan 25° menjadi 0,94 pada kemiringan 60°. Temuan ini menegaskan bahwa sudut kemiringan lereng merupakan parameter dominan dalam menentukan stabilitas timbunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan lereng yang lebih landai diperlukan untuk menjaga keamanan konstruksi, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan pengaruh muka air tanah, curah hujan, dan beban gempa.
Perbandingan Anggaran Biaya Menggunakan Analisis AHSP 2016 dan AHSP 2022 Rauzatul Munawarah; Muthmainnah Muthmainnah; Said Jalalul Akbar; Nura Usrina; Fasdarsyah Fasdarsyah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26757

Abstract

Perencanaan anggaran biaya merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi guna menjamin efisiensi, ketepatan perhitungan, dan pengendalian biaya. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada proyek konstruksi di Indonesia umumnya mengacu pada Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Seiring dengan perkembangan teknologi konstruksi, perubahan metode kerja, serta dinamika kondisi ekonomi, pemerintah melakukan pembaruan standar AHSP dari AHSP 2016 menjadi AHSP 2022. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi pembentukan koefisien alat dan tenaga kerja yang berdampak langsung pada besarnya anggaran biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pembentuk koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 serta menganalisis pengaruh perbedaan tersebut terhadap total anggaran biaya proyek konstruksi jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan studi kasus pada Proyek Preservasi Jalan Buket Rata. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi dokumen RAB, Bill of Quantity (BoQ), serta data harga bahan, upah tenaga kerja, dan biaya alat. Analisis dilakukan dengan menghitung kembali harga satuan pekerjaan berdasarkan kedua standar AHSP, kemudian membandingkan hasil total biaya yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 yang berdampak pada perubahan total anggaran biaya proyek. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pertimbangan bagi praktisi konstruksi dalam menyusun estimasi biaya yang lebih akurat dan sesuai dengan regulasi terbaru.
Kuat Tekan dan Absorbsi Air Paving Block Bermaterial Pasir Mutilan Limbah Beton Ayu Fitria Rizky; Yulius Rief Alkhaly; Muhammad Azhari; Aulia Rachman
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26884

Abstract

Pada penelitian pembuatan beton normal di laboratorium teknik sipil yang telah digunakan, akan menghasilkan limbah beton yang terbuang, dari limbah beton tersebut akan  diolah kembali menjadi pasir limbah beton sebagai bahan pengganti pasir alami, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan dan nilai daya serap air pada paving block dengan substitusi limbah beton pada paving block, benda uji yang dibuat  yaitu dengan cetakan kubus 50x50x50 mm dicetak sebanyak 50 buah, penambahan limbah beton yang dilakukan yaitu dengan variasi persentase 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%, dengan volume semen agregat halus 1pc:3ps, dengan faktor air semen 0,3. Pengujian benda uji dilakukan setelah perawatan selama 28 hari. Pada paving block normal didapat nilai kuat tekan sebesar 24,35 MPa, dan untuk variasi 25% penambahan limbah beton diperoleh kuat tekan 18,01 MPa, terjadi penurunan sebesar 73%, untuk paving block normal daya serap air yang diperoleh sebesar 12,99% dan  untuk campuran 25% limbah beton daya serap air yang diperoleh yaitu sebesar 11,81 terjadi penurunan sebesar 90%. Dari hasil pengujian kuat tekan  yang didapat dengan substitusi pasir limbah beton dapat diklasifikasikan kedalam mutu B (15 - 12,5 MPa) dan untuk daya serap air variasi limbah 0%, 25% sebesar 12,99% dan 11,81% diluar mutu D, variasi limbah beton 50% sebesar 9,86% masuk kedalam mutu D (10%), variasi 75% sebesar 7,82% masuk kedalam mutu C (8%) dan untuk variasi 100% sebesar 5,99 % masuk kedalam mutu B (6%) berdasarkan SNI-03-0691-1996, jika dilihat dari mutu paving block tersebut dapat diaplikasikan untuk area parkir, pejalan kaki, dan taman.

Page 2 of 2 | Total Record : 20