cover
Contact Name
Reza Luqman Hakim
Contact Email
rlhakim@stiapancamargapalu.ac.id
Phone
+62895422502690
Journal Mail Official
lembah@journal.stiapancamargapalu.ac.id
Editorial Address
JL. Dayodara, Talise, Tanamodindi, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : N/A     EISSN : 31108555     DOI : N/A
Core Subject :
LEMBAH berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan komunitas. Jurnal ini menekankan pendekatan praktis, inovatif, dan aplikatif dalam menerapkan pengetahuan di bidang administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Tujuan utama jurnal ini adalah menyebarluaskan pengalaman, gagasan, dan solusi yang lahir dari praktik pengabdian, sehingga dapat menjadi rujukan bersama dalam meningkatkan tata kelola, efektivitas manajemen, pemberdayaan ekonomi, serta pengembangan kebijakan publik yang inklusif dan berkelanjutan. Tema publikasi meliputi: Administrasi dan Tata Kelola Publik dalam konteks program pemberdayaan. Manajemen dan Penguatan Organisasi masyarakat, komunitas, maupun lembaga lokal. Ekonomi dan Kewirausahaan Sosial sebagai strategi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan. Kebijakan Publik dan Advokasi yang muncul dari praktik pengabdian di lapangan. Pemanfaatan Teknologi dan Inovasi untuk mendukung efektivitas kegiatan pengabdian dan pelayanan publik. Dengan fokus tersebut, Jurnal LEMBAH menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada ilmu administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS KOMUNITAS M. Adila Rossa; Hilda Yuliastuti; Andri Cahyo Purnomo; Al-Bahra Al-Bahra
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital, serta memperkuat jaringan sosial ekonomi di tingkat lokal. Metode pengabdian mengacu pada pendekatan action research yang integratif, menggabungkan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Tahapan kegiatan terdiri atas: (1) survei awal dan FGD (Focus Group Discussion); (2) pelatihan digital marketing; (3) fasilitasi penyusunan strategi pemasaran berbasis komunitas; (4) pendampingan implementasi selama dua minggu pasca-pelatihan; dan (5) evaluasi dampak melalui kuesioner, wawancara mendalam, serta analisis media sosial peserta. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi partisipatif, catatan lapangan, dan wawancara dengan 5 pelaku UMKM terpilih, sebanyak 24 pesereta. Data kuantitatif diperoleh dari pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dan alat digital marketing. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap tools digital, aktivitas pemasaran online, serta peningkatan penjualan rata-rata sebesar 80% dalam dua minggu pasca-pelatihan. Pendekatan partisipatif, pendampingan intensif, dan penguatan kolaborasi antar pelaku UMKM terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun modal sosial, rasa percaya diri, dan keberlanjutan usaha melalui pembentukan Komunitas UMKM Mekarbakti. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi literasi digital dengan strategi pemberdayaan berbasis komunitas untuk penguatan ekonomi mikro yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN BUMDES PETERNAKAN KAMBING MELALUI PENDEKATAN PARTICIPATORY ACTION RESEARCH (PAR): STUDI KASUS DESA KLETEKAN M. Ulil Absor; Moh. Ansori
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDes Kletekan memiliki potensi besar dalam pengembangan unit usaha peternakan kambing, namun menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya kapasitas teknis peternak, lemahnya kelembagaan, tidak tersedianya data historis ternak, serta minimnya standar operasional dalam pengelolaan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan BUMDes peternakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap. Metode PAR dilakukan melalui diskusi kelompok terfokus, transek desa, wawancara mendalam, sosialisasi teknis pemeliharaan ternak, serta pendampingan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAR mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pemilihan bibit, manajemen pakan, kesehatan ternak, dan pemeliharaan kandang. Selain itu, kapasitas kelembagaan BUMDes juga mengalami peningkatan melalui penyusunan SOP, perbaikan sistem pencatatan data, dan pembagian tugas yang lebih terstruktur. Partisipasi masyarakat meningkat, ditandai dengan terbentuknya kelompok peternak dan menguatnya praktik gotong royong. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAR efektif dalam mengoptimalkan pengelolaan BUMDes peternakan kambing dan berimplikasi pada peningkatan produktivitas ternak serta keberlanjutan ekonomi desa, sehingga dapat direplikasi sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas di desa lain.
EFEKTIVITAS METODE BELAJAR SAMBIL BERMAIN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN ANAK PINGGIRAN Nurul Faikah; Nur Hikmah; Mus Muliadi; Qudratullah Qudratullah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang tidak menarik dan tidak diterima seringkali menjadi penyebab masalah kebersihan lingkungan di kalangan anak-anak di pinggiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif program seperti "Berdakwah Melalui Games", contohnya, dalam meningkatkan kesadaran anak-anak pinggiran akan kebersihan lingkungan dan bagaimana mereka menjaganya. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif melalui studi kasus. Pendekatan bermain (belajar dengan bermain), diskusi interaktif, dan pemahaman agama tentang kebersihan adalah fokus dari pendekatan komunikasi yang digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi yang memanfaatkan media visual, permainan, dan bahasa sederhana berhasil mengatasi kesulitan literasi dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Ini memungkinkan anak-anak untuk secara efektif menyampaikan dan menginternalisasi pesan kebersihan.
SOSIALISASI INTERAKTIF ANTI NARKOBA DALAM MEWUJUDKAN GENERASI BERSIH DARI NARKOBA DI SMP NEGERI 1 WATAMPONE Yuni Asriani; Wahyudi Ilyas; Muh. Fadil Syahputra; Edrian Edrian; Qudratullah Qudratullah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang dapat mengancam masa depan generasi muda, khususnya pelajar usia sekolah. Upaya pencegahan sejak dini perlu dilakukan melalui kegiatan edukatif yang melibatkan peserta didik secara langsung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai bahaya narkoba melalui kegiatan sosialisasi di SMP Negeri 1 Watampone. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukatif, serta diskusi dan tanya jawab dengan peserta. Kegiatan diikuti oleh 50 orang siswa dengan pendampingan guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 85% peserta mampu memahami pengertian narkoba, mengenali jenis-jenis narkoba, serta menjelaskan dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan dan kehidupan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sikap dan komitmen siswa untuk menjauhi narkoba serta menjaga lingkungan sekolah yang sehat. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya preventif berkelanjutan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
PERAN SERTA ORANG TUA DALAM PEMANTAUAN PERKEMBANGAN MENTAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Lintang Sari; Dewin Safitri; Wahyu Kirana; Florensa Florensa; Fajar Yousriatin; Yunita Anggreini
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan mental emosional sangat penting bagi perkembangan anak baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang, sehingga diperlukan perhatian khusus dalam mendeteksi kondisi mental emosional serta faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan masalah perkembangan yang terjadi. Peran orangtua merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan mental emosional anak usia dini. Peran serta atau keterlibatan orangtua merupakan faktor yang paling krusial karena orangtua adalah sosok yang menciptakan lingkungan aman dan nyaman serta menumbuhkan rasa sayang dan empati pada anak. Selain itu, orangtua juga mempunyai kewajiban untuk membimbing anak dalam mengenali, memahami dan mengungkapkan emosi yang dirasakan secara benar.Perkembangan mental emosional anak merupakan faktor yang memengaruhi kualitas hidup anak baik di masa kini maupun masa akan datang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua terkait pentingnya peran serta orangtua dalam pemantauan perkembangan mental emosional anak usia dini. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode partisipatif yang terdiri dari sosialisasi, penyuluhan dan edukasi, pendampingan, evaluasi dan umpan balik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan tanggal 08 Juli 2025 di Posyandu RW 5 wilayah kerja Puskesmas Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat. Setelah diberikan edukasi mengenai pentingnya peran serta orangtua dalam pemantauan perkembangan mental emosional anak usia dini, 80% peserta menyampaikan sudah memahami terkait perkembangan mental emosional anak usia dini. Perkembangan mental emosional setiap anak bervariasi. Masa usia dini merupakan golden age atau masa keemasan dalam hidup seseorang, yang mencakup seluruh aspek perkembangan, diantaranya perkembangan fisik, kognitif, mental, sosial dan emosi. Pada tahap ini, otak anak berada dalam kondisi optimal untuk menyerap dan memproses informasi, sehingga setiap rangsangan atau stimulasi yang diberikan kepada anak akan mempengaruhi hidup mereka di masa akan datang.
OPTIMALISASI PENCEGAHAN STROKE MELALUI SKRINING SKOR RISIKO STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAR SERASAN PONTIANAK Dewin Safitri; Nurpratiwi Nurpratiwi; Lintang Sari; Wahyu Kirana; Yunita Dwi Anggreini
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan skor risiko stroke merupakan Tindakan pencegahan efektif yang secara signifikan dapat mengurangi kejadian dan dampak stroke dengan mengidentifikasi individu berisiko tinggi sejak dini serta memungkinkan intervensi tepat waktu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mencegah kejadian stroke dengan cara mengidentifikasi kelompok risiko tinggi stroke melalui skrining skor risiko stroke. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan yang terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan tanggal 11 Juli 2025 di Posyandu Mawar RW 3 yang termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat. Hasil skrining didapatkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, usia < 60 tahun, mayoritas menderita hipertensi, frekuensi nadi teratur, tidak menderita diabetes melitus dan hiperkolesterol, bukan perokok, kadang-kadang berolahraga, indeks massa tubuh ideal dan tidak mempunyai riwayat keluarga dengan stroke. Dari hasil tersebut, faktor-faktor yang paling signifikan adalah faktor yang dapat dimodifikasi. Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan, 13 partisipan (65%) termasuk dalam kategori risiko rendah dan 7 partisipan (35%) kategori risiko tinggi. Partisipan yang termasuk dalam kelompok risiko tinggi memerlukan manajemen diri yang baik sehingga pencegahan kejadian stroke dapat dilakukan.
PENINGKATAN KESADARAN SPIRITUAL DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DI RUMAH SAKIT X PONTIANAK Nurul Jamil; Nurul Hidayah; Nisma Nisma
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan kualitas hidup pasien rawat inap di Rumah Sakit X Pontianak sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan holistik berbasis nilai-nilai Islami. Program ini dilaksanakan melalui penyuluhan, pendampingan spiritual, dan praktik teknik relaksasi religius yang dirancang untuk membantu pasien memahami, mengenali, serta memenuhi kebutuhan spiritual mereka selama menjalani perawatan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui audiovisual. Proses Pengabdian melibatkan 14 pasien rawat inap dengan masalah penyakit terminal Gagal Ginjal Kronis (GGK). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat kesadaran spiritual pasien setelah mengikuti program. Seluruh peserta mencapai kategori kesadaran spiritual baik hingga tinggi pada evaluasi akhir yang sebelumnya didominasi oleh kategori sedang dan rendah. Peningkatan ini juga tercermin pada respons pasien yang melaporkan perasaan lebih tenang, peningkatan coping religius, serta motivasi penyembuhan yang lebih baik. Rekomendasi selanjutnya adalah pengintegrasian kegiatan pendampingan spiritual secara berkelanjutan dalam standar pelayanan keperawatan dan proses asuhan keperawatan serta pengembangan sistem edukasi yang lebih komprehensif.
PENGENALAN PERUBAHAN IKLIM SECARA SEDERHANA KEPADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Heri Mulyanti
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya semakin dirasakan hingga tingkat lokal, namun pemahaman mengenai isu ini masih terbatas, khususnya di kalangan pelajar sekolah menengah pertama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap perubahan iklim melalui pendekatan edukatif yang menggunakan bahasa sederhana dan analogi kontekstual. Sasaran kegiatan adalah 40 siswa MTs Muhammadiyah Banjaranyar, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi sosialisasi menggunakan media video edukatif dari BMKG, penyampaian materi visual sederhana, serta diskusi dan tanya jawab interaktif yang dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari siswa. Evaluasi dilakukan melalui pertanyaan umpan balik sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar perubahan iklim, penyebab, dan dampaknya, terutama terkait pemanasan global, ketidakpastian musim, serta perubahan suhu yang semakin dirasakan. Pendekatan analogi dengan istilah “biasanya” dan “tidak seperti biasanya” terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep perubahan iklim secara lebih konkret. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan perubahan iklim dengan pendekatan sederhana dan kontekstual dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun literasi iklim dan mendorong kesadaran generasi muda terhadap pentingnya aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
URGENSI KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP MODERASI BERAGAMA DAN PENCATATAN NIKAH Muhammad Anhar; Andri Astuti; Maisarah Gusvita; Yolana Meliya Sahmat; Muhammad Reza Pahlevi
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya moderasi beragama dan pencatatan nikah di Desa Tenam. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas dengan melibatkan perangkat desa, pegawai keagamaan, lembaga adat, serta perwakilan masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi dialogis yang menghadirkan pemateri dari lembaga keagamaan resmi sebagai sumber rujukan normatif dan administratif. Materi yang disampaikan mencakup aspek keagamaan, hukum, dan sosial terkait pencatatan nikah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai fungsi pencatatan nikah sebagai bentuk perlindungan hukum serta bagian dari praktik keberagamaan yang bertanggung jawab. Peserta juga memperlihatkan sikap yang lebih terbuka dalam menyelaraskan ajaran agama dengan ketentuan negara. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencatatan nikah dan penguatan moderasi beragama di tingkat desa.
UPAYA DALAM MEWUJUDKAN PEMIMPIN YANG CERDAS DAN INOVATIF DALAM ORGANISASI Rahmadanni Pohan; Muli Prima Aldi; Afrida Yanis
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Falah Airmolek Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Jiwa kepemimpinan mahasiswa saat ini mengalami penurunan, hal ini dikarenakan rendahnya partisipasi mahasiswa dalam berorganisasi. Mahasiswa lebih fokus dalam hal penyelesaian beban akademik, lebih senang berlama - lama dalam memainkan gadgetnya, serta ada sebagian mahasiswa yang mencari pekerjaan sampingan dari pada ikut dan aktif dalam berorganisasi. Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kepemimpinan yang cerdas dan inovatif dalam berorganisasi dan bermasyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah seminar dengan pemaparan materi tentang kepemimpinan yang cerdas dan inovatif, Diskusi interaktif dengan para peserta kegiatan, dan Simulasi dan Studi kasus kepemimpinan yang berkaitan dengan kepemimpinan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang bagaimana menjadi pemimpin yang cerdas dan inovatif. Seorang pemimpin haruslah mampu menunjukkan perilaku dan sikap yang layak serta sesuai dengan Integritas, Empati, Komunikasi yang efektif, Adaptif, serta menguasai manajemen waktu dan manajemen resiko.

Page 2 of 3 | Total Record : 30