cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Saintek
ISSN : 14123991     EISSN : 25287036     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 286 Documents
APLIKASI LOAD CELL UNTUK SISTEM MONITORING VOLUME CAIRAN INFUS Diana Lestariningsih; Hartono Pranjoto; Lanny Agustine; Yesiana Dwi Wahyu Werdani; Benedictus Teja
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i1.34441

Abstract

Infus adalah terapi penting bagi pasien yang membutuhan tambahan cairan tubuh. Keterlambatan penggantian cairan infus yang telah habis dapat sangat berresiko bagi pasien karena darah dari pembuluh vena akan masuk kembali ke dalam selang infus. Ini dapat terjadi karena perbedaaan tekanan cairan antara pembuluh vena dan kantong infus. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan alat untuk memonitor volume cairan infus dan menghentikan aliran cairan infus sebelum habis. Alat yang dirancang terdiri atas load cell, modul ADC HX711, mikrokontroler Arduino Uno, dan solenoid pinch valve. Hasil pengujian alat ini menunjukan bahwa alat dapat menampilkan jumlah cairan yang masuk ke pasien dengan monitor menggunakan gelas ukur sebagai penentu jumlah cairan. Alat akan mengaktifkan pinch valve pada saat cairan infus sudah hampir habis. Simpulan dari sistem yang dirancang adalah alat mampu memonitor perubahan volume cairan infus dengan mengonversi output dari load cell ke dalam bentuk volume mL dan alat dapat menghentikan aliran cairan infus saat volume cairan infus minimal telah ditentukan sebesar 10mL. LOAD CELL APPLICATION FOR INFUSION VOLUME MONITORING SYSTEMInfusion is an essential therapy for patients who need additional body fluids. Replacement of IV fluids is vital for the patients because blood from the veins could re-enter the IV line be due to fluid pressure difference between the vein and the infusion bag. This study developed a system to monitor the volume of infusion fluids and stop the flow of intravenous fluids before they run out. The device consists of a load cell, ADC HX711 module, Arduino Uno microcontroller, and a solenoid pinch valve. The result shows that the system can displai the fluid entering the patient and activate the pinch valve when the infusion fluid is almost out. The conclusion shows that the device can monitor changes in the volume of infusion fluid by converting the output of the load cell into volume mL, and the device can stop the flow of infusion fluid when the minimum volume of infusion fluid has been determined 10mL.
PEMANFAATAN SEKAM PADI UNTUK PROSES BIOSORPSI Cr(VI) DALAM SAMPEL AIR SUNGAI CITARUM Lina Rahmawati; Dwi Safanida; Rismayani Solihat; Zahratul Zakiah; Suci Rizki Nurul Aeni
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i2.43813

Abstract

Pencemaran sungai Citarum diakibatkan oleh limbah industri yang dibuang langsung ke sungai. Salah satu komponen limbah cair yang sering ditemui dan bersifat sangat toksik yaitu logam berat kromium(VI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Cr(VI) dalam sampel air Sungai Citarum sebelum dan setelah dilakukan proses biosorpsi dengan menggunakan jumlah biosorben optimum sekam padi yang tidak diarangkan. Proses biosorpsi dilakukan dengan mengontakkan sampel air Sungai Citarum dengan biosorben sekam padi pada variasi berat sebesar 0,1; 0,5; 1,0; 1,5, dan 2,0 g. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan kadar Cr(VI) setelah biosorpsi menggunakan biosorben sekam padi. Persentase penurunan kadar logam Cr(VI) tertinggi terjadi pada seluruh titik sungai dengan penambahan biosorben sekam padi sebanyak 1,5 g yaitu berturut-turu sebesar 41,18%; 62,65%; 55,07%; dan 56,43%. Pada penambahan jumlah biosorben sebanyak 2g mengalami penurunan kapasitas biosorpsi karena terjadi gangguan pembentukan logam-biosorben akibat adanya interfensi antar situs. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kapasitas biosorpsi meningkat sebanding dengan penambahan jumlah biosorben sekam padi dan optimum pada penambahan jumlah biosorben sekam padi sebanyak 1,5 g.UTILIZATION OF RICE HUSKS FOR BIOSORPTION PROCESS OF Cr(VI)IN CITARUM RIVER WATER SAMPLESThe Citarum River, as the river with the highest pollution level in Indonesia, certainly needs to be addressed immediately. The pollution is caused by industries which dump their waste directly into rivers. One of the components of liquid waste that is often encountered and is highly toxic is the heavy metal chromium(VI). This study aimed to determine the Cr(VI) levels in Citarum River water samples before and after the biosorption process using the optimum biosorbent of uncharred rice husks. The method used in this research is descriptive quantitative. The biosorption process was carried out by contacting Citarum River water samples with rice husk biosorbents at various amounts of 0.1 g; 0.5; 1.0; 1.5, and 2.0 g. The test results show a decrease in Cr(VI) levels after biosorption using rice husk biosorbent. The highest percentage decrease in Cr(VI) metal content occurred at all points of the river with 1.5 g of rice husk biosorbent, namely 41.18% respectively; 62.65%; 55.07%; and 56.43%. With the addition of 2g of biosorbent, the biosorption capacity decreased. There is interference with the formation of metal-biosorbent due to interference between sites. From this research, it can be concluded that the biosorption capacity increases with the addition of the rice husk biosorbent and the optimum with 1.5 g of rice husk biosorbent.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP AKTIVITAS Saccharomyces cerevisiae DALAM MENGHIDROLISIS ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) (Effect of fermentation time activity in Saccharomyces cerevisiae Hydrolysis of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes)) Purbowatiningrum Ria Sarjono; Nies Suci Mulyani; Ina Noprastika; Ismiyarto Ismiyarto; Ngadiwiyana Ngadiwiyana; Nor Basid Adiwibowo Prasetya
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i2.43983

Abstract

AbstrakSaccharomyces cerevisiae merupakan khamir yang berpotensi memproduksi enzim selulase yang mampu menghidrolisis ikatan β-1,4-glikosida pada rantai selulosa untuk menghasilkan glukosa. Salah satu sumber selulosa yang mudah ditemukan dan melimpah di alam adalah eceng gondok. Glukosa yang dihasilkan dari proses hidrolisis dapat dimanfaatkan untuk produksi sirup gula, asam organik dan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Saccharomyces cerevisiae yang diadaptasikan pada media fermentasi eceng gondok dan memperoleh data kadar gula pereduksi dari aktivitas Saccharomyces cerevisiae dalam menghidrolisis eceng gondok pada variasi pH dan waktu fermentasi. Proses yang terlebih dahulu dilakukan terhadap eceng gondok adalah delignifikasi dengan NaOH. Saccharomyces cerevisiae diadaptasikan dalam media modifikasi eceng gondok sebagai sumber karbon. Kurva pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dibuat dalam media modifikasi eceng gondok untuk mengetahui waktu optimum pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dalam menghasilkan enzim selulase, sehingga dapat mengetahui fase eksponensial dari Saccharomyces cerevisiae. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Saccharomyces cerevisiae dapat tumbuh pada media fermentasi eceng gondok dan Kadar gula pereduksi tertinggi dari aktivitas Saccharomyces cerevisiae dalam menghidrolisis eceng gondok pada pH optimum 5 dan waktu fermentasi optimum dalam menghasilkan gula pereduksi pada jam ke-48 sebesar 0,267 mg/L dari 0,3 gram eceng gondok kering.Kata kunci: Saccharomyces cerevisiae, hidrolisis selulosa, pH dan waktu fermentasi
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN JARAK PAGAR DAN LIMBAH MINYAK GORENG SEBAGAI SABUN ANTIBAKTERI Aris, Asmi; Gistiana, Ilyas; Hanafia, Hafiizhoh; Arianingrum,M.Si., Retno
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i2.40594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteriktik sabun dari limbah minyak goreng dengan bahan aditif ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn) dan  menguji aktivitas bakterinya terhadap bakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli. Sabun dibuat melalui reaksi saponifikasi NaOH dengan limbah minyak goreng.antibakteri dengan bahan tambahan ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn) berdasarkan persyaratan SNI dan aktifitas antibakteri sabun dengan ekstrak daun jarak pagar terhadap bakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ekperimen laboratorium, dengan melakukan ekstraksi, pembuatan sabun, analisis karakteristik sabun dan uji aktifitas antibakteri. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ektrak daun jarak pagar memiliki kandungan senyawa aktif fenol, saponin, tanin, dan flavonoid. Berdasarkan analisis ANOVA variasi konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh sgnifikan pada pH dan kadar akali bebas sabun. Sabun menunjukan akivitas anti bakteri Staphylococus aureus dan Escherichia coli yag diketahui melalui pengukuran zona bening. Penelitian ini dapat diaplikasikan dimasyarakat sehinga memiliki prospek yang baik dari segi lingkungan dan ekonomi.
EFEK SITOTOKSIK BEBERAPA AKAR BAJAKAH KALIMANTAN TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D Risa Umari Yuli Aliviyanti; Retno Sunarminingsih Sudibyo; Retno Murwanti
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i2.41211

Abstract

Indonesia memiliki sekitar 200 jenis bajakah; empat di antaranya yaitu bajakah tampala, kalalawit, bajakah jari lima, dan longkur telah digunakan oleh suku Dayak untuk pengobatan kanker payudara. Studi ini menguji sitotoksisitas antikanker payudara ekstrak akar dari keempat bajakah tersebut. Ekstraksi menggunakan sample grinding pestle dengan pelarut air, air panas, etanol 96%, dan n-heksan. Uji sitotoksisitas ekstrak dilakukan secara in vitro terhadap sel T47D dengan pembanding tamoksifen. Nilai IC50 dari uji sitotoksik ekstrak etanol, air panas, air, dan n-heksan berturut-turut: 1136; 1871,5; 2294,25; dan 3975,5  µg/mL (R2 = 0,962; 0,943; 0,943; dan 0,956), tamoksifen 9 µg/mL (R2 = 0,9581). Ekstrak etanol bajakah merupakan yang paling toksik dibandingkan dengan yang lainnya sehingga untuk perbaikan nilai IC50 dilakukan ekstraksi reflux menggunakan etanol 96% pada keempat akar bajakah. Hasil menunjukkan nilai IC50 bajakah kalalawit, tampala, longkur, dan jari lima yang membaik yaitu berturut-turut adalah 407; 708; 881; dan 1.096 µg/mL (R2 = 0,9717; 0,952; 0,9367; 0,9369). Keempat ekstrak bajakah mengandung zat aktif antikanker payudara (mengingat nilai R2 uji sitotoksisitas 0,93).CYTOTOXIC EFFECT OF KALIMANTAN BAJAKAH ROOTS ON T47D BREAST CANCER CELLSThere are 200 kinds of bajakah in Indonesia; which bajakah tampala, kalalawit, bajakah jari lima, and longkur which have been used as herbal medicine of anti-breast cancer by Dayak ethnic.  This study was to find out the cytotoxicity of four bajakah extracts toward T47D cell lines with tamoxifen as a positive control. Bajakah extracts of aqua, hot aqua, ethanol 96%, and n-hexane were carried out using a sample-grinding pestle. The IC50 resulted were 1136; 1871.5; 2294.25; and 3975.5 µg/mL (R2 = 0.962; 0.943; 0.943; and 0.956) respectively for aqua, hot aqua, ethanol 96%, and n-hexane extracts; 9 µg/mL (R2 = 0.9581) for tamoxifen. The ethanolic extract was the most toxic compared to other extracts. Therefore, to improve the IC50, reflux extraction was conducted using ethanol 96% to four bajakahs. The improved IC50 were 407; 708; 881; and 1096 µg/mL (R2 = 0.9717; 0.952; 0.9367; 0.9369) for respectively bajakah kalalawit, tampala, longkur, and jari lima. It is concluded that the extracts contained active breast-anticancer substances because all the R2 results were 0.93.
PENGARUH USIA DAUN JELATANG (Urtica dioica L) TERHADAP KADAR VITAMIN C MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET Zuhairiah Nasution; Siti Maimunah; Amila Amila
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i2.43615

Abstract

Daun jelatang (Urtica dioica L) merupakan spesies yang paling banyak dikenal dalam genus urtica dan memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Daun jelatang dapat dimanfaatkan secara luas baik untuk pengobatan, kosmetika maupun untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia daun jelatang terhadap kadar vitamin C-nya dengan metode spektrofotometri ultraviolet. Sampel yang digunakan adalah daun jelatang segar yang tua dan muda. Penelitian diawali dengan analisis kualitatif vitamin C pada sampel daun jelatang tua dan muda kemudian dilanjutkan dengan analisis kuantitatif menggunakan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 265 nm.  Dari penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa kadar vitamin C pada daun jelatang tua lebih tinggi daripada kadar vitamin C daun jelatang muda. Hasil uji beda dengan paired sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna yang ditunjukkan dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,00 (0,000,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa usia daun berpengaruh signifikan terhadap kadar vitamin C Daun Jelatang.THE EFFECT OF STINGING NETTLE (Urtica dioica L) LEAVES’ AGE ON VITAMIN C LEVELS USING ULTRAVIOLET SPECTROPHOTOMETRYNettle leaf (Urtica dioica L) is the most widely known species in the genus Urtica and has many benefits for the community. Nettle leaves can be used widely for medicine, cosmetics, and consumption. This study aims to determine the effect of nettle leaf age on vitamin C levels using ultraviolet spectrophotometry. The samples used were old and young fresh nettle leaves. The study began with a qualitative analysis of vitamin C in old and young nettle leaves samples, followed by quantitative analysis using a spectrophotometer at a wavelength of 265 nm. The research conducted found that vitamin C levels in old nettle leaves were higher than vitamin C levels in young nettle leaves. The results of the different tests with paired sample t-test showed a significant difference as indicated by the Sig. (2-tailed) value of 0.00 (0.00 0.05) so that it could be concluded that leafage had a significant effect on vitamin C levels in nettle Leaf.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI E-COMMERCE BERBASIS WEB PADA CONCORDIA MUSIC SHOP Keanu Luhung Prilantana; I Nyoman Tri Anindia Putra; Emmy Febriani Thalib
Jurnal Penelitian Saintek Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v26i2.36842

Abstract

Dengan adanya kebutuhan akan media pemasaran dan sarana penjualan produk secara daring, sistem informasi e-commerce berbasis website sangat dibutuhkan sebagai sarana jual beli dengan pelanggan, serta pemesanan gitar custom secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem e-commerce bagi Concordia Music Shop guna memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan peluang bisnis bagi usaha Concordia Music Shop. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif dan menerapkan metode SDLC Rapid Application Development (RAD) dalam proses perancangan dan pembangunan sistem. Teknik penotasian rancangan sistem menggunakan Unified Modelling Language (UML) yang berfungsi menggambarkan struktur, perilaku, dan interaksi dalam sistem. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box yang berfungsi untuk menghindari kesalahan performa dan antarmuka. Selain itu, tingkat kepuasan user experience juga diukur menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Berdasarkan hasil pengujian sistem dan pengukuran user experience, sistem yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan Concordia Music Shop serta memiliki tingkat user experience di atas rata-rata.WEB-BASED E-COMMERCE INFORMATION SYSTEM DESIGN ON CONCORDIA MUSIC SHOPWith the need for marketing media and means of selling products online, a website-based e-commerce information system is needed to buy and sell with customers and order custom guitars online. This study aimed to develop an e-commerce system for Concordia Music Shop to expand marketing reach and increase business opportunities for Concordia Music Shop business. This study used qualitative data collection methods and applied the SDLC Rapid Application Development (RAD) method in the system design and development process. The system design notation technique used the Unified Modeling Language (UML) to describe the system’s structure, behavior, and interactions. System testing was carried out using the black box method, which avoids performance and interface errors. In addition, the level of user experience satisfaction was also measured using the User Experience Questionnaire (UEQ). Based on the results of system testing and user experience measurements, the system designed is able to meet the needs of Concordia Music Shop and has an above-average level of user experience.
Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan pada CV.Kaos SisBro Berbasis Website Mulyawan, I Putu Ivan Wiartadi; Putra, I Nyoman Tri Anindia; Sutarwiyasa, I Ketut
Jurnal Penelitian Saintek Vol 27, No 1 (2022)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v1i1.36844

Abstract

CV.Kaos SisBro merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konveksi.Perusahaan ini mempunyai salah satu keunggulan dalam menjalankan bisins konveksi ini yaitu perusahaan ini dapat mencetak satuan dalam artian satu buah baju, satu buah topi, satu buah jersey dan sebagainya. Dan salah satu keunggulan dari perusahaan ini adalah dalam melakukan pemesanan, pelanggan dapat membayarkan uang muka terlebih dahulu. Dengan kedua keunggulan tersebut, perusahaan ini sangat menarik minat konsumen untuk mencetak baju, topi, jersey dan sebagainya dengan jumlah satuan. Untuk menunjang proses pencatatan sampai pelaporan maka akan dirancang sistem informasi penjualan berbasis web untuk CV.Kaos SisBro, yang diharapkan dapat membantu kelancaran dalam proses pemesanan sampai pelaporan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder dalam proses perancangan dan pembangunan sistem informasi penjualan.
Analisis toksisitas dan potensi antikanker ekstrak metanol daun Majapahit (Crescentia cujete) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test Fatimah Fatimah; Rahma Diyan Martha; Danar Danar
Jurnal Penelitian Saintek Vol 27, No 1 (2022)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v1i1.43889

Abstract

Tanaman Majapahit (Crescentia cujete) merupakan salah satu tanaman di Indonesia yang diketahui memiliki senyawa fenolat, saponin, tanin, alkaloid, dan terpenoid. Beberapa jenis senyawa yang termasuk kedalam golongan fenol diketahui memiliki aktivitas antikanker. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui toksisitas ekstrak metanol daun Majapahit menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Pada uji toksisitas menggunakan metode BSLT digunakan lima konsentrasi ekstrak metanol daun Majapahit, yaitu; 500, 400, 300, 200, dan 100 ppm. Ekstrak tersebut kemudian di ujikan pada larva udang Artemia salina L. umur 48 jam. Pada tiap konsentrasi digunakan 10 ekor larva dengan tiga kali pengulangan. Data kematian larva tiap konsentrasi, kemudian di lakukan analiais probit untuk menentukan nilai LC50. Berdasarkan hasil analisis probit dari kematian larva udang pada tiap konsentrasi ekstrak, dapat diketahui bahwa nilai LC50 ekstrak metanol daun Majapahit adalah 642,877ppm. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa ekstrak bersifat toksik dan berpotensi dikembangkan sebagai antikanker karena memiliki nilai LC50 1000 ppm.Analysis of toxicity and anti-cancer potential of Majapahit (Crescentia cujete) leaf methanol extract using Brine Shrimp Lethality Test methodThe Majapahit plant (Crescentia cujete) is one of the plants in Indonesia which is known to have phenolic compounds, saponins, tannins, alkaloids, and terpenoids. Several types of compounds belonging to the phenol group are known to have anticancer activity. The study aimed to determine the toxicity of the methanol extract of the leaves of Majapahit using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. Toxicity test was done using five concentrations of Majapahit leaf methanol extract, there were 500, 400, 300, 200, and 100 ppm. The Majapahit extract was then tested on Artemia salina L. shrimp larvae aged 48 hours. At each concentration, ten larvae were used with three repetitions. Larvae mortality data for each concentration of the extract would be used to carried out probit analysis to determine the LC50 value. Based on the results of the probit analysis of the mortality of shrimp larvae at each extract concentration, it could be seen that the LC50 value of the Majapahit leaf methanol extract is 642.877ppm. So, it means that the extract is toxic and has the potential to be developed as an anticancer because it has an LC50 value of 1000 ppm.
Aplikasi VIS/NIR spectroscopy dan partial least square regression untuk pendugaan nilai warna kulit buah cabai rawit Kusumiyati Kusumiyati; Ine Elisa Putri; Wawan Sutari; Jajang Sauman Hamdani
Jurnal Penelitian Saintek Vol 27, No 1 (2022)
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v1i1.47930

Abstract

Warna kulit buah buah cabai rawit (Capsicum Frutescens L.) merupakan salah satu indikator dari kematangan buah. Visible/near infrared (Vis/NIR) spectroscopy merupakan teknologi alternatif untuk memprediksi warna kulit buah yang dikombinasikan dengan partial least square regression (PLSR). Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi warna kulit buah cabai rawit menggunakan Vis/NIR spectroscopy. Analisis di Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Padj+!adjaran. Sampel yang digunakan yaitu buah cabai rawit var. Domba. Sampel dibagi ke dalam 3 grup, buah cabai rawit hijau, oranye, dan merah. Spectrometer yang digunakan yaitu NirVana AG410 dengan panjang gelombang 300-1065 nm dengan interval 3 nm. Semua data absorban dikoreksi dengan menggunakan metode prapengolahan spektra multiplicative scatter correction (MSC), orthogonal signal correction (OSC), dan standard normal variate (SNV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prapengolahan spektra terbaik untuk memprediksi L*dan b* pada buah cabai rawit yaitu PLSR+OSC sedangkan a* yaitu PLSR+SNV. Nilai akurasi L* dengan OSC yaitu R kalibrasi = 0,99 dan b* dengan OSC yaitu R kalibrasi = 0,76. Akurasi pada a* dengan SNV menghasilkan R kalibrasi = 0.99. Penelitian ini membuktikan bahwa Vis/NIR spectroscopy dan PLSR memiliki akurasi yang tinggi dan dapat digunakan untuk memprediksi warna kulit buah cabai rawit.Application of VIS/NIR spectroscopy and partial least square regression for estimation of skin color in cayenne pepper fruitThe skin fruit color of cayenne pepper (Capsicum Frutescens L.) is one of indicators of fruit maturity. Visible/near infrared (Vis/NIR) spectroscopy is alternative technology to predict of skin color fruit combined with partial least square regression (PLSR). The research was aimed to predict skin color fruit of cayenne pepper using Vis/NIR spectroscopy. Analysis at Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Padjadjaran. The samples used was cayenne pepper var. Domba. The smples were divided into 3 groups, green, orange red cayenne pepper. The spectrometer used was NirVana AG410 spectrometer with 300 to 1065 nm with 3 nm intervals. All of absorbance data were pre-treated using spectra correction methods including multiplicative scatter correction (MSC), orthogonal signal correction (OSC) dan standard normal variate (SNV). The result showed that the best spectra correction method for predicting L*and b* in cayenne pepper was PLSR+ OSC while a*was PLSR+ SNV. The accuracy value of * with OSC is R calibration = 0.99 and b*with OSC is R calibration = 0.76. This research resumed that Vis/NIR spectroscopy and PLSR have high accuracy and can be used to predict the skin color of cayenne pepper fruit.