cover
Contact Name
Kingkin Puput Kinanti
Contact Email
alfabeta@uibu.ac.id
Phone
+62895397008378
Journal Mail Official
alfabeta@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui no 46 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
ALFABETA
ISSN : 26542587     EISSN : 2654735X     DOI : https://doi.org/10.33503/alfabeta.v8i2
Core Subject :
Alfabeta publishes innovative research findings, original scholarly articles, critical-theoretical reflections, literary studies, written ideas, and conceptual articles from various branches of knowledge that focus on the study of language, literature, and education. Alfabeta welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about linguistics, literature, and their teaching from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
NILAI-NILAI ISLAM DALAM NOVEL SCAPPA PER AMORE: ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE Gina Washilatul Kamila; Dadan Rusmana; R. Myrna Nursakinah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i2.1325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai Islam yang tersirat dalam novel Scappa per Amore: Mozaik Perjalanan Cinta di Benua Biru. Adapun masalah penelitian yang akan dibahas yaitu (1) Bagaimana interpretasi tanda yang muncul pada setiap kutipan, (2) Nilai keislaman apa yang dapat dipahami dari setiap kutipan, dan (3) Apa dalil yang mendasari nilai keislaman yang muncul pada setiap kutipan. Penelitian ini menggunakan teori semiotika dikotomik dari Ferdinand de Saussure yakni signifier dan signified sera metode penelitian yang digunakanan adalah metode kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah sepuluh kutipan dari dari novel Scappa per Amore karya Dini Fitria yang terdiri dari lima section dan 29 bab. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat sepuluh nilai agama Islam yang tersirat pada masing-masing kutipan tersebut beserta dalil yang mendasarinya. Nilai-nilai tersebut kemudian dapat dikatakan sebagai pesan yang dapat diambil oleh para pembaca dari novel ini sebagai hikmah dan pedoman hidup sehari-hari.
Struktur Cerita dan Nilai Karakter dalam Buku Dongeng Terjebak di Negeri Jajan Karya Suyitman Mega Rebeca Gita; Yohana Hartati Sianipar; Dina Rumahorbo; Bintang Immanuella Sidabuke; Trisnawati Hutagalung
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i2.1326

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan struktur cerita dan nilai pendidikan karakter dalam suatu buku dongeng. Penelitian ini menggunakan Metode Pendekatan Kualitatif dan Metode Deskriptif Analisis. Subjek dalam penelitian ini ialah Buku Kumpulan Dongeng “Terjebak di Negeri Jajan” karya Suyitman, yang memiliki sembilan cerita dongeng di dalamnya. Hasil penelitian dalam buku dongeng ini yaitu secara keseluruhan, kumpulan dongeng ini menggunakan nama tokoh yang sama di setiap ceritanya. Hanya saja, setiap dongeng memiliki kisahnya sendiri dan setiap tokoh utama di setiap cerita selalu berbeda. Buku dongeng ini secara keseluruhan sudah mengandung struktur cerita dan sudah memiliki banyak nilai karakter yaitu mengandung nilai kepedulian, tidak mudah ingkar janji, nilai kegigihan, nilai kebaikan, suka menolong, berjiwa kebangsaan, nilai cinta tanah air, nilai keberanian, sikap cerdik, dan nilai kesabaran. Dari hasil yang telah diperoleh maka tim peneliti memberikan saran agar pembaca, pendidik maupun orang tua dapat menjadikan buku dongeng “Terjebak di Negeri Jajan” karya Suyitman sebagai bacaan pada anak-anak, dikarenakan struktur cerita dongeng dan nilai karakter dalam buku ini sudah sangat baik dan layak untuk dibaca oleh anak-anak.
KOMPARASI TANDA KEAGAMAAN DALAM FILM AJARI AKU ISLAM BERDASARKAN PANDANGAN SEMIOTIKA PEIRCE Eka Aulia Salsabila; Dadan Rusmana; R. Myrna Nur Sakinah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i2.1327

Abstract

Indonesia sebagai negara majemuk memiliki begitu banyak perbedaan budaya khususnya pada masalah kepercayaan. Fenomena ini mampu memunculkan konflik-konflik termasuk larangan cinta beda agama. Film Ajari Aku Islam telah menggambarkan sebuah konflik cinta beda agama yakni antara agama Konghucu dan Islam. Dalam membandingkan perbedaan antara agama Islam dan Konghucu, penulis menggunakan teori semiotika komunikasi Charles Sanders Peirce. Analisis perbandingan antara agama Islam dan Konghucu akan dimulai dengan menandai tanda-tanda keagamaan dan kebudayaan yang diperlihatkan dalam film Ajari Aku Islam. Data yang digunakan merupakan tanda verbal dan tanda visual. Kemudian, tanda-tanda tersebut akan dibagi menjadi tiga kategori yakni ikon, simbol, dan indeks. Terakhir, tanda-tanda tersebut akan dianalisis menggunakan proses semiotika pada segitiga triadik Peirce. Hasil analisis menemukan beberapa perbedaan antara agama Islam dan Konghucu, khususnya pada beberapa elemen diantaranya seperti tempat ibadah, media peribadatan, dan cara beribadah. Selain itu, penulis juga menemukan beberapa kebudayaan yang berbeda seperti cara berpakaian dan cara berbicara.
Pangaruh Media Pangajaran Mind Mapping Kana Hasil Ngaregepkeun Dongeng di Kelas VII SMP Negeri 1 Jalaksana Indra Setiawan; Opah Ropiah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.1329

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran mind mapping terhadap hasil menyimak dongeng di kelas VII SMP Negeri 1 Jalaksana. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dan one group pretest posttest design. Instrumen yang digunakan adalah soal pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji normalitas, dan uji t sampel. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Jalaksana dengan sampel 36 siswa kelas VII F. Hasil penelitiannya yaitu: 1) hasil menyimak dongeng sebelum menggunakan media pembelajaran mind mapping masih banyak dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 70 yaitu 3 siswa (8,82%) sedangkan 31 siswa (91,17%) di atas KKM; 2) hasil menyimak dongeng setelah menggunakan media pembelajaran mind mapping meningkat yaitu 30 siswa (88,23%) di atas nilai KKM sedangkan 4 siswa (11,76%) di bawah KKM; 3) adanya pengaruh media pembelajaran mind mapping terhadap hasil menyimak dongeng berdasarkan uji hipotesis (paired sample t-test) diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau (0,000<0,05%) sehingga hasil Ha diterima dan Ho ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil menyimak dongeng sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran mind mapping.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Dita Indah Cahya; Imam Muhtarom; Dewi Herlina
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1331

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik model pembelajaran mind map membantu siswa kelas VIII meningkatkan keterampilan menulis puisi. Penelitian ini melibatkan 68 siswa dari dua kelas berbeda yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental, dengan menggunakan desain NonEquivalent Control Group Design, Hasil kelompok eksperimen (menggunakan peta pikiran) dibandingkan dengan hasil kelompok kontrol (pembelajaran biasa). Pegumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru bahasa Indonesia, observasi pembelajaran, dan tes menulis sebelum dan sesudah perlakuan. Skor posttest berbeda secara signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki keterampilan menulis puisi yang unggul. Berdasarkan temuan tersebut terlihat bahwa kemampuan menulis puisi siswa mendapat manfaat dari model pembelajaran mind map. Untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa, guru didorong untuk mempertimbangkan memasukkan model ini ke dalam praktik pengajaran mereka dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Skor post-test memberikan bukti yang cukup, dengan skor tertinggi kelompok eksperimen adalah 95 dan skor tertinggi kelompok kontrol adalah 85. Hasil uji t signifikan, menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) harus diterima. Secara keseluruhan, skor post-test pada kelompok eksperimen yang menerapkan model pembelajaran mind map jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok benchmark. Penelitian ini memberikan kontribusi berharga terhadap penciptaan metode yang lebih efisien dan efektif untuk mengajar siswa menulis puisi Guru dan peneliti pendidikan dapat belajar dari temuan penelitian ini untuk menciptakan model pembelajaran yang lebih inovatif dan meningkatkan standar pendidikan.
Unsur Berita pada Liputan Perjalanan Kasus Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Teks Berita di SMA Kelas XI Febriana, Dinda; Sahlan Mujtaba; Sutri
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1346

Abstract

Saat ini banyak berita yang terbit tanpa mengutamakan fakta-fakta yang seharusnya. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan mempelajari teks berita. Namun, sekolah terkadang memiliki masalah seperti kurangnya bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur berita yang ada pada liputan perjalanan kasus Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks berita di SMA Kelas XI. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis isi liputan tersebut berdasarkan unsur beritanya dengan teori Azwar (2018). Hasil dari penelitian iniadalah liputan perjalanan kasus tersebut mencakup unsur berita berupa 5W+1H yang lengkap yaitu unsur what, where, when, who, why, dan how. What berupa kematian Wayan Mirna Salihin. Where terdapat di Kafe Olivier. When ketika tanggal 6 Januari 2016 Mirna meninggal dan dikuburkan pada tanggal 10 Januari 2016. Who yaitu secara garis besar objek kejadian adalah Wayan Mirna Salihin. Selain itu, terdapat 32 Narasumer lainnya termasuk Jessica Wongso. Why berupa beberapa penyebab terjadinya peristiwa tersebut adalah dugaan mengenai adanya permasalahan antara Jessica dan Mirna serta kondisi kejiwaan Jessica. How yaitu penjelasan secara kronologis bagaimana peristiwa tersebut terjadi mulai pada tanggal 6 Januari 2016 merupakan hari kejadian, pukul 17.18 Mirna meminum kopi, hingga tanggal 10 Januari Mirna dikuburkan. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar teks berita dengan memuat hasil analisis unsur berita yang didapat ke dalam bahan ajar berupa ehandout.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL UNIVERSITAS NAHDHLATUL ULAMA BLITAR Dzakiyatus Sabilla, Ersha; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1354

Abstract

Students in the Primary School Teacher Education Program at Nahdlatul Ulama University Blitar's Faculty of Education and Social Sciences in 2022 had their theses reviewed for grammatical and spelling mistakes. This study employs a content analysis strategy based on qualitative descriptive research. Methods for analyzing thesis materials include spotting, categorizing, and rating linguistic errors. Grammar, spelling, word choice, and sentence structure errors were among the many forms of language errors found after painstaking analysis of data extracted from thesis materials. The study's findings show that spelling and grammar mistakes, followed by errors in word choice and sentence structure, are the most common types of language problems. The conclusion of this study highlights the need for enhanced guidance and training in academic writing for students, as well as greater attention from supervising lecturers during the thesis writing process to minimize language errors. This study provides significant contributions to improving the quality of academic writing within the university environment and suggests the implementation of specialized training programs to enhance students' language proficiency in scientific writing.
Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia pada Saluran YouTube Gadgetin Sebagai Upaya Promosi Brand Handphone VIVO Nur Azizah, Kharisma; Saptono Hadi; Lailiyatus Sa’diyah; Agus Hermawan
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.1355

Abstract

Analysis of the use of Indonesian on the gadgetin Youtube channel as an effort to promote the Vivo mobile phone brand. Analysis is a very intensive examination process in a research object. Indonesian is the official language in Indonesia, which is used by the Indonesian population as a means of daily communication. An analysis of the use of Indonesian is an analysis that describes observational studies of various aspects of language, including grammar, vocabulary, phonology, morphology, syntax, and pragmatics. The gadgetin youtube channel is a channel that focuses on reviewing information about technology that discusses various of the latest technology products. Promotion is a way to increase sales. The vivo mobile phone brand is one of the mobile phone brands originating from China. The method used is qualitative descriptive. Qualitative descriptive is research that aims to describe and understand a more in-depth situation. This data collection technique is from listening to youtube broadcasts, recording, analyzing. The purpose of the study is to examine the use of Indonesian on the Gadgetin Youtube Channel as an effort to promote the Vivo mobile phone brand.
Representasi Novel “Dua Garis Biru” karya Lucia Priandarini Dalam teori Feminisme Nurrohman Salsabilla, Sinta; Lailiyatus Sa’diyah; Agus Hermawan; Saptono Hadi
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.1356

Abstract

Feminism is a social and political movement aimed at achieving gender equality between women and men. It challenges discrimination and injustices based on gender in society. Literature portrays aesthetic and linguistic beauty, a novel is a narrative prose literary work. The issue of feminism is currently highly popular among readers; through this article, it is hoped that the reality of feminism in the novel "Dua Garis Biru" can be understood. This article employs a qualitative descriptive method relevant to contextual and real phenomena. The research findings highlight the character of Dara, characterized by hard work, responsibility, and resilience. These traits depict liberal feminism, radical feminism, and Marxist feminism realities. Overall, the novel "Dua Garis Biru" represents existential feminism by portraying strong, independent, dominant female characters who bravely defy gender stereotypes and patriarchal social constructions.
Urgensi Pendidikan Seks bagi Pelajar dalam Perspektif Sosiologi Sastra: Kajian Novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini Masruhatin, Lina; Saptono Hadi; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 1 (2026): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v9i1.1357

Abstract

Penelitian kritik sastra berjudul “Urgensi Pendidikan Seks bagi Pelajar dalam Perspektif Sosiologi Sastra: Kajian Novel Dua Garis Biru Karya Lucia Priandarini” bertujuan menganalisis pentingnya pendidikan seks bagi siswa melalui pendekatan sosiologi sastra. Karya Lucia Priandarini dipilih sebagai objek kajian karena mampu menggambarkan secara realistis konsekuensi kurangnya pemahaman remaja tentang seksualitas serta dampak dari keputusan yang mereka ambil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Teknik pengambilan data dilakukan melalui studi pustaka dengan metode simak dan catat, yaitu membaca teks secara intensif dan mencatat kutipan yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data menggunakan analisis isi dengan model interaktif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya tersebut menegaskan pentingnya pendidikan seks yang komprehensif sebagai sarana membantu remaja mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Pendidikan seks yang tepat diharapkan dapat menekan angka kehamilan remaja, penyakit menular seksual, dan pernikahan usia dini, serta berkontribusi dalam membentuk generasi yang lebih sadar dan bertanggung jawab.