cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285221282902
Journal Mail Official
jurnal.inovasi.kurikulum@upi.edu
Editorial Address
Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) d.a Prodi Pengembangan Kurikulum FIP UPI Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Inovasi Kurikulum
ISSN : 18296750     EISSN : 27981363     DOI : https://doi.org/10.64014/jik
Core Subject :
Inovasi Kurikulum journal (Jurnal Inovasi Kurikulum/JIK) is an open access and peer-reviewed journal published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) in collaboration with Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia. The journal includes particular interests in issues related to curriculum development, including curriculum design, implementation, evaluation, and learning development (resources, models, media, and assessment). Inovasi Kurikulum aims to publish research conducted by researcher, teachers, lecturers, and others focusing on research at the levels of Early Childhood, Elementary, Junior High, or Senior High Schools, as well as Higher-Education.
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
Development of PPKn worksheet using problem-based learning to improve critical thinking Jesika Sitorus; Dede Ruslan; Rosmala Dewi
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.123

Abstract

The need for learning that is able to improve critical thinking skills, active participation of students, and suitability for children's cognitive development. This research aims to develop Problem-Based Learning (PBL) based Pancasila Education (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan or PPKn) student worksheets (Lembar Kerja Peserta Didik or LKPD) on the material “Aku Patuh Aturan” for grade III students of SDN 101912 Pagar Merbau. This research uses a modified ADDIE development model, including the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used were validation sheets, response questionnaires, and multiple-choice patterned pre-test-post-test tests. Data analysis was carried out descriptively and quantitatively using percentages for feasibility and practicality and comparative analysis for effectiveness. The validation results showed that the LKPD was very valid from the aspects of material, media, and language. Practicality tests on a small group and field trials resulted in a very practical category based on teacher and student responses. The effectiveness evaluation revealed a significant increase in students' critical thinking skills, with the percentage of completed students increasing from 4.5% to 81.8%. These findings strengthen the conclusion that PBL-based LKPD is feasible to use and effective in improving critical thinking of elementary school students.   Abstrak Kebutuhan pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, partisipasi aktif murid, dan kesesuaian dengan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pendidikan Pancasila berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada materi “Aku Patuh Aturan” untuk murid kelas III SDN 101912 Pagar Merbau. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang dimodifikasi meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket respons, dan tes pre-test-post-test berpola pilihan ganda. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase untuk kelayakan dan kepraktisan serta analisis perbandingan untuk efektivitas. Hasil validasi menunjukkan LKPD sangat valid dari aspek materi, media, dan bahasa. Uji kepraktisan pada uji coba kelompok kecil dan lapangan menghasilkan kategori sangat praktis berdasarkan respons guru dan murid. Evaluasi efektivitas mengungkapkan peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis murid, dengan persentase murid tuntas bertambah dari 4,5 % menjadi 81,8 %. Temuan ini memperkuat kesimpulan bahwa LKPD berbasis PBL layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan berpikir kritis murid sekolah dasar. Kata Kunci: berpikir kritis; lembar kerja peserta didik; LKPD; pendidikan Pancasila; problem-based learning
Urgency of implementing the OBE curriculum in BPI department based on user satisfaction Ema Hidayanti; Maryatul Kibtyah; Namira Choirani Fajri; Triyana Febriyanti
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.124

Abstract

The high demand for high-quality higher education graduates encourages study programs to ensure that their curricula are on target. Therefore, curriculum development must involve graduate users so that the results can address problems and job market needs. This study aims to capture the satisfaction of graduate users of the Islamic Guidance and Counseling Study Program (BPI) at UIN Walisongo Semarang and to formulate the direction of curriculum development based on Outcome-Based Education (OBE), which focuses on da'wah competency. This study employs a qualitative method, collecting data through closed questionnaires, in-depth interviews, and discussion group forums with graduate users. The results of the study indicate that the portrait of graduate user satisfaction falls into the very good category, particularly in aspects such as ethics, cooperation, communication skills, and the use of information technology. Based on the results of the evaluation of graduate user satisfaction, the BPI Study Program formulated a Body of Knowledge (BoK) that makes da'wah the core of the OBE curriculum development. In this case, the four main disciplines that intersect with da'wah, namely, counseling, communication, guidance, and counseling, are the basis for the formation of the curriculum and courses. This study suggests that the OBE curriculum based on da'wah competency should continue to be improved so that it can meet the needs of the job market and be relevant in developing da'wah for the advancement of human civilization.   Abstrak Tingginya tuntutan kualitas lulusan pendidikan tinggi mendorong program studi untuk memastikan kurikulumnya tepat sasaran. Untuk itu, pengembangan kurikulum harus melibatkan pengguna lulusan sehingga hasilnya mampu menjawab permasalahan serta kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memotret kepuasan pengguna lulusan Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) di UIN Walisongo Semarang serta untuk merumuskan arah pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berfokus pada kompetensi dakwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket tertutup, wawancara mendalam, dan forum grup disscussion dengan pengguna lulusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potret kepuasan pengguna lulusan berada pada kategori sangat baik, terutama dalam aspek etika, kerja sama, kemampuan komunikasi, dan penggunaan teknologi informasi. Berdasarkan hasil evaluasi kepuasan pengguna lulusan tersebut, Program studi BPI merumuskan Body of knowledge (BoK) yang menjadikan dakwah sebagai inti dari pengembangan kurikulum OBE. Dalam hal ini, empat disiplin ilmu utama yang beririsan dengan dakwah, yaitu penyuluhan, komunikasi, konseling, dan bimbingan, menjadi dasar dalam pembentukan kurikulum dan mata kuliah. Penelitian ini menyarankan agar kurikulum OBE yang berbasis kompetensi dakwah terus disempurnakan agar dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja dan relevan dalam pengembangan dakwah untuk kemajuan peradaban umat. Kata Kunci: body of knowledge; bimbingan dan penyuluhan Islam; kepuasan pengguna, kurikulum OBE; kompetensi dakwah
Development of CTL video media based to strengthen Pancasila character in elementary school Rinny Sartika; Surya Dharma; Sri Milfayetti
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.125

Abstract

The decline in students’ interest and character development in elementary schools highlights the urgency of designing innovative learning media that integrate value-based education with engaging methods. Video learning media based on Contextual Teaching and Learning (CTL) convey messages through visual and audio elements, enabling students to construct knowledge in a meaningful way while internalizing values. This study aimed to develop CTL-based video learning media to strengthen Pancasila character among grade IV students at SD Negeri 104282 Batu Lokong. The research adopted Thiagarajan’s 4D model, which consists of stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The feasibility of the developed media was validated by material, media, and language experts, all categorized as very feasible. Practicality testing with classroom teachers showed that the media was very practical. Effectiveness testing using N-Gain analysis indicated high and moderate improvement levels in strengthening students’ Pancasila character, supported by reliable results. These findings confirm that CTL-based video learning media is feasible, practical, and effective in fostering Pancasila character in elementary students. It is therefore recommended that schools adopt this media as an alternative resource to integrate character education with meaningful learning. Future studies may extend its application to other subjects or different educational levels to further explore its potential impact.    Abstrak Menurunnya minat dan pengembangan karakter siswa di sekolah dasar menyoroti urgensi merancang media pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan pendidikan berbasis nilai dengan metode yang menarik. Media pembelajaran video berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) menyampaikan pesan melalui elemen visual dan audio, yang memungkinkan siswa membangun pengetahuan secara bermakna sambil menginternalisasi nilai-nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis CTL untuk memperkuat karakter Pancasila pada siswa kelas IV di SD Negeri 104282 Batu Lokong. Penelitian ini mengadopsi model 4D Thiagarajan, yang terdiri dari tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Kelayakan media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, semuanya dikategorikan sangat layak. Uji praktikalitas dengan guru kelas menunjukkan bahwa media sangat praktis. Uji efektivitas menggunakan analisis N-Gain menunjukkan tingkat peningkatan yang tinggi dan sedang dalam memperkuat karakter Pancasila siswa, didukung oleh hasil yang reliabel. Temuan ini menegaskan bahwa media pembelajaran video berbasis CTL layak, praktis, dan efektif dalam menumbuhkan karakter Pancasila pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah mengadopsi media ini sebagai sumber daya alternatif untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pembelajaran yang bermakna. Penelitian selanjutnya dapat memperluas penerapannya ke mata pelajaran lain atau jenjang pendidikan yang berbeda untuk lebih mengeksplorasi potensi dampaknya. Kata Kunci: contextual teaching learning; CTL; media video; sekolah dasar
Development of local wisdom-based flipbook to strengthen tolerance in elementary school Juliana Dwi Arifin Lubis; Surya Dharma; Anita Yus
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.126

Abstract

Flipbook in elementary schools serves as an interactive medium that helps present learning materials attractively and strengthens students’ understanding. This study aims to examine the results of developing a Flipbook pocketbook based on North Sumatran local wisdom, which is feasible, practical, and effective in fostering tolerant attitudes among students at SDN 101802 Namorambe. The research employed a Research and Development approach using the Borg and Gall model, which includes the stages of identifying problems, designing and developing products, and testing products. The feasibility of the media was assessed by experts in content, design, and language, all of whom provided evaluations that placed the product in the highly feasible category. The practicality of the Flipbook pocketbook was tested through trials involving students of different levels, and the results showed that the product met the criteria of practicality in both individual and small group settings. The effectiveness of the Flipbook was evaluated through pre-test and post-test activities conducted in two elementary schools, which demonstrated a clear improvement in students’ tolerance attitudes. Based on these findings, it can be concluded that the developed Flipbook pocketbook, grounded in North Sumatran local wisdom, is feasible, practical, and effective in fostering tolerance among elementary school students.   Abstrak Flipbook di sekolah dasar berfungsi sebagai media interaktif yang membantu menyajikan materi pembelajaran secara menarik dan memperkuat pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil pengembangan buku saku Flipbook berbasis kearifan lokal Sumatera Utara yang layak, praktis, dan efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi pada siswa di SDN 101802 Namorambe. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan dengan model Borg dan Gall, yang meliputi tahapan identifikasi masalah, perancangan dan pengembangan produk, dan uji coba produk. Kelayakan media dinilai oleh para ahli dalam konten, desain, dan bahasa, yang semuanya memberikan evaluasi yang menempatkan produk dalam kategori sangat layak. Kepraktisan buku saku Flipbook diuji melalui uji coba yang melibatkan siswa dari berbagai tingkat, dan hasilnya menunjukkan bahwa produk tersebut memenuhi kriteria kepraktisan baik dalam pengaturan individu maupun kelompok kecil. Efektivitas Flipbook dievaluasi melalui kegiatan pra-tes dan pasca-tes yang dilakukan di dua sekolah dasar, yang menunjukkan peningkatan yang jelas dalam sikap toleransi siswa. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa buku saku Flipbook berbasis kearifan lokal Sumatera Utara yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk memperkuat toleransi siswa Sekolah Dasar. Kata Kunci: buku saku; flipbook; kearifan lokal; sikap toleransi
Master's students’ perceptions of cultural diversity in junior high social studies textbooks Intan Nur’ainiza Sitorus; Amika Wardana; Anik Widiastuti; Agustina Tri Wijayanti
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.128

Abstract

Indonesia’s cultural diversity demands fair and inclusive representation in educational materials, especially in junior high school Social Studies (IPS) textbooks. This study aims to examine the representation of cultural diversity in IPS textbooks and explore the perceptions of Social Studies Education master’s students, both those with and without teaching experience. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through a structured questionnaire developed from relevant literature and validated by experts. The data were analyzed using a Likert scale and presented in percentages to identify students’ perception trends. The results show that IPS textbooks include narratives on cultural diversity, mainly related to religion and respect for differences. However, the students perceive that cultural representation remains uneven, particularly in terms of ethnicity, traditions, local languages, and regional perspectives. The textbooks tend to emphasize dominant cultures while underrepresenting minority ones. Multicultural values are mostly presented in general terms, lacking inclusive and detailed content. This highlights the need to enrich the narratives to better reflect the true diversity of Indonesian society.   Abstrak Keberagaman budaya yang sangat kaya di Indonesia menuntut adanya representasi yang adil dan inklusif dalam materi pembelajaran, khususnya dalam buku teks Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menggali representasi keberagaman budaya dalam buku teks IPS serta menelaah persepsi mahasiswa magister Pendidikan IPS terhadap materi tersebut, baik yang telah mengajar maupun yang belum. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui angket terstruktur yang disusun berdasarkan kajian literatur dan divalidasi oleh pakar untuk memastikan relevansi dan keterukuran butir pertanyaan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan skala Likert, kemudian hasil diklasifikasikan dan dipersentasekan untuk mengetahui kecenderungan persepsi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks IPS SMP telah memuat narasi keberagaman budaya, terutama terkait agama dan ajakan untuk menghargai perbedaan. Namun, menurut mahasiswa magister Pendidikan IPS, representasi keberagaman budaya dalam buku tersebut masih belum merata, khususnya dalam aspek etnis, adat, bahasa daerah, dan perspektif lokal. Buku cenderung menonjolkan budaya dominan dan kurang memberi ruang pada budaya minoritas. Nilai-nilai multikultural lebih banyak disampaikan dalam bentuk pernyataan umum, bukan dalam konten yang benar-benar inklusif, sehingga masih diperlukan perluasan dan pendalaman narasi agar dapat mencerminkan keberagaman sosial masyarakat Indonesia secara utuh. Kata Kunci: buku teks; keberagaman budaya; pendidikan IPS; persepsi mahasiswa
Reward and punishment model for elementary students’ character building in the digital era Muhammad Arzy; Saihan Saihan; Mukaffan Mukaffan
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.129

Abstract

The digital era presents new challenges in the field of education, particularly in shaping students' character. Reward and punishment are among the strategies used to develop student behavior in line with positive values. This study aims to analyze the use of reward and punishment in shaping the character of elementary school students in the digital era. The research approach employed is a qualitative case study design. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed through three steps: data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The results of the study indicate that implementing appropriate rewards can increase students’ learning motivation and positive behavior, while educational punishment can reduce negative behavior without causing harmful psychological effects. The conclusion of this study emphasizes that a proportionally applied reward and punishment model, aligned with technological advancements, can be an effective strategy for shaping the character of elementary school students in the digital era. The implication of this research is the need for educational policies that are adaptable to digital developments, allowing the reward and punishment model to be implemented optimally.   Abstrak Era digital membawa tantangan baru dalam dunia pendidikan, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik. Reward dan punishment menjadi salah satu strategi yang digunakan untuk membentuk perilaku peserta didik agar sesuai dengan nilai-nilai positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reward dan punishment dalam membentuk karakter peserta didik Sekolah Dasar (SD) di era digital. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tiga langkah yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar dan perilaku positif peserta didik, sedangkan punishment yang bersifat edukatif dapat mengurangi perilaku negatif tanpa menimbulkan efek psikologis yang merugikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model reward dan punishment yang diterapkan secara proporsional dan sesuai dengan perkembangan teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter peserta didik sekolah dasar di era digital. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan digital agar model reward dan punishment dapat diterapkan secara optimal. Kata Kunci: era digital; pembentukan karakter; punishment; reward; sekolah dasar
Development of PjBL-STEM based student worksheets to improve mathematical literacy skills Nurul Arfika; Kms Muhammad Amin Fauzi; E. Elvis Napitupulu
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.130

Abstract

The research was motivated by the low level of mathematical literacy among fifth-grade students at SD Negeri 068003 Medan and the urgent need for contextual and engaging learning materials. This study aims to develop Project-Based Learning (PjBL) student worksheets (LKPD) using a STEM approach to enhance elementary students' mathematical literacy skills. The study employed a Research and Development (RnD) method using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The developed product was tested on 21 students through expert validation, limited trials, and effectiveness testing. The results showed that the LKPD met the criteria of being valid, practical, and effective in improving students’ mathematical literacy. The average score increased after implementation. This research is original in its integration of PjBL and the STEM approach into the development of LKPD tailored to the characteristics of elementary students. The implications suggest that contextual and project-based learning tools can serve as strategic solutions to improve mathematical literacy while fostering 21st-century skills.   Abstrak Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan literasi matematis peserta didik kelas V SD Negeri 068003 Medan serta kebutuhan akan perangkat ajar yang kontekstual dan menantang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project-Based Learning (PjBL) dengan pendekatan STEM guna meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Produk yang dikembangkan diuji pada 21 peserta didik kelas V melalui validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis peserta didik. Capaian skor rata-rata meningkat setelah penggunaan LKPD. Penelitian ini memiliki nilai orisinalitas dalam integrasi model PjBL dengan pendekatan STEM dalam pengembangan LKPD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat ajar yang kontekstual dan berbasis proyek dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan literasi matematis, sekaligus menumbuhkan keterampilan abad ke-21. Kata Kunci: literasi matematis; LKPD; PjBL; STEM
Development of digital books to improve Al-Qur’an reading fluency in high school students Isnawati Amir; Nurhikmah H; Abdul Hakim
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.131

Abstract

Technology is developing increasingly rapidly, both in terms of economics, tourism, social and even more so in the world of education. Technology can make it easier to do various things. Education in particular has made various efforts so that students can keep up with the times with developments in science, the provision of teaching materials, supportive learning media, and professional teaching staff. This research aims to identify the need for digital books, design digital books, and measure the level of validity, practicality, and effectiveness of digital books. The problem found during initial observations was that the books were used separately. Apart from that, the ability to read the Al-Qur'an in high school students is based on Islam, a memorization program with an easy method. Al-Qur’an learning has been carried out in previous schools but is still less effective for students' Al-Qur’an reading skills following the rules of good and correct recitation. This is because the time to study Tajwid material is limited. This research combines the Borg and Gall, Four-D, and ADDIE methods, which are focused on the development of digital books. The digital book developed was declared very valid by material and media experts. The level of practicality was measured from questionnaire responses by teachers and students, and from both assessments, it was stated to be very practical.   Abstrak Teknologi yang semakin cepat mengalami perkembangan, baik dari segi ekonomi, pariwisata, sosial dan terlebih lagi dalam dunia pendidikan. Teknologi bisa membuat menjadi lebih mudah untuk melakukan berbagai hal. Pendidikan khususnya, telah melakukan berbagai upaya agar peserta didiknya bisa mengikuti zaman dengan perkembangan ilmu, penyediaan bahan ajar, media pembelajaran yang mendukung, serta tenaga pendidik yang profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan buku digital, mendesain buku digital, mengukur tingkat validitas, kepraktisan dan keefektifan buku digital. Permasalahan yang ditemukan pada saat observasi awal adalah buku yang digunakan terpisah. Selain itu, kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik sekolah menengah atas yang berbasis Islam, program hafalan dengan metode yang mudah. Pembelajaran Al-Qur’an telah dilakukan di sekolah sebelumnya tetapi masih kurang efektif terhadap keterampilan membaca Al-Qur’an peserta didik yang sesuai dengan kaidah tajwid yang baik dan benar. Hal tersebut disebabkan karena waktu untuk mendalami materi tajwid terbatas. Penelitian ini menggabungkan metode Borg and Gall, Four-D, dan ADDIE yang difokuskan kepada pengembangan buku digital. Buku digital yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli materi dan media. Tingkat kepraktisannya diukur dari angket respons oleh guru dan peserta didik dan dari kedua penilaian dinyatakan sangat praktis. Kata Kunci: Al-Qur’an; buku digital; tajwid
Development of interactive pop-up book learning media for human circulatory system material to increase high school students' interest in learning Rahmi Siregar; Rohani Rohani
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.133

Abstract

This research aims to create a learning media in the form of a pop-up book that is applied to the content of the human circulatory system, which meets the requirements of validity, practicality, and effectiveness, and can increase students' interest in learning. The method used is Research and Development (R&D) with a 4D model, which consists of Define, Design, Develop, and Disseminate, but in this study, it is only up to the Develop stage. This study involved 33 students of grade XI Science 1 and a biology teacher at SMAS Cerdas Murni. Data was collected using validation sheets, practicality questionnaires for teachers and students, student learning interest questionnaires, and pretest and posttest questions. The validation results show that this media is highly valid, as validated by media and material experts. The practicality test showed efficient responses from teachers and students. The effectiveness of the media can be seen from the N-Gain score, indicating a high level of effectiveness, and the results of the student learning interest questionnaire show a very high level of interest. Based on these findings, this pop-up book is considered suitable as a learning tool because it meets the standards of validity, practicality, and effectiveness. In addition, this media also helps students understand the human circulatory system and grow their interest in learning biology.   Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan media pembelajaran berbentuk pop-up book yang diterapkan untuk konten sistem peredaran darah manusia, yang memenuhi syarat validitas, praktikalitas, dan efektivitas, serta dapat meningkatkan minat peserta didik dalam belajar. Metode yang digunakan adalah Riset dan Pengembangan (R&D) dengan model 4D, yang terdiri dari Define, Design, Develop, dan Disseminate, tetapi dalam penelitian ini hanya sampai tahap Develop. Penelitian ini melibatkan 33 peserta didik kelas XI IPA 1 dan seorang guru Biologi di SMAS Cerdas Murni. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, angket kepraktisan untuk guru dan peserta didik, angket minat belajar peserta didik, serta soal pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan media ini sangat valid, dari ahli media dan ahli materi. Uji kepraktisan memperlihatkan tanggapan yang sangat praktis dari guru dan peserta didik. Efektivitas media terlihat dari skor N-Gain menunjukkan kategori tinggi dan hasil angket minat belajar peserta didik menunjukkan kategori sangat tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, pop-up book ini dinilai cocok sebagai alat pembelajaran karena memenuhi standar validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Selain itu, media ini turut membantu peserta didik dalam memahami sistem peredaran darah manusia dan menumbuhkan minat mereka untuk belajar Biologi. Kata Kunci: minat belajar peserta didik; pop-up book; sistem peredaran darah manusia
The Correlation Pop Up Book Simadu with Students attention in Natural and Sosial Sciences (IPAS) at Grade IV elementary School Nurfajrina Mawaddah Rahma; Dita Prihatna Wati
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.135

Abstract

The ability of students to focus during learning is a determinant of learning success, but observations at SD Islam Ruhama Ciputat show that the dominance of the monotonous lecture method reduces the quality of learning in Natural and Social Sciences (IPAS). This study aims to examine the use of Pop-Up Book Simadu media in increasing the attention of grade IV students in IPAS learning and the relationship between the use of these media and students' learning attention. Pop-Up Book is considered as potential learning media because it can facilitate the understanding of abstract concepts with a three-dimensional format. This study used a quantitative approach with a correlational method. Data were collected through questionnaires from 26 learners. Data analysis procedures include instrument validity and reliability tests, as well as hypothesis testing using regression analysis and the F test. The results showed that the instruments used had high validity and reliability. The findings indicate a significant relationship between the use of Pop-Up Book Simadu media and increased learner attention in IPAS learning. This media is recommended as an alternative to contextual learning, especially in delivering material about the life cycle of organisms, so that learning becomes more interactive and meaningful.   Abstrak Kemampuan peserta didik untuk fokus selama pembelajaran sebagai penentu keberhasilan belajar, namun observasi di SD Islam Ruhama Ciputat menunjukkan bahwa dominasi metode ceramah yang monoton menurunkan kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan media Pop-Up Book Simadu dalam meningkatkan perhatian peserta didik kelas IV pada pembelajaran IPAS dan hubungan antara penggunaan media tersebut dengan perhatian belajar peserta didik. Pop-Up Book dinilai sebagai media pembelajaran potensial karena mampu memudahkan pemahaman konsep abstrak dengan format tiga dimensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 26 peserta didik. Prosedur analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta uji hipotesis menggunakan analisis regresi dan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas tinggi. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan media Pop-Up Book Simadu dan peningkatan perhatian peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual, khususnya dalam menyampaikan materi tentang siklus hidup organisme supaya pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna. Kata Kunci: buku pop-up; hubungan media; pembelajaran siklus makhluk hidup

Page 7 of 54 | Total Record : 537