cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
literatureindonesian@gmail.com
Phone
+6289667890219
Journal Mail Official
literatureindonesian@gmail.com
Editorial Address
Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : https://doi.org/10.24235/
Core Subject :
Indonesian Language Education and Literature also known ILEaL (2502-2261) is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and/or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) and Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). ILEaL is registered in Science and Technology Index (SINTA 2), Directory of Open Access Journals (DOAJ), Garba Rujukan Digital (Garuda), Ministry of Religious Affairs Reference (MORAREF), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) or National Library of The Republic of Indonesia, and several indexing services with e-ISSN: 2502-2261. We receive articles in Indonesian. All the requirements and guidelines are available at Author Guidelines or downloaded from the Template.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
Penyimpangan Pemakaian Kaidah Fungtor Kalimat Pada Artikel Jurnal Priscila Felicia Elu; R Kunjana Rahardi
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6078

Abstract

Conjunctions are part of the construction of a sentence. In writing, there is often a deviation from the sentence function rules related to the conjunction. This study aims to describe the errors of sentence functions in Indonesian. This qualitative research data source is the Indonesian Language Education Master Program students, Sanata Dharma University Yogyakarta. This research's data are sentences in journal articles that deviate from the rules of Indonesian sentence functions. From 100 data, 45 functional errors, 31 conjunction errors, four-function, and conjunction errors at once, and 20 idea ineffectiveness. These functions' errors were categorized into 14 errors in the subject function, 15 errors in the predicate function, three errors in the object function, and 13 errors for both the subject and predicate functions.Konjungsi merupakan bagian dari konstruksi sebuah kalimat. Dalam sebuah tulisan, acap kali terjadi penyimpangan kaidah fungtor kalimat berkaitan dengan konjungtor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan fungtor-fungtor kalimat berbahasa Indonesia. Sumber data penelitian kualitatif ini adalah para mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Data penelitian ini adalah kalimat-kalimat dalam artikel jurnal yang menyimpang dari kaidah fungtor-fungtor kalimat bahasa Indonesia. Dari 100 data, ditemukan 45 kesalahan fungtor, 31 kesalahan konjungtor, empat kesalahan fungtor dan konjungtor sekaligus, dan 20 ketidakefektifan gagasan. Adapun kesalahan fungtor tersebut dikategorisasikan menjadi 14 kesalahan pada fungtor subjek, 15 kesalahan pada fungtor predikat, tiga kesalahan pada fungtor objek, dan 13 kesalahan untuk fungtor subjek dan predikat sekaligus.
Penggunaan Alih Kode Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berperspektif Gender Bekty Tandaningtyas Sundoro
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6108

Abstract

The gender difference is one that affects the use of code-switching. This study aims to describe and explain the types and impacts of code-switching used in gender-based learning. The data in this study are in the form of speech events between teachers and students in Indonesian language learning at SMK Negeri 1 Banyumas. Data was collected by paying attention to gender aspects. Sources of data in this study are documents and informants. The technique of data using interview, observation, proficient, and listening method. The data validity technique uses the triangulation technique of data sources and informant reviews. Data analysis used the intralingual matching method. The results showed that the use of codes was more common in classes with male teachers than female teachers. The positive impact of using code-switching by male teachers makes learning more communicative and students seem enthusiastic about participating in learning. The positive impact on classrooms with female teachers makes learning more formal because teachers can minimize the use of code-switching.Perbedaan gender adalah salah satu yang memengaruhi penggunaan alih kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan jenis dan dampak alih kode yang digunakan dalam pembelajaran berdasarkan gender. Data dalam penelitian ini berupa peristiwa tutur antara guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Banyumas. Data dikumpulkan dengan memperhatikan aspek gender. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen dan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, metode cakap dan simak. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan review informan. Analisis data menggunakan metode padan intralingual. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alih kode lebih banyak dijumpai dalam kelas dengan guru laki-laki dibandingkan guru perempuan. Dampak positif penggunaan alih kode yang dilakukan guru lelaki menjadikan pembelajaran lebih komunikatif dan siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran. Dampak positif pada kelas dengan guru perempuan menjadikan pembelajaran lebih formal karena guru dapat meminimalisasi penggunaan alih kode.
Ekranisasi Novel Hanum & Rangga: Faith & The City Lisma Meilia Wijayanti; Bambang Eko Hari Cahyono; Lulus Irawati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6123

Abstract

The ecranization process allows for change. With this change, generally, the audience will compare between the two. Thus, the audience's appreciation and even the novelist of a film often create satisfaction or vice versa. The purpose of this research is to describe and explain the expansion of the novel Hanum & Rangga: Faith & The City into the film Hanum & Rangga: Faith & The City in terms of plot. This type of research used in this research is qualitative with a qualitative descriptive method. From the results of the expansion analysis, it was found 46 shrinkage findings, 30 additional findings, and 43 varied findings. Thus, the theory of ecranization proves that the storyline of a film that departs from the novel will not be the same.Proses ekranisasi memungkingkan adanya perubahan. Dengan adanya perubahan tersebut, umumnya penonton akan membandingkan antara keduanya. Maka, apresiasi penonton bahkan penulis novel dari sebuah film seringkali menimbulkan kepuasan atau justru sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan ekranisasi novel Hanum & Rangga: Faith & The City ke dalam film Hanum & Rangga: Faith & The City dari segi alur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis ekranisasi ditemukan 46 temuan penciutan, 30 temuan penambahan, dan 43 temuan perubahan bervariasi. Dengan demikian, teori ekranisasi membuktikan bahwa alur cerita sebuah film yang berangkat dari novel tidak akan sama persis.
The Uniqueness of STAD and CIRC Models in Poetry Learning (Keunikan Model STAD dan CIRC dalam Pembelajaran Puisi) Diyan Permata Yanda; Dina Ramadhanti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.6154

Abstract

The purpose of this study is to describe the uniqueness of the Student Team Achievement Division (STAD) and Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) models in terms of poetry learning. This is a quantitative study that uses a pure experimental method. The randomized posttest in the control group was used as the experimental design. With the average similarity test, the study sample was chosen randomly, class of Experiment I and Experiment II. The STAD model was used to teach poetry to experimental class I, and the CIRC model was used to teach poetry to experimental class II. Both learning models can be employed in poetry learning, according to the findings, because they improve poetry understanding skills, social skills in terms of interpreting poetry content, and the process and ultimate outcomes of poetry learning. Both types have their own distinct characteristics that make them suited for poetry instruction. The STAD model differs from others in that it creates opportunities for students to collaborate in groups, take responsibility, and high abilities. The CIRC model is unique in that it divides students into groups according to their level of reading interest, collaborate and encourage one another.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan Model STAD (Student Team Achievement Division) dan CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dalam pembelajaran puisi.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen murni. Desain eksperimen yang digunakan adalah the randomized posttest only control group design. Sampel penelitian dipilih secara random dengan uji kesamaan rata-rata, yakni kelas Eksperimen I dan Eksperimen II. Kelas eksperimen I menerima pengajaran puisi dengan model STAD dan kelas eksperimen II menerima pengajaran puisi dengan model CIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran puisi karena memberi dampak pada peningkatan keterampilan memahami puisi, peningkatan kemampuan sosial dalam hal memaknai isi puisi, dan peningkatan proses dan hasil belajar puisi secara keseluruhan. Keunikan model STAD adalah pemberian reward yang memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk berkolaborasi kelompok, bertanggung, dan pendampingan agar kemampuan kelompok merata. Keunikan model CIRC adalah pembagian kelompok yang didasarkan pada tinggi rendahnya minat baca mahasiswa, bekerja sama, dan saling memotivasi.
Penerapan Think Pair Share dalam Menulis Teks Deskripsi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Veni Nurpadillah; Tato Nuryanto
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i2.6369

Abstract

Writing description text is a language skill that students must master. This is in line with the implementation of the 2013 curriculum for seventh-grade junior high school. Based on the 2013 curriculum it is stated that the learning objectives in writing description text by adjusting core competencies and basic competencies. Core competencies are trying, processing, and serving, according to the material being studied. The core competencies are divided into several basic competencies including understanding verbal and written descriptive texts. The results of this study show, (1) The application of Think Pair Share learning models are effectively used in writing description texts in grade VII students. (2) Writing a description text using the Think Pair Share model can increase student activity. The research method used was a quasi-experimental method and the population of VII grade students of SMPN 1 Ciawigebang.Menulis teks deskripsi merupakan keterampilan bahasa yang harus dikuasai siswa. Hal tersebut sejalan dengan penerapan kurikulum 2013 SMP kelas VII.Berdasarkan Kurikulum 2013 disebutkan, bahwa tujuan pembelajaran dalam kegiatan menulis teks deskripsi dengan menyesuaikan kompetensi inti dan kompetensi dasar. Kompetensi inti yaitu mencoba, mengolah dan menyaji, sesuai materi yang dipelajari. Kompetensi inti tersebut terbagi dalam beberapa kompetensi dasar diantaranya yaitu memahami teks deskriptif secara lisan maupun tulisan. Hasil penelitian ini menunjukkan, (1) Penerapan model pembelajaran Think Pair Share efektif digunakan dalam menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII. (2) Menulis teks deskripsi dengan menggunakan model Think Pair Share dapat membuat keaktifan siswa meningkat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu dan populasinya siswa kelas VII SMPN 1 Ciawigebang.
Pengutamaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Pada Nama Tempat Usaha di Jalan Perjuangan Kota Cirebon Itaristanti Itaristanti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i2.6427

Abstract

Language can be used to communicate in one direction, for example names at the place of business. This study aims to describe the naming of business places in Jalan Perjuangan, Cirebon City, West Java and their relation to efforts to prioritize Indonesian in public spaces. Data collected by listening and documentation. The listening method is realized by a competent, independent listening technique followed by the note taking technique. Documentation is done by taking photos. Data analysis was carried out using the equivalent method with translational disaggregation and distribution methods or the distribution method. The distributional method is carried out using the reverse technique. Meanwhile, the presentation of the results of data analysis is done by the informal method or descriptive method, namely the presentation with ordinary words. The results showed that the naming of business places in the Struggle Street there are shaped: words, phrases, and compounds. Meanwhile, in terms of the language used, there are businesses that speak Indonesian, English, Javanese, Japanese, Chinese, a fusion of Indonesian and English, and a combination of Javanese and English. In addition, inappropriate words were also found, both in Indonesian and English.Bahasa dapat dilakukan untuk berkomunikasi satu arah, misalnya nama-nama pada tempat usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penamaan tempat-tempat usaha di Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Jawa Barat dan kaitannya dengan upaya pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik. Data dikumpulkan dengan metode simak dan dokumentasi. Metode simak direalisasikan dengan teknik simak bebas libat cakap yang dilanjutkan dengan teknik catat. Dokumentasi dilakukan dengan pengambilan foto. Analisis data dilakukan dengan metode padan dengan daya pilah translasional dan metode distribusional atau metode agih. Metode distribusional dilakukan dengan teknik balik. Sementara itu, penyajian hasil analisis data dilakukan dengan metode informal atau metode deskriptif, yaitu penyajian dengan kata-kata biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan tempat-tempat usaha di Jalan Perjuangan ada yang berbentuk: kata, frasa, dan majemuk. Sementara itu, dari segi bahasa yang digunakan, ada tempat usaha yang berbahasa Indonesia, Inggris, Jawa, Jepang, Cina, perpaduan antara bahasa Indonesia dan Inggris, serta perpaduan antara bahasa Jawa dan Inggris. Selain itu, ditemukan pula kata-kata yang tidak tepat, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Kritik Sosial dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari (Social Criticism in the Novel Pasung Jiwa by Okky Madasari) Lusy Novitasari
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.6560

Abstract

This study aims to describe and explain the social criticism contained in the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari. The method used is the descriptive qualitative method. The data source of this research is the text of the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari, first printed in 2013 and published by PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta Publisher. This research is focused on problems related to social criticism. The data was obtained by using the document technique and analyzed in terms of content. The approach used in the sociology of literature. The research stages consist of data identification, data description, data analysis, and data interpretation. The results of the study indicate that this novel contains criticisms of parental/family confinement, abuse of transgender women, the miserable life of factory workers, the lives of commercial sex workers, those in power, and government arbitrariness, as well as the existence of laskar/religious defenders.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kritik sosial yang terdapat dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari, cetakan pertama tahun 2013 dan diterbitkan oleh Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan kritik sosial. Data diperoleh dengan menggunakan teknik dokumen dan dianalisis dari segi isi. Pendekatan yang dipergunakan adalah sosiologi sastra. Tahapan penelitian terdiri atas: identifikasi data, deskripsi data, analisis data, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung kritik terhadap: kungkungan orang tua/keluarga, kesewenangan kepada waria (transgender), kehidupan nestapa buruh pabrik, kehidupan pekerja seks komersial, pihak yang berkuasa dan kesewenangan pemerintah, serta adanya laskar/pasukan pembela agama.
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Berkebutuhan Khusus Leni Rahmania; Anggia Suci Pratiwi; Rahmat Permana
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6689

Abstract

Children's language acquisition is not only influenced by stimulation factors, but also by responding to a set of tools. This study aims to describe the language acquisition of children with special needs in SDIT Idrisiyyah Tamansari, Tasikmalaya City, West Java. Data were collected using observation, interviews, and documentation. The validity test was carried out by expert judgment and triangulation. The results showed that the acquisition of syntactic language through several components, namely: sentences, clauses, phrases, and words. The syntactic acquisition is in the form of being able to say, but there is still an incorrect pronunciation.Pemerolehan bahasa anak bukan hanya dipengaruhi faktor rangsangan, tetapi juga dengan mengadakan respon pada seperangkat peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak berkebutuhan khusus di SDIT Idrisiyyah Tamansari, Kota Tasikmalaya Jawa Barat. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan dengan expert judgment dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa sintaksis melalui beberapa komponen, yaitu: kalimat, klausa, frasa, dan kata. Pemerolehan sintaksis berupa mampu mengatakan, tetapi masih ada pengucapan yang tidak tepat.
Multicultural Students' Attitudes and Language Choices In The Era Of Industrial Revolution 4.0 (Sikap dan Pilihan Bahasa Mahasiswa Multikultural pada Era Revolusi Industri 4.0) Elza Leyli Lisnora Saragih; Tiarma Intan Marpaung; Mhd. Pujiono
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i2.6701

Abstract

The aim of this study is to describe students' attitudes and language choices. Using a qualitative descriptive approach, the study was conducted on students from the University of HKBP Nommensen Medan, Indonesia. The study was conducted from January to February 2020. Questionnaires, interviews, and participatory observations are used to collect data. The data was quantitatively examined using a Likert scale. The results revealed that students have a positive attitude and make good choices of Indonesian. Other languages have not succeeded in replacing Indonesian as a national language and a symbol of national identity. The sense of pride in Indonesian is still high. English language proficiency is perceived as more self-assured, more modern, and reflective of the speaker's intelligence. Students believe that knowing a second language will help them obtain work and build international relationships. Indonesian is still widely used for professional and informal communication. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap dan pemilihan bahasa para mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2020. Alat pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan pengamatan partisipatif.  Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan pemilihan bahasa Indonesia dalam kategori tinggi. Posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan lambang identitas bangsa belum tergantikan oleh bahasa lain. Rasa kebanggaan terhadap bahasa Indonesia masih tinggi. Adapun penguasaan bahasa Inggris dipandang lebih menunjukkan kepercayaan diri, lebih modern dan menggambarkan inteligensia penuturnya. Mahasiswa berpandangan bahwa kemampuan berbahasa asing akan mempermudah dalam mencari pekerjaan dan menjalin hubungan internasional. Komunikasi formal dan nonformal masih dominan menggunakan bahasa Indonesia.
Bahan Ajar Pembelajaran Cerita Pendek Berbasis Integrasi Keilmuan di Sekolah Menengah Pertama Emah Khuzaemah; Hikmah Uswatun Ummi
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6978

Abstract

This study aims to develop short story teaching materials based on scientific integration. This study focuses on the analysis of needs and the development of teaching materials in junior high schools. Needs analysis was carried out using a questionnaire technique. Based on the results of the needs analysis, this scientific integration-based teaching material is urgently needed by Indonesian language teachers at MTs. The teaching materials developed are entitled "Bahan Ajar Cerpen Berbasis Integrasi Keilmuan, menggali makna kehidupan melalui cerpen". This teaching material is prepared in addition to improving the Indonesian language skills of grade nine MTs / SMP students, it can develop students 'spiritual intelligence in understanding the meaning of life and students' critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar cerita pendek berbasis integrasi keilmuan. Penelitian ini berfokus pada analisis kebutuhan dan pengembangan bahan ajar di Sekolah Menengah Pertama. Analisis kebutuhan dilakukan dengan menggunakan teknik angket. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, bahan ajar berbasis integrasi keilmuan ini sangat dibutuhkan oleh guru-guru bahasa Indonesia di MTs. Bahan ajar yang dikembangkan berjudul Bahan Ajar Cerpen Berbasis Integrasi Keilmuan, menggali makna kehidupan melalui cerpen. Bahan ajar ini disusun selain untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia siswa MTs/SMP kelas sembilan, dapat mengembangkan kecerdasan spiritual siswa dalam memahami makna kehidupan dan keterampilan berpikir kritis siswa.

Page 11 of 29 | Total Record : 281