cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL TANGKAPAN KAPAL MINI PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PEKALONGAN Imanda, Sakti Nur; Setiyanto, Indradi; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.403 KB)

Abstract

PPN Pekalongan memiliki dominasi kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap purse seine. Produktivitas kapal penangkap ikan merupakan tingkat kemampuan memperoleh hasil tangkapan ikan yang ditetapkan dengan ukuran tonase kapal, kekuatan mesin kapal, jenis alat penangkap ikan, jumlah trip operasi penangkapan per tahun, dan kemampuan tangkap rata-rata per trip. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan kapal mini purse seine dan menganalisis tingkat produktivitasnya. Metode yang digunakan metode deskriptif studi kasus Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisa asumsi klasik, analisis fungsi produksi Cobb-Douglas dan analisis produktivitas. Hasil penelitian yang didapat ialah  faktor-faktor yang berpengaruh pada hasil tangkapan kapal mini purse seine di PPN Pekalongan terdapat empat faktor. Faktor tersebut ialah  jumlah BBM (X1), GT kapal (X2), daya lampu (X3), dan mesin kapal (X4) karena nilai Sig < α. Nilai rata-rata produktivitas berdasarkan kemampuan penangkapan rata-rata pertrip yaitu 1,47 ton/hari atau 1.470 Kg/hari. Nilai produktivitas rata-rata berdasarkan kekuatan mesin kapal mini purse seine yaitu 0,06 ton/PK/trip atau senilai 60 kg/PK/trip. Hal ini menunjukkan bahwa kapal mini purse seine memiliki tingkat kemampuan memperoleh hasil tangkapan rata-rata sebesar 1.470 Kg/hari dan 60 Kg/PK/trip.Pekalongan Archipelago fishing port have a dominance fishing activities using  purse seine. Productivity of fishing vessels is the ability to obtain the level of fish catches were determined by the size of the vessel tonnage, Ship engine power , the type of fishing gear , the number of fishing operations trips per year, and the ability of the average catch per trip. The aim of this research is to analyze the factors that affect production mini purse seine vessels and analyze the level of productivity. Descriptive study case was used in this research . The method of election of the respondents used purposive sampling. The analytical method used was classical assumption test, production function Cobb-Douglas, and analysis of vessel productivity. The results of the research showed that factors which had real contribute  on the vessel production in PPN Pekalongan were four factors. There were the amount of fuel (X1), gross tonnage  (X2),the amount of wattage bulbs (X3) and vessel engine (X4)because the value of Sig < α The average value of the productivity of catch ability mini purse seine vessels was 1,47 ton /day or 1.470 Kg /day . It means mini purse seine vessels which have high levels of ability to obtain the catch average of 1.470 Kg / day. The average productivity of vessel engine of mini purse seine vessels was 0,06 ton/PK/trip or 60 kg/PK/trip. It means mini purse seine vessels which have high levels of ability to obtain the catch average of 60 kg/PK/trip.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMI ALAT TANGKAP ARAD (GENUINE SMALL TRAWL) DAN ARAD MODIFIKASI (MODIFIED SMALL TRAWL) DI PPP TAWANG KENDAL Widyawati, Aditya; Fitri, Aristi Dian Purnama; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.963 KB)

Abstract

Penggunaan Arad (Small Trawl) di Perairan Indonesia, khususnya di PPP Tawang telah dilarang oleh pemerintah berdasarkan Keppres No. 39 tanggal 1 Juli 1980 karena dianggap tidak ramah lingkungan. Akan tetapi banyak nelayan yang masih menggunakan alat tersebut untuk operasi penangkapan. Penelitian ini dilakukan karena agar Arad dapat dioperasikan di PPP Tawang dan menjadi alat tangkap yang efektif dan efisien baik secara teknis maupun secara ekonomi melalui modifikasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aspek teknis; jenis dan berat total hasil tangkapan; serta aspek ekonomi (pendapatan, biaya, keuntungan dan R/C ratio) alat tangkap Arad dan Arad modifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode analisis data, yaitu analisis ekonomi dan analisis uji t. Hasil penelitian berdasarkan aspek teknis, mengindikasikan bahwa alat tangkap Arad dan Arad Modifikasi hampir sama. Perbedaannya  tersebut terletak pada bagian badan jaring dan codend. Umumnya Arad terdapat 5 badan jaring dan mesh size codend 0,75 inchi sedangkan Arad Modifikasi hanya terdiri dari 3 badan jaring dan mesh size codend 1,5 inchi. Berat hasil tangkapan pada Arad lebih banyak dibandingkan dengan Arad modifikasi karena pada Arad modifikasi lebih selektif terhadap ukuran ikan yang tertangkap. Pendapatan dari Arad modifikasi lebih rendah daripada pendapatan dari Arad, tetapi keuntungan yang diperoleh dari pengoperasian Arad Modifikasi lebih tinggi. Hal ini dikarenakan biaya produksi Arad Modifikasi lebih sedikit. Fishing activities using small trawl was prohibited by indonesian government, especially in Tawang, Kendal sea waters base on Keppres No. 39 tanggal 1 Juli 1980 due to selective issue and not envromentaly friendly. But until today fishers still operation this fishing gear for fishing activity. Therefore, this research was conducted as expected Arad can be operated in PPP Tawang effective and efficient both technically and economically for fishing. The purpose of this research were to analyze the technical aspects; catching composition and total weight;  also economic aspects (income, expenses, profit and R/C ratio) for both genuine and modified small trawl. The method used was  descriptive method. Data analysis methods, using economic analysis and t-test analysis for total weight differences between genuine and modified small trawl. The result construction genuine and modified small trawl is almost the same. The differences were in the body and codend. Genuine has 5 bodies and codend mesh size of 0.75 inch while in modified Arad has 3 bodies and codend mesh size of 1.5 inch. The catching composition that were caught was same. For the total weight of the genuine small trawl catching was more than Modified small trawl, because Modified Arad was more selective than genuine; and income at Modified Arad smaller than the income of genuine. But the benefits from the operation of modified small trawl was higher. It’s because the production costs modified small trawl was cheaper.
ANALISIS RANTAI NILAI KOMODITAS IKAN KUWE (Caranx sp) DI KECAMATAN TELUKNAGA, KABUPATEN TANGERANG Fakhrudin, Abdul Ghani; Wijayanto, Dian; Dewi, Dian Ayunita Nugraheni Nurmala
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.05 KB)

Abstract

Kabupaten Tangerang memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup tinggi untuk dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir. Salah satu jenis ikan yang dikatagorikan sebagai ikan berekonomis tinggi adalah ikan kuwe (Caranx sp). Harga jual ikan kuwe segar yang cukup tinggi dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Tangerang dalam sektor perikanan tangkap, sehingga diperlukanya tataniaga yang adil terhadap produk ikan kuwe segar mulai dari produsen sampai konsumen.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis rantai pemasaran ikan kuwe  (Caranx sp) di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, menganalisis perhitungan margin pemasaran antar pelaku rantai pemasaran ikan kuwe (Caranx sp) di Kecamatan Teluknaga dan menganalisis rantai nilai (Value Chain) ikan kuwe (Caranx sp) di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pengambilan sampel incidental sampling, snowball sampling, dan purposive sampling. Jenis pelaku pemasaran yang digunakan meliputi nelayan, bakul, pedagang, dan restoran. Rantai pemasaran ikan kuwe terdiri dari 3 rantai dengan besar total margin per rantai adalah 84%, 71% dan 62%. Ketiga rantai tersebut belum dikatakan efisien karena persentase fisherman’share yang didapat kurang dari 50% sebesar 29% pada rantai ketiga dan 38% pada rantai kedua.Semakin besar margin antara harga jual nelayan dengan harga beli sampai ke konsumen, maka fisherman’s share akan lebih kecil. Analisis rantai nilai ikan kuwe pada penyebaran margin keuntungan di rantai kedua adalah nelayan 57%, bakul 11%, dan pedagang 32%. Persentase tesebut mengartikan bahwa keuntungan tersebesar dinikmati oleh nelayan. Penyebaran margin keuntungan di rantai ke 3 adalah 74% nelayan dan 26% keuntungan di nikmati oleh pedagang kecil.
OPTIMALISASI TINGKAT PEMANFAATAN FASILITAS DASAR DAN FUNGSIONAL DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA NIZAM ZACHMAN JAKARTA DALAM MENUNJANG KEGIATAN PENANGKAPAN IKAN Sinaga, Genesis Vennikson; Rosyid, Abdul; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 1: Januari, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.037 KB)

Abstract

Nizam Zachman Ocean Fishery Port Jakarta (PPSNZJ) is the center of fishing activities in Jakarta. This is supported by the location of its strategic location that has the potential to own a good fhishery resources. As Indonesia entered the ara of decentralization, each district is required to be able to support their own region to optimize the full potential of the area both real and non real sector. Therefore, in the fisheries sector, built Nizam Zachman Jakarta Ocean Fishery Port (PPSNZJ). The study aims to determinate the condition of facilities, to analyze the level of optimization, and analyze appropriate strategies to be applied in the development of PPSNZJ with current condition. The method used in this study was descriptive sampling and purposive sampling analysis of the utilization rate of facilities and SWOT analysis were used in this study. The result obtained that the existing facilities at the Nizam Zachman Jakarta Ocean Fishery Port (PPSNZJ) was still good condition and still proper to use, with the cruise line utilization rate 87%, 96% harbor pool, pier 110%, 129% TPI. From these result could be concluded than the optimization of basic facilities and fully functional facilities have not been utilized optimally. While the result obtained from the application of SWOT analysis S-O strategy (Strength-Opportunity) which means that the strategy in its application to use force to take advantage of an opportunity.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN ARAD MODIFIKASI (MODIFIED SMALL BOTTOM TRAWL) DI PERAIRAN PPP TAWANG KENDAL JAWA TENGAH Mahendra, Feldi; Fitri, Aristi Dian Purnama; Asriyanto, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 1: Januari, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.453 KB)

Abstract

Arad (Small Bottom Trawl) merupakan alat penangkap ikan yang dominan di PPP Tawang, Kendal, Jawa Tengah. Modifikasi arad diperlukan agar arad menjadi alat penangkap ikan yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah menganalisis komposisi hasil tangkapan arad modifikasi dan membandingkan dengan arad genuine. Metode yang digunakan adalah experimental fishing yang dilaksanakan pada bulan April 2014 dengan jumlah setting 15 kali pada setiap arad. Komposisi hasil tangkapan dominan yang didapatkan mempunyai jenis spesies yang sama. Hasil tangkapan yaitu Udang Putih (Penaeus merguensis), Udang Ronggeng (Harpiosquilla raphidea), Kepiting (Scylla serrata), Sotong (Sepia oficinalis), Cumi-cumi (Loligo sp), serta jenis-jenis ikan demersal seperti Ikan Tigawaja (Otolithes ruber), Ikan Petek (Leiognathus sp), Ikan Ekor Kuning (Caesio erythrogaster), Ikan Kuniran (Upeneus sulphureus), Ikan Layur (Trichiurus savala). Berat rata-rata hasil tangkapan arad genuine adalah 6500,67  gram dan arad modifikasi adalah 2916,93 gram. Analisis stasistik uji t menunjukkan bahwa berat rata-rata hasil tangkapan arad genuine dan modifikasi berbeda nyata (thit=7,87 > ttabel=2,145). Ukuran panjang total hasil tangkapan dominan arad modifikasi yaitu Udang Putih (Penaeus merguensis) 7,5 – 19 dan Udang Ronggeng (Harpiosquilla raphidea) 6 – 15,5 lebih panjang dibandingkan arad genuine yaitu Udang Putih (Penaeus merguensis) 5 – 19 dan Udang Ronggeng (Harpiosquilla raphidea) 5,5 – 14. Perhitungan efektivitas penangkapan menunjukan arad genuine mempunyai nilai efektivitas 69% lebih besar dibandingkan arad modifikasi 31%.  Small Bottom Trawl was a dominant fishing gear used in Fishery Port Beach, Tawang, Kendal Regency, Central Java. Modification of this gear was needed to make small bottom trawl more enviromentally friendly fishing gear. The aim of the research was to analyzed the total catch of the modified small bottom trawl and compared it with the genuine small bottom trawl. The methods used were experimental methods which held on April 2014 with 15 times total settings on each small bottom trawl. Dominant composition of the catch has the same species. The catch are Penaeus merguensis, Harpiosquilla raphidea, Crab (Scylla serrata), Sepia oficinalis, Squid (Loligo sp), and demersal fish species such as Otolithes ruber, Leiognathus sp, Caesio erythrogaster, Upeneus sulphureus, Trichiurus savala. The total catch weight average of genuine small bottom trawl was 6500,67 gram and modified small bottom trawl was 2916,93 gram. T-test statistics analyzed showed that the average weight of genuine and modified were significantly different (tcount=7,87 > ttable=2,145). The dominant  catches total length of modified small bottom trawl were Penaeus merguensis 7,5 – 19 cm and Harpiosquilla raphidea 6 – 15,5 cm, these total length was longer than the genuine small bottom trawl total catch Penaeus merguensis  5 – 19 and Harpiosquilla raphidea 5,5 – 14 cm. Catch efectivity counts shoowed that genuine small bottom trawl has 69% effectivity rate, higher than the modified small bottom trawl with 31% effectivity rate.
ANALISIS SURVIVAL RATE TAWES (Barbonymus gonionotus) TERHADAP PERBEDAAN SALINITAS SEBAGAI ALTERNATIF UMPAN HIDUP PADA PENANGKAPAN CAKALANG Mulyanti, Yuni; Boesono, Herry; Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 1: Januari, 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.914 KB)

Abstract

Umpan merupakan faktor pembatas dalam penangkapan cakalang. Saat ini ketersediaan umpan hidup sangat terbatas karena sifatnya musiman, sumberdaya yang terbatas, dan cenderung mahal. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah penggunaan Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) sebagai umpan hidup melalui cara aklimatisasi salinitas untuk meningkatkan daya tahan hidup Tawes saat digunakan sebagai umpan hidup di laut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) sebagai umpan hidup berdasarkan aspek teknis dan ekonomis. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan dua tahap pelaksanaan, yakni penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ikan Tawes dapat direkomendasikan sebagai umpan hidup dilihat dari nilai score sheet yang telah dibuat. Survival rate Ikan Tawes mencapai 92% dengan skor yang didapat yakni: (1) Bukaan operkulum: 13,2 (direkomendasikan), (2) Nafsu makan: 15,3 (direkomendasikan), (3) Pergerakan: 16,9 (direkomendasikan), (4) Posisi atau penyebaran ikan: 18 (direkomendasikan), (5) Ciri fisik: 16,6 (direkomendasikan). Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) bisa menjadi atraktan karena mampu bergerak secara aktif sampai menit ke 20 dan dapat mempertahankan warna tubuhnya. Harga Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) lebih murah dibanding ikan bandeng atau teri yang biasa menjadi umpan ikan cakalang dengan harga beli Rp 200,- per ekor. 
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP CANTRANG DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) BULU TUBAN JAWA TIMUR Listiana, Solely Ermin Dwi; Mudzakir, Abdul Kohar; Pramonowibowo, Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.45 KB)

Abstract

Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur yang memiliki potensi perikanan laut dengan produksi Rp 36.227.170.000/tahun. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban mempunyai aksesibilitas transportasi yang baik, karena letaknya berada di jalur pantura. Alat tangkap Cantrang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban merupakan alat tangkap mendominasi. Usaha penangkapan cantrang yang dilakukan harus menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat kelayakan usaha dari usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap cantrang ditinjau dari finansial. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2013 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Studi kasus adalah pengamatan yang diadakan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara faktual, baik tentang institusi sosial, ekonomi, atau politik dari suatu kelompok ataupun suatu daerah. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus dengan jumlah yaitu sebesar 48. Analisis usaha menggunakan metode discounted criterion. Dari metode ini diperoleh nilai rata-rata NPV sebesar Rp 256.452.573,-(NPV bernilai positif), nilai rata-rata B/C Ratio sebesar 1,17 ( B/C > 1), rata-rata IRR sebesar 50 %,dan PP (Payback Period) 2 tahun yang berarti usaha perikanan Cantrang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban Jawa Timur dapat dikatakan layak (feasible) dilanjutkan.
ANALISIS PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PRIGI KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR DITINJAU DARI ASPEK PRODUKSI Farikin, Muhamad; Boesono, Herry; Wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.324 KB)

Abstract

PPN Prigi yang berada di Kabupaten Trenggalek dilengkapi dengan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang. Fasilitas yang dimiliki oleh PPN Prigi  sudah lengkap akan tetapi perlu adanya pengembangan untuk menampung hasil tangkapan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kondisi fasilitas pelabuhan  serta permasalahan yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas pelabuhan yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Pemetaan permasalahan dan pengembangan solusi bagi pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 di PPN Prigi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas, analisa estimasi dan analisis Nilai Penting Dan Kondisi Sekarang (NPKS). Hasil penelitian diperoleh bahwa Kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi cukup baik karena fasilitas-fasiltas tersebut terawat dan dalam kondisi masih bagus .Tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi didapatkan hasil, lahan 100%, alur pelayaran 92 %, kolam pelabuhan barat 97,59% , kolam pelabuhan timur, 72,6%, dermaga barat dengan posisi kapal sejajar 179,3%, dermaga barat dengan posisi kapal tegak lurus 59,7%, dermaga timur kapal posisi sejajar 141%, dermaga timur kapal posisi tegak lurus 57,8%,   TPI barat 31% dan TPI timur 51%. Strategi yang dipilih adalah strategi pada kuadran I yaitu Prioritas pengembangan. Fasilitas yang berada pada kuadran I dan menjadi Prioritas pengembangan yaitu pengelolaan limbah IPAL, Docking kapal dan sistem drainase. Prigi Archipelagic Fishing Port (PPN) in Trenggalek have basic, functional and support fasilities. Facilities of Prigi PPN but need development to to develop for anticipate future demand. This purpose of this research were to know the physical condition of the port facilities and existing problems in the Prigi archipelagic Fishing Port, to analys the level of utilization of port facilities in Prigi Archipelagic Fishing Port, problem mapping and solution development for development Prigi Archipelagic Fishing Port. This research was conducted in February 2015 at Prigi Archipelagic Fishing Port. The resech used  descriptive method and data analysis used rate  the level of utilization of the facilities Analysis, estimation analysis and Important Values And present Conditions (NPKS). The result showed that facilities condition of Prigi Archipelagic Fishing Port was good enough because the facilities in well-maintained and good condition. The level of utilization Prigi Archipelagic Fishing Port found that, land 100%, shipping lanes 92%, harbor pool at west side 97.59%, harbor pool at east side 72.6%, pier at west side with the ship's position parallel 179.3%, pier at west side with the ship's position prependicular 59.7%, pier at west side with the ship's position parallel 141%,  pier at west side with the ship's position prependicular 57.8 %, and both of west and east side fish landing place 34% and 51%. The selected strategy was strategy in quadrant I, namely Priority development. Facilities in quadrants I and be priority development, namely management of Waste water treatment plant development, ships dock and drainage systems.
PERBANDINGAN ANALISIS FINANSIAL USAHA PENANGKAPAN PAYANG RUMPON DAN PAYANG LAMPU DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TAWANG KABUPATEN KENDAL Aji Putra Hermansyah; Ismail Ismail; Pramonowibowo Pramonowibowo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 4: Oktober, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.483 KB)

Abstract

Kabupaten Kendal memiliki Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang yang terletak di Desa Gempolsari kecamatan Rowosari. PPP Tawang tersebut membawahi 4 TPI. TPI Tawang merupakan TPI terbesar yang ada di kabupaten Kendal dengan jumlah produksi pada tahun 2011 sebesar 1.530,8 ton. Alat tangkap yang digunakan sebagai objek penelitian adalah alat tangkap payang di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang, Kendal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis teknis penangkapan payang rumpon dan payang lampu serta membandingkan kelayakan usaha penangkapan dengan menganalisis aspek finansial usaha penangkapan payang lampu dan payang rumpon dengan menghitung kriteria NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), PP (Payback Period), dan B/C Ratio. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus dengan jumlah sampel 23 nelayan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha alat tangkap payang lampu dan payang rumpon layak untuk dijalankan, karena mempunyai nilai NPV payang rumpon sebesar Rp. 331.543.445,- (NPV = positif); IRR sebesar 76 % (IRR> i); PP selama 2 tahun 2 bulan dan B/C Ratio sebesar 1,36 (> 1). Sedangkan untuk nilai NPV payang lampu Rp. 357.775.712,- (NPV = positif); IRR sebesar 61 % (IRR> i); PP selama 2 tahun 4 bulan dan B/C Ratio sebesar 1,30 (> 1). Payang rumpon lebih layak dijalankan dibandingkan dengan payang lampu karena mempunyai nilai IRR dan B/C yang lebih tinggi dari payang rumpon selain itu tingkat pengembalian modal payang rumpon juga lebih cepat dari payang lampu.
ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP KAPAL PURSE SEINE BERPENDINGIN FREEZER DIBANDINGKAN DENGAN ES DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) BAJOMULYO, JUWANA, KABUPATEN PATI Prasetyo, Anggoro Bagus; Setiyanto, Indradi; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.524 KB)

Abstract

Armada kapal purse seine di Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo setiap tahun bertambah dan mendominasi dengan jumlah total pada Tahun 2014 mencapai 187 unit. Kapal purse seine di PPP Bajomulyo menggunakan sistem pendingin freezer dan es, tetapi nelayan sekitar banyak yang beralih yang dulunya menggunakan sistem pendingin es menjadi pendingin freezer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek teknis kapal purse seine berpendingin frezzer dan kapal purse seine berpendingin es, mengetahui pendapatan antara kapal purse seine berpendingin freezer dengan es, dan menganalisis nilai NPV, B/C Ratio, IRR, (PP)  pada kapal purse seine berpendingin freezer dengan es.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengumpulan informasi dilakukan dengan metode observasi dan wawancara tentang aktivitas penangkapan. Hasil penelitian menujukkan pendapatan kapal purse seine berpendingin frezzer Rp.4.823.550.000/tahun sedangkan kapal purse seine berpendingin es Rp.2.470.781.467/tahun. Hasil analisis finansial usaha penangkapan Kapal purse seine Berpendingin frezzer dengan menggunakan perhitungan secara  discounted criterion dapat dikatakan layak dan dapat diteruskan karena nilai NPV sebesar Rp 9.193.160.629,00 (NPV = positif), IRR sebesar 63% (IRR> i), B/C ratio sebesar 1,76 (> 1), PP selama 2 tahun, 1 bulan, 9 hari, sedangkan analisis finansial usaha penangkapan Kapal purse seine Berpendingin es dapat pula dikatakan layak dan dapat diteruskan karena nilai NPV sebesar Rp 3.998.121.722,00 (NPV = positif), IRR sebesar 36% (IRR> i), B/C ratio sebesar 1,78 (> 1), PP selama 4 tahun, 2 bulan, 2 hari. Bajomulyo Fishing Port is one of Fishing Port in Central Java. Purse Seiner base in Bajomulyo use cooling system frezzer and ice. fisherman in Bajomulyo change their ice cooling system to freezer. The purposes of this research is to analysis the technically between purse seiner which use freezer refrigeration system and ice cooling system, and to knowing  revenues  between  purse seiner  freezer refrigeration system  and ice cooling system and the determine the NPV, B / C Ratio , IRR and  PP  on a purse seiner freezer refrigeration system and ice cooling system.Descriptive method is used in this research. The collection of information is done by observation and interviews concerning fishing activities. Rp. 4.823.550.000/tahun, while the purse seiner refrigerated ice Rp. 2.470.781.467/ year. Results of financial analysis  purse seiner  which use freezer refrigeration system using a discounted calculation criterion can be said to be feasible and can be continued because NPV value of Rp 9.193.160.629,00 ( NPV = positive ) , an IRR of 63 % ( IRR > i ) , B / C ratio of 1.76  (> 1) , PP for 2 years , 1months , 9 days , while financial analysis purse seiner Cooled ice system can also be said to be feasible and could be continued because the NPV value of Rp3.998.121.722 ,00 ( NPV = positive ) , an IRR of 36 % ( IRR > i ) , B / C ratio of 1.78 ( > 1 ) , PP for 4 years , 2 months , 2 days.