cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
abdimaspedagogi@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimaspedagogi@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, East Java, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26153122     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/2615-3122
Core Subject :
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat focuses on the publication of community service activities that are based on academic knowledge, research, innovation, and sustainable collaboration between universities and local communities. The journal aims to disseminate practical solutions to real-world problems and contribute to the achievement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "vol. 9 no. 3 (2026)" : 9 Documents clear
Dari Mitos “Mbah Aji” Menjadi Arsip Digital: Inovasi Dokumentasi Sejarah Lisan sebagai Authentic Material Berbasis Project-Based Learning Anita Dwi Hapsari; Khafidhoh Nurul Aini; Yuyun Nur Hidayanti; Mohammad Yazid Hidayat; Trivana Rahardini
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.005053

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merevitalisasi memori kolektif Desa Brumbun, Lamongan, melalui transformasi sejarah lisannya menjadi buku sejarah desa dan arsip digital, yang dibingkai sebagai kegiatan Project-Based Learning (PjBL) bagi mahasiswa. Masalah yang diatasi adalah ancaman hilangnya identitas lokal akibat ketiadaan dokumentasi tertulis tentang asal-usul desa, khususnya legenda Mbah Aji. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, metode yang diterapkan meliputi wawancara mendalam dengan narasumber kunci (kepala desa dan sesepuh), observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data diverifikasi melalui triangulasi sumber dan divalidasi dalam forum publik bersama perwakilan warga. Hasilnya berupa buku 16 halaman berjudul “Asal Usul Desa Brumbun” dalam format cetak dan digital (PDF) yang dapat dipindai, yang mengisahkan pembukaan desa, pergantian nama, perlawanan heroik terhadap perampok, hingga pembentukan dusun. Buku didistribusikan ke sekolah dan perpustakaan desa. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuan ganda: secara sosial, menciptakan lieux de mémoire baru yang menjaga ingatan kolektif; secara akademik, menghasilkan authentic material siap integrasi ke dalam mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) seperti Extensive Reading dan Translation, sekaligus menjadi model pembelajaran inovatif berbasis digital yang dapat direplikasi.
Implementasi Pendekatan Pembelajaran STEAM di Musholla Baitul Izzah, Pekanbaru Yeni Solfiah; Defni Satria; Devi Risma; Mastuinda Mastuinda; Novidawati Tambunan
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.005475

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak usia dini mengenai pendekatan STEAM Early Childhood Education. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 24-25 Maret 2025 di Musholla Baitul Izzah, Pekanbaru. Jumlah anak yang terlibat adalah 20 yang merupakan warga di sekitar tempat ibadah ini. Metode pelaksanaan meliputi tanya jawab, story-telling dan praktik langsung pembuatan listrik melalui alat dan bahan yang telah dipersiapkan oleh tim pengabdi. Terdapat tiga kegiatan implementasi; pengenalan listrik, engineering, dan seni. Kegiatan pengabdian diawali dengan membaca buku cerita bergambar serta presentasi kelompok terkait dengan produk STEAM. Kegiatan ini memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan STEAM. Diharapkan pengabdian ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi anak terkait dengan kebaruan pendekatan pembelajaran yang selaras dengan kemajuan teknologi dan informasi. Selain itu, anak juga akan mendapatkan kesempatan untuk bermain dan belajar dengan cara yang tidak hanya menyenangkan tapi juga bermakna bagi kehidupan di masa yang akan datang.
Pengembangan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Internet of Things di Balai Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Alfian Irvan Ardianto; Gilang Eka Saputra; Chelsea Rosida Annaziroh; Nur Asyiah; Nabila Syahnas Sesarani; Ahmad Choiril Hidayah; Heni Vidia Sari
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006076

Abstract

Abstrak Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang memiliki Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Balai Desa yang berfungsi sebagai sarana penghijauan sekaligus pemanfaatan tanaman obat, tanaman hias, dan hortikultura. Berdasarkan hasil observasi, kondisi taman kurang terawat, ditandai dengan tanaman yang mengalami kekeringan, penataan yang belum rapi, gapura bambu yang rusak, serta proses penyiraman yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan Taman TOGA melalui revitalisasi dan penataan ulang tanaman serta penerapan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Metode pelaksanaan meliputi observasi, koordinasi dengan Pemerintah Desa Mulyoarjo, perancangan konsep taman, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan revitalisasi dan penanaman, pemasangan sistem penyiraman otomatis menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor kelembapan tanah, modul relay, dan solenoid valve, serta pengujian sistem. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Juni sampai dengan 28 Juli 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Taman TOGA menjadi lebih tertata, bersih, dan terawat melalui pembersihan area, pembongkaran gapura yang rusak, serta penataan kembali tanaman obat, tanaman hias, dan hortikultura. Sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) diterapkan dengan dukungan sistem monitoring berbasis website yang menampilkan kondisi kelembapan tanah serta status penyiraman secara real time, sehingga membantu pengelolaan dan pemeliharaan taman. Kendala berupa penyesuaian komponen IoT dan pemilihan jenis bibit tanaman dapat diatasi melalui pengujian bertahap dan koordinasi dengan Pemerintah Desa Mulyoarjo. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas Taman TOGA sebagai sarana penghijauan serta mendukung penerapan teknologi tepat guna untuk pemeliharaan taman secara berkelanjutan.
Penguatan Produk Eco Enzyme melalui Rebranding Kemasan untuk Mendukung Konsumsi Berkelanjutan Moch. Nazrul Irham; Rosalia Putri Lestari; Kharina Rapahirda; Thoriq Aulia Hawari; Mareti Adi Putra Rafly; Asma Zahiroh Rohmah; Marthasyah Putri Yuliawati; Muhammad Ammar Ayyash
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006081

Abstract

Permasalahan kemasan yang kurang menarik dan belum memiliki identitas produk menjadi salah satu kendala dalam pengembangan Eco Enzyme yang diproduksi oleh kelompok PKK Desa Mojoarum, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat produk Eco Enzyme melalui rebranding kemasan untuk meningkatkan daya tarik, nilai tambah, serta mendukung konsumsi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan identifikasi permasalahan, perencanaan rebranding, pembuatan kemasan, implementasi, evaluasi, dan analisis data. Data diperoleh melalui observasi, diskusi, dokumentasi, serta pendampingan bersama kelompok PKK selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada identitas visual produk, meliputi penggunaan nama merek Arum Sari, logo, label yang lebih informatif, QR Code, serta penggantian kemasan menjadi lebih higienis dan seragam. Rebranding juga meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya branding, legalitas usaha, dan strategi pemasaran produk. Selain memperkuat citra produk, kemasan baru memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesiapan produk untuk dipasarkan kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, rebranding kemasan menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat identitas produk Eco Enzyme sekaligus mendukung konsumsi berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Strategi Pendampingan Fasilitator dalam Mendukung Peserta pada Workshop Robotik Inklusif Alifia Alfatihah; Aqila Najla Raniya; Azzahra Aydaa Setiawan; Brilliana Aulia Sari; Fazila Cisita
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006092

Abstract

Workshop robotik merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) yang menekankan pengalaman belajar melalui praktik langsung. Keberhasilan pelaksanaannya tidak hanya ditentukan oleh media dan perangkat pembelajaran, tetapi juga oleh strategi pendampingan yang diterapkan fasilitator dalam mengakomodasi kebutuhan belajar peserta yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pendampingan fasilitator dalam mendukung keterlibatan peserta selama workshop robotik serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang muncul selama proses pendampingan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai teknik pemeriksaan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator menerapkan strategi pendampingan secara adaptif melalui persiapan teknis dan pedagogis, pemberian bantuan secara berjenjang, penyesuaian gaya komunikasi, serta dukungan dalam mengatasi kendala teknis maupun emosional peserta. Pendekatan tersebut mendorong meningkatnya keterlibatan, kemandirian, dan kepercayaan diri peserta selama proses perakitan robot. Temuan penelitian menegaskan bahwa strategi pendampingan yang adaptif berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran robotik yang lebih efektif, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan peserta, sekaligus memberikan gambaran praktik baik yang relevan bagi upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Peningkatan Keterampilan Dasar Komunikasi pada Komunitas Peer Helper di SMA Laboratorium UM Fathan Aflahu Akmal; Fatimah Mahdiyah; Nadin Nurma Pitaloka; Nadia Salsabila; Nur Mega Aris Saputra
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006123

Abstract

Stres akademik menjadi salah satu permasalahan yang banyak dialami siswa sehingga diperlukan upaya preventif melalui penguatan dukungan sebaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi dasar anggota Lab's School Emphatic Club (LSEC) sebagai peer helper di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan Structured Learning Approach (SLA) melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan meliputi konsep peer helper, komunikasi empatik, active listening, validasi emosi, strategi coping adaptif, serta praktik melalui simulasi dan role-play. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi keterampilan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada seluruh sesi pelatihan. Rerata skor meningkat dari 8,79 menjadi 21,72 pada materi pertama, dari 9,38 menjadi 20,31 pada materi kedua, serta dari sekitar 15 menjadi sekitar 38 pada praktik peer counseling. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,05). Program LSEC berpotensi menjadi model layanan peer helper berbasis sekolah yang mendukung penguatan dukungan sosial dan mitigasi stres akademik siswa.
Program Teras: Penataan Sistem Penomoran Rumah Berbasis Partisipatif untuk Meningkatkan Administrasi Kependudukan dan Pelayanan Publik di Desa Wonorejo Putri Shafa Salsabillah; Oca Aena Fauziah; Anggun Sabilla; Rafa’ Ayu Idfi Sendyaf; Renita Dwi Saputri; Syahbrina Najwa Azzahra; Yudithia Dian Putra
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006124

Abstract

Administrasi wilayah yang tersusun rapi merupakan landasan tata kelola desa yang tertib dan berbasis data. Dusun Blandit Timur RT 07, Desa Wonorejo, Kabupaten Malang menghadapi tantangan belum tersedianya sistem penomoran rumah yang sistematis. Program TERAS (Tertib Alamat dan Terstruktur) oleh mahasiswa UM BBM Tematik BEM FIP Universitas Negeri Malang bertujuan merancang penanda nomor rumah. Metode pelaksanaan berbasis pendekatan partisipatif melalui empat tahap: inisiasi, verifikasi lapangan, produksi, dan pemasangan door-to-door. Dari target 142 unit rumah, sebanyak 138 rumah warga berhasil terpasang papan triplek bertanda stiker vinyl secara seragam. Program ini terbukti meningkatkan kerapian administrasi kependudukan, mempermudah navigasi pengiriman logistik, serta menumbuhkan rasa kepemilikan (sense belonging) warga.
Edukasi Dampak Pernikahan Dini dalam Meningkatkan Kesadaran dan Orientasi Masa Depan Siswa SMP di Lombok Tengah Syaharuddin Syaharuddin; Bima Nurul Huda; Rio Ramadhan; Al-Vina Aulia; Nurhaedatul Nurhaedatul; Siti Hartati Jenab
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006133

Abstract

Pernikahan dini dapat berdampak terhadap pendidikan, kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan remaja sehingga diperlukan edukasi sejak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak pernikahan dini serta memperkuat orientasi terhadap pendidikan dan masa depan. Mitra kegiatan adalah 135 siswa kelas VII, VIII, dan IX SMPN di Lombok Tengah. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah dan interaksi langsung berupa tanya jawab serta diskusi dengan peserta. Evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan dan wawancara terhadap tujuh peserta yang terdiri atas dua siswa kelas VII, dua siswa kelas VIII, dua siswa kelas IX, dan satu peserta acak. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif, perhatian, dan keterlibatan peserta selama penyampaian materi. Wawancara menunjukkan pemahaman positif mengenai dampak pernikahan dini serta pentingnya melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan sebelum menikah. Kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif dan interaktif relevan sebagai upaya edukatif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap risiko pernikahan dini.
Implementasi Kewirausahaan Pendidikan melalui Program Rumah ASA untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Anak di Desa Bocek Raditya Yusuf Ardiansyah; Alya Oktavia Ramadhani; Bayu Bahari; Dandy Akhmad Yusuf; Dwiki Revalian Satriani; Dwi Melva Nanda Agustin; Lailiah Lailiah; Muhammad Tegas Agustian; Nadin Sofia Syawal Maghfiroh; Nickita Dea Ananta; Tita Aulia Mardhatillah; Hasan Argadinata
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006149

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran penting sebagai pelengkap pembelajaran formal, namun anak-anak di Dusun Supiturang, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang masih memiliki keterbatasan akses terhadap ruang belajar yang mendukung penguatan literasi, kreativitas, dan pengalaman belajar yang menyenangkan di luar jam sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan kewirausahaan pendidikan (edupreneurship) melalui Program Rumah ASA sebagai ruang belajar nonformal bagi anak jenjang PAUD hingga SMP. Program dilaksanakan di TPQ Al-Hikmah selama 16 hari (28 Juni–12 Juli 2026) dengan sekitar 60 peserta yang dibagi ke dalam tiga kelompok belajar sesuai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan meliputi tahap observasi, perencanaan (penyusunan kurikulum, RPP, dan media pembelajaran), implementasi bimbingan belajar oleh 11 mahasiswa tutor dengan pendekatan drill, learning by doing, dan active learning, serta evaluasi berkelanjutan melalui presensi, pretest-posttest, dan observasi perkembangan peserta. Sebagai bentuk keberlanjutan, pengelolaan program diserahkan kepada guru bimbingan belajar lokal. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan motivasi, kreativitas, dan keaktifan anak, ditandai dengan meningkatnya antusiasme dan kehadiran peserta, kepercayaan diri, keberanian bertanya, serta hasil belajar dibandingkan kondisi awal. Dukungan masyarakat, orang tua, dan TPQ Al-Hikmah turut memperkuat keberhasilan program, meskipun terdapat hambatan berupa perbedaan kemampuan akademik peserta dan keterbatasan ruang belajar yang diatasi melalui pengelompokan dan pengaturan kegiatan. Dapat disimpulkan bahwa Program Rumah ASA berhasil menjadi model implementasi kewirausahaan pendidikan yang meningkatkan kualitas pembelajaran anak sekaligus membangun keberlanjutan layanan pendidikan nonformal di Desa Bocek melalui pemberdayaan tutor lokal.

Page 1 of 1 | Total Record : 9