cover
Contact Name
Yeni Fitriya
Contact Email
yenifitriya100@gmail.com
Phone
+6287704500652
Journal Mail Official
jurnalafhamstiesbabussalam@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Nur Syahid, Kalibening Tanggalrejo Kec. Mojoagung Kab. Jombang, Jawa Timur 61482 Indonesia.
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
AFHAM: Jurnal Pendidikan dan Keguruan
ISSN : -     EISSN : 31107605     DOI : https://doi.org/10.64454/afham.v2i01
Core Subject :
AFHAM Jurnal Pendidikan dan Keguruan merupakan jurnal ilmiah akses terbuka dan peer-review yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Babussalam. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Publikasi ini tersedia secara online melalui akses terbuka. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan teori-teori baru dan hasil-hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pendidikan dan keguruan. Jurnal AFHAM bertujuan untuk menyediakan wacana-wacana ilmiah, teori-teori, metode-metode penelitian, dan temuan-temuan bagi para peneliti. Oleh karena itu, jurnal ini menerima naskah-naskah yang terkait dengan semua aspek pendidikan dan keguruan. Ruang lingkup kajian jurnal ini meliputi, tetapi tidak terbatas pada: 1. Pendidikan Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah 2. Model, Metode, dan Strategi Pembelajaran 3. Inovasi pembelajaran di MI 4. Media dan Teknologi Pembelajaran 5. Penerapan teknologi pendidikan di lingkungan MI 6. Pengembangan Kurikulum MI 7. Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia MI 8. Evaluasi Pembelajaran MI 9. Pendidikan Karakter dan Nilai Keislaman 10. Manajemen dan Kebijakan Pendidikan MI
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
KEMAMPUAN EKSPLORASI IDE MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN: SEBUAH TINJAUAN BERDASARKAN GENDER Yeni Fitriya; Asep Yudianto; Feby Permata Sari; Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.113

Abstract

Mengeksplorasi ide-ide matematika sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mencapai kinerja optimal dalam matematika. Hal ini memungkinkan siswa untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, dan mempersiapkan mereka untuk menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan kemampuan siswa dalam mengeksplorasi ide-ide matematika harus diperhitungkan untuk memfasilitasi lingkungan belajar yang ideal dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. Dalam survei potong lintang yang melibatkan 307 siswa sekolah dasar di Sleman, Yogyakarta, kemampuan eksplorasi ide mereka diuji. Analisis komparatif tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (Sig. > 0,05) dalam kemampuan eksplorasi ide siswa, baik dalam hal variabel kovariat gender maupun setiap indikator eksplorasi ide. Namun, skor rata-rata menunjukkan bahwa siswa perempuan berprestasi lebih baik daripada siswa laki-laki dalam hal eksplorasi ide. Sebuah analisis telah dilakukan untuk menyelidiki dampak pembelajaran yang dibedakan terhadap skor matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pembelajaran yang dipersonalisasi, yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa, dapat membantu menjembatani kesenjangan dalam keterampilan eksplorasi ide matematika mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan awal pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat meningkatkan keterampilan eksplorasi ide matematika siswa secara signifikan, dan bermanfaat dalam jangka panjang.
UPAYA PENGENALAN LITERASI FINANSIAL DI SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM CEO MENGAJAR BERSAMA BSI muhammad nasiruddin; Moh. Ghoizi Eriyanto; Ivo Retna Wardani; Eka Setyo Rahayu
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.115

Abstract

Literasi finansial bukan hanya terletak pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola keuangan dengan tepat. Hal ini penting untuk diedukasikan pada masyarakat sejak dini. Keberadaan bank syariah yang salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan dapat membantu peningkatan literasi finansial masyarakat sejak di jenjang sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil analisis informasi dari beberapa sumber tentang peran keterlibatan perbankan syariah dalam upaya peningkatan literasi finasial di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan hasil penelitian yang relevan dengan topik yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (BSI) telah berkontribusi dalam pengembangan literasi finansial di sekolah. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh BSI adalah menyediakan rekening khusus untuk pelajar dan telah bekerjasama dengan 40.000 sekolah hingga digitalisasi tabungan untuk siswa. BSI juga memiliki program menyediakan studi banding berupa School Visit to BSI dimana siswa diajak untuk studi lapangan langsung di BSI. Tentunya, program literasi finansial yang diadakan oleh BSI dilakukan berbasis landasan agama untuk mengembangkan literasi finansial syariah
DISPOSISI MATEMATIS DAN RESILIENSI: ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH BILANGAN DAN ALJABAR Maylita Dwi Putri; Mohammad Nasiruddin; Rohmad; Irsalina Ramadhani
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.116

Abstract

Matematika bukan hanya menekankan pada penguasaan konsep dan prinsip, tetapi matematika juga memiliki misi untuk membangun afeksi peserta didik melalui disposisi dan resiliensi matematis. Bukan hanya siswa, bahkan mahasiswa juga berpotensi menunjukan indikasi sikap negatif pada matematika. Jika hal tersebut terjadi, maka yang perlu dipertanyakan adalah dinamika dari afeksi pembelajaran matematika yang dilakukan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa pada Mata Kuliah Bilangan dan Aljabar ditinjau dari konteks disposisi dan resiliensi matematis mahasiswa. Melalui pendekatan kualitatif, dengan melibatkan sebanyak 96 mahasiswa yang berasal dari dua kelas yang berbeda, mendapatkan hasil akhir penelitian ini yang menunjukan bahwa: 1) Faktor yang mempengaruhi sikap mahasiswa pada matematika dapat disebabkan oleh motivasi awal belajar, 2) Sikap pada matematika berkaitan dengan aktifitas maupun hasil belajar mahasiswa, 3) Aspek disposisi matematis yang perlu dioptimalkan yaitu kepercayaan diri dan rasa ingin tahu, 4) Aspek resiliensi matematika yang menjadi catatan adalah keyakinan dan ketahanan. Penelitian ini memiliki implikasi yang signifikan terhadap pelaksanaan pembelajaran, khususnya pada konteks disposisi dan resiliensi matematis. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rekomendasi diagnostik awal dalam perencanaan pembelajaran yang mengarah pada capaian afektif mahasiswa
PERILAKU PROKRASTINASI GURU BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN: ANALISIS FAKTOR, DAMPAK DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEORI HIERARKI KEBUTUHAN MANUSIA Ivo Retna Wardani; Yeni Fitriya; Ardiyan Latif; Hendra Listya Kurniawan
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.117

Abstract

Profesi guru SD berstatus honorer saat ini menjadi dilema. Perbedaan status mempengaruhi kinerja, begitu pula usia. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, ditemukan bahwa tugas dan tanggung jawab guru tidak hanya mengajar tetapi juga membimbing, melatih, dan melaksanakan tugas administratif. Sehingga, keterlambatan tugas dan tanggung jawab sebagai guru sering terjadi. Perilaku menunda pekerjaan dalam psikologi disebut prokrastinasi, yang menyebabkan keterlambatan bahkan kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor, dampak, dan hubungan hierarki kebutuhan manusia terhadap perilaku prokrastinasi guru honorer di SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka, wawancara, dan data pendukung lainnya untuk dianalisis secara triangulasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya prokrastinasi pada guru honorer adalah harus memenuhi kebutuhan dasarnya (kebutuhan fisik) untuk dapat meraih cita-cita (kebutuhan aktualisasi diri) bahkan agar dapat mengabdi secara penuh sebagai guru (kebutuhan transendensi). Penundaan yang dilakukan berdampak pada kualitas pembelajaran secara praktis dan administratif dalam memenuhi tugas dan tanggung jawab seorang guru
HAMBATAN DALAM MEMAHAMI DIDAKTIS MATEMATIS: PENGETAHUAN KHUSUS PENGAJARAN MATEMATIKA Moh. Fatkur Rohman; Moh. Ghoizi Eriyanto; Rohmad; Bintang Eka Tegar Saputra
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.118

Abstract

Pengetahuan didaktis matematis menjadi kunci keberhasilan pembelajaran matematika. Karena pengetahuan ini mencakup aspek didaktis dan pedagogis yang diperlukan oleh guru. Namun, kompleksitas masalah siswa yang timbul dalam pembelajaran matematika menjadi perhatian khusus terhadap penyiapan calon guru dalam menciptakan pengajaran matematika yang ideal. Apalagi ditemukan adanya keterbatasan strategi pengajaran pada salah satu konten matematika saat studi pendahuluan semakin memperkuat bahwa pengetahuan didaktis matematis perlu disiapkan sejak di universitas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui performa mathematical didactic knowledge calon guru sekolah dasar; (2) mengetahui hambatan calon guru sekolah dasar dalam menguasai mathematical didactic knowledge. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu kuantitatif untuk menemukan performa mathematical didactic knowledge calon guru dan studi kualitatif untuk menganalisis hambatan belajar yang dialami calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru unggul dalam common content knowledge, tetapi lemah dalam knowledge of content and teaching. Berkaitan dengan hambatan belajar mahasiswa calon guru mengalami learning obstacle baik ontogenic, epistemologis maupun didactic pada beberapa topik bilangan. Penelitian ini berimplikasi sebagai pertimbangan pengambilan keputusan untuk desain kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada penyiapan calon guru untuk mengajar matematika.
PENGARUH ENGLISH DAY TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS PESERTA DDIK KELAS V MI NURUL HUDA 2 KOTA MOJOKERTO Maylita Dwi Putri; Rohmad; Moh. Fatkhur Rohman
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.143

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program English Day terhadap kemampuan berbahasa peserta didik kelas V di MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas peserta didik kelas V, guru Bahasa Inggris, dan kepala sekolah sebagai informan pendukung. Data dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program English Day meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) dan mendengar (listening) secara signifikan, sementara kemampuan membaca (reading) berkembang secara bertahap dan kemampuan menulis (writing) masih memerlukan pendampingan guru. Selain aspek linguistik, program ini juga menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan kosakata, perbedaan kemampuan awal antar siswa, dan konsistensi penggunaan bahasa Inggris. Dengan demikian, English Day terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar, terutama dalam meningkatkan keterampilan berbahasa lisan dan membangun sikap positif terhadap bahasa Inggris. Kata kunci: Program English Day, kemampuan berbahasa, peserta didik
STRATEGI GURU DALAM MENGADAKAN VARIASI PENANAMAN BUDAYA RELIGIUS PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Ivo Retna Wardani; Rizki Budi Setiawan; Moh. Fatkhur Rohman; Muhammad Nasiruddin
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.145

Abstract

Penanaman nilai religious harus ditanamkan sejak dini baik di sekolah maupun di rumah. Akhir ini sering terjadi fenomena kemrosotan nilai-nilai religious pada peserta didik. Banyaknya hambatan dalam menanamkan nilai religious pada peserta didik maka perlu adanya strategi yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai religious. Dengan tujuan agar peserta didik memiliki pondasi agama yang kuat dengan adanya nilai-nilai religious yang tertanam dalam diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan niali religious yang ditanamkan diantaranya keimanan, akhlak karimah, strategi yang gunakan dalam menanamkan nilai religious diantaranya pembiasaan, modeling dan pembelajara interaktif, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan tingkat pemahaman, kesulitan mengintregrasikan nilai religious ke dalam kurikulum. penelitian ini menitikberatkan pada strategi guru dalam mengadakan variasi penanaman budaya religious pada peserta didik.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI SEKOLAH DASAR Yeni Fitriya; Nur Alfiyani; Ivo Retna Wardani; Asep Yudianto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.167

Abstract

Perkembangan Artificial intelligence (AI) telah mendorong inovasi penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan media pembelajaran berbasis AI di sekolah dasar, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam pemanfaatannya serta menganalisis tren penelitian yang dilakukan selama tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel jurnal nasional terakreditasi yang dipublikasikan di tahun 2025 dan relevan dengan topik AI dalam pendidikan dasar serta melakukan pengodean untuk kategori tren penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AI berpotensi meningkatkan motivasi belajar, interaktivitas, dan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan literasi digital dan kesiapan pedagogik guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, kesiapan siswa dalam penggunaan AI, serta belum optimalnya kebijakan dan pedoman etis penggunaan AI di sekolah dasar. Berdasarkan hasil analisis tren, jenis penelitian RnD banyak diminati dengan subjek siswa kelas tinggi sekola dasar (4, 5 dan 6) serta banyak menggunakan analisis korelasi sebagai teknik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran di sekolah dasar memerlukan dukungan komprehensif berupa peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi digital siswa, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta kebijakan pendidikan yang berkelanjutan agar implementasi AI dapat memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil pembelajaran.
IMPLEMENTASI MEDIA DAKON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS I A DI SDI SABILIL HUDA BUKA’AN Rohmad; Yeni Fitriya; Moh. Ghoizi Eriyanto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.168

Abstract

Dalam pembelajaran matematika sering ditemukan kendala-kendala dalam proses pembelajaran dimana siswa banyak yang tidak tertarik dan tidak termotivasi untuk belajar karena menganggap pelajaran matematika sulit untuk dipahami sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Kesulitan memahami pelajaran terjadi berkaitan dengan cara penyampaian materi yang kurang menarik membuat siswa bosan sehingga siswa enggan untuk mendengarkan penjelasan guru. Hal ini dikarenakan saat pembelajaran guru tidak menyediakan media pembelajaran yang dapat membuat siswa tertarik untuk belajar. Penerapan media dakon menjadi salah satu alternatif untuk dapat mengatasi masalah tersebut. Maka dari itu penelitian ini mengkaji peningkatan hasil belajar mata pelajaran matemetika dengan materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas I A di SDI Sabilil Huda Buka'an. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (classroom action research), hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dakon efektif dan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari sebelum penelitian yaitu 69,10 menjadi 85,42 (meningkat 16,32). Sedangkan untuk ketuntasan belajar siswa sebelum penelitian presentasenya adalah 36,84% (7 siswa) meningkat setelah dilakukan penelitian menjadi 100% (19 siswa). Dari hal tersebut terlihat bahwa ketuntasan klasikal meningkat 63,16%. Selain itu media pembelajaran dakon efektif dan berhasil dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan aktifitas siswa dari setiap indikator peningkatan terbesar terlihat dalam aktivitas siswa yang aktif saat diskusi kelompok dari sebelum penelitian yaitu 21,05% menjadi 100% (meningkat 78,95%).
KOLABORASI TRI-PUSAT PENDIDIKAN (SEKOLAH, KELUARGA, MASYARAKAT) DALAM IMPLEMENTASI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT Nur Alfiyani; Maylita Dwi Putri; Moh. Ghoizi Eriyanto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.169

Abstract

Pembentukan karakter anak melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas Kemendikdasmen memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kolaborasi Tri-Pusat Pendidikan (sekolah, keluarga, masyarakat) dalam implementasi tujuh kebiasaan yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Metode penelitian menggunakan studi literatur konseptual dan analitis terhadap artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan, dan sumber kredibel lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter sangat bergantung pada sinergi optimal ketiga pusat pendidikan. Sekolah berperan mendesain program terstruktur dan memberikan teladan, keluarga melanjutkan pembiasaan di rumah melalui keteladanan orang tua, dan masyarakat menyediakan lingkungan serta fasilitas pendukung. Tantangan implementasi meliputi kesenjangan komunikasi, keterbatasan keterlibatan keluarga, minimnya peran masyarakat, dan inkonsistensi penerapan nilai. Strategi optimalisasi mencakup parenting education, forum komunikasi Tri-Pusat Pendidikan, kegiatan kolaboratif, dukungan kebijakan, dan evaluasi berkala. Kolaborasi efektif ketiga pihak dengan konsistensi dan keteladanan akan menghasilkan internalisasi karakter yang optimal dan berkelanjutan pada anak Indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 15